News
Batal
KATEGORI
link has been copied
81
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ce65bb1a2d1957aa024c920/new-york-times-jokowi-kalahkan-mantan-jenderal-yang-didukung-kelompok-garis-keras
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras Citra Puspitaningrum  Selasa, 21 Mei 2019 11:15 WIB    AKURAT.CO, Calon presiden petahana Joko Widodo telah berhasil memenangkan pemilihan presiden (pilpres) untuk kedua kalinya, menurut hasil penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diumumkan pada Selasa (21/5). Hasil pilpres ini rupanya menjadi so
Lapor Hansip
23-05-2019 15:37

New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras

New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras

Citra Puspitaningrum 

Selasa, 21 Mei 2019 11:15 WIB   


Quote:AKURAT.CO, Calon presiden petahana Joko Widodo telah berhasil memenangkan pemilihan presiden (pilpres) untuk kedua kalinya, menurut hasil penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diumumkan pada Selasa (21/5).

Hasil pilpres ini rupanya menjadi sorotan berbagai media internasional, salah satunya New York Times dari Amerika Serikat.

New York Times menyebut kemenangan pria yang kerap disapa Jokowi ini membuktikan berhasilnya upaya penolakan terhadap politik identitas dan politisasi agama.

Jokowi meraih 55,5 persen suara, jauh melebihi Prabowo Subianto, yang disebut New York Times "seorang mantan jenderal angkatan darat yang beraliansi dengan kelompok Islam garis keras".

Aliansi ini sempat mengkhawatirkan lantaran Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.

Dengan reputasi suka mendukung keragaman agama dan etnis Indonesia, teknokrat moderat yang antusias dengan proyek infrastruktur ini dituduh oleh pendukung Prabowo sebagai seorang Kristen yang sedang menjual negaranya kepada investor asing.

"Namun, visi memecah belah Prabowo telah gagal. Empat kali menjadi kandidat dalam pemilihan presiden, kali ini ia hanya meraup 44,5 persen suara.

Perolehan ini jauh lebih buruk daripada tahun 2014 lalu saat pertama kali bertanding dengan Jokowi," tulis New York Times.

Dukungan terkuat untuk sang petahana datang di wilayah yang populasinya dikuasai agama minoritas, seperti Bali dan Papua.

"Kita perlu melanjutkan kepemimpinan yang menyatukan semua agama dan semua etnis Indonesia," ucap Gubernur Bali Wayan Koster.

Sebaliknya, di Aceh, tempat ditegakkannya hukum syariat Islam, Jokowi hanya meraih sekitar 14 persen suara.
Secara keseluruhan, pria berusia 57 tahun ini memenangkan 21 dari 34 provinsi di Tanah Air.

Namun, hasil yang diumumkan pada Selasa (21/5) tidak akan dianggap final sampai gugatan terkait proses penghitungan suara diselesaikan.
Padahal, penyelesaian gugatan itu bisa memakan waktu berhari-hari, bahkan berbulan-bulan.

Pada tahun 2014 lalu, Prabowo mengajukan protes terhadap hasil pemilu. Akibatnya pengumuman resmi tertunda selama berbulan-bulan.

Pada bulan ini, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengklaim telah menemukan setidaknya 13 ribu kecurangan dalam pilpres. Padahal, para pengamat internasional menyatakan pilpres berjalan bebas dan adil.

New York Times juga menyoroti fakta bahwa Prabowo pernah menjadi menantu Soeharto, orang kuat yang dituduh mengorupsi triliunan rupiah anggaran negara selama berkuasa lebih dari 30 tahun.

Sementara itu, Jokowi adalah presiden Indonesia pertama yang bukan berasal dari elite politik atau militer negara.

Dari perjalanannya sebagai wali kota, kemudian menjadi gubernur ibu kota, ia memenangkan hati rakyat karena memotong birokrasi, salah satu sumber korupsi negara.

"Strategi saya adalah mengelola negara seperti negara, bukan bisnis. Beberapa dampak dari program-program ini, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, akan muncul ketika saya tak lagi menjadi presiden. Namun, kita tidak bisa melihat dampak jangka pendeknya jika menyangkut kepentingan nasional jangka panjang," ungkap Jokowi dalam sebuah wawancara.

Sementara itu, para pendukung kandidat nomor 02 mengancam akan mengadakan demonstrasi besar-besaran di depan gedung KPU di Jakarta.

Dilansir dari DW, pengumuman resmi ini sejatinya dirilis pada Rabu (22/5), tetapi sudah dikeluarkan sehari sebelumnya.
Tampaknya ada upaya KPU untuk mencegah kerusuhan pada demonstrasi tersebut.
Pemerintah juga akan meningkatkan keamanan di seluruh negeri dan membarikade gedung KPU dengan kawat berduri.

Setelah hasil resmi diumumkan, seorang saksi BPN Prabowo-Sandi dan partai oposisi terkemuka menolak menandatangani dan memvalidasi hasil penghitungan resmi.

"Kami tidak akan menyerah menghadapi ketidakadilan, kecurangan, kebohongan, dan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan demokrasi," tandas Azis Subekti, saksi dari BPN Prabowo-Sandi.

Namun, belum ada kepastian apakah oposisi akan mengajukan gugatan hukum ke Mahkamah Konstitusi.
Masalah ini tak jauh berbeda dari pemilu 2014. Saat itu, Prabowo juga berhadapan dengan Jokowi dan menolak hasil penghitungan resmi KPU.
Setelah itu, sang mantan jenderal berupaya merebut kemenangan Jokowi, tetapi gugatannya ditolak pengadilan.


Garis Keras

Mohon maaf sy belum cek berita asli dr NYT.
Moga2 valid hehe

Berita satu live :
Peserta demo ada yg mengaku dari kelompok bernama Garis, berafiliasi dgn ISIS.
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
Diubah oleh kosofyu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 8 lainnya memberi reputasi
9
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:38
Teeeeeekkkkkkkk dulu
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1 0
1
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:38
Harusnya dirubah beritanya, tukang mebel ngalahin jendral yg baiknya gak bisa keras!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 20 lainnya memberi reputasi
20 1
19
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:39
seluruh dunia sudah mengakui, cuma codot yang masih berdelusi.
emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:39
Hati-hati New York Times, sekarang istilah garis keras konotasinya negatif di Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:41
Quote:Original Posted By kosofyu
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras

Citra Puspitaningrum 

Selasa, 21 Mei 2019 11:15 WIB   


AKURAT.CO, Calon presiden petahana Joko Widodo telah berhasil memenangkan pemilihan presiden (pilpres) untuk kedua kalinya, menurut hasil penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diumumkan pada Selasa (21/5).

Hasil pilpres ini rupanya menjadi sorotan berbagai media internasional, salah satunya New York Times dari Amerika Serikat.

New York Times menyebut kemenangan pria yang kerap disapa Jokowi ini membuktikan berhasilnya upaya penolakan terhadap politik identitas dan politisasi agama.

Jokowi meraih 55,5 persen suara, jauh melebihi Prabowo Subianto, yang disebut New York Times "seorang mantan jenderal angkatan darat yang beraliansi dengan kelompok Islam garis keras".

Aliansi ini sempat mengkhawatirkan lantaran Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.

Dengan reputasi suka mendukung keragaman agama dan etnis Indonesia, teknokrat moderat yang antusias dengan proyek infrastruktur ini dituduh oleh pendukung Prabowo sebagai seorang Kristen yang sedang menjual negaranya kepada investor asing.

"Namun, visi memecah belah Prabowo telah gagal. Empat kali menjadi kandidat dalam pemilihan presiden, kali ini ia hanya meraup 44,5 persen suara.

Perolehan ini jauh lebih buruk daripada tahun 2014 lalu saat pertama kali bertanding dengan Jokowi," tulis New York Times.

Dukungan terkuat untuk sang petahana datang di wilayah yang populasinya dikuasai agama minoritas, seperti Bali dan Papua.

"Kita perlu melanjutkan kepemimpinan yang menyatukan semua agama dan semua etnis Indonesia," ucap Gubernur Bali Wayan Koster.

Sebaliknya, di Aceh, tempat ditegakkannya hukum syariat Islam, Jokowi hanya meraih sekitar 14 persen suara.
Secara keseluruhan, pria berusia 57 tahun ini memenangkan 21 dari 34 provinsi di Tanah Air.

Namun, hasil yang diumumkan pada Selasa (21/5) tidak akan dianggap final sampai gugatan terkait proses penghitungan suara diselesaikan.
Padahal, penyelesaian gugatan itu bisa memakan waktu berhari-hari, bahkan berbulan-bulan.

Pada tahun 2014 lalu, Prabowo mengajukan protes terhadap hasil pemilu. Akibatnya pengumuman resmi tertunda selama berbulan-bulan.

Pada bulan ini, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengklaim telah menemukan setidaknya 13 ribu kecurangan dalam pilpres. Padahal, para pengamat internasional menyatakan pilpres berjalan bebas dan adil.

New York Times juga menyoroti fakta bahwa Prabowo pernah menjadi menantu Soeharto, orang kuat yang dituduh mengorupsi triliunan rupiah anggaran negara selama berkuasa lebih dari 30 tahun.

Sementara itu, Jokowi adalah presiden Indonesia pertama yang bukan berasal dari elite politik atau militer negara.

Dari perjalanannya sebagai wali kota, kemudian menjadi gubernur ibu kota, ia memenangkan hati rakyat karena memotong birokrasi, salah satu sumber korupsi negara.

"Strategi saya adalah mengelola negara seperti negara, bukan bisnis. Beberapa dampak dari program-program ini, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, akan muncul ketika saya tak lagi menjadi presiden. Namun, kita tidak bisa melihat dampak jangka pendeknya jika menyangkut kepentingan nasional jangka panjang," ungkap Jokowi dalam sebuah wawancara.

Sementara itu, para pendukung kandidat nomor 02 mengancam akan mengadakan demonstrasi besar-besaran di depan gedung KPU di Jakarta.

Dilansir dari DW, pengumuman resmi ini sejatinya dirilis pada Rabu (22/5), tetapi sudah dikeluarkan sehari sebelumnya.
Tampaknya ada upaya KPU untuk mencegah kerusuhan pada demonstrasi tersebut.
Pemerintah juga akan meningkatkan keamanan di seluruh negeri dan membarikade gedung KPU dengan kawat berduri.

Setelah hasil resmi diumumkan, seorang saksi BPN Prabowo-Sandi dan partai oposisi terkemuka menolak menandatangani dan memvalidasi hasil penghitungan resmi.

"Kami tidak akan menyerah menghadapi ketidakadilan, kecurangan, kebohongan, dan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan demokrasi," tandas Azis Subekti, saksi dari BPN Prabowo-Sandi.

Namun, belum ada kepastian apakah oposisi akan mengajukan gugatan hukum ke Mahkamah Konstitusi.
Masalah ini tak jauh berbeda dari pemilu 2014. Saat itu, Prabowo juga berhadapan dengan Jokowi dan menolak hasil penghitungan resmi KPU.
Setelah itu, sang mantan jenderal berupaya merebut kemenangan Jokowi, tetapi gugatannya ditolak pengadilan.

Garis Keras

Mohon maaf sy belum cek berita asli dr NYT.
Moga2 valid hehe

Berita satu live :
Peserta demo ada yg mengaku dari kelompok bernama Garis, berafiliasi dgn ISIS.


bener kok
hardline islamist
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:42
tambahin : wowok terlahir sebagai pecundang abadi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:42
kalah telak.....

wasit diserbu......

emoticon-Jempol







emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:43
gara2 kata2 "garis keras" ini lah prof mahfud di bully kampretz se-indonesia..
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan peluk.aku.say memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:45
Quote:Original Posted By kosofyu
N
Mohon maaf sy belum cek berita asli dr NYT.
Moga2 valid hehe

.


memang ada " garis keras"
ini berita dari new york time
Joko Wins Re-Election in Indonesia, Defeating Hard-Line Former General
https://www.nytimes.com/2019/05/20/w...-election.html
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ikiriki11 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:45
bener kok
kalau ada nasbungtod nanya bukti, kasih ini
https://www.nytimes.com/2019/05/20/w...-election.html

liat gimana ngelesnya
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2kimin memberi reputasi
2 0
2
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:45
Quote:Original Posted By kosofyu
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras

Citra Puspitaningrum 

Selasa, 21 Mei 2019 11:15 WIB   




Garis Keras

Mohon maaf sy belum cek berita asli dr NYT.
Moga2 valid hehe

Berita satu live :
Peserta demo ada yg mengaku dari kelompok bernama Garis, berafiliasi dgn ISIS.


ad gadis cantik sexy bohay anak orang kaya dilamar 2 orang antara tukang kayu sm kopassus yg gagah berwibawa ortunya punya jabatan politik tinggi, masa depan cerah, lulusan akmil

eh si cewe milih tukang kayu, kira2 ngamuknya sampai ke ubun2 nda si kopassus ini emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ikiriki11 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:47
Garis keras emang cocok sih jadi julukan mereka. Gerombolan masa depan suram para kampret ini, hidup susah tp gamau mati emoticon-Busa
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1 0
1
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:48
2x emoticon-Leh Uga
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1 0
1
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:48
silahkan aja baca langsung di sini

New York Times
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1 0
1
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:52
2x ditampar bolak balik digaplokin ama pak JKW
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1 0
1
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:53
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan yeesalah memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:54
bijimane ini wowok udah spam tagar sampe goblok masih dibilang kalah emoticon-Sorry
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
1 0
1
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:55
Quote:Original Posted By Noobster
seluruh dunia sudah mengakui, cuma codot yang masih berdelusi.
emoticon-Big Grin


karena mereka hidup di dunia lain....

profile-picture
j.u.n.a.e.d.i.h memberi reputasi
1 0
1
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:55
tajem dan pas sekalih
0 0
0
New York Times: Jokowi Kalahkan Mantan Jenderal yang Didukung Kelompok Garis Keras
23-05-2019 15:55
kaum garis keras = kumpulan org2 idiot...
0 0
0
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia