Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
213
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c909db0af7e931f21296d5b/hantu-tampan-penunggu-kamar-kos
Suara teriakan Nena bergema ke seluruh penjuru kos-kosan. Sekejap kemudian suara itu digantikan dengan gedoran keras pintu kamar. Mbak Nena, ada apa? Ibu kos memukul pintu lebih keras sambil berusaha membukanya. Nena menutup mulut dengan kedua tangan. Mata menatap tajam pada hantu tampan karena hidung mereka hampir bersentuhan. Nena memberi isyarat memakai mat
Lapor Hansip
19-03-2019 14:43

Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
Sumber : pixabay.com

Cerita sebelumnya bisa di klikdi sini

Suara teriakan Nena bergema ke seluruh penjuru kos-kosan. Sekejap kemudian suara itu digantikan dengan gedoran keras pintu kamar. "Mbak Nena, ada apa?" Ibu kos memukul pintu lebih keras sambil berusaha membukanya.

Nena menutup mulut dengan kedua tangan. Mata menatap tajam pada hantu tampan karena hidung mereka hampir bersentuhan. Nena memberi isyarat memakai mata agar hantu itu berpindah tempat.

Cewek itu segera melompat turun dari ranjang ketika hantu tampan sudah duduk di meja belajar yang terbuat dari kayu jati.

Ibu kos dan tiga orang lain terjebab ketika Nena menarik pintu dengan tiba-tiba. Binar tidak ikut jatuh karena bersandar pada tembok kamar yang berhadapan dengan kamar Nena. Cewek itu berkedip lebih sering sambil sesekali menutup mulut menggunakan tangan ketika menguap.

"Ada apa sebenarnya? Pagi buta sudah buat kerusuhan?" tanya Binar masih dengan suara serak.

Nena menoleh sambil menunjuk-nunjuk jam dinding. "Aku kaget karena sudah jam segini. Harus segera siap-siap kalau nggak mau terlambat."

Tia berdiri, mengibaskan piyama agar debu yang menempel bisa hilang. "Yang benar saja. Ini masih jam empat pagi. Sekolah kan mulai jam tujuh."

Nena berlari di tempat sambil menggerakan tangan seirama dengan kaki. "Lari dulu biar sehat."

Indah melihat Nena dan jendela bergantian. "Emang nggak dingin? Di luar berkabut lho."

"Tumben pintar," sahut Tia.

"Indah itu selalu pintar. Tia aja yang nggak pernah sadar betapa pintarnya Indah." Indah membusungkan dada dan menepuknya pelan penuh kebanggaan.

"Halah, pintar dari mana coba." Tia bersedekap, sudut mata mengawasi Indah.

Nena menggaruk kepala, semakin bingung memikirkan alasan apa yang harus dikatakan agar mereka tidak khawatir.

"Sudah, sudah. Semua kembali tidur. Ibu mau melanjutkan masak." Perintah ibu kos menyelamatkan Nena karena semuanya langsung balik ke kamar masing-masing. Udara memang terasa sangat dingin.

Nena menutup pintu lalu memutar kunci. Berderap mendekati hantu tampan. Berhenti tepat di depan, kedua tangan berada di pinggang. Bahu terangkat pelan dan turun dengan cepat. "Tolong menjauhlah dariku. Bukan hantu pergi setelah melakukan salam perkenalan?"

"Itu karena kamu menarik bagiku. Aku akan selalu mengikutimu." Sudut bibir si hantu terangkat, menambah nilai ketampanannya.

Nena menepuk dahi dengan cepat. Tangannya turun menutup muka. Bahunya bergerak naik turun lebih cepat.

"Baiklah. Paling nggak kasih privasi. Jangan muncul ketika aku berganti pakaian dan saat tidur," pinta Nena dengan putus asa.

"Baiklah, setuju."

Nena menurunkan tangan dan membuka mata. Dia melihat si hantu menawarkan tangan untuk dijabat. Nena mendengkus. "Jangan langgar janjimu."

Cewek itu kembali merapikan bahan mengajar yang akan dibawa agar tidak tertinggal. Melakukan pemanasan lalu lari di tempat selama beberapa menit.

Setelah mandi, Nena berkumpul dengan ketiga teman kos di ruang makan. Mereka sama sekali tidak membahas kejadian menghebohkan tadi pagi.

"Semoga kamu betah kerja di sekolah itu. Semangat!" Tia mengepalkan tangan di depan dada, memberi dukungan.

"Sudah selesai kan? Ayo berangkat," ajak Binar. Nena dan Binar bekerja di sekolah yang sama. Nena mengajar guru tematik sedangkan Binar mengajar bahasa Jawa.

Sesampainya di ruang guru mereka berpisah karena Nena mendapatkan meja kerja di paling pojok, dekat jendela. Tepatnya berada di samping meja Pak Kian, wajahnya terlihat datar tanpa ekspresi seperti kebanyakan hantu yang sudah pernah ditemui Nena.

"Selamat pagi, Pak Kian," sapa Nena ketika melewati meja cowok itu. Namun Kian tidak membalas sapaan Nena. Dia hanya mengangkat wajah sebentar lalu menunduk lagi untuk melanjutkan kegiatan.

Bel berdering, Nena terburu-buru menuju ke kelas tiga A. Semua siswa sudah duduk rapi menantikan kedatangannya.

"Selamat pagi, Anak-anak. Perkenalkan, saya Bu Nena. Mulai hari ini akan menjadi wali kelas sekaligus guru tematik di kelas ini."

Nena meletakkan tas di kursi lalu duduk dan membuka LKS Tema enam. Sesuatu yang dingin merambat naik dari arah telapak kaki. Bulu kuduk cewek itu berdiri tanpa bisa ditahan.

Dia tidak berani mengambil resiko dengan mengintip siapa yang sudah muncul dari bawah kursi. Sudah cukup merepotkan menghadapi satu hantu ngeyel, tidak mau ditambahi oleh hantu lain.

"Kita buka tema enam subtema empay. Siapa yang mau membacakan bacaan hemat energi?"

Nena mempersilakan anak yang duduk di bangku belakang untuk membaca. Sementara itu dia membuka telinga lebar-lebar. Menanti suara atau gerakan dari hantu usil ini.

Dari sudut matanya dapat dilihat si hantu tampan tiba-tiba muncul tepat di samping meja. Dia berjongkok dan memperhatikan hantu bawah meja. Tangan terulur dan mencengkeram rambut hantu itu, menariknya keluar dari tempat persembunyian.

"Sakit tau." suara protes cewek terdengar. "Apa maumu?"

"Kamu sendiri sedang apa di bawah sana? Mau mengganggu Nena? Tak akan kubiarkan!"

"Memangnya kamu siapa? Berani-beraninya melarangku."

"Aku Peter, penjaga Nena."

"Aku Parni, tempat itu adalah rumahku. Aku nggak suka kalau ada manusia berada di situ."

"Anak-anak, Ibu minta kalian memegang kedua sisi meja masing-masing. Pegang yang erat dan angkat. Kita akan membentuk lingkaran. Ibu akan berada di sini." Nena mengangkat mejanya menuju depan papan tulis. Anak-anak lain segera mengikuti. Mereka berbicara satu sama lain dengan penuh semangat.

"Apa dia bisa mendengar kita?" tanya Parni keheranan.

Nena menunduk, berharap dalam hati agar Peter si hantu tampan berbohong pada Parni.

"Tentu saja tidak. Dia adalah guru yang kreatif. Tidak ada salahnya kalau meminta muridnya untuk melakukan hal yang di luar kebiasaan."

Nena menghembuskan napas lega. Namun perkataan selanjutnya dari Parni membuat cewek itu cemas.

"Kali ini aku maafkan tapi dia akan tetap kukeluarkan dari kelas ini!"

Bersambung


- Belajar Bersama Bisa -
Diubah oleh IztaLorie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
666fapfap dan 37 lainnya memberi reputasi
38
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 11
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
19-03-2019 14:45
Diubah oleh IztaLorie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eza.d.a dan 6 lainnya memberi reputasi
6 1
5
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
19-03-2019 14:51
Ratu nih...penunggu.. bersambung
3 0
3
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
19-03-2019 14:56
Quote:Original Posted By aniesday β–Ί
Ratu nih...penunggu.. bersambung


Tukang gantung datang nih, Bun. Udah kangen gantungin cerita πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
profile-picture
Loryae memberi reputasi
3 0
3
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
19-03-2019 16:48
merinding πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»
3 0
3
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
19-03-2019 18:21
Ok aku tunggu sambungan nya mba
2 0
2
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
19-03-2019 18:52
Quote:Original Posted By janeeta97 β–Ί
merinding πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»


Belum seram ya?
profile-picture
Loryae memberi reputasi
4 0
4
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
19-03-2019 18:53
Quote:Original Posted By erina79purba β–Ί
Ok aku tunggu sambungan nya mba


Siap, mbak. Ditungguin ya
profile-picture
Loryae memberi reputasi
4 0
4
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
19-03-2019 19:15
Quote:Original Posted By IztaLorie β–Ί
Siap, mbak. Ditungguin ya


Ok siapemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
3 0
3
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
19-03-2019 21:13
Kalau hantunya tampan, aku sih gak takut πŸ˜‰
3 0
3
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
19-03-2019 21:14
Quote:Original Posted By YenieSue0101 β–Ί
Kalau hantunya tampan, aku sih gak takut πŸ˜‰


Yakin nih? Cius?
3 0
3
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
19-03-2019 21:21
Quote:Original Posted By IztaLorie β–Ί
Yakin nih? Cius?


Eh, jangan deh. Syerem
3 0
3
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
19-03-2019 22:32
ngeri gan hantunya tampan tapi homo
5 0
5
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
20-03-2019 02:49
Quote:Original Posted By nadliw45 β–Ί
ngeri gan hantunya tampan tapi homo


Itu yang bikin ngeri ya?
Diubah oleh IztaLorie
2 0
2
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
20-03-2019 09:34
udah gitu aja?
2 0
2
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
20-03-2019 09:55
Quote:Original Posted By jinboker β–Ί
udah gitu aja?


Gitu aja dulu ya 😊
2 0
2
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
20-03-2019 21:02
.....kurang Greget mbak Nena.....panjangin dikit lah.....salken sis...ijin nempel yak....emoticon-Malu
4 0
4
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
20-03-2019 22:00
Quote:Original Posted By IztaLorie β–Ί
Belum seram ya?


Ntar kalau seram takut keluar malam dong πŸ˜€
3 0
3
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
20-03-2019 22:22
dah update lagi ternyata. kok pindah y sis?
3 0
3
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
21-03-2019 04:54
Quote:Original Posted By janeeta97 β–Ί
Ntar kalau seram takut keluar malam dong πŸ˜€


Hahaha, iya juga ya
3 0
3
Hantu Tampan Penunggu Kamar Kos
21-03-2019 04:56
Quote:Original Posted By Alea2212 β–Ί
dah update lagi ternyata. kok pindah y sis?


Yang kemarin tu nulis buat syarat daftar kaskus kreator. Jadi nggak bisa di review. Yang ini baru pengajuan review karena sudah kaskus kreator. Gitu ceritanya, sista
1 0
1
Halaman 1 dari 11
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
mau-gak-jadi-istriku
Stories from the Heart
olivia
Stories from the Heart
kamu-hujan-yang-kunantikan
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
tipe---tipe-kaskuser
Heart to Heart
Stories from the Heart
tentang-waktu
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia