alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5c61767a337f934238553d2d/bawaslu-nyatakan-ketum-pa-212-langgar-kampanye-ini-penjelasannya
Lapor Hansip
11-02-2019 20:19
Bawaslu Nyatakan Ketum PA 212 Langgar Kampanye, Ini Penjelasannya
Past Hot Thread
Bawaslu Nyatakan Ketum PA 212 Langgar Kampanye, Ini Penjelasannya

Bawaslu Nyatakan Ketum PA 212 Langgar Kampanye, Ini Penjelasannya


Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo menjelaskan alasan menyatakan Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif sebagai pelaku pelanggaran kampanye pemilu. Bawaslu menilai Slamet terbukti melanggar Pasal 280 ayat (1) huruf c, d, f, kemudian Pasal 492 dan Pasal 521 UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Ketiga pasal itu terkait dengan perbuatan menghasut, menghina yang dilakukan peserta pemilu serta kampanye di luar jadwal.

"Iya (terbukti melanggar kampanye). Dari orasi beliau (saat tablig akbar) memang ada unsur kampanye," ujar Komisioner Bidang Penindakkan Pelanggaran Bawaslu Solo, Poppy Kusuma kepada wartawan ketika dihubungi, Senin (11/2).

Poppy mengatakan, saat tablig akbar PA 212 di kawasan Gladag, Jl Slamet Riyadi, Solo pada 13 Januari 2019 lalu, diduga Slamet mengeluarkan pernyataan untuk memilih salah satu paslon capres-cawapres. Sebagai orator, Slamet dan peserta tablig akbar memiliki visi yang sama. "Karena pada saat Pak Slamet menyampaikan ganti presiden, '2019 apa?' kemudian dijawab dengan ganti presiden. 'Gantinya siapa?', kemudian dijawab dengan menyebut Prabowo. Seperti itu," ungkap Poppy.

Tak hanya itu, kata Poppy, ada sejumlah pernyataan Slamet saat orasi mengarah kepada kampanye dan mengarah untuk memilih capres-cawapres tertentu. "Pernyataan beliau 'Kalau ada gambar presiden itu jangan diapa-apain, karena nanti bisa kena pasal karena tidak boleh merusak gambar presiden, dan kalau ada gambar kiai itu jangan diapa-apain juga karena nanti akan kualat. Tetapi apabila lihat gambar sebelahnya, maka coblos dan colok'. Ada ajakan memilih (capres-cawapres tertentu)," jelas Poppy.

Poppy mengatakan, sebenarnya orasi yang bernada kampanye bisa dicegah sejak awal. Pasalnya, sebelum agenda itu berlangsung, Bawaslu telah mengingatkan panitia agar tidak boleh ada kampanye atau orasi yang ditujukan kepada salah satu paslon capres-cawapres tertentu.

Selain itu, kegiatan tablig akbar tersebut juga mengarah kepada indikasi kampanye di luar jadwal. Sebab, kegiatan dilakukan di tempat terbuka, dengan jumlah peserta banyak dan memiliki visi, misi sama sehingga merupakan bentuk kampanye rapat umum.

Padahal, kegiatan kampanye berupa rapat umum baru bisa dilakukan pada 21 hari sebelum masa tenang Pemilu 2019. Artinya, rapat umum baru bisa dilakukan pada 24 Maret 2019 dan akan berakhir pada 13 April 2019.

Keputusan Sentra Gakkumdu
Poppy mengatakan keputusan bahwa Slamet Ma'arif terbukti melakukan pelanggaran pemilu bukan keputusan sepihak Bawaslu. Hal tersebut merupakan keputusan bersama Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Kasus Slamet Ma'arif, kata Poppy dilaporkan ke Bawaslu Solo pada 14 Januari 2019. Kemudian, Bawaslu memproses laporan ini selama 14 hari kerja dan berakhir pada 31 Januari 2019.

"Bawaslu sudah melakukan klarifikasi dan 14 hari itu berkahir tanggal 31 Januari 2019. Kami melakukan pembahasan kedua pada tanggal 31 Januari bersama gakkumdu dari unsur kepolisian dan kejaksaan, lalu hasil kesimpulan bersama, dugaan tindak pidana pemilunya sudah terpenuhi," pungkas Poppy.

_____

Laskar siapkan demo aksi bela ulama
Jihat emoticon-Belgia
8
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
13-02-2019 10:54
ini namanya Ulamaisasi Kriminal emoticon-Imlek emoticon-Cendol Gan
0
12-02-2019 22:09
wowo kamu ketahuan...
0
Lapor Hansip
12-02-2019 22:05
Balasan post ustad.syam
Quote:Original Posted By ustad.syam
Bawaslu Nyatakan Ketum PA 212 Langgar Kampanye, Ini Penjelasannya


ga jauh jauh yee mereka lagi mereka lagi emang emoticon-Big Grin
1
12-02-2019 17:45
Kalo pelanggaran ini ga ada efeknya sama paslon yang didukung ya ga ada gunanya dia dihukum. Black campaign pake isu agama dan ras pasti tetep jalan.

Bawaslu Nyatakan Ketum PA 212 Langgar Kampanye, Ini Penjelasannya
Diubah oleh EvraeLeonheart
1
12-02-2019 17:21
Reuni 212 yg di datang i 11 juta juga kampanye tuh.
0
12-02-2019 12:04
murah banget agama di jual cuma demi kepentingan politik 5 taun sekali
4
12-02-2019 10:57
Quote:Original Posted By arieejack
Intinya : mo cari jabatan..titik

mo demo Ahok..mo acara tablig..mo Ngapusi apa lagi..kau..

" nikmat mana lagi yang kau dustakan " wahai kaum munafik ??


Kriminalisasi ulama emoticon-Kagets
3
12-02-2019 10:44
Intinya : mo cari jabatan..titik

mo demo Ahok..mo acara tablig..mo Ngapusi apa lagi..kau..

" nikmat mana lagi yang kau dustakan " wahai kaum munafik ??
3
12-02-2019 10:10
Runyam dah
2
12-02-2019 09:55

Tak hanya itu, kata Poppy, ada sejumlah pernyataan Slamet saat orasi mengarah kepada kampanye dan mengarah untuk memilih capres-cawapres tertentu. "Pernyataan beliau 'Kalau ada gambar presiden itu jangan diapa-apain, karena nanti bisa kena pasal karena tidak boleh merusak gambar presiden, dan kalau ada gambar kiai itu jangan diapa-apain juga karena nanti akan kualat. Tetapi apabila lihat gambar sebelahnya, maka coblos dan colok'. Ada ajakan memilih (capres-cawapres tertentu)," jelas Poppy.
=============================
ini yg bikin ente kena, sok2an gak bersalah, merasa di zolimi emoticon-No Hope
4
12-02-2019 08:32
kalo memang melanggar hukum, ya harus di adili
3
Lapor Hansip
11-02-2019 22:39
Balasan post kayakayak
He he he ... Hati-hati kalo sudah menyangkut kedua hal itu, bisa dapat kecaman dari banyak pihak, atau malah kena cap PKI. emoticon-Wakaka
Walau sebetulnya yang diniatkan itu adalah menempatkan yang putih agar tetap menjadi putih.
Tapi memang serba susah kalo di jaman sekarang.
Kata orang dulu ... yen ora melu edan ..........
Mungkin juga itu disebabkan karena kesurupan "setan" bernama serakah. "Setan" yang sama dengan yang membisiki Adam dan Hawa. Beda dengan "setan" pada kasus si Kain dan Habil, kalo itu "setan" bernama iri. Kalo sudah tahu dengan setan apa yang merasuki, katanya lebih mudah pada saat mengusir/meruqyahnya.
1
11-02-2019 21:35
tega
1
11-02-2019 21:33
Jangan mentang2 mayoritas terus seenaknya emoticon-Smilie
5
11-02-2019 21:14
Bawaslu Nyatakan Ketum PA 212 Langgar Kampanye, Ini Penjelasannya
4
Lihat 1 balasan
11-02-2019 21:14

Memang udah jelas2 kampanye itu, apalagi tim 02 ikutan bergabung dan orasi di dalamnya.
3
11-02-2019 21:08
yuk demo Bawaslu emoticon-Big Grin
0
11-02-2019 21:03
cukup jelas buat saiya
tp entah klo buat kubu sebelah
1
11-02-2019 20:59
Quote:Original Posted By eFVZee
Ya mo ngomong : kita lagi di'kriminalisasi' Gan,!



itu mah dah sop mereka ............. emoticon-Wkwkwk
4
Lapor Hansip
11-02-2019 20:52
Balasan post lonelywolve
Ya mo ngomong : kita lagi di'kriminalisasi' Gan,!
5
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.