alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.88 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5c5a7ceea2d19556f4083996/mengulik-polemik-jalan-tol-indonesia
Lapor Hansip
06-02-2019 13:21
Mengulik Polemik Jalan Tol Indonesia
Past Hot Thread
Mengulik Polemik Jalan Tol Indonesia
credit : google

Kalian tahu kan hampir setengan dekade terakhir ini pembangunan infrastruktur di Indonesia sangat signifikan. Terlebih soal pembangunan Jalan Tol, dalam masa pemerintahan Kabinet Kerja eranya Pak Jokowi ini menargetkan penambahan ruas jalan tol sepanjang 1.060 km. Pada akhir tahun 2018 kemarin telah terealisasikan penambahan ruas jalan tol sepanjang 422 km. Mungkin kalian bahkan sudah menikmati jalan tol yang baru saja dibangun ini. Enak nggak? Mahal nggak?emoticon-Wow
Mengulik Polemik Jalan Tol Indonesia
credit : katadata.co.id


Yang namanya infrastruktur itu penting banget bagi suatu negara. Pembangunan infrastruktur bisa menciptakan lapangan kerja yang banyak, mulai dari arsitek sampai penjual makanan buat para pekerja bangunannya. Dengan adanya infrastruktur ini akan membuka akses ke daerah sehingga pengiriman barang jadi lancar. Nantinya akan terjadi pemerataan ekonomi. Pemerataan ekonomi ini akan ditunjang dengan adanya pemerataan pembangunan. Begitu pentingnya infrastruktur ini maka negara usaha banget untuk membangunnya. Supaya kalau kita darurat pergi ke rumah sakit bisa langsung cuss tanpa kendala, kalau mau pergi ke mana juga ada aksesnya yang mudah, mau pulang kampung juga jadi lebih efektif dan efisien, serta kepentingan lainnya.

Masalahnya dalam pembangunan infrastruktur ini adalah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Keterbatasan APBN dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengan Nasional (RPJMN) 2015-2019 ini menyebabkan adanya selisih pendanaan (funding gap) yang harus dipenuhi. Makanya pemerintah memutar otak bagaimana caranya supaya pembangunan infrastruktur kita tetap bisa terealisasikan walau ada kendala tersebut. Nah salah satu cara yang dipilih pemerintah adalah dengan menerapkan skema Public Private Partnership (PPP). PPP ini adalah skema kerjasama antara pemerintah dengan pihak swasta untuk membangun fasilitas publik yang diikat dengan perjanjian. Kalau di Indonesia dikenalnya dengan istilah KPBU yaitu Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha. Dengan adanya KPBU ini nanti sebagian atau seluruhnya menggunakan sumber daya Badan Usaha yang diajak kerjasama dengan memperhatikan pembagian risiko diantara para pihak. Ada aturannya lho, di Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015.

Skema KPBU memungkinkan Badan Usaha untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur baik secara penuh atau sebagian saja. Ini bukan berarti pemerintah menjual infrastruktur ke pihak lain ya, ini namanya disekuritasi, dikerjasamakan. Pembebasan lahan tetap dilakukan oleh pemerintah sendiri, jadi asetnya tetap milik pemerintah.

Lalu apakah tarif jalan tol yang masuk dalam infrastuktur yang gencar dibangun ini mahal? Apakah pihak swasta sengaja meraup keuntungan banyak dengan memanfaatkan tarif jalan tol?
Mahal atau tidak itu relatif ya. Tapi duduk perkara yang jelas adalah pihak yang menentukan tarif jalan tol adalah pemerintah yang dalam hal ini dilakukan oleh Kementerian PUPR. Jadi apa mungkin pihak swasta sengaja meraup keuntungan dengan memanfaatkan tarif jalan tol padahal pemegang konsesi bukan di tangan mereka? Penetapan tarif jalan tol sendiri harus memerhatikan ongkos investasi dan inflasi. Tidak semudah itu Ferguso.emoticon-Big Grin #MakanTuhJalanTol

Banyak sekali keluhan dari masyarakat mengenai tarif jalan tol ini. Terlebih untuk tarif kendaraan golongan lima yang dinilai sangat mahal. Karena hal itu banyak sopir truk yang enggan melewati jalan tol padahal secara nyata jalan tol dapat memangkas waktu tempuh perjalanan. Menggunakan jalan tol juga dapat memperjelas biaya transportasi yang diperlukan. Jika mempertimbangkan efisiensi waktu, maka jalan tol seharusnya menjadi pilihan yang terbaik.
Mengulik Polemik Jalan Tol Indonesia
credit : google


Jika jalan tol kurang diminati oleh masyarakat, maka goals yang telah dirancang oleh pemerintah tidak tecapai. Infrastruktur yang dibangun untuk kebutuhan masyarakat tidak berfungsi jika tidak ada yang mau memanfaatkan. Pemerintah seharusnya gercep untuk menangani hal ini.

Mengulik Polemik Jalan Tol Indonesia
credit : katadata.co.id

Tapi balik lagi pada permasalahan tarif, pengaturan tarif ini ditetapkan dengan perhitungan yang memerlukan banyak pertimbangan. Jika masih dianggap mahal maka pemerintah bisa mengadakan subsidi. Tapi apakah subsidi ini perlu? Bagaimana pertimbangannya?

Segitu aja ya, semoga thread ini bermanfaat. Semoga minat untuk lewat jalan tol meningkat. Biar bisa jadi alternatif yang recomended gitu. Enggak dipolitisasi terus.
Makasih udah mampir. emoticon-Big Kiss

Referensi
DJKN
detik
katadata
Diubah oleh karencita
7
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
11-02-2019 14:36
hah sudah gw duga pasti yang dibahas di golongan ke 5, mereka doang yang bikin ribet skema pemerintahan & swasta sampe saat ini, udah truk bodong, compang-camping, overload, sering mogok masih aja alasan tol mahal.

Ga usah jauh-jauh deh, di jakarta aja, lewatin flyover / jembatan yang ga curam sering banget mogok, baru gitu doang, apakabar tolnya dibuat meliuk di antara pegunungan? nyahok klo kata orang sunda mah.

yang diperbaiki tuh truknya, sekelas scania, man, volvo, ini truk ga jelas disuruh operasi narik berton-ton barang.

Memang mahal biayanya tapi ya minim ongkos perbaikanlah.

Dan kedua dishubnya, benar kata AHOK dulu, dishub memang ga ada gunanya baru tau ane pas jalan tol jadi, truk overload mah bebas aja masuk cipularang dkk, sampe ada kejadian kemarin orang mati gara-gara truknya mundur, alasannya supirnya ga ngerti nyupirlah inilah itulah, basi lagu lama, KEMANA TUH DISHUB? udah kejadian sok paling depan ngomong, malu harusnya
Diubah oleh b42l4t4k
10
profile picture
kaskuser
11-02-2019 14:44
ini baru bener bray...ane setuju
11-02-2019 14:44
kadang saya bingung...
tol dibuat dengan menggunakan utang negara... yang bayar negara.. duit negara dari mana? pajak... pajak dari mana.. ya kita2 yeng setor pajak serta perusahaan-perusahaan..
jadi kita bangun tol pake duit kita..bayar tol pake duit kita.. hm... double hit...hhahahaha..
jika memang ada analisis inflasi dan bunga pinjaman, dan minus modal awalnya... serta pengelolaan dan perawatan yang dibebankan ke masyarakat mungkin tidak telampau mahal...

.kalau salah tolong disanggah dengan sopan.. sehingga tercipta nya forum yang kritis dan bermartabat..
hehehehe
5
profile picture
kaskus maniac
11-02-2019 16:59
kalo gak ada pajak berarti gak ada pembangunan karena pemerintah gak punya uang. kalo mau pinjem ya kudu bayar cicilannya, sumbernya ya dari pajak juga. wajar saja kalo masuk tol kudu bayar karena jalan tol adalah jalan prioritas, ibaratnya membuka lahan baru, bukan memanfaatkan infrastruktur lama.csampe situ dulu deh logika ogut.
11-02-2019 15:58
gini gan, IMHO soal tarif tol mahal ini. Oke infrastruktur memang penting, tp ingat infrastruktur bukan cuma sebagai sebuah bangunan mati yg ngejogrok gitu aja. Infrastruktur sama aja seperti sebuah produk yg dihasilkan oleh produsen. Terutama tol, ada harga yg perlu dibayar untuk mengembalikan modal+maintenance+keuntungan. Selayaknya produsen dalam menghasilkan produk mereka pasti riset pasar dlu, apakah demand nya ada, berapakah modal nya, dan berapa harga yg akan ditetapkan untuk konsumen.

Nah pernah ga itu yg bikin jalan tol melakukan riset harga, berapa harga yg masuk akal untuk konsumen, apakah harga tersebut reasonable? Apakah dengan harga tersebut bisa mencapai target pendapatan? Ga bisa kita sebagai produsen bikin barang trus berharap dengan harga yg kita pasang untuk produk kita bakal dilirik konsumen.

Kita liat LRT palembang yg merugi, ujung2 nya diserahkan ke Pemda Sumsel tp Pemda menolak, karena itu proyek negara, tp giliran merugi malah diserahin ke Pemda. Memang ide nya cemerlang, untuk mengurangi kemacetan di jalur pantura jd dibuat lah tol, tp apakah harga nya sepadan? Tarif tol mahal ya pengusaha jg ogah lah make tol karena cost operasional mereka bakal naik ujung2 nya harga barang naik, padahal daya beli masyarakat belum tentu naik.

Mestinya fokus tol trans sumatera, biar geliat ekonomi ga terfokus di jawa doang. Bayangkan di sumatera itu, batubara ada, kelapa sawit ada, kilang minyak ada, karet banyak, komoditas perkebunan dan pertanian melimpah, bayangkan klo jalur logistik di sumatera bisa selancar tol trans jawa, apa ga pemasukan juga buat APBN negara. Belum lagi Kalimantan, Papua, Sulawesi. Apalagi volume truk2 yg seliweran di sepanjang sumatera itu mulai meningkat. Dalam 10 tahun terakhir aja jalur lintas sumatera itu sudah mulai ramai dengan trus bahkan tak jarang jg macet.
4
11-02-2019 14:38
presiden jkw yg skarang ini bener2 presiden indo..
bukan lagi presiden jawa sumatra...
ditempatku baru ini ada jalan tol...
baru mau dibangun jg rel kreta api...
sdangkan dijawa jalan tol banyak betul...
mantap pak de lanjutkan...
3
06-02-2019 19:47
Politisi tanpa Politisasi...

Bagai Sambel ulek tanpa Terasi...

Mengulik Polemik Jalan Tol Indonesia
3
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.