alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 23 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5c57f518337f934b131e8a5a/fremi-paradox
Lapor Hansip
04-02-2019 15:17
Fermi Paradox
Past Hot Thread
WELCOME TO MY THREAD


FERMI PARADOX


Fremi Paradox


Genre : Dark Fantasy, Sci-fi, Misteri, Romance, Adventure, Xianxia, Wuxia, Martial arts, Supranatural, Slice of Life, Blood and Gore, Mature, 18+, Violence, Sekai, Ecchi, Harem, Nudity, Sexual Content.

Peringatan Keras Sebelum Membaca


Copyright Notice


Sebuah Novel Karya Dian Arief Wahyudi yang terkenal dengan genre Dark Fantasy, Gore, Misteri, Supranatural dan Romance ini kembali menyajikan novel fantasi dengan judul FERMI PARADOX.

Setelah sukses dengan novel fantasi dengan judul "Tanah Astral", sang penulis kembali menuangkan pikiran fantasi beliau kedalam novel seri fantasi keduanya ini.

FERMI PARADOX adalah sebuah novel yang menceritakan sekelompok anak - anak remaja yang mengisi liburan sekolah dengan aktivitas berkemah di sekitar Lombok. Namun mereka tidak pernah menyangka penerbangan pesawat yang mereka tumpangi untuk pergi kepulau Lombok mengalami kecelakaan lalu jatuh ke dalam dunia pararel di masa depan.

Seorang Anak Remaja dengan Nama Andra Sadewa secara mengejutkan terlempar kedalam dimensi paradox menjadi seorang dewa dengan nama Chandra Kumara.

Budaya


Jilid I




Buku Fermi Paradox

Diubah oleh 8caseofdeath
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bujangnginap dan 27 lainnya memberi reputasi
26
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 55
04-02-2019 15:20
Bab 1 Dimensi Paradox
#Pukul 06.00

"Fuck, I'm late!"

"Fuck, Fuck, Fuck, Fuck!!!!"

"FUCKING ALARM!!!"

Yup elu semua bisa lihat apa yang saat ini sedang terjadi dihadapan kalian.

Seorang pria dengan kaos kutang tampak panik diatas tempat tidur kamarnya setelah melihat jam dinding yang menempel ditembok kamarnya telah menunjukan pukul enam pagi.

Mungkin kalian semua bertanya – tanya kedalam diri kalian masing – masing kenapa gw sepanik itu? Seolah - olah dunia akan kiamat sebentar lagi?

Jawaban atas kepanikan yang saat ini terjadi sebenarnya cukup "simple" karena saat ini gw bakalan telat ke bandara sedangkan waktu sudah menunjukan pukul enam.

"Fuck lah, anjir dah jam 6 kampret gw telat banget bangun!" gw kembali mengumpat dengan kesal

Pukul enam adalah waktu dimana seharusnya gw “check-in” pada terminal 1 C Bandara Soekarna - Hatta, namun faktanya, sampai saat ini gw baru bangun dan masih berada di atas tempat tidur gw yang berantakan.

“Well anyway” gw telat bukan tanpa sebab alias disebabkan oleh sebuah game "role playing game" bernama "Final Fantasy" yang gw mainkan semalam melalui "console" Playstation 4.

“Wait”..... Mungkin elu pada bingung apa hubungannya sebuah “game” dengan ketelatan yang terjadi sama gw kali ini?

“Okay basically” gw anak sekolahan yang suka banget main "game" ber-genre RPG. Umur gw 17 tahun, dan saat ini gw masih menggunakan seragam putih abu - abu yang dikenal dengan jargon SMA, SMU or “whatever”-lah terserah elu mau nyebutnya apa gw gak peduli.

Kebetulan “game” "RPG" yang semalam gw mainkan hingga dini hari adalah "game" “Final Fantasy” yang berhasil di "krack" dengan "cheat" nah, gara – gara itu tuh, gw jadi lupa diri di dalam dunia gw sendiri dan asyik main berjam – jam.

Asyik? Jelas asyik karena gw puas mendominasi semua musuh gw layaknya seorang dewa menggunakan "device cheat" baru yang gw dapatkan melalui "Save Wizard"

Malam itu gw sadar kalau sebenernya besok pagi gw harus sudah bangun sekitar jam 04.00 subuh terus harus melanjutkan pergi dari rumah sekitar jam 05.00 pagi supaya gw bisa sampai sebelum “check-in” jam 06.00 di bandara. Cuma ya gitu lah, gw tetep aja main dan tidur dini hari.

#15 menit kemudian

"Penerbangan No. GA 312, Garuda Airlines, Jakarta [Cengkareng] - Lombok, akan segera “take – off” Pukul 06.30"

"Perhatian - perhatian, bagi seluruh penumpang Garuda Airlines No. Penerbangan GA 312, Jakarta [Cengkareng] - Lombok, akan segera “take – off” pukul 06.30"

"!@#$%^&*+×÷=/_!@#$, Fuck gw telat, gw telat, gw telat!!!, please jangan ditinggal, please!!!" Ucap pria yang saat ini mengenakan kaos putih, jeans hitam robek, rambut acak - acakan dengan ransel hitam dipunggungnya itu tampak berlari terburu - buru sepanjang lorong bandara mengejar waktu.

"Perhatian - perhatian, bagi seluruh penumpang Garuda Airlines No. Penerbangan GA 312, Jakarta [Cengkareng] - Lombok, akan segera take - off pukul 06.30"

Pengumuman itu kembali menggema di sekitar lorong bandara tanpa henti karena masih ada satu penumpang yang tampaknya masih belum hadir di dalam pesawat dan keparat itu adalah gw, maaf emoticon-Big Grin

"!@#$%^&*+×÷=/_!@, Babi!!! Sabar!!! Iya gw telat, ini gw lagi lari buru - buru taik!" Gumam gw yang saat ini mengenakan kaos putih polos kepada pengumuman yang terus menggema di sekitar lorong bandara.

"Drrrtttt, drrrtttt, drrrttttt" handphone gw tiba - tiba saja bergetar.

"Taik, siapa lagi sih yang telphone? Kagak tau apa gw lagi ribet!!!" Gumam sang gw.

Walaupun gw tampak kesal, gw tetap aja berusaha untuk menjawab panggilan yang masuk dari sebuah ponsel yang ada di dalam kantung celana gw lalu berkata "Halo!"

"Ndra dimana posisi? Pesawat dah mau berangkat!" Ucap suara seorang pria yang saat ini bertanya kepada gw.

Ya itu nama gw Andra and the backbone, lah kayak nama band? "Kidding" maksud gw Andra Sadewa.

Seperti yang bisa kalian lihat saat ini, gw lagi lari terbirit - birit menuju pintu pesawat supaya gw gak ditinggal.

15 menit yang lalu, gw memutuskan untuk pergi meninggalkan rumah tanpa mandi terlebih dahulu.

Gw cuma ganti baju, cuci muka, sikat gigi terus cussss jalan ke bandara pake motor vespa jadul gw.

Gw paham betul kalau gw pake mandi segala, logikanya gw gak akan pernah sampe ke bandara on time.

Untungnya rumah gw deket bandara “so at least” masih ada harapan lah gw sampe ke tempat tujuan kalau gw kagak pake mandi.

Gw telat bangun karena “nge-game” sampai dini hari, padahal alarm "handphone" sudah gw “setting” jam 04.00 pagi tadi malem cuma karena kebodohan gw yang nggak sadar kalo "handphone" gw ternyata "silent" so itu alarm "automatically" emang nyala sih tapi sayangnya gak bersuara.

Pertanyaan kedua mungkin sekarang muncul dikepala elu semua, ngapain gw ke bandara?

Well, Hari ini gw sama temen - temen kelas berencana untuk berkemah di lombok menggunakan pesawat kelas bisnis barengan.

"Iye gw tau, bentar lagi sampe, ini gw lagi lari kayak maling dikejar orang sekampung!" teriak gw sambil berlari mengejar waktu.

Setelah sekian lama berjuang agar tidak terlambat, akhirnya gw sampe juga donk didalam pesawat dan entah mengapa pas gw sampe kedalem seketika itu juga semua temen - temen gw bersorak sorai bak supporter sepak bola ditengah stadion.

“Horayyyyyyyy” Teriak temen – temen gw yang sudah terlebih dahulu sampai, beberapa dari mereka ada juga yang bertepuk tangan.

“Plok, plok, Plok, plok”

"Woi parah lu telatnya, anjir lah gw terpaksa maksa mbak pramugari nahan pesawat take - off gara - gara elu!" Ucap pria dengan kaos merah.

"Iya, untungnya kita “charter” semua nih tempat duduk kelas bisnis, so kita ada perlakuan istimewa dari garuda airlines untuk nunggu elu" ucap gadis cantik bermata bulan sabit.

"Sori Pram, Sar, “my bad”, alarm “handpone” gw udah gw set jam 04.00 pagi cuma yah begonya gw, handphone gw ternyata "silent" so gak kedengeran lah itu alarm nyala"

"Oke, yg penting elu dah sampe, gak rame lah bro kalo gak ada elu njir"

"Hahahaha"

Jumlah temen - temen termasuk gw sendiri di dalam pesawat yang saat ini duduk dikelas bisnis sebanyak 10 orang, kita semua berencana pergi ke lombok untuk berkemah selama liburan sekolah.

Mungkin elu semua bingung kenapa berkemah koq naek pesawat? Mewah amat.

Well kita semua dari keluarga lumayan lah, bokap nyokap dari keluarga gw dan temen – temen gw cukup terkenal dan berduit, makanya kita bisa beli tiket kelas bisnis dari salah satu penerbangan plat kuning yg cukup terkenal di negara gw.

Namun begitu, kejadian tak terduga kemudian terjadi setelah pesawat “take – off”.......

#10 menit kemudian setelah “take – off”

“Duar, duar” suara halilintar menggelegar berkali – kali diatas langit. Gelap pekat berwarna hitam. Hujan turun sangat deras diatas awan.

"Kapten Hendro, saat ini kita sudah berada di atas ketinggian yang disarankan”

“Confirm auto pilot” Ucap Kapten Ari.

“Tampaknya cuaca kurang bersahabat dengan kita" Ucap Kapten Hendro

"Betul Kapten Ari, pandangan kita kurang jelas”

“Sigh, awan tebal, gelap, petir dan hujan juga cukup merepotkan kita, kita harus jaga kestabilan pesawat dengan baik"

Detik – detik inilah keanehan terjadi

...........tidak lama kemudian.........

"Kapten, itu apa?" Teriak kapten Ari

"Oh tuhan, itu, itu..............." Teriak kapten Hendro yang terkejut dengan pemandangan dihadapannya

Seberkas cahaya menyerupai bola hitam tiba – tiba saja muncul di depan pesawat kemudian melahap dan menyelimuti garuda airlines dengan nomor penerbangan 312.

“Whung”

Kapten Ari dan Hendro yang saat ini sedang fokus mengendalikan pesawat langsung terkejut bukan main.

“Kapten cahaya, cahaya itu, dari mana cahaya itu datang!”

"BOOM"

"Kapten, bagian sayap sebelah kanan menabrak sesuatu”

"BOOM"

"Kapten Ari, kita akan jatuh"

"Kapten!!! Radar tidak bisa menujukan ketinggian pesawat"

"Kapten Ari, apakah alat komunikasi masih bisa berfungsi?"

“BOOM”

#Sementara itu di bagian penumpang

Teriakan kepanikan para penumpang tampak terdengar begitu memilukan. Suara – suara isakan tangis hingga kepanikan menggema di dalam pesawat bagian penumpang duduk.

Keadaan di dalam pesawat saat ini cukup kacau dengan teriakan para penumpang. Ada yang tampak memejamkan mata dan berdoa, ada yang berteriak histeris, namun ada juga yang sibuk memasang sabuk pengaman, hingga menangis tergerung – gerung.

“BOOM”

“eeekkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk”

“Dosa apa gw, kalau gw tau bakal kayak gini mending gw tadi telat aja” ucap Andra yang nampaknya sudah pasrah dengan kondisi mengenaskan ini.

“Mbak, mbak!!! Kenapa ya, ada apa? Apa yang sebenarnya terjadi” ucap Sari kawan Andra yang saat ini juga tampak panik.

Namun pramugari yang saat ini juga panik tidak bisa menjawab pertanyaan teman Andra itu lalu pergi meninggalkan Sari ke arah pintu pilot.

Gw juga denger teriakan – teriakan penumpang yang terjadi di bagian kelas ekonomi, sangat histeris, dan bisa dibilang horror banget karena kepanikan mereka begitu menakutkan.

“Dug, dug, dug, dug”

“Kapten Ari, Kapten Hendro, tolong jawab saya, apa yang terjadi sebenarnya!, kapten, kapten” teriak salah satu pramugari dari balik pintu yang tertutup. Pintu menuju ruangan pilot saat ini masih terkunci rapat belum ada tanda – tanda jawaban dari para pilot.

Tekanan udara didalam kabin pesawat tampak semakin parah, gendang telinga para penumpang seperti kemasukan air, tanda bahwa badan pesawat saat ini sedang menukik dengan kencang kebawah.

Temen – temen gw ada yang menangis, ada juga yang berpelukan, hingga berteriak tidak rela dengan nasib tragis yang akan mereka alami saat ini.

Ketika menghadapi semua ini, gw cuma bisa berdoa, berdzikir, kehidupan yang udah gw alami sebelumnya tiba – tiba saja melintas di dalam benak gw.

Nyokap, bokap, kakak dan adek gw, temen – temen gw, semuanya mulai dari kejadian – kejadian sedih hingga kejadian bahagia, dan lain sebagainya terlintas di otak gw saat itu juga.

Penyesalan demi penyesalan mulai keluar dari dalam sanubari atas semua perbuatan yang pernah gw lakukan kepada orang lain, hingga akhirnya, secara mengejutkan gw pingsan tidak sadarkan diri.

#Beberapa waktu kemudian gw terbangun dari ketidaksadaran diri

Gw tergeletak tidak sadarkan diri sebelumnya. Pakaian gw masih utuh, bahkan tubuh gw sama sekali tidak ada luka sedikitpun. Gw membangunkan diri, duduk bersimpuh lemas, menengok kearah sebelah kiri lalu menemukan tas ransel gw juga masih utuh.

“Aneh, tas ini mengapa ada disebelah gw?”

Mata yang sebelumnya buram sudah mulai kembali jelas, gw mulai sadar sedikit demi sedikit, lalu menolehkan kembali arah pandangan gw kedepan.

Terkejut, gw benar – benar terkejut dengan fenomena kali ini, gw benar - benar bingung karena pemandangan yang ada dihadapaan gw saat ini adalah pemandangan yang cukup aneh.

Saat ini gw berada disebuah bangunan tinggi namun kuno. Pemandangan dihadapan gw adalah pemandangan gurun pasir yang sangat luas dan panjang.

Yang bikin gw semakin bingung adalah pesawat yang sebelumnya gw tumpangi sama sekali hilang, bahkan posisi gw saat ini bukan didalam pesawat melainkan ada di sebuah atap bangunan yang cukup klasik namun sedikit modern.

“Mati? gw mati? Ini surga atau neraka? Dimana gw sekarang?” Gw bergumam dalam hati.

Ketika gw bingung dengan fenomena yang terjadi saat ini, tiba – tiba saja terdengar suara panggilan dari belakang pundak gw yang mengatakan “Dewa Candra Kumara, Dewa Candra Kumara, akhirnya datang!”
Diubah oleh 8caseofdeath
profile-picture
profile-picture
andrian0509 dan yusufchauza memberi reputasi
8
04-02-2019 15:21
Bab 2 Gadis Persembahan
"Dewa? Chandra Kumara?" Gw sedikit bingung dengan sebutan baru gw itu, namun begitu gw gak mau terlalu lama bengong kayak orang bego lalu memutuskan untuk menolehkan kepala gw kearah datangnya suara kemudian terperanjat kaget dengan pemandangan selanjutnya.

"WTF!" gw teriak dalam hati, kaget banget pas nengok, ternyata suara – suara yang manggil gw barusan berasal dari sekumpulan mahluk berbadan manusia dengan sepasang tanduk kecil dibagian kepala mereka.

"!@#!@#!#$@$%#%$%^%^&*^&*" Anjir dimana sih gw? Sumpah gw bingung, kenapa manusia – manusia didepan gw punya tanduk? Apakah ini neraka dan mereka adalah para setan?

Tapi tunggu dulu, tepat dihadapan gw terdapat seorang gadis seksi nan cantik sedang berlutut menunduk kearah gw.

Kulitnya putih bagaikan susu, payudaranya besar namun tertutup dengan sehelai kain yang tampak mengikat bagian dada sang wanita.

Walaupun terikat dengan kain, puting susu sang gadis masih tampak menyeplak dan terlihat begitu jelas.

Surga!!!!. Ini bukan neraka tapi mungkin ini adalah surga!!!!. Gw gak pernah melihat api pas gw sadar didimensi ini, tapi gw melihat gadis seksi dengan puting susu yang menyeplak jelas diantara kain coklat yang saat ini membungkus dada sang gadis.

Gw langsung membelokan badan gw kearah tubuh gadis. Tangan dan kaki sang gadis tampak terikat dengan seutas tali. Mulutnya tersumpal oleh sebuah kain menyebabkan sang gadis tidak bisa bersuara.

Mata sang gadis berkaca – kaca, suara isakan tangis tampak terdengar ditelinga gw dengan jelas. Ia seperti pasrah terhadap nasib yang ia alami saat ini.

Gadis ini memiliki tanduk ditengah, heh? Kenapa tanduk gadis ini hanya satu dan ada ditengah? Rupa sang gadis juga sangat mempesona, gw bahkan gemetar melihat paras cantik sang gadis.

Sebagai laki – laki tulen, ya gw tergoda lah ya sama cewek kayak gini, gimana gak tergoda? Cantik bro! seksi! Mirip Ariel Tatum!, coba elu search pake "google" gimana muka Ariel Tatum dan dadanya yang begitu besar. Pasti elu terperangah dah. Nah cewek didepan gw mirip doi! cuma ada tanduknya dijidat emoticon-Big Grin

Pada detik itu pula gw baru sadar kalo gadis didepan gw ini hanya mengenakan celana dalam dan penutup dari kain!. WTFFFFFFFFFFFFFFFFFF, so seksi!!!!. Tiba – tiba saja fantasi – fantasi liar gw mulai berterbangan diatas kepala gw dan seketika itu pula fantasi gw sirna karna pria dengan kepala tanduk dihadapan gw tiba – tiba ngomong!. Ganggu aja anjir!!!

"Dewa Chandra Kumara, akhirnya kau datang memenuhi panggilan kami"

"Dewa Chandra Kumara, gadis ini adalah sebuah persembahan dalam upaya kami membangkitkan paduka Dewa"

"Namun entah mengapa, Ketika kami hendak membunuh gadis ini sebagai salah satu tahap prosesi pembangkitan, Paduka Dewa Chandra sudah datang memenuhi panggilan kami" Ucap seorang pria dengan sepasang tanduk dikepalanya.

Mendengar ucapan pria bertanduk, Andra kemudian berpikir "Dewa? Gw Dewa? Hmmmm, baiklah, gw coba sandiwara sedikit" gumam Andra dalam hati.

Gw kemudian baru sadar kalau dihadapan gw terdapat ratusan manusia dengan tanduk dikepalanya sedang berlutut menghadap gw.

"Biarkan kami menyelesaikan prosesi persembahan kami kepada Dewa dengan menggorok leher gadis ini sebagai pengorbanan" ucap Pria bertanduk dihadapan Andra.

"!@#!@#@#$#%$&^%&*&, buset cewek seksi kayak gini mau digorok, gw harus melakukan sesuatu!, gw harus melakukan sesuatu buat cewek seksi didepan gw ini!" gumam Andra dalam hati.

"Jangan, jika kau ingin mempersembahkan gadis ini sebagai pengorbanan maka aku lebih senang kalau gadis ini tetap hidup untuk menjadi budakku" ucap Andra.

Kaget, "shock", semua pria bertanduk yang ada dihadapan gw memandang gw dengan penuh keanehan namun takut, seolah – olah tindakan yang baru aja gw ucapkan salah dan aneh.

"Tapi, tapi paduka Dewa, jika hamba tidak membunuh gadis ini maka hamba dan para pengabdimu akan terkena kutukan!" ucap pria bertanduk.

Lah buset, serem amat, pake kutukan - kutukan segala "Kutukan? Buset kutukan apa sih?" gumam gw dalam hati. Bagaimanapun juga gw berpikir saat itu, bodo amat lah sama kutukan, parah asli, cewek seseksi ini mau digorok, sayang kaleee.

Oke lah gw coba bicara lebih lantang "Diam!, Aku adalah Dewa Chandra Kumara, maka semua perkataan yang keluar dari mulutku adalah kebenaran, jika kau tidak mau mendengarkan ucapanku, maka tindakanmu sama saja dengan pembelotan, jika kau membelot maka aku tidak segan - segan menghabisi nyawamu saat ini juga!" teriak Andra.

"!@!@#%#%%&*^()*((&^%^$#, ampun, ampun Dewa, kami tidak berani membantah perintahmu, hamba mohon ampuni kami" ucap pria bertanduk yang kemudian meletakan pisau belatinya ketanah.

Para pria bertanduk yang berada dibelakang sang gadis ikut - ikutan bersujud memohon ampun sambil merengek ketakutan.

Melihat pisau belati berada ditanah, gw bernafas lega donk, dan entah mengapa sang gadis terlihat bengong menantap gw. Gadis itu kayak terkesima, terkejut, bercampur aduk dengan rasa bahagia yang sangat luar biasa.

Gw memberanikan diri untuk membuka sumpalan mulut sang gadis.

"Pluk" suara sesuatu terlepas dari mulut sang gadis. Ketika sumpalan kain yang berada dimulut sang gadis sebelumnya terbuka, seketika itu pula gw kaget anjir!, terkesima sama rupa doi yang parah banget cantiknya.

Bibirnya tipis, berwarna merah, mulutnya sedikit menganga, seperti bingung dengan sikap gw. Para pria bertanduk dihadapan gw juga ikut bingung dengan sikap gw.

Para pria bertanduk tidak habis pikir dengan sikap dewa yang baru saja ia panggil dan bangkitkan karena dimata mereka, Dewa Chandra sangat bengis dan sadis, dia sangat senang dengan darah perawan yang biasa dijadikan pengorbanan untuknya. Namun apa yang terjadi kali ini justru berubah 180 derajat. Dewa yang mereka anggap bengis dan sadis tampak berbeda dengan apa yang mereka kira sebelumnya.

Ada beberapa pria bertanduk kemudian berbisik – bisik dan mengatakan "Apakah kau yakin mahluk didepan kita adalah titisan dari Dewa Chandra Kumara? Mengapa sifatnya tidak sebengis dan sesadis legenda?" Mereka tampak kebingunan dengan sikap Dewa dihadapan mereka.

Gw? Bodo amat! yang penting cewek seksi didepan gw kagak jadi mati yey!.

Gw mulai membuka ikatan tali yang ada ditangan dan kaki sang gadis lalu memintanya untuk berdiri.

Begitu ikatan sang gadis dilepas dan berdiri, seketika itu pula sang gadis berlutut, bersujud sambil menangis terisak - isak "Terima kasih Dewa Chandra,terima kasih, hamba akan melayani Dewa sepenuh hati hamba, hamba akan mengikuti perintah Dewa, hamba tidak akan menyia – nyiakan kesempatan ini untuk membalas budi baik Dewa kepada nyawa hamba yang kecil ini dimata Dewa"

"Nani!!!!, !@#!#$$#%^$&%*^(&*&^%$, WTF, ini cewek mau jadi budak gw beneran?" gumam gw dalam hati tapi gw tetap menjaga sikap gw sebagai dewa wkwkwkkwkwk.

"Siapa namamu?" Tanya Andra yang saat ini jelmaan dari Dewa Chandra Kumara.

"Ashwina Ambar" ucap gadis cantik yang saat ini masih bersujud dihadapan Dewa Chandra.

Dewa Chandra tampak terus melihat belahan dada Ashwina yang saat ini sangat semakin jelas ketika besujud dihadapannya.

"Nama yang bagus!, kalau begitu, kau akan menjadi pelayan wanita pertamaku!" Ucap Dewa Chandra.

Mendengar ucapan Dewa Chandra, Ashwina terperanjat kaget bukan main namun entah kenapa ada rasa bahagia terhadap keputusan paduka Dewa Chandra Kumara kepada dirinya itu.
Diubah oleh 8caseofdeath
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andrian0509 dan 11 lainnya memberi reputasi
12
04-02-2019 15:48
weew, kayaknya menarik nih...
2
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
04-02-2019 15:50
Balasan post zafinsyurga
cendol donk gan emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
andrian0509 dan yusufchauza memberi reputasi
6
04-02-2019 23:14
finally come back again :kangen
1
05-02-2019 05:55
Quote:Original Posted By kenditz
finally come back again emoticon-Kangen


Halo ken
3
05-02-2019 06:24
Quote:Original Posted By 8caseofdeath
Halo ken


Hai ren emoticon-Hai
Cerita baru nih...
Kemana aja kok baru muncul... emoticon-Smilie
2
05-02-2019 08:21
Bab 3 Cheat Tools
"Apakah baginda yakin akan menjadikan wanita ini sebagai pelayan pertama paduka dewa?" Ucap pria bertanduk yang sedikit ragu dengan pilihan Dewa Chandra Kumara

"Ada masalah?" Ucap Dewa Chandra Kumara kesal.

"Ampun paduka Dewa, itu bukan maksud kami" ucap pria bertanduk yang kemudian bersujud memohon ampun.

"Lalu apa maksudmu?" Balas Dewa Chandra Kumara.

"Kami bisa mencarikan pelayan wanita baru untuk paduka dewa, wanita yg lebih cantik dibandingkan Ashwina"

Gw kaget donk denger ucapan pria dihadapan gw, buset, Ashwina yang paras dan bodynya mirip Ariel Tatum aja dibilang kurang cantik, gw kagak kebayang dah paras cantik yang dimaksud pria bertanduk ini seperti apa.

"Bangsa Aghrarian adalah bangsa yang patuh dan setia kepada paduka Dewa, akan menjadi sesuatu yang sungguh memalukan bagi kami apabila kami tidak mampu mempersembahkan gadis yang terbaik kepada baginda Dewa"

"Kami akui, Ashwina bukan gadis terbaik dari bangsa kami, gadis ini kami pilih karena dia masih perawan"

"Kami memilih gadis ini karena salah satu syarat untuk menjadikan seorang gadis menjadi sesembahan paduka Dewa adalah keperawanan" ucap kepala Pradana melanjutkan

Mendengar ucapan kepala Pradana, hati Ashwina bergetar sedih, air matanya kembali bercucuran lalu berkata "kepala Pradana, aku mohon......."

"Diam!, kau harusnya bangga menjadi persembahan Dewa! Bukan seharusnya kamu bersedih, sungguh tindakanmu memalukan bangsa kami!" Teriak kepala Pradana.

"Bangsa Aghrarian? Oh mahluk bertanduk ini berasal dari bangsa Aghrarian? Baiklah akan aku selidiki lebih lanjut dimasa datang jika ada waktu" gumam gw dalam hati.

Ashwina masih menunduk lesu, air matanya terus mengalir, ia pasrah jika nantinya Dewa Chandra Kumara merubah pikirannya.

Tiba - tiba saja kepala Pradana berdiri lalu hendak memukul Ashwina karena tidak mau berhenti menangis.

"Memalukan, hanya kau gadis satu - satunya yang terus menangis ketika hendak dikorbankan!, jika kau tidak bisa diam maka aku akan memaksamu untuk diam!" Teriak kepala Pradana.

Melihat hal ini gw gak tinggal diam, gila apa gadis secantik ini mau digebukin?.

"Whosh"

Dalam sekejap gw bergerak kayak kilat lalu muncul dihadapan kepala Pradana.

Kepala Pradana terkejut melihat pergerakan gw yang sangat cepat.

Gw sendiri kaget sama kecepatan gw karena dalam hitungan kurang dari 1 detik, gw dah sampe dihadapan kepala Pradana.

"!@#$%^&*+×÷=/_€£, anjir gw cepet banget!, begini toh kekuatan dewa? Hahahaha, sumpah keren mampus!"

Gw langsung mencekik leher kepala Pradana setelah sampai dihadapan dirinya lalu mengangkatnya keatas dengan sangat mudah.

Gw kembali kaget dengan kemampuan gw karena gw dengan mudah mengangkat kepala Pradana bagaikan raksasa mengangkat seekor semut.

"Ampun Paduka, ampun, hamba mohon ampun" ucap kepala Pradana yang meronta - ronta kesakitan memohon ampunan.

"Aku sudah katakan tadi, kamu masih saja keras kepala!,mati kau!" Jujur gw cuma mau gertak aja, mencoba mencekik lebih keras tapi gak bakal bikin mati nih orang.

"Duar" namun tiba - tiba saja leher pimpinan meledak, kepalanya copot dan bergelinding diatas tanah.
"Dug, dug, dug" Darah muncrat dan mengalir kemana - mana.

!@#$%^&*(+÷=/_€), bangke mati beneran doi? Parah, sumpah parah, ini gw cuma make kekuatan sedikit, jujur gw gak ada maksud matiin doi, gw cuma menggertak, sighhhh ternyata beneran mati, kekuatan gw gila asli.

Melihat kejadian tersebut Ashwina terperanjat kaget lalu jatuh tersungkur duduk. Hatinya berdebar - debar melihat darah dimana - mana.

Para pengikut kepala Pradana juga terkejut melihat kejadian dihadapan mereka, tidak menyangka Dewa Chandra Kumara begitu tega membunuh kepala Pradana.

"Sighhhh...." gw menggeleng - gelengkan kepala tanda tidak percaya dengan kejadian barusan yang terjadi begitu saja.

"Ashiwna kau baik - baik saja?" Gw mencoba bicara dengan gadis mirip Ariel Tatum disebelah gw yang sepertinya terkejut takut dengan kejadian barusan.

"Mohon ampun paduka, hamba baik - baik saja, ampuni hamba yang tidak bisa menjaga sikap hamba" ucap Ashwina yang masih ketakutan.

"Baiklah.........." gw langsung balik keposisi gw, lalu berjalan mendekati tas ransel gw.

Gw ambil tuh tas ransel terus gw buka, isinya macem - macem gak ada yang berubah, peralatan berkemah, macam senter, handphone, Vape, alat - alat mandi dan lain sebagainya.

Gw terkejut melihat barang bawaan gw yang juga masih utuh.

Gw ambil handphone gw terus gw nyalain. Seperti biasa ada logo *Samsung* diawal lalu mulai masuk kedalam screen.

Gw terkejut luar biasa melihat aplikasi dalam screen handphone gw karena aplikasi yang terinstal didalam benda ini cuma ada satu dengan nama "Fermi Paradox".

Tanpa banyak pikir, gw buka dah tuh aplikasi aneh yang gak pernah gw instal sebelumnya.

Judul "Fermi Paradox" tiba - tiba saja muncul mirip kayak intro disebuah game.

Kemudian menu login muncul. Gw klik masuk dan muncul lagi nama server "asian server" yang kemudian gw pencet lagi.

Ketika aplikasi itu terbuka, gw makin terkejut dengan isinya,WTF ada wallpaper sebuah pemandangan fantasi dengan menu - menu yang mirip dalam sebuah "game".

Ada "Battle setup", "God", "Inventory", "Clan, "Spectate", "Guide" "Social", "Map".

Gw klik bagian "God" lalu terkejut bukan main karena gw melihat diri gw dalam bentuk 3D dan diatas kepala badan gw itu terdapat nama "Dewa Chandra Kumara"

Gw klik bagian "status" dan apa yang terjadi selanjutnya membuat gw semakin bingung karena sebuah layar baru muncul didalam handphone gw yang menjelaskan status gw.

Class : God
Clan : Aghrarian
Lvl : 99
HP : 999.999.999
MP : 999.999.999
Agilty: 999
STR: 999
DEF: 999
ATK: 999
SPD: 999
PEN:999
Status : Normal

WTF!!! Ini status gw? Beneran? Anjir ini status kayak dewa, Class gw "god" berarti bener, gw jelmaan dewa didunia ini.

Coba gw sekarang buka "skill".

Skill : Edit

Explanation : you can edit yourself, artifact, magic, passive skill, ultimate, inventory including your surroundings.
Note: you can edit as stated above after you obtain the items (magic, passive skills, ultimate,inventory, etc)

Fuck!!!! Gw OP, gw bisa ngedit semua hal termasuk diri gw sendiri dan semua hal yang ada disekitar gw? Bukankah berarti handphoe gw adalah sebuah "cheat device" yang bisa ngedit apapun?

Hmmm tapi gw baru bisa ngedit setelah benda itu ada digw, termasuk magic, passive skills, dan lain sebagainya harus gw cari dulu baru bisa gw edit.

Eh tunggu, kalo gak salah gw bahkan bisa ngedit semua hal termasuk lingkungan atau benda yang ada disekitar gw? Kalau begitu bukankah gw bisa ngedit Ashwina?

Tiba - tiba saja muka mesum gw keluar, kalau memang bener gw bisa ngedit Ashwina maka gw akan bikin dia makin sempurna!, seksi, bohai, bahkan pakaiannya gw akan bikin mewah.

Gw melirik kearah Ashwina lalu menoleh kearah ratusan pria bertanduk yang masih ketakutan melihat gw.

Pakaian mereka benar - benar kuno, semua memakai celana dalam, badan mereka hanya ditutup dengan kain tanpa sendal atau sepatu, mereka semua nyeker! WTF, peradaban mereka asli kuno banget.

Oke gw akan coba memulainya dengan Ashwina "Ashwina kesini".

"Baik paduka dewa" ucap Ashwina.

Begitu Ashwina mendekat, gw jalan perlahan mengitari Ashwina, menatapnya dari ujung kaki hingga ujung rambut.

Ashwina yang saat ini sudah berlutut dihadapan dewa Chandra Kumara mulai bertanya - tanya apa yang akan Dewa lakukan kepada dirinya?

"Scan complete"

Fuck! Handphone gw tiba - tiba mengeluarkan suara.

Anjir, tubuh Ashwina tiba - tiba saja muncul dihandpone gw.

Class: Commoner
Clan : Aghrarian
Lvl : 1
Status: Ketakutan

Gw cekikikan melihat status Ashwina saat ini yang ternyata ketakutan.

Gw masuk kedalam editing tools setelah gw lihat statusnya.

Fuck gw bisa ngedit ini semua!!! Biji!!! Ini sumpah keren.

Oke gw coba ngedit pakaiannya. Setelah gw klik bagian dress, tiba - tiba saja muncul beberapa model pakaian, isinya jutaan model dengan berbagai macam merk.

Okey gw akan coba kasih nih cewek gaun buatan "burberry london". Seketika itu pula, sistem didalam handphone gw melakukan eksekusi.

"Scanning"

"Merging"

"Initializing"

"Complete"

"Zeng" Ashwina tiba - tiba saja berdiri lalu terkejut dengan fenomena yang baru saja terjadi pada pakaiannya.

Ashwina tampak anggun dengan gaun berwarna emas yang saat ini ia kenakan bagaikan seorang putri kerajaan.

Para pria dengan tanduk juga kaget lalu berdecak kagum dengan gaun yang dikenakan Ashwina lalu bertanya - tanya apakah ini salah satu kekuatan dewa Chandra Kumara?
Diubah oleh 8caseofdeath
profile-picture
profile-picture
andrian0509 dan yusufchauza memberi reputasi
7
05-02-2019 08:23
Quote:Original Posted By kenditz
Hai ren emoticon-Hai
Cerita baru nih...
Kemana aja kok baru muncul... emoticon-Smilie


Iya nih kemarin2 sibuk sama duniawi hahaha, apa kabar ken, cek kulkas ya.
profile-picture
andrian0509 memberi reputasi
3
05-02-2019 09:37
Quote:Original Posted By 8caseofdeath
Iya nih kemarin2 sibuk sama duniawi hahaha, apa kabar ken, cek kulkas ya.


Baik dunk, ehm cerita baru konsep the gamer nih...
2
05-02-2019 09:46
Quote:Original Posted By kenditz
Baik dunk, ehm cerita baru konsep the gamer nih...


Hahaha iya masih fantasi tapi agak2 sadis dan 18+
profile-picture
andrian0509 memberi reputasi
2
05-02-2019 15:44
Bab 4 Asal Mula Perpindahan Dimensi
"Ashwina bagaimana dengan gaun barumu? Kau menyukainya?" Gw tetap berusaha menjaga mimik wajah dan gerak gerik tubuh gw berwibawa didepan cewek cantik ini.

"Paduka.....gaun ini, gaun ini terlalu berharga untukku, bagaimana mungkin hamba pantas mengenakan pemberian baginda dewa?" Ucap Ashwina yang saat ini tampak terkesima dengan gaun barunya.

Ashwina juga bingung bagaimana Dewa Chandra Kumara bisa dalam sekejap merubah kain dan celana dalam yang ia kenakan menjadi sebuah gaun yang sangat anggun.

"Itu hadiah untukmu sebagai pelayan pertamaku, jika kau bersumpah setia melayaniku maka aku akan jamin hidupmu seumur hidup" keren gak gw? Ya pada dasarnya gw orang baik - baik so gw berlaga sedikit baiklah sama cewek ini, namun begitu gw tetap harus menjaga wibawa gw depan ratusan pria bertanduk dibelakang Ashwina.

Tiba - tiba saja Ashwina kembali berlutut lalu bersujud dihadapan gw sambil berkata "Hamba akan selalu setia kepada paduka dewa, bahkan siap mati jika baginda dewa menghendaki, hamba tidak akan pernah berani membelot atau membantah permintaan paduka, hamba bersumpah atas nama langit dan bumi sebagai saksi"

Sumpah ini cewek bikin gw terharu, gw masih gak bisa ngebayangin pelayan pertama gw cantik kayak gini emoticon-Big Grin

Gw mengangguk, lalu menoleh kearah ratusan pria bertanduk dibelakang Ashwina lalu berkata "Ini juga berlaku bagi kalian, apabila kalian bersumpah setia kepadaku maka aku akan menjaga kalian dengan baik"

"Drap, drap, drap" ratusan pria bertanduk kemudian kembali bersujud, bahkan suara jidat berbenturan dengan tanah terdengar begitu keras ketika mereka sujud ketanah.

Mereka benar - benar para pengikut setia dewa Chandra Kumara, sikap mereka menunjukan betapa setianya mereka sama gw.

"Tunjukan dimana singasanaku?" Pfffttt, gw mau ngakak sumpah, kayaknya gw cocok jadi dewa. Bagaimanapun juga gw pasti punya singasana donk?

Ketika ucapan itu keluar dari mulut dewa Chandra Kumara seketika itu pula beberapa pria bertanduk mulai berbisik - bisik.

Gw sedikit penasaran melihat bagaimana ratusan pria bertanduk berbisik - bisik, lalu memutuskan untuk bertanya kepada Ashwina" Ashwina mengapa para pria bertanduk itu semua seperti sedang bingung? Apakah permintaanku berlebihan? Bukankah aku dewa kalian yang juga memiliki singasana?"

Ashwina lalu menjawab" Paduka Dewa, sejujurnya kami adalah bangsa Aghrarian dari kalangan paling miskin, bangsa kami tinggal didusun mungil, tanpa sumber daya yang cukup, susah makan, susah hidup, bahkan kami harus membayar sejumlah upeti kepada bangsa Aghrarian dari kalangan aristokrat"

"Hamba pikir wajar jika para penduduk dusun yang saat ini berada dihadapan paduka bingung dengan permintaan paduka, karena sejujurnya singasana itu tidak pernah ada didalam dusun kami"

"Bangsa Aghrarian memiliki kepercayaan akan dewa Chandra Kumara yang suatu saat akan muncul dalam bentuk cahaya melalui persembahan gadis - gadis perawan"

"Namun begitu dewa kami tidak pernah muncul setelah sekian banyak percobaan yang dilakukan oleh bangsa Aghrarian baik dari kalangan miskin dan aristokrat, tidak ada satupun persembahan kami yang mampu memanggil baginda dewa datang kedalam bumi ini" jelas Ashwita

"Apa katamu barusan? Bumi? Ini bumi?" Gw kaget donk, loh koq ini bumi? Bukankah ini dimensi yang berbeda dengan bumi?.

"Betul baginda, tempat yang kami tinggali adalah bumi" balas Ashwita.

"Tahun berapa sekarang?" Gw bingung.

"Kami tidak lagi menggunakan kalender tahun manusia, bangsa sebelum kami, melainkan menggunakan kalender bangsa Aghrarian" ucap Ashwita.

"Apakah aku bisa tahu tahun berapa saat ini menurut kalender manusia dan kalender Aghrarian?" Gw makin penasaran dan bertanya.

"Hmmmm, saat ini kita berada ditahun 3012 menurut kalender Aghrarian namun begitu jika aku konversikan kalender tersebut maka saat ini kita berada ditahun 2319" balas Ashwita.

"Mengapa bumi saat ini seperti kembali kejaman purbakala? Apa yang terjadi dengan peradaban teknologi dan gedung - gedung tinggi?" Gw makin bingung donk.

"Soal itu, aku juga tidak begitu mengetahuinya dengan pasti, namun begitu berdasarkan fakta sejarah dijaman manusia hidup, sekitar 300 tahun lalu, terjadi bencana dimuka bumi yang menyebabkan dimensi tempat bangsa kami tinggal berpindah tempat kemuka bumi"

"Menurut catatan sejarah manusia, pada tahun 2019, Amerika mengumumkan bahwa medan magnet bumi bergerak cukup drastis"

"Pada dasarnya pergerakan medan magnet lumrah terjadi namun perubahan jarak tempuh yang terjadi pada medan magnet per tahun tiba - tiba saja bergeser dengan kecepatan tidak normal"

"Hal ini memicu kepanikan sejumlah ilmuwan termasuk NASA kala itu, aku tidak tahu apa yang dimaksud NASA pada catatan sejarah manusia yang pernah aku baca"

"Pada abad ke - 18 para ilmuwan telah melakukan penelitian atas pergerakan medan magnet arah utara melalui jarum kompas dipermukaan bumi, dimana berdasarkan penelitian tersebut mereka meyakini bahwa bumi bergerak kearah timur melintasi Kanada bagian utara"

"Namun begitu pada abad ke - 20 medan magnet bumi berbelok kearah utara dengan pergerakan yang sangat cepat hingga mencapai 10 Km per tahun pada awal abad ke - 21"

"Kecepatan pergerakan medan magnet bumi semakin cepat bahkan mencapai 50 Km pertahun".

"Pada akhir tahun 2022, terjadilah perpindahan dimensi kami masuk kedalam muka bumi, kami menyebutnya fenomena Fermi Paradox"

"Peradaban kami berpindah tempat kemuka bumi pada saat bencana pergerakan magnet bumi semakin cepat"

"Kami sempat menyaksikan kehancuran bumi dan para manusia kala itu" jelas Ashwita.

"Oleh sebab itu peradaban bumi dan teknologinya telah hancur terkubur didalam tanah, ketika semuanya hancur, beberapa dimensi pararel disekitar galaksi bima sakti dan milky way berpindah tempat ke bumi, sejak saat itulah bangsa kami tinggal dimuka bumi hingga sekarang"

Okay jadi gw sekarang ada dimasa depan, gw rasa cukup deh, kalo kebanyakan denger cerita cewek ini bisa seharian, mending gw stop dulu baru gw sambung ketika gw dah sampe didusun para penduduk ini.

"Stop, Ashwina, kita lanjutkan nanti saja" gw langsung minta stop" Ashwina, bawa aku menuju dusun tempat kau tinggal"

"Baik baginda dewa" balas Ashwina.

Gw bareng Aswhina beserta ratusan pria berkepala tanduk berjalan kembali menuju dusun tempat mereka tinggal.

#Dusun Kalingga

"Kita telah sampai paduka" Ucap Ashwina.

What? Ini dusun sumpah miskin banget, kotor, mirip jaman "flinstone", elu tau lah maksud gw soal jaman "flinstone"? Jaman purba bre, jaman bahela.

Gw kaget melihat pemandangan dusun yang cukup kumuh. Perumahan mereka dibatasi dengan pagar kayu besar dengan pintu gerbang yang dijaga para pria kekar bertanduk pula.

Rumah - rumah penduduk terbuat dari kayu dan triplek. Atap - atap rumah mereka ditutupi jerami, daun kering, kedebong pisang kering dan dahan kelapa kering, ditumpuk - tumpuk jadi satu.

Ketika kami hendak masuk kedalam dusun, seketika itu pula penjaga dusun menghadang kami.

"Stop, Ashwina, kenapa kau disini? Seharusnya kamu menjadi gadis sesembahan untuk Dewa Chandra Kumara? Pakaianmu, kenapa pakaianmu begitu mewah? Apa yang sebenarnya terjadi? Mana kepala Pradana? Aku tidak lihat kepala Pradana dalam rombongan?" Ucap penjaga dusun.

Tiba - tiba saja beberapa orang dari rombongan ratusan pria yang ikut bareng gw lari dan bersujud dihadapan gw.

"Mohon ampuni sikap penjaga dusun kami paduka Dewa Chandra, mereka belum tahu kalau engkau adalah Dewa yang selama ini kami sembah"

"Garda kau bodoh, cepat sujud, apakah kau tidak tahu kalau pria dihadapanmu adalah sosok Dewa yang selama ini kita sembah? Cepat!!! Sujud!!!!"

"Apa!!! Pria ini Dewa Chandra?, kau pikir karena pria ini tidak memiliki tanduk dan mengenakan baju aneh otomatis membuat aku percaya begitu saja? Mana - mana kepala Pradana? Aku tidak mau diperintah olehmu, jika kepala Pradana yang mengatakannya maka aku baru percaya" ucap penjaga dusun.

Bangke, pakaian jeans, kaos putih sama sepatu converse hitam gw elu bilang aneh, kampret, kalian pada nggak tau apa ini lagi ngetrend dijaman gw.

Ketika kericuhan berlangsung, banyak penduduk dusun berlari mendekti gerbang lalu melihat Ashwina dengan gaun anggun bersama pria aneh tanpa tanduk mengenakan jeans robek dan kaos putih tampak memperhatikan perdebatan antara penjaga dengan salah satu penduduk dusun yang ikut dalam rombongan Ashwina.

Ketika gw mulai gak bisa mentolerir ucapan penjaga dusun seketika itu pula gw kesel, anjir gak sih gw ini Dewa, masa dibeginiin?.

"Whosh"

Gw meleset secepat kilat lalu mencekik penjaga dusun yang tidak percaya kalau gw adalah seorang Dewa yang mereka sembah.

Gw cekik dan angkat dia lalu sedikit memberikan pesan kepada sang penjaga termasuk penduduk dusun yang saat ini melihat keributan didepan gerbang masuk "Ini pelajaran untuk kalian semua, lain kali pake otak kalau bicara"

"Duar" leher penjaga dusun kembali putus, kepalanya menggelinding ketanah, darah kembali bercucuran dimana - mana.
Diubah oleh 8caseofdeath
profile-picture
profile-picture
andrian0509 dan yusufchauza memberi reputasi
6
05-02-2019 18:54
Reno is back emoticon-I Love Indonesia
1
05-02-2019 20:27
Bab 5 Kepala Pradana Baru
"Eeeeeekkkkkkk"

Para penduduk dusun berteriak histeris setelah gw berhasil membunuh salah satu penjaga didepan mata mereka dalam sekejap.

"Sighhh....aku sudah bilang kepada kalian semua, kebaikan akan aku balas dengan kebaikan, kejahatan akan aku kembalikan kepada kalian berlipat - lipat jumlahnya, kalian harus camkan itu baik - baik!" Njir sadis ya gw, entah kenapa gw kagak seneng emang dari dulu sama orang songong, ya begitulah, gw abisin aja sekalian.

Para penduduk dusun terdiam ketakutan melihat tindakan gw yang begitu sadis.

Namun begitu beberapa orang pria bertanduk yang sebelumnya ikut dalam rombongan Ashwina mulai paham sifat gw yang tempramen.

Tidak lama kemudian ada satu orang wanita tua dengan tanduk satu berlari menghampiri Ashwina.

"Ashwina, Ashwina, kamu masih hidup? oh tuhan, terima kasih tuhan, anakku, anakku satu - satunya masih hidup, huhuhuhu" ucap wanita tua dengan tanduk satu dijidatnya itu merengek nangis memeluk Ashwina.

Oh gw sekarang tahu kenapa tanduk Ashwina cuma satu biji dijidatnya, hal ini karena kaum lelaki memiliki tanduk dua dikepala bagian kiri dan kanan, sedangkan kaum hawa memiliki tanduk satu ditengah jidat mereka.

Gw mulai memperhatikan sekitar gw dan menemukan beberapa wanita dari penduduk dusun memiliki tanduk satu dijidat mereka semua.

Hal ini kembali membenarkan hipotesa gw sebelumnya soal tanduk satu dan dua.

"Ibu, jangan menangis ibu, aku masih hidup karena welas asih Dewa Chandra Kumara yang ada disebelahku" ucap Ashwina yang ikut meneteskan air matanya didepan sang ibu.

"Dap" Ibu dari Ashwina kemudian berlutut lalu bersujud menyembah gw.

"Paduka Dewa Chandra Kumara, terima kasih atas welas asih baginda, hamba akan terus mengabdi kepada paduka dewa seumur hidup hamba" ucap wanita tua itu.

"Baiklah, berdiri, katakan siapa namamu wahai ibu?" Gw penasaran nanya namanya.

"Amrita Ambar paduka" ucap ibu Ashwina.

"Baiklah, mulai hari ini kau aku angkat sebagai kepala pradana baru, apakah ada yang keberatan wahai penduduk dusun?" Gw menetapkan Amrita Ambar sebagai kepala pradana baru menggantikan kepala pradana lama yang sudah mati sebelumnya.

"........................................." hening tidak ada yang menjawab karena takut dengan sosok yang mengatasnamakan dewa Chandra Kumara dihadapan mereka.

"Karena tidak ada yang menjawab maka dengan ini kau Amrita Ambar ibu dari Ashwita Ambar sah menjadi kepala pradana baru" gw dengan lantang memutuskan.

Amrita Ambar diam terkejut begitu juga dengan Ashwina anaknya, mereka tidak pernah menyangka bahwa hidup mereka dalam hitungan detik berubah dalam sekejap.

Gw sadar walaupun gw dewa, gw tetap butuh bantuan kepala pradana untuk mengkoordinasikan segala pekerjaan didalam dusun.

Pada detik itu pula gw bertekad untuk membangun dusun ini menjadi peradaban yang paling modern dimuka bumi.

Gw akan buat pemerintahan baru yang feodal untuk berkembang maju menjadi peradaban yang modern dimasa sekarang melalui dusun ini.

Ashwina kemudian menyenggol tangan ibunya kemudian mencolek - colek.

"Ibu jangan bengong begitu, lakukan sesuatu" ucap Ashwina.

"Ah, ibu bingung harus ngapain anakku, didepan kita dewa Chandra Kumara? Apa yang harus ibu lakukan selanjutnya?" Tanya Amrita.

"Ibu, kau bisa perintahkan para penduduk dusun untuk berlutut, sujud dan bersumpah setia kepada dewa kita, dengan begitu dewa Chandra akan senang, mungkin ibu akan diberikan hadiah gaun sepertiku" ucap Ashwina yang begitu polos.

"Apa? Gaun mewah ini dari paduka dewa?" Tanya Amrita penasaran.

"Betul ibu, coba deh bu, lakukan yang ia senang, maka dia akan memberikan hadiah kepada ibu, walaupun....aku gak yakin juga sih bu, tapi apa salahnya mencoba? Daripada keadaan aneh begini, pada diam semua" ucap Ashwina.

"Baiklah anakku" ucap Amrita.

"Kepada seluruh penduduk dusun, aku perintahkan kepada kalian semua untuk berlutut, sujud dan bersumpah setia kepada dewa kita Chandra Kumara!" Teriak Amrita.

"Dap, dap, dap" semua penduduk dusun langsung berlutut lalu sujud dan menyembah sang dewa.

"Bagus, bagus, bagus, Amrita kau seperti anakmu, sebagai bentuk sikapmu yang sangat pengertian, aku akan menghadiahkan kamu sesuatu" gak lama kemudian gw membuka handphone gw dan mulai melakukan "scanning".

"Scan complete"

Class: Commoner
Clan : Aghrarian
Lvl : 1
Status : khawatir

Oke gw akan kasih dia gaun dengan merk "channel".

Scanning

Merging

Initializing

Complete

Zeng

Dalam sekejap Amrita mengenakan gaun perak dengan merk channel.

Ketika gaun itu muncul begitu saja seperti sulap, penduduk dusun terkesima bukan main.

Mereka benar - benar bingung dengan magic yang dikeluarkan dewa Chandra Kumara.

"Ini berlaku untuk kalian semua, bagi seluruh penduduk dusun yang bersumpah setia kepadaku maka aku akan jaga kehidupan kalian seumur hidup, kalian tidak akan pernah lagi kelaparan, ataupun mati - matian mencari makanan".

Mendengar ucapan gw, para penduduk dusun bersorak sorai gembira, melompat - lompat bahkan saling berpelukan.

Tidak lama kemudian gw berjalan masuk kedalam dusun ditemani para penduduk termasuk Ashwina dan ibunya.

"Baginda Dewa bisa tinggal dirumah hamba paduka, mohon maaf rumah kami hanya seperti ini, tidak mewah, paduka bisa tidur dikamar hamba, kami akan tidur dilantai" ucap Amrita.

Buset ini rumah kecil amat, mana sempit, kumuh, sigh, oke gw akan coba rubah aja ini rumah.

Setelah gw melakukan scanning, seketika itu juga gw diberikan pilihan berbagai macam bentuk bangunan tempat tinggal yang bisa gw pilih.

Amrita, Ashwina dan beberapa penduduk dusun tampak bingung dengan sikap gw yang diam melihat benda kecil ditangan gw.

Sekian menit gw diam, fokus untuk memilih bangunan yang cocok buat singasana gw.

Akhirnya gw memutuskan untuk membuat bangunan istana yang berisi puluhan kamar lengkap dengan ruangan pertemuan, ballroom, dan lapangan.

"Weng"

Dalam sekejap rumah Ashwina yang reot dan kumuh itu berubah menjadi sebuah istana yang megah.

"!@#$%^&**-'+×÷, apa, paduka dewa bahkan mampu menciptakan istana yang begitu megah seperti ini dalam sekejap?" Gumam penduduk dusun.

"Luar biasa dewa Chandra Kumara, apa yang dewa lakukan memang diluar logika dan nalar"

"Jelas dia seorang dewa, sangat, sangat jelas!"

Entah mengapa setelah berhasil menciptakan istana yang begitu megah seketika itu pula badan gw lemas, pandangan gw buram, keringat mulai bercucuran, gw benar - benar gak bisa lagi menahan tubuh gw.

"Brukkkkk" gw pun jatuh pingsan.

"Paduka dewa!" Ashwina kemudian berteriak mendekati gw.

"Cepat bawa paduka dewa kedalam istana" ucap Amrita memerintahkan penduduk dusun untuk membawa gw masuk kedalam istana.

Lama kemudian, suara - suara itu hilang dari pendengaran gw.

#3 hari kemudian

Mata gw mulai terbuka, pandangan gw awalnya buram, namun begitu mulai berubah menjadi jelas.

Wait, kepala gw? Kenapa kepala gw berbaring diatas sesuatu yang empuk? Bantal? Kayaknya bukan, wait kenapa muka gw basah?

Gw terkejut ketika mata gw mulai dapat melihat jelas karena dihadapan gw saat ini adalah Ariel Tatum yang sedang memangku kepala gw diantara kedua pahanya! Pantes empuk!.

"Paduka, sudah sadar" Ashwina tersenyum.

"Oh Ashwina, sudah berapa lama aku tidak sadarkan diri? Tanya gw penasaran, sepertinya tenaga gw terkuras habis setelah menciptakan istana dalam sekejap.

"3 hari paduka" Ashwina masih tersenyum tapi anehnya kenapa muka Ashwina memerah seperti malu melihat gw?

"Lalu apa yang kau lakukan sekarang dengan tubuhku?" Gw koq tiba - tiba degdegan ya?.

"Maaf paduka selama 3 hari paduka tidak sadarkan diri, hamba begitu khawatir, namun begitu sebagai pelayan yang setia kepada paduka dewa, hamba berusaha melayani baginda, merawat baginda selama tiga hari ini" ucap Ashwina yang semakin malu menatap gw

Damn koq gw "horny" ya, bangke, kejantanan gw berdiri lagi.

Namun entah mengapa Ashwina kemudian menoleh kearah si jantan berdiri? Muka Ashwina semakin malu, ini aneh kenapa wajah Ashwina semakin memerah?

"Kenapa badanku dingin Ashwina lalu kenapa tanganmu basah?" Tanya gw penasaran.

"Karena hamba....hamba sedang memandikan baginda......."muka Ashwina semakin merah.

WTF!!! Gw lagi dimandiin? Jangan bilang, jangan bilang, saat ini, saat ini gw telanjang?

Gw pun berdiri dan terperanjat kaget melihat seluruh badan gw tanpa sehelai pakaianpun.

Pantas wajah Ashwina memerah malu ketika gw berbicara dengannya. WTF, si jantan berdiri dan Ashwina pasti melihatnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andrian0509 dan 9 lainnya memberi reputasi
8
05-02-2019 20:29
Quote:Original Posted By knoopy
Reno is back emoticon-I Love Indonesia


Halo om, sering2 mampir om dan komen hehe jangan lupa cendol om emoticon-Cendol Gan
2
05-02-2019 20:29
kata mas Dimas ini mah kentang Renemoticon-Ngakakemoticon-Cendol Gan
2
05-02-2019 20:30
Quote:Original Posted By aiman12
kata mas Dimas ini mah kentang Renemoticon-Ngakakemoticon-Cendol Gan


Wuih siapa nih? Anak AP gate 16 ya?
1
05-02-2019 20:41
Quote:Original Posted By 8caseofdeath
Halo om, sering2 mampir om dan komen hehe jangan lupa cendol om emoticon-Cendol Gan


Siap laksanakan om Ren emoticon-Shakehand2
1
05-02-2019 20:52
Quote:Original Posted By 8caseofdeath
Wuih siapa nih? Anak AP gate 16 ya?


Iya mas Ren, keknya ane AP gate 16 pertama yg terpesat di masa depan iniemoticon-Hammer2
1
05-02-2019 21:17
bayangin sambil senyum-senyum emoticon-Ngakak
0
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 55
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
everytime
Stories from the Heart
rahasia-malam
Stories from the Heart
my-final-journey
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.