alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
269
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c358a9bc1d770bc068b456d/jamanku-biyen--reborn
Hari berbeda karna,sekolah masuk sore dan kami akan disekolahan ini selama dua hari satu malam.peralatan yang aku bawa dari asduk,topi pramuka,sampai tongkat pramuka aku siapkan.tak lupa aku menyiapkan baju ganti,selimut,sarung dan senter.karna kabar burung mengatakan kami akan merasakan jalan-jalan malam dan ada acara dari pramuka.
Lapor Hansip
09-01-2019 12:46

JAMANKU BIYEN (Reborn)

Past Hot Thread
Mukodimah:

Mungkin banyak yang sudah tau namaku mahfud.nulis ini mulai kembali setelah renungan panjang siang dan malam atau makan dan minum ingin melanjutkan kisah ini kembali.

saya hanya menyajikan sebuah tulisan entah itu fiksi atau nyata silahkan pertimbangkan sendiri.karna sebuah tulisan itu sebuah kejujuran dari sang pengarang.dan makasih kepada pembaca setia saya yang nyemangati tulisan tanpa arti ini.

JAMANKU BIYEN (Reborn)

JAMANKU BIYEN (Reborn)

Ki wilis
JAMANKU BIYEN (Reborn)

Nyai sari
JAMANKU BIYEN (Reborn)

Si hitam
JAMANKU BIYEN (Reborn)

Nyai nawa
JAMANKU BIYEN (Reborn)
Diubah oleh dulek999
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cyncy dan 17 lainnya memberi reputasi
18
JAMANKU BIYEN (Reborn)
12-01-2019 13:39

PART 2 (malam diklat)

Ririn:”kau tidak apa-apa kan”(dengan sendu air mata dan kesedihan)

Aku:”tenang bukan mahfud kalau bukan kayak begini”(sok tegar,walau sakit)

Ririn:”kalau kamu mati gimana”(air matanya mulai menetes)

Aku:”ya tinggal dikubur”

Ririn:”kamu mah sukanya begitu”

Aku:”udah lah rin,jangan menangis gak guna kau menangis,karna memang tangisan itu hanya menambah sakitku bukan menyembuhkan luka ini”

harun:”sebenarnya dipertarungan tadi dari awal aku sudah kalah,tapi karna aku mendapat peluang bagus maka aku bisa hajar kamu habis-habisan.memangnya mudah mengalahkanmu dari awal sebenarnya rasanya tidak mungkin,tapi aku ada peluang.”

Aku:”mau lanjutkan bertarungan atau gimana?”

Harun:”tenang bos,aku tau siapa kamu dan aku tahu siapa ayahmu dan aku tahu juga siapa keluargamu.jadi rasanya aku malah takut untuk memusuhimu.kita berteman sobat.oh ya kalau ada apa-apa bilang padaku dan maaf atas pertarungan ini”


Kami pun akhirnya berteman sementara temenku satu grup pada lihat keadaanku yang sudah lumayan berantakan.
waktu malampun sudah datang,malam hari kami adakan acara mencari jejak.setiap kelompok kami sudah dikasih petunjuk arah.
tapi menurut pengalaman ayahku pasti dikerjain.kami sudah bersiap dengan grup kami.oh ya setiap setiap grup kami sudah punya sandi masing-masing untuk namanya.sementara nama kelompokku kancil,kami berisiap mengambil undian.dan saat kami ambil kita dapat urutan no tiga.



Kelompok pertama sudah mulai berjalan,kami memulai mencari jejak dan siap dengan segala resikonya.
sayup-sayup dari jauh terdengar teriakan dari kelompok pertama,dan para Pembina ada yang larian karna kabarnya ada beberapa yang pingsan.selanjutnya kelompok dua juga berjalan,kami menunggu giliran kami,agak lama sih dan menjadi momen mendebarkan pula.kami berbaris dua-dua.dengan urutan yang kecil hingga paling tinggi.



Tapi juga kelompok kami berjalan,kami berhenti dipos keberangkatan,diberi modal senter,air minum satu botol serta buku untuk pegangan kami.

kami berjalan menyusuri belakang sekolahan,disitu sudah mulai aku rasa tidak enak.karna aku merasa ada mata merah terus mengelihati aku,tapi aku juga tidak jelas dimana letak mahluk itu.

tiba-tiba kami dikejut kan suara roni yang salah satu dari kami berteriak setan!!!!! Dengan keras,aku melihat kelebatan bayangan tadi hanya kain putih ditarik dengan benang.

"udah itu tadi dikerjain kakak Pembina”seruku.

sementara ketua kami tukar dan berjalan didepan karna dia yang pegang senter.

Selang 5 meniit kami berjalan ada teriakan lagi disusul dengan senter yang terbang sambil teriak pocong!!!dan mereka refleks ngumpul jadi satu,sementara aku yang lihat itu hanya kakak Pembina,maka aku teriak lagi pocong awas ada pocong.bukan menjauhi tapi mendekati langsung pukulanku mengarah ke hidungnya des telak pukulanku.sekarang gantian pocongnya minta maaf dan kesakitan.

"sialan aku dipukul” kata pocong itu sambil terus megang hidungnya yang mimisan”maaf kak saking taakutnya makanya aku refleks seperti itu “kataku.tapi kalian tau dalam hati bilang mampus.


Kami sudah tiba dipos pertama,dan dikasih pertanyaan tentang baris berbaris serta hafalan pancasila.kami lanjut ke pos dua,aku mulai lihat kanan kiri ternyata kita masuk area kuburan didekat sekolah kami,dan kami tau area ini sangat lah angker jadi kami mulai agak merinding.

lanjut teman kami bilang,tuh kakak Pembina lagi ngisengin kita berubah pocong lagi sambil menunjuk putih-putih yang tertutup sedikit kabut.temenku pada ketawa-ketawa sambil lemparin batu.sementara aku juga iseng mendekati lagi dengan pura-pura mendekati.karna pocong itu di tepat depan jalan kita.


Aku langsung mukul sekeras-kerasnya dengan harapan orang itu pingsan,tapi apa dikata ternyata itu pocong beneran,yang aku pukul seperti mukul tembok duk,rasa sakit ditangan.dan pocong itu diam saja malah ketawa hihihiii dia langsung melompat lagi dan beberapa temenku langsung popopopopocong slep 5 orang pingsan.

Kami harus terpaksa memapah temen kami yang pingsan,sementara kami terus berlari melihat kejadian itu.aku melihat muka ketakutan yang mendalam dikelompokku,sementara dari kelompokku diijinkan tidak melanjutkan penelurusan jejak lagi.


Kami berjalan lagi kesekolahan,diantar beberapa kakak Pembina.lihat muka pucat kelompokku serta ada banyak ketakutan.aku sebenarnya mau membalas ini semua tapi ini bukan masalah balas membalas,tapi penampakan real bagi orang awam.

sementara aku juga kaget kalau ternyata pocong itu mempunyai kekuatan sebesar itu.dan aku baru bersadar ternyata itu yang melihatku dari sore tadi.aku baru mau pejamkan untuk mencari mahluk itu,eh pucuk dicinta ularpun tiba.karna teriakan itu ada anak kesurupan.


Pengen ketawa takut dosa,ya karna orang kesurupan poci itu bukan lumrah kayak kesurupan mahluk lainya.loncat sono kemari gulung berdiri loncat lagi kami malah ada bahan tertawaan kami.astagah ini mah bukan kesurupan malah ini bikin rame kita.sampai endingnya dia meraung.berteriak langsung mencari aku,para kakak senior berusaha mengeluarkan jin itu.


Tapi usaha mereka cuma sia-sia,karna dia mencari aku ya.dia mencari bocah yang memukulnya untuk balas dendam.aku segera mendatanginya,yang aku lihat pocong ini berada ditengkuk dengan muka sudah koyak sono sini,terus kain mori lusuh dan hampir sobek,serta bibir yang sudah hancur melihatkan barisan gigi yang menghitam.dia mencari untuk membalas pukulanku,kalau tidak dia tidak akan berhenti menggangu kita.



Aku persilahkan dia buat memukul,dan langsung saja des pukulannya membuat aku serasa kliyeng dan duduk tersungkur.dia coba berkata hai bocah kalau kau tidak terima namaku wagiman pasti akan mendatangimu saat kau memanggilku.

kalian tau rasanya ditonjok orang kesurupan,sakit bangett karna tenaganya dua kali lipat yang membuat ku lumayan pringisan.

Acaranya kita lanjut dengan pengumuman kemengan regu siapa saja.sementara aku sibuk duduk dibelakang sendiri dengan bersender dipohon.setiap ada temen satu grup mau nemenin aku,aku bilang jangan disini aku lagi ingin sendiri.tapi ada suara halus tiba-tiba menyapaku.

"kamu baik-baik saja fud?" aku melirik seorang yang berkulit putih berkaca mata dan aku melihatnya dikelas 1a.

Ana:”kenalkan namaku ana?”(dengan senyum manisnya)

Aku:”aku mahfud,kamu tau namaku dari mana?”

Ana:”siapa yang kenal sih ma kamu,banyak lah yang mengenalmu”

Aku:”sedang apa kamu disini?”

Ana:”menyapamu dan ingin jadi temanmu”

Aku:”oh yaudah selamat berkenalan dan mohon tinggalkan aku sendiri


Dia pun pergi begitu saja dengan polosnya.aku masih merenung kejadian ini kejadian yang menimpaku tadi dari pertama masuk diklat.banyak yang ganjil banyak yang suka duka.tapi aku sadar semua ini adalah jalan kami menuju masa depan yang kami songsong.

Sitik sik bro lanjut entar maning.
Tak golek upo sik
profile-picture
dewapanggung memberi reputasi
16 0
16
JAMANKU BIYEN (Reborn)
16-01-2019 18:29

PART 3 (malam diklat 2)

Malam ini kita disuruh istarahat,waktu menunjukkan jam 10.kita diwajibkan untuk tidur,terbukti karna setiap senior nungguin depan jendela kami.

yaps,aku berusaha untuk terpejam meski lumayan susah tidur.aku coba berdoa dan pejamkan mataku.dan tiba-tiba ada suara ting ting bangun woi bangun.aku ucek ucek mataku sudah jam 3 pagi.ternyata aku tertidur juga tadi.kami dikumpulkan di aula,dengan cahaya satu lilin ditengah-tengah.kami masih rasa mengantuk pol,dan aku melihat beberapa kawanku yang masih merem dengan duduk.



Tiba-tiba suara glontang mengagetkan kami,tau-tau “apakah kalian pernah berfikir,kalian itu sekolah karna kerja keras orang tua kalian.orang tua kalian kerja siang malam,sakit tidak dirasa bahkan nahan lapar dan dahaga itu karna demi kalian.

pernah kah orang tua kalian mengeluh,pernahkah orang tua kalian bilang lelah dan menyerah.tidak dengan orang tua kalian,orang tua kalian serahkan semuanya demi kalian.kalian itu anak apa!!!”(hening sejenak,suara yang hening dan menyentuh hati ini)



Glontan(suara itu kembali lagi) “kalian pernah kah kalian berterima kasih terhadap kedua orang tua kalian,ibu kalian selama Sembilan bulan mengandung kalian.beliau menahan sakit,menahan tidur bahkan diperut saja kalian sudah menedang-nendang dengan kesakitan ibu kelian bilang sehat-sehat ya nak.

ingatlah semua itu,kalian saat ini gimana dengan orang tua kalian.gimana kalian perlakuan kalian terhadap mereka”(suarasa sesenggukan mulai terdengar dari mulut-mulut dan hati akan sadar betapa kurang berterima kasih kami)

Suara nyanyian dan petikan menyapa keheningan kami “
Ibu kau lah wanita yang mulia
Derajadmu tiga tingkat dibandingkan ayah

Kau mengandung melahirkan menyusui
Mengasuh dan merawat lalu
Membesarkan
Putra putri ibu

Lautan terima kasih pada setiap insan
Mataharinya alam sebagai perempamaan
Dunia isinya belumlah sepadan
Sebagai balasan ibumu diterima

Doanya terkabulkan keramat didunia
Kutuknya kenyataanya jangan coba
Durhaka
Surganya tuhanmu dibawah kakinya
Ridhonya ibumu ridho tuhan jua
Wahai jangan jadi anak durhaka



Hati ini terenyuh,entah dorongan apa ini.tes tes tes ini air mata keluar dari mata ini.aku sadar sampai detik ini belum bisa membahagiakan orang tuaku.aku juga masih jauh dikatakan anak berbakti.kalian pernah tau atau berfikir gimana perasaan kalian membesarkan anak dengan semua hidupnya tapi kita berani.apakah kita masih punya muka atau masih punya perasaan ketika kita disupport segalanya dengan sepenuh hidupnya dan kalian bentak-bentak.

gimana perasaan kalian membantu orang lain buat besar,tapi saat dia sudah berhasil malah membentak kalian dan lupa akan perjuangan kita?


Iringan doa pun mengalir dari sayup sayup hening “ya tuhan kami,sehatkan lah kedua orang kami,ijinkan kami membahagiakan beliau sampai sedikit membalas budi beliau.berilah beliau sedikit pajang umur agar mereka bisa membanggakan kami.ya tuhan tolonglah kami,jangan kan kami jadi anak lalai dan penuh keegoan.jadikan kami anak yang selalu bisa berbakti kepada orang tua kami.ya tuhanku semoga engkau siapkan surga terindah buat orang tua kami,jadikan mereka ahli surga ketika sudah kembali kesampingmu ya tuhan amin”


Tangisan itu masih terdengar tangisan yang terus tertegur dari semuanya,entah apa dorongan apa yang buat kami bisa sesedih ini,dorongan apa yang membuat semenyesal ini.kami sadar dengan acara ini menjadikan orang menjadikan manusia yang bermanfaat kami.


Acara ini dengan disudahi karna ada beberapa orang terjadi kesurupan hebat,ada yang meraung ada yang teriak bahkan ada yang gak masuk akal sampai aku terdiam sampai terbang diantara dinding aula.

suara fud fud bantu kami,kami gak akan kuat mengatasi mereka.aku melihat beberapa orang ini memang sedang ditunggangi setan jahil,karna kita tidak melakukan pagaran ditempat acara.


Aku segera memegang cewek yang meraung-raung seperti macan,banyak orang yang bacakan doa malah diketawain "wek wek wek ramempan wek wek wek ra kodal “kata sang kesurupan,batin ku boleh juga nih jin.

aku segera memegang dan aku alirkan tenaga diatas kepala korban dan aku tarik jin menempel diatas orang itu.setelah itu aku kirim pagaran untuk membentengi agar tidak berulang kejadian.


Aku melihat beberapa orang yang berhasil mengeluarkan juga,mereka menggunakan doa dan sebisa mereka.tapi itu sangat membantu,bukan sepuluh atau dua puluh hampir tiga puluhan siswa.

banyak yang histeris banyak yang milih menyingkir.aku coba melihat ini dari mana sumbernya kalau tidak aku tutup segera menambah banyak kesurupan ini.aku segera duduk dengan sila-sila aku mencari sumber energy agar segera menutup pintu atau apapun yang terbuka menjadikan kesurupan masal ini.


Fud aku tunjukan tempatnya segerelah kemari kita selesaikan(teriak nyai nawa).aku segera bangkit dan segera berlari,menuju belakang sekolahan.aku melihat ruangan gudang tua dengan istana kecil didalamnya yang terkuat disitu jin jenis orang tua berpakean serba putih yang jenggotnya menjurai ketanah.dia marah segeralah tutup lubang itu,karna aku tak kuat lagi menahannya.aku dan nyai nawa segera menembel lubang itu dengan tenaga dalam kami.kami mengarahkan segela yang kami punya sampai waktu berlangsung 15 menit.rasa letih dan capek sudah menyerangku dan aku hampir mencapai titik batasku.

Ayo semangat bentar lagi,aku tetap berusaha dan sampai rasanya semuanya gelap dan lap tak terlihat lagi dan tak ingat lagi apapun.




Update dikit wae ya,biar dikata kentang goreng.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
luckandwish dan 13 lainnya memberi reputasi
14 0
14
profile picture
kaskus maniac
02-02-2019 11:32
lanjut gan...sorry baru baca...mantabs
JAMANKU BIYEN (Reborn)
09-01-2019 12:55
Part 1 (diklat)


Hari berbeda karna,sekolah masuk sore dan kami akan disekolahan ini selama dua hari satu malam.peralatan yang aku bawa dari asduk,topi pramuka,sampai tongkat pramuka aku siapkan.tak lupa aku menyiapkan baju ganti,selimut,sarung dan senter.karna kabar burung mengatakan kami akan merasakan jalan-jalan malam dan ada acara dari pramuka.


Aku dianter oleh ayahku kesekolahan,karna barang bawaanku yang banyak.serta tidak lah mungkin aku bawa sepeda sendiri.


Aku:”yah,dulu waktu ayah suruh nginep ngapain saja”

Ayah:”dulu ya acara renungan malam,acara sholat bersama,ngaji bersama,jalan-jalan bersama.nikmati aja setiap prosesnya bakal seru kok”

Aku:”siap yah,aku tidak akan mengecewakan ayah”

Ayah:”oh ya,kamu sudah berkenalan saba albet,sama didin anak temen simbah?”

Aku:”sudah yah,mereka satu kelas.”

Ayah:”yaudah tinggal berangkat saja,ada lagi andek,sama agung itu satu kampung bukan”

Aku:”iya mereka di kelas 1A,sedang aku 1B.tapi aku sudah mulai banyak bicara sama mereka.ayah tenang saja,aku bisa jaga diri kok.sudah sangat cukup bekal yang aku dapat dari tempat ku dulu”

Ayah:”bagus anak ayah sudah dewasa”


Sesampainya disekolah aku segera bersalaman dan pamitan dengan ayahku,langsung menuju kelas.tapi ketika aku masuk lorong kelas banyak mata yang tidak suka padaku.yap mata dari beberapa kakak kelas.mata yang terus memandang sinis dan kepuasan.


aku masuk kekelasku,aku melihat pada menata meja untuk dirapikan karna dibawah untuk tempat tidur.untungnya adalah dibedakanyaa antara ruangan putra dan putri,jadi kami bisa mengatur sedemikian enaknya kami saja.


Kami sudah membawa peralatan yang ditugaskan sendiri-sendiri.aku bawa tiker,sementara yang lain ada bawa kayu bakar,ada yang bawa terpal dan banyak lagi.kami menata dan setelah selesai kami bersiap untuk upacara pembukaan acara.


oh ya dikelasku atau direguku itu terdapat 12 orang laki-laki.saya tidak akan sebutkan satu-satu tapi yang pasti kami meski baru kenal 3 hari tapi rasanya sudah akrab dengan mereka.lanjut dengan upacara pembukan,dan dilanjutkan dengan susunan acara malam ini.


setiap regu diketuai satu orang,dan reguku diketahui oleh hartono.karna dia orang yang paling besar dan tua pastinya,jadi dijadikan sebagai ketua bagi regu kami.
Setelah itu dilanjut dengan waktu santai sampai jam 6 sore,disela-sela ini aku isi waktu dengan ngobrol bercengkrama dengan temenku.aku juga sengaja tidak mengajak satu pun pendamping,aku ingin jadi sedikit anak normal dalam artian tidak ngobrol dengan tembok atau pohon.


saat aku mau giliran kekamar mandi disrobot begitu saja oleh kakak pembina,langsung aku teriak

"woi antri” teriakku.

dia pun segera keluar dia pun dorong aku sampai tiga kali.langsung saja tangan kanannya aku raih dan aku puntir dan kepalnya aku kunci.

”jangan mentang-mentang umurmu lebih tua,atau lebih tinggi kelasmu aku tidak berani”,kataku.

“mau minta maaf atau aku patahin lehermu”, kataku.

dia pun minta maaf dan mempersilahkan aku mandi duluan.



Didalam kamar mandi biasalah satu dua lagu lumayan setelah selesai kaget bukan kepalang.karna lima orang kakak kelas didepan pintu untuk mengkroyokku.

”satu lawan lima tidak malu neh,kalau enggak maju saja”.

orang pertama tepat sebelah kananku langsung menyarangkan pukulannya tepat diperutku bek,sakit rasanya sampai aku kembali masuk kekamar mandi,dia masuk langsung aku hadiahin satu pukulan tepat ulu hatinya.satu tumbang didalam.

"ayo maju yang lain",

lanjut orang kedua mendaratkan tendanganya ketubuhku,aku hanya menundukan badanku dan tendangannya mendarat pada pojokan pintu,dan udah bisa ketebak kan hasilnya gimana.dia sibuk dengan kakinya yang kena pintu,pasti tulang keringnya jadi tulang gepuk tuh.



Orang ketiga didepanku langsung mengumpat sejadi-jadinya kayak kesurupan setan belang.langsung saja dia menendang dengan lompatan kearahku lagi,aku tinggal geser tubuhku kekiri,dan kalian masuk plung kekamar mandi dan setraik dia mendarat mulus tepat diorang yang masih didalam.


orang keempat ini beda karna dia mukul tepat dipelipis kiri dengan tenaga dalamnya teng,aku tersungkur.langsung terus mendaratkan tendangannya sampai terpental.aku coba berdiri tegak aku melihat dia sudah pasang kuda-kuda model petarung tapak suci.


Aku siapkan kuda-kudaku perlahan aku himpun tenagaku karna tak alang badanku juga sudah sakit-sakit.dia buka serangan dengan jurus ke12 tendangan kaki serta titik tumpu dikaki kiri.aku dah hafal betul itu jurus dan kelemahanya pada gerak tendangannya.

dia langsung memulai mengarahkan tendangannya kearah kepalaku dilanjut dengan tendangan putar dua kali.tapi aku bisa antisipasi mengarah pergelangan kaki sebelah kirinya.saat dia mau bertumpu ketendangan saat buka jurus,aku langsung menyerang kakinya.dan dia kaget bukan kepalang,karna tenaga kami saling bertemu dan dia langsung terjatuh,aku susul satu pukulan telak pada kaki kanannya.


Dia berusaha berdiri dengan susah payah,disaat dia berdiri dia langsung

“ini belum selesai” katanya.

dia memanggil seorang pendamping macan hitam khas perguruan itu.aku segera memanggil nyai nawa,saat kami mulai bertarung tau-tau guru pembina kami datang.beliau Cuma bilang lanjutkan tapi setelah selesai semua selesai tidak ada dendam.aku akan jadi saksinya.

sementara aku lihat ririn dan nina menangis dibelakang guru itu.baiklah kami mulai duel ini dengan saling mengarahkan tenaga dalam kami,aku cukup keteteran dengan kelincahannya tapi aku lihat macan hitam itu sudah siap ditusuk pedang dengan nyai cantik itu.

teriakan guru pendamping lah yang buat kami berhenti,karna beliau juga bisa melihat ghoib itu.

”kau sudah kalah kawan “kataku.

baiklah maafkan aku,karna aku sudah membela orang salah.kenalkan namaku harun kalau ada apa-apa kamu disini bilang saya.aku orang sini.mereka pergi saling memapah satu sama lain,sementara aku mau melangkah langsung terjatuh.badanku lelah dan sakit semua,dan aku gak tau tiba-tiba aku sudah di uks disampingku ada ririn yang sibuk menangis.


Ririn:”kau tidak apa-apa kan”

Aku:”tenang bukan mahfud kalau bukan kayak begini”

Ririn:”kalau kamu mati gimana”

Aku:”ya tinggal dikubur”

Ririn:”kamu mah sukanya begitu”




Sudah ya sekian dikit dulu untuk opening trid.
Semoga menghibur dan tak meributkan fiksi atau nyata.

Aku hanya menulis cerita,dan kejadian apa itu dengan mataku,dengan hidupku.

Terima kasih banyak.
Diubah oleh dulek999
profile-picture
idner69 memberi reputasi
13 0
13
JAMANKU BIYEN (Reborn)
16-02-2019 23:27

PART 7 (perbedaan)

Aku satunya:”ini sudah jadi tugasku sebaiknya aku pergi,dan kau mencariku dimana dan kau tau manggilku bagai mana.aku pamit dewasalah jadi lelaki yang bertanggung jawab”

Hitam:”bocah dari dulu sebenarnya aku sudah mengakui,kenapa kau masih saja suka pamer dengan hal baru.aku tau kau kelak akan melampauiku jauh.”

Aku:”hai jelek mana mungkin aku menghajar nyai sari atau ki wilis, yang benar saja,kamu lah yang pas jadi samsak hidup.lagian saat ini aku tau yang cocok mencoba semua ini.gimana mau lanjut?”

Hitam:”sudah cukup aku mau pergi bocah dah,terlalu lama juga kau pisah dari ragamu,bocah dungu bocah tolol karna sekarang kau ada dirumah sakit”


Aku baru sadar dan memikirkan apa yang terjadi dengan tubuhku disana.serta aku juga sudah gak tau sejak kapan aku lepas dari tubuhku.aku segera kembali dimana tubuhku berasal,aku minta tolong nyai sari untuk mengantarku.sesampainya dirumah sakit islam klaten diruangan itu hanya ditunggu oleh ibu.ketika aku berada belakang ibu masih berwujud sukma aku Cuma perhatikan ibu saja.


Ibu:”sudah selesai semua urusannya?kalau belum lanjutkan dulu lah.gak baik ninggal urusan yang belum selesai”

Aku:”udah bu,udah siap semua ini mau kembali”

Ibu:”dari kemarin yang isi badanmu mereka ini gantian,bertingkah sewajar mungkin tapi malah makin tidak wajar”


Aku coba memasuki tubuhku kembali,perlahan tapi pasti dari badan dan tangan rasa sedikit dingin dan susah untuk menggapai apapun.sekarang aku dengan mudahnya memegang Seseuatu.aku segera mencabut selang infusku dan mulai bangun dari tempat tidurku.darah menetes ditanganku,aku segera mengajak pulang kerumah.tapi kalian tahu badan terasa sangat lemas dan juga tak bertenaga.jauh dengan badan halusku.saat aku berjalan rasanya sempoyongan dan agak pusing.


Ibu:”mau kemana kamu le le udah bok istirahat dulu ya,ibu panggilin suster sama dokter dulu”

Aku:”sudah berapa hari aku berbaring bu?”

Ibu:”4 hari dan ya sampai beberapa temanmu jenguk keisini”

Dokter pun tiba langsung kaget lihat darah ditanganku bekas infus yang keluar dari cabutanku.

Dokter:”udah istirahat dulu ya,dan aku tutup dulu itu lukamu takut darah makin deras mengalir”


Aku lalu duduk diatas ranjang tidurku,sementara darah yang mengalir ditangan lagi dibersihkan oleh suster.dan dokter mengecek semua pada tubuhku.aku merasa dalam tubuhku panas dan ada sulit dikendalikan entah apa,tapi rasanya hanya kapan nunggu waktu meledak saja.aku juga merasa banyak perubahan dalam tubuhku.mulai nafas yang lebih panjang,terus mata lebih tajam dan telinga lebih jeli.


Dokter:”sebaiknya kau sehari lagi ya,tensimu masih rendah dan juga belum stabil keadan tubuhmu”

Aku:”pak ijinkan aku pulang atau rantai aku dirumah sakit ini,Cuma itu pilihanya”

Dokter:”tapi keadanmu belum juga membaik,lagian baru sadar sudah mau minta pulang saja”

Aku:”tanpa atau dengan ijinmu aku pulang meski aku jalan kaki sampai rumah pun akan pulang”(dengan senyum penuh arti)

Dokter:”bu ini anaknya serius suruh pulang,kondisinya masih menghawatirkan lo”

Ibu:”kalau saya ikuti anak saya,cuma ada solusi bapak suntik obat tidur atau rantai kalau masih suruh nginap atau kita yang akan menyesal”

Dokter:”baiklah silahkan pulang dan urus administrasi nya,dan tebus obatnya,akan saya buatkan resepnya”


Aku menunggu sekitar dua atau tiga jam menunggu bapak dan urusan selesai administrasinya.hal yang aku benci dari rumah sakit banyak banget penunggu disini yang tidak jelas.dari pocong yang tak berkapala ngakunya namanya harsini,terus tangan doank,ada juga hantu yang kepala hampir lepas dari badanya bersimbah darah sementara kaki kirinya diseret-seret ngakunya namanya legiman.

ada juga yang lebih dari semua itu mukan hancur terkoyak semuanya dan ngeluarin belatung serta kaki dan tanganya entah kemana,dia terbang dengan netesin darah tiap orang yang dia lewati berbau anyer darah ngakunya namanya budiono.terus ada surter cantik bau bunga melati.


Makanya aku kadang teramat sangat males dari dulu sampai detik ini kalau suruh kerumah sakit.banyak jin yang gak jelas lah wujudnya,yang membuat aku kadang ketawa bahkan aku harus bingung melihat mereka.tapi gimana lagi ya memang gitu adatnya.tempat kedua yang kau males itu makam juga sama.banyak hal yang aneh dan kadang diluar nalarku sendiri.
profile-picture
idner69 memberi reputasi
12 0
12
JAMANKU BIYEN (Reborn)
03-02-2019 19:24

PART 6 (pertarungan)

Aku:”hitam kenapa kau jadi jin tak berguna begini mana yang kau banggakan semua ilmu itu”


Selanjutnya sihitam berubah jadi asap hitam pekat dan semua kuncianku hilang begitu saja,aku sadar ini baru permulaan pertarunganku aku sadar bahwa sihitam baru mulai semuanya dari awal.


Kami pun persiapkan kuda-kuda kami,sama-sama menyiapkan jurus pembuka.aku tak mau setengah-setengah melawan sihitam karna aku tau tenaga dalamnya dan ilmunya jauh diatasku.


aku segera memulai serangan dengan maju kesihitam, (hai tengik bersiaplah,malu-maluin kalau kena pukulanku pingsan).aku segera mengarahkan pukulan kearah kepala dan dadanya,tapi memang yang aku hadapi bukan bocah kemarin sore jadinya dia mudah saja menangkis dan balik menyerang dengan tendangan kearah leher.


aku segera menangkis dengan menarik pukulanku kalau tak ingin kepalaku terluka parah.des rasa sengatan biru memar tumbukan antara tangan dan kaki sihitam aku merasakan betapa besarnya tenaga dalam dia.


Aku terpental kesamping,dan mendarat kurang mulus.tapi sihitam tak membiarkanku begitu saja karna sinar hitam dua larik menjuku,aku langsung menggunakan lompatan harimau dan menghindari serangan itu.tapi karna serangan itu tak jauh dari ku,aku masih merasakan panasnya dari sinar tu meski kena tanah dan dem dem.


aku masang kuda-kuda lagi dan siapkan jurus selanjutnya,karna aku yakin tak akan menang kalau dilawan dengan otot.aku memikirkan kemungkinan dan kalkulasi kekalahanaku.


Tak terasa sudah 20 jurus langsung,aku sudah terkoyak sana sini,dan begitu baju sihitam dah terkoyak sana sini.tapi yang aku lihat tenaga sihitam tak berkurang sedikit pun.tapi aku merasakan tenaga ku mulai berkurang.

Cuma segitu kesombonganmu bocah,robekan baju dan sedikit luka ini tak akan menumbangkanku “kata sihitam”

Hitam:”bocah tengik sudahi saja,dan pulang tidur yang nyenyak serta minum susu jangan lupa minta kelon ibu saja,kau masih terlalu bau kencur melawanku”

Aku:”mungkin mulut orang tua kebanyakan seperti itu sering ngigau padahal badan sudah tremor,napas sudah sengal-sengal,kadang jadi pelupa kadang juga pipis dicelana.udah lah hitam sana kamu kepanti jompo jin, itu lebih bagus”

Hitam:”dari dulu aku ingin sekali krobek mulutmu yang sering buat kupingku panas”

Aku:”apa kau mau robek kain lusuhmu itu silahkan”.


Aku mulai lagi jurus pembuka untuk jurus naga terbang,jurus pamungkasku sengaja aku buka jurus ini karna jurus ini yang bisa masuk serangan dan kuat pertahanan.aku buka mulai dari jurus pertama cakar besi naga,dengan fokuskan kekuatan tangan dan tameng diri untuk pertahanan.


Jurus ini cukup jitu buktinya sihitam dengan kalang kabut,dia mulai bingung mengira seranganku.karna ketika aku menyerang kearah kepala tapi muntir ke dada.ketika mengarah kekaki pergi ketangan.dan terus seperti itu sampai dia bingung.dan aku memang dari tadi mengumpulkan kesatu titik focus cakra.dan aku akan lepaskan semua tenagaku untuk menghajar sihitam.peluangku hanya sekali dan akan aku gunakan waktu dan timing yang tepat.


Saat aku selesai jurus ke tiga puluh dua,aku berhasil menendangnya keatas dengan tigapukulan keatas.dan mementalkan keudara.selanjutnya aku mulai buka ilmu pukulan naga.dan langsung aku lepaskan telak mengenainya.


Aku langsung ambruk ketanah karna semua tenagaku sudah aku habiskan.aku terengah-engah untuk berdiri lagi.tapi aku melihat sebaliknya tembakan tenaga dalam tadi bisa dibalikkan dan mengarahkan kepadaku.padahal kalian tau buat bangun saja aku tak mampu lagi,jadi aku hanya berfikir menyerap semua energiku yang dilepaskan.


gila tapi masih ada kemungkinan untuk berhasil.des,ternyata fikiran ku tak semudah kenyataan.rasa pukulan itu menyakitkan,bahkan aku berfikir apa aku akan mati,dan ketika sukma ini kalah maka akan mati juga.


Dan rencana itu berhasil dengan tepat.energi ku yang habis menjadi kembali berkali kali lipat bahkan aku mempunyai persai energi yang sampai menyala.aku bisa mengendalikan gerakanku lebih cepat dan bahkan tenagaku semua ini lebih kuat lagi.aku bahkan bisa melepaskan ajian yang terlarangku.maka dengan kepayahan aku lepaskan kelangit ajian itu dan kuarahkan segera ke sihitam.tapi sebelum aku melepaskan itu,sihitam sudah mengakui kekalahanya.padahal aku yakin dia belum tentu kalah.


Hitam:”hai bocah sialan aku mengaku kalah kau sudah menang diatas segalanya”

Aku:”mengakulah tua Bangka padahal kamu belum kalah mengapa menyerah”

Hitam:”apa nunggu kita sampai mati dulu,atau kita cacat seumur hidup,padahal dari kecil aku sudah mengabdi padamu”

Aku:”kau bukan budakku juga bukan pesuruhku,kau sahabatku”

Hitam:”cecunguk kecil baru kali ini aku merasakan dimahlukkan daripada sebuah alat perang”

Aku:”kau bukanlah alat perang,melainkan suadara seperjuanganku”

Hitam:”baiklah kita sudahi semua ini,dan lihat kembaranmu cecunguk kecil betapa bahagianya dia.karna kau bisa melebihku”

Aku:”terima kasih kau lakukan semua ini aku yang satunya,kau guruku terbaik”

Aku satunya:”ini sudah jadi tugasku sebaiknya aku pergi,dan kau mencariku dimana dan kau tau manggilku bagai mana.aku pamit dewasalah jadi lelaki yang bertanggung jawab”


Update dikit.
Terima kasih
12 0
12
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
cinta-dalam-penyesalan
Stories from the Heart
madu-yang-beracun
Stories from the Heart
one-more-hour
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.