alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.58 stars - based on 12 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5c34413bc82084115660f7ec/kisah-sedih-pengantin-di-palembang-quotwedding-organizerquot-kabur-tamu-tak-makan
Lapor Hansip
08-01-2019 13:20
Kisah Sedih Pengantin di Palembang: "Wedding Organizer" Kabur, Tamu Tak Makan
Past Hot Thread
Kisah Sedih Pengantin di Palembang: "Wedding Organizer" Kabur, Tamu Tak Makan

Hari bahagia di pesta pernikahan Ang dan FDL yang berlangsung di gedung Sukaria, kawasan IBA Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu (6/1/2019) kemarin diselimuti rasa marah dan malu oleh pihak kedua mempelai.


Sebab, wedding organizer (WO) MGD yang dikelola oleh RIY mendadak hilang bak ditelan bumi, hingga catering untuk tamu undangan yang menghadiri acara pernikahan ANG dan FDL tak makan.


Padahal, seluruh biaya kontrak kerja sama antara ANG dengan WO MGD telah dibayar lunas sebelum acara pesta pernikahan berlangsung.


Kompas.com sempat menemui ANG, mempelai pengantin wanita di kediamannya di kawasan Sako, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (7/1/2019) malam. ANG menceritakan kronologi kejadian.


ANG mengatakan mengenal RIY yang memiliki nama panggilan Uut dari teman kuliahnya sebelum melangsungkan pernikahan bersama FDL.

Tepat pada 28 Juni 2018 lalu, ANG membayar uang muka Rp 10 juta untuk kontrak kerja sama akad nikah hingga acara resepsi pernikahan korban. "Saya kenal dari teman kuliah dengan Uut. Menurut teman kuliah saya, dia (Uut) itu sudah lama bisnis WO dan pelanggannya banyak," kata ANG.

Atas dasar tersebut, ANG dan suaminya, FDL, menyepakati WO yang dikelola oleh Uut mengurusi seluruh acara hingga selesai.

Kepercayaan kedua pasangan pengantin itu pun bertambah setelah mereka juga mengunjungi rumah orangtua Uut di Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.

Kepercayaan kedua pasangan pengantin itu pun bertambah setelah mereka juga mengunjungi rumah orangtua Uut di Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.

Di sana, pakaian pengantin, hingga seluruh peralatan untuk acara pernikahan memang ada di rumah orangtua Uut.

"Waktu itu tak ada curiga sedikit pun. Jadi kontrak kami tanda tangani hingga akhirnya kami membayar uang muka," ujar korban.

Di dalam perjanjian kontrak tersebut, ANG akan membayar lunas biaya akad hingga resepsi satu pekan setelah acara selesai.


Namun, Uut meminta ANG untuk membayar lunas seluruh biaya kontrak dengan alasan sewa gedung.


Kecurigaan ANG mulai muncul. Ia pun meminta E-KTP milik Uut untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.


Setelah uang perjanjian dibayarkan lunas pada 26 Desember 2018 kemarin, Uut masih sempat menjalankan tugasnya, yakni menghias mobil pengantin, menata baju, dan persiapan menjelang akad nikah pada Jumat (4/1/2019) di rumah ANG.


Namun, saat acara resepsi berlangsung di gedung Sukaria, mendadak Uut hilang tanpa kabar dan meninggalkan acara begitu saja.


Akibatnya,1.000 tamu yang datang di acara pernikahan kedua korban terpaksa tidak menikmati santap siang lantaran catering yang dijanjikan oleh Uut tak kunjung datang.


"Jam 9 pagi, dia itu sempat datang lalu pulang dengan alasan mau ambil gaun pengantin, setelah itu tak datang lagi,"ujar korban.


Hingga menjelang siang, pihak keluarga ANG mulai risau. Seluruh makanan untuk tamu undangan masih kosong di atas meja.


Berulang kali pihak keluarga mencoba menghubungi Uut. Pelaku pun beralasan jika semua makanan sedang dimasak.


"Bilangnya masih digoreng, terus ditelepon lagi masih di jalan. Setelah itu tak aktif, sampai acara selesai tak juga datang,"kenang ANG. 


Dengan kondisi malu, pihak MC yang mengisi acara tersebut sempat mengulur waktu hingga pukul 13.00 WIB untuk mencari solusi dengan memesan nasi bungkus.


Namun, tak ada satu pun pihak rumah makan yang sanggup menyiapkan 1.000 porsi dalam waktu 1 jam.


"Karena sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, terpaksa MC mengumumkan. Maaf ada gangguan teknis sehingga hidangan makan siang tidak ada. Seluruh tamu sudah tahu dan maklum," tambah SL (85), kakek ANG.


Saat ini, pihak keluarga ANG dan FDL pun berencana melaporkan Uut kepada pihak kepolisian lantaran telah menjadi korban penipuan dari WO yang dikelolah Uut.


"Kami sudah siapkan pengacara, sekarang masih konsultasi untuk proses hukumnya,"ungkap SL.




Kasian bener, emang kurang ajar ini yang nipu emoticon-Lempar Bata

12
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 10
Lapor Hansip
08-01-2019 13:26
Wah sedih amat, pernikahan harusnya jadi hari bahagia yg paling dikenang
1
Lapor Hansip
08-01-2019 13:26
jidat black?
3
Lapor Hansip
08-01-2019 13:28
Semoga gak ada lagi wo wo tukang tipu emoticon-Blue Guy Smile (S)



































emoticon-raining
5
Lapor Hansip
08-01-2019 13:29
Quote:Original Posted By Sok.Art
Kisah Sedih Pengantin di Palembang: "Wedding Organizer" Kabur, Tamu Tak Makan

Hari bahagia di pesta pernikahan Ang dan FDL yang berlangsung di gedung Sukaria, kawasan IBA Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu (6/1/2019) kemarin diselimuti rasa marah dan malu oleh pihak kedua mempelai.


Sebab, wedding organizer (WO) MGD yang dikelola oleh RIY mendadak hilang bak ditelan bumi, hingga catering untuk tamu undangan yang menghadiri acara pernikahan ANG dan FDL tak makan.


Padahal, seluruh biaya kontrak kerja sama antara ANG dengan WO MGD telah dibayar lunas sebelum acara pesta pernikahan berlangsung.


Kompas.com sempat menemui ANG, mempelai pengantin wanita di kediamannya di kawasan Sako, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (7/1/2019) malam. ANG menceritakan kronologi kejadian.


ANG mengatakan mengenal RIY yang memiliki nama panggilan Uut dari teman kuliahnya sebelum melangsungkan pernikahan bersama FDL.

Tepat pada 28 Juni 2018 lalu, ANG membayar uang muka Rp 10 juta untuk kontrak kerja sama akad nikah hingga acara resepsi pernikahan korban. "Saya kenal dari teman kuliah dengan Uut. Menurut teman kuliah saya, dia (Uut) itu sudah lama bisnis WO dan pelanggannya banyak," kata ANG.

Atas dasar tersebut, ANG dan suaminya, FDL, menyepakati WO yang dikelola oleh Uut mengurusi seluruh acara hingga selesai.

Kepercayaan kedua pasangan pengantin itu pun bertambah setelah mereka juga mengunjungi rumah orangtua Uut di Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.

Kepercayaan kedua pasangan pengantin itu pun bertambah setelah mereka juga mengunjungi rumah orangtua Uut di Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang.

Di sana, pakaian pengantin, hingga seluruh peralatan untuk acara pernikahan memang ada di rumah orangtua Uut.

"Waktu itu tak ada curiga sedikit pun. Jadi kontrak kami tanda tangani hingga akhirnya kami membayar uang muka," ujar korban.

Di dalam perjanjian kontrak tersebut, ANG akan membayar lunas biaya akad hingga resepsi satu pekan setelah acara selesai.


Namun, Uut meminta ANG untuk membayar lunas seluruh biaya kontrak dengan alasan sewa gedung.


Kecurigaan ANG mulai muncul. Ia pun meminta E-KTP milik Uut untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.


Setelah uang perjanjian dibayarkan lunas pada 26 Desember 2018 kemarin, Uut masih sempat menjalankan tugasnya, yakni menghias mobil pengantin, menata baju, dan persiapan menjelang akad nikah pada Jumat (4/1/2019) di rumah ANG.


Namun, saat acara resepsi berlangsung di gedung Sukaria, mendadak Uut hilang tanpa kabar dan meninggalkan acara begitu saja.


Akibatnya,1.000 tamu yang datang di acara pernikahan kedua korban terpaksa tidak menikmati santap siang lantaran catering yang dijanjikan oleh Uut tak kunjung datang.


"Jam 9 pagi, dia itu sempat datang lalu pulang dengan alasan mau ambil gaun pengantin, setelah itu tak datang lagi,"ujar korban.


Hingga menjelang siang, pihak keluarga ANG mulai risau. Seluruh makanan untuk tamu undangan masih kosong di atas meja.


Berulang kali pihak keluarga mencoba menghubungi Uut. Pelaku pun beralasan jika semua makanan sedang dimasak.


"Bilangnya masih digoreng, terus ditelepon lagi masih di jalan. Setelah itu tak aktif, sampai acara selesai tak juga datang,"kenang ANG. 


Dengan kondisi malu, pihak MC yang mengisi acara tersebut sempat mengulur waktu hingga pukul 13.00 WIB untuk mencari solusi dengan memesan nasi bungkus.


Namun, tak ada satu pun pihak rumah makan yang sanggup menyiapkan 1.000 porsi dalam waktu 1 jam.


"Karena sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, terpaksa MC mengumumkan. Maaf ada gangguan teknis sehingga hidangan makan siang tidak ada. Seluruh tamu sudah tahu dan maklum," tambah SL (85), kakek ANG.


Saat ini, pihak keluarga ANG dan FDL pun berencana melaporkan Uut kepada pihak kepolisian lantaran telah menjadi korban penipuan dari WO yang dikelolah Uut.


"Kami sudah siapkan pengacara, sekarang masih konsultasi untuk proses hukumnya,"ungkap SL.




Kasian bener, emang kurang ajar ini yang nipu emoticon-Lempar Bata



Yang apes sih bukan pengantinnya tapi tamunya
udah kasih angpau tapi gak makan sama sekali
Bayangin aja 1000 tamu x 100rb/ tamu = 100 juta
Itu dengan asumsi pukul rata 100rb per tamu, belum kalau ada yg kasih 200 - 300rb.

Untung donk pengantinnya emoticon-Ngakak
Diubah oleh Crotaftermeting
1
Lapor Hansip
08-01-2019 13:34
Quote:Original Posted By Crotaftermeting
Yang apes sih bukan pengantinnya tapi tamunya
udah kasih angpau tapi gak makan sama sekali
Bayangin aja 1000 tamu x 100rb/ tamu = 1.000.000.000 ( 1 Milyar)
Itu dengan asumsi pukul rata 100rb per tamu, belum kalau ada yg kasih 200 - 300rb.

Untung donk pengantinnya emoticon-Ngakak


Kalo 1000 tamu artinya 500 undangan gan. 1000 dikali 100 ribu hasilnya 100 juta gan
9
Lapor Hansip
08-01-2019 13:35
Bisa gitu ya...sepertinya EO nya blm bayar catering , soalnya prosesi lainnya ada, mulai gedung dan dekor...apa kemungkinan EO nya diculik genderuwo tiba2 ilang.
4
Lapor Hansip
08-01-2019 13:38
Wkwkwkwkwkwkwkwkwk....
Quote:Original Posted By Crotaftermeting


Yang apes sih bukan pengantinnya tapi tamunya
udah kasih angpau tapi gak makan sama sekali
Bayangin aja 1000 tamu x 100rb/ tamu = 1.000.000.000 ( 1 Milyar)
Itu dengan asumsi pukul rata 100rb per tamu, belum kalau ada yg kasih 200 - 300rb.

Untung donk pengantinnya emoticon-Ngakak



1000 x 100.000 = 1 M....????

Sekolah dimana tong...????? emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
11
Lapor Hansip
08-01-2019 13:42
Balasan post barudaklieur80
turut berduka sama dia si gan
gara2 make ID crot series
jadi kebagi begonya ke dia

emoticon-Turut Berdukaemoticon-Turut Berdukaemoticon-Turut Berduka
1
Lapor Hansip
08-01-2019 13:42
Balasan post bimozbimo
Biarin aja gan, belum pernah merid dia emoticon-Leh Uga
2
Lapor Hansip
08-01-2019 13:44
Quote:Original Posted By avshunt
Wah sedih amat, pernikahan harusnya jadi hari bahagia yg paling dikenang


ini ga bakal pada lupa sih
3
Lapor Hansip
08-01-2019 13:44
Klo pakai wo jangan asal dengar katanya. Wo yg bagus tuh sdh punya portofolio acara2 yg mereka lakukan. Liat portofolionya dan bila perlu hubungi yg pernah pesan di wo itu.
4
Lapor Hansip
08-01-2019 13:47
Balasan post 4l.idiot
wkwkwkwkwk....iya jg ya
kebanyakan crot jd abis otaknya emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

btw crotafter meting artinya apaan yak???emoticon-Big Grin
1
Lapor Hansip
08-01-2019 13:48
kaco betul si wo
1
Lapor Hansip
08-01-2019 13:50
inget baik2...
DUIT TIDAK MENGENAL NAMANYA TEMAN, KELUARGA, KERABAT emoticon-Cool
7
Lapor Hansip
08-01-2019 13:54
Quote:Original Posted By fahm182
inget baik2...
DUIT TIDAK MENGENAL NAMANYA TEMAN, KELUARGA, KERABAT emoticon-Cool


Sangat bat emoticon-Ngakak
1
Lapor Hansip
08-01-2019 13:55
Quote:Original Posted By Crotaftermeting
Yang apes sih bukan pengantinnya tapi tamunya
udah kasih angpau tapi gak makan sama sekali
Bayangin aja 1000 tamu x 100rb/ tamu = 100 juta
Itu dengan asumsi pukul rata 100rb per tamu, belum kalau ada yg kasih 200 - 300rb.

Untung donk pengantinnya emoticon-Ngakak


Mana ada sik 1000 tamu ngasih amplop semua, yg ada undangan 400 yg keluarganya diboyong semua. Lagian mental ky lu org nikah ngarep untung...mana ada emoticon-Cape d...
2
Lapor Hansip
08-01-2019 14:00
Balasan post sfast
Quote:Original Posted By sfast
Klo pakai wo jangan asal dengar katanya. Wo yg bagus tuh sdh punya portofolio acara2 yg mereka lakukan. Liat portofolionya dan bila perlu hubungi yg pernah pesan di wo itu.


itu sudah....atau lgsg WO yg merupakan bagian dr manajemen gedung, jangan main ambil WO sembarangan hny krn menawarkan paket kompetitif tau2 zonk... atau mau lebih safe lagi pake manajemen ala kampung aja, bentuk panitia kecil keluarga atau tetangga, ngga kalah sama WO , lebih murah lebih safe emoticon-Cool
4
Lapor Hansip
08-01-2019 14:08
klo gw ni ya....gw balikin amplop dr tamuemoticon-Traveller
1
Lapor Hansip
08-01-2019 14:10
turut prihatin, mkny dulu pas ana nikah.. kluarga ngotot dikerjain sendiri smuanya. bnyak hal positiff.. krn jadi gotong royong mmbntu. ya smoga si korban cepet bisa ketemuan sm uut nya. bisa dibayagin hari yg harusny jadi hari baik dan ga dilupain jadi chaos dan malu.. smg ada hikmahnya
1
Lapor Hansip
08-01-2019 14:10
tak susah mengurus acara nikahan.tp yg punya acara tampak tak mau repot.. ya akibatnya gini.
kl g wo ngurus acara doank.soal makan ngurus yg lain lg.. soal mobil yg urus foto bridal nya.. emoticon-Malu
Diubah oleh langitnyabiru
0
Halaman 1 dari 10
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.