alexa-tracking
Food & Travel
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
3.8 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5c33147ef4d6957d6f4379a0/pertama-kali-ke-cianjur-amp-curug-citambur-naik-bus-dari-jakarta
Lapor Hansip
07-01-2019 15:57
Pertama Kali ke Cianjur & Curug Citambur Naik Bus dari Jakarta
Past Hot Thread
Pertama Kali ke Cianjur & Curug Citambur Naik Bus dari Jakarta


Gue nggak pernah ke Cianjur sebelumnya. Tapi sering dengerin cerita tentang daerah ini dari temen kantor yang memang asli sana. Sebagai orang asli Cianjur, dia cerita banyak hal tentang bagaimana kondisi pedesaan di sana yang masih alami dan jauh dari riuh ramai kota. Sebagai orang yang tinggal di kawasan pinggir Kota Jakarta selama kurang lebih lima tahun, imajinasi gue tentang cerita dia agak berlebihan sebenarnya. Rumah-rumah kecil yang jaraknya berjauhan, bukit-bukit berkabut, jalan setapak yang agak rusak, langit yang biru bersih, awan yang putih nggak kalah bersih, yang jelas udaranya pasti segar banget dan nyaman buat paru-paru gue yang selama ini ternodai oleh asap knalpot MetroMini dan Kopaja. 


Quote:"Kebetulan libur Natal ini gue mau pulang ke Cianjur. Mau ada reuni sama temen SMA dan mampir ke rumah kakak gue. Lo mau ikut nggak?"



Dia nawarin di satu momen makan siang di kantor. Gue nggak ada rencana apa-apa di liburan Natal kemaren dan nggak perlu lama-lama untuk menerima tawaran itu. Gue okein dan kita langsung susun rencana. Ketemuan di mana dan berangkat dari mana. Sebenarnya dia menawarkan opsi untuk naik sepeda motor dari Jakarta ke Cianjur. Tapi gue menolak opsi itu karena ini adalah pengalaman pertama gue ke sana. Memang sih naik motor tuh terdengar sangat menyenangkan dan seru. Terdengar sangat petualang sekali gitu lho. Tapi gue sendiri pun belum pernah naik motor menuju ke lokasi yang jaraknya sejauh itu. 


Quote:"Kita naik bus aja deh ya? Nggak apa-apa kan?"


Walaupun dia kayaknya agak nggak srek dengan opsi bus, tapi akhirnya kita naik bus juga. Hahahaha. Sial banget sebenarnya di hari itu, Sabtu 22 Desember 2018, kondisi jalanan Jakarta lagi najis-najisnya. Stuck banget di jalan dari Barat ke Timur Jakarta. Oke biar nggak salah paham, jadi karena kita konsep perjalanannya mau naik kendaraan umum banget, jadi kami ambil rute sebagai berikut:


Quote:DAY 1

TransJakarta: Halte Kebon Jeruk -  Halte Lebak Bulus - Halte Kampung Rambutan
Bus: Kampung Rambutan - Cianjur Kota - Tanggeung

DAY 2:

Bus: Tanggeung - Sinagar
Ojek: Sinagar - Pasir Kuda

DAY 3:

Bus: Pasir Kuda - Curug Citambur - Ciwidey - Leuwi Panjang - Jakarta


Perjalanan menuju Halte Kampung Rambutan sore itu bener-bener gila sih. Awalnya kami pikir Jakarta udah agak lowong nih soalnya orang-orang bermobil pasti sudah pada keluar kota atau keluar negeri buat libur panjang Natal. Tapi ternyata nggak semuanya ya. Masih banyak yang turun ke jalan yang akhirnya berimbas kemacetan yang nggak kelar-kelar. Perjalanan dari Halte Kebon Jeruk ke Halte Kampung Rambutan kami habiskan sekitar 3,5 jam. Stuck lama banget di TB Simatupang arah Pasar Rebo hari itu. Setelah itu lancar-lancar aja.

Pertama Kali ke Cianjur & Curug Citambur Naik Bus dari Jakarta


Nah, dari Kampung Rambutan kami naik bus Marita menuju ke Cianjur. Ongkosnya Rp 35 ribu. Sebenarnya bisa naik bus ini dari pinggir jalan di kawasan Pasar Rebo (dekat halte TransJakarta, di bawah jalan layang) tapi kata temen gue kalau naik dari sini bisa nggak dapat duduk. Jadi mending naik dari Kampung Rambutan aja. Jaminan dapat duduk. Dan bener, ketika kami naik busnya masih kosong. Kirain memang nggak terlalu banyak orang yang akan ke Cianjur hari itu. Tapi ternyata pas busnya udah jalan dan berhenti di Pasar Rebo, mendadak jadi penuh banget sampai ada yang nggak dapet tempat duduk.

Bus jalan dari Pasar Rebo via Jonggol sekitar jam 8 malem. Untungnya lewat jalan ini nggak terlalu macet. Nggak terlalu bisa liat banyak hal sih, soalnya udah malem juga kan. Memang ini waktu yang tepat untuk tidur. Pas bangun-bangun, busnya berhenti di rest area di kawasan Cikalong Kulon dulu selama beberapa menit. Cukup untuk makan di situ. Malam itu gue makan ikan tongkol, sayur tumis, pakai nasi putih dan minum teh anget sekitar Rp 22 ribu. Lumayan mahal juga sih kalau dipikir-pikir soalnya kalo warteg biasanya Rp 12 ribuan lah itu. Abis itu busnya jalan lagi menuju Cianjur kota dan kita sampai kira-kira sekitar jam 12:30-an di hari Minggu 23 Desember 2018.

Pertama Kali ke Cianjur & Curug Citambur Naik Bus dari Jakarta


Niatnya sih malam itu mau nyari penginapan aja. Soalnya badan gue rasanya udah kayak mau patah. Hahaha. Nggak terbiasa nih perjalanan jauh dan oper-oper bus kayak gini. Sementara temen gue ini kan udah pernah melakukannya jadi semacam terbiasa gitu.


Quote:"Ini belum sampai. Baru sampai kota. Ke Tanggeung masih empat jam lagilah!" katanya.


YA TUHAN AMPUNILAH DOSA-DOSA KAMI.

Badan gue kuat kok. Badan gue kuat kok.

Setelah turun bus dari Jakarta dini hari itu kita cari tempat istirahat dulu sekalian salat Isya. Sekitar jam 2 dini hari barulah naik bus menuju ke Tanggeung. Gue sendiri sebenarnya nggak ada agenda di Tanggeung. Maksudnya nggak akan kepikiran buat nyari-nyari tempat wisata itu. Soalnya kalau ini baru sampai Tanggeung sekitar jam enam pagi, gue nggak akan sanggup untuk lanjut jalan dan berwisata. Mending gue tidur aja. Sementara temen gue ada acara reuni sama temen-temen SMA-nya. 

Pertama Kali ke Cianjur & Curug Citambur Naik Bus dari Jakarta


Jadilah setelah sampai Tanggeung sekitar jam setengah enam pagi, kita turun di depan sebuah penginapan bernama Kaum di dekat pusat kota Tanggeung. Penginapannya bersih, ada Wi-Fi juga, dan terbilang murah untuk transit selama beberapa jam saja lumayanlah. Daripada nggak ada tempat tidur kan. Rate per malamnya sekitar Rp 100 ribu. Atau mungkin itu rate beberapa jam saja ya gue nggak nanya juga sih, temen gue yang ngomong sama resepsionisnya. Soalnya kita cuma stay di situ dari jam enam pagi dan cabut jam dua siang. Gue cuma numpang tidur pagi dan mandi. Temen gue bahkan enggak tidur sama sekali. Gue gak paham lagi dia manusia atau bukan.

Nah di hari kedua, rute kita adalah Tanggeung - Pasir Kuda. Di sini kita akan mengunjungi rumah kakak temen gue ini. Di sinilah gue baru merasakan sisi Cianjur yang lebih pedesaan. Dari Tanggeung harus naik bus dulu ke pertigaan Sinagar. Nanti dari situ lanjut bus lagi yang menuju Ciwidey dan turun di pasir kuda. Tapi karena kita kayaknya kesorean atau gimana gue nggak paham juga, nggak ada bus sama sekali yang melintas. Akhirnya kita naik ojek dari pertigaan itu menuju ke Pasir Kuda dengan tarif Rp 40 ribu satu motor. 

Treknya itu ya.... wow.... luar biasa banget. Gue nggak pernah naik motor bebek dengan trek yang ekstrem kayak gitu. Tanjakannya bener-bener curam udah gitu jalannya juga nggak rata. Aspal tapi rusak gitu. Gue sempat diketawain sama tukang ojeknya karena megangin jaket dia kekencengan.


Quote:"Santai aja mas. Nggak akan jatoh," katanya.

"Ya tapi saya ngeri aja mas soalnya nggak biasa," jawab gue.


Naik motor dari pertigaan Sinagar ke Pasir Kuda ini memakan waktu sekitar 45 menit? 1 jam? Gue nggak perhatiin deh. Soalnya sibuk deg-degan. Wahahahha. Tapi sekitar lima belas menit berselang sejak tanjakan ekstrem pertama yang gue dan abang ojek lewati, gue langsung terbius dengan pemandangan dari atas jalan yang kita tanjak tadi. Wah bagus men.

Pertama Kali ke Cianjur & Curug Citambur Naik Bus dari Jakarta


Hari itu karena habis hujan dan matahari sudah jelang terbenam, kabut sudah mulai naik dan pemandangan dari atas tuh kayak hamparan pepohonan dan sawah yang ditutupi kabut gitu. Gue pernah lihat pemandangan kayak gini waktu ke Punthuk Setumbu beberapa tahun yang lalu. Tapi yang ini feel-nya beda banget. Ada nuansa sejuk dan tenang banget. Udaranya juga beneran terasa bersih. Ditambah lagi aroma khas tanah ketika hujan. Nggak akan dapet nih gue di Jakarta! Pas banget sebelum sampai di rumah, matahari terbenam tampak dari balik kepulan awan. Harusnya gue di sini sama orang yang gue suka ya, bukan sama abang ojek.

Pertama Kali ke Cianjur & Curug Citambur Naik Bus dari Jakarta


Besoknya, setelah bermalam di rumah temen kakak gue itu di Pasir Kuda, kita mutusin buat break dulu sehari dan istirahat. Gue manfaatin buat tidur. Hahahah. Liburan macam apa. Ya mon maap tapi gue kurang tidur banget dan badan gue nggak tahan men. Lusanya kita melanjutkan perjalanan sekalian pulang ke Jakarta. Tapi kali ini rutenya nggak lewat Cianjur kota lagi, tapi lewat Bandung. Nah kita naik bus dari Pasir Kuda (desa Sukajadi kalo nggak salah deh namanya) - Ciwidey, dengan turun dulu di Curug Citambur. Dari desa tempat kakak temen gue itu tinggal ke Curug Citambur sekitar sejam deh. Sebenarnya deket tapi karena jalannya jelek banget jadi kayaknya lama aja gitu pergerakan dari bus itu. 

Ini pertama kalinya gue ke Curug Citambur anyway. Gue pernah lihat foto-fotonya di Instagram dan memang tertarik ke sini. Temen gue, sebagai masyarakat lokal Cianjur, juga sangat membanggakan tempat ini dan sering ngajakin ke situ. Beruntung gue, dia hari itu lagi baik dan mau ngajakin gue ke Curug Citambur. Masuk ke Curug Citambur nggak mahal cuma Rp 10 ribu. Di dalam menuju ke bawah curug-nya nanti bayar lagi Rp 5 ribu soalnya ada area tempat foto-foto yang dimiliki oleh perseorangan. Ya Rp 15 ribu mah affordable banget lah.

Pertama Kali ke Cianjur & Curug Citambur Naik Bus dari Jakarta


Hari itu kebetulan hujan deras tapi karena kami nggak mau buang-buang waktu akhirnya nerabas hujan menuju ke area curug. Kebetulan ada pedagang jas hujan di salah satu kios suvenir jadi beli dulu Rp 15 ribu. Lumayan agar tidak terlalu lepek. Karena malas kalau nanti fotonya jelek. Hahahaha. Karena lagi hujan, nggak terlalu banyak orang di kawasan curug. Oke banget sih kondisi ini buat foto-foto. Relain hape basah-basah dikit kena air hujan demi konten. 

#AnakZamanNow

Pemandangan Curug Citambur adalah salah satu yang oke banget buat konten Instagram. Nggak terlalu susah juga untuk mencapai curugnya karena nggak harus nanjak yang berlebihan. Pemerintah Daerah sudah bikin trek buat ke curug sangat nyaman dan mudah dijangkau. Gue memanfaatkan momen hari itu buat menghirup banyak-banyak udara segar dengan harapan paru-paru gue bisa terdetoksifikasi dan semua bekas-bekas asap knalpot MetroMini dan Kopaja segera hilang dan terkikis sampai habis.

Agak susah buat ngeluarin kamera mirrorless dalam kondisi gerimis dan kena cipratan air dari curugnya. Tapi anyway gue lakukan juga demi beberapa foto bagus buat konten. 

Pertama Kali ke Cianjur & Curug Citambur Naik Bus dari Jakarta


#AnakZamanNow

Akhirnya rasa capek dalam perjalanan berjam-jam dari Jakarta kemarin terbayar juga dengan pemandangan Curug Citambur. Kapan-kapan pasti gue balik lagi. Nanti gue bawa drone deh supaya bisa dapet foto-foto majestic kayak orang-orang di Instagram.

Setelah hujan selesai, kami cabut dari curug untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta lewat Ciwidey. Ketika bus kami melintasi jalanan berlubang dan sempit dan serem dan licin dari Pasir Kuda ke Ciwidey, gue baru sadar kalau memang seharusnya perjalanan ini dilakukan naik motor saja. Karena pemandangan di sebelah kanan sepanjang jalan itu keren banget. Bukit-bukit berkabut dan kebun teh. Ingin rasanya berhenti dari bus dan turun sebentar buat foto. Tapi, yah, hahahahahah, kan gak bisa gitu juga.


Quote:"Nanti kalo lo masih bersedia ngajak gue ke sini, kita naik motor aja ya. Pastikan bukit itu masih berkabut jadi gue masih bisa foto." kata gue.



Pertama Kali ke Cianjur & Curug Citambur Naik Bus dari Jakarta

18
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
Lapor Hansip
09-01-2019 22:30
nice ane buat reprensi emoticon-2 Jempol
1
profile picture
Lapor Hansip
10-01-2019 07:09
apa harus 1500 karakter ya min...untuk bikin threadnya?
0
Lapor Hansip
10-01-2019 08:31
wuih curug braay
0
Lapor Hansip
10-01-2019 08:37
mantaaaap, mudah2an ga mahal biaya masuk atau parkirnya, sprti curug2 di daerah bogor
1
profile picture
Lapor Hansip
10-01-2019 08:39
dulu ane ke cianjur dari bandung ke sepeda, cuman nyampe alun alunnya, pas mau d lanjut gak cukup waktunya, wah klo tau curug itu, dulu kesana emoticon-Big Grin
1
profile picture
Lapor Hansip
10-01-2019 08:42
ane udh 2x lebih ke curug citambur, suasananya memang pedesaan banget emoticon-Big Grin
belum pernah ke bawah gt gan, nnt insya Allah ane ke bawah sana deh

anyway, udh liat foto penampakan bidadari di curug dari warga lokal belum gan!?
cantik banget loh, 2-3x artis sinetron deh emoticon-Wowcantik
Diubah oleh sepfianh
1
profile picture
Lapor Hansip
10-01-2019 08:47
Bagus ya pemandangannya
0
Lapor Hansip
10-01-2019 08:50
salah satu curug yg ane pengen datengin gan. cuma emg jarak tempuhnya yg lumayan klo naik motor ( ane di bandung ). emoticon-Cape deeehh
emg keren nih curug emoticon-2 Jempol
-1
Lapor Hansip
10-01-2019 08:51
masi presh ne,
0
Lapor Hansip
10-01-2019 08:52
ane ke curug citambur via ciwidey gan..
lewat rancabali sekalian transit sih..
emang bner klo ke sana enak pake roda 2 gan lebih dapet feelnya..
klo naik mobil apalagi umum semacam elf yg empèt pindang dijamin jackpot klo yg gk biasa...
0
Lapor Hansip
10-01-2019 08:55
asri tempatnya.
tapi sayang saiya belom pernah maen kesana
jauh dr rumah
0
Lapor Hansip
10-01-2019 09:02
oke juga
0
Lapor Hansip
10-01-2019 09:02
njir cakep gan view nya...pgen dah ke curuq nya
Diubah oleh shiva124
1
Lapor Hansip
10-01-2019 09:04
Quote:Original Posted By sepfianh
ane udh 2x lebih ke curug citambur, suasananya memang pedesaan banget emoticon-Big Grin
belum pernah ke bawah gt gan, nnt insya Allah ane ke bawah sana deh

anyway, udh liat foto penampakan bidadari di curug dari warga lokal belum gan!?
cantik banget loh, 2-3x artis sinetron deh emoticon-Wowcantik


Gan. Rekomendasj bagusnya naik Motor, mobil, atau ngeteng kaya TS?

Dan di sana ada penginapan gak?
0
Lapor Hansip
10-01-2019 09:05
Jauh ngga bre?
0
Lapor Hansip
10-01-2019 09:09
enak ya alam alam ., udah lama ga gitu jadi pengen
0
Lapor Hansip
10-01-2019 09:10
Gawat nih, baca thread ini jd pengen jln". emoticon-Ngakak

Pabrik Koper
0
Lapor Hansip
10-01-2019 09:11
Balasan post sepfianh
Quote:Original Posted By sepfianh
ane udh 2x lebih ke curug citambur, suasananya memang pedesaan banget emoticon-Big Grin
belum pernah ke bawah gt gan, nnt insya Allah ane ke bawah sana deh

anyway, udh liat foto penampakan bidadari di curug dari warga lokal belum gan!?
cantik banget loh, 2-3x artis sinetron deh emoticon-Wowcantik


di pengalaman pertama ane juga berasa banget pedesaannya. dan ini yang ane cari nih! coba turun ke bawah enak banget buat menyendiri (yaaaaaaaaaa).

penampakan bidadari curug sih belom ya muahahaha kemaren cuma penampangan mamang mamang.
0
Lapor Hansip
10-01-2019 09:11
Balasan post langkasenenge
Quote:Original Posted By langkasenenge
Jauh ngga bre?


kalo dari jakarta dan pake rute yang ane tulis di atas sih jauh rasanya. soalnya pulang2 ane pegel dan harus pijet. muahahahha
0
Lapor Hansip
10-01-2019 09:13
Balasan post gimdolanan
Quote:Original Posted By gimdolanan


Gan. Rekomendasj bagusnya naik Motor, mobil, atau ngeteng kaya TS?

Dan di sana ada penginapan gak?


kalo menurut ane sih, enak kalo emang pake motor. terus rutenya lewat ciwidey gan. soalnya pemandangannya lebih menarik. kalo kata temen ane yang orang cianjur, di sekitaran sana belum banyak penginapan (gatau kalo rumah warga). tapi kalo di ciwidey kan lumayan banyak tuh. rutenya dari ciwidey juga mudah kalo naik motor.
1
Halaman 1 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.