alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
681
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bb44073dad770f16c8b4587/portal-ladunidiary-sesion-i
Pengantar kata... Assalamu'alaikum,wr.wb,salam sejahtera,om swastiastu. Cerita ini adalah cerita real pengalaman dari penulis akan tetapi tentu saja dalam penyampaiannya mungkin nantinya akan banyak gambaran-gambaran fiksi,hal itu dilakukan agar sahabat  bisa mensugestikan diri berada di tempat kejadian yang sebenarnya,dengan demikian pembaca dan penulis seolah berada di tempat yang sama dan seol
Lapor Hansip
03-10-2018 11:07

PORTAL LADUNI(diary): SESION I by.Hetlan Suryadi,SP.

PORTAL LADUNI(diary): SESION I
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
Pengantar kata...

Assalamu'alaikum,wr.wb,salam sejahtera,om swastiastu.

Cerita ini adalah cerita real pengalaman dari penulis akan tetapi tentu saja dalam penyampaiannya mungkin nantinya akan banyak gambaran-gambaran fiksi,hal itu dilakukan agar sahabat  bisa mensugestikan diri berada di tempat kejadian yang sebenarnya,dengan demikian pembaca dan penulis seolah berada di tempat yang sama dan seolah mengalaminya bersama sama sebagai pelaku bukan hanya sekedar pembaca cerita. Mungkin isi dari cerita nanti banyak yang mirip dengan isi cerita dari blog/buku yang menyuguhkan materi bacaan serupa. Tapi percaya atau tidak itu adalah kebetulan semata,tidak bisa kita pungkiri setiap manusia mempunyai jalan hidup dan cerita hidupnya masing-masing,akan tetapi dari sekian banyak manusia tentulah banyak juga kejadian serupa yang di alami,terutama jika itu berhubungan dengan dimensi lain/astral/ghaib. Misalnya saja seorang indigo dari lahir dengan seorang laduni mereka sangat berbeda dalam segi keilmuannya tapi,untuk penerapan sangatlah mirip,artinya kejadian-kejadian yang dialaminyapun akan mirip.
Karena itu perbedaan dan kesamaan janganlah menjadi sebuah perdebatan,begitu pula dengan isi cerita ini nanti,penulis hanya ingin berbagi pengalaman yang dituangkan dalam bentuk sebuah cerita,tulisan ini bukan untuk diperdebatkan atau diperbandingkan dengan tulisan serupa. Mari kita berpikir dewasa dan menganggap ini hanyalah sebuah cerita dongeng sahaja.
Salam Damai...
Penulis

Hetlan Suryadi.SP

 
SESION 1.
PART.1
AWAL DARI PERJALANAN SUPRANATURAL KU
<<<....................................................................................................>>>
Malam itu seperti malam biasa sepulang kerja aku langsung mandi,sholat magrib dan makan-makanan yang sudah disiapkan istriku, nonton tv bersama sambil main dengan anak yang masi lucu-lucunya. Terdengar olehku suara orang-orang berbincang agak ramai,kutanya pada istriku kenapa ada banyak orang datang kerumah sebelah?..jawabnya rumah sebelah lagi ada tamu katanya orang jauh dari kudus,mereka sedang melakukan aktifitas pengobatan alternatif ya gaib-gaib gitu...,lantas aku menjawab aku penasaran boleh aku lihat kesebelah,jawab istriku lihat aja tapi pulang jangan malam.
Kemudian aku langsung ganti baju dan pergi kerumah sebelah,maklumlah waktu itu aku masi tinggal di perumnas jadi rumahnya berdempetan aku tinggal membuka pagar samping dan langsung masuk kehalaman rumah tetangga sebelah. Dengan rasa penasaran yang tinggi aku memperhatikan kegiatan pengobatan yang sedang berlangsung,selain tetanggaku  aku melihat seorang lelaki dengan perawakan yang tidak begitu tinggi,berkulit hitam dan muka menampakan perwajahan orang jawa,ia berpakaian biasa saja hanya menggunakan kopyah,kokoh dan sarung jauh dari kesan pakaian seorang ahli di bidang kegaiban atau spiritual yang sering aku lihat di tv,kulihat beberapa kali orang itu berpapasan pandangan dengan ku,setiap berpapasan aku selalu meraskan ada semacam getaran dalam diriku,dadaku terasa panas,dan perasaanku cemas. dari jam 8 malam sampai jam 11 malam itu aku perhatikan berbagai macam orang datang minta bantuan pengobatan ada yang amandel,ada yang diikuti mahluk ghaib,ada yang meminta jimat dsb.

 Setelah penerimaan tamu di tutup aku pun berniat pulang kerumah ku,dan tiba-tiba dari dalam rumah itu ada suara seseorang memanggil namaku. Aku kenal itu suara tetanggaku dan aku langsung berbalik melihat kedalam "iya mang" jawabku,dia memang kupanggil mamang alias paman karena usianya terpaut jauh dari ku,bisa dikatakan dia sebaya dengan adik bapakku."sini masuk dulu cepat benar pulangnya",kujawab "udah malam mang kali tamunya mau istirahat juga", dia jawab lagi "justru itu mas *li  yang menyuruh kamu masuk dia ingin ngobrol" kujawab "ooh"iya mang". Sambil mengucap salam lantas aku masuk dan kusalami orang yang di panggil tetanggaku M*s Ali tadi.

Aku duduk di kursi pas dihadapan orang tadi. Ia langsung bertanya kepada ku"nama kamu siapa",asalnya dari mana?" langsung pertanyaannya bertubi-tubi seolah memang sudah dia persiapakan sedari tadi. Tapi ada pertanyaan yang tidak bisa kujawab saat itu,dia bertanya "itu sinar kuning yang menyelimuti badan kamu,kamu dapat dari mana?"sontak aku kaget sinar yang dimaksud sinar apa ya mas,saya gak ngerti maksudnya. Perasaan penasaran sudah mulai timbul di fikiranku. Terus dia bilang lagi "Dari tadi sambil melakukan pengobatan saya itu memperhatikan kamu,karena saya melihat dari badan kamu itu keluar sinar kuning seperti sinar emas" begitu katanya. lau dia menjelaskan sedikit "orang-orang yang badannya di selimuti sinar kuning itu biasanya mempunyai kemampuan supranatural atau spiritual, nah kamu sendiri pernah berguru atau keluaran pesantren,atau padepokan mana?" Sehingga mendapatkan aura kuning itu. Lantas saya jawab,"saya ga ada guru mas,juga ga pernah mondok atau masuk padepokan.

Mendengar jawaban saya mas Al* langsung diam dan seperti melakukan penerawangan gaib yang saya lihat di tv. saya pun cuman diam aja ga berani mengganggu konsentrasi dia. Selang beberapa menit Dia kembali bicara,itu di belakang kamu ada dua sosok khodam wujudnya seorang kiyai dan seorang nyai, apa kamu sering bertemu dgn mereka ya dalam mimpi misalnya? saya jawab kalu putrinya sih pernah sesekali ga sering sih,kalo kiyainya belom.nah sinar itu berasal dari mereka berdua,saya  sudah komunikasi dengan mereka katanya, mereka itu adalah sepasang khodam mustika merah delima,dan mereka minta agar mereka di satukan dengan kamu,nanti setelah disatukan mustika merah delimanya akan di munculkan sebagai media atau tanda kalau mereka mengabdi keapada kamu,begitu katanya.

 Aku makin bingung dengan penjelasan tersebut.Timbullah pertanyaan-pertanyaan yang harus aku tanyakan kepada mas *li."mereka asalnya dari mana mas,terus tujuan mengikuti aku apa mas,terus kalau aku menerima mereka efeknya terhadap aku apa?, Pertanyaan satu-satu kata mas a*i,nanti mereka yang akan jawab dan saya yang akan menyampaikan kepada kamu,istilah saya sbagai penerjemahnya karena kamu belum mampu berkomunikasi dengan mereka,ini jawaban mereka : kami adalah khodam mustika merah delima yang dulunya dimiliki oleh Kakek dari ibumu,dahulunya kami membantu kakek buyutmu menjadi orang yang terpandang di masanya,dia seorang dukun besar di desa maras jambat akar seluma,hampir semua kegiatan pengobatan,pertarungan, dan sebagainya kamilah yang membantu kakekmu melakukannya.

Memang sih ibu ku,pernah cerita sedikit tentang kakek buyutku,meurut ceritanya kakek buyutku memang seorang aktivis spiritual di masanya. Singkat kata malam itu banyak pertanyaan dan informasi yang kudapat dari mas a*i,tentang masalah dunia pergaiban baik itu asal-ususl,hukumnya dalam  agama ,dan membongkar siapa sebenarnya sosok ghaib yang katanya selama ini sudah mengikutiku..Oh ya mas *li adalah keturunan ke-9 dari sunan Kalijaga (raden sahid) dan istrinya adalah keturunan ke delapan sunan kudus dan menetap di kudus,di kampung nya ia dikenal sebagai yai *li. Tidak banyak waktu kami ngobrol karena besoknya beliau sudah harus pulang ke kudus,pesan beliau nanti kalo sudah sampai di kudus dia akan menelpon aku kembali.

Selang tiga hari setelah pertemuan malam itu benar saja, mas al* menelponku,katanya aku di perintahkan untuk duduk dan puasa mutih selama tiga hari,saat kutanya tujuannya beliau tidak menjawab katanya dia tidak boleh menjelaskan kpd ku,ikuti saja nanti semua jawaban akan kamu dapat selama tiga hari itu,selama tiga hari itu aku harus berzikir pada setiap malamnya,dan malam terakhir aku tidak boleh tertidur sampai terdengar suara azan subuh,aku bingung dengan perintah tersebut karena harus dilakukan ditempat yang sepi,sedangkan dirumahku ada istri dan anakku yang masi sering nangis malam minta nyusu ke ibunya. Beruntungnya waktu itu istriku sedang libur panjang sekolah karena iya seorang guru. Jadi aku minta agar selama tiga malam mereka menginap di rumah mertuaku. Setelah kuceritakan maksudku istriku pun menuruti keinginanku.
Selama dua malam ritual zikirku tidak banyak penemuan yang kudapati,hanya ada perasaan merinding dan beberapa kali kelebatan bayangan saja. Pada sore hari yang ke tiga aku di telpon lagi,kataya malam ini aku harus siap-siap apapun yang terjadi dan dilihat jangan pernah berhenti berzikir apa lagi sampai lari,penasaran makin besar di benakku sedangkan untuk mendapatkan jawaban langsung tidak bisa karena mas al* tidak diperbolehkan menjelaskannya padaku.
 
Malam itu terasa agak aneh setelah berbuka aku ga boleh merokok dulu, harus tetap berada di sajadah sampai azan isya tiba dan langsung mendirikan shalat isya setelah itu barulah boleh istirahat sebentar sekitar 25 menit kemudian lanjutkan lagi berzikirnya. Kira-kira jam 01 teng WIB. Suasana mistisnya sangat terasa,hembusan angin sayup,dari belakang dan depan ku sangat terasa,kelebatan bayangan makin banyak kulihat,tubuhku terasa tebal merinding,kulitku serasa di tusuk-tusuk jarum,tiba-tiba pandanganku menjadi benar-benar gelap dan seketika aku merasa tubuhku ringan sangat ringan, tanpa kusadari kenapa sekarang suasana menjadi terang,aku ingat tadi aku berzikir dalam keadaan semua lampu di matikan dan gelap, aku kaget ternyata posisiku berada di atas plafon rumah dan melihat kebawah aku melihat aku sendiri yang sedang duduk diam tak bergerak sambil memegang tasbih,tapi tasbih itu tidak berjalan.

 masi dalam keadaan kebingungan dengan yang terjadi,aku lebih di bingungkan kenapa penglihatanku bisa menembus semua dinding,tembok,aku melihat tetangga yang sedang tidur terlelap,dan penglihatan jauh yang lain. Sontak aku terkaget tiba-tiba dari sisi belakangku terdengar suara "Assalamu'alaikum Anakku" reflek aku menjawab "walaikum salam" "mari ikut kakek sebentar" itu perkataanya selanjutnya,dipegangnya tanganku dan tiba-tiba aku berada di lokasi yang berbentuk sebuah kampung yang suasana jaman dahulunya sangat ketara,aku berjalan mengikuti kakek tersebut banyak orang melihatku mereka semua tersenyum tapi tidak bicara satu katakapun.Kemudian sampai di tengah-tengah desa kami berhenti di depan sebuah rumah panggung yang besar sekali di awal tangga ada dua orang lelaki berdiri seperti sedang berjaga,mereka berpakaian seperti prajurit melayu,lantas kami naik kerumah tersebut di dalam rumah aku melihat hidangan makanan yang banyak sekali semua terhidang di lantai tidak di atas meja. Kemudian seorang laki-laki tua datang menyambut kami,lalu di susul pula dengan seorang perempuan yang berparas cantik dan sangat cantik dengan wajah tirus dan kulit putih kuning,bibirnya merah rapi,dan bermata bening,rambutnya terurai lurus lebih sebahu iya memakai kemben warna merah pink lelaki manapun yang melihat aku pastikan akan terpesona dengan kecantikannya, selintas seperti bidadari yang aku lihat di sinetron jaka tarub tv,berharap dia akan menyapaku tetapi ternyata tidak...hadeeh...disaat seperti ini pun ternyata fikiranku masi konyol.

 Tanpa ada bicara mereka lalu berjalan mendahului kami untuk turun dari rumah kamipun mengikutinya,sampai di tepi sebuah sungai kakek yang tadi menjemputku memberikan selembar kain putih,kemudian menunjuk kearah sungai aku tau ini isyarat menyuruhku mandi. aku turuti isyarat kakek itu. setelah mandi aku dihampiri perempuan tadi dia menyodorkan seperangkat pakaian yang di taruh dalam nampan,tapi perempuan itu tidak mau melihatku dia hanya tersenyum sambil melihat kearah sungai. Aku pun langsung memakai pakain yang di berikan itu,ternyata itu pakaian adat melayu mirip sekali dengan pakaian seorang penganten laki-laki melayu.untungnya baju,celana,dan ikat kepalanya semua pas di badanku. Dan kami pun kembali kerumah tadi.
Dari kejauhan rumah tadi sudah terlihat tapi kenapa di depan rumahnya banyak sekali yang berkumpul,dan suara gendang serunai yang bertubi-tubi,di tengah-tengahnya ada sebuah meja yang di atasnya ada sejenis nasi tumpeng warna kuning,dan dikelilingi dengan berbagai buah dan makanan yang di bungkus daun pisang. Yang saya heran kenapa semua orang yang ada semua tersenyum melihat kedatangan kami,setelah sampai di depan meja tersebut kami berhenti, aku melihat disekelilingku masyarakat desa semua berpakaian melayu laki dan perempuannya semua bagus dan cantik-cantik. Aku melihat di atas rumah di terasnya berjejer orang-orang berpakaian aneh melihat kami, ada yang berpakaian serba hitam,ada yang berpakaian putih,ada yang berpakaian kuning memegang tongkat bambu kuning dan duduk di atas kursi yang terbuat dari bambu warna kuning,ada para putri-putri dan masih banyak lagi,tiba-tiba orang yang berpakaian kuning memberikan isyarat dengan lambaiyan tangan isyarat acara di mulai.
 
Kakek tadi yang ternyata adalah kakek buyutku, memberikan isyarat dengan perintah dia mengatakan "anakku tunjukkan siapa dirimu,kamu adalah seorang laki-laki,maka haram bagimu untuk mundur dari medan pertempuran,tidak usah takut dan ragu gunakan semua yang kami titipkan sejak kau lahir,saat inilah kau bisa mengetahuinya dan di duniamu nanti pertarungan-pertarungan yang lebih dahsyat akan banyak kau temui, kau cukup berniat minta lah semua senjata, ilmu,ajian dengan yang maha kuasa insyaAllah yang kau inginkan akan kau dapatkan. Karena di dalam dirimu sudah ada semua inti mustika,inti ajian,inti senjata,maka gunakanlah"  di seberang meja sana aku melihat 7 orang lelaki berbadan kekar dan berpakaian hitam dalam hati aku bertanya mereka kah yang akan menjadi lawanku" hmmmmm rasa gentar itu pasti ada.

 Satu di antara 7 lelaki tersebut berdiri dan berjalan ketengah gelanggang aku pun bergerak maju pula,laki-laki ini tidak memakai senjata apapun jadi aku merasa agak tenang,pikirku "yah paling nanti aku bonyok dipukulin dia". Sampai di tengah gelanggang kami bertemu dan bersalaman lalu kami mundur 3 langkah ke belakang,aku melihat laki-laki itu sudah memasang kuda-kuda dengan gaya silat melayu,sesuai kata kakekku tadi mintalah semua kepada Allah, aku pun memejamkan mata berdoa agar di berikan karomah kemampuan ilmu yang sama dengan lawanku. Sontak tangan dan badan ku bergerak sendiri pertarunganpun terjadi yang semula aku tidak bisa apa di sini aku menjadi seorang pendekar dunia persilatan,pertarungan dengan tangan kosong ini berlangsung lama jurus demi jurus sudah dikeluarkan sampai pada akhirnya aku mendapatkan sebuah celah untuk membuang serangan dan langsung memfokuskan pukulan tangan kananku kedada lawan ku,dan benarlah laki-laki itu langsung berteriak dan tiba-tiba melompat keluar dari gelanggang anehnya yang kulihat kenapa orang itu dari belakang terlihat seperti seeokor harimau belang sumatera dan langsung menghilang ke belakang rumah masuk ke hutan.

 Belum sempat aku berfikir panjang tiba-tiba dua lelaki yang masi duduk di kursi tadi sudah bearada di hadapanku,tanpa banyak bicara mereka langsung menyerangku,keduanya memakai senjata berupa tombak dan cemeti,ada niat untuk berlari dari gelanggang tersebut tapi aku teringat pesan kakekku tadi, haram hukumnya berlari dari medan pertempuran,tanpa sempat berdoa aku langsung di serang bertubi-tubi tapi anehnya semua serangan itu bisa aku tepis dan sesekali melemparkan tendangan kearah mereka,aku berfikir tidak mungkin menang jika aku tidak mempunyai senjata,dan tiba-tiba kakiku menginjak sebuah benda keras,sempat kulihat ternyata itu adalah sebuah tongkat yang kepalanya berbentuk kepala burung garuda. tanpa pikir aku langsung mengambil tongkat itu,setelah tongkat itu ada ditangan aku merasakan hawa aneh dingin menyelubungi tangan sampai kebahuku, dan gerakanku seperti gerakan seekor burung elang yang sedang menari,loncat sana sini sambil mengelakkan serangan lawanku,benar saja satu lawan ku telak terkena pukulan tongkatku langsung berteriak dan lari keluar gelanggang,belum lama aku juga mendapatkan sela untuk menyapu kaki lawan yang satunya lagi,ia terjatuh dan belakangnya kupukul dengan tongkatku kejadian serupapun terjadi dia langsung berubah wujud mnejadi seekor harimau sumatera dan melompat keluar gelanggang atau arena.
Belum lagi sempat aku mengambil nafas tiba-tiba keempat lelaki yang tersisa sudah mengepungku dengan posisi 2-1-2 berubi-tubi mereka menyerangku kali ini mereka semua bergerak seperti mengeluarkan jurus masing-masing ada yang bertingkah seperti macan,ada yang seperti monyet,ada yang seperti ular,dan satu lagi bertingkah seperti seekor belalang concorang. Dalam hati aku menggerutu ini adalah pertarungan yang tidak adil 4 lawan 1,aku melihat ke arah kakekku dan dia hanya tersenyum,hanya dengan satu senjata tongkat mungkinkah aku bisa mengalahkan mereka? ya Allah berilah hamba tambahan kekuatan untuk bertarung disini ya Allah,itu do'aku dalam hati dan tiba-tiba belakangku seperti menyentuh  bersandar pada seseorang,wangi ya..bau wangi bunga yang tercium di hidungku aku sempat menoleh tapi wajah yang bersandar padaku tidak bisa aku lihat karena wajah kami saling membelakangi,tapi dengan aroma wangi tersebut dia adalah seorang wanita,dan dalam fikiranku siapa dia dan dari warna pakaianya aku berharap itu wanita yang tadi mengikuti kami kesungai,agh....nantilah yang penting ini adalah jawaban do'a ku untuk memenangkan pertarungan ini.

Lama pertarungan terjadi sekarang 2 lawan 4 ya lumayan pikirku ada tambahan kekuatan,dengan senjata tongkatku dan wanita tadi bersenjatakan sebuah selendang,selendang itu menari kesana kemari memecut lawannya,dan akhirnya kamipun memenagkan pertarungan ini hal yang sama pun terjadi dengan lawan kami.
Aku baru bisa melihat wajah perempuan yang bertarung bersamaku,ternyata benarlah dia yang ada di dalam fikiranku. setelah saling tatap sebentar perempuan itu langsung menarik tanganku kearah depan rumah,dan diikuti kakekku dari belakang.
Kemudian lalu kami dipersilahkan naik kerumah tinggi tersebut,semua yang ada di situ tersenyum,berbisik sesama mereka ntah apa yang mereka bisikan akupun tak tahu, sampai di dalam rumah aku disuruh kakekku masuk kesebuah ruangan,dan anehnya hanya aku dan perempuan tadi yang namanyapun aku belum tahu di suruh masuk,sedikit terbayang hmmm..... jangan-jangan ada tempat tidur d ruangan itu.
setelah masuk ternyata di ruangan itu jauh dari yang kubayangkan di sana ada seperangkat sesajen tumpeng nasi kuning,bertutupkan seekor ayam,ada mangkuk pembakaran kemenyan,sarana makan sirih lengkap,kain putih dan lainnya. Tiba-tiba perempuan tadi membuka suara "duduk di depan jambar dang" busyeet.... suaranya merdu dan manja sekali,aku turuti saja kata-kanya aku duduk bersila di depan tumpeng itu,aku menolah ke belakang ternyata perempuan tadi pun sudah melakukan hal yang sama,dia bersilah dan matanya terpejam seperti sedang bersemedi,agh....aku jadi bingung mau nagapain,dari tadi hanya ada perintah doang..tidak ada kesempatan untuk bertanya, baiklah...aku juga melakukan hal yang sama.yaitu bersemedi....!
 
Nah...gan..itu sepenggal trhead awal perjalananku..ya..gan! saya butuh dukungan sedikit coment apakah diary ini bisa dilanjutkan atau tidak.

Kata gw ini INDEX test drive.

PART.2.PERTEMUAN dgn PANGLIMA SEPUH SRIWIJAYA http://infopade.com/2RlU

PART.3.PERTARUNGAN VS KHODAM KUNTI http://infopade.com/2TB2

PART.4.PERTARUNGAN VS JIN TIMUR TENGAH http://infopade.com/2TNr

PART.5.SAHABAT KARIB YG TAK TERSELAMATKAN http://infopade.com/2TYr

PART.6. LANJUTAN PART.5 http://infopade.com/2ToA

PART.7. PERSELISIHAN VS DEWI LANJAR RATU LAUT UTARA http://infopade.com/2U47

PART.8.LANJUTAN PART. 7 http://infopade.com/2U94

PART.9.TAMASYA ALAM ASTRAL (AKU dan GURU SEJATI) http://infopade.com/2UG9

PART.10.LANJUTAN PART.9 http://infopade.com/2UKn
Diubah oleh smartcakradana
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 26 lainnya memberi reputasi
27
Tampilkan isi Thread
Halaman 33 dari 35
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
08-10-2019 21:36
Quote:Original Posted By marigoldz
Pengganti penerawanga.. artinya bukan memerawang yah Dang, tp dlm hal lain tp fungsinya hampir sama sperti menerawang? penasaran sperti apa yah? 😊


yupz..kira2 spt itu.
0 0
0
Lihat 1 balasan
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
09-10-2019 23:12
Mungkin memanggil sukma orang kemudian ditanya tanya ya gan
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
14-10-2019 14:49
Lnjut dang emoticon-I Love Indonesia
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
14-10-2019 17:56
Quote:Original Posted By baalskra
Lnjut dang emoticon-I Love Indonesia


siap..hadir!
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
Lapor Hansip
14-10-2019 18:03
Balasan post smartcakradana
Dang, ijin bertanya, menurut pengamatan dan pengalamannya selama ini, apa fungsinya penyatuan khodam (sudah terselaraskan dan aktif) bagi org awam yg bukan praktisi supra, dimana org awam tdk smuanya mampu melakukan perjalanan astral ataupun bertarung dlm alam astral?
Terimakasih dang 🙏
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
Lapor Hansip
14-10-2019 18:11
Balasan post smartcakradana
Dang..apa dapat dipelajari oleh umum?
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
14-10-2019 22:12
Quote:Original Posted By marigoldz
Dang, ijin bertanya, menurut pengamatan dan pengalamannya selama ini, apa fungsinya penyatuan khodam (sudah terselaraskan dan aktif) bagi org awam yg bukan praktisi supra, dimana org awam tdk smuanya mampu melakukan perjalanan astral ataupun bertarung dlm alam astral?
Terimakasih dang 🙏


jika khodam dan tuannya sdh selaras,barulah sang tuan bs merasakan manfaat dr khodam tsb.trkdng utk org awam bs menjelajah dunia astral dg di bw jalan2 sm khodamnya.jika khodam.pendamping yg dimiliki itu jenis multi fungsi maka sang tuan bs menjadi seorang.aktifis spiritual.
profile-picture
marigoldz memberi reputasi
1 0
1
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
14-10-2019 22:15
Quote:Original Posted By marigoldz
Dang..apa dapat dipelajari oleh umum?


semua org,ssmua agama bs mempelajari kebhatinan.yg terpenting niat dan tujuannya.
profile-picture
marigoldz memberi reputasi
1 0
1
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
19-10-2019 22:37

PART.8.KOMFLIK SENJA SANG PEMBUNUH BERANTAI.

Criiinggg...! Suara hpku berdering,ya hallo assalamualaikum.
"waalaikumsalam,dang ini ramadhan"
"ya,ramadhan ada apa?"
"dang apa malam ini dang dinar sibuk?"
"tidak juga,kebetulan malam ini belum ada misi yang urgen,emangnya kenapa? "
"gak dang,kalau dang dinar ada waktu,malam ini saya mau melanjutkan bimbingan lagi "
"boleh datang aja ga apa-apa"
"oke siap dang"

Malamnya.
"assalamuaikum,permisi...!" suara orang mengucapkan salam dari luar pagar rumahku.
"owh" benar ternyata orang yang datang adalah ramadhan.
"assalamulaikum dang dinar"
"waalaikumsalam mari silahkan masuk"
"lagi nyantai kayaknya nih dang"
"iya,kebetulan juga malam ini ga ada tamu"
"sepertinya malam jatah saya dang hehe..."

Setelah satu jam ngobrol.
"terus gimana nih dang,apa yang mesti saya dapat malam ini,udah tanggung ini,malam ini saya mesti dapat sesuatu"
Sepertinya kamu benar-benar ingin mendalami spiritual rupanya yah!
"benar dang,saya sudah putuskan jalan hidup saya adalah menjadi seorang spirtual"
"baiklah,kalau memang pilihanmu seperti itu,tapi sebelumnya saya ingin tahu,emas kemaren itu apakah sudah kau bayar infaqnya?"
"Allahmdulillah sudah beres dang,sebelum saya membelajakan hasilnya untuk keperluan saya,mahar infaq sadaqahnya sudah saya bereskan terlebih dahulu "
"owh...sisanya banyaktu mau kau apakan?"

"sisanya sudah saya belikan ke sebuah rumah untuk.tempat anak istri saya dang,walaupun kecil yang penting saya sudah tidak ngontrak lagi dang,dan istri saya sudah saya buatkan usaha warung sembako lumayan untuk kehidupan sehari-hari cukup dari warung itu"
"oke,apa sudah habis uang hasil penjualan itu?"
"masih banyak dang hehehe..." jawab ramadhan cengengesan.
"dang dinar mau minta apa bilang saja dang"

"hahaha...saya kan sudah bilang kalau saya ga bisa makan uang itu"
"nah itu dang,yang membuat saya bingung,kenapa dang dinar tidak bisa memakan uang hasil penarikan,sedangkan saya bisa,terus beberapa spiritual yang saya temui mengakui hal yang sama" lanjut ramadhan.

"itulah yang mesti kau ketahui,ramadhan ketahuilah jika seorang spiritual itu menguasai ilmu penarikan dana ghaib atau emas yang bersumber dari ghaib sebelum mengambil ilmu itu maka dia akan diikat dengan sebuah perjanjian bahwa ilmunya hanya akan digunakan untuk membantu orang,bukan untuk keperluan pribadi,dan jika ilmu itu digunakan untuk keperluan pribadi maka ilmu itu akan di denda atau dam atau dibekukan "
"owh,begitu yang!"
"iyalah,kalau tidak seperti itu ya habislah barang di alam ghaib sama saya"

"nah salah satu hal yang perlu kau pahami,kenapa saya bersedia mewujudkan satu keping emas itu untuk kau miliki,karena sebelum kau menjadi seorang supranatural sejati,maka kau harus siap dahulu secara ekonomi,kalau tidak,saya pastikan ilmu yang kau miliki akan lebih cenderung di gunakan di jalan yang salah,karena desakan ekonomi keluarga,sampai di situ apa kau paham?"
"siap.. dang saya paham!"
"baiklah ramadhan,sebenarnya masih banyak hal yang ingin saya.wejangkan kepada kamu,tapi waktu sudah tidak memungkinkan bagiku"
"maksudnya bagaimana dang saya jadi bingung"

"ketahuilah...beberapa hari yang lalu aku mendapat telpon dari pembimbingku panglima sepuh sriwijaya,beliau memintaku mengentikan sepak terjang senja"
"senja?...siapakah dia dang,seperti nama seorang perempuan"
"benar,dia adalah seorang perempuan yang dahulunya pernah aku bantu keluar dari permasalahan hidupnya"
"lantas apa yang terjadi sehingga dia harus di hentikan"

"saat ini dia berada di jakarta,dia sedang melakukan aksi balas dendam,yang di lampiaskan kepada semua laki-laki hidung belang dengan bantuan dewi laut utara yang sudah sampai ke tahap penumbalan,jika hal ini di biarkan terus berlanjut maka akan mengganggu keseimbangan antara alam astral dan alam real,karenanya aku harus menghentikannya"
"apakah untuk menghentikannya dang dinar harus berangkat ke jakarta,apa tidak bisa jarak jauh dang?"
"kalau panglima memerintahkan aku pergi secara real keseberang berarti tidak bisa jarak jauh,dan secara pisik aku harus dekat dengan keberadaan senja"

"oh...begitu ya dang,lantas kalau dang dinar pergi bagaimana dengan pembimbingan saya dang?"
"untuk hal itu tidak masalah,kita bisa melakukan bimbingan jarak jauh,karenanya malam ini saya akan mengajakmu pergi keseberang,sekalian meminta izin kepada kanjeng ibu ratu kidul agar kamu sebagai tapak lingkar bisa menyebrang secara ghaib ke tanah jawa"
"owh,baiklah dang saya siap kalau begitu"
"karena hari sudah malam,mari kita masuk kamar untuk traveling"
"siap dang"
Kamipun melangkah masuk kamar dan mempersiapkan diri.
"Ramadhan mintalah kepada khodam pendampingmu untuk mengikuti portal yang akan di buka Nyai seruni"
"baik dang"

Akupun segera membakar dupa dan mematikan lampu kamar,kemudian kembali duduk bersila.
"assalamualaikum dinda seruni,hadir...hadir...hadir!"
"waalaikumsalam kanda ksatria"
"dinda malam ini kita akan membawa tapak lingkar menyeberang ke tanah jawa,bukalah portal kesana"
"baik kanda" jawab seruni dan segera membuka portal astral.
"blazzz..."kami sudah berada disebuah pinggir pantai.
"Kalian tunggu disini" pintaku kepada tapak lingkar dan nyai seruni,sementara aku melangkahkan kaki ketepi pantai,untuk berpamitan dengan kanjeng ibu Ratu Kidul.
Sejenak aku bermeditasi duduk bersila dipasir,yang sesekali tersirami oleh buih ombak laut selatan.

"Assalamuaikum kanjeng ibu ratu kidul,ananda ksatria laduni meminta kehadiran kanjeng ibu disini"
Tak begitu lama aku menunggu,dari tengah laut terlihat cahaya redup lampu yang berkedap kedip bak sebuah lampu kapal,semakin lama cahaya itu semakin mendekat,dan samar kulihat sebuah rombongan berlari di atas air laut,mengiringi sebuaj kereta yang ditarik oleh empat ekor kuda berwarna putih,ringkikan kuda sesekali terdengar,kereta itu terus melaju kearahku,semakin lama semakin dekat.
"hmmm...kanjeng ibu sudah hadir" ucapku bathinku.

Pas di depanku kereta berhenti,dari kereta kuda sesosok wanita anggun bermahkota dan berpakaian kemben dengan selendang terikat di pinggang,mengangkat terbang perlahan sampai akhirnya menjejakkan kaki di depanku.

Aku langsung menjura dan duduk didepannya.
"assalamualaikum kanjeng ibu ratu"
"waalaikumsalam ksatria,ada apa gerangan ksatria meminta kehadiranku?"
"mohon dimaafkan kanjeng ratu,ananda ingin meminta nasehat kanjeng ratu,mengenai misi yang akan ananda hadapi"
"hmmm...misi apa ksatria sehingga kau memerlukan bantuanku?"
"benar kanjeng ratu,ananda tidak lama lagi akan kembali berhadapan dengan dewi laut utara,dikarenakan ananda akan menghentikan misi balas dendam dari pengikut dewi laut utara itu"
"hmmm...aku sudah menduga hal ini akan terjadi antara kau dengan dewi laut utara"

"maafkan ananda kanjeng ibu"
"ksatria laduni kali ini aku tidak bisa ikut campur dengan misimu yang berurusan dengan dewi laut utara"
"kenapa kanjeng ratu?"
"dengarlah wahai ksatria laduni,kau,dewi laut utara,blorong,penguasa kerajaan ghaib yang lain,dan para ksatria yang lain semua adalah anak-anak dan cucu-cucuku,karena itu aku tidak bisa memihak ke salah satu dari kalian,selain memberikan nasehat"
"begitukah kanjeng ratu?,lantas apa yang mesti ananda lakukan dalam menghadapi misi ini,bukan tidak mungkin pertempuran besar akan terjadi yang bisa menggoyangkan keseimbangan alam real dan alam astral"

"benar ksatria,kau akan menghadapi pertempuran besar kali ini,karena itu mintalah bantuan kepada penguasa penguasa,para tokoh,khodam golongan putih,karena bukan tidak mungkin blorong dan gendri mayit akan berpihak kepada laut utara"
"baik kanjeng ratu,pesan kanjeng ratu akan ananda laksanakan"
"nah...mulailah dari sekarang,kumpulkan pasukanmu temuilah mereka yang ingin kau ajak bergabung,katakan pada mereka kalau kau sudah menemuiku"
"baik kanjeng ratu"

Sosok berwibawa itu kembali mengangkat jejajakan kakinya dr pasir,perlahan dan kembali duduk di atas kereta kuda,kereta kuda perlahan berbalik arah ke laut dan perlahan menjauh dari tempatku berada dan alkhirnya menghilang ditutupi kabut putih di tengah laut.
Aku berdiri dan melangkahkan kaki menuju seruni dan tapak lingkar yang dari tadi menungguku.
"bagaimana kanda?" pertanyaan seruni langsung menyambutku.

"dinda,kanjeng ratu memintaku mulai.mengumpulkan pasukan dari sekarang,bagaimana menurutmu dinda?"
"ya,kalau begitu mulailah kanda"
"hmmm...mulai dari mana dinda,aku kan tidak punya pasukan"
"kanda,sekarang kumpulkanlah dulu para sahabatmu mungkin mereka bisa membantumu"
"hmmmm....kau benar dinda,terimakasih"

Akupun mulai melakukan penghadiran para sahabat khodamku.
"assalamualaikum para sahabatku"
"Naga sasra kitunggul kelana hadir....!"
"Adipati joglo hadir...!"
"Sahabat batara karang hadir....!"
"Sugriwa hadir...!"
"Dewi laksa hadir....!"
"kelelawar hadir...!"
"Naga emas hadir...!"
"blaz...blaz...blaz....!"

Tak lama semua para sahabat khodamku hadir berbaris di hadapanku. Terlihat sugriwa dengan wujud siluman kera api,tapi aku tidak melihat kehadiran dewi laksa siratu genit itu.

"Assalamualaikum para sahabatku,maafkan jika pemanggilanku membuat kalian repot"
"hahaha...benar kstaria kau benar-benar merepotkan ku" jawab Batara karang dengan suara menggelegar.
"ada apa gerangan sahabat ksatria laduni mengumpulkan kami disini?" tanya adipati joglo.
"baiklah para sahabat,aku tidak akan berlama-lama menyita waktu kalian,sahabat...sebenarnya aku ini sedang dalam misi"

"misi apa tuan?" tanya ki tunggul.
"begini,aku harus menghentikan sepak terjang seorang perempuan,yang saat ini sedang melangsungkan misi balas dendam kepada semua pria terutama pria hidung belang dan sekarang sudah merambah ke anak muda"
"bukankah tidak terlalu sulit bagi tuan untuk menghentikannya" timpal adipati joglo.
"kau benar adipati,tidak sulit bagiku jika dia hanya sendiri,tapi yang menjadi masalah bagiku adalah karena dia ini merupakan pengikut dari dewi laut utara"

"kalian tahu sendiri kalau dewi laut utara itu arogan,dan sangat tidak suka jika urusannya dicampuri oleh pihak lain"
"jika aku melanjutkan misi ini maka di depan,sebuah pertempuran besar akan terjadi,nah untuk menghadapi pertempuran itu aku sendiri tidak mempunyai pasukan,sedangkan dari informasi kanjeng ibu ratu kidul kemungkinan besar ratu gendri dan nyi blorong akan terlibat dan bersekutu dengan dewi laut utara"
"untuk itulah aku membutuhkan kalian,apakah kalian bisa mengumpulkan pasukan untukku atau tidak "

"hahaha...sahabatku,kau tak usah kawatir kami semua yang hadir disini siap membantumu memenangkan pertempuran itu,aku akan mengumpulkan para BK liar tak bertuan untuk membantumu" sela batara karang.

"benar ksatria,aku adalah seorang adipati,semua pasukanku yang pernah aku pimpin akan ku ikutkan dalam pertempuran" sahut adipati joglo.
"bagaimana denganmu sugriwa?"
"tuan,aku akan membawa pasukan siluman kera api ikut bertempur"
"hmmm...baiklah sahabat-sahabatku,terimakasih untuk dukungan kalian,sekarang akupun siap untuk perang"

Aku melihat kearah tapak lingkar dan seruni.
"Dinda dan tapak lingkar kemarilah!"
Mereka berduapun bergerak ke tempat kami berkumpul.
"Dinda,sekarang aku sudah siap berperang,para sahabatku ini akan menyediakan pasukan untuk kita"
"syukurlah kanda,di samping itu pasukan khodam merah delimapun akan turut ambil bagian dalam pertempuranmu nanti"
"iya dinda terimakasih"

"Nah...kau tapak lingkar...!,aku sengaja membawamu kemari agar kau kenal dengan para sahabatku yang selama ini membantuku dalam menyelesaikan semua misi supranaturalku"
"iya ksatria,kau benar-benar seorang ksatria laduni,tidak salah aku memilihmu sebagai pembimbingku"
"agh...sudahla,tidak usah berlebihan,sekarang aku akan memperkenalkanmu dengan mereka satu persatu"

"yang besar itu,adalah sahabat BK atau batara karang,yang itu adalah sugriwa dari bangsa siluman api,yang berpakaian seperti punggawa itu adalah adipati joglo,yang seperti pendekar itu adalah ki tunggul kelana beliau adalah khodam keris naga sasra,yang itu adalah sang kelelawar dia juga khodam keris,yang itu adalah naga emas tungganganku"

"dari mana mereka kau dapatkan mereka semua ksatria?"
"hahaha...cerita panjang,yang terpenting sekarang kau sudah mengenal mereka"
"ksatria,bolehkah aku meminang satu di antara mereka sebagai khodam pendamping misiku?"
"silahkan tapak lingkar,kau boleh pilih dan pinanglah"

"aku menginginkan kera itu ksatria,dan gagah sekali"
"kau benar,kera itu adalah khodam terbaru yang mendampingiku,silahkan kau pinang"

"baiklah kastria, salam wahai kera yang gagah perkasa,aku tapak lingkar langit murid bimbingan dari tuanmu sang ksatria laduni,aku meminangmu sebagai khodam pendampingku dan mengabdi padaku,jika kau bersedia maka katakankanlah,jika ada syarat yang mesti kupenuhi maka katakanlah,jika ada mahar yang harus ku bayar maka ucapkanlah"

Lama tak ada jawaban dari sugriwa dia hanya menatap kepada tapak lingkar,dan melihat kearahku seolah ada sesuatu yang ingin dia katakan,aku tahu dia ingin menolak pinangan itu tapi dia tidak berani mengatakannya,karenanya aku angkat bicara.

"sahabatku sugriwa,jawablah pinangan itu dan katakanlah syaratmu itu"
"Terimakasih tuan ksatria" jawab sugriwa.
"aku bersedia menjadi pendamping misi bocah ini tapi dengan satu syarat"
"katakanlah syaratmu itu" jawabku.
"sesuai tradisi,aku akan mengabdi padanya jika bocah ini bisa mengalahkanku dalam pertarungan"
"nah,kau dengar itu tapak lingkar?,itulah syarat yang harus kau penuhi,kalahkanlah dia dan dia akan menjadi milikmu"
"apakah tidak ada mahar pengganti ksatria?"

"tidak,sekarang terserah padamu,kalahkan sugriwa atau hapus keinginanmu untuk memilikinya"
"Perlu kau ketahui tidak semua mahkluk astral mau menjadi khodam pendamping secara sukarela seperti khodam wesi kuningmu,terkadang mereka tidak mau diperintah oleh,manusia yang ilmunya di bawah mereka,nah salah satu cara untuk mendapatkannya maka kalahkan mereka dan mereka akan mengabdi padamu sebagai khodam pendamping"

"oooh...begitu ya,baiklah kalau begitu,aku sudah terlanjur suka dengan siluman kera ini,aku akan mengalahkannya,bukan begitu ksatria?"
"benar,maka bertarunglah dan dapatkan sugriwa sebagai khodam pendampingmu,dan ilmu silat hadiran kera sakti akan kau dapatkan"

"wahai kera siluman hadapilah aku "si tapak lingkar" calon tuanmu yang baru"
"hiyaaa...." tapak lingkar langsung menerjang kedepan. Pertarungan sengit terjadi,silat kera saktipun dikeluarkan sugriwa,sesekali pukulan dan totokan silat kera sakti nyaris mendarat di titik-titik vital tapak lingkar.

Dari segi gerakan dan kelincahan tapak lingkar berada di bawah sugriwa,lama pertarungan tangan kosong terjadi tapak lingkar belum juga bisa memberikan serangan yang berarti bagi sugriwa.

Menyadari dia tak mampu menghadapi sugriwa dengan tangan kosong karena ilmu silatnya masih di bawah level sugriwa,tapak lingkar menyurut langkahnya kebelakang,dan melakukan gerakan pemanggilan senjata.
"blazzz...!" sebuah gada kuning muncul digenggamannya,sepertinya tapak lingkar sudah tidak main-main dengan pertarungannya.

Begitupun dengan kera api siluman khodam pendampingku,dengan cepat dia melakukan pemanggilan senjata andalannya yaitu sebuah tongkat sakti.
Kembali pertarungan terjadi,kali ini pertarungan lebih seru dan berbahaya,setiap kedua senjata sakti beradu selalu mengeluarkan dentuman energi yang dahsyat,pertanda kalau tenaga dan energi yang mereka keluarkan sangatlah besar.

Tapak lingkar sudah mulai tersulut emosi,serangannya mulai tak terkendali,serangannya sudah mulai melemah dan sembarang. Di lain pihak sugriwa tidak mau melakukan serangan yang berbahaya,karena dia tahu kalau lawannya adalah bimbingan tuannya dan masih bocah jika di ukur dari kemampuan supranaturalnya.

Aku tahu,betapa malunya tapak lingkar jika dia tidak mampu mengalahkan sugriwa, tapak lingkar dengan emosi mana mungkin bisa mengalahkan siluman kera api sugriwa.
Pertarungan dengan senjatapun tidak membuahkan hasil,kali ini tapak lingkar kembali mundur.

"Siluman kera api,sebaiknya kau menyerah dan mengabdilah sebagai khodam pendampingku,atau aku tidak segan-segan mencideraimu dalam pertarungan ini"

Karena tidak ada jawaban dari sugriwa tapak lingkar akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan ajian pamungkasnya.

Baiklah,kau tidak memberikan pilihan untukku selain mengalahkanmu,bersiaplah kera api...!
"pukulan tapak lingkat langit...!"
Mendadak hawa sekitar menjadi panas,seiring dengan gerakan tangan tapak lingkar.

Melihat lawannya akan mengeluarkan pukulan jarak jauh sugriwapun bersiap "blazzz...." tiba-tiba sekujur tubuh sugriwa mengeluarkan api merah menyala,juga tongkatnyapun mengeluarkan api.

"hmmmm...inilah wujud level tertinggi siluman kera api " gumamku.
Tapak lingkar segera melepaskan pukulan tapak lingkar langit. "Wuss...wusss..wuss..." tiga energi beraura kuning berbentuk spiral keluar dari telapak tangannya mengarah ke sugriwa.

Sugriwa langsung menyongsong energi tapak lingkat langit langit,dia memutar tongkatnya begitu kencang,dan "wusss...wusss.." dua api merah keluar dari putaran tongkat menyongsong energi ajian pukulan tapak lingkar langit.
"duaaartttt......"kedua energi besar bertemu menimbulkan pencaran energi dan suara dentuman keras.

Seketika tapak lingkar terpental kebelakang beberapa langkah dan jatuh berguling di atas pasir,tapak lingkar berusaha bangkit dengan cepat,tapi..."owh" tapak lingkar kembali jatuh tersungkur dan tak berkutik,gada di tangannya menghilang pertanda dia sudah tidak bisa mengendalikan cakra dan energinya.

Akupun berhegas mendekati tapak lingkar yang sudah tak bergerak lagi "hmmmm...ternyata dia terkena benturan energi dari sugriwa" Sebaiknya aku mengalirkan cakra tirta maya untuk membangunkannya.
Akupun segera mengalirkan cakra tirta maya ke sekujur tubuh tapak lingkar. Perlahan jari-jari tapak lingkar mulai bergerak,dan akhirnya dia membuka matanya.

"tapak lingkar bangun dan duduklah"
Tapak lingkarpun bangun dan duduk di depanku,dia diam seribu bahasa,malu mungkin iya karena kalah bertarung.

"Kenapa kau diam?,bicaralah tapak lingkar"
"ksatria,aku kalah,lihatlah kera siluman itu masih berdiri dengan gagahnya,aku malu dengan semua yang hadir disini aku gagal mendapatkan kera itu sebagai khodamku "
"hahaha...tak usah berkecil hati kalah menang dalam sebuah pertarungan itu biasa"
"lupakanlah niatmu untuk memilikinya,karena sedari awal akubsudah tahu dia bukan tandinganmu,dia bukan ghaib biasa dia berasal dari bangsa siluman yang mempunyai kesaktian di atas rata-rata"
"Begitukah ksatria?,kalau boleh aku tahu diantara sahabat khodammu itu yang mana yang paling lemah,biarlah aku meminang yang paling lemah itu"

"hahaha...masih saja kau bernafsu untuk memiliki salah satu khodamku"
"benar ksatria,aku menginginkan khodammu karena mereka semua pasti sudah berpengalaman dalam pertempuran dan pastilah yang mendampingimu bukan khodam sembarangan atau jin sampah"
"hahaha...kau benar,apa kau mau tahu khodam yang paling lemah di antara mereka?"

"iya ksatria,aku berharap khodam nagasasra itu yang paling lemah tapi dengan sosok pendekarnya dia lumayan gagah"
"kau salah,khodamku yang paling lemah adalah sugriwa yang baru bertarung denganmu"

"hah...!" tapak lingkar kaget.
"agh...sudahlah,kalau begitu aku tidak bisa memiliki mereka terutama saat ini"
"syukurlah kalau kau bisa mengerti,yakin saja suatu saat kau akan mendapatkan tambahan khodam sakti untuk teman khodam mustika besi kuningmu itu "

Sekarang kita harus melanjutkan perjalanan,tapi sebelumnya aku akan berpamitan dengan para sahabatku.
"baiklah ksatria silahkan"

Aku bangkit dan bergerak menuju para sahabatku.
"Para sahabatku sekalian,terima kasih atas kedatangannya,dan persiapkanlah pasukan kalian,karena tidak lama lagi kita akan menghadapi perang besar"
"baiklah ksatria laduni,kalau begitu kami akan undur diri" jawab adipati joglo.

"silahkan "
"Assalamualaikum"
"waalaikumsalam"
"blaz...blazzz.blazz..!" semua sahabat khodamku melesat dan menghilang satu persatu.

Salam Rahayu
Ksatria laduni.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cos44rm dan 9 lainnya memberi reputasi
10 0
10
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
20-10-2019 18:22
mantap dang lanjutkan...
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
20-10-2019 22:57
Ok lanjut gan
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
21-10-2019 05:30
mantap dang 😍
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
21-10-2019 08:16

Keren seKali lanjut lagi gan...
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
Lapor Hansip
22-10-2019 22:23
Balasan post ryandead
Aduh senja .miriss... Turut prihatin atas kejadian yg menimpamu, atas semua yg telah terjadi..smoga Tuhan Yang Maha Kuasa mengasihi dan memberi ketabahan.. sebetulnya pertemua. Dgn dan Dinar sudah jawaban atas jeritan hatimu..saya kebawa ke jalur yg salah...
Sekali lagi turut prihatin dan turut mendoakanmu.
Tulisan yang sangat menarik, monggo dilanjutkan, dan terimakasih juga untuk Dang Dinar 🙏
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
23-10-2019 01:20
Kerenn.. samapi lupa waktu kalo mengikuti ceritanya.. semoga dalamnwakti dekat dapat dilanjutkanceritanya
Terimakasih Dang
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
24-10-2019 19:03
Assalamualaikum Dang
Numpang nyimak mudah-mudahan dapat pencerahan...???
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
24-10-2019 19:08
Quote:Original Posted By xenavic
Assalamualaikum Dang
Numpang nyimak mudah-mudahan dapat pencerahan...???


waalaikumsalam,aamiin...
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
26-10-2019 21:14
Ikutin dari awal kisah yg menarik masih nunggu apdetemoticon-Big Grin
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
28-10-2019 17:39
mudah2an tidak terjadi pertempuran besar ya dang.. aminn..
0 0
0
PORTAL LADUNI(diary): SESION I
29-10-2019 00:23
selalu setia menanti update ksatria
0 0
0
Halaman 33 dari 35
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
rekan-kerja
Stories from the Heart
true-story-mengejar-marika
Stories from the Heart
stories-re-imagined
Stories from the Heart
jaran-sungsang
Stories from the Heart
gelora-sma
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.