alexa-tracking
Sports
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
3.43 stars - based on 21 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9698aa902cfe1f6f8b4568/tim-nasional-indonesia---part-2
Lapor Hansip
10-09-2018 23:15
::Tim Nasional Indonesia::
THREAD TIM NASIONAL INDONESIA

Garuda di Dadaku


::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2


SOCCER ROOM GENERAL RULES
Read This Before Posting


Rules



TAMBAHAN


Quote:1. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada agan KIDCYBERyang telah menjadi TS sebelumnya emoticon-Angkat Beer ane minta ijin buat trit timnas yang baru emoticon-Smilie
2. Silakan di sini bebas berforum atau mengutarakan pendapatnya, tapi tetap harus bertanggung jawab dengan apa yang ditulis.
3. Dilarang keras membawa bahasa spectre ke dalam trit ini. Kecuali jika diperlukan emoticon-Big Grin
4. Silakan post saat pertandingan sedang berlangsung, tapi tetap menjunjung tinggi asas "no oneliner".
*oneliner 2x: warning, akumulasi 3x: req ban 3 hari!
*contoh post:
Quote:anjrit itu okto ngapain
pulang aja ke tegal!!
--> boleh

Quote:anjayyyy itu bisa main bola gak sih lerby. nendang klemer2. ane doain jones sumur hidup. emoticon-Mad (S)
-->tidak boleh
5. Silakan fans timnas lain/WNA yang mau gabung monggo, asal sopan emoticon-Ngakak (S)
6. Ane harap kepentingan klub ditinggalin dulu, mengingat terlalu banyak friksi yg timbul. Apalagi jika membahas liga, carut marut PSSI, bakpia, NH, Ipin, LPI emoticon-Hammer (S) Sudah ada trit sendiri gan emoticon-Big Grin
7. Peraturan lain/tambahan sesuai sitkon emoticon-Cendol (S)

Untuk sementara itu dulu


NB (Nurdin Balid): jangan ngepost dulu gan.... ane mau nambahin post lagi....
0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 475
10-09-2018 23:15
Autolock Thread by Hansip
0
10-09-2018 23:15
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2

Quote:
SEJARAH
Tim nasional sepak bola Indonesia adalah tim yang mewakili Indonesia di sepak bola internasional. Tim ini dikontrol oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia dan merupakan anggota dari Konfederasi Sepak Bola Asia. Sebelum kemerdekaan pada 1945, tim ini menggunakan nama tim nasional sepak bola Hindia Belanda. Dengan nama itulah, tim ini bermain di Piala Dunia FIFA 1938 di Perancis, di mana mereka kalah dari Hongaria di putaran pertama dan belum pernah lolos lagi sampai saat ini.

Pada tahun 1930-an, di Indonesia berdiri tiga organisasi sepak bola berdasarkan suku bangsa, yaitu Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) yang lalu berganti nama menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) pada tahun 1936 milik bangsa Belanda, Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) milik seseorang yang berketurunan Tionghoa, dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia milik bumiputra. Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) sebuah organisasi sepak bola orang-orang Belanda di Hindia Belanda menaruh hormat kepada PSSI lantaran SIVB yang memakai bintang-bintang dari NIVB kalah dengan skor 2-1 melawan VIJ.

NIVU yang semula memandang sebelah mata PSSI akhirnya mengajak bekerjasama. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Gentlemen’s Agreement pada 15 Januari 1937. Pascapersetujuan perjanjian ini, berarti secara de facto dan de jure Belanda mengakui PSSI. Perjanjian itu juga menegaskan bahwa PSSI dan NIVU menjadi pucuk organisasi sepak bola di Hindia Belanda. Salah satu butir di dalam perjanjian itu juga berisi soal tim untuk dikirim ke Piala Dunia, di mana dilakukan pertandingan antara tim bentukan NIVU melawan tim bentukan PSSI sebelum diberangkatkan ke Piala Dunia (semacam seleksi tim). Tapi NIVU melanggar perjanjian dan memberangkatkan tim bentukannya. NIVU melakukan hal tersebut karena tak mau kehilangan muka, sebab PSSI pada masa itu memiliki tim yang kuat. Dalam pertandingan internasional, PSSI membuktikannya. Pada 7 Agustus 1937 tim yang beranggotakan, di antaranya Maladi, Djawad, Moestaram, Sardjan, berhasil menahan imbang 2-2 tim Nan Hwa dari Cina di Gelanggang Union, Semarang. Padahal Nan Hwa pernah menyikat kesebelasan Belanda dengan skor 4-0. Dari sini kedigdayaan tim PSSI mulai kesohor.

Atas tindakan sepihak dari NIVU ini, Soeratin Sosrosoegondo, ketua PSSI yang juga aktivis gerakan nasionalisme Indonesia,sangat geram. Ia menolak memakai nama NIVU. Alasannnya, kalau NIVU diberikan hak, maka komposisi materi pemain akan dipenuhi orang-orang Belanda. Tapi FIFA mengakui NIVU sebagai perwakilan dari Hindia Belanda. Akhirnya PSSI membatalkan secara sepihak perjanjian Gentlemen’s Agreement saat Kongres di Solo pada 1938.

Maka sejarah mencatat mereka yang berangkat ke Piala Dunia Perancis 1938 mayoritas orang Belanda. Mereka yang terpilih untuk berlaga di Perancis, yaitu Bing Mo Heng (kiper), Herman Zommers, Franz Meeng, Isaac Pattiwael, Frans Pede Hukom, Hans Taihattu, Pan Hong Tjien, Jack Sammuels, Suwarte Soedermadji, Anwar Sutan, dan Achmad Nawir (kapten). Mereka diasuh oleh pelatih sekaligus ketua NIVU, Johannes Mastenbroek. Mo Heng, Nawir, Soedarmadji adalah pemain-pemain pribumi yang berhasil memperkuat kesebelasan Hindia Belanda, tetapi bertanding di bawah bendera kerajaan Nederland.

Quote:
PIALA DUNIA 1938
Indonesia pada tahun 1938 (pada masa penjajahan Belanda) sempat lolos dan ikut bertanding di Piala Dunia 1938. Waktu itu Tim Indonesia di bawah nama Dutch East Indies (Hindia Belanda), peserta dari Asia yang pertama kali lolos ke Piala Dunia. Indonesia tampil mewakili zona Asia di kualifikasi grup 12. Grup kualifikasi Asia untuk Piala Dunia FIFA 1938 hanya terdiri dari 2 negara, Indonesia (Hindia Belanda) dan Jepang karena saat itu dunia sepak bola Asia memang hampir tidak ada. Namun, Indonesia akhirnya lolos ke final Piala Dunia 1938 tanpa harus menyepak bola setelah Jepang mundur dari babak kualifikasi karena sedang berperang dengan Cina.

Pada waktu itu tim ini menggunakan seragam berwarna oranye dan bercelana putih seperti warna seragam yang dipakai kesebelasan Belanda.

Pada 5 Juni 1938, sejarah mencatat pembantaian tim Hungaria terhadap Hindia Belanda. Mereka bermain di Stadion Velodrome Municipale, Reims, Perancis. Sekitar 10.000 penonton hadir menyaksikan pertandingan ini. Sebelum bertanding, para pemain mendengarkan lagu kebangsaan masing-masing. Kesebelasan Hindia Belanda mendengarkan lagu kebangsaan Belanda Het Wilhelmus. Karena perbedaan tinggi tubuh yang begitu mencolok, walikota Reims menyebutnya, "saya seperti melihat 22 atlet Hungaria dikerubungi oleh 11 kurcaci."

Meski strategi tak bisa dibilang buruk, tetapi Tim Hindia Belanda tak dapat berbuat banyak. Pada menit ke-13, jala di gawang Mo Heng bergetar oleh tembakan penyerang Hongaria Vilmos Kohut. Lalu hujan gol berlangsung di menit ke-15, 28, dan 35. Babak pertama berakhir 4-0. Nasib Tim Hindia Belanda tamat pada babak kedua, dengan skor akhir 0-6. Pada saat itu Piala Dunia memakai sistem gugur.

Meskipun kalah telak, surat kabar dalam negeri, Sin Po, memberikan apresiasinya pada terbitan mereka, edisi 7 Juni 1938 dengan menampilkan headline: "Indonesia-Hongarije 0-6, Kalah Sasoedahnja Kasi Perlawanan Gagah".[4]

Setelah penampilan perdana itu, Indonesia tidak pernah lagi masuk babak pertama Piala Dunia FIFA, dengan hasil paling memuaskan adalah Sub Grup III Kualifikasi Piala Dunia FIFA 1986. Ketika itu Indonesia hampir lolos ke Piala Dunia 1986 tetapi Indonesia kalah di partai final kualifikasi melawan Korea Selatan dengan agregat 1-6.

Quote:
ERA 1950
Setelah era Perang Dunia kedua, pada tahun 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaan mereka pada tanggal 17 Agustus 1945.

Setelah itu, sepak bola Indonesia mengalami kemajuan di Asia. Mereka berhasil lolos ke Olimpiade Melbourne 1956. Indonesia berhasil melaju ke perempat final dan bertemu dengan raksasa dunia ketika itu, Uni Soviet yang ketika itu dikapteni oleh kiper terbaik dunia ketika itu, Lev Yashin. Ketika itu mereka berhasil menahan Uni Soviet 0-0. Namun pada akhirnya Indonesia harus kalah dengan skor 4-0 pada pertandingan kedua. Prestasi ini adalah prestasi tertinggi Indonesia dalam sejarah sepak bola di Indonesia.

Pada tahun 1958, Indonesia juga merasakan hasil terbaik di Kualifikasi Piala Dunia 1958 di mana Indonesia berhasil mengalahkan China pada ronde pertama. Namun mereka menolak untuk bertanding melawan Israel pada ronde kedua dikarenakan alasan politis. Sejak saat itu, Indonesia tidak pernah ikut dalam kualifikasi piala dunia hingga tahun 1970.

Uniknya, setelah bertanding di kualifikasi piala dunia, Indonesia berhasil meraih medali perunggu di Asian Games 1958 setelah pada perebutan tempat ketiga berhasil mengalahkan India 4-1.

Quote:
ERA 1960-1970
Pada era ini, lahirlah pesepak bola Indonesia yang terkenal di Asia antara lain Soetjipto Soentoro, Max Timisela, Jacob Sihasale, Kadir, Iswadi Idris, Andjiek Ali Nurdin, dan Yudo Hadianto. Di antaramereka yang paling fenomenal adalah Soetjipto Soentoro. Ia adalah pemain tersukses di Indonesia dengan membawa Indonesia menjadi raja sepak bola Asia.

Ketika itu Indonesia berhasil menjuarai berbagai turnamen yaitu Turnamen Merdeka 1961, 1962, 1969, Piala Emas Agha Khan 1966, dan Piala Raja 1968. Indonesia juga berhasil meraih medali perak dalam Asian Games 1966.

Bahkan pemain Indonesia ada yang dipanggil AFC untuk menjadi bagian dari skuat Asia All Stars pada tahun 1967-1968. Mereka adalah Soetjipto Soentoro yang bertindak sebagai penyerang bayangan sekaligus sebagai kapten, Jacob Sihasale sebagai penyerang tengah, Iswadi Idris bertindak sebagai penyerang sayap kanan, dan Kadir sebagai penyerang sayap kiri. Ketika itu, mereka adalah kuartet tercepat yang pernah dimiliki Indonesia.

Quote:
ERA 1970-1990an
Era ini merupakan era di mana sepak bola Indonesia masih menjadi negara terkuat di Asia. Indonesia berhasil menjuarai Piala Pesta Sukan 1972 di Singapura untuk terakhir kali. Namun Indonesia sempat berjaya ketika mereka berhasil mengalahkan tim asal Amerika Latin, Uruguay.

Ketika itu Indonesia berhasil mengalahkan Uruguay dengan skor 2-1. Beruntung ketika itu, Indonesia memiliki pemain yang bertalenta yang sangat mumpuni seperti Ronny Paslah, Sutan Harhara, Ronny Pattinasarany, Risdianto, Andi Lala, Anjas Asmara, Waskito dan pemain bekas angkatan Soetjipto Soentoro.

Setelah itu sepak bola Indonesia berangsur mengalami penurunan. Terakhir mereka menjuarai SEA Games 1991 di Manila, Filipina. Di kualifikasi Piala Dunia, prestasi terbaik hanya diraih ketika Indonesia berhasil lolos ke putaran final. Namun harus kandas di tangan Korea Selatan dengan agregat 1-6.

Di Asian Games, Indonesia berhasil meraih medali perunggu setelah menembus semifinal tetapi kalah dari Kuwait pada partai perebutan tempat ketiga. Pemain pada masa itu yang terkenal adalah Ricky Yakobi. Tendangannya volinya yang mengejutkan lawan ketika Indonesia melawan Uni Emirat Arab dengan jarak yang cukup jauh di luar kotak penalty.

Quote:
PIALA ASIA
Di kancah Piala Asia Indonesia pertama kali tampil di putaran final pada tahun 1996 di Uni Emirat Arab (UAE). Indonesia berhasil membuat kejutan di pertandingan pertama dengan berhasil menahan imbang Kuwait 2-2, tetapi akhirnya tersingkir di penyisihan grup setelah kalah 2-4 dari Korea Selatan dan kalah 0-2 dari tuan rumah UAE. Indonesia meraih kemenangan pertama pada tahun 2004 di China setelah menaklukkan Qatar 2-1. Yang kedua diraih ketika mengalahkan Bahrain dengan skor yang sama tahun 2007, saat menjadi tuan rumah turnamen bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Quote:
PIALA AFF/TIGER
Di kancah Asia Tenggara sekalipun, Indonesia belum pernah berhasil menjadi juara Piala AFF (dulu disebut Piala Tiger) dan hanya menjadi salah satu tim unggulan. Prestasi tertinggi Indonesia hanyalah tempat kedua pada tahun 2000, 2002, dan 2004, dan 2010 (dan menjadikan Indonesia negara terbanyak peraih runner-up dari seluruh negara peserta Piala AFF). Di ajang SEA Games pun Indonesia jarang meraih medali emas, yang terakhir diraih tahun 1991.


sumber: wikipedia
0
10-09-2018 23:15
SKUAT

Quote:
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2

Quote:
Starting Line Up Thailand vs Indonesia, Final AFF Suzuki Cup 2016, Leg Kedua
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2

Penjaga gawang

Pemain bertahan

Pemain tengah

Penyerang


TAMBAHAN DARI AGAN-AGAN:
Quote:Original Posted By rWinDwaN
Daftar pemain kelahiran 1995 keatas buat under 22 or 23

Kiper:
Satria Tama Hardiyanto, 23 Januari 1997, Persegres Gresik
Awan Setho Raharjo, 20 Maret 1997, Pusamania Borneo FC
Mochammad Diky Indrayana, 4 Juni 1997, Bali United
Rully Desrian, 19 Desember 1996, Bali united
Muhammad Riyandi, 3 Januari 2000, Barito Putera

Pemain depan:
Yogi Rahadian, 27 Oktober 1995, Mitra Kukar
Martinus Novianto, 3 November 1995, Bali United
Gavin Kwan Adsit, 5 April 1996, Borneo FC
Dendy Sulistyawan, 12 Oktober 1996, Persela
Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, 26 Oktober 1996, PSM Makassar
Muhammad Dimas Drajad, 30 Maret 1997, PS TNI
Sadil Ramdani, 2 Januari 1999, Persela

Sayap:
Maldini Pali, 27 Januari 1995, PSM
Febri Haryadi, 19 Februari 1996, Persib
Ilham Udin Armayn, 10 Mei 1996, Bhayangkara FC
Septian David Maulana 1 September 1996, Mitra Kukar
Pandi Ahmad Lestaluhu, 7 Agustus 1997, PS TNI

Mildfielder:
Paulo Sitanggang, 17 Oktober 1995, Barito Putera
Evan Dimas Darmono, 13 Maret 1995, Bhayangkara FC
Muhammad Hargianto, 24 Juli 1996, Bhayangkara FC
Ichsan Kurniawan, 25 Desember 1995, Sriwijaya
Marinus Maryanto Wanewar, 24 Februari 1997, Persipura
Hanif Abdurrauf Sjahbandi, 7 April 1997, Persiba Balikpapan
Gian Zola Nasrulloh Nugraha, 5 Agustus 1998, Persib
Egy Maulana Vikri, 07-07-2000, SMA Ragunan

Bek kiri:
Ricky Fajrin Saputra, 6 September 1995, Bali United
Muhammad Fatchu Rochman ,28 Juni 1996, Bhayangkara Surabaya United
Zalnando, 25 Desember 1996, Sriwijaya
Reva Adi Utama, 1997, PSM Makassar
Bagas Adi Nugroho, 8 Maret 1997, Sriwijaya

Bek kanan:
Putu Gede Juni Antara, 7 Juni 1995, Bhayangkara FC
Mahdi Fahri Albar, 27 September 1995, Bali United
Ibrahim Sanjaya, 4 Oktober 1999, Persip Pekalongan

Bek Tengah:
Hansamu Yama Pranata, 16 Januari 1995, Barito Putera
Muhammad Sahrul Kurniawan, 5 Juni 1995, Bhayangkara FC
Rudolof Yanto Basna, 12 Juni 1995, Persib
Ryuji Utomo Prabowo, 1 Juli 1995, Arema Indonesia
Jujun Syaifullah, 4 Mei 1998, Persib U21
Andy Setyo Nugroho 16 September 1997, Pusamania Borneo FC

Luar negeri:
Ezra Harm Ruud Walian 22 Oktober 1997 (Jong Ajax-Belanda), Striker
Andri Syahputra, 29 Juni 1999 (Al-Gharafa - Qatar), Striker
Dallen Ramadhan Rovani Doke, 2 Januari 1998, (tim B Castellon Spanyol), Defender
Angga Rezky Fitraispan, 22 Mei 1998 (CD La Union, Spanyol), Sayap kiri
Mahir Radja Satya Djamaoeddin, 23 Mei 1998, (tim B Castellon Spanyol), bek sayap kiri

Silahkan di up date gans

Quote:Original Posted By wawel
Ane nulis disini aja deh, selama trit timnas resmi belom aktif lagi..

Semoga pelatih timnas senior nantinya dari Belanda deh. Hiddink atau Rijkaard boleh tuh!
Biar aja kontrak jangka panjang, bikin proyek untuk 5-10 tahun kedepan, tapi jangan cuma ngelatih timnas, kasih masukan juga untuk pengembangan liga, standarisasi pelatih, wasit, dll dan yg paling penting sama pembinaan usia muda.
Dan ane berharap untuk jangka pendek skrg ini, kayanya susah ya untuk andelin liga, cari pemain yg modelnya kaya Boaz aja susah.
Itu baru striker, belom gelandang bertahan, bek tengah, dan playmaker, yang semuanya itu menurut ane spesies langka di timnas kita, sebenernya bukannya ga ada yg main di posisi itu, ADA tapi yaa begitu deh, liat sendiri kan kalo timnas main gimana?.

Karena susah itu makanya ane mikir apa sebaiknya pssi naturalisasi lagi aja ya? tapi jangan naturalisasi pemain yg ga main di level atas eropa dan udah di penghujung karier, percuma kalo akhirnya dibawa kesini buat main di liga lokal yang belom kunjung beres.
Dan jangan sampe timnas kita kaya filipin yg sebagian besar pemain natur, maksud ane untuk posisi yg vital aja.

Setelah ane liat Lilipaly yang "cuma" main di divisi 2 Belanda/Eropa tapi punya kualitas permainan dan mental bagus, ane jadi mikir apa jadinya kalo di timnas ada pemain divisi utama Eropa. Pada dasarnya ane sering liat highlights liga belanda, dan sering baca2 juga info tentang keturunan, ane pikir bagus juga kali ya kalo bisa jadi masukan untuk pssi.

Berikut pemain yg ane usulkan (pake gambar ah biar cihuy..)

1. KIPER
Ane mungkin salah satu pecinta timnas yang kurang puas/yakin sama penampilan Kurnia bersama timnas aff kemarin, bukan berarti dia gak hebat lho, cuma ane ngerasa ngeri2 sedap kalo pas dia yg dipasang.
calon dari ane:

Benjamin van LEER ~ Roda JC
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2
sumber : rodajc.nl

Kiper utama Roda JC, kelahiran '92, keturunan Indonesia timur
Meskipun klubnya gak jago di eredivisie, tapi kalo ane liat dia pemain terbaik di klub, hampir selalu bagus mainnya.
Melihat tren kiper Eropa yang bisa main reguler sampai umur 40, ane rasa dia bisa jadi andalan garuda untuk saat ini, turnamen yang akan datang, hingga masa depan.
Kalo diliat dari sejarahnya sangat jarang sekali pemain keturunan yg bisa tembus divisi utama Eropa berposisi kiper, untuk saat ini yg ane tau cuma van Leer dan audero Mulyadi

Minus:
- Masih sangat mungkin dipanggil timnas senior Belanda (salah satu kiper terbaik eredivisie musim ini).
- Mau apa nggaknya main buat timnas kita, belum ada info.

2. BEK
Timnas kita dari dulu selalu punya kelemahan di pos bek tengah, mungkin masalah postur udah bisa kejawab sekarang dgn munculnya Hansamu, Fachrudin, Yanto Basna, Gunawan dll, mereka semua bagus tapi rasanya permainan belum sampai level Eropa.
calon dari ane:

Kevin DIKS ~ AC Fiorentina
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2

Pemain cadangan di Fiorentina, Kelahiran '96, keturunan Indonesia timur
Meskipun masih jadi pemain cadangan di Fiorentina, tapi masa depannya di serie A termasuk cerah.
Biasanya bek hasil tempaan klub serie A bagus.
Sama baiknya main jadi bek kanan dan bek tengah, didikan akademi Vitesse Arnhem.
Fisik memadai dan masih sangat muda.

Minus:
- Masih jadi pemain timnas u-21 Belanda
- Belum ada info soal kesediaannya main buat timnas kita

3. GELANDANG BERTAHAN
Indonesia di setiap era timnas rasanya selalu punya gelandang bertahan yang stamina badak (untuk 50 menit pertama hehe..) dan bisa obrak abrik lawan, tetapi entah kenapa cenderung kasar dan merugikan tim, mungkin gelandang bertahan jaman u19 Indra Sjafri yg paling sangat lumayan dan berani duel, ane gak ngerti dimana sebenernya awal permasalahannya akademi sepakbola disini.
calon dari ane:

Joey PELUPESSY~ Heracles
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2
sumber : soccernews.nl

Pemain inti Heracles Almelo, Kelahiran '93, keturunan Indonesia timur
Tipe pemain yang gak pernah ada di timnas kita sebelumnya, rasanya.
Gelandang bertahan murni, berani duel, hampir selalu main 90 menit.
Fisik dan postur oke, stamina oke, tackle bersih, passing bagus, standar Eropa.


Rasanya untuk posisi playmaker ane masih percaya sama Lilipaly , Evan dimas dan untuk masa depan ada Egy Maulana.
Posisi striker ane masih cukup yakin Tibo, Patrich wanggai, Ferdinan, Boaz dll masih banyak lagi yang bisa diandalkan..





0
10-09-2018 23:15
REKOR


Satu-satunya yang memiliki BoH Runner Up AFF Suzuki Cup di ASEAN emoticon-2 Jempol
*udah itu dulu aja emoticon-Ngakak (S)
0
Lihat 2 balasan
10-09-2018 23:15
KOSTUM

Quote:
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2


Quote:
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2


Quote:
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2


masa ke masa

0
10-09-2018 23:15
JADWAL DAN HASIL

Quote:
Jadwal Pertandingan Internasional FIFA 2017
20-27 Februari
5-13 Juni
28-31 Agustus
1-5 September
2-10 Oktober
6-14 November

*karena jadwal dari PSSI masih belum rilis, di atas adalah jadwal untuk jeda internasional. Semoga PSSI bisa memanfaatkan dengan baik, mengingat timnas tidak main di kualifikasi-kualifikasi, sehingga harus merilis/membuat jadwal sendiri

TAMBAHAN DARI AGAN-AGAN SEMUA:

Quote:Original Posted By Riza.Fahdli
Mantaps.....

Terbang tinggi garuda !!!


Jadwal timnas mendatang;

::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2



0
10-09-2018 23:15
GALERI

FOTO

Quote:Original Posted By fenaloudza
Yeah, muncul lagi trit timnas,
semoga kondusif emoticon-Wink

::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2


VIDEO

Semifinal Tiger Cup 2004 vs Malaysia 2nd leg

Asian Cup 2007 vs Bahrain

Penalti AFF Cup U-19 vs Vietnam
0
10-09-2018 23:15
KUTIPAN MENARIK

-berisi kutipan dan quote menarik dari penghuni trit ini-


Quote:Original Posted By Drakoy
Timnas Mau Ke Piala Dunia?
Banyak PR nya..

1. Paling pertama tentang Wasit dan Assistennya. Gak mungkin membiasakan diri pemain dalam pertandingan Internasional jika di negeri sendiri pengadil lapangannya jauh dari cara wasitFIFA memimpin pertandingan, harus diperbaiki jaminan pengamanan terhadap wasit tentunya.

2. Klub Mesti tahu diri dan berbenah, harus sadar sudah banyak tertinggal dari negara tetangga apalagi yang maju sepakbolanya. Stadion Harus berkualitas dan terpelihara.

3. PSSI beserta kelengkapannya mesti benar benar murni bekerja demi kemajuan sepakbola bukan demi golongan., Untuk kompetisi benar benar memperhatikan kontrak dgn operator,

4. Komdis dan Komding harus benar benar bekerja sesuai aturan, Gak perlu ragu ragu ngasih sanksi yang sesuai aturan, gak perlu lagi pakai kata bullshit toleransi demi pembinaan,

5. jadwal kompetisi menyesuaikan jadwal timnas, bukan sebaliknya.

6. Gak ada lagi gontok gontokan rebutan kekuasaan sepakbola,

7. suporter sepakbola harus dewasa, Suporter harus menunjukan bahwa mereka benar benar penikmat sepakbola bukan Para Prajurit perang yang timnya harus menang terus.

8. harus Berani membujuk dan menunjuk pelatih kelas Piala dunia.

Quote:Original Posted By fikri.ubarakata


peran pemerintah gimana gan???

menurut ane, ada beberapa hal dimana pemerintah mempunyai peran penting

1. Infrastruktur
Lapangan sepakbola (lapangan biasa, bukan stadion mahal) sangat minim, bahkan di desa2 yg biasanya hampir pasti ada 1 lapangan sepakbola sekarang banyak yg hancur (dipake pasar malam terus emoticon-Big Grin). Keberadaan lapangan ini dibutuhkan untuk menarik sebanyak-banyaknya masyarakat khususnya anak2 & remaja untuk mau bermain sepakbola. Sebagai perbandingan, GOR bulutangkis masih pada terawat dgn baik, makanya bulutangkis tarkam masih hidup, sedangkan sepakbola tarkam nyaris punah. Teori ane, bagaimana mungkin sepakbola indonesia bisa berprestasi, bila masyarakatnya tidak suka bermain sepakbola.

2. Pendidikan
Bagaimana caranya agar pendidikan formal bisa sejalan dgn pembinaan olahraga. Anak yg berbakat di olahraga biasanya digolongkan "anak bodoh", padahal kan mereka cerdasnya ya di olahraga, bukan matematika emoticon-Big Grin. Dulu ada SD IPPOR (Induk Pengembangan Prestasi Olahraga) dimana SD tersebut tujuannya untuk pengembangan bakat olahraganya, meski pada pelaksanaannya siswanya asal terima.Tapi menurut ane ya sebaiknya sejak dini pendidikan kita harus bersifat "kejuruan", setidaknya mulai SMP lah. Sayang sekali banyak bakat berguguran karena konflik "mau sekolah ato mau jadi atlet"?

2 dulu aja dah...mau malem mingguan dulu emoticon-Big Grin



0
10-09-2018 23:15
Wah thread sepak bola indonesia emoticon-Recommended Seller

Rumornya mau datengin Hiddink, emoticon-Leh Uga sekalian deh ama meneer filosopi van gal biar indo punya pilosopi lah "keliatan gregetnya"

emoticon-Wkwkwk
0
10-09-2018 23:15
akhirnya thread timnas bangkit lg emoticon-Ngakak (S)
itu di bagian jadwalnya kl bisa jgn cuma pertandingannya aja gan, tp masukin jadwal kompetisi di tahun depan sekaligus tingkat"annya sampe ke timnas u-15 emoticon-I Love Indonesia (S)
0
10-09-2018 23:15
Daftar pemain kelahiran 1995 buat under 22 or 23

Kiper:
Ravi Murdianto, 8 Januari 1995, PS TNI
Satria Tama Hardiyanto, 23 Januari 1997, Persegres Gresik
Awan Setho Raharjo, 20 Maret 1997, Pusamania Borneo FC
Mochammad Diky Indrayana, 4 Juni 1997, Bali United
Rully Desrian, 19 Desember 1996, Bali united
Muhammad Riyandi, 3 Januari 2000, Barito Putera

Depan:
Yogi Rahadian, 27 Oktober 1995, Mitra Kukar
Martinus Novianto, 3 November 1995, Bali United
Gavin Kwan Adsit, 5 April 1996, Borneo FC
Ambrizal Umanailo 12 Juni 1996, Persija
Dendy Sulistyawan, 12 Oktober 1996, Persela
Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, 26 Oktober 1996, PSM Makassar
Muhammad Dimas Drajad, 30 Maret 1997, PS TNI
Sadil Ramdani, 2 Januari 1999, Persela

Sayap:
Maldini Pali, 27 Januari 1995, PSM
Febri Haryadi, 19 Februari 1996, Persib
Ilham Udin Armayn, 10 Mei 1996, Bhayangkara FC
Septian David Maulana 1 September 1996, Mitra Kukar
Pandi Ahmad Lestaluhu, 7 Agustus 1997, PS TNI

Mildfielder:
Paulo Sitanggang, 17 Oktober 1995, Barito Putera
Evan Dimas Darmono, 13 Maret 1995, Bhayangkara FC
Ridwan Tawainella, 15 Mei 1995, PSM
Miftahul Hamdi, 13 Desember 1995, Bali United
Ichsan Kurniawan, 25 Desember 1995, Sriwijaya
Muhammad Hargianto, 24 Juli 1996, Bhayangkara FC
Marinus Maryanto Wanewar, 24 Februari 1997, Persipura
Hanif Abdurrauf Sjahbandi, 7 April 1997, Persiba Balikpapan
Osvaldo Ardiles Haay, 17 Mei 1998, Persipura
Gian Zola Nasrulloh Nugraha, 5 Agustus 1998, Persib
Egy Maulana Vikri, 07-07-2000, SMA Ragunan

Bek kiri:
Ricky Fajrin Saputra, 6 September 1995, Bali United
Muhammad Fatchu Rochman ,28 Juni 1996, Bhayangkara Surabaya United
Zalnando, 25 Desember 1996, Sriwijaya
Reva Adi Utama, 1997, PSM Makassar
Bagas Adi Nugroho, 8 Maret 1997, Sriwijaya

Bek kanan:
Putu Gede Juni Antara, 7 Juni 1995, Bhayangkara FC
Mahdi Fahri Albar, 27 September 1995, Bali United
Ibrahim Sanjaya, 4 Oktober 1999, Persip Pekalongan

Bek Tengah:
Hansamu Yama Pranata, 16 Januari 1995, Barito Putera
Muhammad Sahrul Kurniawan, 5 Juni 1995, Bhayangkara FC
Rudolof Yanto Basna, 12 Juni 1995, Persib
Ryuji Utomo Prabowo, 1 Juli 1995, Arema Indonesia
Jujun Syaifullah, 4 Mei 1998, Persib U21
Andy Setyo Nugroho 16 September 1997, Pusamania Borneo FC

Luar negeri:
Ezra Harm Ruud Walian 22 Oktober 1997 (Jong Ajax-Belanda), Striker
Andri Syahputra, 29 Juni 1999 (Al-Gharafa - Qatar), Striker
Dallen Ramadhan Rovani Doke, 2 Januari 1998, (tim B Castellon Spanyol), Defender
Angga Rezky Fitraispan, 22 Mei 1998 (CD La Union, Spanyol), Sayap kiri
Mahir Radja Satya Djamaoeddin, 23 Mei 1998, (tim B Castellon Spanyol), bek sayap kiri

Silahkan di up date gans

0
10-09-2018 23:15
nongol jg trit timnas.

pelatihnya timnas senior coba kiatisuk s.
0
10-09-2018 23:15
wah akhirnya ada lagi trit timnas

semoga ga ada lagi lawakan pembatasan pemain buat main di timnas
0
10-09-2018 23:15
Joko Driyono: Pelatih Timnas Mendatang Ditentukan di Kongres Biasa PSSI

Rabu, 21 Desember 2016 22:19 WIB

http://www.tribunnews.com/superskor/...res-biasa-pssi


Quote:TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Federasi Sepak Bola Indonesia, PSSI, akan memberikan kejutan pada tanggal 8 Januari 2017.

Kejutan itu terkait nasib siapa pelatih Timnas Indonesia baik senior ataupun junior.

Setelah gagal di Piala AFF 2016, PSSI langsung membahas nasib Alfred Riedl.

Pelatih Timnas Indonesia itu kabarnya akan menemui jawabannya pada pekan depan.

Sampai saat ini pihak PSSI masih enggan menyebutkan siapa pelatih yang akan mengasuh Timnas Indonesia.

Sebab, pada Agustus 2017, Indonesia akan mengikuti ajang Sea Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Kalian akan menemukan jawabannya pada 8 Januari 2017 saat PSSI menggelar kongres biasa di Bandung, Jawa Barat," ucap Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

Terkait agenda yang akan dibahas pada kongres nanti, Joko masih enggan membuka satu persatu.

Sebab, urusan tersebut hanya diucapkan oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Ade Wellington.

"Intinya tanggal 8 Januari nanti akan ada jawaban semuanya," kata Joko.

0
10-09-2018 23:15
pekiwan dulu gan

semoga indonesia suatu saat bisa masuk pildun amin
0
10-09-2018 23:15
Mantaps.....

Terbang tinggi garuda !!!


Jadwal timnas mendatang;

::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2
1
10-09-2018 23:15
Akhirnya thread timnas bangkit lagi
emoticon-Angkat Beer
Btw, seriusan tuh PSSI mau nge-hire Guus hiddink?
Apa ga sayang duit

::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2
0
10-09-2018 23:15
pekiwan dulu
menuju pildun 20?? emoticon-Selamat
0
10-09-2018 23:15
Di abad millenium ini kira2 apa ya prestasi timnas???
itu 5x runner up diitung prestasi bukan??
0
10-09-2018 23:30
Maaf
Req deleted
Diubah oleh syncmaster86
0
Halaman 1 dari 475
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.