Sports
Batal
KATEGORI
link has been copied
9754
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b9698aa902cfe1f6f8b4568/tim-nasional-indonesia---part-2
THREAD TIM NASIONAL INDONESIA Garuda di Dadaku SOCCER ROOM GENERAL RULES Read This Before Posting Tolong Diperhatikan Untuk Bro-bra Yang Baru Bergabung Di Forum Soccer Room Ini This Is Our Rules 1. Mengenai Junk Post 1.1. Yang Dimaksudkan Dengan Junk Post Adalah Setiap Post Yang Tidak Mempunyai Kaitan Apapun Dengan Topik Bahasan. 1.2. Dilarang Melakukan Segala Macam Bentuk Posting Yang Bersifat Ju
Lapor Hansip
10-09-2018 23:15

::Tim Nasional Indonesia::

THREAD TIM NASIONAL INDONESIA

Garuda di Dadaku


::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2


SOCCER ROOM GENERAL RULES
Read This Before Posting


Rules



TAMBAHAN


Quote:1. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada agan KIDCYBERyang telah menjadi TS sebelumnya emoticon-Angkat Beer ane minta ijin buat trit timnas yang baru emoticon-Smilie
2. Silakan di sini bebas berforum atau mengutarakan pendapatnya, tapi tetap harus bertanggung jawab dengan apa yang ditulis.
3. Dilarang keras membawa bahasa spectre ke dalam trit ini. Kecuali jika diperlukan emoticon-Big Grin
4. Silakan post saat pertandingan sedang berlangsung, tapi tetap menjunjung tinggi asas "no oneliner".
*oneliner 2x: warning, akumulasi 3x: req ban 3 hari!
*contoh post:
Quote:anjrit itu okto ngapain
pulang aja ke tegal!!
--> boleh

Quote:anjayyyy itu bisa main bola gak sih lerby. nendang klemer2. ane doain jones sumur hidup. emoticon-Mad (S)
-->tidak boleh
5. Silakan fans timnas lain/WNA yang mau gabung monggo, asal sopan emoticon-Ngakak (S)
6. Ane harap kepentingan klub ditinggalin dulu, mengingat terlalu banyak friksi yg timbul. Apalagi jika membahas liga, carut marut PSSI, bakpia, NH, Ipin, LPI emoticon-Hammer (S) Sudah ada trit sendiri gan emoticon-Big Grin
7. Peraturan lain/tambahan sesuai sitkon emoticon-Cendol (S)

Untuk sementara itu dulu


NB (Nurdin Balid): jangan ngepost dulu gan.... ane mau nambahin post lagi....
0
icon-close-thread
Thread sudah digembok
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2
25-11-2018 23:31
kata kunci dari komentator adl bermain dengan cerdas

sepakbola masa kini kan telah berkembang sedemikian rupa menjadi sebuah permainan yang cukup 'Sophisticated". sekedar kecepatan dan skill aja bakal jadi ga berguna klo tidak bermain "Cerdas". maksud dari cerdas ini luas, bisa efektif & efisien, kompak, disiplin disertai taktik yang tepat.

koment2 terdahulu ad yang bilang kita juga jago dalam olah raga beregu. tapi maaf, untuk sepakbola dimensi-nya berbeda karena banyak faktor yang berpengaruh khusus di olahraga ini. seperti pemain dg skill handal dan kemampuan fisik/lari cepat di olahraga ini bisa jadi percuma bahkan menghambat permainan jika tidak "cerdas" memanfaatkanya atau si pemain kurang "cerdas" dalam bermain.

contoh pemain spt Andik/Riko bisa sangat diandalkan kemampuan skillnya. namun akan menjadi sia2 jika taktik yang diterapkan tidak support dg si pemain. atau si pemain (spt kata kunci diatas) tidak "Cerdas" karena salah mengambil keputusan. terlalu lama menahan bola sehingga momentumnya hilang atau sebaliknya terlalu terburu2 melepas umpan lalu salah mengambil keputusan antara mengoper atau menembak.

tentang taktik umpan lambung panjang juga bukan hal yang tabu jika "perencanaan taktiknya benar" dan "cerdas" yakni ketika melepas umpan apakah sudah disiapkan bentuk struktur posisi pemain yang tepat guna memungut "Second Ball"? bisa melihat contoh terbaiknya di liga Eropa dimana umpan lambung dimaksud untuk mendorong Blok Defense lawan menjadi renggang dengan blok lini tengahnya sehingga pemain2 cepat rekan setim bisa menyusup tanpa kawalan di ruang antar lini yang gap/jaraknya dipaksa merenggang itu. siap segera memungut second ball tsb.

klo begini jadi sia2 sudah usaha yang telah dirintis Luis Milla selama ini, timnas bermain rapih build up dari belakang. semakin jauh Timnas kita mengejar ketertinggalan di dunia sepakbola yang perubahannya semakin luar biasa cepat.
sepakbola kekinian dimana scouting dan analisa taktik menggunakan sistem database komputer, teknologi gps buat analisa pergerakan pemain, google glass guna update data ketika pertandingan bahkan latihan awareness & reflek dengan teknologi Visual Reality.
sementara di indonesia masih mencintai era romantisme sepakbola 70-80an emoticon-Wink
13 0
13
profile picture
kaskus maniac
26-11-2018 11:36


Tambahan masukan.

Positioning memang ga sesederhana itu klu di sepakbola. Eksekusi positioning yg baik tergantung pada kecerdasan pemain plus output dr didikkan sepakbolanya.

Secara permainan ada 3 jenis positioning: fase ofensif (megang bola), fase defensif(bola dipegang lawan), dan transisi.
0
profile picture
aktivis kaskus
26-11-2018 11:22
Reqdel
0
profile picture
kaskus maniac
26-11-2018 10:21


Ikut nyeletuk.

Kecerdasan (intelegensia) pemain cuman satu dari banyak variabel pemain bisa dikatakan pemain bagus.

Klu disingkat: pemain cerdas =/= pemain bagus

Atau: pemain cerdas tidak otomatis pemain bagus.

Variabel pemain bola itu:

Intelegensia (kecerdasan), kemampuan fisik, kemampuan teknik, mentalitas ama pengalaman.

Kalau cuman kecerdasan (only) pemain indo yg sekarang ane liat: Evan, Zul, Lilipaly, Hansamu, Rezaldi.

Tapi ya itu, pemain bagus modalnya bkn melulu kecerdasan. Ambil contoh:

1. Evan dimas teknikal bagus, intelegensia bagus tapi variabel fisik ancur.

2. Lilipaly, Zul, Ama Hansamu ini hampir semua variabel bagus untuk kelas asia tenggara, tapi yg ancur Bgt klu ane liat di poin level konsentrasinya (ini ada dibagian mentalitas) makanya ga heran klu maen kliatan angin2an

3. Klu Rezaldy mentalitas ama fisik masalahnya: gampang emosi dan rentan cedera.

Jadi sekali lg kecerdasan itu cuman satu variabel aja.

Klu mau liat contoh pemain yg semua variabelnya bagus liat Christiano Ronaldo tuh.

Pemain super. Fisikal, Teknikal, Mental, Intelegensia smp pengalaman megang semua

emoticon-Hammer2
0
profile picture
aktivis kaskus
26-11-2018 07:30
Reqdel
0
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2
17-11-2018 21:29
emoticon-Leh Uga

belajar dari thai..

Thai memang selalu menghanyutkan, wajar mereka selalu menang lawan indo, mereka raja asteng buah dari kesholehan & kesantunan dalam bermain bola emoticon-Leh Uga
Kalau serius mengamati sebenarnya mereka gak istimewa2 banget, cuma itu tadi mereka itu bermain dg kesholehan & kesantunan jd anak baek
Mereka bermain dengan elegan, tenang, sabar, tabah & bijak dalam situasi apapun, mengalirkan, mempassingkan, menendang bola dg cr yg benar
bergerak dengan perhitungan cepat & cermat, menggiring, mendribel secara cermat & efisien,
memasuki kotak penalti lawan dengan ketenangan dan memasukana gol scr epektif
gotong royong jadi kunci, tak ada pemain yg serakah pengen bawa bola sendiri, tak ada pemaen yg riya selalu pamer skill & gocekan emoticon-Leh Uga
jarang membuat kesalahan tak perlu, jarang berbuat jahil pd lawan, apalagi sampai menzolimi lawan, haram hukumnya emoticon-Leh Uga
Mereka bermain dg kesejukan, toleransi, tolong menolong, hormat menghormati, rapi & bersih
Dalam situasi apapun mereka selalu membumi, ketika tertinggal mereka tidak cepat berputus asa, sabar & tawakal terus mengalirkan bola dg keyakinan
Ketika unggul/menang meraka tidak sombang & jumawa, tetep selebrasi secukupnya, tanpa melecehkan martabat lawan
Dengan segala kesholihan dalam bermain bola ini wajar Tuhan selalu memberkahi thailand dg kemenangan & kejayaan di Asia Tenggara


Sebaliknya indo selalu bermain penuh nafsu, ingin menyerang2, tapi sampai didepan bingung ngapain,
selalu ada pemain yg serakah & riya pamer skill, gocek, goreng berlebihan emoticon-Leh Uga
Selalu ada pemain yg egois, merasa paling benar dlm bermain, paling jago, paling ahli bermain bola, tak peduli teknik dasar salah
Sudah bukan rahasia lagi pemain indo gemar berbuat kekerasan, kejahilan, hasad, hasut, dengki & dzolim pd pemain lawan emoticon-Leh Uga
jarang sekali 90 menit dilewati dengan keadaban, kesantunan & kesejukan dlm bermain emoticon-Leh Uga
Pasti selalu aja ada pelanggaran yg tak perlu, pasti ada yg ngelawak, kek garing & gatel aja kalao gak ngelawak
blunder2 selalu terjadi karena selalu meremehkan segala sesuatu
Ketika unggul/menang mereka diliputi sifat sombong & membangga2kan diri, seolah udah menjadi terbaik sedunia & akhirat emoticon-Leh Uga
mudah sekali dimabuk keunggulan/kemenangan sehingga joged2
Sebaliknya ketika mereka tertinggal mereka mudah sekali berputus asa, tidak sabar, suka mencaci-maki & frustasi emoticon-Leh Uga

Dengan cara main seperti ini maka wajar indo kena "Azab" Tuhan, tidak berprestasi di tingkat senior, selalu kalah dg anak sholeh emoticon-Leh Uga

Tetep yakin sebenarnya kunci berprestasi itu simpel, bermain & baik benar saja, gak neko2 emoticon-Leh Uga

Tp bermain & benar itu bukan warisan nenek moyang, bukan gaya indo, jd "anak baek" itu gak indo banget

bagaimanapun gaya & tradisi lebih penting dari piala & prestasi apapun

Indonesia way still de bes

kita2 akan meraih piala dunia dengan cara & tradisi kita, sampai kiamat mainya harus tetep begini emoticon-Leh Uga
9 0
9
profile picture
kaskus addict
17-11-2018 22:54


Asu, komen of the day emoticon-Leh Uga

Ketololan PSSI itu udah mendarah daging, udah dibekukan aja masih goblog, harus diapain lagi emoticon-Leh Uga
1
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2
19-08-2019 21:22
daripada sponsor atau donatur ngabisin banyak duit buat bawa beberapa bocah & staff ke inggris selama berbulan2, karena pasti biaya hidup disana mahal. atau juga ngegaji luis mila yg super mahal untuk ukuran orang indo. kenapa nggak ngebenahin yg terstruktur.

misal.. pssi kerjasama ama organisasi sepakbola jepang selama 3 tahun buat impor pelatih tim junior buat klub2 level U-19 (nggak tau juga liganya masih ada atau ngga), jadi tim2 U-19 level klub wajib pake pelatih dari jepang dan gajinya disubsidi pihak sponsor. tujuannya ngebenahin skill dasar pemain2 junior indo, berlakuin standar latihan ala tim junior klub di jepang, klo perlu ampe ke sanksi2nya juga perihal masalah etika atlet diluar lapangan. karena bisa dibilang U-19 kan tahapan pemain selangkah lagi menuju pemain pro.dan gak usah muluk2 rekrut pelatih klub elit jepang, pelatih kasta 2 juga gak masalah yg penting tau standar latihan & skill pemain di junior jepang.

nanti program latihan masing2 pelatih saat udah ngelatih klub U-19 didokumentasiin rutin, dan evaluasi/kritik terhadap skill dasar pemain2 U-19 dan tahapan sebelum masuk U-19 (yaitu U-16) juga dibikin notulen, dan dilaporin rutin ke PSSI. nah tuh l*bbola nya ratu tisa daripada ngitungin statistik liga settingan yg gak ada faedahnya (karena kemungkinan hasilnya gak valid), mending ditugasin ngeriset perbaikan skill pemain2 junior indo.

----

gw bawa2 lagi soal fenomena pembenahan badminton jepang yg sekarang mulai ngeRajain badminton dunia. uniknya pemain2 mereka gak ada yg skillnya aneh2, gaya permainan mereka main dengan save (jarang error sendiri, kayak nyangkut net atau smash arahnya out), trus stamina kuat, pertahanan keras, dan bisa ngecover seluruh sisi lapangan.

beda sama pemain top indo yg gaya pemainnyaa lebih ketipe jenius, yg punya skill2 unik, kayak taufik hidayat, kevin, hendra dlll. mirip brazil lah di sepakbola

bisa dibilang mungkin jepang saat ngebenahin pembinaann di badmintonnya cukup sadar mereka mungkin gak seberbakat pemain2 indo atau china, makanya mereka fokus ke ngegenjot skill yg bisa diasah, gak perlu banyak gaya, yg penting bisa dapet poin, dan menang.
----
balik lagi ke sepakbola mungkin sebagian besar element sepakbola indo masih sok ngerasa indo berbakat maen bola, dengan lebel2 ngarang kayak brazilnya asia lah, tiki-taka asia lah, dan berbagai macam lebel2 bullshit. makanya doyannya lari gocek2 sampe gosong gak sadar skilll dasar cara maen bola yg bener aja masih ancur lebur.
Diubah oleh majalah.lama
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fulanbinfulan dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2
23-03-2019 16:26
Quote:Original Posted By theJizyah

Kalau soal timnas mah yang salah itu bukan pelatihnya, tapi yang nunjuk jadi pelatih. Udah tau kemampuannya cuma segitu2 aja, tetep aja keukeuh make yang itu.

Kenapa PSSI sepertinya terbebani harus memakai pelatih lokal untuk timnas level usia? emoticon-Big Grin suruh aja pelatih asing dan pelatih lokal diambil jadi asisten dulu. kalau sudah mampu ya boleh diganti, tapi setidaknya ada road map nya lah


P$$I gak pernah merasa terbebani dgn kebijakan "harus" memakai pelatih lokal, justru P$$I yg maunya pakai pelatih lokal utk usia² muda, kenapa? Yg ada dalam otak P$$I itu hanya duit, duit, dan duit. Selama pertandingan Timnas kelompok umur masih bisa laris dibeli stasiun tv dan ditonton masyarakat, maka itu sudah dianggap P$$I sebagai prestasi (mengeruk uang), soal trofi itu hanyalah bonus buat P$$I.
emoticon-Ngakak

Selain itu, pelatih lokal cenderung bisa "diatur" sesuai kemauan P$$I seperti mengadakan sirkus keliling berkedok ujicoba timnas, dilacurkan ke acara² tv pas lagi berprestasi, gak banyak menuntut mengenai program kerjanya yg bikin P$$I harus investasi banyak uang utk memenuhinya, dan pastinya gaji murah meriah.
emoticon-Ngakak

Kalaupun merekrut pelatih asing paling juga yg direkrut ya tipe² pelatih yg gampang "diatur" juga.
emoticon-Ngakak

Emang P$$I berani merekrut pelatih kayak RCMG? Bisa diamuk P$$I sama RCMG kalo gak dikasih infrastruktur pembinaan yg memadai. Rekrut pelatih kayak Timo Scheunemann? P$$I gak bakal bisa bikin sirkus dan melacur ke acara tv karena coach Timo ini tipe pelatih yg lumayan perfeksionis dalam membina pemain muda.
emoticon-Ngakak

P$$I adalah sumber segala permasalahan sepakbola indonesia mulai dari mafia bola, timnas blangsak, liga amburadul, suporter barbar, wasit busuk, dan berbagai permasalahan lainnya.
emoticon-Recommended Seller
7 0
7
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 2
25-03-2019 00:37
udah, 1 squad mending jadi bintang iklan sozis aja

TINGGAL LEEEPPPPP

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
6 0
6
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia