Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
134
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b68acdd60e24b3f628b4567/tell-me-why-i-cant-stop-thinking-of-ya
Pikiranku tidak bisa fokus melelapkan mata yang sebenarnya sudah lelah. Paras wajahnya selalu muncul di depan wajahku persis, seperti saat itu. Dia terbaring ke samping tepat di depan wajahku. Jantungku berdegug tak menentu, penasaran dengan apa yang di depanku. Hembusan napasnya yang hangat begitu terasa dan masuk ke aliran darahku yang mulai memanas. Begitu menyiksa menahan semuanya. Bada
Lapor Hansip
07-08-2018 03:17

Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya

Pikiranku tidak bisa fokus melelapkan mata yang sebenarnya sudah lelah. Paras wajahnya selalu muncul di depan wajahku persis, seperti saat itu. Dia terbaring ke samping tepat di depan wajahku. Jantungku berdegug tak menentu, penasaran dengan apa yang di depanku. Hembusan napasnya yang hangat begitu terasa dan masuk ke aliran darahku yang mulai memanas. Begitu menyiksa menahan semuanya.


Badanku agak kunaikan pelan-pelan agar tidak terlalu sejajar wajah kami. Aku bisa gila malam ini. Sekarang keningnya simetris dengan bibirku. Sulit menahan semua gejolak hati, akhirnya ku kecup keningnya. Tanpa melepas kecupanku, mataku mulai terlelap. Rasanya nyaman, dan lumayan untuk mengobati rasa yang tidak karuan sejak awal mulai tidur.



--------------------------------------------*-----------------------------






Untuk di kenang

Jalan ini, setapak berbatu
Kenang aku, bila kau dengarkan
Lagu ini, terlantun perlahan

Reff:
Barisan puisi ini
Adalah yang aku punya
Mungkin akan kau lupakan
Atau untuk dikenang

Ingat aku bila kau terasing
Dalam gelap keramaian kota

Reff:
Tulisan dariku ini
Mencoba mengabadikan
Mungkin akan kau lupakan
Atau untuk dikenang



Lirik-lirik lagu jikustik yang diarasemen oleh endah dan resha cukup menyejukkan pagiku. Meskipun familiar namun terdengar baru dan fresh.

Mata mulai terbuka akibat cahaya pagi yang sudah menyusup lewat celah-celah jendela

Bayangan wanita dengan cepolan rambut sedang duduk menunduk membelakangi wajahku. Selanjutnya terdengar pemotong kuku yang telah berhasil mengerjakan tugasnya dengan suara khasnya, ceklik... ceklik.

Selagi belum ketahuan olehnya, aku kembali menutup kedua mataku dan mempererat pelukanku pada sebilah guling.

"Bangun", ucapnya tanpa bergeser ataupun menoleh.

Sangat kurang beruntung. Bukan pekara mudah menyembunyikan sesuatu dengan dia.

Mencoba keberuntungan, aku tidak menjawab dan mencoba pura-pura mau tidur.

"Mau dibangunin pake cara lembut apa cara kasar?! ".

Dengan sigap mataku langsung terbelalak. Ku lihat tangannya sudah mengangkat bantal di kedua tangannya, mata yang menakutkan dan siap menerkamku habis-habisan.


" STOP IT! Gw dah bangun".
Diubah oleh bonesky
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 10 lainnya memberi reputasi
11
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 7 dari 7
Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya
11-06-2020 16:06

Part 44 Final

Ketika seseorang mencintai hal yang pertama diinginkan adalah memiliki. Akan muncul beberapa rasa yang muncul yang membuat seseorang lupa segala sesuatunya, atau orang menyebutnya buta. Love is blind. Tersenyum hanya melihat orang yang dicintai tersenyum, tak melihatnya membuat hati gusar, marah karena cemburu, menyukai apa disukai walaupun kita tak menyukainya, semua serba termaklumkan karena dia yang kita cinta.

Segalanya diciptakan berpasanganya, ada siang ada malam, ada gelap ada terang, ada senang ada sedih, ada mencintai dan ada menyakiti. Segala yang dilakukan harus melalui proses pengorbanan. Pengorbanan yang memang kita iklas menjalani atau yang menyakitkan untuk kita.

***

Riana bergegas ingin pulang dan menyiapkan masakan. Dia menghubungi Bima agar bisa makan malam bersama. Dia mencari beberapa resep masakan yang disukai oleh suaminya.

Setelah semuanya siap, ia menunggu sambik menonton TV namun pikirannya membayangkan sesuatu yang ingin sekali ia beritahukan. Sambil senyum-senyum sendiri, riana menatap layar tv tanpa tahu isi acara yang ia tonton.

"Sayang....", teriak Bima dari balik pintu depan.

Riana bangun dan segera menghampirinya.
"Capek?", tanyanya.

"Lumayan", jawabannya sambil tersenyum.

Bima langsung bersih-bersih diri dan langsung makan. Riana menyiapkannya dan melihatnya makan dengan lahap.

"Kenapa? Kamu ga makan?", tanya Bima.

"Aku mau ngasih kamu hadiah".

"Hm? Sekarang aku ulang tahun?"

"Bukan"

"Terus? Hadiah buat apa?"

"Hadiah sekaligus tugas baru buat kamu. Karena habis ini kamu bakal banyak pekerjaan tambahan"

"Hm? Ga mudeng"

Riana diam, dan masih menatap suaminya yang masih kebingungan mencerna kata-katanya.

"Aku hamil"

Bima diam dan mencoba memastikan apa yang barusan istrinya ucapkan, "Apa sayang?"

"Kamu dengarnya apa?"

"Hamil?", ucap Bima pelan-pelan takut perkataannya salah, karena kata itu sangat sensitive untuk ia ucapankan, takut menyinggung hati riana.

Riana tersenyum dan mengangguk.

Bima langsung meledak rasanya, ia bangun dan memeluk istrinya.

"Bim, aku sesak", ucap riana masih dengan senyumannya.

"Maaf. Hmmm, kamu pengin apa sekarang?"

"Maksudnya?"

"Katanya kalau orang hamil ngidam sesuatu".

"Haha, kebanyakan denger kata orang"

"Hmmmm"

"Jangan ngambek, ga pantes kamu ngambek gitu haha"

"iiish"

"Udah selesai makannya? Biar ta beresin"

"Biar aku aja. Kamu duduk manis saja"

"Hmm, jadi perhatian banget. Coba dari dulu gini"

Bima hanya tersenyum dan membereskan makanannya.

***

"Bim, aku pengin tanya"

"Apa?"

"Setelah banyak kejadian yg kita lewati dari awal sampai sekarang, kejadian terberat menurut kamu yang mana?"

"Hmmm.... Saat kamu dah benar-benar tidak percaya dan kita saling menjauh satu sama lain"

"yang mana?"

"Saat aku memilih untuk mencari pelarian yg salah".

"Oh"

"Kamu?"

"Saat ku pikir kamu punya anak dari dia"

"Dia? Yang mana"

"Aish, berapa banyak cewek yg kamu ajak kencan?"

"Hahaha, maaf. Coba lanjutan ceritanya"

"Aku tahu kamu orang yg cepat sekali akrab dengan orang lain. Kamu awalnya terlihat judes bin kejam tapi setelahnya kamu tidak tahan buat bantu orang. Dan perhatian kamu itu yg sering buat orang lain salah paham sekaligus menyukaimu dengan cepat. Aku tidak suka itu"

"Hm, begitu? Wah, aku baru sadar"

"Jengkelin!"

"Tapi kamu cinta kan? Hahaa"

"Hmmm, aku benar-benar terperangkap terus. Mau pergi kemanapun bahkan pisah pun akhirnya balik lagi"

"Tapi aku sempat hampir putus asa dan nyerah"

"Kenapa?"

"Aku mulai capek, maksa kamu juga tidak baik, apalagi sudah ada seseorang yg dari dulu perhatian denganmu lama. Rasanya aku bakal kalah"

"emmmm, maksudmu erik? *

" Heem"

"Haha, aku ga nyangka. Berarti kamu sebenarnya cemburu saat kita masih kuliah. Tapi aku lihat kamu g ada ekspresi cemburu. Ta kira aku gagal"

"Maksudmu kamu sengaja?"

"Iya. Tapi karena g berhasil akhirnya aku pikir itu g masalah kalo aku pergi sama erik. Toh kamu ga akan marah atau berpikir aneh2 karena kamu tahu dia temanku"

"Hah, benar-benar bikin hati anak orang terbakar"

"Haha, tapi aku hanya deket sama dia aja. Kalo kamu kan banyak banget"

"Tapi kamu juga sedingin es. Bahkan dari saat aku pdkt. Ahhh, aku kerja keras banget itu"

"Haha, siapa yg percaya sama kamu. Kamu dah terkenal dekat dengan banyak cewek walaupun g kamu pacari secara resmi"

"Waahhh, ternyata aku terkenal juga"

"Ish, g punya prinsip"

"Pencemaran nama baik nih. Aku cuma pacaran sama kamu loh pas kuliah"

"Yang deket? Aku juga denger kamu sering nginep di rumah teman cewek kamu"

"Haha, kami hanya teman ko. Tapi sekali aku memutuskan sesuatu bakal terus fokus dengan satu hal, seperti ke kamu"

"Gombal"

"Hahaha. Oh ya, aku pengin tanya sebenarnya kamu pernah ada rasa dengan erik?"

"emmm, pernah nyoba buka hati"

"Hasilnya?"

"Sulit, yg keinget wajah tengilmu terus. Nyebelin banget ta kira kamu guna2 aku"

"Hahaha, masih percaya gitu. Itu kamu saking cintanya sama aku"

"Narsis"

"Haha"

"Aku pengin tanya yg terakhir"

"Apaan?"

"Jawab jujur"

"Hm? Nanti akhirnya bakal di usir dari kamar ga?"

"Tergantung"

"G mau"

"Ish, oke g bakal. Tapi jawab jujur. Aku pengin tahu"

"Oke"

"Aku sebelum nikah sama aku sudah tidak itu?"

"Ya"

"Hmmm"

"Seberapa jauh aku lari, yang terlintas kamu terus. Aku ga bisa lupa tentang kita. Untung kamu punya adik yg sangat koopertif hahaha"

"Ish"

"Kita tidur ya, dah larut. Terima kasih sayang, untuk kembali lagi. Love you"

"Love you too, night"

"Nite"
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya
11-06-2020 17:10
Beneran tamat ne gan?
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya
26-11-2020 13:35
menarik sih threadnya....ijin nenda ya
0 0
0
Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya
27-11-2020 14:27
Apakah thread ini perlu dilanjutkan?
0 0
0
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Halaman 7 dari 7
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
am-i-indigo
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Heart to Heart
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia