alexa-tracking
KATEGORI kategori N icon-buat-post BUAT POST
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b455a94dc06bdd30e8b4571/pengobatan-adat-menanti-kobra-mati-agar-pawang-ular-siuman

Pengobatan Adat, Menanti Kobra Mati agar Pawang Ular Siuman



jpnn.com, PALANGKA RAYA - Pihak keluarga Rizky Ahmad alias Dewa, pawang ular yang dipatuk king kobra miliknya, yakin pria usia 19 tahun ini masih hidup. Meski secara klinis dokter menyatakan Rizky sudah meninggal dunia.

Pihak keluarga dan tabib mengaku merasakan ada denyut jantung dan denyut nadi pada pawang ular itu. Rizky terus menjalani serangkaian pengobatan spiritual seiring para tabib berdatangan mengobatinya.

Dari keterangan paman korban, Tri Mulyadi, serangkaian pengobatan secara adat masih dilakukan. Pihak keluarga tidak mau memakamkan korban, karena kondisi tubuhnya yang masih hangat.


“Napas korban bisa terlihat, jika kita tempelkan kaca di hidungnya, di situ kelihatan embun napasnya (Dewa, Red),” terangnya kepada Kalteng Pos (Jawa Pos Group) di kediaman Dewa Jalan Danau Rangas, Selasa (10/6).

Dari pengamatan Kalteng Pos di tempat penyembuhan Rizky, tampak tidak ada tanda pembusukan di tubuhnya. Wajahnya sangat jelas seperti orang tidur. Tampak semakin segar seperti layaknya orang hidup.

Pengobatan Adat, Menanti Kobra Mati agar Pawang Ular Siuman

Namun, kondisi tangan kanan korban saat ini masih mengalami pembengkakan akibat dipatuk ular King Cobra yang dibawanya ke Bundaran Besar, Minggu (8/7) lalu.

Keterangan dihimpun dari tabib, pengobatan tradisional seperti ini sudah dilakukannya secara turun temurun dan selalu berhasil, jika ditangani secara cepat. Korban yang mengalami gigitan ular King Kobra, seharusnya belum boleh masuk rumah.

Harus diletakkan di tanah lapang terlebih dahulu. Ular yang mengigitnya harus diletakkan bersama korban dan dibiarkan menggigitnya lagi untuk mengisap racunnya kembali.


Dari keterangan salah satu istri tabib, Ida, mengatakan pengobatan tradisional kemungkinan untuk korban sadar dan bangun dalam tiga hari. ”Andaikan Rizky Ahmad ini langsung diberikan penanganan cepat, tidak mungkin keadaannya seperti ini,” bebernya kepada Kalteng Pos.

Pengamatan Kalteng Pos, ular yang menemani Dewa sepanjang malam saat menjalani serangkaian spiritual pembuangan racun, ular King Kobra tersebut semakin lemas dan tidak terlalu banyak pergerakan.

Sepupu korban, Yahya mengatakan ular tersebut saat ini sama-sama mengalami sekarat. Diyakininya seperti memiliki ikatan batin dengan korban. Ketika korban nanti sadar, kata dia, kemungkinan ular tersebut mati.


“Namun jika masih hidup ular tersebut akan kami lepaskan ke habitatnya, agar hidup bebas,” terangnya saat ditanya terkait kondisi Dewa hingga kemarin siang.

Sekitar pukul 15.30 Wib, Rizky menjalani pengobatan tradisional lagi. Pihak keluarga masih fokus terhadap pengobatan. Belum bisa dimintai keterangan banyak. Keluarga sibuk menjaga Rizky di tempat pengobatan, yang berada di depan rumah berwarna biru di Jalan Danau Rangas.

Korban berada di bawah tenda dikelilingi kain untuk menutupinya. Kondisi tubuh korban tidak kaku. Lemas.

Paman korban, Tri Mulyadi mengatakan saat korban dibawa dari rumah sakit ke rumah, kondisi tubuhnya kaku dan keras. Saat mau dimandikan, tubuhnya yang kaku menjadi lemas dan sesekali ke uar keringat.

Ayah korban, Suwardi sempat mengatakan tidak terlalu ambil pusing dengan adanya berita palsu alias hoaks di media sosial, yang menyatakan Rizky Ahmad hidup lagi dan bisa makan. “Yang jelas pihak keluarga mengaminkan saja, karena itu doa yang bagus untuk Rizky Ahmad anak saya,” pungkasnya. (idu/awa/ais/ami/abe)


https://m.jpnn.com/news/pengobatan-adat-menanti-kobra-mati-agar-pawang-ular-siuman?page=1

Era 2018 ehh...Masih ada aja seperti ini emoticon-Big Grin
lah itukan pengobatan nusantara, kok ente ejek ya TS.
harusnya dilestarikan dong

katanya mendukung budaya nusantara, ga suka impr impor dr luar kayak arab
suruh bawah ane hisap
coba diobati pake campuran dua air suci

Pengobatan Adat, Menanti Kobra Mati agar Pawang Ular Siuman
+

Pengobatan Adat, Menanti Kobra Mati agar Pawang Ular Siuman
Quote:Original Posted By ba4425vt
lah itukan pengobatan nusantara, kok ente ejek ya TS.
harusnya dilestarikan dong

katanya mendukung budaya nusantara, ga suka impr impor dr luar kayak arab


Kearifan budaya lokal Nusantara? emoticon-Bingung

Ya mbok dikubur aja toh, apa ga kesian
negara lain udah berlomba-lomba pergi kebulan, disini malah.... ah sudahlah emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By makan.bang


Kearifan budaya lokal Nusantara? emoticon-Bingung


ga usah lo pikirin, ntar otak lo konslet
Biarkan orang berusaha dan berharap,kalo logika ane kalo dia bisa bangun tapi kan racun masih ada di tubuh dia nanti mati karna racun lagi emoticon-Cape deeehh ingat satu king cobra sanggup membunuh seekor gajah afrika






Btw dulu kayaknya juga pernah ada pemuda mati di patok king cobra piaraan malah sempet updet pesbuk sebelum mati,memang nya nggak ada aturan standar piara ular berbisa?
Quote:Original Posted By wind4run
negara lain udah berlomba-lomba pergi kebulan, disini malah.... ah sudahlah emoticon-Traveller


nah itu.. negara laen udah ke bulan, disini malah lebih percaya sama dukun.
Quote:Original Posted By 48punpun
coba diobati pake campuran dua air suci

Pengobatan Adat, Menanti Kobra Mati agar Pawang Ular Siuman
+

Pengobatan Adat, Menanti Kobra Mati agar Pawang Ular Siuman


Pengobatan Adat, Menanti Kobra Mati agar Pawang Ular Siuman


MINUM 3-3 NYA DIJAMIN JADI SUPERHERO

RAFATAR
kearifan lokal
kalo udah ngak ada pasokan oksigen ke otak bakalan mati jika lewat beberapa jam
Nasbung Goblok
Kalimantan yak? No comment deh. Ngeri.
tapi anehnya kenapa tubuhnya hangat dan tidak kaku, apakah reaksi racun ular?
emang bisa hidup lg..?

pawang udah mati 2 hari
Tapi Keluarga masih anggap mati suri
emoticon-Bingung
Hmmmm ya sutralahh
memang terkadang banyak pengobatan dari negara kita yang tidak masuk akal. tapi memang itu terjadi.

di daerah masih ada yang namanya dukun "ketekan". itu sangat ampuh dalam mengobati patah tulang. dan itu masih ada sampai sekarang
Budaya Dayak dengan segala magisnya kita lihat saja