alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5a797728c2cb1709298b4568/pesugihan-mahluk-pemakan-janin
Lapor Hansip
06-02-2018 16:36
PESUGIHAN MAHLUK PEMAKAN JANIN
Past Hot Thread
PESUGIHAN MAHLUK PEMAKAN JANIN

Namaku Mey, aku bekerja sebagai seorang bidan di sebuah puskesmas yang berada di desa yang sangat terpencil. Di sini aku akan berbagi cerita tentang pengalamanku menangani pasien seorang gadis belia yang bernama Lisa.

Lisa yang saat itu usianya masih 14 tahun, di paksa menikah oleh kedua orang tuanya, dengan seorang lelaki yang lebih pantas menjadi ayahnya. Lelaki itu bernama Pak Sarman, Pak Sarman adalah orang terkaya di desanya, singkat ceritanya mereka menikah di KUA.

Lisa di jadikan istri ke 4 oleh pak Sarman, isteri-isteri dari pak Sarman sangat baik-baik sekali terhadap Lisa, mereka amat kasihan dengan nasibnya Lisa, yang pasti akan sama nasibnya seperti mereka.

Malam pertama yang di lalui Lisa adalah jeritan kesakitan dan ketakutan, bukan seperti pasangan pengantin lain yang sedang memadu kasih, saat malam pertamanya, pak Sarman seperti seorang yang mengidap penyakit kelainan jiwa, saat ingin berhubungan badan, pasti ia akan menyiksa terlebih dahulu pasangannya, mungkin karena sebab itu pak Sarman belum di karuniai seorang keturunan oleh Tuhan.

Keesokan harinya isteri-isteri pak Sarman masuk ke dalam kamar Lisa, untuk mengetahui keadaan Lisa, mereka bertiga terkejut menemukan Lisa dalam keadaan babak belur dan luka lebam di sekujur tubuhnya.

Lisa yang baru saja remaja seharusnya sibuk dengan mata pelajaran di sekolahnya, kini tergeletak pingsan di sudut kamar si tua bangka yang tak berperikemanusiaan. Isteri-isteri pak Sarman merawat Lisa layaknya anak mereka sendiri, tak ada yang dapat mereka perbuat, selain mengobati Lisa, karena takut akan perangai suaminya.

Pada saat itu pak Sarman pergi ke rumah kedua orang tua Lisa dengan membawa tukang-tukang bangunan, rumah Lisa di rombak dari dinding bilik bambu menjadi dinding yang bertembok, rumah baru Lisa menjadi rumah yang termegah di desanya. Adik-adik Lisa yang saat itu putus sekolah kini mulai bersekolah kembali, keluarga Lisa yang biasa makan 1 hari 2 hari, dengan uang yang di miliki pak Sarman keluarga Lisa dapat makan 3 kali sehari, dan keperluan-keperluan materi yang lainnya di tanggung pak Sarman.

Di lain keadaan di rumah pak Sarman Lisa sangatlah menderita, di beberapa bagian tubuh Lisa mulai ada luka yang bernanah, siksaan dari pak Sarman yang sangat kejam. Tiga bulan kemudian Lisa mual-mual, pak Sarman pun bingung karena memperhatikan Lisa akhir-akhir ini suka pingsan.

Di saat malam harinya Lisa di antar oleh pak Sarman ketempat praktekku di puskesmas, dalam keadaan tak sadarkan diri. Waktu aku melihat keadaan Lisa aku sangat terkejut, karena banyak luka lebam di sejujur tubuhnya, aku segera melakukan pemeriksaan dan memasang selang infus beserta oksigen.

Aku temui pak Sarman dan menanyakan mengapa di sekujur tubuh Lisa banyak sekali luka-luka, dengan pertanyaan yang ku lontarkan, pak Sarman memarahiku dan memukul meja kerjaku, sampai-sampai laptopku yang kuletakan di atas meja pun terjatuh, untung laptopku tidak rusak saat itu. Pak Sarman bicara padaku.

"Urus saja yang menjadi tugasmu bu Bidan, kamu tidak berhak, bertanya-tanya tentang keadaan Lisa, mengerti!!"

Awalnya aku mengira pak Sarman adalah ayahnya Lisa. Aku tanyakan kemana suami Lisa kepada pak Sarman, pak Sarman menjawab.

"Akulah suami Lisa." saat itu aku sangat terkejut dan tak habis pikir, Lisa yang masih dibawah umur, menjadi seorang isteri lelaki yang sudah tua.

Di ranjang pasien Lisa mulai sadarkan diri, dan sangat ketakutan. Lisa selalu meracau.

"Ampun-ampun juragan." hanya kata-kata itu yang kudengar berulang-ulang.

Aku katakan kepada pak Sarman bahwa Lisa sudah hamil selama 7 minggu, mendengar apa yang aku sampaikan pak Sarman terlihat senang sekali. Saat itu pak Sarman memberikan aku uang 1 juta, tanda terima kasihnya kepadaku, aku hanya terdiam melihat uang yang diberikan pak Sarman.

"Apa kurang uangnya bu??"

Aku bilang, "cukup."

"Jagalah Lisa baik-baik ya pak, jangan sampai ada yang orang menyakiti dia lagi."

"Bu Bidan tak perlu ikut campur, urusan orang lain."

Pak Sarman langsung mencium kening Lisa, Lisa sangat ketakutan, sangat terlihat dari ekpresi di wajahnya.

"Ampun juragan, ampuuun."
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
06-02-2018 16:44
PESUGIHAN MAHLUK PEMAKAN JANIN

Aku tidak perduli dengan sepasang suami isteri itu, karena kedua mataku lebih tertarik dengan mahluk di samping Lisa, sosok di sebelah kiri Lisa terlihat wanita cantik sedang menjulur-julur lidahnya dan menjilati luka-luka Lisa, di sebelah kanannya sosok anak kecil bertubuh merah bertelinga panjang yang selalu mengusap-ngusap perut Lisa.

Pak sarman mengajak Lisa pulang kerumahnya dengan paksa, aku lihat mahluk-mahluk itu pun ikut pergi dengan mereka, kedua mahluk itu seperti seorang pengawal pak Sarman yang amat setia.

Hari pun berlalu, aku sudah melupakan kedua pasangan suami isteri yang sangat aneh itu menurutku, memang benar aku tidak punya hak untuk mencampuri urusan rumah tangga orang lain.

Tiga hari kemudian Lisa datang kembali ke tempat aku praktek di puskesmas, kulihat Lisa mengalami pendarahan yang cukup hebat, sampai ia pingsan dan tak sadarkan diri. Aku segera melakukan penanganan terhadap Lisa, dan ternyata Lisa mengalami keguguran. Lalu segera aku membersihkan bekas-bekas darah Lisa. Selang infus dan oksigen sudah siap aku pasang,

Tak berapa lama pak Sarman datang dengan wajah yang berseri-seri, ku perhatikan wajah pak Sarman saat itu sangat berbeda dengan yang aku temui sebelumnya, pak Sarman terlihat nampak lebih muda, kerut-kerut di wajahnya pun kulihat hilang tak berbekas, pak Sarman seperti seorang pemuda yang berumur 25 tahun, padahal umur pak Sarman sudah mencapai 45 tahun, ku amati memang sangat tampan sekali pak Sarman.Tetapi aku masih tetap menilai dalam kesadaranku yang tinggi, di balik ketampanan pak Sarman, wajahnya nampak lendi-lendir hitam yang penuh di sekujur tubuh pak Sarman, bau tubuhnya pun sangat menyengat busuk sekali, hampir aku mau muntah saat itu, dengan segera aku tahan dengan mengolesi telapak tanganku dengan minyak kayu putih dan menggosokannya di hidungku.

Pak Sarman menghampiri Lisa di ranjang pasien, Lisa pun mulai sadarkan diri, lalu pak Sarman bicara dengan Lisa.

"Mari kita pulang sayang." sambil mengecup mesra bibir Lisa.

Lisa aku berikan obat-obatan juga administrasi, tanpa aku duga pak Sarman memberikan aku uang sebesar 3 juta rupiah, jumlah yang sangat lebih untuk biaya obat-obatan yang telah aku berikan. Lalu uangnya aku masukkan kedalam laci meja kerjaku dan kusimpan tanpa kusentuh sedikitpun uangnya.

Banyak keanehan dan kejanggalan pada diri pak Sarman yang ku perhatikan saat itu. Tanpa di sengaja aku melihat kuntilanak dan anak kecil bertubuh merah bertelinga panjang, sedang bergembira seperti sedang menimang seorang bayi, aku tidak jelas melihatnya karena hari sudah gelap. Dan pada malam itu juga pak Sarman pulang dengan Lisa.

Semalaman aku tidak bisa tidur, aku merasakan banyak keanehan yang disembunyikan pak Sarman. Dan keesokan harinya aku pergi ke rumah pak Sarman untuk mengechek keadaan Lisa, aku ketuk pintu rumah pak Sarman yang mewah tersebut, saat itu yang keluar dari rumah pak Sarman, salah satu istri dari pak Sarman yang bernama Mirna, dan segera aku menanyakan keadaan Lisa kepada ibu Mirna, ibu Mirna mengajak aku masuk kedalam rumahnya, saat itu aku tertegun di ambang pintu dan mulai merasakan hawa negatif yang menyelimuti rumah itu, sepertinya ini bukan layaknya rumah yang di huni oleh manusia, lebih tepatnya rumah yang di huni oleh mahluk-mahluk halus, pikirku saat itu.

Suasana yang kulihat dirumah pak Sarman sesosok kuntilanak dan mahluk-mahluk kecil bertubuh merah bertelinga panjang sedang bergembira, mereka semua menatapku dengan mata melotot tajam, seperti tidak suka dengan kedatanganku, tetapi aku tidak memperdulikan mereka sama sekali, bulu kuduk ku pun mulai berdiri semuanya, lalu segera aku masuk kedalam kamar Lisa, di kamar Lisa makin tidak enak lagi hawanya, bau-bau yang sangat busuk menusuk hidungku, aku tidak tahan mencium aroma busuk di dalam kamar Lisa dan rasanya aku mau muntah.

"Bu Mirna maaf, toiletnya dimana ya?"

"Silahkan ada disana bu Bidan."

Sampai di kamar di toilet aku muntah-muntah, perutku mual sekali saat itu, tanpa di sengaja aku melirik kekanan kamar mandi Lisa, ternyata ada kolam kecil yang penuh dengan kembang 7 rupa, kamar mandi yang serba lux, ada bathup ada kolamnya juga.

Aku keluar dari kamar mandi langsung menghampiri Lisa yang sedang berbaring dengan wajah yang pucat. Aku tanyakan semua kepada Lisa sebenarnya apa yang telah terjadi pada dirinya, sambil menangis tersedu-sedu Lisa menceritakan semua yang ia alami selama di jadikan istri oleh pak Sarman, sesak dadaku mendengar cerita kehidupan Lisa yang teramat getir.

Lisa juga menceritakan didalam rumah mereka yang mewah tersebut, ada 10 kolam kecil dengan ukuran 100x 150 m persegi semua, kolam-kolam tersebut harus di isi dengan kembang 7 rupa dan setiap harinya harus diganti, inilah keanehan yang aku duga terjawab sudah, lalu aku tanyakan kepada Lisa.

"Apakah di rumah ini ada kamar yanh kosong Lis?"

"Tidak ada kamar yang kosong disini, bu Bidan."

Tak berapa lama kemudian, tiba-tiba pintu kamar ditendang dari luar oleh pak Sarman, pak Sarman masuk ke kamar Lisa dan marah-marah kepadaku, pak Sarman mengusir aku keluar secara kasar dari rumahnya, aku sakit hati seumur-umur tidak pernah aku di usir dalam merawat pasienku.

Aku katakan pada Pak Sarman,

"Kalau Lisa terluka lagi, aku akan laporkan pak Sarman ke pihak polisi, dengan bukti yang akurat di sekujur tubuh Lisa terdapat luka-luka." mendengar perkataanku pak Sarman mendorongku keluar pintu rumahnya, lalu pintu di banting dengan kerasnya.

Aku tertegun melihat di samping rumah Pak Sarman ada kolam besar, yang di penuhi kembang 7 rupa yang masih segar, air di dalam kolamnya bergerak-gerak terus, kembali kupandangi kolam itu dengan ketenangan hati, ternyata kolam itu berisi mahluk besar yang mengerikan, wajahnya seperti, wajah nenek sihir, giginya runcing-runcing tajam, tubuhnya berlendir berwarna hijau lebih mirip katak, kira-kira besar mahluk itu, 2 kali seekor gajah dan ekornya berduri-duri.

Ku perhatikan mahluk itu sedang menjulur-julur kan lidahnya dan menghisap kembang-kembang yang di sediakan oleh pak Sarman di kolam tempatnya bersarang, mahluk itu melihat kearahku dan langsung menjulurkan lidahnya lalu melilit tubuhku sangat kuat sekali, aku ketakutan dan jijik dengan lendir-lendir di tubuh mahluk itu, nafasku mulai sesak, dan langsung muntah-muntah, segera aku membaca doa yang diajarkan kakek ku.

Dari arah belakang, aku merasakan hembusan hawa dingin dan sebuah cahaya langsung menghantam lidah mahluk berlendir tersebut, lidah mahluk itu langsung mengendur dan melepaskan tubuhku.

Byuuurrrr...!!!

Mahluk itu pun terhempas kembali ke dalam kolam dan terdengar suara ringkikan kesakitan.

Lalu Pak Sarman keluar dari rumah dengan sangat marah, aku di dorongnya keluar pagar, sampai-sampai aku terjatuh, telapak tanganku sakit sekali dan berdarah. Segera aku hidupkan motorku dan berjalan untuk pulang kerumah, aku tidak mau lagi memikirkan rumah tangga Lisa dan Pak Sarman.

Saat malamnya aku berzikir dan berdo'a, semoga Lisa selalu dalam keselamatan dan cepat sembuh dari sakitnya, mulutku terus saja berdzikir sampai-sampai aku pulas ketiduran.
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 17:01
PESUGIHAN MAHLUK PEMAKAN JANIN

Pagi harinya pintu rumah dinasku di gedor-gedor dari luar, aku sangat terkejut dan langsung terbangun dari tidurku, saat aku membuka pintu, ternyata Lisa yang datang ke rumahku, kulihat wajah Lisa sangat pucat sekali, aku lihat mahluk-mahluk aneh di samping Lisa selalu mengikuti kemana Lisa pergi,b namun anehnya mahluk itu tak berani mendekati aku.

Akupun segera mengajak Lisa masuk kerumahku dan aku suguhi air putih lalu ku rebuskan telur setengah matang untuk Lisa, Lisa pun makan dengan lahapnya, Lisa menatapku dan bicara.

"Bu Bidan aku lapar sekali, apa ada nasi untuk aku makan?"

"Maaf sekali Lisa, aku belum memasak apa-apa hari ini, aku cuma ada mie instan, kamu mau??
Sebenarnya tidak bagus untukmu Lisa, kamu kan baru 4 hari mengalami keguguran."

Lisa tidak memperdulikan perkataanku, yang di pikirkan hanyalah mengisi perutnya, karena ia sangat lapar sekali kulihat. Aku masaki 3 bungkus mie instan dan kami makan bersama sambil mendengarkan Lisa bercerita.

Lisa cerita kepadaku, kalau semua istri-istri pak Sarman setiap hari hanya diberi makan 1 kali dan setiap hari kami disuruh menari untuk menghibur mahluk berlendir yang berada di kolam, kalau kami tidak menari, Pak Sarman akan marah dan kami di paksa memakan kembang di kolam itu.

Aku bertanya kepada Lisa, mengapa ia bisa melarikan diri dari rumah itu. Lisa memberi tahu aku kalau pak Sarman semalam menikah lagi, dengan gadis berumur 16 tahun. Pengawasan di rumah itu sedang lengah, dan Lisa dapat melarikan diri dan bersembunyi di rumahku.

Aku pun bertanya, apa yang membuat pak Sarman menjadi kaya, ternyata mahluk itu hanya menginginkan janin dari seorang perempuan, itulah yang membuat pak Sarman bisa menjadi kaya dan awet muda sampai saat ini. Istri-istri Pak Sarman tidak dapat hamil, dan selalu dinyatakan mandul oleh dokter, padahal istri-istri pak Sarman beberapa kali pernah hamil, tetapi naasnya selalu mengalami keguguran, dan janinnya di makan oleh mahluk berlendir peliharaan pak Sarman.

Lisa sudah mengetahui kalau mahluk besar berlendir itu takut dengan api, maka dari rumah pak Sarman tidak pernah ada kompor ataupun korek api. Pak Sarman akan marah besar kepada istri-istrinya bila ada nyala api di dalam rumahnya.

Aku tatap wajah Lisa tersimpan amarah dan dendam yang sangat membara, gadis kecil yang amat lugu sebentar lagi akan menjadi seekor singa betina yang sangat buas, Lisa ingin terbebas dari cengkraman si Sarman si tua laknat.

Lisa bingung apa yang harus ia lakukan untuk membalas sakit hatinya dan penyiksaan yang di deritanya selama ini, aku tidak tahu apa yang sedang Lisa pikirkan saat itu ia mengepal-ngepalkan tangannya.

Lisa melanjutkan ceritanya sambil menangis, bahwa mahluk besar berlendir itu setiap harinya selalu menjilat-jilati tubuhnya dan Lisa merasa jijik sekali dengan mahluk itu, Lisa bercerita tidak dapat bergerak oleh lilitan mahluk busuk berlendir itu, hanya menangis dan menjerit yang dapat ia lakukan, sesak dadaku mendengar kisah Lisa, tak sadar air mataku pun jatuh menetes.

Aku ingatkan Lisa untuk sholat, tetapi Lisa bilang dia tidak mengerti caranya sholat, astagfirulah yaa Allah. Aku berikan Lisa buku panduan sholat berbahasa latin agar Lisa mudah membacanya.

Saat itu aku mendengar dari luar rumahku, terdengar suara pak sarman berteriak-teriak ingin mengajak Lisa untuk segera pulang kerumahnya, pak Sarman tidak berani masuk ke dalam rumahku, entah karena apa, aku beritahu pak Sarman Lisa harus segera di rawat, karena Lisa mengalami pendarahan lagi. Pak Sarman tidak menggubris perkataanku sedikitpun dan terus menarik tangan Lisa untuk membawanya pulang,

"Aku tegaskan kembali, cepat pergi dari sini pak atau aku laporkan pihak kepolisian"

Pak Sarman terlihat ketakutan dan langsung pergi meninggalkan Lisa dari rumahku. Lisa sangat ketakutan saat itu, dia tahu pasti akan dapat hukuman berat dari pak Sarman.

Seharian Lisa aku ajarkan cara untuk sholat, ternyata Lisa anak yang pintar, dia cepat sekali mengingat apa yang aku ajarkan.
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 17:04
Ini es ef te ha caleng ya
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 17:05
Di adaptasi dari kisah nyata.

Menjelang magrib orang tua Lisa datang kerumahku, mereka memarahi Lisa, aku kesal sekali melihat Lisa di marahi kedua orangtuanya sikapnya hanya diam saja, Lisa tidak menceritakan apa yang selama ini ia alami.

Aku buka baju Lisa dan aku memperlihatkan luka-luka lebam di sekujur tubuh Lisa, tetapi kedua orangtuanya malah marah kepadaku.

"Kamu tahu apa tentang Lisa, Lisa hanya terjatuh dari tangga."

Ternyata orang tua Lisa sudah dibutakan oleh harta, mereka tidak perduli sama sekali keadaan anaknya sendiri. Lisa pun aku suruh pulang kerumahnya, sebelum pulang Lisa berbisik di telingaku.

"Aku akan membalas semuanya bu Bidan, jangan lupa do'akan aku, saat jasadku sudah membujur kaku."

Aku amat terkejut Lisa bisa bicara seperti itu. Lisa pun berlalu sambil tersenyum getir, kepadaku.

Satu minggu aku tidak ada kabar dari Lisa, minggu ke 2 terjadi kebakaran dirumah pak Sarman pada malam hari, pak Sarman seperti orang gila berteriak-teriak meminta bantuan kepada penduduk desa untuk memadamkan api dirumahnya. 3 ledakan terjadi di rumah pak Sarman, membuat rumah itu roboh dan hancur, istri-istri pak Sarman pun panik, lari menyelamatkan dirinya masing-masing.

Tak henti-hentinya Pak Sarman teriak-teriak,

"Harta ku,..hartaku"

Esok paginya rumah Pak Sarman tinggalah puing yang berserakan, 4 jasad perempuan di temukan dalam keadaan gosong, termasuk jasad Lisa, polisi sibuk mencari dari mana asal terjadi kebakaran, setelah diselidiki ternyata asal kebakaran bermula dari dalam kamar Lisa 3 tabung gas 3 kg ditemukan.

Aku teringat Lisa pernah bilang, kalau di rumah pak Sarman tidak ada kompor, lalu 3 tabung gas datangnya dari mana?? Sedangkan Lisa selalu dalam pengawasan Pak Sarman dan mahluk-mahluk busuk itu, sampai sekarang hanya menjadi misteri.

Dalam tragedi tragis kebakaran di rumah pak Sarman, hanya pak Sarmanlah yang selamat, tetapi keadaan pak Sarman menjadi gila, dia selalu berkubang ditempat yang kotor, sambil menangis dan meracau harta ku,...hartaku,... kaki serta tangannya mulai membusuk dan belatungan, wajah dan sekujur tubuhnya lengket berlendir, selama 1 tahun pak Sarman menerima adzab atas perbuatan sendiri, dan mati secara mengenaskan.

Puing-puing di rumah pak Sarman menjadi saksi bisu pesugihannya yang mengorbankan 4 wanita yang tak berdosa.

Dan pada setiap malam bulan purnama selalu terdengar suara gendang dan penampakan 4 wanita yang sedang menari-nari, dan sosok laki-laki yang sedang terikat di sebuah tiang.

TAMAT.
PESUGIHAN MAHLUK PEMAKAN JANIN
by.salim with Mey
Diubah oleh salim357
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 17:13
Tamat gan emoticon-Matabelo
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 17:31
iyaa cukup sis...
profile-picture
profile-picture
anita.sutanty dan yukinura memberi reputasi
2
06-02-2018 17:31
keren gan ceritanya...
bisa dibuat panjang nih.. lumayan dapat bahan cerita lagi nih ane, boleh ane simpan ceritanya?

emoticon-Shakehand2
profile-picture
yukinura memberi reputasi
-1
06-02-2018 17:35
boleh aja, buat apa ya gan ndemun...
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 17:44
Quote:Original Posted By salim357
boleh aja, buat apa ya gan ndemun...


hanya untuk bahan cerita ane, bakalan ane rubah ceritanya, tapi tetap tentang pesugihan.. jalan ceritanya sedikit ane ubah... sama kayak cerita di salah satu trit ane, tapi mungkin buatnya gak sekarang emoticon-Shakehand2
Diubah oleh ndemun75
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 17:48
Di persilahkan gan, mintanya cuma satu!! jangan bawa sosok" cerita ane ke story ente okaaay
profile-picture
profile-picture
agungajadech10 dan yukinura memberi reputasi
2
06-02-2018 17:50
Quote:Original Posted By salim357
Di persilahkan gan, mintanya cuma satu!! jangan bawa sosok" cerita ane ke story ente okaaay


maksudnya setannya? emoticon-Bingung
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 17:52
ho'ooh juragan ganteeeng...!!
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 17:53
Cpt bingit ya tamat nya
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 18:01
Iya gan, capek ngetiknya malessssemoticon-Wakaka
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 18:13
harta membutakan manusia y gan emoticon-Hammer (S)
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 18:14
Quote:Original Posted By salim357
ho'ooh juragan ganteeeng...!!


buseeett... gede amat tulisan, biar apa gan emoticon-Matabelo
oke nanti ane ganti semua nama dan bentuk setannya...
makasih gan emoticon-Shakehand2
0
06-02-2018 18:21
salah nge zoom gan, jangan paham salah ya?

good luck aganemoticon-Toast
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 18:24
Quote:Original Posted By atikamut
harta membutakan manusia y gan emoticon-Hammer (S)



Iya gan banyak kayak gitu, dari yang kelontong sampe konglomerat, belum lagi diperbudak setelah die sama ghostnyaemoticon-Hammer2
profile-picture
yukinura memberi reputasi
1
06-02-2018 18:38
Serem gan emoticon-Takut
0
06-02-2018 18:48
Quote:Original Posted By salim357
Iya gan banyak kayak gitu, dari yang kelontong sampe konglomerat, belum lagi diperbudak setelah die sama ghostnyaemoticon-Hammer2


terlepas cerita ini real or fiksi... gw sukak,...
merinding disko bacanya.. emoticon-Takut (S)
tp yg dibilang tmen gw *indigo klo kepasar dia bnyk liat manusia kepala monyet, dan sebagainya
0
Halaman 1 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
my-secret-story
Stories from the Heart
gadis-berkerudung-senja
Stories from the Heart
milk--mocha
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.