Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
59
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a489ca9c2cb176f338b456f/blog-samuel-kusuma
Kata Pengantar Nama: Samuel Kusuma Agama: Kristen Domisili: Jogja Usia: 28 (per 2017) Hobi: entahlah:cd Binatang peliharaan favorit: tidak ada, cuma suka main anjing dan kucing, tapi tidak berminat memelihara Komik favorit: One Piece, Naruto, Bleach (yang standar lah) Mobil favorit: ganti-ganti sih :ngakak kalo boleh bebas ya Nissan Skyline R34, Nissan GT-R R35, Nissan GT-R LM Nismo :ngakak tapi p
Lapor Hansip
31-12-2017 15:15

blog samuel kusuma

Kata Pengantar


Nama: Samuel Kusuma
Agama: Kristen
Domisili: Jogja
Usia: 28 (per 2017)
Hobi: entahlahemoticon-Cape d...
Binatang peliharaan favorit: tidak ada, cuma suka main anjing dan kucing, tapi tidak berminat memelihara
Komik favorit: One Piece, Naruto, Bleach (yang standar lah)
Mobil favorit: ganti-ganti sih emoticon-Ngakak kalo boleh bebas ya Nissan Skyline R34, Nissan GT-R R35, Nissan GT-R LM Nismo emoticon-Ngakak tapi pengen nyoba megang Mercedes OH 1518, OH 1521, OH 1525, OH 1830, O500R 1836, OC500RF 2542, Hino AK, RG, RK, Scania K310ib emoticon-Om Telolet Om! emoticon-Cool
Alasan bikin blog: agar tidak stressemoticon-Ngakak

sudah itu saja kata pengantarnya, bagi kaskuser silakan memberikan komentar, tulisan atau apapun di sini selama masih sesuai dengan aturan yang berlaku

mampir juga ke thread saya ya

Menarik Pelajaran dari Cara Anies Menanggapi Gugatan
Daftar Hal Asyik Naik Bus
Delapan Kesalahan Pembeli di Pasar Tradisional
Diubah oleh blanccasse
profile-picture
profile-picture
profile-picture
3770372 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
blog samuel kusuma
31-12-2017 23:44
Happy blogging bray emoticon-Shakehand2
1 0
1
blog samuel kusuma
12-01-2018 20:00
Berikut adalah daftar sejumlah makanan yang saya sukai, mungkin tidak tercakup semua, tapi cukuplah untuk mewakili mayoritasnya.

Nasi goreng
Macamnya banyak, ada nasi goreng sederhana yang hanya ditaburi serpihan (lebih kecil dari irisan) telur dadar dan bawang goreng, nasi goreng ayam, nasi goreng bakso, nasi goreng super pedas, nasi goreng udang, nasi goreng babi, dan variasi lain yang saya tidak hapal. Saya tidak ambil pusing dengannya. Biasanya yang menjadi perhatian saya adalah mutu nasinya, harus masih panas, agak padat dan sebaiknya tidak ada kerikilnya. Bahkan sekadar nasi goreng ditambah gorengan pun oke, walau sifatnya tidak saling melengkapi. Kadang yang menjadi bonus adalah bau wanginya, itu menambah rasa lapar dan menguji kesabaran dalam menunggu dihidangkan. Di jogja saya suka dengan nasi goreng yang dijual di jalan Sultan Agung, barat jembatan Sayidan, tapi saya tidak tahu itu mengandung babi atau tidak. Juga ada penjual nasi goreng di jalan Affandi, seberang toko buku Toga Mas.

Sengsu
Saya jarang makan ini, tapi sepertinya bukan karena takut sakit atau didemo pecinta hewan. Karena jarang makan, saya tidak tahu kriterianya, biasanya itu disajikan panas, dibubuhi merica, lalu dimakan bersama nasi. Saya dulu makan ini di Bantul, dekat gereja Ganjuran dan di De Britto.

Babi
Saya juga jarang makan ini, jumlah penjualnya juga tidak banyak, mungkin karena peminatnya sangat sedikit. Menurut saya rasa dagingnya lebih enak dari sapi atau ayam. Saya dulu biasa makan sate babi Matahari di jalan Ketandan, atau di pasar Pathuk, tapi harganya cukup mahal.

Bakso
Menurut saya bakso terenak justru bakso kaki lima, tapi tidak tahu alasannya. Pangsitnya, baksonya, bakso gorengnya terutama menjadi bagian terenak. Mi, kuah, tahu juga enak tapi bersifat pelengkap. Cuma kadang ada penjual yang baksonya kecil, saya lebih suka yang ukurannya agak besar.

Gorengan
Tentu macamnya banyak, kesukaan saya terutama tempe mendoan, tahu susur (tahu isi), bakwan. Saya juga suka tahu bulat goreng (tahu asin tanpa isi) tapi kurang suka keefisiensinya, harganya sama tapi bobotnya sangat ringan. Saya tidak menemukan penjual yang semua gorengannya enak, biasanya tempenya enak tapi tahu isinya tidak enak. Kadang tempe mendoan goreng terlalu tebal tepungnya, tahu susur rasanya tengik, bakwan hambar karena hanya berisi jagung tumbuk. Saya biasanya membeli gorengan tempe dan tahu pagi hari di depan pasar Lempuyangan. Saya juga suka gorengan onde-onde, lumpia, dan martabak asin. Kalau ini belinya sore di Malioboro depan pasar Beringharjo. Onde-ondenya besar, kenyal, isinya berupa gilingan kacang ijo. Lumpianya juga besar, tidak tengik, tidak eneg, isinya tidak bohong (ada pilihan telur atau ayam, bukan hanya wortel).

Batagor/siomay
Ada sejumlah di Babarsari, tapi yang paling enak batagor/siomay pak Tunji. Bumbu kacang yang dicampur kecap dan siomaynya mantap. Di tempat lain kalau tidak hanya bumbunya yang mantap, ya siomaynya saja yang enak.

Itu adalah daftar makanan yang saya sukai. Saya juga suka sejumlah makanan lain tapi tingkatannya di bawah daftar di atas, antara lain gudeg, soto, nasi kuning, rawon. Apa lagi ya?
0 0
0
blog samuel kusuma
13-01-2018 06:17
Quote:Original Posted By wuchan98
Happy blogging bray emoticon-Shakehand2


termakasih gan. Mohon bantuannya
1 0
1
blog samuel kusuma
06-02-2018 20:09
Instagram, Twitter, dan Facebook, saya memiliki akun pada ketiganya. Saya akan menulis pendapat, kelebihan dan kekurangan tiap media dalam pandangan saya.

Menurut Kaley Hart (Jumper Media) pada Mei 2017, Instagram adalah platform berbagi dan mengedit foto. Pizza dan sushi adalah foto makanan yang paling sering diunggah. Twitter adalah microblogging yang mengizinkan pengguna mengirim kicauan pada pengikut dan teman. Negara dengan persentase tertinggi pengguna aktif Twitter adalah Arab Saudi. Sedangkan Facebook mengizinkan pengguna berbagi profil dan melihat semua yang dikirimkan temannya.

Secara demografi, Instagram disukai oleh angkatan milenial, 28% pengguna berusia 18-29 tahun, 10% pria dan 16% wanita warganet memiliki akun ini. Jumlah remaja yang menyebut Instagram sebagai media sosial paling penting meningkat. Media ini tepat untuk menjangkau mereka, melalui gambar tentunya. Twitter digunakan oleh 24% pria dan 21% wanita pengguna internet. Orang-orang muda bergantung pada Twitter untuk mendapat berita, update dari teman atau selebriti, dan hiburan. Banyak penggunanya berasal dari Brazil, Jepang, dan Meksiko. Sementara Facebook digunakan oleh seperlima penduduk bumi, 77% adalah wanita. Facebook populer di kalangan baby boomer dan generasi X, terutama di Amerika, India, Brazil, Indonesia, dan Meksiko.

Dikatakan bahwa jika anda sangat visual, maka Instagram adalah media yang tepat. Lalu Twitter merupakan media yang tepat untuk perusahaan meningkatkan layanan pelanggan dan menjawab pertanyaan mereka sewaktu-waktu.

Nah saya mulai dengan Facebook. Saya menyukai Facebook hanya karena manajemen fotonya yang terbaik dari ketiganya. Foto dapat dipilah ke berbagai folder sehingga mempermudah pencariannya. Pada Instagram dan Twitter, semua foto ditumpuk jadi satu. Lalu saya bertahan memiliki akun Facebook hanya karena itu dibutuhkan untuk login permainan Real Racing 3. Saya tidak suka gagasan mencari teman baru melalui Facebook. Tiap saya mengajukan permintaan berteman, muncul pertanyaan: apakah anda benar-benar mengenal orang ini? Sama saja saya tidak boleh mencari teman baru. Sedangkan pada Twitter dan Instagram, saya hanya perlu mengikuti akun mereka. Saya juga heran sejumlah pesohor tidak memiliki akun Facebook, yang ada malah akun-akun palsu. Akun sejumlah teman saya juga nampak ditinggalkan. Saya juga cenderung tidak suka Facebook karena memungkinkan adanya postingan panjang tapi tidak menarik, dan itu bermunculan di beranda karena teman-teman saya sering memposting secara demikian. Saya tidak bisa melarang mereka memposting, akibatnya saya sakit mata tiap membuka Facebook.

Sekarang Twitter. Twitter merupakan media sosial yang paling saya sukai. Saya bisa mengikuti kegiatan orang-orang yang saya ingini dan biasanya Twitter yang paling ramai dengan postingan dibanding Facebook dan Instagram. Saya juga sering mengikuti update laporan pertandingan bola dan balapan di sini. Banyak pesohor memiliki akun di sini, sehingga saya bisa mengikuti keseharian mereka, meski sejak Instagram mulai tenar mereka mulai kurang aktif di Twitter. Satu hal yang saya tidak suka adalah manajemen foto yang sangat buruk, saya kesulitan mencari foto ke-1000 dengan cepat. Saya suka dengan hukum jumlah karakter yang dibatasi untuk setiap kicauannya sehingga mata saya tidak disakiti oleh tulisan yang panjang, namun saya juga benci ramainya kicauan sampah, terutama pada masa kampanye pemilu. Banyak teman saya yang tidak memiliki akun Twitter, dan dari sedikit yang punya, banyak yang sudah tidak aktif lagi.

Terakhir Instagram. Saya tidak terlalu paham alasan media sosial ini digemari orang banyak. Mungkin karena orang senang memamerkan foto. Saya senang-senang saja, bisa menemukan cukup satu wadah saja yang menyediakan banyak foto wanita cantik. Kekurangannya, Instagram lebih sepi daripada yang lainnya, biasanya orang lebih jarang mengepos gambar daripada berkicau.

Apakah media sosial menganut rumus cepat tumbuh dan cepat layu? Saya tidak tahu. Saya bosan dengan Facebook, sejumlah teman juga sudah tidak aktif lagi. Saya masih menyukai Twitter, namun tampaknya sejumlah akun mulai jarang berkicau. Saya mulai menyukai Instagram karena lebih mudah menikmati gambar daripada tulisan, tapi sampai kapan?
1 0
1
blog samuel kusuma
23-02-2018 19:40
Saya akan menulis pendapat tentang Kaskus. Saya mengenal Kaskus sekitar tahun 2009 atau 2010 secara tak sengaja. Awalnya saya berinternet mencari foto-foto wanita cantik. Karena Google berkali-kali merujuk ke Kaskus, maka mulailah nama situs ini teringat. Waktu itu banyak stok foto wanita cantik di sini.

Secara otomatis saya pun mulai menjelajahi forum ini, tidak hanya bagian BB++ saja. Waktu itu saya hanya bermain di Lounge, dan cukup terhibur. Banyak tulisan menarik dan bermanfaat di sana yang disajikan dengan ringan. Tulisan tentang 10 kota terpadat, 10 planet terbesar, 10 tempat wisata terpopuler, 10 makanan terenak, 10 wanita tercantik, dan lainnya, meski tidak bermanfaat namun menghibur. Belum lagi komentar-komentar lucu yang disajikan, seperti berbagai gambar pertamax dan gagal pertamax. Setiap saya mengakses internet, Kaskus tidak pernah terlewat karena itu dapat mengusir bosan dan kantuk.

Saya mulai membuat akun tahun 2011, awalnya karena terpaksa. Entah alasannya, namun ada sejumlah tulisan yang tidak bisa diakses jika tidak memiliki akun. Tadinya saya ingin membuat akun dengan nama sendiri, tapi sudah ada yang menggunakannya sehingga jadilah akun blanccasse ini.

Saya terus menggunakannya hingga mulai merasa jenuh karena meski materinya menghibur, namun Lounge tidak terlalu bermanfaat. Sayapun menyadari bahwa lugu sekali mengharap tulisan yang murni informatif hanya dari Lounge, dan mulai berpindah ke subforum spesifik lain seperti musik, sejarah, hukum.

Saya sempat bermain ke Ask da Boys & Girls, namun makin lama merasa bahwa banyak solusi yang bisa diterapkan sendiri tapi tidak mungkin diberikan pada orang lain. Sayapun meninggalkannya. Di subforum lain yang dijelajahi, saya mendapat berbagai informasi yang berharga, namun saya merasa menyampah jika hanya berkomentar terimakasih. Akibatnya saya hanya jadi pembaca (silent reader). Subforum spesifik seperti musik, buku, teknologi, sebaiknya dikomentari dengan cerdas, jangan hanya asal meninggalkan jejak tanpa ada tambahan kontribusi.

Saat kembali ke Lounge, saya mendapati di sana berbagai tulisan yang menghina tokoh politik, tulisan iklan, dan tulisan curahan hati yang tidak bermanfaat. Agak kecewa dengan semua ini, sayapun mulai meninggalkan Kaskus. Dahulu ketika suntuk berinternet, Kaskus merupakan situs wajib untuk menghilangkan bosan, setelahnya saya justru sebal jika membuka Kaskus, sebagai gantinya saya cukup dihibur oleh situs baca komik dan Youtube.

Sekarang tulisan tidak berguna sudah hampir tidak ada di Lounge, namun tulisan bermanfaat dan menghibur juga berkurang. Komentar juga menurun drastis. Saya menduga bahwa pengunjung Kaskus menurun. Dulu saat jaya, Kaskus berbangga diri dengan tidak tampak membenahi seringnya error dan main tenis, banyaknya penipuan di FJB, primitifnya sistem pemostingan komentar karena captcha dan tidak adanya notifikasi, dan junker yang menjamur. Pejabat Kaskus boleh menyatakan bahwa usaha mereka sudah maksimal, maka saya menyatakan inilah hasilnya.

Setelah semua itu tampak Kaskus berbenah. Tidak ada captcha, main tenis, junker, dan kini ada live streaming. Kaskus juga mengubah tampilan sehingga tampak lebih cerah, emotikon juga banyak berubah. Kini ada notifikasi yang memudahkan kaskuser mengetahui setiap quote tulisannya sehingga meningkatkan interaktivitas.

Kaskus cukup unik sebagai media sosial. Kaskus lebih bermanfaat untuk forum blog, diskusi, dan komunitas, daripada sekadar orang menulis sesuatu yang menarik namun tidak bisa menghasilkan komentar interaktif. Banyaknya komentar yang dapat ditampung dan jumlah karakter yang panjang untuk tiap komentar, belum lagi bisa mengakomodasi foto dan video membuat kaskuser bisa berdiskusi dengan leluasa.

Dibandingkan Twitter, tentu saja jumlah karakter per postingan amat memudahkan warganet menyampaikan pendapat. Namun karena hal ini pula, saling sahut di Kaskus menjadi lebih lambat daripada Twitter. Percakapan di Twitter bisa terjadi tiap menit, sedangkan untuk menunggu balasan komentar di Kaskus mungkin bisa sehari.

Sifat anonim Kaskus bagi penggunanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Meski sebenarnya saya tidak setuju dengan anonimitas karena mengurangi tanggungjawab, namun saya akui itu membuat orang lebih berani berkomentar terhadap kaskuser yang tidak dikenal sekalipun, dan secara ekonomi bagi Kaskus itu meningkatkan lalu lintas komentar. Hal itu juga membantu terciptanya tulisan yang sensitif dan berbahaya bagi orang yang menyampaikannya.

Demikianlah pendapat saya tentang Kaskus. Mungkin Kaskus memang menurun, tapi saya masih ingin melihat kebangkitannya. Keunggulan mutlaknya dari Twitter, Facebook, Instagram, dan Whatsapp adalah anonimitas. Anonimitas menghapus rasa sungkan dan takut berkomentar terhadap orang yang tidak dikenal.
1 0
1
blog samuel kusuma
08-03-2018 21:09
Koran Kompas 12 Januari 2018 memuat tulisan berjudul Generasi Z, Bekerja, Tidak Bekerja. Dituliskan bahwa banyak anak muda memilih untuk tak bergabung dengan perusahaan, namun berusaha sendiri atau bergabung dengan teman untuk usahanya. Mereka bekerja tak terikat birokrasi, waktu, dan tempat. Meski begitu mungkin ada yang masih sembunyi-sembunyi melakukannya karena masih menyambi bekerja di perusahaan. Berdasarkan studi, generasi Z (lahir mulai tahun 2000) memiliki jiwa wirausaha lebih besar daripada generasi milenial (generasi sebelumnya). Mereka lebih senang mengkreasikan pekerjaan untuk mereka sendiri. Mereka mendapat keuntungan dengan bisa menjadi bos bagi dirinya sendiri.

Menurut saya, bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri adalah baik, terlebih lagi yang spesifik, yang jarang tersedia di perusahaan besar. Karenanya mereka bisa mengumpulkan orang dengan keahlian khusus, dan memberi pekerjaan pada mereka. Dan karena semua orang dengan keahlian khusus sudah berkumpul, maka pekerjaan yang dihasilkan juga berbiaya lebih rendah atau efisien. Kumpulan ini bisa mewujudkan kreativitas menjadi uang.

Tapi semoga itu bukan merupakan alasan untuk boleh tidak tertib. Mereka bisa bekerja mengenakan celana pendek di kamar tidur mulai pukul 10. Tidak salah, hanya jangan sampai kinerja mereka kalah dari orang yang bekerja dari pukul 7 hingga 17.

Pilihan bekerja mandiri memang membuat pelakunya menjadi bos atas pekerjaannya, tapi janganlah itu merupakan alasan menolak diatur oleh atasan. Setiap orang selalu memiliki atasan, mulai orangtua, pemerintah, hingga Tuhan. Setidaknya ini menentukan orang itu mau dinasihati atau tidak. Bahkan bospun memerlukan penasihat, apalagi bos yang ini masih belum berpengalaman.
1 0
1
blog samuel kusuma
15-05-2018 20:49
Pada tulisan berjudul Risiko dan Rezeki di Dataran Tinggi yang dimuat di koran Kompas 8 Februari 2018, dikatakan bahwa sejak 32 tahun lalu kebijakan mengurai kemacetan jalur Puncak telah dilakukan dengan pola one way setiap akhir pekan atau libur nasional. Volume kendaraan yang meningkat belakangan membuat kebijakan memperlebar badan jalan dilakukan. Pelebaran jalan di Puncak merupakan program Kementerian PUPR. Namun dosen IPB Arya Hadi Dharmawan menilai semakin lebar ruas jalan, semakin deras pula arus di Puncak.

Memang perlu adanya penanganan kemacetan, di antaranya pelebaran jalan dan penambahan atau perbaikan sarana. Namun yang utama adalah pembatasan jumlah kendaraan pribadi, kalau tidak maka jumlahnya akan melonjak, rekayasa lalu lintaspun hanya tinggal tunggu waktu untuk kehilangan keefektifannya. Contoh, meski ada rekayasa pengalihan arus, pembuatan jembatan layang dan terowongan, dan pelebaran jalan, kita tidak bisa menipu diri sendiri dengan kenyataan lahan parkir yang tidak bisa bertambah.

Pada tulisan berjudul Bus Transjabodetabek ke Permukiman Ditambah, di koran Kompas 13 April 2018, uji pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap di tol Jagorawi dan tol Tangerang akan dilakukan pada 16 April 2018. Sejumlah bus permukiman ditambah untuk mengakomodasi warga. Ini agar pengguna kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum. Acuannya seminggu setelah uji ganjil-genap di tol Cikampek, 12% pengguna kendaraan pribadi berangkat lebih awal, 22% mengalihkan rute, 10% beralih ke transjabodetabek premium, dan sisanya menggunakan bus transjakarta reguler, bus reguler, dan KRL.

Saya setuju dengan cara ini jika hanya diterapkan di tol. Tapi ini jangan diterapkan di jalan umum, yang harusnya dibatasi adalah pembeliannya, bukan pemakaian kendaraan yang sudah dibeli. Mobil yang sudah telanjur dibeli biarlah tetap dipakai sesuka hati. Jika pemerintah membatasi, itu curang karena telah mencampuri urusan milik orang lain dan hanya mau penerimaan pajaknya tapi enggan menanggung akibat kemacetannya.

Kehendak saya, mengurangi kemacetan dengan membatasi penjualan mobil melalui meniadakan sistem kredit, menaikkan tarif parkir, bensin, dan tol, dan penambahan angkutan umum 24 jam. Pemerintah harus bersikap jantan dalam mengatasi ini
1 0
1
blog samuel kusuma
17-05-2018 01:07
Hei Samuel Kusuma, dulu SMAK di Dempo Malang kah.. ?
Jangan2 temen saya gan..
emoticon-Thinking
Diubah oleh ivony90
1 0
1
blog samuel kusuma
09-06-2018 06:06
Quote:Original Posted By ivony90
Hei Samuel Kusuma, dulu SMAK di Dempo Malang kah.. ?
Jangan2 temen saya gan..
emoticon-Thinking


wah bukan, saya SMA di Jogja
1 0
1
blog samuel kusuma
09-06-2018 18:44
Dalam tulisan berjudul Premium Dijamin Cukup di koran Kompas 17 Mei 2018, dikatakan bahwa ketersediaan premium di Jawa dan Bali dijamin cukup. Pertamina secara bertahap akan menyediakan premium di semua SPBU. Pertamina akan meningkatkan stok dan penyaluran BBM selama Ramadhan dan Idul Fitri dari rata-rata harian normal gasoline (premium, pertalite, dan pertamax) 90.000 kiloliter menjadi 104.000 kiloliter. Ada 3.445 SPBU di Jawa dan Bali, 1.519 SPBU menjual premium, sedangkan 1.926 SPBU tidak.

Saya memiliki sejumlah pertanyaaan. Kapan ini diwujudkan? Apakah ini hanya berlaku hingga akhir masa arus balik? Apakah nantinya harga premium dinaikkan? Jika tidak naik, apakah ada kenaikan lain seperti pajak atau pungutan lain?
1 0
1
blog samuel kusuma
10-06-2018 15:59
Dalam tulisan berjudul Upaya Singapura Mencerdaskan Bangsa di koran Kompas 17 Mei 2018, dikatakan perpustakaan bukan lagi hanya tempat untuk membaca. Tak hanya menyediakan buku, majalah, dan koran yang selalu diperbarui, perpustakaan regional Tampines di Singapura juga menyediakan berbagai sarana untuk mengembangkan diri, seperti studio praktik, ruang audiovisual, fitur daring, dan ruang baca yang nyaman dan tenang.

Saya memiliki keinginan hal itu juga diterapkan di seluruh perpustakaan Indonesia. Saya ingin perpustakaan buka 24 jam tanpa hari libur karena waktu baca kebanyakan berada di luar jam kerja (Senin-Sabtu pukul 07.00-17.00). Sebisa mungkin setiap bacaan jumlahnya lebih dari satu, namun jika tidak bisa, maka bacaan itu sebaiknya hanya boleh dibaca di dalam perpustakaan. Jika ada fasilitas bacaan berbentuk software, manfaatkanlah itu agar semakin banyak pembaca yang bisa menikmatinya. Untuk koran, saya ingin agar edisi hari ini dipajang di etalase agar dapat dibaca banyak orang sekaligus. Lalu juga jurnal daring luar negeri yang untuk mengaksesnya secara pribadi diharuskan membayar. Terakhir adalah faktor ketenangan, karena perpustakaan bukanlah tempat piknik atau mengobrol.
1 0
1
blog samuel kusuma
22-06-2018 17:02
Dalam tulisan berjudul Tagihan dan Cicilan di koran Kompas 17 Mei 2018, dikatakan bahwa ada banyak tagihan rumah tangga yang semuanya tidak boleh terlambat dibayar. Maka kewajiban ini memunculkan layanan jasa pembayaran, misalnya oleh bank, PT Pos Indonesia, dan penerbit kartu kredit. Ada biaya yang dikutip, misalnya Rp 3000-Rp 3500 untuk listrik pascabayar per transaksi. Semakin sering bertransaksi, maka semakin besar biaya yang dikeluarkan. Bagi konsumen, kemudahan menjadi daya tarik tak terhindarkan. Sebelumnya, BI menerbitkan aturan tarif isi ulang uang elektronik. Tarif menjadi sama dan lebih murah. Akibatnya, baiaya yang lebih murah akan mendorong konsumen lebih aktif mengisi ulang kartu elektroniknya, sehingga lebih aktif juga bertransaksi.

Lalu dalam koran dan edisi yang sama, pada tulisan berjudul Potensi Tumbuh Tinggi, dikatakan peluang pertumbuhan industri pembayaran berbasis teknologi digital di Asia Pasifik sangat tinggi karena transaksi nontunai masih lebih kecil dibandingkan dengan transaksi tunai. Di Asia Pasifik transaksi tunai mencakup 55% dari total taraksaksi tahun 2017. Di Asia Tenggara angkanya mencapai 76%, sementara itu Australia 21%, Cina 47%, Jepang 68%, dan India 86%. Keamanan data nasabah menjadi isu penting di Indonesia. Dari seluruh kejadian fraud di Indonesia, 87% terjadi pada transaksi tanpa menunjukkan kartu (CNP) pada tahun 2014, namun meningkat menjadi 89% tahun 2017. ini misalnya terjadi pada transaksi daring karena konsumen tidak perlu menunjukkan kartu secara fisik kepada toko.

Saya mempersilakan pemerintah dan swasta jika hendak memberi pilihan transaksi nontunai atau layanan cara pembayaran sejenis, tapi jangan itu diwajibkan jika memungut biaya tambahan. Saya termasuk orang yang tidak senang digerogoti isi dompetnya untuk pengeluaran yang tidak perlu, meski kecil. Artinya saya menentang dihapuskannya pilihan transaksi tunai dan langsung, kecuali jika pilihan transaksi nontunai digratiskan.
1 0
1
blog samuel kusuma
28-07-2018 14:22
Saya tertarik dengan istilah negara maju. Ada yang punya kriteria sendiri, sebagian lagi tidak tahu. Para profesor memiliki kriteria ekonomi, budayawan memiliki kriteria etika dan moral. Bagi saya, negara disebut maju jika memiliki kriteria keamanan, fasilitas, dan bangsa.

Negara menyediakan keamanan mutlak dari kejahatan dan bencana. Polisi dan tentara dengan kecanggihannya mencegah dan melindungi masyarakat dari ancaman. Artinya mereka ada dan bekerja, bukan ada tapi diam. Jadi keamanan bukan mengandalkan siskamling, bahkan preman bayaran. Perlindungan bencana misalnya kebakaran. Sistem tersedia gratis, yaitu petugas dan peralatan memadai seperti mobil pemadam dan helikopter. Jadi kebakaran bukan dipadamkan dengan ember berisi air oleh gotong royong warga.

Fasilitas meliputi banyak, beberapa yang utama adalah kesehatan, listrik, transportasi, pangan (termasuk air minum). Semuanya harus tersedia gratis dan layak. Fasilitas pendukung yang juga harus ada adalah toilet umum gratis.

Tentang kriteria bangsa, saya menolak untuk berkomentar.

Saya tidak mengatakan bahwa negara yang tidak seperti itu pantas dihina, namun jika belum mampu menjadi demikian, jangan sombong.
1 0
1
blog samuel kusuma
04-08-2018 13:53
Dalam tulisan berjudul Ketimpangan Jadi Tantangan di koran Kompas, 11 Juli 2018, dikatakan bahwa pemerintah mengembangkan sejumlah pusat ekonomi baru selain di Jawa hingga tahun 2045, ini diharapkan bisa menekan ketimpangan antarwilayah. Perekonomian daerah dipacu berdasarkan kekhasan dan potensi tiap daerah. Menurut Bappenas, Papua akan dikembangkan untuk basis pangan dan SDA, Sulawesi untuk industri pangan dan gerbang kawasan timur, Kalimantan untuk industri pengolahan dan lumbung energi nasional, Nusa Tenggara dan Maluku untuk pariwisata dan perikanan, Sumatera untuk industri baru dan gerbang kawasan Asia, dan Jawa untuk perdagangan dan jasa. Pemerintah daerah diharapkan tak hanya mengandalkan pusat, kreativitas dibutuhkan untuk menarik investasi. Jusuf Kalla mengatakan ketimpangan ekonomi bisa memicu konflik.

Indikator ketimpangannya dari indeks pembangunan manusia, di Indonesia barat 71,19 dan di Indonesia timur 67,36. Juga PDB regional per kapita di Indonesia barat Rp 42,43 juta dan di Indonesia timur Rp 36,43 juta. Tahun 2015, peran Jawa dalam pembentukan PDB nasional adalah 58,3% (Sumatera 22%), lalu diharapkan tahun 2045 peran Jawa hanya 51,8%.

Bagi saya, usaha pemerintah untuk memberi kesempatan pada orang miskin adalah baik, namun hanya itulah yang bisa dilakukan. Selain kesempatan, kemiskinan juga disebabkan kemalasan dan kebodohan. Percuma jika pemerintah mengguyur uang pada orang miskin yang bodoh dan malas. Orang malas hanya akan menghabiskan uang untuk hal yang merusak seperti pesta, mabuk, judi, sedangkan orang bodoh menghabiskan uang hal yang tidak berguna. Pernyataan ini penting bagi pemerintah maupun antipemerintah. Lugu jika pemerintah bertekad menghapus kemiskinan dan munafik jika pihak antipemerintah mengritik pemerintah tidak sanggup menghapusnya.
1 0
1
blog samuel kusuma
05-08-2018 15:19
Berikut adalah rekomendasi tempat makan di Jakarta yang murah meriah berdasarkan thread dari twisctre berjudul Kehidupan Bawah Tanah Ala Bisnismen Jakarta (makan siangnya)
  1. Non underground - Grand Lucky SCBD (ada yang range 20-30k tapi porsi kurang mengenyangkan sebagian orang)

  1. Non underground - Electronic City dekat Jak TV (gerobakan, soto mie Bogornya mantap)

  1. Underground - Senayan City (minimarketnya adem, persis Alfamart harganya)

  1. Underground - Plaza Bapindo/Mandiri (paling mantap sejauh ini, tidak terlalu masuk ke bawah, ada nasi goreng mafia di situ, langganan warga Senayan kalau mau bayar bayar via Indomaret)

  1. Underground - The Energy (hati-hati harganya agak mahal, lantai B1 yang recommended hanya Soto Ambengan pak Sadi, untuk yang butuh murah meriah harus ke B3-B5, resiko tanggung sendiri)

  1. Underground - Pacific Place (enak, nasi rames favorit ada di P2, tapi harus siap berbagi tempat duduk, penuh jam makan siang)

  1. Underground - CIMB niaga (lantai B1, bubur ayam di sini yang legendaris)

  1. Underground - Equity tower B3 (tidak banyak pilihan tapi enak dan murah, tapi tidak bisa merokok di sini)

  1. Underground - IDX (harus menunjukkan identitas diri ke kantin)

Beberapa pilihan lain yaitu
  • kawasan JIEP pulogadung, banyak jajanan pinggir jalan murah, atau ke kantin di masjid Jayakarta, pilihan banyak, atau ke PTC, harganya tidak jauh beda, hanya saja porsinya sedikit

  • blusukan ke arah deket kuburan Menteng Pulo atau agak ke arah Ambasador, atau gerobakan depan Aini

  • di mampang, banyak warteg dan nasi padang bertebaran

  • Jakarta Selatan pelosok situ masih murah. Yang mahal daerah GBK karena memang tidak ada space, atau ke Karet, masuk ke Karet gusuran, Karet Dukuh Atas, atau Blok M dan Santa yang jadi favorit orang kantor

  • gedung summitmas 2 (seberang FX sudirman) kantin nya tidak underground, AC pula, harga makanan 20-40 rb, ada 1 prasmanan, ambil nasi sendiri dan lauk sendiri, tipsnya ambil nasi secukupnya + 2 lauk (jangan daging), pakai kuah rendang dan kuah sop dagingnya (jangan ambil daging nya) total nya cuma sekitar Rp 15.000, kenyang, enak pula

  • belakang WTC Sudirman, masih banyak lumayan terjangkau, kalau mau full ac ke kantin Mayapada

  • Wisma Keiai Dukuh Atas, belakangnya masih ada kampung warga, masih 12-20 ribu kenyang, kalo bosan ke samping Wisma BNI, kantin pinggir jalan, menu lengkap, 15-30rb, nasi gorengnya 20 rb kenyang, ke Citywalk, di sampingnya, makanan berceceran, nasi bebek 18rb, kenyang dan enak.

  • di Kuningan agak murah, di samping Pertamina Rasuna Said (arah Ragunan) ada kantin on ground, tempatnya luas lengkap ada toilet & wastafel, ayam kalasan + teh manis tidak nyampai 25k

  • Di P1 BEJ/IDX makanannya murah dan cukup banyak pilihan, tempatnya agak jorok, gotnya gak jalan, kadang ada tikus plus jam makan siang penuh.

  • di gudang peluru tebet 10 ribuan warteg bertebaran, ayam 15 ribuan

  • di Kuningan Tempo Scan tower di sekeliling gedung masih banyak bedeng, harga bersahabat pula.

  • belakang UNJ Rawamangun, ke sebelah ke kantin UNJ, harga mahasiswa pilihannya banyak,atau tinggal jalan dekat kos di situ juga banyak makanan, harga mahasiswa juga

  • di wisma Mulia Gatot Subroto. Di belakang gedung banyak pilihan. 20-30rb kenyang

  • sekitaran Bendungan Hilir 10rb kenyang, makan nasi uduk Mbah di Depan Bendhil Gg. 8. Deretan Bendhil dari belakang BRI Tower hingga RS TNI tempat makan orang kantoran.

  • di kawasan Setiabudi, di belakang banyak gerobak makanan, harganya juga bersahabat, 15-25 ribu bisa kenyang, bisa juga dekat Perbanas, di depan atau dibelakangnya banyak

  • daerah pademangan cukup enak, 8000, 10000 bisa kenyang

  • di imperium, banyak makanan di depannya (kaki lima) mie ayam pangsit bakso 15 ribu, lalu daerah Gandariacity, lantai paling atas, kantin karyawannya, harga normal

Lembaga penelitian Australia, Roy Morgan menyebut restoran apa saja yang paling diminati masyarakat Indonesia, hasilnya:
1. Restoran Sederhana, diminati sebanyak 28,4
juta orang Indonesia
2. KFC, diminati sebanyak 24 juta orang
Indonesia
3. McDonald’s, diminati sebanyak 7,7 juta orang
Indonesia
4. Pizza Hut, diminati sebanyak 6,5 juta orang
Indonesia
5. Solaria, diminati sebanyak 3,2 juta orang
Indonesia
6. A & W, diminati sebanyak 2,4 juta orang
Indonesia
7. D’Cost, diminati sebanyak 2,4 juta orang
Indonesia
8. Hoka-hoka Bento, diminati sebanyak 2,3 juta
orang Indonesia
9. Texas Fried Chicken, diminati sebanyak 1,6 juta orang Indonesia
10. Es Teler 77, diminati sebanyak 1,5 juta orang Indonesia

Lalu restoran paling diminati di Jabodetabek: Sekitar 40,2 persen atau hampir 8,5 juta penduduk di Jabodetabek sangat berminat makan di KFC. Sedangkan, peminat Restoran Sederhana adalah 21,3 persen atau sekitar 4,5 juta orang. Selanjutnya, restoran favorit warga Jabodetabek adalah McDonald’s, Pizza Hut, Solaria, Hoka-hoka Bento, dan D’Cost. Tiga posisi terbawah ada restoran A&W, Burger King, dan Es Teler 77.
Diubah oleh blanccasse
0 0
0
blog samuel kusuma
06-08-2018 19:02
Saya mencoba merangkum juga tempat makan murah di Yogyakarta berdasarkan thread berjudul Daftar Tempat Jajan Makanan Enak Murah di Jogja oleh yusup7093

Lotek MM UGM, Seberang Magister Manajemen
Ayam Goreng Kampung BUGISAN, Jl. Bugisan
Selatan 42 (Depan SMKI)
Bakmi SHIBISHU, Jl. Raya Bantul No.106
Gudeg KENTUNGAN, Jl. Kaliurang Km. 5 (setelah
perempatan Ring Road)
Gudeg KUNCEN, Jl. HOS. Cokroaminoto (utara
perempatan Wirobrajan)
Bubur Ayam Twister, Jl. Supadi 3 Kotabaru
Burger MONALISA, Jl. kaliurang Km. 2 (depan
kampus Pertanian UGM)
Bakso TELKOM, Pertigaan Timoho Kantor Telkom,
Kotabaru
Nasi Goreng SIGOMBING, Jl. Perumnas, Seturan
Nasi Timbel BAROKAH, Jl. Imogiri Barat Km. 9, Bantul
Lotek SAGAN, Jl. Danau Tempe V No. 8
Bakmi PELE, Alun-Alun Utara
Bebek Goreng H. SLAMET, Jl Mangkubumi, (Sebelah
Tugu Yogya)
Burung Dara PACIFIC RESTAURANT, Jl. Magelang
Km. 4 (depan TVRI)
Sate Padang MANDALA KRIDA, Kawasan Stadion
Mandala Krida
Sate dan Tongseng MBAH DARMO, Jl.Jogja Solo
(timur Bandara Adisucipto)
Sate NGAGLIK, Jl. Kaliurang Km. 10 (depan kantor
Kecamatan Ngaglik)
BAKAR BATU Steak, Plaza Ambarukmo lantai 3
BAMBOO Resto, Jl. Veteran (selatan SGM)
Buffet Martabak KUBANG, Jl. Kaliurang Km. 14,5
Batagor SAGAN, Perempatan Sagan (Pom Bensin)
BEBAQARAN, Jl. Kaliurang Km 6,5,
BUZZ Coffee Shop, Jl. Seturan (Depan kampus STIE
YKPN)
Restoran Taman PRINGSEWU, Jl. Magelang
BOYONG KALEGAN Resto, Jl.Raya Pakem Turi -Â
Sleman
BOLANG BALING RAJA RASA, Jl. Timoho 107
Gudeg JOGJA, Jl. Malioboro (depan Honda Astra)
IKKI BENTO, Jl. Babarsari (depan Universitas
Proklamasi)
Ikan Bakar JIMBARAN, Jl. Kaliurang Km. 12,5
INDRALOKA Garden Resto, Jl. Cik Di Tiro 18
JOGLO RESTO , Jl. Colombo No. 9 A Samirono
Martabak BCA KATAMSO, Jl. Katamso ( dekat
Purawisata)
Mie Jowo KOLOMBO, Jl. Kaliurang Km.7 (pintu
masuk Pasar Kolombo)
KAGAMA Food Court UGM, Plaza Kampus UGM
(belakang Bank BNI UGM)
KAMPUNG SUNDA, Jl. Kaliuang Km. 10 (deket
lapangan Gentan)
KEBON CABE, Seturan (depan Hotel Seturan / depan
kampus YKPN)
Siomay MANG MUDI, Pojok perempatan Kentungan
Kwetiau Sapi 99, Jl. Asem Gede (Deket LBC)
KOPI LUWAK Cafe, Lantai 1 Malioboro Mall
Soto Lamongan CAK MANGKU, Jl. Kusumanegara
(sebelum perempatan SGM)
Sop KaKambing BANG JAMAL, ki Jl. Magelang
(depan TVRI Jogjakarta)
Soto Ayam “MIROSO”, Jl. Laksda Adisucipto No
168 A
Ayam Goreng PAK PARMAN, Jl. Kaliurang Km 9
Ayam Goreng NYONYA SUHARTI, Pojok Perempatan
Rejowinangun Gedong kuning
Bakso PERMATA, Jl. Sultan Agung (selatan Bioskop
Permata)
Bakmi GADJAH MADA LESTARI, Jl Gejayan (Seberang
Toko Buku Toga Mas)
Ayam Goreng MBOK BEREK KALASAN, Jl. Raya
Yogya – Solo Km 13,5
Baso PONDOK BAMBU JAKARTA, Jl. Janturan 5
Muja Muju (Depan Toserba Pamela)
Ayam Rendang PASAR KRANGGAN, Jl. Diponegoro
(depan Pasar Kranggan)
Ayam Goreng PAK NDUT, Jl. C.Simanjuntak 29,
Terban
Bebek SAMBAL KOREK, Jl.Kaliurang – depan
Gedung Wisuda UGM,
Ayam Goreng Candisari, Jl. Solo Km. 14 No. 124
Candisari, Kalasan
Ayam Betutu GILIMANUK, Jl. Damai, Palagan Tentara Pelajar
Nasi Pecel khas Blitar di Kedai Moe - Jl. Anggajaya
II / 232, condong catur, jogja...
patokan dari perempatan ringroad concat ke utara
trus ke timur, ikutin jalan, Kedai di kiri jalan
sop ayam campur kuah merah bu asih(pertigaan
sebelah timur jokteng wetan)

Saran saya jika ingin murah,
  • beli indomie di supermarket lalu masak sendiri di rumah, harganya tidak lebih dari Rp3000

  • beli gorengan pinggir jalan (kaki lima) seperti tempe mendoan, bakwan, Rp5000 sudah kenyang

  • beli biskuit atau roti tawar di supermarket, makan secukupnya, simpan sisanya.
Diubah oleh blanccasse
0 0
0
blog samuel kusuma
08-08-2018 15:07
Dalam tulisan berjudul Enam Ruas Jalan Tol Siap Dilelang, di koran Kompas, 11 Juli 2018, dikatakan ruas tol tersebut diharapkan mendukung jaringan logistik dan mengembangkan kawasan. Bagi saya inilah fungsi tol sebenarnya. Tol bukan hanya untuk mengurangi kemacetan dan untuk memudahkan arus mudik. Itu lugu. Tol adalah untuk melancarkan perekonomian dan meningkatkan produktivitas. Jadi pembangunan tol berhasil jika mampu menurunkan harga barang dan meningkatkan keefektifan jasa. Meningkatkan keefektifan jasa misalnya mengurangi keterlambatan pekerja. Maka salah jika untuk waktu tertentu truk dilarang melewati tol, karena truklah penggerak ekonomi.

Bagaimana jika truk kelebihan muatan? DPP Organda mengingatkan angkutan barang untuk tidak mengangkut muatan berlebih dan memperbesar dimensi kendaraan (Kompas, 11 Juli 2018, halaman 14). Itu benar, tapi saya juga menghendaki pemerintah terus meningkatkan kapasitas sarana transportasi (jalan, jembatan) karena produksi kendaraan niagapun terus meningkat daya angkutnya. Contoh, tahun 1970-an GVW bus hanya 9 ton, tahun 1990-an hingga 2000-an 15 ton, dan tahun 2014 sudah 25 ton. Indonesia akan ketinggalan jika kapasitas sarana transportasi tidak ikut ditingkatkan.
0 0
0
blog samuel kusuma
14-08-2018 13:57
Dalam tulisan berjudul Insentif bagi Pengguna Bahan Baku Lokal, di koran Kompas 11 Juli 2018, dikatakan bahwa imbas pelemahan rupiah juga dirasakan industri jamu. Ada kenaikan biaya produksi 5% dipicu impor bahan baku komponen pendukung. Secara keseluruhan biaya produksi jamu dan obat tradisional naik 20% pada semester pertama 2018. Sayapun bertanya-tanya tentang manfaat jamu. Bila sakit, jamu tidak membuat saya pulih. Saya sehatpun jamu tidak menambahi apapun. Akhirnya saya berhenti berlangganan jamu karena hanya membuang uang, terlebih lagi sekarang harganya naik. Namun barangkali ada orang yang merasakan khasiat jamu, saya menyilakan.
0 0
0
blog samuel kusuma
16-08-2018 18:40
Cara menambah RAM Android tanpa root dari https://www.androox.com/cara-menambah-ram-android/

Pertama adalah mendownload aplikasi Swapper di playstore. Jika sudah terinstall dengan sempurna, buka aplikasi itu, aktifkan menu pada Active Swap on Boot, kemudian di bagian Swap File Position, pilih SD Card FAT Partition. Pada bagian Swap File Size, masukkanlah jumlah atau kapasitas dari memori virtual yang ingin ditambahkan. Jika sudah selesai, maka klik simpan konfigurasi tersebut.
0 0
0
blog samuel kusuma
19-08-2018 15:43
Saya coba rangkumkan sejumlah emotikon Kaskus favorit saya
emoticon-Traveller emoticon-Shakehand2 emoticon-Om Telolet Om! emoticon-No Hope emoticon-Ngakak emoticon-Ngacir2 emoticon-Mewek emoticon-Matabelo emoticon-Malu emoticon-Hammer2 emoticon-Hai emoticon-Games emoticon-DP emoticon-Cool emoticon-Cape d... emoticon-Bingung
emoticon-Ngakak (S) emoticon-Najis (S) emoticon-Malu (S) emoticon-Hammer (S) emoticon-Cape d... (S) emoticon-Betty (S) emoticon-Bingung (S) emoticon-Berduka (S)
emoticon-Wowcantik emoticon-Ngacir Tubrukan emoticon-Peace emoticon-Embarrassment emoticon-Nohope emoticon-Malu emoticon-Mad emoticon-Belo emoticon-Hammer emoticon-Genit emoticon-Gila emoticon-Big Grin emoticon-army emoticon-Frown
0 0
0
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
kakek-penyeruput-piccolo
Stories from the Heart
our-memories-together
Stories from the Heart
wabah-zombie-2
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia