alexa-tracking
KATEGORI kategori N icon-buat-post BUAT POST
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 18 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5a4891ffc1cb17d5658b4568/menjawab-flat-earth-101-mengungkap-kebohongan-propaganda-bumi-datar---part-3
Quote:Original Posted By rambutanasem05
saya merasa gak perlu pake2 solar filter, karena sudah cukup bagi saya
mengatakan matahari itu mengecil.
kalo mas yakin sama pengaruh solar filter
baiknya dibuat videonya diupload biar jadi pembelajaran
buat semua orang, bukan cuma saya
jangan lupa eksperimennya

saya tunggu, I'm Waiting, I'm Waiting , I'm Waiting
biar gak ada lagi yang ngeyel kayak saya


itu udah ada videonya diangkut ama dia dari kmaren
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak lu aja pura2 gak liat

denial sih. jadinya gak bakal lepas dari pembodohan bosdar
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

dah dikasi bukti tp tetep denial. ini mah bukan bego lagi namanya
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By rambutanasem05


sudah saya tegasin dari awal
bahas yang gituian sama kayak bahas satelit
infonya bakal banyak tipu-tipu.

ya monggo kalo agan percaya dengan data data itu
percaya ya silahkan saja.

buat saya masih banyak cara lain.


coba jelaskan kenapa :
- rasi beruang besar terbit dan tenggelam di utara
- rasi gubuk penceng terbit dan tenggelam di selatan
- rasi orion terbit di timur dan tenggelam di barat?

kalo buminya bulat sih itu wajar, apalagi kalo kita ngamatinnya dari equator (have been done that since a child sampe bosen)

tapi kalo buminya datar, harusnya urutannya begini :
- rasi beruang besar terbit dan tenggelam di utara
- rasi orion terbit di timur, puncaknya di atas kepala dan tenggelam di barat
- rasi gubuk penceng terbit di timur, puncak di selatan jauh, dan tengelam di barat

silahkan diamati sendiri emoticon-Embarrassment
Susah bener ya ngomong sama manusia gua emoticon-Bingung
Gw jadi curiga ni Jangan2 bosdar sendiri lg ngaskus emoticon-Ngakak
Makanya denialnya menggila... Minta ketemu NASA giliran di undang LAPAN pada kicep emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By xenocross


MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Kan sudah dari kemarin dikasih video orang eksperimen pake solar filter?

Itu gambar dari video. Gak pake solar filter dan pake solar filter.
Jadi ternyata ukuran matahari yg selama ini dilihat bukan ukuran sebenarnya

MATAHARI GA MENGECIL.

ngeyel amat sih dari kemarin. Udah nonton belum video yg dikasih?


Quote:Original Posted By rambutanasem05


saya merasa gak perlu pake2 solar filter, karena sudah cukup bagi saya
mengatakan matahari itu mengecil.
kalo mas yakin sama pengaruh solar filter
baiknya dibuat videonya diupload biar jadi pembelajaran
buat semua orang, bukan cuma saya
jangan lupa eksperimennya

saya tunggu, I'm Waiting, I'm Waiting , I'm Waiting
biar gak ada lagi yang ngeyel kayak saya



video ini langsung kasih perbandingan antara pakai solar filter dan gak pake


Ini video perbandingan matahari terbenam yang sama dengan dua kamera. 1 Pakai solar filter, 1 lagi gak pake



video perbandingan jam 4 dan jam 6, gak mengecil


video foto pagi, siang, sore, gak mengecil


100 menit timelapse sunset

Quote:Original Posted By xenocross




video ini langsung kasih perbandingan antara pakai solar filter dan gak pake


Ini video perbandingan matahari terbenam yang sama dengan dua kamera. 1 Pakai solar filter, 1 lagi gak pake



video perbandingan jam 4 dan jam 6, gak mengecil


video foto pagi, siang, sore, gak mengecil


100 menit timelapse sunset



husss gan, dia ga ngerti apa bedanya solar filter, kacamata item anti uv, sama kaca film emoticon-Wakaka

amar mana nih?

bawa yang pinteran dikit kek emoticon-Blue Guy Bata (L)

soal solar filter aja denialnya minta ampun
Sementara nunggu dia nonton semua videonya, kita baca dulu ini

1. Jarak bumi - bulan
Quote:Cara Mengukur Jarak Bumi ke Bulan

Ada banyak cara untuk mengukur jarak Bumi ke Bulan, yang paling modern dan akurat (ketelitiannya dalam centimeter) adalah dengan menggunakan laser yang ditembakkan ke cermin atau reflektor yang diletakkan di Bulan oleh Neil Amstrong dan kawan-kawannya saat pertama kali menginjakkan kakinya di Bulan, kemudian mengukur waktu tempuh laser tersebut kembali ke tempat semula (Bumi); kita telah mengetahui kecepatan cahaya dan dapat dengan mudah menentukan jarak Bumi ke Bulan dengan rumus d = cΔt/2, di mana d adalah jarak Bumi-Bulan, c adalah kecepatan cahaya, dan Δt adalah waktu tempuh bolak balik laser tersebut. Jarak Bumi ke Bulan sekitar 385.000 km.


MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Namun tahukah Kamu, pada abad ketiga sebelum masehi, astronom Yunani bernama Aristarchus dari Samos (kira-kira 310 SM – 230 SM) menemukan cara yang sangat pintar untuk mengukur jarak Bumi ke Bulan, dengan mengamati gerhana Bulan dengan seksama.

Untuk memahami cara Aristarchus mengukur jarak Bumi-Bulan, ambillah sebuah koin dengan diameter 1 inci (2,54 cm) sebagai representasi Bumi dalam kejadian gerhana Bulan. Kemudian dengan membuat bagian lingkaran koin tersebut disinari cahaya matahari, maka akan terbentuk bayangan koin tersebut, berbentuk kerucut bayangan, dan ternyata panjang kerucut bayangan ini adalah 108 kali diameter koin, yang artinya sepanjang 108 inci. Artinya, bayangan koin akan tetap ada dalam jarak 108 inci dari koin tersebut; bayangan ini kita sebut sebagai umbra. umbra adalah bahasa Latin yang artinya bayangan, Umbrella berarti bayangan kecil dalam bahasa Italia
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Nah, apa kegunaan angka 108 tadi? Kasus koin tadi berlaku juga pada gerhana bulan, di mana panjang umbra Bumi yang berbentuk kerucut tadi adalah 108 kali diameter Bumi, artinya, dengan adanya gerhana Bulan, kita tahu bahwa jarak Bumi ke Bulan pastilah kurang dari 108 kali diameter Bumi.

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Selama gerhana Bulan penuh terjadi, Bulan masih terlihat redup dan tidak gelap total karena ada sedikit cahaya hamburan dari Bumi yang mengenainya.. Nah, selama pengamatan yang sangat hati-hati pada gerhana ini, teramati bahwa diameter bayangan kerucut Bumi pada lintasan Bulan adalah 2,5 kali lebih besar daripada diameter Bulan. (ilustrasinya pada gambar, panjang FE sama dengan 2,5 kali panjang ED)

Kita telah mengetahui diameter Bumi sebesar 12.400 km, artinya panjang banyangan kerucut Bumi adalah sebesar 108 kali 12.400 km, yaitu 1.329.200 km. Dari sini, kita dapat mengatakan bahwa gerhana Bulan tidak akan terjadi jika jarak Bumi ke Bulan lebih dari 1.329.200 km.

Orang-orang Yunani kala itu juga mengetahui bahwa penampakan ukuran Bulan sama dengan penampakan ukuran Matahari; maksudnya, kalau kita lihat dari Bumi, ukuran Bulan dan Matahari sama. Karena penampakan ukurannya yang sama ini, sudut ECD sama dengan sudut EAF. Perhatikanlah bahwa FE adalah diameter bayangan Bumi yang dilintasi Bulan, dan ED adalah diameter Bulan. Dari pengamatan juga diketahui bahwa perbandingan antara FE dengan ED adalah 2.5 berbanding 1. Sekarang perhatikan segitiga sama kaki FAE dan DCE; secara geometri dan dari data pengamatan tadi, kita juga dapat mengatakan bahwa AE panjangnya 2,5 kali panjang EC, dan artinya panjang AC adalah 3,5 kali panjang EC. Kita juga tahu bahwa AC haruslah 108 kali diameter Bumi.

Dari data-data di atas, dengan menggunakan perhitungan Aristarchus, jarak Bumi ke Bulan adalah 1.329.200 km / 3,5 = 382.629 km. Hasil perhitungan ini dekat sekali dengan pengukuran modern ‘kan?

Adapun untuk kesalahan perhitungan dengan cara Aristarchus terhadap hasil pengukuran modern dapat berasal dari tidak akuratnya angka perbandingan diameter bayangan kerucut Bumi dengan diameter Bulan.


2. Mengukur ukuran bumi

Quote:Pengukuran terhadap keliling bumi untuk pertama kalinya dilakukan oleh Erastothenes, seorang Yunani yang tinggal di Iskandaria, Mesir, pada abad ketiga sebelum masehi. Pengukurannya sangat akurat untuk ukuran zaman itu, bayangkan pada abad ketiga sebelum masehi dan perhitungannya hampir sama dengan perhitungan akurat modern. Lalu, bagaimana caranya Erastothenes mengukur keliling bumi? Simak terus di sini.

Erastothenes mengetahui bahwa di selatan Iskandaria yaitu kota Syena (sekarang Aswan, tempat dam air sungai Nil) ada sebuah sumur dalam dan pada tengah hari tanggal 21 Juni, cahaya matahari tembus lebih dalam ke air yang ada di sumur itu, sesuatu yang tidak terjadi pada hari-hari lainnya di tahun itu; itu berarti, matahari tepat berada vertikal di atas kepalanya pada waktu itu. Erastothenes juga mengetahui bahwa matahari tidak pernah tepat berada di atas kepalanya secara vertikal di Iskandaria, yang paling mendekati vertikal ia dapatkan pada tanggal 21 Juni itu, ia menemukan sudutnya ternyata sekitar 7.2 derajat, dengan mengamati bayangan sebuah tongkat tegak.

Ia tahu bahwa jarak dari Iskandaria ke Syena sekitar 5.000 stadia (1 stadium sekitar 157 meter, -bentuk jamak kata 'stadium' adalah stadia-). Dari perbedaan sudut yang dibentuk oleh cahaya matahari dan tongkat tegak tadi pada tengah hari tanggal 21 Juni, Erastothenes dapat mengetahui keliling bumi.

Tentu saja Erastothenes telah mengetahui bahwa bumi ini bulat dan mengetahui bahwa gambaran bumi, cahaya matahari dan tongkat tegak adalah seperti gambar di bawah ini.

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Kita sudah bisa menghitung berapa jarak dalam meter untuk 1 derajat tersebut, 5.000 stadia per 7.2 derajat, artinya 700 stadia dalam 1 derajatnya. Lalu dapat ditentukan keliling bumi untuk satu keliling lingkaran (360 derajat):

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Keliling bumi melalui perhitungan Erastothenes adalah sebesar 252.000 stadia atau sekitar 39.564 km, sangat dekat dengan rata-rata keliling untuk lintasan membujur bumi yang diterima saat ini (dibandingkan dengan keliling membujur karena Iskandaria dan Aswan membujur) yaitu 40.008 km.

Dari sini juga kita bisa menghitung jari-jari atau radius bumi, yaitu dengan persamaan keliling lingkaran berikut

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3



3. Jarak matahari

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

ilmuwan Yunani, ribuan tahun yang lalu, mereka sudah dapat membuktikan bahwa matahari adalah objek yang sangat jauh. Inilah bukti tersebut: Pada saat bulan separuh sudut antara bulan dan matahari 90 derajat. Itu dapat kita amati dengan mudah di negara khatulistiwa seperti Indonesia. Saat matahari terbenam di cakrawala, bulan separuh ada di atas kepala kita.

Saat bulan separuh, semakin jauh jarak matahari, sudut antara bulan dan matahari akan semakin mendekati 90 derajat. Nah, kalau sudut antara bulan dan matahari 90 derajat berarti matahari adalah objek yang jauh sekali. Matahari ada di cakrawala dan bulan ada di atas kepala, artinya mereka membentuk sudut 90 derajat. Dengan demikian terbukti bahwa matahari adalah objek yang sangat jauh (dibandingkan dengan jarak bulan)

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Kalau memang benar matahari objek dekat, bulan separuh akan terlihat rendah saat matahari hendak terbenam di cakrawala. Lihat gambar dibawah ini:

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Namun hal tersebut tak pernah terjadi dalam kenyataan. Yang terjadi adalah bulan separuh ada di atas kepala kita saat matahari terbenam di cakrawala. Itulah sebabnya kita yakin matahari adalah objek yang amat sangat jauh (dibandingkan jarak bulan)!

Aristarchus menemukan cara untuk menentukan jarak bumi dan matahari dengan membuat perkiran kasar. Dia melihat tahap bulan ketika bulan tepat setengah bersinar dengan matahari masih terlihat jelas di langit. Kalau ditarik garis antara bumi-bulan, bulan-matahari dan matahari-bumi akan membentuk segitiga seperti gambar berikut:

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Aristarchus mulai dengan premis bahwa, selama bulan setengah, bulan membentuk segitiga siku-siku dengan matahari dan bumi. Dengan mengamati sudut antara Matahari dan Bumi, φ, rasio jarak ke matahari dan bulan dapat disimpulkan dengan menggunakan bentuk trigonometri.

Menggunakan trigonometri, ditemukan bahwa jarak ke matahari antara 18 dan 20 kali lebih besar dari jarak ke bulan. Ini nilai (atau nilai dekat dengan itu) diterima oleh para astronom selama dua ribu tahun ke depan, sampai penemuan teleskop diizinkan perkiraan yang lebih tepat paralaks surya.
(Kenyataannya jarak matahari - bumi adalah 400x jarak bumi ke bulan)

Kesalahan perhitungan terjadi karena sulitnya mengetahui kapan bulan benar-benar setengah bercahaya dan pusat matahari.

Setelahnya, dipakailah venus sebagai pengukur yang lebih tepat.

Transit Venus menempati kedudukan istimewa dalam sejarah ilmu pengetahuan, khususnya astronomi dan fisika, setidaknya dalam empat hal. Pertama, Transit Venus menyediakan peluang mengukur jarak Bumi–Matahari secara lebih teliti, dengan jalan mengukur nilai paralaks Matahari. Paralaks Matahari adalah selisih sudut yang disebabkan oleh beda lihat terhadap pusat cakram Matahari antara pengamat di permukaan Bumi dengan pengamat di pusat Bumi. Karena jari-jari Bumi bisa diukur dengan mudah, maka jika paralaks Matahari bisa diketahui, nilai jarak Bumi-Matahari yang lebih akurat pun bisa diketahui, tanpa perlu membentangkan mistar ukur secara langsung di antara Bumi dan Matahari. Dalam praktiknya, pengukuran jarak Bumi-Matahari menggunakan peristiwa Transit Venus membutuhkan minimal dua lokasi berbeda. Data yang dibutuhkan adalah waktu-waktu kontak dari setiap lokasi.

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Quote:Jarak Bumi-Matahari
Nilai jarak Bumi-Matahari adalah komponen fundamental dalam memahami ukuran dan cara kerja tata surya kita. Upaya pengukuran telah dilangsungkan sejak masa Aristarchus (23 abad silam) dengan mengamati kedudukan Bulan, namun saat itu hanya menghasilkan angka 2,96 juta km. Pengukuran Claudius Ptolomeus juga tak jauh berbeda, yakni 7,97 juta km atau setara 21 kali lipat jarak Bumi-Bulan saja. Ini tergolong ‘dekat’ dalam skala astronomi.

Sehingga Ptolomeus pun bersikukuh menggagas teori Matahari mengelilingi Bumi (geosentris), karena baginya tak ada bedanya sistem Bumi dan Bulan dengan sistem Bumi dan Matahari. Berabad kemudian disadari pengukuran Aristarchus tidaklah akurat. Pun demikian teori Ptolomeus. Sejak abad ke-11 mulai muncul kesadaran bahwa gerak planet-planet tata surya dan Matahari dalam mengelilingi Bumi justru komplikatif dengan fakta pengamatan langit. Catatan ibn Sina memperlihatkan adanya fase-fase Venus dan jika diterapkan pada kasus Matahari (dan juga Venus) mengelilingi Bumi, hasilnya amat bertolak-belakang. Meski demikian salah satu komponen penting pendukung teori heliosentris, yakni jarak Bumi-Matahari yang sebenarnya, belum diketahui pada masa Copernicus mengapungkan gagasannya.

Transit Venus menyediakan peluang untuk mengetahui jarak Bumi-Matahari yang lebih teliti. Sebab pengamatan tahap-tahap transit Venus dari minimal dua lokasi berbeda akan menyajikan selisih waktu-waktu kontak, sehingga paralaks Matahari bisa diketahui. Karena kita telah mengetahui diameter Bumi, paralaks Matahari pun bisa dikonversi menjadi jarak Bumi-Matahari lewat prinsip trigonometri sederhana. Menggunakan data pengamatan transit Venus dari dua titik berbeda (yakni di belahan Bumi utara dan selatan), nilai paralaks Matahari akan diperoleh sehingga jarak Bumi–Matahari pun diketahui. Dengan data Transit Venus 1761 dan Transit Venus 1769, maka nilai jarak Bumi-Matahari yang lebih akurat pun diketahui, untuk saat itu bernilai 153 juta km atau 19 kali lipat lebih jauh dibanding yang diduga Ptolomeus. Kemudian pada Transit Venus 1774 dan Transit Venus 1781 diperoleh nilai yang lebih akurat, yakni 149,6 juta km. Nilai ini tak berbeda jauh bila dibandingkan dengan hasil metode pengukuran jarak Bumi-Matahari lainnya, termasuk pengukuran akurat di era penerbangan antariksa.


Apa itu Transit Venus?
Peristiwa ketika planet venus melintasi piringan Matahari ini mirip dengan peristiwa gerhana Matahari oleh Bulan. Kalau Gerhana Matahari terjadi ketika Matahari – Bulan – Bumi, dengan Bulan berada di antara Matahari dan Bumi dalam posisi sejajar.

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Nah untuk transit venus, planet venus akan berada di antara di antara Matahari dan Bumi. Tapi, meskipun ukuran Venus hampir sama dengan Bumi (ingat! Venus dan Bumi itu sempat dibilang planet kembar juga!), jaraknya yang sangat jauh menyebabkan kita hanya melihat Venus seperti titik yang melintasi piringan Matahari. Kalau di Gerhana Matahari, Bulan yang melintas tampak menutupi seluruh permukaan Matahari karena jarak Bulan jauh lebih dekat ke Bumi dibanding Venus.

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Kemiringan orbit Venus 3,4º. kredit : Royal Astronomical Society New Zealand

Venus, bintang kejora yang kerap menghiasi langit fajar atau senja ini bergerak mengitari Matahari setiap 224 hari dengan kemiringan orbit 3,4º terhadap Bumi. Artinya, ketika Venus melintas di antara Bumi dan Matahari, ia tidak selalu berada “sejajar” dengan Bumi dan tidak setiap saat ia melintas kita bisa melihat transit.

Ketika terjadi konjungsi inferior atau saat venus melintas di antara Matahari dan Bumi, ia seringkali berada “di atas” atau “di bawah” Matahari, sebagai akibat kemiringan orbitnya terhadap Bumi tadi. Transit baru akan terjadi, ketika Venus melintas di Matahari – Bumi di nodes atau di area titik potong orbit Bumi dan Venus. Pada posisi ini, Matahari – Venus – Bumi akan berada “sejajar” sehingga pengamat di Bumi akan dapat melihat planet Venus melintasi piringan Matahari.

Mengapa Transit Venus Penting?
Pertanyaan ini tentunya menghiasi benak kita, apa sih pentingnya Transit Venus sampai harus diamati. Bukankah kita hanya melihat sebuah titik hitam lewat di “depan” Matahari?

Di era tahun 1700-an, masalah terbesar dalam astronomi adalah penentuan jarak rata-rata Matahari – Bumi yang digunakan untuk konstanta fundamental di sistem heliosentris yang diajukan Copernicus. Selain itu, transit Venus di tahun 1700-an memberikan petunjuk awal keberadaan atmosfer di bintang senja itu.

Kalau sekarang, penentuan jarak antara kita dan benda langit dilakukan menggunakan radar. Tapi di masa lalu, radar itu seperti apa mungkin orang tidak bisa membayangkannya. Pada masa itu, untuk menentukan jarak suatu benda langit maka dibutuhkan perhitungan trigonometri untuk mengetahui konstanta Satuan Astronomi (SA) – atau jarak Bumi – Matahari.

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Di tahun 1677, astronom Inggris Edmund Halley mengajukan ide untuk pengamatan Transit Venus dan ia juga memberikan ide untuk metode penentuan paralaks menggunakan geometri dengan memanfaatkan Transit Venus yang terjadi pada tahun 1761 dan 1769. Meskipun Halley meninggal 19 tahun sebelum Transit Venus 1761, para ilmuwan ternyata masih tetap mengikuti ide yang diberikan Halley. Berbagai upaya dilakukan untuk melakukan perjalanan pengamatan Transit Venus yang di Tahun 1761, lokasi pengamatan yang baik berada di Hindia Belanda. Pada masa itu, pengamatan Venus juga dilakukan di Hindia Belanda tepatnya di Batavia yang dibantu oleh Pdt. Johann Mohr yang kemudian hasil pengamatan itu dikontribusikan dalam laporan yang dikirim ke Belanda.

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Hasil pengamatan Transit Venus 1761 memberikan hasil jarak Matahari – Bumi sekitar 95 juta mil / 152887680 km (atau cukup dekat dengan perhitungan saat ini 92,955,807.267 mil (149,597,870.691 km)

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

PENGUKURAN JARAK MATAHARI DILAKUKAN DI JAKARTA!!!
Quote:Original Posted By xenocross
Sementara nunggu dia nonton semua videonya, kita baca dulu ini

1. Jarak bumi - bulan


2. Mengukur ukuran bumi



3. Jarak matahari

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

ilmuwan Yunani, ribuan tahun yang lalu, mereka sudah dapat membuktikan bahwa matahari adalah objek yang sangat jauh. Inilah bukti tersebut: Pada saat bulan separuh sudut antara bulan dan matahari 90 derajat. Itu dapat kita amati dengan mudah di negara khatulistiwa seperti Indonesia. Saat matahari terbenam di cakrawala, bulan separuh ada di atas kepala kita.

Saat bulan separuh, semakin jauh jarak matahari, sudut antara bulan dan matahari akan semakin mendekati 90 derajat. Nah, kalau sudut antara bulan dan matahari 90 derajat berarti matahari adalah objek yang jauh sekali. Matahari ada di cakrawala dan bulan ada di atas kepala, artinya mereka membentuk sudut 90 derajat. Dengan demikian terbukti bahwa matahari adalah objek yang sangat jauh (dibandingkan dengan jarak bulan)

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Kalau memang benar matahari objek dekat, bulan separuh akan terlihat rendah saat matahari hendak terbenam di cakrawala. Lihat gambar dibawah ini:

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Namun hal tersebut tak pernah terjadi dalam kenyataan. Yang terjadi adalah bulan separuh ada di atas kepala kita saat matahari terbenam di cakrawala. Itulah sebabnya kita yakin matahari adalah objek yang amat sangat jauh (dibandingkan jarak bulan)!

Aristarchus menemukan cara untuk menentukan jarak bumi dan matahari dengan membuat perkiran kasar. Dia melihat tahap bulan ketika bulan tepat setengah bersinar dengan matahari masih terlihat jelas di langit. Kalau ditarik garis antara bumi-bulan, bulan-matahari dan matahari-bumi akan membentuk segitiga seperti gambar berikut:

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Aristarchus mulai dengan premis bahwa, selama bulan setengah, bulan membentuk segitiga siku-siku dengan matahari dan bumi. Dengan mengamati sudut antara Matahari dan Bumi, φ, rasio jarak ke matahari dan bulan dapat disimpulkan dengan menggunakan bentuk trigonometri.

Menggunakan trigonometri, ditemukan bahwa jarak ke matahari antara 18 dan 20 kali lebih besar dari jarak ke bulan. Ini nilai (atau nilai dekat dengan itu) diterima oleh para astronom selama dua ribu tahun ke depan, sampai penemuan teleskop diizinkan perkiraan yang lebih tepat paralaks surya.
(Kenyataannya jarak matahari - bumi adalah 400x jarak bumi ke bulan)

Kesalahan perhitungan terjadi karena sulitnya mengetahui kapan bulan benar-benar setengah bercahaya dan pusat matahari.

Setelahnya, dipakailah venus sebagai pengukur yang lebih tepat.

Transit Venus menempati kedudukan istimewa dalam sejarah ilmu pengetahuan, khususnya astronomi dan fisika, setidaknya dalam empat hal. Pertama, Transit Venus menyediakan peluang mengukur jarak Bumi–Matahari secara lebih teliti, dengan jalan mengukur nilai paralaks Matahari. Paralaks Matahari adalah selisih sudut yang disebabkan oleh beda lihat terhadap pusat cakram Matahari antara pengamat di permukaan Bumi dengan pengamat di pusat Bumi. Karena jari-jari Bumi bisa diukur dengan mudah, maka jika paralaks Matahari bisa diketahui, nilai jarak Bumi-Matahari yang lebih akurat pun bisa diketahui, tanpa perlu membentangkan mistar ukur secara langsung di antara Bumi dan Matahari. Dalam praktiknya, pengukuran jarak Bumi-Matahari menggunakan peristiwa Transit Venus membutuhkan minimal dua lokasi berbeda. Data yang dibutuhkan adalah waktu-waktu kontak dari setiap lokasi.

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3



Apa itu Transit Venus?
Peristiwa ketika planet venus melintasi piringan Matahari ini mirip dengan peristiwa gerhana Matahari oleh Bulan. Kalau Gerhana Matahari terjadi ketika Matahari – Bulan – Bumi, dengan Bulan berada di antara Matahari dan Bumi dalam posisi sejajar.

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Nah untuk transit venus, planet venus akan berada di antara di antara Matahari dan Bumi. Tapi, meskipun ukuran Venus hampir sama dengan Bumi (ingat! Venus dan Bumi itu sempat dibilang planet kembar juga!), jaraknya yang sangat jauh menyebabkan kita hanya melihat Venus seperti titik yang melintasi piringan Matahari. Kalau di Gerhana Matahari, Bulan yang melintas tampak menutupi seluruh permukaan Matahari karena jarak Bulan jauh lebih dekat ke Bumi dibanding Venus.

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Kemiringan orbit Venus 3,4º. kredit : Royal Astronomical Society New Zealand

Venus, bintang kejora yang kerap menghiasi langit fajar atau senja ini bergerak mengitari Matahari setiap 224 hari dengan kemiringan orbit 3,4º terhadap Bumi. Artinya, ketika Venus melintas di antara Bumi dan Matahari, ia tidak selalu berada “sejajar” dengan Bumi dan tidak setiap saat ia melintas kita bisa melihat transit.

Ketika terjadi konjungsi inferior atau saat venus melintas di antara Matahari dan Bumi, ia seringkali berada “di atas” atau “di bawah” Matahari, sebagai akibat kemiringan orbitnya terhadap Bumi tadi. Transit baru akan terjadi, ketika Venus melintas di Matahari – Bumi di nodes atau di area titik potong orbit Bumi dan Venus. Pada posisi ini, Matahari – Venus – Bumi akan berada “sejajar” sehingga pengamat di Bumi akan dapat melihat planet Venus melintasi piringan Matahari.

Mengapa Transit Venus Penting?
Pertanyaan ini tentunya menghiasi benak kita, apa sih pentingnya Transit Venus sampai harus diamati. Bukankah kita hanya melihat sebuah titik hitam lewat di “depan” Matahari?

Di era tahun 1700-an, masalah terbesar dalam astronomi adalah penentuan jarak rata-rata Matahari – Bumi yang digunakan untuk konstanta fundamental di sistem heliosentris yang diajukan Copernicus. Selain itu, transit Venus di tahun 1700-an memberikan petunjuk awal keberadaan atmosfer di bintang senja itu.

Kalau sekarang, penentuan jarak antara kita dan benda langit dilakukan menggunakan radar. Tapi di masa lalu, radar itu seperti apa mungkin orang tidak bisa membayangkannya. Pada masa itu, untuk menentukan jarak suatu benda langit maka dibutuhkan perhitungan trigonometri untuk mengetahui konstanta Satuan Astronomi (SA) – atau jarak Bumi – Matahari.

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Di tahun 1677, astronom Inggris Edmund Halley mengajukan ide untuk pengamatan Transit Venus dan ia juga memberikan ide untuk metode penentuan paralaks menggunakan geometri dengan memanfaatkan Transit Venus yang terjadi pada tahun 1761 dan 1769. Meskipun Halley meninggal 19 tahun sebelum Transit Venus 1761, para ilmuwan ternyata masih tetap mengikuti ide yang diberikan Halley. Berbagai upaya dilakukan untuk melakukan perjalanan pengamatan Transit Venus yang di Tahun 1761, lokasi pengamatan yang baik berada di Hindia Belanda. Pada masa itu, pengamatan Venus juga dilakukan di Hindia Belanda tepatnya di Batavia yang dibantu oleh Pdt. Johann Mohr yang kemudian hasil pengamatan itu dikontribusikan dalam laporan yang dikirim ke Belanda.

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Hasil pengamatan Transit Venus 1761 memberikan hasil jarak Matahari – Bumi sekitar 95 juta mil / 152887680 km (atau cukup dekat dengan perhitungan saat ini 92,955,807.267 mil (149,597,870.691 km)

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

PENGUKURAN JARAK MATAHARI DILAKUKAN DI JAKARTA!!!


Warbiasyah perhitungan ilmuwan jaman dulu... Otaknya maju dari pada FElers emoticon-Ngakak
to all

ini bahan


udah gak usah pada ngutip teori
sampe taun jebut juga gak kelar2
kalo cumanya bisa ngelonin teori


filtar, filter filtar filter... bikin kepala muter... TEORI doang !
sains harus bisa di demonstrasikan
praktekin pake alat peraga sesuai skala
tunjukan keadaan dimana kita bisa melihat kondisi seperti video diatas
menggunakan alat peraga.
gimana sinar matahari bisa mengecil dengan pergerakan bumi hanya 0,00000xx% antara 12:00-18:00
ingat dengan skala ala helisentrik keadaan matahari 12:00 - 18:00

jangan tanggung2 supaya bisa dipelajari orang banyak
upload seprofesional mungkin
hindari dari trik-trik hoax
ini demi nama baik dan citra dari trit ini.

i'm waiting, x3emoticon-Wow

wassalam. emoticon-Traveller




Quote:Original Posted By rambutanasem05
to all

ini bahan


udah gak usah pada ngutip teori
sampe taun jebut juga gak kelar2
kalo cumanya bisa ngelonin teori


filtar, filter filtar filter... bikin kepala muter... TEORI doang !
sains harus bisa di demonstrasikan
praktekin pake alat peraga sesuai skala
tunjukan keadaan dimana kita bisa melihat kondisi seperti video diatas
menggunakan alat peraga.
gimana sinar matahari bisa mengecil dengan pergerakan bumi hanya 0,00000xx% antara 12:00-18:00
ingat dengan skala ala helisentrik keadaan matahari 12:00 - 18:00

jangan tanggung2 supaya bisa dipelajari orang banyak
upload seprofesional mungkin
hindari dari trik-trik hoax
ini demi nama baik dan citra dari trit ini.

i'm waiting, x3emoticon-Wow

wassalam. emoticon-Traveller


Situ ngerti gak sih mana teori mana praktek?
emoticon-Ngakak please... omdonya jangan dikedepanin. Mau gw permalukan lagi?

Pakai filter itu dalam ranah praktek. Bukan teori.
Aduh..... kocaq banget ini anak
emoticon-Ngakak

Fix goblog apa gimana? Jadi dari tadi elu tuh gak ngerti maksudnya pake filter? Kalo fix goblog ga bakalan gw ladenin lagi. Percuma, ntar gw ketularan.

Jawab dulu deh pertanyaan standar ini
Lu ngerti gak sih kenapa mesti pake filter?

Nih tonton dulu biar lu ga goblog2 amat
emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By xenocross
video ini langsung kasih perbandingan antara pakai solar filter dan gak pake


Ini video perbandingan matahari terbenam yang sama dengan dua kamera. 1 Pakai solar filter, 1 lagi gak pake



video perbandingan jam 4 dan jam 6, gak mengecil


video foto pagi, siang, sore, gak mengecil


100 menit timelapse sunset
Quote:Original Posted By rambutanasem05
to all

ini bahan


udah gak usah pada ngutip teori
sampe taun jebut juga gak kelar2
kalo cumanya bisa ngelonin teori


filtar, filter filtar filter... bikin kepala muter... TEORI doang !
sains harus bisa di demonstrasikan
praktekin pake alat peraga sesuai skala
tunjukan keadaan dimana kita bisa melihat kondisi seperti video diatas
menggunakan alat peraga.
gimana sinar matahari bisa mengecil dengan pergerakan bumi hanya 0,00000xx% antara 12:00-18:00
ingat dengan skala ala helisentrik keadaan matahari 12:00 - 18:00

jangan tanggung2 supaya bisa dipelajari orang banyak
upload seprofesional mungkin
hindari dari trik-trik hoax
ini demi nama baik dan citra dari trit ini.

i'm waiting, x3emoticon-Wow

wassalam. emoticon-Traveller


Serius nanya

Udah baca Pejwan belum?
Yg katanya ente bisa memilih mana informasi hoax dan mana yg bukan emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By rambutanasem05
to all

ini bahan


udah gak usah pada ngutip teori
sampe taun jebut juga gak kelar2
kalo cumanya bisa ngelonin teori


filtar, filter filtar filter... bikin kepala muter... TEORI doang !
sains harus bisa di demonstrasikan
praktekin pake alat peraga sesuai skala
tunjukan keadaan dimana kita bisa melihat kondisi seperti video diatas
menggunakan alat peraga.

gimana sinar matahari bisa mengecil dengan pergerakan bumi hanya 0,00000xx% antara 12:00-18:00
ingat dengan skala ala helisentrik keadaan matahari 12:00 - 18:00

jangan tanggung2 supaya bisa dipelajari orang banyak
upload seprofesional mungkin
hindari dari trik-trik hoax
ini demi nama baik dan citra dari trit ini.

i'm waiting, x3emoticon-Wow

wassalam. emoticon-Traveller




seriusan...
Kita ketemuan gimana ?

Kita sama2 melakukan research saat matahari diatas sampai tenggelam ?
ntar yg bawa kamera lu juga bawa kamera emoticon-siul

gw pake kamera ber filter lu kaga pake
Kita lihat yg mana yg bener, yg mana yg cuma omdo modal cocot doang gak pake metode saintis ? emoticon-siul
Quote:Original Posted By Uthe18
seriusan...
Kita ketemuan gimana ?

Kita sama2 melakukan research saat matahari diatas sampai tenggelam ?
ntar yg bawa kamera lu juga bawa kamera emoticon-siul

gw pake kamera ber filter lu kaga pake
Kita lihat yg mana yg bener, yg mana yg cuma omdo modal cocot doang gak pake metode saintis ? emoticon-siul


Autokicep dia gan klo langsung diajakin praktek langsung sih.emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By Uthe18


seriusan...
Kita ketemuan gimana ?

Kita sama2 melakukan research saat matahari diatas sampai tenggelam ?
ntar yg bawa kamera lu juga bawa kamera emoticon-siul

gw pake kamera ber filter lu kaga pake
Kita lihat yg mana yg bener, yg mana yg cuma omdo modal cocot doang gak pake metode saintis ? emoticon-siul


sekalian ajakin neropong kalimantan dari ancol emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Shinsz
sekalian ajakin neropong kalimantan dari ancol emoticon-Big Grin


pake teropong? emoticon-Big Grin
ntar ngeliat lambung kapal ilang separo juga diem.

lucu ya... kalo bagian bawah kapal bisa kena perspektif sama refraksi, kalo bagian atasnya nggak
emoticon-Ngakak
Ini orang terlalu kaya apa gimana ya ngerekam matahari langsung gak pake filter emoticon-Ngakak atau jangan2 dia anggep solar filter kayak filter di instagram emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By megatron21


pake teropong? emoticon-Big Grin
ntar ngeliat lambung kapal ilang separo juga diem.

lucu ya... kalo bagian bawah kapal bisa kena perspektif sama refraksi, kalo bagian atasnya nggak
emoticon-Ngakak

gapapa malu, yg penting masuk ancol dibayarin emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By rambutanasem05
to all

ini bahan


udah gak usah pada ngutip teori
sampe taun jebut juga gak kelar2
kalo cumanya bisa ngelonin teori


filtar, filter filtar filter... bikin kepala muter... TEORI doang !
sains harus bisa di demonstrasikan
praktekin pake alat peraga sesuai skala
tunjukan keadaan dimana kita bisa melihat kondisi seperti video diatas
menggunakan alat peraga.
gimana sinar matahari bisa mengecil dengan pergerakan bumi hanya 0,00000xx% antara 12:00-18:00
ingat dengan skala ala helisentrik keadaan matahari 12:00 - 18:00

jangan tanggung2 supaya bisa dipelajari orang banyak
upload seprofesional mungkin
hindari dari trik-trik hoax
ini demi nama baik dan citra dari trit ini.

i'm waiting, x3emoticon-Wow

wassalam. emoticon-Traveller


serius dah. situ idiot ny uda akut bgt. ibarat ny uda ga ketolong lagi. situ nyuruh org praktekin. lha situ cm andelin video org. waras bos? tuh uda dkasih cara observasi+alat yg dgunain biar bener hasil ny. tp situ koar" gaje.

bener kata temen ane. debat sama org pinter susah menang ny. tp debat sama org idiot, mustahil bisa menang. emoticon-Hammer2
Quote:Original Posted By kazekage810
Ini orang terlalu kaya apa gimana ya ngerekam matahari langsung gak pake filter emoticon-Ngakak atau jangan2 dia anggep solar filter kayak filter di instagram emoticon-Leh Uga


Kalo bukan rokok filter, filter aer piurit barangkali
emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By Shinsz
gapapa malu, yg penting masuk ancol dibayarin emoticon-Big Grin


emoticon-Ngakak syedaaappp
aduh masih Noob ternyata

nunggu yang kakap dateng dulu deh, mau debat sydney takutnya gak paham

sementara jadi SR dulu emoticon-linux2