alexa-tracking
KATEGORI kategori N icon-buat-post BUAT POST
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a4891ffc1cb17d5658b4568/menjawab-flat-earth-101-mengungkap-kebohongan-propaganda-bumi-datar---part-3

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR.


Quote:
UPDATEI!!!!
THREAD INI SUDAH ADA VERSI YOUTUBE NYA. SILAHKAN DITONTON.


Jangan lupa, kalau setuju dan suka klik Like & Shareemoticon-2 Jempol
Kalau mau nonton bagian selanjtnya klik Subscribe emoticon-Shakehand2


VIDEO SAYA YANG LAIN
Episode Berikutnya


MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3


Quote:
PENDAHULUAN
Halo, selamat pagi, siang, sore, malam Gan, Bro, Sis, Bray dan apapun panggilannya. Belakangan ini muncul fenomena di Indonesia orang-orang yang meyakini bahwa bumi datarseperti piring. Dan orang-orang ini merasa bangga dan merasa dirinya sebagai orang yang tercerahkan. Orang yang lepas dari pembodohan sains modern yang didoktrin oleh guru-guru di sekolah. Mereka merasa dirinya bagian dari perjuangan melawan konspirasi besar para elit dunia yang disebut sebagai Globalist. Mereka adalah agen-agen yang menyebarkan kebangkitan kesadaran global atas dogma sains yang menyesatkan. Begitu pikirnya.

Kepercayaan bahwa bumi datar atau Flat Earth di era modern sudah ada sejak lama di Amerika dan Eropa dan booming sekitar tahun 2013 dengan banyaknya video di youtube yang dibuat oleh aktivis Flat Earth. Di Indonesia sendiri baru ramai belakangan ini. Dan yang mebuat banyak orang percaya adalah seri video Flat Earth101. Video berbahasa indonesia dan kemungkinan besar dibuat orang Indonesia. Yang membuat miris, banyak orang-orang bertitel sarjana ikut-ikutan percaya dan men-share video ataupun kepercayaan Flat Earth. Kemungkinan besar lebih banyak lagi orang yang terpengaruh dan percaya oleh video tersebut, hanya saja mereka tidak menunjukkannya karena takut dibully, dibilang goblok dll.
Saya tidak menyalahkan atau menganggap bodoh orang-orang yang menonton video tersebut lalu terpengaruh. Mungkin ilmu IPA yang didapat di sekolah tidak disertai pemahaman, hanya sekedar hafalan. Maka ketika menonton video tersebut yang seolah-olah menyajikan fakta-fakta dan logika-logika, dan disajikan secara menarik mereka menganggapnya lebih benar. Yang disayangkan adalah jika mereka berhenti disitu dan tidak mau melakukan cross check atau tabayyun dengan mencari informasi lebih lanjut.
Saya sendiri karena bacaan dan tayangan dokumenter konspirasi, terus terang dulu pernah mempercayai hal-hal ini : David Copperfield menggunakan bantuan Jin sehingga bisa terbang. Pendaratan Bulan adalah Palsu. Pelaku Bom Bali bukan Imam Samudera, tetapi Agen CIA dengan bom micronuklir. Itu adalah proses belajar yang harus kita lewati. Proses agar kita bisa berfikir secara ilmiah.
Namun bagi sebagian orang, ketika mereka mendapatkan suatu keyakinan, mereka tidak mau berubah. Meskipun ditunjukkkan fakta yang bertentangan dengan keyakinan itu. Bagi Flat Earther die hard saat ditunjukkan bukti-bukti bumi bulat kebanyakan jawabannya adalah :
- Tonton dulu videonya, jangan asal ngebacot
- Haha, pasti belum nonton videonya nih
- Belum nonton kok udah bilang hoax. Tonton dulu biar nyahok
Dan semacam itu.
Intinya mereka menganggap video itu adalah referensi maha benar. Kalau nonton itu pasti tersadarkan. Dan orang yang tidak ikut-ikutan percaya bumi datar pasti dituduh belum melihat video Flat Earth 101.
untuk itu, saya membuat thread ini khusus untuk menjawab seri video Flat Earth 101 secara runut dan menyeluruh.


Quote:
Thread ini saya buat khusus untuk menjawab argumen-argumen dan klaim serta kebohongan Flat Earth 101. Kadangkala berseliweran di media sosial orang yang men-share video Flat Earth 101 dengan salah satu kutipan argumennya. Cukup merepotkan jika mengomentari satu satu. Maka dengan thread ini mudah-mudahan dengan satu komentar berisi link ke Kaskus ada argumen pembanding yang menyeluruh terhadap pengaruh Video Flat Earth 101.
Jika anda menganggap isi thread ini bermanfaat dan sejalan dengan pandangan anda, Saya mempersilahkan untuk meng-copas sebagian atau seluruh isi thread ini ke media internet lain baik itu blog, facebook, dan lain-lain.


Quote:
Pada akhirnya, saya tetaplah manusia biasa. Bukan orang yang tahu segalanya. Mungkin ada beberapa data atau argumen yang saya kemukakan salah. Saya terbuka untuk kritik dan diskusi yang ilmiah.


Baiklah, mari kita tonton videonya bersama-sama lalu kita komentari klaim-klaimnya.

Video 1 : Bangkitnya Kesadaran


Quote:
Video pertama adalah pembuka, isinya rangkuman dari argumen-argumen yang akan dijabarkan pada video selanjutnya. Jadi tidak perlu banyak dikomentari pada video pertama ini karena belum terlalu detail.
Inti dari pendahuluan di video pertama adalah teori bumi berbentuk bulat adalah sebuah kebohongan. Tapi coba dipikir, jika memang bumi bulat adalah sebuah kebohongan, berapa ratus ribu orang yang harus berbohong? Seluruh 17 ribu pegawai NASA harus berbohong, juga lembaga antariksa seluruh dunia baik Rusia, China, Perancis, Jepang termasuk pegawai LAPAN di Indonesia. Seluruh kontraktor yang berhubungan dengan lembaga antariksa, pembuat roket dan satelit. Ribuan pilot di seluruh dunia. Tentara yang KATANYA bertugas menjaga Kutub Selatan, dan masih banyak lagi.
Mengapa tak satupun membocorkan rahasia? Bukankah mereka bisa dapat uang banyak dengan memeras pembuat kebohongan? Atau kalau takut diancam keselamatannya, mengapa tidak ada yang masih punya hati nurani dan membuat wasiat yang membongkar kebohongan bumi bulat lalu dipublikasikan setelah meninggal sebagai penebus “dosa” kebohongan?


Quote:
Menit 20:10
Klaim FE : Foto-foto bumi dari luar angkasa yang dirilis NASA yang menunjukkan bumi berbentuk bulat semuanya adalah hasil dari CGI. Kalau dikumpulkan foto-foto bumi yang dirilis NASA dari tahun 1975 sampai 2015 terlihat bahwa artist yang membuat CGI NASA tidak konsisten, karena warna bumi berbeda-beda. Juga terdapat foto bumi dimana beberapa bagian awan hasil copy paste. Ada juga video yang menunjukkan bayangan kamera, artinya video tersebut dibuat di studio dengan menggunakan maket. Pertanyaanya, adakah foto bumi yang bukan hasil CGI? Silahkan anda cek sendiri, jawabanya adalah : TIDAK ADA!

Jawaban : Kalau yang dimaksud adalah foto bumi ‘seluruh badan’ memang tidak banyak. Kenapa? Karena untuk bisa memotret bumi secara keseluruhan maka harus dari jarak yang sangat jauh. Rata-rata ketinggian orbit satelit tidak memungkinkan memfoto bumi secara keseluruhan, namun hanya sebagian seperti ini.
Foto bumi dari ISS
Foto bumi


Tapi bukan berarti foto bumi utuh yang asli tidak ada. Yang terkenal adalah foto bumi dari Apollo 17, juga ada beberapa foto dari lunar orbiter Kaguya milik jepang dan dari satelit Russia.
foto bumi


Lalu kalau dibilang foto bumi tidak konsisten warnanya, ya jelas lah beda-beda warnanya karena difoto oleh dengan kondisi pencahayaan yang berbeda, menggunakan kamera beda, settingan kamera juga beda, jarak juga berbeda beda. Tapi pasti secara umum warna foto bumi adalah kebiru-biruan, ada foto yang biru kusam, ada yang biru jernih. Tapi nggak ada foto bumi warna pink.
Beberapa elemen awan sama persis dan hasil copy paste? Sayangnya di video tidak ditunjukkan link foto tersebut sehingga tidak bisa kita analisa bersama-sama.
Ada bayangan kamera? Itu sih bukan bayangan kamera, tapi pantulan matahari. Kalau mau membuktikan, cobalah naik motor atau sepeda di pagi hari di pinggir sawah yang daunnya masih basah. Maka pantulan sinar matahari akan berada tepat di bayangan kepala kita di daun-daun padi yang basah tadi, dan selalu mengikuti kita saat bergerak.


Quote:
Menit 21.45
Klaim FE : Ada ribuan (tepatnya 2.271) satelit di angkasa, dan ada ribuan teleskop di bumi. Apakah kita bisa melihat ribuan satelit tersebut dengan teleskop? Jawabanya adalah : TIDAK!
Semua foto satelit adalah CGI.
Silahkan anda lihat publikasi video NASA, judulnya : NASA TV Video File 2015. (You*tube.com/watch?v=Q_1SvFPeW6U)
Silahkan anda cari, adakah foto satelit yang bukan CGI, tetapi foto dari teleskop? Jawabannya adalah : TIDAK ADA!

Jawaban : Foto satelit dari teleskop? Jawabannya ADA! Tapi memang tidak bagus untuk ditampilkan.
foto satelit


Saya kasih tau, nggak usah pake teleskop, beberapa satelit bisa dilihat dengan mata telanjang. Satelit low orbit yang orbitnya tidak geostasioner kadang bisa terlihat di malam hari. Sejak kecil tahun 90 an saya sudah sering melihatnya.
Bagaimana cara melihatnya? Pada malam hari yang cerah lihatlah ke langit. Jika beruntung anda akan melihat benda kecil bercahaya mirip seperti bintang. Bedanya kalau bintang diam, ini bergerak dengan kecepatan konstan. Tidak terlalu cepat, karena kalau sangat cepat dan membentuk garis itu berarti meteor. Juga tidak berkedip-kedip karena kalau berkedip-kedip berarti itu pesawat terbang dengan lampu navigasinya. Itu adalah satelit yang kebetulan terkena sinar matahari dan memantulkannya sehingga bisa terlihat dari bumi sebagai titik kecil bercahaya.

Perihal NASA TV Video File 2015, silahkan dilihat sendiri secara utuh. Memang ada banyak animasi terutama saat satelit berada di luar angkasa. Kenapa tidak video asli?
Lha kalo mau bikin video asli, terus siapa yang merekam? Agar bisa merekam maka harus meluncurkan satu roket lagi yang biayanya milliaran dollar. Atau satu roket diisi dua satelit dimana yang satu tugasnya merekam video satelit satunya. Biayanya juga milliaran. Padahal video itu juga nggak penting-penting amat. Maka animasi CGI dipakai sekedar untuk memberi gambaran yang terjadi disana.
Tetapi kalau kegiatan astronot dari pesawat ulang-alik sedang memperbaiki stasiun luar angkasa ISS atau teleskop Hubble maka videonya asli karena memungkinkan merekam dengan kamera asli. Masih tidak percaya? Kan itu bisa dipalsukan kayak di film Gravity atau Interstellar? Pesawat ulang-alik sudah ada sejak tahun 80an. Coba aja lihat kualitas film luar angkasa hollywood masa itu. Apakah sudah serealistis Gravity dan Interstellar?


Karena Video 1 hanya berisi pendahuluan, langsung saja kita lanjut ke Video 2.

Cek dibawah ya Gan.

UPDATE :
Bantahan Video 2 sampai 9 ada di Page One. Untuk Bantahan Video 10 dan seterusnya ada di halaman-halaman belakang. Untuk lebih mudahnya silahkan langsung klik link dibawah ini :
VIDEO 10 Ada di Page 45
VIDEO 10 : People Power VS Elit Global

Video Episode Bonus : Kubah Langit Selatan dan Tafsir Telur Burung Onta
Episode Bonus : Kubah Langit Selatan dan Tafsir Burung onta
Jawaban Episode 11, Part 1
Jawaban Episode 11, Part 2

FAQ (Frequently Asked Question)
FAQ 1 : Jika bumi berputar, mengapa pesawat ke barat dan ke timur waktu tempuhnya sama?
FAQ 2 : Kalau gravitasi ada, mengapa balon bisa terbang?
FAQ 3 : Mengapa tidak bisa melihat lengkungan horison di pantai?

Buat kaum FE yang suka bawa-bawa agama dan Ayat Al Quran (kliping oleh agan Adityajt26)
Buat kaum FE yang suka nanya perhitungan gerhana (credit to agan Widya Poetra)
Kelemahan Model Bumi Flat Earth
Kelemahan Model Bumi Flat Earth

Autolock Thread by Hansip

Thread ini adalah thread lanjutan dari :
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 1
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 2
VIDEO 2 : BISNIS TRILLIUN DOLLAR


Quote:
Menit 00.50
Klaim FE : Google Map tidak menggunakan satelit. Google sendiri yang bilang melalui videonya (you*tube.com/watch?v=v6gqipmbcok) bahwa my location TIDAK MENGGUNAKAN GPS. Dengar sendiri kaaaan? Google map tidak menggunakan GPS dan satelit, tetapi menggunakan tower.

Jawaban : Silahkan dilihat sendiri videonya secara utuh, bukan yang dipotong-potong oleh pembuat video flat earth. Ini adalah video tentang fasilitas google map yang dapat digunakan oleh hape yang nggak ada GPS-nya atau GPS-nya nggak berfungsi.
Oh, nggak bisa bahasa Inggris? Gitu ngomong konspirasi! Nih saya bantu terjemahin sebagian dimulai dari kata-kata sakti “It doesn’t required GPS”
“Google nunjukin lokasimu dengan satu klik tombol, and It doesn’t required GPS. Yang perlu kamu lakuin Cuma klik 0 dan google menunjukkan perkiraan lokasimu. Kamu akan liat titik biru berkedip yang menunjukkan lokasi secara tepat jika hape mu tersedia GPS. Nah kalo hapemu nggak ada GPS atau GPS-nya rusak maka terlihat lingkaran biru muda yang menunjukkan perkiraan lokasimu”
Jadii.. video ini tidak menunjukkan google menyangkal GPS. Video ini menjelaskan HP baik yang ada GPS maupun tidak tetap bisa menggunakan google map. Bedanya kalau dilengkapi GPS maka lokasinya bisa ditunjukkan secara akurat. Kalu tidak ada GPSnya, maka lokasinya diukur oleh tower BTS dan hasilnya adalah perkiraan dengan akurasi beberapa puluh meter.
Dari bagian ini sudah terlihat bahwa Flat Earth 101, seperti halnya video-video konspirasi lainnya, melakukan Quote Mining. Quote Mining adalah mengutip atau mengambil sebagian penyataan sehingga lepas dari konteks aslinya dan dibuat seolah-olah mendukung pernyataan pelaku. Padahal kalau dilihat atau dibaca secara utuh akan jelas terlihat maksudnya tidak seperti itu.


Quote:
02:40
Klaim FE : Lalu bagaimana dengan foto google earth dimana seluruh daerah di bumi kelihatan? Ternyata menggunakan DRONE!

Jawaban : Memotret seluruh dunia dengan drone? Wow! Kebayang nggak berapa lama waktu yang dibutuhkan? Atau kalau mau serentak, berapa juta drone yang harus dikerahkan?
Lalu drone apa yang dimiliki google? Kalau dari video ini gambar drone nya :
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3


Tapi ternyata setelah diteliti, itu gambar editan. O, oww kamu ketahuan! Ternyata Flat Earth 101 ngedit drone UCAV MQ-9 Reaper / Predator yang dilengkapi rudal Hellfire dikasih tulisan google
Ini perbandingan gambar asli dan editannya
drone google


Di video juga terlihat drone DJI Phantom, okelah saya percaya google pasti punya ini.
Coba kita hitung secara kasar aja, misalnya untuk memotret seluruh pulau jawa :
Luas pulau jawa : 126.700 km2 (menurut wikipedia)
Lalu untuk spek drone kita pakai spek DJI Phantom. Kecepatan 15 m/s atau sama dengan 54 km/jam. Cakupan kamera kita asumsikan 200 meter (kalau tidak setuju asumsi ini, boleh diasumsikan angka lain nanti dihitung sendiri)
Nah, untuk memotret seluruh pulau jawa maka drone tersebut harus men-scan sepanjang :126.700/0,2 = 633.500 km. Dengan kecepatan 54 km/jam maka butuh waktu : 633.500/54=11.731 jam. Karena penampakan google earth adalah siang hari, maka hanya memotret siang hari sehingga angka tersebut dibagi 12 dan ketemu 977 hari atau hampir 2,5 tahun.
Itu hanya untuk pulau jawa, belum seluruh dunia. Kalau untuk seluruh bumi yang luasnya 510.100.000 km2 , dengan perhitungan yang sama dibutuhkan waktu 10.783 tahun dengan satu drone. Sepuluh ribu tahun!. Kalau 2 drone maka waktunya separuhnya. Kalau mau selesai setahun maka harus disediakan sebelas ribu unit drone.
Itu hitung-hitungan drone bisa terbang nonstop. Kenyataannya, drone seperti itu paling hanya bisa terbang 30 menit. Lalu harus turun dan ganti baterai yang sudah di cas. total waktunya bisa menjadi dua kali lipat.
Kalau mau lebih cepat, anggaplah google punya drone sekelas Predator, tapi ingat harganya satu unit seratus milyar lebih. Dan juga tidak ada bukti google punya drone seperti itu.
Kemudian kendala lainnya, drone baik itu yang memakai mesin maupun baterai tidak bisa terbang terus menerus. Sekelas DJI Phantom hanya bisa terbang 30 menit saja. Artinya secara berkala harus turun isi bahan bakar atau dicas. Bagaimana kalau pas habis di tengah hutan atau gunung? Berarti operator harus siap disana.
Masalah lainnya di google earth terlihat juga foto-foto instalasi militer, pangkalan udara dll. Meskipun saat ini beberapa di blok karena ada permintaan resmi dari pemilik tempat tersebut ke google. Tetapi foto-foto tempat tersebut ada. Tidak mungkin memotret tempat-tempat itu memakai drone.Bayangkan kalau Google harus menerbangkan drone di Korea Utara. Sebelum sempat memotret, drone-drone google itu pasti sudah rontok duluan dihantam roketnya Kim Jong Un. Satu-satunnya cara memotret tempat terlarang itu ya pake Satelit!
Google memang juga memakai drone, juga mobil, sepeda bahkan orang jalan kaki. Itu hanya untuk melengkapi agar tempat-tempat tertentu lebih detail untuk Google streetview.


Quote:
Menit 03:16
Klaim FE : Bisnis satelit sangat menggiurkan dengan omset trilliunan dollar. Kebohongan NASA dan para ilmuwan bahwa bumi adalah bulat adalah untuk mengeruk uang dari bisnis satelit yang sebenarnya FIKTIF!

Jawaban : Phytagoras sudah menyatakan bahwa bumi berbentuk bulat sejak 6 abad sebelum masehi, demikian juga Plato dan Aristoteles. Pada abad pertengahan ilmuwan baik di negeri Islam dan Kristen juga banyak yang menyimpulkan bahwa bumi berbentuk bulat. Para ahli astronomi Islam pada abad pertengahan sepakat bahwa bumi berbentuk bulat seperti bola. Bahkan pandangan ini disetujui oleh Ulama syariat seperti Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim Jauziah.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Telah berkata Imam Abul Husain Ibnul Munadi rahimahullah termasuk ulama terkenal dalam pengetahuannya terhadap atsar-atsar dan kitab-kitab besar pada cabang-cabang ilmu agama, yang termasuk dalam thabaqah/tingkatan kedua ulama dari pengikut imam Ahmad: “Tidak ada perselisihan di antara para ulama bahwa langit itu seperti bola"

Beliau juga berkata: “Demikian pula mereka telah bersepakat bahwa bumi ini dengan seluruh pergerakannya baik itu di daratan maupun lautan, seperti bola
Beliau berkata lagi: “Dalilnya adalah matahari , bulan dan bintang-bintang tidak terbit dan tenggelam pada semua penjuru bumi dalam satu waktu, akan tetapi terbit di timur dahulu sebelum terbit di barat”. (Majmu’ al Fatawa 25/195)
Ibnul Qayyim Al Jauziah berkata , “Bahkan alam semesta dan bumi betuknya adalah bola, demikian juga penjelasan bahwa cahaya bulan berasal dari pantulan sinar matahari dan gerhana bulan terjadi karena cahaya bulan terhalang oleh bumi yang terletak antara bulan dan matahari” (Miftah Daris Sa’adah 2/212)

Satelit pertama kali diluncurkan tahun 1957 yaitu Sputnik Rusia. Bisnis satelit secara komersial baru dimulai Tahun 1960an.
Lalu kalau memang bumi bulat itu suatu kebohongan, kebohongan selama ratusan tahun itu untuk apa? Untuk bisnis apa? Siapa yang mengeruk keuntungan?
Apakah mungkin Aristoteles berkata bahwa bumi bulat bertujuan agar 25 abad kemudian orang bisa berbisnis satelit? Atau ilmuwan-ilmuwan Islam abad pertengahan membuat kebohongan bahwa bumi berbentuk bulat agar seribu tahun kemudian yahudi-yahudi amerika bisa mengeruk keuntungan dari tipu-tipu bisnis satelit?


Quote:
06:22
Klaim FE : GPS adalah teknologi militer yang merupakan pengembangan dari LORAN (Long Range Navigation) dan tidak memerlukan Satelit.

Jawaban : Ya, konsepnya sama. Cuma bedanya GPS pake satelit, loran pake tower. Sinyal loran untuk jarak dekat dari tower diterima kapal secara langsung. Untuk jarak jauh dipantulkan melalui lapisan ionosfer. Kenapa harus dipantulkan? Karna permukaan bumi melengkung! Karena bumi bulat!
Sama dengan dulu orang di jakarta bisa mendengarkan siaran radio Australia atau RRC tapi tidak bisa mendengarkan radio Semarang. Karena siaran radio internasional tersebut memakai frekuensi gelombang pendek (Shortwave/SW) dan dipantulkan ke lapisan ionosfer.
Itulah kenapa sekarang memakai satelit, agar cakupanya lebih luas tanpa harus dipantulkan.


Quote:
Menit 07.38
Klaim FE : NASA bukan lembaga untuk pengetahuan, tujuan awal dibentuk NASA adalah berkaitan dengan perang dingin.

Jawaban : Mungkin memang iya, terus kenapa? Banyak lembaga yang fungsinya berubah seiring perubahan keadaan. Sama saja dengan gerakan Pramuka awalnya saat dibuat oleh Robert Baden Powell bukan kegiatan melatih karakter, kepemimpinan dll tapi untuk tujuan bantuan perang. Begitu juga lempar lembing awalnya bukanlah olahraga atletik, tetapi suatu kegiatan untuk bertempur, membunuh orang.
Apapun tujuan awal didirikan NASA tidak ada hubungannya dengan bumi bulat atau datar.


Quote:
08:38 : Roket yang diluncurkan NASA tak pernah terbang lurus ke atas, tetapi melengkung lalu horisontal, karena tak pernah lewat dari ‘low earth orbit’ 500 km diatas bumi.

Jawaban : Ya memang begitu. Kalo lurus keatas terus itu artinya meninggalkan bumi dan akan hilang ke luar angkasa. Satelit yang diluncurkan oleh roket akan mengorbit, artinya mengelilingi bumi sehingga roketnya belok dan seolah-olah mendatar. Lagipula kalau lurus keatas tegak lurus gravitasi bumi maka dibutuhkan tenaga yang jauh lebih besar dan roket yang lebih kuat dan mahal. Analoginya seperti mobil yang naik pegunungan, semakin terjal tanjakannya maka semakin besar tenaga yang dibutuhkan. Ini ilustrasi lintasan terbang roket yang membawa satelit.
[spoiler=roket]
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3


Quote:
Menit 09:42
Klaim FE : Kita sebenarnya tak perlu bayar listrik mahal-mahal. Pada tahun 1901 J.P Morgan mendanai Nikolai Tesla membangun Wardenclyffe tower sebagai menara telekomunikasi, tetapi Tesla menjadikannya menara listrik gratis. JP Morgan marah dan Wardenclyffe tower dihancurkan. Dengan Tesla Coil listrik bisa disalurkan gratis terlihat di video di menit 11:37 lampu bisa menyala sendiri tanpa kabel ketika didekatkan ke Tesla Coil. Listrik bisa didapatkan dari udara.

Jawaban : Silahkan di google sendiri dan dibaca-baca apa itu Wardenclyffe tower. Itu bukan untuk menghasilkan listrik gratis tetapi dirancang untuk memancarkan telekomunikasi melalui arus listrik bumi. Bukan JP Morgan yang menghancurkan tower, tetapi JP Morgan berhenti mendanai karena lebih tertarik dengan konsep telekomunikasi dengan gelombang radio oleh Marconi. Wardenclyffe tower dihancurkan karena Tesla tidak mampu membayar hutang sehingga towernya disita dan dihancurkan.
Tesla coil TIDAK menghasilkan listrik gratis dari udara. Tesla Coil tetap membutuhkan sumber energi yaitu listrik.
Lampu seperti di video juga bisa menyala tanpa kabel jika dimasukkan ke microwave, jadi itu bukan listrik gratis.


Quote:
Menit 12:25
Klaim FE : Quote dari Nikolai Tesla “Earth is realm, It is not a planet. Earth ould be more easily defined as a system environment. Earth is also a machine, it is a Tesla Coil”. Terjemahannya di atas adalah : Bumi itu bukan ‘planet yang mengelilingi matahari’.

Jawaban : Terjemahan macam apa itu? Terus terang saya tidak tahu apakah itu benar-benar quote dari Nikola Tesla. Karena saya cari di internet belum ketemu. Kalaupun benar, dalam konteks apa Tesla mengatakan itu? Perkiraan saya maksud quotes tersebut kurang lebih adalah jangan memandang bumi hanya sekedar sebagai planet. Bumi adalah sebuah sistem, sebuah mesin, sebuah tesla coil dimana listrik bisa disalurkan melalui bumi tanpa menggunakan kabel. Karena itulah ambisi Nikola Tesla yaitu mengalirkan listrik secara wireless.


Oke, Lanjut Video 3 dibawah.
VIDEO 3 : KEBOHONGAN SAINS MODERN



Quote:
Menit 01:04
Klaim FE : Di situs resmi NASA, perhitungan astronom kuno masih digunakan untuk menghitung gerhana. NASA pun masih menggunakan perhitungan pergerakan bintang (The great platonic year) sampai sekarang.

Jawaban : Ilmu pengetahuan adalah sebuah proses penemuan dan pengajaran secara terus menerus dari generasi ke generasi berikutnya. Setiap generasi menemukan pengetahuannya sendiri, lalu mengajarkan kepada generasi selanjutnya. Generasi selanjutnya mendapat pengetahuan dari generasi sebelumnya dan menambahi dengan pengetahuan yang didapatnya sendiri. Dengan cara ini Ilmu Pengetahuan semakin maju dan berkembang.
Penemuan di masa terdahulu, selama itu benar dan masih berguna, akan tetap dipakai sampai sekarang. Contoh mudahnya saja roda. Mobil tercanggih jaman sekarang, masih tetap memakai roda yang merupakan temuan manusia sebelum masehi.
Kembali ke prediksi gerhana, siklus saros adalah metode yang cukup mudah digunakan oleh orang awam memprediksi gerhana. Tetapi, untuk menghitung gerhana secara sangat akurat baik itu sudut bayangan waktu terjadi dan durasinya, NASA menggunakan perhitungan komputer yang rumit.


Quote:
Menit 01:22
Klaim FE : Jika kita melihat langit, terlihat jelas bahwa bumi ini diam dan bintang bintang bergerak mengelilingi kita pada langit yang berbentuk kubah. Semua bintang berputar kecuali satu yang tetap pada posisinya yaitu bintang utara (North Star). Para astronom kuno memandang bahwa bintang utara terletak pada titik puncak yang berada pada poros kubah. Itu sebabnya bintang utara posisinya tetap dan bintang lain berputar.

Jawaban : Kalau memang benar seperti itu, harusnya di langit sebelah selatan khatulistiwa bitang-bintang bergerak mendatar.
Faktanya, di langit selatan juga terjadi fenomena yang sama, ada bintang yang posisinya tetap dan bintang-bintang lain bergerak mengitarinya. Dan hal ini bisa diamatai di bagian bumi selatan manapun, Australia, Amerika Selatan, Afrika bag selatan dan termasuk di pulau jawa, Indonesia. Semuanya jika langit selatan difoto dengan long exposure atau di video secara time lapse, maka terlihat bintang bergerak berputar dengan satu titik poros.
foto bintang di australia dan afrika


Bukti diatas mematahkan asumsi Flatearth101 bahwa poros pergerakan bintang hanya ada diatas kutub utara. Kenyataanya juga ada di kutub selatan. Yang membedakan adalah jika di langit utara khatulistiwa bintang bergerak berlawanan arah jarum jam, sedangkan di kutub selatan searah jarum jam. Ini membuktikan bahwa bumi yang bergerak ke arah timur.


Quote:
Menit 02:10
Klaim FE : Peta standar dunia sebelum berdirinya NASA Tahun 1958 adalah Peta Bumi Datar dengan kutub utara sebagai pusatnya. Silahkan buka situs Boston Public Library, anda akan menemukan peta "New Standard Map Of The World"

Jawaban : Berdasar klaim diatas berarti peta dunia yang menunjukkan bumi berbentuk bola baru ada setelah berdirinya NASA tahun 1958. Dibawah ini adalah peta dunia tahun 1570. Jauuuh sebelum berdirinya NASA
{spoiler]
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
[/spoiler]

Bahkan jauh sebelum NASA berdiri, orang-orang sudah membuat miniatur bumi yang disebut globe.
globe

Dan tahukah kamu siapa orang pertama yang membuat globe? Dia adalah ilmuwan muslim kelahiran tahun 1100 bernama Abu Abdullah Muhammad al-Idrisi Ash-Sharif, atau lebih akrab dengan sebutan al-Idrisi.


Quote:
Menit 03:13
Klaim FE : Di layar video tertera tulisan, "Silakan cek :"Antartic Treaty 1959" Tak ada yang boleh pergi ke Antartika. Dijaga oleh Pasukan Gabungan AS & Russia"

Jawaban : Sekarang saya tanya, sudahkah anda mengeceknya? Atau anda cuma manggut-manggut saja percaya video itu?. Kalau belum, sekarang silahkan di cek di internet apa itu Antartic Treaty. Ini dari situs resminya dan penjelasan dari wikipedia
http://www.ats.aq/e/ats.htm
https://en.wikipedia.org/wiki/Antarc..._Treaty_System
Jelas tertera disitu bahwa Antartic Treaty justru berisi kesepakatan bahwa Antartika hanya boleh digunakan untuk tujuan damai dan kegiatan ilmu pengetahuan. Semua hasil penelitian dan observasi di Antartica harus saling dibagi dan bersifat terbuka. Bahkan semua aktivitas militer dilarang di Antartika.
Lagi-lagi Flatearth101 melakukan kebohongan dan memutarbalikkan informasi mengenai Antartic Treaty. Mereka mengklaim Antartika dijaga oleh pasukan gabungan AS dan Russia.
Sekarang coba pikir, menurut klaim Flatearth101 antartika adalah tembok es yang mengelilingi dataran bumi. Jika jarak dari kutub utara ke khatulistiwa adalah 10.000km maka jarak dari kutub utara ke antartika adalah dua kali lipatnya yaitu 20.000km, itu adalah jari-jari dataran bumi menurut FE. dengan rumus matematika keliling lingkaran, didapat panjang tembok es antartika adalah 125.000 km. Berapa jumlah pasukan yang dibutuhkan untuk menjaganya?
Jika ditempatkan satu regu 10 orang tiap 1 km, maka dibutuhkan 1.250.000 orang pasukan. Itu hampir sama dengan keseluruhan jumlah tentara amerika gabungan AD, AL, AU dan Korps Marinir. Belum lagi biaya operasional yang dibutuhkan. Tidak adakah dari satu jutaan orang yang bertugas menjaga tembok es itu membocorkan rahasia? atau paling tidak share foto mereka di Facebook, Twitter atau Instagram?
Ini adalah klaim konyol Flatearth101 yang tidak dipikir masak-masak. Lebih parah lagi orang yang percaya begitu saja dengan klaim ini.


Quote:
Menit 03:38
Klaim FE : USGS (United States Geological Survey), lembaga PALING KREDIBEL di bidang survey geologi, membuat peta bumi bola berdasarkan peta bumi datar. Anda bisa cek sendiri di situs USGS, pembuatan peta bumi datar menjadi peta bumi bola disebut Azimuthal Equidistant dengan menggunakan rumus matematika yang dibuat oleh Al Biruni, cendekiawan Muslim 1000 tahun lalu.

Jawaban : Sekarang silahkan bener-bener di cek di situsnya, tepat pada halaman tersebut.
Ini alamatnya : http://egsc.usgs.gov/isb//pubs/MapPr...ojections.html
Halaman tersebut adalah tentang proyeksi peta. Apa itu proyeksi peta? Proyeksi peta adalah cara menggambar peta bumi yang REAL-nya bulat tiga dimensi menjadi bidang datar 2 dimensi. Jadi bukan sebaliknya seperti diklaim Flatearth101.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Azimuthal Equidistant adalah salah satu metode proyeksi peta. Metode yang lain adalah : Mercator, Transverse Mercator, Space Oblique Mercator, Miller Cylindrical, Robinson, Sinusoidal Equal Area, Ortographic, Stereographic, Gnomonic, Lambert Azimuthal Equal Area, Albers Equal Area Conic, Polyconic dll. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. USGS menggunakan berbagai macam proyeksi peta, dipilih yang paling sesuai dengan tujuan yang spesifik.
Terlihat disini Flatearth101 memutar balikkan informasi tentang metode proyeksi peta menjadi seolah-olah USGS membuat peta bumi bola dari peta bumi datar. Padahal sebaliknya, Azimuthal Equidistant adalah salah satu metode menggambar bumi yang aslinya bola menjadi bidang datar di kertas.


Quote:
Menit 04 :02
Klaim FE: USGS menerangkan bahwa peta bumi datar merupakan dasar yang akuran untuk membuat peta atlas nasional amerika serikat, untuk mengukur jarak penerbangan, dan mengukur arah antena.

Jawaban : Yang diterangkan oleh USGS sebagaimana terlihat di layar video itu bukan peta bumi datar, tetapi proyeksi peta dengan metode Azimuthal Equidistant. Dan tulisan yang ada dilayar itu bukan tulisan utuh, masih ada lanjutannya. Tulisan utuhnya adalah sebagai berikut :

Quote:
Azimuthal Equidistant

Used by USGS in the National Atlas of the United States of America™ and for large-scale mapping of Micronesia. Useful for showing airline distances from center point of projection. Useful for seismic and radio work. Oblique aspect used for atlas maps of continents and world maps for radio and aviation use. Polar aspect used for world maps, maps of polar hemispheres, and United Nations emblem.

Distances and directions to all places true only from center point of projection. Distances correct between points along straight lines through center. All other distances incorrect . Any straight line drawn through center point is on a great circle. Distortion of areas and shapes increases away from center point.

Azimuthal—Mathematically projected on a plane tangent to any point on globe. Polar aspect is tangent only at pole.


Dijelaskan diatas bahwa azimuthal equidistant jika digunakan untuk mengukur jarak penerbangan hanya akurat jika diukur dari pusat proyeksi. Perhatikan kalimat diatas : "Distances and directions to all places true only from center point of projection. Distances correct between points along straight lines through center. All other distances incorrect"
Jadi, dengan proyeksi Azimuthal Equidistant jarak hanya akurat dari titik proyeksi. Sedangkan jarak lainya misal dari tepi ke tepi adalah Incorrect alias Salah.
.

Quote:
Menit 04:18
Klaim FE : Logo PBB 1945 dibuat berdasarkan peta Flat Earth.

Jawaban : Logo PBB bukan berdasarkan peta Flat Earth, tetapi menggunakan proyeksi azimuthal equidistant. PBB adalah organisasi negara-negara seluruh dunia. Jadi logonya adalah peta yang menampakkan seluruh bagian di dunia. Semua proyeksi peta sebenarnya bisa menunjukkan seluruh bagian dunia. Tapi mengapa yang dipilih adalah proyeksi peta azimuthal equidistant (yang diklaim FE sebagai peta bumi datar)? Karena secara estetika itu paling pas dipakai sebagai logo, karena bentuknya lingkaran. Bentuk lingkaran lebih pas dipakai sebagai logo daripada persegi panjang.


Quote:
Menit 04:48
Klaim FE : Di ruang kerja rahasia presiden Kennedy menggunakan peta bumi datar.

Jawaban : Pada masa presiden Kennedy adalah masa Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Sovyet (sekarang Russia). Maka Uni Sovyet adalah negara yang sangat penting karena merupakan ancaman utama. Jika Uni Sovyet meluncurkan rudal nuklir antar benua ke Amerika, maka rudal tersebut akan terbang dari Uni Sovyet, melintasi kutub utara, melintasi Alaska dan Kanada lalu jatuh di Amerika. Sehingga presiden perlu peta yang menunjukkan posisi amerika dan uni sovyet secara akurat. Maka yang dipakai adalah peta dengan titik pusatnya kutub utara. Ini gambar peta di ruang kerja presiden Kennedy :
peta


Sedangkan jika menggunakan proyeksi mercator seperti dibawah ini,
peta

Maka jarak antara Uni Sovyet dan Amerika yang sebenarnya dekat hanya dibatasi kutub utara menjadi terlihat jauh.

Selain itu perhatikan juga bagian putih di samping kanan dan bawah peta di ruang kerja Kennedy. Itu adalah semacam gambar sobekan. Sobekan dari apa? Ibaratnya bola globe akan ditempel ke bidang datar maka harus disobek sedemikian rupa hingga bisa membentuk bidang datar.

[quote]
Menit 05:20
Klaim FE : Pergerakan planet-planet mengelilingi bumi menghasilkan pola geometri suci.

Jawaban : Terlihat jelas jika memakai teori geosentris dimana bumi menjadi pusatnya, lintasan orbit planet menjadi berkelok-kelok. Gaya atau tenaga apa yang membuat planet bergerak seperti itu? berbelok tajam berulang-ulang.
Sedangkan jika menggunakan teori heliosentris dimana matahari menjadi pusatnya, maka lintasan orbit planet berbentuk lingkaran atau elips yang lebih masuk akal.


Quote:
Menit 07:08
Klaim FE : Galileo gagal membuktikan teori heliosentris. Silahkan cek buku The Genesis of Science yang sudah dirangkum oleh Wikipedia.Pembuktian scientific yang gagal dilakukan oleh Galileo ini disebut Stellar Paralax.

Jawaban : Meskipun Flatearth mengatakan Galileo gagal membuktikan teori heliosentris karena tidak diketemukannya stellar parallax (arti dan pengertian stellar parallax sudah dijelaskan dalam video), kenyatannya Galileo mematahkan argumen-argumen teori geosentris. Artinya, Galileo berhasil membuktikan bahwa teori bumi sebagai pusat alam semesta adalah salah.
Kemudian soal stellar parallax, hal itu sangat sulit dilihat karena jarak bintang sangat sangat jauh. Sehingga sudut parallax hanya sepersekian ribu derajat. Sangat sulit untuk mengamatinya dengan teleskop jaman Galileo.
Stellar Parallax akhirnya berhasil diamati oleh Friedrich Bessel pada tahun 1838. Itu berarti jika para penentang Galileo bersikukuh bahwa yang dapat membuktikan bahwa bumi mengelilingi matahari adalah adanya stellar parallax, maka pada tahun 1838 hal itu akhirnya terbukti dan mereka mau tidak mau harus mengakuinya.


Quote:
Menit 08:32
Klaim FE : Karena kegagalanya, Galileo marah dan menyerang Paus Urbanus VIII lewat buku "Dialogo di Galileo Galilei Linceo". Jadi Galileo dihukum karena pemberontakan politik, bukan maslah Sains.

Jawaban : Silahkan dibaca sendiri buku "Dialogo di Galileo Galilei Linceo" atau rangkumannya di Wikipedia
https://en.wikipedia.org/wiki/Dialog..._World_Systems
Coba cari di buku itu kalau memang ada serangan politik oleh Galileo kepada Paus Urbanus VIII.


Quote:
Menit 10:09 s/d 11:30
Hadeeeeeeh... untuk bagian ini saya bener-bener speechless. Sudah saya ulang-ulang tapi nggak ngerti juga kemana arahnya ini orang yang ngomong. "Kenapa orang di bagian bawah bumi tidak jatuh?? Kenapa air laut tidak tumpah??" Please deh.. bagian bawah itu yang mana? yang namanya bumi bagian bawah ya inti atau pusatnya. Semua tertarik oleh gaya gravitasi yang arahnya menuju pusat bumi.
Oh tapi ternyata kaum FE ini menolak adanya gravitasi! ini yang paling aneh. Kalaupun benar bahwa bumi ini berbentuk datar seperti piring, toh semua benda diatas bumi akan selalu jatuh kebawah. Artinya tetap ada suatu gaya yang menarik benda ke bawah. Coba tolong jelaskan gaya apa itu versi FE.


Quote:
Menit 11:34
Klaim FE : Newton mengemukakan teori gravitasi, dimana benda jatuh karena gaya tarik bumi, persis seperti medan magnet menarik jarum magnet menunjuk arah utara.

Jawaban : Newton tidak pernah mengatakan bahwa gravitasi itu disebabkan oleh medan magnit bumi.


Quote:
Menit 12:56
Klaim FE :
1. Elektron berputar mengelilingi inti atom apa penyebabnya? Newton akan menjawab: gravitasi. Jelas salah!
2.Matahari dan bulan beredar pada porosnya apa penyebabnya? Newton akan menjawab: gravitasi. Nikola Tesla menjawab Elektromagnetik.
3. Besi tenggelam, gabus terapung apa penyebabnya? Newton akan menjawab: gravitasi. Salah! Berat jenis kaleee..
4 Balon helium terbang di udara? Newton dengan paradigma gravitasinya mungkin terpaksa menjawab, Anty Gravity padahal jawabanya berat jenis.

Jawaban :
1. Pernahkah ini ditanyakan pada Newton? atau cuma ngarang aja? Isaac Newton hidup di tahun 1642-1726. Sementara model atom dengan elektron mengorbit seperti planet ditemukan oleh Niels Bohr Tahun 1913. Jadi tidak relevan menghubungkannya dengan Newton. Lagipula model atom Bohr seperti Tata surya sudah tidak digunakan lagi sekarang. Sekarang yang dipakai adalah model fisika kuantum modern
2. Terus terang saya tidak tahu pandangan Nikola Tesla tentang gravitasi. Juga belum menemukan sumber quote Tesla yang ditulis di video. Meskipun dalam pemahaman saya sebenarnya antara gravitasi dan medan elektromagnetik adalah sesuatu yang sangat berbeda, tetapi dalam video justru diperlihatkan bahwa elektromagnetik adalah gaya yang membuat benda tarik menarik. Bukankah ini konsep yang sama dengan gravitasi? Artinya ELEKTROMAGNETIK adalah sebutan Flat Earther untuk GRAVITASI. Sesuatu yang tadinya diingkari keberadaanya.
3 dan 4. Kedua-duanya benar, gravitasi dan berat jenis. Kalau hanya berat jenis, tanpa gravitasi, yang akan terjadi seperti dipesawat ruang angkasa yang tanpa gravitasi (Sebenarnya di angkasa tetap ada gravitasi, tapi karena pesawat mengorbit, maka menjadi seperti tanpa gravitasi. Penjelasannya cukup panjang jadi anggap saja di ruang angkasa sudah tidak ada gravitasi bumi).
Eh, baru inget, orang-orang FE bilang program luar angkasa itu tipu-tipu, CGI. Hadeeh...susah ya ngejelasinnya kalo ujung-ujungnya dibilang konspirasi.


Quote:
Menit 15:45
Klaim FE: Coba lihat foto di video. Air laut tidak tumpah setetespun. Indoktrinasi yang kita terima mengatakan bahwa air laut tertahan oleh atmosfer yang terkena gravitasi. Contohnya gambar ini (di video terlihat gambar medan magnet bumi). Banyak orang mengira gravitasi adalah medan magnet bumi, padahal bukan.

Jawaban : Ini pertanyaan anak TK. biarlah guru TK yang menjawab emoticon-Big Grin. Siapa yang bilang bahwa yang menahan lautan tidak tumpah itu atmosfer yang terkena gravitasi? Ternyata pemahaman orang-orang FE menganggap bahwa jika bumi bulat, maka lautan yang di bawah bola tadinya mau tumpah tetapi tertahan oleh atmosfer yang terkena gravitasi...wkwkwk (Aku kudu ngguyu nggon kene iki).Lautan, tanah, semuanya juga terkena gravitasi. Bahkan sebenarnya lautan juga memiliki gravitasi. Bahkan sebutir telur, dan semua benda yang memiliki massa pasti memiliki gravitasi. Hanya saja teramat sangat sangat sangat kecil untuk bisa menarik benda lain atau dirasakan.


Quote:
Menit 18:05
Klaim FE : Newton tak bisa menjelaskan darimana gravitasi berasal. Yang bisa menjelaskan adalah Einstein dengan teori relativitas. Tapi itu pun hanya teori. Sebenarnya yang ada adalah elektromagnetik seperti percobaan-percobaan yang terlihat di video.

Jawaban : Memang benar bahwa Newton tidak bisa menjelaskan bagaimana mekanisme gravitasi, dan itu dijelaskan oleh Einstein.
Tetapi kalau dibilang bahwa gravitasi itu tidak ada dan yang terjadi sebenarnya adalah elektromagnetik, ingat, lihat di video percobaan baik baik. Elektromagnetik hanya berpengaruh pada benda-benda atau material tertentu seperti logam atau semikonduktor. Kenyatannya semua benda kita lempar akan jatuh ke bumi baik itu besi, kayu, batu, air dll. Apakah medan elektromagnetik yang menarik benda-benda itu?
Di akhir video ternyata disebutkan bahwa yang menyebabkan benda-benda jatuh adalah BERAT JENIS. Bagaimana orang-orang FE menjelaskan konsep berat jenis? Bagaimana mekanisme terjadinya berat jenis. tolong jelaskan!


Itulah seri ke-3 Video Flatearth101. Banyak sekali kebohongan-kebohongan, pemutarbalikan fakta, dan disinformasi. Orang tanpa basic ilmu pengetahuan dan malas melakukan cross check akan menganggap video tersebut masuk akal. Tapi jika kita mau sedikit saja meneliti informasi-informasi yang disebutkan dalam video tersebut maka terlihat jelas betapa ngawurnya video tersebut.

Lanjut video keempat dibawah Gan.


VIDEO 4 : GERHANA DAN HORISON



Quote:
Menit 01:20
Klaim FE : NASA masih menggunakan siklus Saros untuk menghitung gerhana.

Jawaban : Sudah dijawab di bagian sebelumnya.


Quote:
Menit 03:20
Klaim FE : Jarak bulan, matahari serta ukurannya dihitung oleh Aristarchus of Samos (310-219 SM) dengan metode trigonometri. Hitungan itu SALAH SEMUA karena asumsi dasarnya sudah salah.

Jawaban : Coba kita lihat bagaimana versi FE sebentar lagi. Minimal di bagian ini kita bisa melihat betapa sombongnya Flat Earth 101. Mengatakan perhitungan yang dipakai beraabad abad itu salah semua.



MATAHARI BEGITU DEKAT

Quote:
Menit 05:28
Klaim FE : matahari tidak begitu besar, terlihat dari pantulannya yang tidak begitu besar di awan.

Jawaban : Yang namanya pantulan, sama saja dengan penampakan. Karena jaraknya jauh, maka penampakannya kecil begitu juga dengan pantulannya. Sama saja dengan pesawat terbang tinggi kelihatan kecil begitu pula bayangannya di air pun terlihat kecil. padahal pesawatnya besar.


Quote:
Menit 06:48
Klaim FE : Berkas sinar matahari yang menembus awan menyebar, artinya matahari tidak terlalu jauh.

jawaban : Fenomena tersebut disebut Crepuscular Rays. Ini penjelasannya dari wikipedia :
Crepuscular Rays

Meskipun Sinar matahari tersebut tampak seperti menyebar dan kalau dirunut keatas akan bertemu di satu titik yang tidak terlalu jauh. Tetapi sebenarnya sinar tersebut tidak menyebar dengan sudut sebesar itu, melainkan hampir sejajar. Sinar terlihat menyebar karena perspektif (sama dengan rel kereta yang tampak menyatu di kejauhan)

MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Perhatikan gambar diatas. Kalau mengikuti logika Flatearth101, jika dirunut titik asalnya, berarti matahari hanya berada sedikit diatas awan, sama dengan ketinggian pesawat terbang. Kenapa belum pernah ada pesawat terbang menabrak matahari?
Hal itu terjadi karena ilusi optik perspektif. Objek yang jauh kelihatan kecil sedangkan yang dekat kelihatan lebih besar. Lubang di awan tempat sinar matahari menembus berada di ketinggian sehingga terlihat kecil. Sedangkan berkas sinar yang sampai di tanah lebih dekat dengan pengamat sehingga terlihat lebih besar. Berkas sinar menjadi seolah-olah menyebar.
Sama dengan rel kereta dibawah ini :
[spoiler]
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
[/spoiler]


Quote:
Menit 08:24
Klaim FE : Jarak Matahari dan Bulan sekitar 5000 km. Diameternya hampir sama yaitu 50 km.

Jawaban : ini pernyataan yang sangat menarik untuk kita cermati lebih mendalam. Sekarang mari kita uraikan satu persatu :
Menurut Flatearth101, bumi berbentuk bidang datar lingkaran dengan matahari bergerak berputar diatasnya tepat diatas garis khatulitiwa.
Ini animasinya
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Dari gambar diatas terlihat jika di Indonesia sedang tengah malam, maka pada saat itu matahari berada tepat diatas garis khatulistiwa di benua Amerika (tepatnya Amerika Tengah).
Jarak dari khatulistiwa ke kutub adalah 10.000 km. (Jarak ini seharusnya tidak ada perbedaan antara FE dan GE karena ada di bumi dan bisa diukur).
Jarak antara khatulustiwa di Indonesia dan Amerika Tengah berarti dua kali lipatnya yaitu 20.000 km.
Dengan jarak horisontal 20.000km dan tinggi matahari secara vertikal 5000 km, maka dengan rumus trigonometri sederhana didapat sudut posisi matahari dilihat dari Indonesia adalah 14 derajat.

[GAMBAR ILUSTRASI MENYUSUL YA]

Maka jika sesuai dengan klaim Flat Earth 101, maka saat tengah malam di Indonesia, warga Indonesia khususnya yang berada di khatulistiwa masih bisa melihat matahari di sebelah utara dengan ketinggian 14 derajat, atau sama dengan ketinggian matahari 1 jam setelah terbit.
Pasti pendukung teori Flat Earth akan berkilah matahari tidak kelihatan karena perspektif, tertutup gunung dan lain-lain. Tetapi seharusnya bisa terlihat dari pesawat terbang yang terbang di ketinggian 30.000 kaki atau sekitar 9 km. Pernahkah ada orang melihat matahari saat terbang naik pesawat di malam hari?


Quote:
Menit 09:35
Klaim FE : Bulan punya sinar sendiri.

Jawaban : (Lebih tepatnya komentar) Lalu bagaimana terjadinya bulan sabit, bulan separo, bulan purnama? Apakah sebagian menyala sebagian tidak?


Quote:
Menit 09:55
Klaim FE : Sinar bulan bersifat dingin. Benda yang terkena sinar bulan suhunya turun

Jawaban : Ini adalah klaim yang sangat aneh. Belum pernah ada dalam teori fisika ada sinar atau radiasi apapun yang bisa menurunkan suhu. Semua alat yang fungsinya menurunkan suhu seperti kulkas dan AC bekerja dengan prinsip perpindahan panas melalui konduksi dan konveksi, tidak ada yang dengan radiasi.
Mungkin pendukung FE punya teori sendiri ada sinar yang bisa mendinginkan, silahkan dijabarkan disini.
Mengenai percobaan-percobaan dengan termometer, terlihat jelas percobaan itu dilakukan di lingkungan yang sangat tidak steril. Artinya banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi suhu misalnya angin, kelembaban dll. Jadi percobaan itu sangat tidak valid.


Quote:
Menit 10:30
Klaim FE : Ada benda celestial sebesar bulan yang menyebabkan gerhana.

Jawaban : Coba jawab dengan jujur, pernahkah anda melihatnya sendiri? Kalau sebesar bulan, pasti bisa dilihat dengan mata telanjang.
Yang tampak di video itu adalah efek kamera yang disebut Lens Flare
Ini beberapa contoh lens flare
lens flare



Quote:
Menit 11:27
Klaim FE : Bulan berbentuk disk transparan.

Jawaban : Amazing...ini adalah informasi yang sungguh Warbyazahhh.
Kalau bulan transparan, lalu bagaimana bisa saat gerhana matahari cahaya matahari tertutup oleh bulan?
Untuk gerhana bulan, mungkin Flat Earth 101 punya teori sendiri. Tapi untuk gerhana matahari, tidak bisa dibantah bahwa penyebabnya adalah matahari tertutup bulan. Karena hal itu bisa diamati sebelum dan sesudah gerhana ada bulan di dekat matahari.
Seharusnya kalau bulan transparan, maka saat orbitnya berpapasan dengan matahari tidak terjadi apa-apa karena sinar matahari dengan mudah menembus bulan.
Mungkin ini adalah asumsi paling ngawur dari Flat Earth 101 menyatakan bahwa bulan berbentuk disk transparan.


Quote:
Menit 11:30
klaim FE : Kadang di bagian tubuh bulan terlihat bintang. artinya bulan transparan dan cahaya bintang menembus bulan.

Jawaban : Matahari yang terang benderang saja kalau tertutup bulan tidak kelihatan, apalagi bintang. Kalaupun ada foto terlihat titik seperti bintang di tengah-tengah bulan, kemungkinan besar itu adalah noise dari kamera.
Apa itu noise? Cari sendiri!
Jelas-jelas bulan itu berbentuk bola dan padat. Apapun di belakangnya tidak akan kelihatan, baik itu bintang maupun planet seperti planet venus di gambar berikut ini.
Venus di belakang bulan


Sekarang kalau masih percaya klaim-klaim Flat Earth 101, tanyakan kepada diri kalian sendiri, Apakah kalian percaya kalau bulan itu disk transparan?


Quote:
Menit 14:11
Klaim FE : Para profesor doktor itu pasti tahu kalau angka-angka jarak dan ukuran matahari bulan itu salah. Hanya saja mereka adalah bagian konspirasi elit global untuk menjauhkan umat manusia dari agama.

Jawaban : Yayaya...entek remason, wahyudi, winnie the pooh, teletubbies.
Jadi semua profesor di bidang astronomi itu antek Freemason? Ada ribuan profesor di seluruh dunia. Diantara mereka ada yang atheis, agnostik, beragama sekedar agama KTP dan ada yang sangat religius. Kenapa tidak satupun pernah bilang bahwa matahari sebenarnya dekat dan kecil?
Sebagai contoh, berikut ini dosen-dosen Astronomi ITB yang pastinya mengajarkan bahwa bumi itu bulat dan mengelilingi matahari :
Quote:
Dr. Aprilia, M.Si.
Dr. Budi Dermawan
Dr. Chatief Kunjaya, M.Sc.
Dr. Dhani Herdiwijaya, M.Sc.
Dr. Endang Soegiartini, M.Si.
Ferry Mukharradi Simatupang, M.Si.
Dr. Hakim Luthfi Malasan, M.Sc.
Dr.rer.nat. Hesti Retno Tri Wulandari, M.Sc.
Dr. Kiki Vierdayanti, M.Sc.
Dr. Mahasena Putra, M.Sc.
Mochamad Ikbal Arifyanto, M.Sc., Ph.D.
Dr. Moedji Raharto
Dr. Muhamad Irfan Hakim, M.Si.
Premana Wardayanti Premadi, Ph.D.
Prof. Dr. Suryadi Siregar, DEA.
Prof. Dr. Taufiq Hidayat
Dr. Yayan Sugianto, M.Si.

Jadi, menurut klaim Flat Earth 101, orang-orang tersebut diatas punya dua kemungkinan :
1. Mereka Goblok
2. Mereka Antek Freemason
Monggo, silahkan dikonfirmasi ke orangnya langsung.


Quote:
Menit 12:30
Klaim FE : Cuplikan Video pakar matematika ternama, lalu video tersebut diketawain oleh Flat Earthers

Jawaban : orang dalam video tersebut adalah Matt Parker, melalui channel youtube-nya Standupmaths. Matt Parker adalah seorang Stand Up Comedian, mantan guru Matematika dan lulusan jurusan Matematika. Kecintaannya pada matematika membuatnya berusaha mengkomunikasikan matematika kepada orang awam melalui stand up comedy.
Seperti halnya strategi Flat Earth 101 di video-video sebelumnya, video tersebut dipotong-potong dan diambil sebagian sehingga keluar dari konteks aslinya. Lalu hasil edit-edit video itu diketawain sehingga terlihat konyol.
Lagi-lagi Flat Earth 101 melakukan Strawman Fallacy (Manusia Jerami).
Apa itu stawman fallacy? Gambarannya seperti ini, ada orang yang karena tidak mampu mengalahkan musuhnya, dia membuat sendiri manusia jerami lalu dianggap musuhnya. Terus manusia jerami itu dihajar sampai hancur dan dia sorak-sorak kegirangan seolah-olah sudah berhasil mengalahkan musuhnya. Bikin-bikin sendiri, dihajar sendiri, sorak-sorak sendiri. Sementara musuhnya hanya terpana melihat kegoblokanya.


Quote:
Menit 16:34
Klaim FE : Kita harus membiasakan diri untuk memiliki data dan fakta yang kredibel. Jangan sekali-kali berdebat kusir tanpa data, hanya mengandalkan opini dan persepsinya sendiri.

Jawaban : untuk yang ini, SETUJU SEKALI!!
Makanya bagi orang yang menonton video Flatearth101, ingat untuk selalu meng-kroscek informasi yang diberikan. Jangan ditelan mentah mentah.


Quote:
Menit 16:45
Klaim FE : Bisa dibilang, 95 persen referensi di google dan youtube adalah opini-opini dan persepsi-persepsi tanpa dasar yang jelas.

Jawaban : Kaca mana kaca? Pastinya termasuk Video Flat Earth 101.


Quote:
Menit 17:07
Klaim FE : Kalau melihat foto lengkung bumi, maka yang perlu diingat adalah 2 hal : CGI atau Fish-Eye Lens

Jawaban : Ini jelas-jelas adalah doktrin Flat Earth 101 bahwa semua foto lengkungan bumi adalah TIDAK ADA! Kalau tidak CGI, ya Fish Eye Lens. Padahal jelas-jelas ada opsi ketiga : Foto itu Asli dan horison bumi memang lengkung.

Pertama masalah Fish Eye Lens. Lensa itu membuat foto terlihat melengkung. Bagian di atas titik pusat menjadi cembung, sedangkan bagian bawah terlihat cekung.
Ini beberapa contoh foto dengan fish eye lens :
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Perhatikan bahwa bagian di bagian bawah pusat foto justru terlihat cekung, bukan cembung.

Sekarang perhatikan foto bumi berikut ini :
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Perhatikan bumi tetap terlihat cembung meskipun berada di bawah titik pusat foto. Padahal kalau memakai fish eye harusnya terlihat cekung.
Namun pastinya kaum Flat Earthers akan menyangkal dan mengatakan foto itu, -dengan tiga huruf andalannya- CGI.


Quote:
Menit 17:47
Klaim FE : Eksperimen Bedford dilakukan di kanal Bedford Norfolk, Inggris. Kanal Bedford lurus dan tak terganggu pandangannya sejauh 6 mil (9,7 km). Seharusnya jika bumi itu bulat, kanal tersebut sejauh 6 mil lengkung setinggi 4,8 meter. Artinya benda yang tingginya kurang dari 4,8 meter tak akan terlihat dari jarak 6 mil.
Percobaan dilakukan, diberangkatkan kapal sejauh 6 mil. Kenyataannya, kapal dan benderanya masih terlihat meskipun jaraknya 6 mil.

Jawaban : Eksperimen Bedford atau Bedford Level Experiment pertama kali dilakukan oleh Samuel Birley Rowbotham. Dia meletakkan teropong 20 cm diatas permukaan air kanal Bedford. Dengan teropongnya dia mengamati perahu setinggi 1,5 meter menjauh sampai jarak 6 mil. Pada jarak 6 mil melalui teropongnya dia masih bisa melihat perahu itu. Padahal menurut perhitungan lengkungan bumi seharusnya sudah tertutup lengkungan bumi.
Kesalahan yang dilakukan Rowbotham adalah meletakkan teropong begitu dekat dengan permukaan air.Yang terjadi pada percobaan Rowbotham adalah refraksi atau pembiasan cahaya. Pembiasan cahaya ini disebabkan karena perbedaan kerapatan udara di dekat permukaan air dengan di bagian jauh dari permukaan air. Hal ini menyebabkan cahaya yang mendatar dekat dengan permukaan air membias mengikuti permukaan air.
Walaupun tidak sama persis, pembiasan ini hampir sama dengan yang terjadi di kabel serat optik. Silahkan di google sendiri bagaimana prinsip kerja kabel serat optik. Cahaya yang melewati kabel serat optik akan mengikuti kabel meskipun kabelnya berbelok-belok.
Setelah Rowbotham, banyak orang melakukan pecobaan di kanal Bedford dengan metode lain yang lebih ilmiah dan tak terpengaruh pembiasan cahaya. Salah satunya adalah dengan meletakkan tiga buah tiang dengan ketinggian sama diatas permukaan air. Ketiga tiang tersebut masing-masing berjarak tiga mil. Kemudian ketiga tiang itu diobservasi secara hati-hati dengan theodolite dan didapatkan bahwa tiang yang berada di tengan terlihat lebih tinggi hampir 1 meter dari tiang lainnya. Ini membuktikan bahwa permukaan bumi melengkung dan bumi berbentuk bulat.



Quote:
Menit 18:38
Klaim FE : Percobaan lain dengan sinar laser yang ditembakkan sejauh 6,4 km, berdasarkan tabel lengkungan bumi seharusnya melenceng keatas setinggi 3,2 meter. Tapi ternyata tidak.

Jawaban : Patut dipertanyakan keabsahan percobaan itu.
Pertama, sinar laser tersebut dipegang tangan atau dipasang pada mounting yang solid. Karena kalau dipegang tangan percobaan menjadi sangat tidak valid.
Kedua, arah sinar laser apakah mendatar atau sengaja dibidikkan ke papan putih yang ada di video?
Ketiga, jika mendatar, apakah sinar laser tersebut benar-benar diarahkan sejajar 0 derajat? Alat apa yang dipakai untuk mengukur penempatan laser sehingga benar-benar menembak mendatar, bukan menyudut sedikit keatas atau kebawah. Karena ini sangat penting.
Percobaan percobaan amatiran seperti itu sangat banyak dilakukan orang untuk berbagai hal di berbagai bidang. Dan kebanyakan percobaan tersebut hasilnya tidak valid karena tidak menggunakan metode standar dan sangat dipengaruhi subjektivitas yang melakukan.


Quote:
Menit 19:10
Klaim FE : PERSPEKTIF HORISON
Dari kacamata kita sebagai observerbenda akan mengerucut sesuai ketinggian sudut pandang kita. Contohnya rel kereta api yang lurus tampak mengecil di kejauhan.
Lalu diberikan beberapa contoh video objek seperti tenggelam karena perspektif.
Jadi, matahari terbit dan tenggelam karena perspektif.

Jawaban : Pertama perhatikah ketiga video yang dicontohkan. Terlihat jelas terutama di video kedua dan ketiga posisi kamera berubah, yaitu diangkat pada bagian akhir. Jelas ini adalah manipulasi.
Dari ketiga video yang menampakkan objek tampak tenggelam di kejauhan karena tertutup objek yang lebih dekat itu memang benar perspektif. Tetapi itu tidak sama dengan fenomena matahari terbenam di horison. Fenomena di video itu justru sama dengan ketika matahari sudah tidak kelihatan mata pada jam 3 sore karena tertutup pepohonan. Coba perhatikan lagi bahwa posisi objek yang menghalangi berada sedikit diatas garis tengah gambar, artinya posisi kamera sedikit lebih rendah dari objek yang menghalangi.
Ini jelas berbeda dengan horison. Saat memandang horison dari tepi pantai, posisi kita lebih tinggi minimal setinggi mata kita dari kaki.
Kalau mau mencoba, silahkan pergi ke pantai yang ada mercusuarnya. Bandingkan melihat horison dari bibir pantai dan dari atas mercusuar. Saat melihat dari bibir pantai, horison terlihat garis tegas yang jelas dan kontras. Ini karena dengan ketinggian pengamat setinggi mata, jarak horison atau batas lengkungan bumi hanya sekitar 5 mil. Sedangkan melihat dari atas mercusuar, pandangan kita bisa mencapai 20 mil. Sehingga horison tidak tampak jelas lagi karena biasanya terhalang kabut.
Kemudian soal matahari, tadi Flat Earth 101 sudah menyatakan sendiri bahwa objek akan mengecil di kejauhan. Tetapi nyatanya saat terbenam matahari tidak tampak mengecil.


Quote:
Menit 21:41
Klaim FE : Matahari tampak lebih besar direkam di ketinggian. Ini membuktikan bahwa matahari dekat. (Diperlihatkan perbandingan 2 video matahari direkam dia atas awan dan di dataran rendah)

Jawaban : Apakah video itu direkam dengan kamera yang sama dengan zoom yang sama? Tidak ada informasi yang bisa dipertanggungjawabkan dari video itu


Quote:
Menit 23:00
Klaim FE : Tak ada yang bisa menjelaskan kenapa pelangi bentuknya lengkung. Bahkan penjelasan Prof. Walter Lewin tak cukup memuaskan bagaimana pelangi bentuknya lengkung?

Jawaban : Sangat banyak yang bisa menjelaskan. Mungkin orang-orang FE saja yang IQ nya tidak memadai menerima penjelasan itu.
Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butiran air hujan. Pembiasan tersebut terjadi dengan sudut tertentu antara mata kita, butiran air hujan dan posisi matahari. Jika kita membuat sudut tertentu yang sama ke semua arah maka akan menghasilkan LINGKARAN.
Tapi mengapa pelangi hanya lengkungan separuh atau sebagian lingkaran? Karena posisi matahari yang memungkinkan terjadinya pelangi adalah di pagi atau sore hari. Jadi hanya sebagian saja yang muncul.

Quote:
Klaim FE : Alam semesta adalah misteri. Upaya untuk memahami misteri alam semesta ini adalah esensi dari Sains. Menjadi masalah jika kita bersikap sudah tahu segalanya. Arogansi Sains. Arogansi Intelektual.

Jawaban : Seorang saintis atau ilmuwan bukanlah orang yang bersikap tahu segalanya. Tetapi orang yang selalu berusaha mencari tahu dengan observasi, mengumpulkan bukti-bukti, menguji kembali setiap teori dan hipotesa. Sains adalah pencarian terus menerus untuk memahami alam semesta. Seorang saintis bukan seseorang yang merasa paling benar sendiri. Setiap teori terbuka untuk terus dikritisi dan diuji. Saintis tidaklah selalu benar. Seorang saintis bisa saja salah dan boleh salah, karena itulah keterbatasan manusia. Yang tidak boleh dilakukan saintis adalah berbohong dan manipulasi. Jika seorang saintis salah, nantinya ada saintis lain yang mengkoreksinya.
Justru sepanjang video 1 sampai 4 ini, terlihat jelas Flat Earth 101 yang melakukan manipulasi dan kebohongan serta bersikap arogan. Seenaknya menyalahkan ilmuwan-ilmuwan yang penemuannya sudah teruji. Seenaknya sendiri berkata : SALAH BESAR! GAGAL! BOHONG!
Pertanyaan terakhir di bab ini bagi penganut Flat Earth, Sungguh orang seperti inikah yang anda percaya?


Oke, Gan Lanjut Video 5 dibawah ya....

VIDEO 5 : ANTARTIKA DAN BOM NUKLIR KUBAH BUMI



Quote:
Menit 01:00
Klaim FE : Mengenai USGS, Logo PBB, Azimuthal Equidistant

Jawaban : Sudah dijawab di bag Video 3, Silahkan dibaca lagi kalau lupa.
Di bagian ini Flat Earth 101 melakukan pemutarbalikan informasi. Memutarbalikkan pengertian Azimuthal Equdistant. Ibaratnya seperti mengatakan bahwa kedelai dibuat dari tempe emoticon-Big Grin
[quote]

[quote]
Menit 05:40
Klaim FE : Jalur penerbangan di selatan khatulistiwa yaitu Amerika Selatan, Australia dan Afrika selatan tak masuk akal jika menggunakan peta globe, tetapi masuk akal jika menggunakan peta bumi datar. Anda bisa cek sendiri melalui berbagai situs yang menyediakan berbagai tiket penerbangan.
Dari Santiago, Chili ke Johanesburg, Afrika Selatan tidak ada penerbangan langsung. Yang ada transit di Senegal
Dari Johanesburh, Afrika Selatan ke Sidney, Australia tidak ada penerbangan langsung. Yang ada transit di Dubai
Dari Sidney, Australia ke Santiago, Chili tidak ada penerbangan langsung. Yang ada transit di Los Angeles

Jawaban : Sepertinya Flat Earth 101 sudah sangat mengerti bahwa orang-orang yang akan menjadi pengikut mereka adalah orang-orang yang gampang dibodohi dan malas untuk melakukan cross check. Sehingga mereka dengan percaya diri mengatakan "SILAHKAN ANDA CEK SENDIRI", karena tahu banyak orang yang tidak mau repot-repot mengeceknya. Mereka hanya manggut-manggut percaya. Semoga anda bukan orang-orang seperti ini.
Mengenai jalur penerbangan langsung di bagian selatan yang oleh Flat Earth 101 dikatakan tidak ada, Faktanya ADA!
Ini adalah peta jalur penerbangan seluruh dunia.
jalur penerbangan


Penerbangan dari Santiago ke Johanesburg ada yaitu LATAM Airlines penerbangan LATAM 8027 transit di Sao Pulo Brazil yang masih sama-sama Amerika Selatan. Transit di Brazil karena Maskapai penerbangan itu berpusat di Brazil.
Penerbangan dari Johaesburg ke Sidney ada yaitu Qantas QF63 langsung dari Johaesburg ke Sidney menempuh 14 jam penerbangan.
Penerbangan dari Sidney ke Santiago ada yaitu Qantas QF27 langsung menempuh perjalanan 12 Jam.

Edited : Beberapa nomor penerbangan di atas mungkin bisa berubah sewaktu-waktu. Silahkan cek sendiri di Google Flight.

Jadi, lain kali Flat Earth 101 bilang silahkan anda cek sendiri, maka pastikan benar-benar di cek. Karena sekarang kita tahu mereka sering ngibul emoticon-Big Grin


Quote:
Menit 08:15
Klaim FE : Bukti yang lebih telak adalah berita seorang wanita melahirkan bayi di penerbangan dari Bali ke LA. Pesawat terpaksa mendarat darurat di Alaska. Sangat mengherankan bukan? Dari Bali ke LA, mendarat darurat di Alaska.

Jawaban : Lagi-lagi bohong, minimal ada info yang disembunyikan. Berita tersebut memang benar, tetapi yang disembunyikan oleh Flat Earth 101 adalah Jalur penerbangan tersebut yang benar adalah Bali-Taiwan-LA. Pesawat tersebut terbang dari Bali, transit di Taipei, Taiwan lalu ke LA. Wanita yang melahirkan adalah wanita Taiwan yang terbang dari Taipei. Jadi wanita tersebut melahirkan saat penerbangan dari Taipei ke LA. Dan jalur penerbangan Taipei LA memang melewati dekat Alaska.


Quote:
Menit 09:57
Klaim FE : Orang pertama yang berhasil menjelajah Antartika adalah Kapten James Cook. Dia menjelajahi Antartika selama 3 Tahun 8 hari. Selama 3 tahun itu ia menjelajahi 60 ribu kilometer tembok es antartika.

Jawaban : 3 Tahun 8 hari adalah total waktu perjalanan dari mulai berangkat meninggalkan Inggris hingga sampai kembali di Inggris, termasuk istirahat-istirahatnya yang bisa berbulan-bulan. Waktu total yang dijalani Kapten Cook sebenarnya menurut journal beliau dalam mengelilingi belahan bumi selatan, dari Capetown ke New Zealand (22 November 1772 – Pertengahan Maret 1773) hingga kembali ke Capetown lagi (10 November 1774 – 21 Maret 1775), kurang lebih adalah 9 bulan saja! Dengan mengesampingkan perjalanan 11 bulan berangkat dari New Zealand lalu putar-putar di Pasifik selatan dan kembali ke New Zealand lagi (26 November 1773 – 17 Oktober 1774) dan istirahat-istirahatnya. Dari rentang waktu itu, kurang dari 3 bulan total waktu menyusuri “tembok es” Antartika!
Jarak 60 ribu kilometer juga adalah jarak total perjalanan dari Inggris hingga kembali ke Inggris lagi.


Quote:
Menit 12:15
Klaim FE : Ekspedisi keempat Admiral Byrd tahun 1946-1947 atau Operation High Jump dengan membawa 13 kapal laut termasuk kapal induk dan 29 pesawat terbang. Ini menimbulkan pertanyaan, untuk apa pasukan sebanyak itu?

Jawaban : Tujuan Operation highjump adalah untuk membangun pangkalan riset di Antartika. Di antartika nggak ada pohon, nggak ada orang jual besi, nggak ada jual material. Jadi semua material dan peralatan harus diangkut kesana. Tidak mengherankan membawa kapal sebanyak itu.


Quote:
Menit 12:50
Klaim FE : Dokumentasi operation High Jump sempat beredar menunjukkan ada kawasan di Antartika yang tidak ditutupi salju dan kaya mineral.

Jawaban : Videonya panjang nih, satu jam lebih. Nanti kalau ada waktu baru saya tonton.


Quote:
Menit 13:32
Klaim FE : Admiral Byrd menyatakan bahwa Amerika perlu mengambil tidakan defensif terhadap serangan udara musuh yang datang dari kutub.

Jawaban : Kalau antartika tembok es dan ada kubah yang tak dapat ditembus maka tidak mungkin ada serangan udara dari arah kutub selatan. Kecuali kalau mau berteori lagi ada bangsa alien di balik kutub.
Justru karena bumi berbentuk bulat maka serangan udara memungkinkan dari arah mana saja termasuk dari kutub.
Abaikan saja pernyataan diatas, coba lihat di layar video disana terlihat perangko bertema ekspediasi antartika. Gambarnya apa? Ya. BUMI BULAT dan antartika adalah benua, bukan tembok es mengelilingi bumi.


Quote:
Menit 13:50
Klaim FE : Ekspedisi kelima tahun 1956-1957 dikenal dengan nama Operation Deep Freeze untuk membangun 3 pangkalan militer di Antartika.

Jawaban : Silahkan dibaca sendiri dokumen mengenai Operation deepfreeze berikut ini.
Operation DeepFreeze 1
Intinya operation deepfreeze adalah operasi untuk mendukung kegiatan sains dan observasi antartika. Selain mensuplay logistik juga melakukan pemetaan. Memang militer terlibat. Ini karena mereka yang memiliki peralatan dan personel yang memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan ini


Quote:
Menit 14:05
Klaim FE : Video wawancara TV yang langka dari Admiral Byrd. Dia mengatakan antartika kaya sumber alam yaitu batu bara, minyak, uranium.

Jawaban : Perhatikan yang dikatakan Admiral Byrd. Dia mengatakan "SOUTH POLE" alias kutub selatan. Apa itu pole/kutub? Yaitu pusat semacam pusat lingkaran. Jadi bukan tembok tepi lingkaran!.
Soal sumber daya alam, itu masih kemungkinan.


Quote:
Menit 18:58
Klaim FE : Di Libary of Congress, terdapat peta kuno dimana bumi datar dan di sekelilingnya ada benua-benua lain yang belum pernah dilihat. Peta itu ditemukan di kuil di jepang dan dibuat 1000 tahun lalu.

Jawaban : Yang dikoleksi oleh Library of Congress bukan petanya itu, melainkan sebuah halaman majalah/tabloid Hawaian Gazette terbitan Jumat, 11 Januari 1907.
silahkan dibuka sendiri link dibawah ini :
Peta 1000 tahun
Dalam halaman tabloid tersebut terdapat artikel berjudul " Was This World Map Made Ten Centuries Ago?".
Dalam artikel itu diceritakan bahwa copy peta tersebut dikirimkan kepada Dr. Kobayashi, seorang dokter Jepang yang tinggal di Honolulu, Hawaii. Peta tersebut dikirim oleh saudaranya dari sebuah kuil di pegunungan Jepang. Menurutnya peta itu sudah berusia 1000 tahun di kuil jepang. Peta itu dipercaya berasal dari China dan dibawa ke Jepang oleh pendeta Budha.
Dalam artikel itu juga diceritakan bahwa saudara Dr. Kobayashi adalah seorang Flat Earther yang banyak membuat gambar-gambar untuk menjelaskan konsep Flat Earth. Copy peta yang dikirim ke Dr. Kobayashi pun hasil gambar tangan saudaranya itu dan diklaim berdasarkan peta asli yang sudah mulai rusak.
Dari cerita diatas, banyak sekali keraguan yang muncul. Pertama, jika memang peta itu dibuat 1000 tahun lalu, bagaimana mungkin orang China yang menggambar peta itu bisa menggambarkan Afrika, Australia, Amerika, Kutub Utara bahkan Indonesia sedemikian akurat seperti peta modern. Apakah orang itu sudah menjelajah seluruh dunia termasuk kutub utara?
Kedua, pembuat peta itu juga bisa menggambar "benua-benua" diluar "tembok es Antarktika". Padahal menurut keyakinan Flat Earth, tembok es antarktika itu tak bisa dilalui, bahkan ada dinding kubah bumi yang tak mempan di bom nuklir sekalipun. Bagaiman pembuat peta itu tahu benua-benua itu?
Ketiga, peta itu hasil gambar tangan dari yang KATANYA peta asli di kuil jepang. Sampai sekarang peta aslinya itu tak pernah ditemukan. Dan yang menggambar salinan peta itu adalah seorang Flat Earther. Untuk yang ini saya No Comment! emoticon-Big Grin


Quote:
Menit 20:05
Klaim FE : Tahun 1957 dimulai perundingan Antartic Treaty dan ditandatangani tahun 1959. Antartic Treaty menjadikan antartika sebagai daerah terlarang.

Jawaban : Sudah dijelaskan di bagian sebelumnya. Flat Earth 101 melakukan kebohongan tentang Antartic Treaty. Ini Antartic Treaty yang sebenranya :
http://www.ats.aq/e/ats.htm
https://en.wikipedia.org/wiki/Antarc..._Treaty_System
Jelas tertera disitu bahwa Antartic Treaty justru berisi kesepakatan bahwa Antartika hanya boleh digunakan untuk tujuan damai dan kegiatan ilmu pengetahuan. Semua hasil penelitian dan observasi di Antartica harus saling dibagi dan bersifat terbuka. Bahkan semua aktivitas militer dilarang di Antartika.


Quote:
Menit 20:35
Klaim FE : Yang tak banyak orang tahu, tahun 1958 Amerika dan Soviet membom Nuklir selama 4 tahun sampai 1962. Operasi ini dinamakan High Altitude Nuclear Explosion (HANE). Ada tirai celestial yang tak mempan dibom nuklir selama 4 tahun.

Jawaban : Coba bayangkan ini, bumi berbentuk piringan datar lalu ditutupi kubah yang tak bisa di tembus. Kemudian manusia berusaha menjebol kubah itu dengan bom nuklir. Ini sama saja ada seseorang terkurung di suatu ruangan rapat, lalu dia berusaha menjebol tembok dengan cara melemparkan granat ke tembok itu. Apa yang akan terjadi? Itu namanya bunuh diri.
Perihal bom nuklir langit atau HANE ini akan dibahas oleh Flat Earth 101 lebih detil nanti, kita tunggu saja.


Quote:
Menit 22:56
Klaim FE : POLITIK : TUTUP ANTARTIKA
Melalui Antartic Treaty 1959 Antartika berada dalam pengawasan 12 Negara (AS, Russia, Inggris, Perancis, Jepang, Belgia, Norwegia, Australia, NZ, Chili, Argentina, Afrika Selatan). Orang dilarang memasuki Antartika.

Jawaban : Sudah dijelaskan diatas tentang Antartic Treaty.
Tidak ada yang melarang melintasi Kutub Selatan atau Antartika. Yang bilang antartika terlarang dan dijaga pasukan gabungan kan Flat Earth 101 dan Flat Earthers lainnya. Kenyataanya boleh melintasi Antartika asal tidak untuk kegiatan yang merusak lingkungan dan kegiatan militer.
Kalaupun ada yang melarang, bukan NASA atau militer Amerika yang melarang, tetapi FAA. Sebenarnya bukan larangan tetapi syarat keselamatan.
Antartika adalah wilayah yang sangat luas dan sangat dingin. Maka pesawat yang melintasi antartika harus memiliki peralatan yang mencegah bahan bakar membeku, selain syarat keselamatan lainnya. Maka selama syarat FAA terpenuhi, boleh melintasi Antartika.
Jangankan antartika, samudra Atlantik dan Pasifik tidak semua pesawat diperbolehkan melintasi secara langsung. Harus memenuhi syarat misalnya jika satu mesin mati, masih ada dua mesin yang beroperasi. Kemudian harus tersedia bukan hanya pelampung, tetapi semacam rakit atau sekoci inflatable di dalam pesawat. (CMIIW)
Kalau mau nanya-nanya langsung orang yang menjelajah antartika, Nanti Januari-Februari 2017 salah satu Dosen UGM Nugroho Imam Setyawan, ST. MT. PhD akan mejelajah antartika bersama tim dari jepang.
Peneliti UGM Akan Menjelajah Antartika

Silahkan tanya-tanya langsung sama beliau


Quote:
Menit 24:23
Klaim FE : Silahkan terbang melintasi Antartika, Anda tak akan dapat melakukannya.

Jawaban : Ada rute penerbangan melewati Antarktika. Ini adalah gambar rute penerbangan melewati kutub.
[img/https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/1d/PolarRoute.png/800px-PolarRoute.png[/img]
Dua gambar di kiri adalah rute melewati kutub utara. Perhatikan gambar yang paling kiri tidak ada rute melewati Russia karena masih perang dingin. Setelah perang dingin berakhir, boleh melewati Russia.
Gambar paling kanan adalah rute melewati kutub selatan. Pasti para FE akan langsung komentar, Lho kok nggak ngelewatin tengahnya? Lihat saja posisi benua Afrika, Australia dan Amerika Selatan jika ditarik garis lurus tak satupun melewati pusat antarktika. Rute penernbangan pasti memilih jalur paling efisien.


Quote:
Menit 24:30
Klaim FE : Banyak tour atau kemping di pinggiran antartika

Jawaban :Lho, katanya antartika dijaga pasukan dan orang gak boleh mendekat???


Quote:
Menit 24:37
Klaim FE : Lebih lucu lagi, peserta tour antartika diminta untuk tidak memotret horison secara langsung, tetapi harus melewati kaca cembung atau fish eye lens agar horisonnya kelihatan melengkung.

Jawaban : Wkwkwkw... darimana informasi ini? Toh kalau memang bumi datar di bagian manapun nggak akan ada horison. Lagipula cembungnya fish eye lens kelihatan banget.
Kemudian di video diperlihatkan semacam bola kaca dan diberi tanda panah. Seolah-olah orang yang akan memfoto di antarktika harus melalui bola itu atau fish eye lens. Padahal kenyataannya itu adalah Ceremonial South Pole, semacam monumen. jadi bukan lensa khusus dimana orang wajib mengambil foto lewat lensa itu.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Setelah bagian ini ngelantur tentang konspirasi, elit global dll. Lalu semacam tips bagi pengikut Flat Earth bagaimana berjuang menyebarkan paham ini. lalu tips bagaimana berdebat biar bisa skak mat
Saya abaikan bagian ini karena nggak ada informasi apapun.


Quote:
Menit 26:25
Klaim FE : BOM NUKLIR LANGIT
Amerika dan Soviet membom Nuklir selama 4 tahun sampai 1962. Operasi ini dinamakan High Altitude Nuclear Explosion (HANE). Ada tirai celestial yang tak mempan dibom nuklir selama 4 tahun. Dengan teknologi roket yang bisa mencapai ketinggian 577 km, Amerika dan Soviet tahu bahwa ada tirai atau kubah celestial yang menutupi bumi. Kubah yang tidak kelihatan tetapi memiliki radiasi yang mematikan. Bahkan tak dapat dilewati. Untuk mudahnya kita sebut kubah bumi.
Terdapat judul berita di CNN "Earth has its own 'Star Trek'-like force field, study suggests"
Manusia seperti ikan di akuarium, dan elit global ingin menghancurkan kaca aquarium tersebut. Maka operasi itu diberi nama Operation Fish bowl.


Jawaban : Kubah yang memiliki radiasi mematikan? Kalu begitu harusnya radiasinya sampai di bumi dan orang-orang sudah mati sejak dulu.
Kalau kubah itu tak dapat dilewati, bagaimana dengan meteor yang jatuh di bumi? darimana asalnnya? Banyak sekali meteor jatuh di bumi, bahkan masih dalam keadaan utuh. Di jawa meteorit dipakai oleh empu sebagai bahan pamor keris. Bagaimana Flat Earth menjelaskan soal meteor ini?
Mengenai berita di CNN, silahkan dibaca secara utuh disini
Earth has its own 'Star Trek'-like force field, study suggests
Tertulis disitu, "This invisible shield, which was found at the inner edge of the outer Van Allen belt, protects against high-energy electrons, which have the potential to fry satellites, threaten astronauts and degrade space systems during intense solar storms. '
Intinya medan energi itu melindungi bumi dari high-energy electron yang berpotensi merusak satelit, mengancam keselamatan astronot dan peralatan luar angkasa.
Selain nama fishbowl operasi HANE lainnya dinamai Starfish (bintang laut) Argus, Checkmate (Skak Mat), Yucca, Teak (Kayu Jati?) dll. Jadi itu cuma ilmu cocoklogi aja.


Quote:
Menit 27:40
Klaim FE : Amerika dan Sovyet membom nuklir langit dari tahun 1958-1962. Operasi ini disebut High Altitude Nuclear Explosion (HANE)

Jawaban : HANE adalah serangkaian percobaan senjata nuklir. Saat itu sedang terjadi perang dingin dan senjata nuklir sedang dikembangkan. Masing-masing pihak berlomba mengembangkan senjata yang lebih ampuh. Yang namanya pengembangan teknologi baik itu mesin maupun senjata pasti harus diujicoba untuk mengetahui bisa berfungsi atau tidak. Masalahnya senjata nuklir efek ledakannya sangat berbahaya karena selain kekuatan ledakannya, radiasi dan debu radioaktif bisa tersebar sangat jauh. Sebelum HANE, percobaan nuklir dilakukan di atmosfer dan juga di bawah laut. Namun karena sangat berbahaya lalu dilakukan di atas atmosfer. Meledakkan nuklir di luar atmosfer bumi adalah metode yang jauh lebih aman daripada meledakkan nuklir di bumi.
Meledakkan di luar atmosfer pun akhirnya dilarang tahun 1963 dengan traktat perjanjian Limited Test Ban Treaty Yang melarang percobaan senjata nuklir di atmosfer, bawah laut dan luar angkasa. Namun masih memperbolehkan percobaan senjata nuklir di bawah tanah.
[quote]
Menit 30:32
Klaim FE : Terakhir beredar video Operation Fishbowl Tahun 1962. Terlihat di video ledakan nuklir tertahan di bagian atas. Itulah kubah bumi.

Jawaban : Beberapa dokumentasi pengujian nuklir yang dilakukan di ketinggian rendah juga menunjukkan fenomena yang sama. Padahal ketinggian ledakan juga jauh dibawah "kubah bumi" yang diklaim ada oleh FE. Jadi kalau memang ada kubah bumi, ketinggiannya berapa?
Yang tampak itu adalah condensation ring. Kekuatan yang ledakan yang sangat hebat mendorong udara keatas dan memampatkannya sehingga tekanan udara meningkat drastis. Karena tekanan meningkat, uap air terkondensasi sehingga tampak seperti perisai awan.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Perhatikan foto diatas ledakan nuklir ada di ketinggian rendah.
Fenomena ini mirip seperti pesawat jet yang mencapa kecepatan suara lalu muncul semacam perisai awan.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3


Quote:
Menit 31:40
Klaim FE : Kutipan dari Professor Daniel Baker, Director of University of Colorado

Jawaban : Saya masih mencari jurnal atau paper asli dari pernyataan ini. Apa konteksnya. Kemungkinan besar ini lagi-lagi quote mining yang dilakukan oleh Flat Earth 101.

Oke Gan lanjut Video 6 Dibawah
VIDEO 6 : NASA HOLLYWOOD



Quote:
Menit 00:00 s/d 07:15
Klaim FE : Dari awal video menunjukkan berbagai skala tentang ukuran dan jarak bumi-bulan-matahari. FE menganggap karena gerhana bulan terjadi hanya jika posisi bumi-bulan-matahari sejajar dan hal itu langka, bagaimana bisa ada siklus 18 tahun 11 hari 8 jam? Lalu menantang coba buat perhitungan dengan skala ukuran tersebut sehingga menghasilkan siklus gerhana 18 tahun 11 hari 8 jam. TIDAK AKAN BISA!

Jawaban : Gerakan benda-benda di tata surya baik itu rotasi bumi, rotasi dan revolusi bulan, revolusi bumi mengelilingi matahari bukan gerakan yang acak, melainkan gerakan yang konstan dan teratur. Sehingga ada siklus yang terulang setiap periode waktu tertentu. Jadi jika suatu kondisi walaupun dianggap langka misalnya kesejajaran terjadi, makan akan terus terulang setiap periode tertentu.
Mengenai perhitungan, ini adalah gaya khas Flat earth 101 yang dengan mudahnya mengatakan TIDAK AKAN BISA. Ilmu matematika dan komputer sudah maju Bung! semua sekarang sudah bisa dimodelkan lewat komputer. Contohnya agar satelit bisa mengorbit sesuai dengan yang diinginkan maka sebelum diluncurkan harus dihitung dulu ketinggian, kecepatan, massa dan arah orbitnya. Tapi, karena Flat Earther nggak percaya adanya satelit, maka saya kasih contok lain saja.
Silahkan instal aplikasi Sky Map di smartphone (Gratis di Play Store). Aplikasi itu menunjukan posisi benda-benda langit baik itu bintang, planet, bulan dan matahari secara akurat dan bisa langsung di cek di langit malam. Artinya program komputer bisa digunakan untuk memodelkan posisi benda-benda langit. Padahal itu aplikasi gratisan dan ringan, bayangkan yang bisa dilakukan oleh komputer NASA.
Oke, contoh lain. Jam mekanis buatan swiss (muahal tentunya), dengan mekanisme pegas, roda gigi dan tanpa elektronik, bisa menunjukkan waktu secara akurat. Bahkan beberapa jam dilengkapi dengan fase bulan yang menunjukkan fase bulan (bulan sabit, separo, purnama) secara akurat sesuai kenyataan. Padahal itu menggunakan mekanisme roda gigi.
Jam Tangan

Artinya adalah, manusia punya kemampuan untuk menghitung hal-hal demikian. Manusia yang pinter tentunya. Bukan manusia yang karena dia tidak bisa menghitung lantas menjudge orang lain pasti tidak bisa.


Quote:
Menit 08:36
Klaim FE : Millersville University, Pennsylvania. Jika menghitung dengan trigonometri dengan bayangan yang ada di bumi, matahari jaraknya sekitar 5000 km.

jawaban : Silahkan di baca secara seksama di situsnya langsung.
[url]http://www.millersville.edu/physics/experiments/058/index.php[/img]
Itu sebenarnya adalah eksperimen untuk mengukur keliling bumi dengan metode bayangan. Sedangkan yang di klaim Flat Earth 101 bahwa hasilnya jarak matahari 5000 km adalah model alternatif jika menggunakan asumsi bumi datar.
[GAMBAR ILUSTRASI MENYUSUL]
Jadi kesimpulan bahwa jarak matahari 5000 km adalah kesimpulan yang salah dikarenakan asumsi yang salah yaitu : Bumi Datar.
Bagian paling akhir artikel itu berbunyi :
Quote:
That is, as we move from Florida to Pennsylvania, our distance from the sun increases by about 30%. As a consequence the apparant size of the sun should decrease by 30%. We see no noticeable change in the apparent size of the sun as we make the trip. We conclude that the flat earth/near sun model does not work.



Quote:
Menit 09:45
Klaim FE : Capt. Picard dalam Star Trek diambil dari nama tokoh Auguste Piccard. Dia adalah orang pertama yang melewati atmosfer di lapisan stratosfer tahun 1931 dan menyaksikan bentuk bumi yang sesungguhnya dari angkasa ketinggian 22 km. Kesaksiannya di majlah Popular Mechanic :
Quote:
"The observers saw the earth through copper-collored, the bluish, haze. It seemed a FLAT DISC with upturned edge. At ten mile level the sky appeared a deep dark bule. With observation com- ......"

inilah realita sebelum propaganda NASA 1958.


Jawaban :Pada ketinggian itu sebenarnya lengkungan bumi sudah bisa mulai terlihat. tetapi kadangkala karena awan, kabut, kelembaban dan lain-lain horison tidak terlihat dengan jelas. Selain itu area pandangan juga harus luas. Minimal bisa melihat dengan lebar sudut pandang lebih dari 60 derajat.


Quote:
Menit 11:50
Klaim FE : Iklan Hennessy, Auguste Piccard dengan balon udara mencapai kubah bumi. Lalu bumi yang tadinya datar menjadi bentuk bola dan muncul lambang Illuminati. Piccard menabrak kubah bumi.

Jawaban : Apakah iklan bisa dijadikan argumen sains. Banyak iklan yang jauh lebih aneh. Lagipula, iklan itu menceritakan tahun 1931 Auguste Piccard orang pertama mencapai stratosfer. Lalu tahun 1960 Anaknya, Jacques menjadi orang pertama yang mencapai kedalaman laut paling dalam. Scene yang diklaim menabrak kubah bumi adalah peralihan dari masa Auguste Piccard 1931 dan anaknya Jacques 1960.


Quote:
Menit 12:50
Klaim FE : Hollywwod dan elit global tahu betul tentang kubah bumi. Mereka sering memberi clue di film-film. Kemudian cuplikan dialog-dialog film tentang kubah bumi dan bumi datar.

Jawaban : Gaya khas dari video-video konspirasi seperti The Arrival. Memakai potongan-potongan bagian film lalu dihubungkan dengan teori konspirasi. Padahal belum tentu filmnya ada hubungannya.
Contohnya kubah dalam The Simpsons, itu adalah episode dimana homer membuang limbah berbahaya lalu seluruh kota tercemar dan pemerintah federal mengisolasi kota itu dengan kubah.
Silahkan dicari sendiri film film itu dan tonton secara keseluruhan. Salah satu contoh yang kemungkinan besar sudah pada nonton adalah MEN IN BLACK.
Dalam cuplikan seolah-olah Agen K mengatakan "1500 tahun lalu orang tahu bahwa bumi pusat alam semesta. 500 tahun lalu orang tahu bahwa bumi ini datar" padahal ada lanjutannya "dan 5 menit lalu kamu tahu bahwa manusia sendirian di alam semesta"
Artinya yang disampaikan oleh Agen K kepada Agen J adalah "1500 tahun lalu orang tahu bahwa bumi pusat alam semesta (padahal sebenarnya bumi mengelilingi matahari), 500 tahun lalu orang tahu bahwa bumi datar (padahal bulat) dan 5 menit yang lalu kamu tahu bahwa manusia sendirian di alam semesta (padahal di film tersebut ada alien)


Quote:
Menit 18:40
Klaim FE : Tahun 1958 dimulai International Space Program, berdirilah NASA dengan budget Rp256 Trilliun/tahun. Soviet bangkrut, Dollar anjlok, Rupiah makin terpuruk.

jawaban : Adakah bukti bahwa kebangkrutan Sovyet disebabkan oleh space program mereka?
Saya bukan ahli ekonomi. Mungkin ada ekonom FE yang bisa menjelaskan hubungan program luar angkasa Amerika dengan anjolknya nilai tukar rupiah?


Quote:
Menit 20:00
Klaim FE : Semua yang ditampilkan dalam program luar angkasa adalah palsu. Pendaratan bulan palsu. Adegan melayang pakai 3 hal : Syuting di air, Pake tali dan CGI, Pake pesawat yang menukik.

Jawaban : Soal konspirasi pendaratan bulan, silahkan baca penjelasan di web ini :
Fox TV and the Apollo Moon Hoax
Kalau nggak bisa bahasa Inggris, nggak usah sok-sok an jadi intelijen membahas Freemason, Illuminati.
Kalau memang semua adegan di luar angkasa itu adalah spesial efek film hollywood, berapa lama waktu untuk mengeditnya? Bagaimana dengan siaran langsung yang berjam-jam?


Quote:
Menit 26:20
Klaim FE : Satelit dan space station di ketinggian 400 km harus berjalan dengan kecepatan 28.000 km/jam atau 23x kecepatan suara agar tidak jatuh. silahkan anda riset pesawat tercepat. Pesawat SR 71 hanya 3x kecepatan suara. Roket X-15 hanya 6x kecepatan suara. Pesawat yang hanya 3x kecepatan suara desainnya sangat kokoh dan aerodinamis. Jika space station seperti ISS bergerak dengan kecepatan setinggi itu, pasti rontok panel panelnya.

Jawaban : Ini adalah komentar orang yang pengetahuannya minim tapi sok tau. Pertama yang harus di ingat adalah satelit dan stasiun luar angkasa berada di luar atmosfer yang berarti HAMPA UDARA. Artinya tidak ada partikel udara yang menghambat laju satelit itu. Makin besar kerapatan medium yang dilalui, maka makin besar hambatannya. Namun jika mediumnya adalah hampa udara maka tidak ada hambatan maupun gaya gesek.
Sebagai contoh, coba anda pergi ke kolam renang sambil membawa batu. Menyelam dan lemparkan batu itu sekuat tenaga di dalam air. Paling-paling cuma sampai jarak 3 meter. Sekarang coba keluar dari air dan lemparkan di udara. Mungkin bisa sampai 30 meter.
Begitu juga dengan roket. Saat masih di atmosfer bumi, hambatan udara membuatnya hanya bisa mencapai kecepatan beberapa kali kecepatan suara. Tetapi begitu sudah keluar atmosfer bumi, maka kecepatannya bisa puluhan kali kecepatan suara. Dan karena tak ada hambatan udara, karena hukum kekekalan energi mekanik, maka sekali bergerak, maka akan terus bergerak meskipun roket pendorongnya sudah tidak menyala.
Tambahan lagi, roket pada pesawat X-15 yang diklaim FE 101 sebagai pesawat tercepat daya dorongnya 250 kN. Bandingkan dengan roket Ariane 5 yang digunakan untuk meluncurkan satelit. Daya dorong roket Ariane 5 total mencapai 14.000 kN. Daya dorong 250 kN yang digunakan di atmosfer yang ada hambatan udaranya saja bisa mencapai 6X kecepatan suara. Bayangkan daya dorong 14.000 kN digunakan di luar angkasa yang tidak ada hambatan udara.


Quote:
Menit 27:45
Klaim FE : Ada 13000 satelit di angkasa bergerak 28000km/jam beroperasi bertahun-tahun. Pertanyaannya, Konsumsi bahan bakarnya berapa? Kapan ngisi bensinnya? Itu adalah NONSENSE!

Jawaban : Lagi lagi karena kurang pengetahuan jadinya sok tau. Sudah dijelaskan diatas tentang hukum kekekalan energi mekanik. Benda diam akan terus diam sampai ada gaya yang menggerakkannya. Begitu juga benda bergerak akan terus bergerak sampai ada gaya yang menghambatnya. Karena di luar angkasa tidak ada udara, maka tidak ada gaya gesek yang menghambatnya sehingga satelit akan terus bergerak mengelilingi bumi.
Jangan bawa-bawa paradigma di bumi ke luar angkasa. Di bumi benda yang dilempar akan melambat karena terhambat oleh udara.
kapan ngisi bensinnya? Wkwkwkw...Emangnya motor Honda Supra pake bensin. Satelit hanya membutuhkan energi listrik untuk operasional elektroniknya. Itu didapatkan dari baterai dan panel surya. Untuk gerakannya memanfaatkan kekekalan momentum. Sama dengan bulan mengelilingi bumi dan bumi mengelilingi matahari, nggak butuh bensin.


Quote:
Menit 28:16
Klaim FE : Banyak video menggambarkan astronot keluar dari pesawat angkasa. Bagaimana mungkin dengan kecepatan 23X kecepatan suara mereka bisa nyantai seperti itu? Tom Cruise dalam film mission Impossible hampir pingsan terkena angin karena bergelantungan di luar pesawat terbang.

Jawaban : Sepertinya pembuat video Flat Earth 101 harus membuka lagi buku pelajaran kelas 3 SD. ANGIN ADALAH UDARA YANG BERGERAK. Artinya kalau tidak ada udara, mau kecepatan berapapun nggak akan ada angin yang menerpa astronot.


Quote:
Menit 29:26
Klaim FE : Teknologi WHITE ALICE. Memancarkan sinyal yang dipantulkan ke atmosfer lalu diterima oleh antena receiver. Atmosfer adalah benda padat yang dapat memantulkan sinyal.

Jawaban : Pertama, kenapa harus dipantulkan? Harusnya kalau bumi datar cukup letakkan pemancar dan penerima di tempat yang tinggi lalu dipancarkan langsung. Jarak yang ditempuh gelombang lebih dekat daripada kalau dipantulkan. Justru karena bumi berbentuk bulat maka harus dipantulkan karena jika diarahkan langsung tertutup oleh lengkungan bumi.
Kedua, yang bisa memantulkan gelombang bukan hanya benda padat. Radar cuaca bisa mendeteksi awan. Artinya gelombang radar yang dipancarkan dipantulkan oleh awan. Padahal awan bukan benda padat.
Satu lagi, memancarkan gelombang di langit untuk mengirim sinyal bukan barang rahasia seperti digambarkan oleh Flat Earth 101. Mbah-mbah dan bapak-bapak kita dulu sering dengerin radio BBC, Australia, RRC melalui radio SW atau Short Wave/Gelombang Pendek. Ya meskipun suaranya kadang ilang-ilang dan ada tambahan suara cuuwiiiiiiiiiuwwwwwuuuuuuuuuuu uuuwwwiiiiyuuu(Yang tau ini berarti udah tua...wkwkw)


Quote:
Menit 33:20
Klaim FE : Astronot yang terlibat dalam program luar angkasa terikat perjanjian confidentiality agreement. Tak mau tanda tangan, ganti orang.

Jawaban : Salah satu astronot yang pernah ke luar angkasa pada tahun 1985 adalah Pangeran Arab Saudi Pangeran Sultan Putra Raja Arab Saudi sekarang Raja Salman. Kira-kira NASA bayar pangeran Sultan berapa agar dia ikut berbohong? Lalu selama ini sudah berapa calon astronot yang tak mau tanda tangan? Kenapa mereka tidak buka mulut kalau memang ini kebohongan?
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Salah satu calon astronot Indonesia, Dr. Pratiwi Sudharmono gagal berangkat karena pesawat Chalenger meledak. Mungkin kalau Flat Earther Indonesia tau fakta ini akan langsung dibuat isu beliau tidak jadi berangkat karena tidak mau tanda tangan.Orangnya masih hidup, silahkan tanya beliau disuruh bohong apa enggak.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3


Quote:
Menit 33:27
Klaim FE : Jadi, bukan negara-negaranya yang berbohong. Tetapi segelintir orang-orangnya.

Jawaban : Berarti yang terjadi di NASA, orang-orang NASA membuat kebohongan agar mendapat kucuran dana trilliunan. Seharusnya dengan demikian orang-orang NASA menjadi orang-orang super kaya raya. Kenyataanya kepala dan para pegawai NASA termasuk astronotnya bukan orang yang super kaya. Gaji mereka memang tinggi. Dan kekayaan merekapun sebatas sesuai dengan gaji mereka. Tidak sampai trilyun trilyunan.
Apakah mungkin para pegawai NASA rela capek-capek membuat kebohongan sekedar untuk digaji tinggi namun bisa menghasilkan dana trilyunan lalu dana itu diserahkan begitu saja kepada juragan Remason?


Akhir dari Video ke 6 yang diklaim meruntuhkan semua argumen bumi bulat. Padahal argumennya sendiri yang ngawur dan banyak mengandung kebohongan dan disinformasi.
Video selanjutnya kemungkinan banyak berhubungan dengan teori konspirasi. Saya tidak akan banyak menjawab masalah teori konspirasi karena thread ini berada di Sub Forum Sains dan Teknologi.
Flat Earth 101 sepertinya akan membuat False Dilemma dengan menghubungkan bumi datar dan konspirasi global. Orang yang tidak mendukung teori Flat Earth akan dituduh mendukung elit global yang menyengsarakan dunia.
Ini cacat logika.
Sedikit cerita, di daerah saya beredar kabar melalui media sosial ditemukan sepasang monyet di makam keramat. Menurut kabar itu, monyet itu adalah sepasang muda-mudi yang berbuat mesum di dekat makam dan dikutuk menjadi monyet. Banyak yang mempercayai cerita itu tapi banyak pula orang-orang yang berfikir logis dan menyangkalnya. Nah, orang-orang yang tidak percaya cerita itu malah dituduh mendukung perbuatan asusila. Inilah akibat cacat logika.
Pada akhirnya, orang yang pertama kali memposting kabar itu di facebook. Mengaku kalau dia membuat cerita itu hanya untuk tujuan bercanda dan cerita itu tidak benar. Tetapi rupanya orang yang terlanjur percaya cerita itu tetap bersikukuh percaya dan menuduh orang tersebut mengaku-ngaku.
Seperti itulah mental orang-orang Flat Earthers.
VIDEO 7 : SECRET SOCIETIES


Dalam video ke 7 ini dibahas mengenai konspirasi. Juga mengenai hutang-hutang negara-negara di dunia. Saya bukan ahli ekonomi dan terus terang malas untuk saat ini melakukan cross check terhadap data-data yang disodorkan Flat Earth 101 tentang angka-angka hutang tersebut. Mungkin ini yang dirasakan orang-orang yang nggak punya background pengetahuan sains dan juga tidak punya ketertarikan terhadap sains ketika disodori data-data "scientific" oleh Flat Earth 101. Jadinya mereka percaya-percaya saja.
Dalam video ini disebutkan tujuan secret societises adalah membangkrutkan semua negara di dunia. Mereka juga ingin menjauhkan manusia dari agama-agama di dunia dan mengganti dengan Tuhan palsu berkedok Sains Modern. Teori konspirasi memang selalu menarik untuk disimak. Saya juga banyak membaca berbagai cerita mengenai secret societies mulai dari sejarah terbentuknya, struktur organisasinya dan tujuan utamanya. Namun kalau kita banyak membaca dari berbagai sumber, pada akhirnya ada berbagai macam versi yang bermunculan. Bahkan beberapa saling bertentangan. Sebagai contoh, dikatakan bahwa tujuan elit global adalah menjauhkan manusia dari agama sehingga mudah dikuasai. Tetapi sumber lain ada yang mengatakan bahwa agama merupakan salah satu alat kontrol society dan para pemuka agama merupakan salah satu bagian antek elit global. Nah Lo.
Coba gambar skema di bawah ini. Agama (Religion) merupakan salah satu perangkat elit global.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Maka, untuk saat ini saya membaca tentang secret societies tidak terlalu yakin, tapi juga tidak menyangkalnya sama sekali.
Dalam video dikatakan, umat tiga agama (Islam, Kristen, Yahudi) hidup damai selama ribuan tahun, tak pernah perang. Baru ada konflik setelah dipecah belah oleh Inggris melalui British Mandate on Palestine tahun 1922. Namun di bagian selanjutnya diceritakan tentang perang salib selama 300 tahun yang melahirkan warisan kebencian selama 1000 tahun. Dalam satu episode video saja sudah ada ke-tidakkonsisten-an.
Karena video ke 7 ini tidak banyak membahas sains. Saya juga tidak akan panjang lebar membahasnya. Namun ada satu klaim yang diajukan Flat Earth 101 di bagian akhir video.
Quote:
Menit 34:50
Klaim FE : Sebaliknya, jika bumi mengelilingi matahari dan bintang-bintang itu masing-masing berjarak trilyunan kilometer, bagaimana mungkin bintang-bintang itu bergerak ke arah yang sama dengan kecepatan yang sama pula. Mereka mengatakan itu sebagai kebetulan kosmik.

Jawaban :Pertama, ilmu pengetahuan tidak pernah mengatakan bahwa gerakan bintang ke arah yang sama dengan kecepatan sama itu karena kebetulan kosmik. Bahkan gerakan itu bukan gerakan yang sebenarnya melainkan gerakan semu. Sama dengan gerakan matahari dari timur ke barat. Justru gerakan itu disebabkan oleh rotasi bumi.
Analoginya sama seperti ketika kita naik kereta api dan melihat keluar jedela. Kita merasa diam dan seolah-olah objek di luar yang bergerak. Tiang listrik, pohon, rumah yang dekat dengan kereta bisa digambarkan mewakili matahari dan planet-planet, sementara gunung dan perbukitan yang jauh mewakili bintang-bintang. Saat kita mengamati pergerakan benda langit, gerakan matahari dan planet lebih cepat daripada bintang-bintang sehingga posisinya berubah-ubah terhadap bintang. Sementara bntang-bintang yang jauh posisinya tetap satu sama lain.
Yang justru harus menjelaskan adalah kaum Flat Earth yang mengatakan bahwa bintang-bintang berputar di kubah bumi mengelilingi bumi. Bagaimana bintang-bintang itu membentuk lingkaran dan kecepatanya sama? Apakah bintang-bintang itu di lem di kubah bumi?


VIDEO 8 : ELIT GLOBAL


Pada video seri ke 8 ini tidak banyak dikemukakan argumen-argumen sains tentang bumi datar. Jadi saya tidak akan mengomentari atau menjawab klaim-klaim dalam video ini karena tidak berada di ranah sains.
Video 8 ini banyak bercerita tentang sistem keuangan dan perbankan global. Untuk point ini, saya setuju bahwa ada sesuatu yang salah dalam sistem keuangan dunia yang menggunakan Fiat Money dan berbasis riba. Salah satu buku yang pernah saya baca tentang kebobrokan sistem uang berbasis riba adalah karangan Dr. Tarek El Diwani. Disana banyak dijelaskan sejarah uang dan perbankan serta kebobrokan sistem usury atau bunga bank alias riba.
Namun yang perlu diingat disini adalah Flat Earth 101 memposisikan diri sebagai pihak yang menentang sistem keuangan dunia yang diciptakan leh elit global dimana sebelumnya menuduh bahwa elit global yang menciptakan kebohongan bumi bulat. ini terlihat di menit 39:18 tertera tulisan :"FLAT EARTH=SIMBOL PERLAWANAN TERHADAP SISTEM YANG ZALIM". Mereka menggiring opini bahwa jika kita tidak percaya bumi datar, maka berarti kita adalah pendukung elit global dengan sistem keuangannya yang berbasis riba. Ini jelas adalah cacat logika atau logical fallacy yang disebut False Dilemma atau False Dichotomy.
"Jika percaya bumi bulat, maka berarti pendukung elit global dan sistem keuangannya. Jika percaya bumi datar, maka berarti menentang elit global yang sudah menyengsarakan umat manusia."
Maka, jangan terjebak dalam kesalahan logika seperti itu.

VIDEO 9 : MENGGUGAT SISTEM YANG ZALIM



Video seri 9 ini banyak bercerita tentang sejarah elit global termasuk sejarah kaum Yahudi, Rekayasa perang dunia, peristiwa holocaust, kemerdekaan negara-negara jajahan dan sebagainya. Kalau mau ditanggapi, sebenarnya ada beberapa yang perlu diklarifikasi. Tetapi saya tidak akan membahasnya disini karena ini diluar ranah sains.
Ada beberapa bahasan sains di video ini namun hanya pengulangan dari yang sudah dibahas di video sebelumya. Misalnya yang menggelikan masalah aerodinamika di luar angkasa. Bentuk ISS dibandingkan dengan pesawat SR-71. Dalam logika mereka, pesawat SR-71 yang kecepatannya 3x kecepatan suara saja bentuknya sangat aerodinamis, mengapa ISS yang kecepatannya 23X kecepatan suara bentuknya sangat tidak aerodinamis. Entah tidak paham atau pura-pura tidak tahu, di luar angkasa tidak ada udara. Jadi bentuk seperti apapun sudah tidak ada pengaruhnya.
Selanjutnya video berisi tentang berbagai ketidakadilan di dunia, mulai dari penjajahan gaya baru di Indonesia hingga tentang ISIS. Dan lagi-lagi dikatakan biang keroknya adalah Elit Global kemudian dihubung-hubungkan dengan bumi datar. Sekali lagi jurus false dilemma dilancarkan, kalau tidak percaya bumi datar, berarti pro elit global.
Di bagian akhir video sedikit disinggung tentang munculnya bantahan argumen bumi datar. Entah kenapa lalu dihubung-hubungkan dengan bantahan kenabian Nabi Muhammad SAW dan bantahan eksistensi Yesus. Seolah olah orang yang membantah argumen bumi datar itu sama halnya dengan yang membantah kenabian Nabi Muhammad. Wow, suci sekali keyakinan flat earth ini ternyata emoticon-Big Grin
Kemudian saran dari Flat Earth 101 kepada followernya adalah tidak usah gamang terhadap bantahan argumen bumi datar dan juga tidak perlu ditanggapi. Mungkin intinya yang ingin disampaikan adalah tidak usah percaya sumber lain, jadikan sumber yang mendukung flat earth sebagai satu-satunya sumber.
Bagian paling akhir dari video, Flat Earth 101 mengklaim bahwa flat earth merupakan jalan yang mampu meruntuhkan elit global. Dengan membongkar "kebohongan" bumi bulat yang diajarkan oleh elit global maka kredibilitas elit global akan runtuh. Padahal dari video 1-6 kalau dicermati justru Flat Earth 101 telah nyata-nyata menebar banyak kebohongan.

VIDEO 10 Ada di Page 45
VIDEO 10 : People Power VS Elit Global

Video Episode Bonus : Kubah Langit Selatan dan Tafsir Telur Burung Onta
Episode Bonus : Kubah Langit Selatan dan Tafsir Burung onta

FAQ (Frequently Asked Question)
FAQ 1 : Jika bumi berputar, mengapa pesawat ke barat dan ke timur waktu tempuhnya sama?
FAQ 2 : Kalau gravitasi ada, mengapa balon bisa terbang?
FAQ 3 : Mengapa tidak bisa melihat lengkungan horison di pantai?

Izin mengomentari sedikit ya gan, mengenai masalah GPS dan antena Parabola...

1. GPS
FE 101 mungkin gak tau dengan GPS Device seperti Garmin dan lainnya...
Ane, krn kerjaan, udah berhubungan dengan alat ini-2x sejak dulu, sebelum ada google map, sebelum ada teknologi EDGE, 3G, HSDPA, 4G, dll...
Kalau bukan krn satelit, bagaimana cara nya ini alat bisa nunjukin lokasi ane, sementara ane sedang berada di tengah laut, atapun di tengah hutan yg jelas-2x gak ada pemancar sinyal HP, di zaman HP hanya baru bisa SMS ?

2. Parabola selalu mengarah ke horizon
Bagi generasi yg udah melek teknologi di ahir tahun 1980 - an sampai awal 1990 - an, tentu tau dengan namanya parabola yang bukan dari TV berlangganan.

Nah, ini parabola arahnya gak ada yg sejajar, malah bisa bergerak, untuk berganti posisi satelit... Tidak jarang, hingga posisi parabola tegak lurus menghadap langit...



googe earth dari drone:
-ga ada satupun penduduk bumi yg bisa foto penampakan drone google di langit, padahal kalo diliat hasil dari google earth cuaca cerah bgt & udah keliling ambil gambar semua negara di bumi

-ga ada laporan dari militer negara manapun yg salah sangka drone google adalah musuh/penyusup, terutama dari negara konflik timteng atau korut, amazing bgt google nerbangin drone di wilayah korut tanpa ketahuan.

Quote:Menit 18:05
Klaim FE : Newton tak bisa menjelaskan darimana gravitasi berasal. Yang bisa menjelaskan adalah Einstein dengan teori relativitas. Tapi itu pun hanya teori. Sebenarnya yang ada adalah elektromagnetik seperti percobaan-percobaan yang terlihat di video


Dalam ilmu pengetahuan, teori dalam ilmu pengetahuan berarti model atau kerangka pikiran yang menjelaskan fenomena alami atau fenomena sosial tertentu. Teori dirumuskan, dikembangkan, dan dievaluasi menurut metode ilmiah. Teori juga merupakan suatu hipotesis yang telah terbukti kebenarannya.

flat earth pun hanya asumsi.
VIDEO 11 : REALITAS FLAT EARTH



Ini adalah jawaban terhadap video Episode 11. Karena panjangnya durasi episode 11 dan kesibukan saya di kantor, Tulisan berisi bantahan ini akan dicicil.

Quote:
Menit 00:00
Klaim FE : Pembuat video FE 101 alias Bossdarling mengatakan bahwa keterlambatan rilis video episode 11 karena bossdarling sedang mempersiapkan IPO perusahaannya yang akan go public.

Jawaban : Sungguh aneh jika seorang yang mengelola perusahaan besar yang akan go publik masih sempat untuk mengedit video sendiri dan mengelola forum internet FE 101.
Lebih aneh lagi, selama ini FE 101 berkoar-koar katanya bertujuan melawan elit global dengan sistem kapitalis yang zalim. Tapi nyatanya, (kalau memang benar) penggagas FE 101 malah mengurusi IPO perusahaan yang go publik. Dengan sistem saham yang berpihak pada pemilik modal. Bukankah ini juga salah satu sistem kapitalis yang katanya "elit Global" itu?


Quote:
Menit 01:00
Klaim FE : Indonesia mendanai elit global, memberi pinjaman pada perusahaan-perusahaan elit dan pemrintahan asing yang kaya raya sebesar 1105 Trilliun (2x lebih besar daripada jumlah uang rupiah yang beredar). Semua data ada di depan mata

Jawaban : Dikatakan bahwa semua data ada di depan mata. Tetapi sama sekali tidak ditunjukkan data yang menunjukkan Indonesia mendanai elit global atau memberi pinjaman pada perusahaan-perusahaan elit dan pemerintah asing. Angka 1105 triliun juga tidak dijelaskan dari mana sumber datanya. Tidak juga disebutkan pemerintah asing mana dan perusahaan apa yang mendapat pinjaman dari Indonesia.
Satu-satunya sumber yang diberikan di layar video adalah laporan tahunan Bank Indonesia tentang jumlah uang yang beredar. Hanya itu!
Memang ternyata di bagian akhir video diberikan penjelasan bagaimana mekanismenya Indonesia mendanai Perusahaan asing dan elit global. Dengan penjelasan cepat dan membingungkan, maka kalau tidak teliti akan langsung percaya saja. Tapi kalau kita cermat, akan tampak kesalahan logikanya. Tapi itu nanti saja kita kupas di bagian akhir.


Quote:
Menit 01:33
Klaim FE : Tertulis di video : Nikola Tesla, penemu Listrik AC (bukan Edison), Penemu Radio (Bukan Marconi), RADAR (Bukan Watson) X-Ray, Tesla Coil, Bola Lampu, Wireless Remote Control, Motor Elektrik

Jawaban : Kalau kita membaca buku pelajaran SD atau Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap (RPUL) tentang penemu-penemu misalnya penemu bola lampu, mikroskop, radio, telepon dan lain-lain, memang tidak semuanya akurat atau tepat. Namun juga tidak berarti salah. Yang tertulis di buku pelajaran sekolah biasanya disederhanakan misalnya. Penemu bola lampu adalah Thomas alfa Edison, Penemu mesin uap adalah James Watt, Penemu Radio adalah Marconi dan sebagainya.
Kenyataanya, penemuan suatu teknologi biasanya melibatkan banyak orang, meskipun kadang mereka tidak bekerjasama. Suatu penemuan di tahap awal umumnya belum sempurna, masih banyak kekurangan disana-sini. Penemu lainnya menyempurnakan penemuan yang sudah ada tersebut. Kadangkala juga terjadi dua orang di tempat yang berbeda menemukan hal yang sama di waktu yang hampir bersamaan.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Nikola Tesla adalah seorang ilmuwan dan penemu yang produktif. Banyak penemuannya dimulai dari nol, namun tidak sedikit pula yang hanya menyempurnakan sesuatu yang sudah ada.
Tentang listrik arus bolak-balik atau Alternating Current (AC), tidak ada yang mengklaim Edison sebagai penemunya. Di buku manapun tertulis ditemukan oleh Tesla. Walaupun kenyataannya sebelum Tesla, listrik AC sudah diketahui. Namun Tesla-lah yang berhasil merancang sistem listrik AC yang terintegrasi dengan baik, berupa generator, motor, saluran transmisi, lampu, dll yang menjadikan listrik AC menjadi alternatif pengganti listrik DC (dirrect current).
Tesla juga secara tidak sengaja menemukan sinar-X ketika melakukan percobaan dengan tabung Crookes yang menyebabkan plat filmnya rusak. Disaat yang hampir sama Wilhelm Rontgen mengumumkan penemuan sinar X. Mendengar itu Tesla menyadari bahwa ia juga telah menemukan sinar X. Ia pun meyempurnakan percobaannya dan mengirimkan hasilnya kepada Rontgen. Wilhelm Rontgen sangat terkesan dengan hasil foto sinar X Tesla dan mengajak bekerjasama. Namun Tesla tidak tertarik melanjutkan penelitian tentang Sinar X karena ia lebih tertarik mengembangkan Wireless Transmission.
Demikian juga dengan penemuan-penemuan lainnya misalnya Radio, Wireless remote Control dll. Intinya Tesla adalah salah satu ilmuwan dan penemu besar. Namun bukan berarti dia paling hebat segala-galanya. Para penganut Flat Earth selama ini mendewa-dewakan Nikola Tesla dan sering menggunakan meme berisi tulisan yang konon adalah pernyataan dari Tesla. Padahal tidak ada bukti yang valid kalau pernyataan itu benar-benar dikatakan atau ditulis oleh Tesla.


Quote:
Menit 02:36
Klaim FE : Cuplikan video The Illusion of Truth oleh Derek Muller. Seolah-olah teori bumi bulat dipropagandakan dengan teknik Cognitive Ease. orang hanya mau mudahnya saja dan menerima begitu saja ketika dikatakan bahwa bumi bulat.

Jawaban : Silahkan melihat sendiri secara utuh video tersebut untuk mengetahui pesan sesungguhnya dari video tersebut.
Illusion of Truth

Jika ingin lebih mengenal Derek Muller anda bisa menonton beberapa atau keseluruhan videonya di Channelnya : Veritasium
[url=[youtube]url]

Sesua[/youtube] judulnya : "The Illusion of Truth", video tersebut menunjukkan tentang ilusi kebenaran. Sesuatu yang tampak benar, belum tentu betul-betul benar.
Di bagian awal kita dikenalkan dengan Cognitive Ease, Otak kita cenderung menerima sesuatu yang mudah untuk dipahami dan sesuatu yang familiar. Kita cenderung lebih mudah menerima sesuatu dimana otak kita tidak perlu bekerja terlalu berat. Kita cenderung menerima dan menganggap benar informasi yang diberikan pada kita, padahal kalau kita mengecek fakta tersebut, belum tentu yang disampaikan itu benar.
Dalam video diberikan contoh pernyataan : Suhu tubuh ayam adalah 34 derajat celcius!
Saat mendengar itu, sebagian besar kita langsung percaya. Padahal informasi itu salah. Dijelaskan bahwa suhu tubuh ayam sebenarnya hampir 41 derajat celcius.
Nah, kecenderungan sebagian orang yang malas untuk mencari informasi pembanding inilah yang sebenarnya sering dimanafaatkan FE 101 untuk menyebarkan kebohongannya. Orang dengan mudahnya menerima dan percaya informasi yang diberikan oleh video FE101 misalnya :
-Tak ada satupun foto satelit dari teleskop
-Tak ada yang mampu melintasi Antarktika
-USGS mengatakan ini, Admiral Byrd mengatakan itu, Al Biruni mengatakan begini, Tesla mengatakan ini dan sebagainya.
-Tak ada penerbangan langsung dari Selatan ke Selatan.
-Penerbangan Bali ke LA mendarat darurat di Alaska
dan masih banyak lagi yang lainnya.
Padahal kalau kita mau mengecek sumber lain tentang informasi tersebut, ternyata informasi itu tidak benar atau paling tidak dipelintir oleh FE 101.

Pada bagian berikutnya dari video "The Illusion of Truth", dijelaskan bahwa kebenaran bisa dipalsukan melalui mekanisme Cognitive Ease. Banyak metode yang bisa digunakan. Misalnya sesuatu yang diulang-ulang akan membuat familiar dan terasa benar. Informasi yang ditulis dengan huruf tulisan yang jelas, tegas dan kontras akan lebih dipercaya daripada tulisan yang buram dan tidak jelas. Padahal belum tentu informasi dalam tulisan yang jelas itu benar. Informasi yang disajikan dengan gambar dan suara menarik lebih mudah untuk dipercaya.
Nah, lagi-lagi video FE 101 menggunakan teknik ini untuk membuat penontonnya terkesima dan akhirnya percaya dengan jargon "mengherankan Bukan"

Pada bagian akhir video "The Illusion of truth" diberikan pesan agar kita mengevaluasi kembali cara kita menerima informasi dan bisa membedakan mana yang informasi yang benar dan yang salah sebenarnya.
Mungkin dalam kehidupan sehari-hari yang sederhana kecenderungan otak untuk menggunakan cognitive ease ini tidak menjadi masalah. Namun dalam mempelajari Ilmu pengetahuan misalnya fisika dimana banyak fenomena-fenomena yang bertentangan dengan intuisi dan pengalaman sehari-hari, maka kita harus lebih skeptis dan mengedepankan bukti-bukti daripada intuisi.

Jika anda menonton beberapa atau keseluruhan video di Channel Veritasium, anda akan tahu bahwa itu channel tentang Sains dan sangat bertentangan dengan FE101.


Quote:
Menit 05:54
Klaim FE : Cuplikan Video Matt Boylan yang katanya mantan karyawan NASA.

Jawaban : Sudah pernah dibahas di video bag 6. Tak perlu dibahas lagi.


Quote:
Menit 07:16
Klaim FE : Cuplikan Video tentang bagaimana ahli astronomi mengukur jarak benda-benda luar angkasa. Dan di video itu dikatakan bahwa mengukur jarak benda luar angkasa adalah INTERESTING PROBLEM (Masalah yang Menarik). Jadi sebenarnya para saintis nggak tau jarak sebenarnya. Semua hanya teori.

Jawaban : Lagi-lagi Quote Mining (Mengambil sebagian/sepotong pernyataan sehingga keluar dari maksud aslinya). Video hanya ditayangkan sampai pada kalimat Interesting Problem dan dititikberatkan pada kata Problem (Masalah). Jadi seolah-olah cara mengukur jarak benda luar angkasa itu masih menjadi masalah yang belum terpecahkan.
Untuk memahami maksud sebenarnya dari video itu anda harus melihat secara keseluruhan. Silahkan tonton video lengkapnya dibawah ini :
video

Dalam video itu dijelaskan beberapa metode untuk mengukur jarak bintang dari bumi. Untuk mengukur jarak bintang yang relatif "Dekat" bisa digunakan metode triangulasi dengan trigonometri setelah diketahui perbedaan sudut bintang dilihat dari bumi dalam jangka waktu 6 bulan. Atau Stellar Parallax.
Ketika mendengar Stellar Parallax FE 101 langsung buru-buru mengkalim bahwa Stellar Parallax tak pernah bisa dibuktikan oleh Galileo. Memang benar bahwa Galileo tak bisa menunjukkan Stellar Parallax karena teleskop pada masa Galileo masih belum sempurna. Kenyatannya, Stellar Parallax berhasil dibuktikan oleh Friedrich Bessel pada tahun 1838. Jadi jika saat ini anda mengatakan Stellar Parallax belum berhasil dibuktikan, anda ketinggalan informasi 178 Tahun!
Namun pengukuran jarak bintang dengan metode sudut Parallax ini tidak bisa digunakan untuk bintang yang lebih jauh, karena semakin jauh bintang maka semakin kecil perbedaan sudutnya sehingga sangat sulit diukur. Maka metode lain yang digunakan adalah dengan spektrum dari cahaya bintang yang sampai ke bumi. Dalam video itu bahasanya disederhanakan menjadi brightness atau terangnya suatu bintang. Dan ini dimanfaatkan oleh FE 101 untuk menyerang dengan mempertanyakan apakah kita bisa mengukur jarak tiang lampu berdasarkan terang tidaknya. Dan penonton akan membayangkan mengukur dengan mata telanjang.
Tentu saja para ilmuwan tidak akan mengukur spektrum cahaya itu dengan mata telanjang. Teknologi sudah sangat maju dan canggih. Alat ukur di berbagai bidang bisa mengukur dengan keteliatian sangat akurat. Anda jangan seperti katak dalam tempurung mengira ilmuwan mengukur sesuatu dengan mata telanjang.
Kemudian disebutkan bahwa hasil pengukuran jarak tersebut hanya kira-kira dan salah. Jarak matahari dan jarak bulan salah sehingga semuanya menjadi salah.
Untuk jarak bintang-bintang dan galaksi yang sangat jauh dan diukur dengan spektrum cahaya mungkin masih belum akurat. Mungkin ada kesalahan ratusan ribu atau jutaan kilometer. Namun mengingat jaraknya sudah dalam satuan tahun cahaya, jika dipersentase kesalahanya sebenarnya kecil.
Tetapi untuk objek-objek "dekat" seperti bulan dan matahari pengukuran dengan trigonometri sudah sangat akurat. Bahkan untuk bulan, sudah diukur dengan sinar laser yang ditembakkan ke bulan dan dipantulkan oleh reflektor yang dipasang di bulan. Alat retroreflektor ini jumlahnya bukan hanya satu, tetapi ada lima. Tiga buah dipasang oleh Amerika saat misi Apollo, dan dua buah dipasang oleh uni sovyet. Dengan 5 retroreflektor ini, Akurasi pengukuran jarak bumi-bulan ini sudah pada tingkat ketelitian centimeter.


Quote:
Menit 10:28
Klaim FE : Tentang sejarah peradaban dunia. Menjelaskan kapan dan darimana asalnya teori bumi datar dan bumi bola. Mulai dari Babilonia, Mesir Kuno Hingga Yunani. Babilonia penyembah benda-benda langit. Mesir Kuno penyembah dewa matahari. Budaya musyrik penyembah matahari berlanjut hingga ke Yunani Kuno. Pada masa Yunani Kuno muncul teori matahari pusat alam semesta.

Jawaban : Ketika melihat bagian ini, langsung muncul pikiran di benak saya, Jika teori heliosentris dimana matahari pusat tata surya dikatakan muncul karena ajaran penyembah dewa Matahari, lalu apakah orang-orang yang menganggap bumi sebagai pusat alam semesta adalah penyembah dewa bumi?
Padahal kalo di film Kera Sakti dewa bumi nggak ada wibawanya sama sekali. Dimarahin mulu sama Sun Go Kong. hehehe..
Dikatakan bahwa teori bumi bulat dan matahari sebagai pusat tata surya berakar dari budaya pagan (penyembah berhala) yang menyembah dewa matahari. Padahal konsepsi bumi pada kebudayaan mesir kuno adalah bumi datar. Demikian juga dalam kebudayaan-kebudayaan kuno juga menganggap bahwa bumi datar, dan notabene mereka juga penyembah berhala (Pagan). Hal itu wajar karena pengetahuan umat manusia pada saat itu masih belum semaju sekarang. Jadi kalau saat ini anda percaya bumi datar, maka anda mundur ribuan tahun.
Konsep bumi dan langit Mesir Kuno
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Konsep Maya Kuno
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Konsep alam semesta suku Indian Navajo
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Sejujurnya ini adalah bagian paling berbahaya dari video FE 101. Ilmu pengetahuan dicocoklogi dengan sejarah dan agama. Sains dituduh bagian dari ideologi penyembah Iblis. Tampak jelas sekali permusuhan dan kebencian terhadap Ilmu Pengetahuan. Saya tidak tau apa maksud dan tujuan sebenarnya dari pembuat video FE 101.
Jika dia memang percaya terhadap teori-teori yang disampaikannya, seharusnya dia juga sadar dalam mebuat video dia banyak melakukan kebohongan. Ada perbedaan yang jelas antara ketidaktahuan dan kebohongan.
Hal-hal tentang mengapa satelit tidak rontok meskipun tidak aerodinamis, mengapa roket lintasannya melengkung, Kapan satelit mengisi bahan bakar dan sebaginya bisa dimaklumi sebagai sebuah ketidak tahuan.
Namun menempatkan pointer di laut selatan untuk mengukur kiblat Jakarta (Episode Bonus), Mengatakan ada pertambangan milik australia di kutub utara dengan memakai gambar peta North Pole Mining Centre, sebuah wilayah di benua Autralia (Episode 5), merubah judul berita dari TAIWAN menjadi BALI adalah sebuah kebohongan yang disengaja. Saat membuat video itu, harusnya dia tahu sedang melakukan kebohongan. Tetapi tetap dilakukannya.

Jika dia membuat video hanya untuk meraup keuntungan dari Adsense dengan viewer Youtube yang banyak dan bisnis Merchandise Flat Earth, maka sungguh hina sekali meraup keuntungan dari menyesatkan dan membodohi banyak orang.
Saya banyak melihat para pengikut Flat Earth di sosial media setelah menonton episode 11 dan 12 menjadi begitu memusuhi sains dan bahkan memusuhi ulama yang mengatakan bumi bulat. Dengan mudahnya mereka men-cap orang yang tidak percaya FE adalah tolol, antek NASA, kaki tangan elit global, pengikut dajjal bahkan atheis dan kafir.
Pesan saya untuk pembuat video FE 101, anda ikut andil dalam membentuk perilaku mereka itu, dan anda harus mempertanggungjawabkannya di akhirat kelak!


Lanjut bawah Gan...










Lanjutan Video Episode 11
Quote:
Menit 15:45
Klaim FE : Metode yang dipakai Aristarchus untuk menghitung jarak bulan keliru. Bulan dihitung dari mulai terbit hingga terlihat utuh perlu waktu 2 menit. Pada saat gerhana, bulan masuk bayangan bumi selama 3 jam. Dari data-data tersebut akhirnya dihitung dengan rumus lingkaran dan trigonometri diperoleh jarak bulan. Namun ada variabel-variabel yang tidak ikut dihitung, Yaitu:
1. Selain bulan terlihat bergerak karena rotasi bumi, namun tidak dihitung bahwa bulan juga bergerak (berevolusi). kalau revolusi bulan ikut dihitung, pasti hasilnya beda lagi.
2. Waktu yang dipakai yang dipakai untuk menghitung, apakah tepat? Kalau 2 menit apakah 2 menit pas? Kalau 3 jam apakah 3 jam 'teng'?
3. Bayangan bumi yang dipakai untuk menghitung dihitung 3/4. Apakah tepat 3/4? Bagaimana kalau 0,8 pasti hasil perhitungannya beda lagi.
4. Dari perhitungan jarak kira-kira tersebut, NASA mengaku sudah ke bulan. Bagaimana mungkin bisa sampai ke bulan kalau jaraknya saja kira-kira?

Jawaban : Pertama yang perlu diingat, perhitungan itu dilakukan lebih dari dua ribu tahun yang lalu. Jadi jangan dituntut untuk hasil yang sangat presisi hingga ketelitian meter. FE 101 menggiring opini seolah-olah perhitungan 2000 tahun yang lalu itu digunakan hingga saat ini tanpa ada perkembangan. Bahkan data jarak yang dihitung 2000 tahun yang lalu itu digunakan untuk misi pendaratan ke bulan oleh NASA. Ini adalah klaim yang konyol. Dalam Logical Fallacy ini disebut Logika Manusia Jeramy (Strawman Fallacy). Meenciptakan sendiri argumen yang seolah-olah merupakan argumen lawan, lalu diserang sendiri. Ibaratnya, bikin sendiri manusia jerami (orang-orangan sawah) lalu dihajar sendiri sampai hancur dan merasa menang dan hebat.
Strawan Fallacy
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Tapi baiklah, kita bahas klaim diatas satu persatu.
1. Yang dihitung 2 menit dan tiga jam saat gerhana itu adalah pergerakan bulan yang dilihat oleh pengamat dari bumi. Jadi data-data tersebut adalah data pengamatan oleh pengamat yang berada di bumi pada suatu tempat tertentu. Artinya adalah apa yang kelihatan dari bumi. Sehingga pergerakan bulan yang diamati sudah termasuk pergerakan karena rotasi bumi dan revolusi bulan.
2. Perhitungan waktu yang tidak tepat. Memang alat ukur waktu pada saat itu belum presisi. Artinya ada perhitungan yang belum akurat. Namun seiring perkembangan jaman, alat-alat untuk mengukur waktu, sudut dan sebagainya semakin presisi. Sehingga perhitungan jarak dengan metode tersebut juga semakin akurat dari wkatu ke waktu.
3. Metode yang dipakai Aristarchus adalah metode sederhana (namun sangat cerdas) untuk menghitung jarak bulan dengan keterbatasan alat pada masa itu. Karena keterbatasan alat, maka hasilnya pasti juga tidak akurat. Ada kesalahan mungkin beberapa ratus atau ribu kilometer dari jarak sesungguhnya. Namun kesalahan ini jika dihitung persentasenya cukup kecil. Artinya hasil perhitungan jarak tersebut sudah cukup memberikan gambaran jarak bulan ke bumi selama ratusan tahun.
4. Apakah jika tidak mengetahui jaraknya secara persis tepat, kita tidak mampu sampai ke tempat tujuan? Jika anda ingin ke Bandung, Semarang atau Surabaya apakah anda harus tahu jaraknya secara persis tepat?
Pada saat misi ke bulan, Hasil perhitungan jarak dan data-data lain sudah semaik lengkap dan akurat. Sehingga ilmuwan bisa menghitung dan merancang lintasan untuk menuju bulan. Dengan memperhitungkan jarak, lintasan orbit bulan, gravitasi bumi, gravitasi bulan, daya dan kecepatan roket dan lain-lain. Selain itu pilot (astronot) Apollo juga bertugas melakukan koreksi-koreksi secara manual.
Perlu diingat juga, misi pendaratan di bulan tidak ujug-ujug misi pertama langsung mendaratkan manusia di bulan. Ada misi-misi sebelumnya sehingga jarak dan kondisi bisa diketahui lebih detail.
Dan FYI, biar anda tidak terpaku data perhitungan 2000 tahun yang lalu, Sekarang jarak bulan dihitung dengan laser rangefinder.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Sinar laser ditembakkan ke bulan dan dipantulkan oleh reflektor yang dipasang dibulan. Retroreflector ini jumlahnya tidak hanya satu, tapi ada lima. Tiga buah dipasang oleh Amerika, dan dua buah dipasang oleh Uni Sovyet (Russia). Dan kesemuanya masih berfungsi hingga saat ini.
Retroreflektor
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Letak Retroreflektor
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Dengan ini jarak bisa diukur dengan akurasi sangat presisi, hingga ketelitian 1 cm. Sehingga sekarang diketahui bulan semakin menjauh dari bumi sebesar 4 cm setiap tahunnya.



Quote:
Menit 21:00
Klaim FE : Metode menghitung jarak dan ukuran matahari dengan menggunakan rumus trigonometri. perhitungan dilakukan saat bulan separuh. Dengan perhitungan itu, matahari bisa sangat dekat atau jauh, bisa sangat besar atau kecil, tergantung asumsi bayangan dan jarak bulan. Jadi semua itu tergantung asumsi. Kalo asumsinya salah, maka hasilnya juga salah. Terbukti di video bahwa perhitungan Aristarchus salah jika dibandingkan sains modern.

Jawaban : silahkan dilihat secara utuh videonya
[youtube]just astronomical[/youtube]
Perhitungan jarak dan ukuran matahari dilakukan saat bulan separuh. Artinya pada saat itu sudut yang dibentuk oleh bumi-bulan-matahari adalah siku-siku atau 90 derajat. Dengan metode itu jika data yang kita punya hanya sudut arah matahari saja memang jarak matahari tidak menentu karena variabel yang dibutuhkan kurang. Variabel yang dibutuhkan tersebut adalah jarak dan ukuran bulan.
Tetapi ingat, jarak dan ukuran bulan sudah diketahui dengan perhitungan sebelumnya. Sehingga karena jarak dan ukuran bulan sudah diketahui, maka jarak matahari bisa dihitung dengan mudah. Ilmu trigonometri ini sudah diajarkan di sekoalh sejak SMP (CMIIW). Asal kita faham pelajaran matematika yang tergolong dasar ini, maka kita juga bisa menghitungnya.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Kemudian mengenai asumsi yang salah karena sulitnya menentukan bulan PAS separo dan hasil pengukuran jarak yang tidak akurat oleh Aristarchus. Ingat, pengukuran itu dilakukan 2000 tahun yang lalu. Di jaman modern, dengan adanya teleskop yang sangat teliti., jarak matahari bisa dihitung dengan lebih akurat menggunakan metode Solar Parallax.
Jadi jika anda menyalahkan data jarak matahari yang diketahui saat ini dengan mengungkit-ungkit kekuarang akuratan perhitungan Aristarchus, sekali lagi, Anda mundur 2000 tahun!
Untuk saat ini, pengukuran jarak matahari tidak lagi menggunakan patokan bulan, namun menggunakan planet Venus pada saat "greatest elongation" yaitu pada saat sudut bumi-venus-matahari sudutnya 90 derajat.
(Posting perhitungan jarak matahari oleh Agan Widya.Poetra (sedang dicari))


Quote:
Menit 23:10
Klaim FE : Bumi berputar dengan kecepatan 1670 km/jam, Namun kita sama sekali tidak merasakannya. Kecepatannya di khatulistiwa dan di kutub juga berbeda. Namun kita tak merasakan perbedaannya. Bumi bergerak mengelilingi matahari dengan kecepatan 108.000 km/jam, apakah anda merasa bumi bergerak dengan kecepatan 108.000 km/jam?

Jawaban : Kita harus bisa membedakan antara kecepatan dan percepatan. Kecepatan adalah jarak yang ditempuh dalam satu satuan waktu tertentu. Sedangkan percepatan adalah laju perubahan kecepatan terhadap waktu. Bingung?
Mudahnya jika sebuah mobil dari keadaan diam kemudian di gas hingga melaju cepat, maka mobil itu mengalami percepatan. Ketika kecepatannya sudah mencapai tertentu misalnya 80 km/jam dan tidak ditambah lagi sehingga kecepatannya konstan, maka berarti mobil tersebut tidak mengalami percepatan. Pada saat itu kecepatannya 80 km/jam dan percepatannya adalah nol.
Tubuh kita hanya merasakan percepatan, namun tidak kecepatan. Selama kecepatan konstan, maka kita tidak merasakannya dan terasa seperti diam.
Pasti timbul pertanyaan, ketika mobil berjalan konstan pun, kita tetap merasakan mobil bergerak kan? Jawabanya, pertama kecepatan mobil tidak bisa benar-benar konstan. Ada perubahan kecil yang terjadi setiap waktu. Kemudian, kita merasakan getaran, baik dari getaran mesin maupun dari getaran roda yang berputar diatas aspal. Ketiga, kita melihat sekeliling kita bergerak.
Nah, pada bumi, kecepatan rotasi dan revolusi benar-benar konstan. Sama sekali tidak ada getaran di bumi. Gerak semu benda-benda langit karena perputaran bumi terlihat sangat lambat dan tidak teramati jika dilihat dalam waktu singkat.
Yang paling mendekati adalah saat kita berada dalam kapal besar yang melaju di laut yang tenang. Maka kita hampir hampir tidak bisa merasakan kalau kapal bergerak. Apalagi kalau berada di ruangan dalam kapal yang tak bisa melihat luar. Kita menganggap kapal diam.


Quote:
Menit 25:00
Klaim FE : Waktu mengukur kecepatan rotasi bumi, mereka nggak menghitung pergerakan bulan. Ketika menghitung kecepatan bulan mengelilingi bumi, mereka nggak menghitung rotasi bumi. Semua hitung-hitungan rumus yang dilakukan sendiri-sendiri itu, ketika digabung, tak bakal nyambung.

Jawaban : Beberapa sudah dijelaskan di bagian sebelumnya, silahkan dibaca lagi kalau masih bingung.

Teori Bumi Bulat kalau digabung tidak nyambung? Faktanya ilmu pengetahuan modern saling berkaitan satu sama lain. Data-data astronomi sudah menjadi satu kesatuan yang saling berhubungan semuanya nyambung. Bahkan bumi berbentuk bulat juga sesuai dengan berbagai macam cabang ilmu misalnya:
Geografi : Ilmu geografi sejak jaman dahulu sudah bulat meyakini bahwa bumi berbentuk bulat. Para Ilmuwan mulai dari Filsuf Yunani dan Romawi, Cendekiawan Islam dan Kristen sepakat bahwa bumi bulat. Pertentangan yang terjadi, misalnya dalam gereja hanyalah masalah geosentris dan heliosentris. Dan pertentangan itu pun sudah selesai dan gereja mengakui bahwa heliosentris (Bumi mengelilingi matahari lah yang benar). Galileo pun akhirnya diampuni setelah 4 Abad kematiannya yaitu pada tahun 1992 di masa kepemimpinan Paus Yohanes Paulus II.
Geodesi dan Kartografi: Pembuatan peta untuk area yang luas harus memperhitungkan lengkungan bumi dan perbedaan jarak antara garis bujur yang berada di garis lintang yang berbeda. Demikian juga dalam interpretasi atau pembacaan peta untuk keperluan yang membutuhkan akurasi tinggi. Jika ingin mengetahui lokasi atau jarak secara akurat, bentuk lengkungan harus diperhitungkan. Jika bumi datar, maka tak perlu ada ilmu untuk membuat peta yang perhitungannya rumit.
Klimatologi : Ilmu yang mempelajari cuaca sangat erat kaitannya dengan fakta bahwa bumi bulat dan berotasi. Fenomena-fenomena seperti angin muson, angin siklon, perubahan musim, perubahan arah angin dalam satu tahun dan lain-lain semuanya bisa dijelaskan dengan model bumi bulat, berotasi dan berputar mengelilingi matahari.
Fenomena-fenomena diatas sampai sekarang TIDAK bisa dijelaskan dengan model bumi datar dengan kubah yang mirip tudung saji.
Geologi : Pengetahuan tentang permukaan bumi yang terdiri dari lempengan-lempengan tektonik erat kaitannya dengan bentuk bumi yang bulat. Pengetahuan dan pemetaan lempeng-lempeng tektonik ini telah membantu menemukan sumber-sumber mineral, tambang dan minyak bumi. Lebih penting lagi, pengetahuan tentang lempeng tektonik ini bisa memetakan wilayah-wilayah di dunia yang rawan terjadi gempa bumi, termasuk potensi terjadinya tsunami. Maka sistem peringatan dini bencana bisa dioptimalkan.
Sebaliknya, teori FE sama sekali tidak menyinggung dan tidak mampu menjelaskan tentang lempeng tektonik dan ilmu tentang kegempaan dan vulkanologi (gunung berapi)
Oseanografi : ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu tentang kelautan mulai dari organisme laut, gelombang laut, arus laut, perubahan dan perbedaan suhu di laut, dan permukaan dasar laut. Fenomena arus laut serta perubahan arus laut bisa dijelaskan dengan detail oleh bumi bulat. Termasuk juga pasang surut air laut bisa dijelaskan dengan bumi bulat dan gravitasi. Dan sampai sekarang Model bumi datar tudung saji TIDAK mampu menjelaskan bagaimana terjadinya arus laut dan pasang surut air laut.
Navigasi : Pelaut jaman dahulu menentukan koordinat garis lintang (latitude) dengan mengukur sudut bintang utara. Kemudian sudut ini dihitung dengan lengkungan bumi. Garis bujur ditentukan dengan waktu terbit/terbenamnya matahari.
Di jaman modern Jalur penerbangan jarak jauh antar negara memperhitungkan lengkungan bumi dan bentuk bumi bola. Jika jalur penerbangan tidak memperhitungkan bentuk bola bumi, maka maskapai penerbangan akan mengalami banyak kerugian karena jalurnya bisa menjadi lebih jauh.
Agama (Khususnya Islam) : Waktu sholat didasarkan pada penampakan fajar (subuh), posisi matahari (dzuhur), panjang bayangan (Ashar), terbenamnya matahari (Maghrib), dan menghilangnya cahaya di ufuk barat (Isya). Agar umat islam tidak repot-repot melihat langit tiap kali mau sholat, maka dibuat jadwal Sholat dalam satu tahun dan biasanya ada di kalender. Pembuatan jadwal waktu sholat ini didasarkan pada ilmu astronomi (ilmu) falak yang menyatakan bahwa bumi bulat. Selain waktu sholat, penentuan awal Ramadhan, Idul Fitri dll baik dengan metode melihat (Rukyah) maupun perhitungan (Hisab) juuga didasarkan pada fakta bahwa bumi bulat.
Militer : Jarak jangkauan radar sekuat apapun tetap terbatas karena terhalang lengkungan bumi. Maka dari itu dibutuhkan pesawat terbang radar (Airborne Warning and Control System/AWACS) sehingga posisi radar menjadi sangat tinggi dan tidak terhalang lengkungan bumi. Dan musuh tidak lagi bisa menghindar dari pantauan radar dengan bersembunyi di balik horison.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Pada teknologi artilleri (meriam) jarak jauh, Perhitungan agar peluru meriam tepat mengenai target yang berjarak berkilo-kilo meter dilakukan dengan memperhitungkan lengkungan bumi dan juga rotasi bumi.

Semua ilmu-ilmu dan bidang diatas akan menjadi kacau jika bumi dianggap datar.
Dan sampai sekarang, tidak ada satupun teori FE yang didukung oleh aplikasi riil dalam bidang apapun. Teori FE juga sangat simpang siur. Contohnya : untuk masalah benda jatuh, ada yang mengatakan karena upward universe accelleration (Bumi bergerak ngebut keatas, setiap saat kecepatannya bertambah, sehingga benda-benda "ditabrak" oleh bumi dan terlihat jatuh. Namun ada yang bilang karena medan elektromagnet. Entah elektromagnet jenis apa yang bisa mempengaruhi semua benda termasuk kayu dan batu.
Dalam menjelaskan gerhana juga simpang siur, ada yang bilang benda celestial misterius, ada yang bilang bulan transparan dan lain-lain. Ketinggian tudung saji, eh, kubah bumi juga nggak jelas. Katanya lebih tinggi dari matahari yang 5000an km. Tapi di nuklir, nuklirnya menabrak dan meledak di ketinggian 400 km. Artinya teori FE hanya teori cocoklogi yang bisa berubah-ubah sesuai keinginan dan kebutuhan argumen berdebat.


Quote:
Menit 25:17
Klaim FE : Jika anda menghitung jarak, diameter dan kecepatan bumi bulan mengelilingi matahari, dibuatkan model sesuai skala, tak bakal ada siklus gerhana.

Jawaban : Kalimat diatas memang benar! Karena disini "ANDA" berarti adalah penonton video Youtube FE 101 yang rata-rata para penganut FE. Orang-orang yang mempercayai FE mana mungkin memiliki ilmu matematika untuk menghitung lintasan planet yang berbentuk melengkung. Perhitungannya harus memaka semua cabang matematika mulai Aljabar, Aritmatika, Geometri, dan Kalkulus.
Namun meskipun rumit, bukan berarti tak bisa dihitung. Salah satunya ada paper yang dibuat oleh Fabio berjudul The Saros cycle: obtaining eclipse periodicity from Newton's laws (O ciclo do Saros: como obter a periodicidade dos eclipses a partir das leis de Newton)
The Saros cycle: obtaining eclipse periodicity from Newton's laws
Paper tersebut menghitung berdasarkan data-data ukuran dan hukum gerak Newton sehingga diperoleh siklus gerhana.
Namun di jaman sekarang, semua bisa disimulasikan dengan komputer. Ada banyak simulasi dan software untuk memprediksi gerhana hingga sangat akurat sampai menit-menitnya. Beberapa software dapat diunduh secara gratis. Salah satunya adalah software yang dikembangkan oleh Ovidiu Vaduvescu di Institut Astronomi Bucharest.
Astroclub
Selain itu masih banyak lagi software untuk memprediksi gerhana
List Software Perhitungan Gerhana
Dan itu tidak menggunakan siklus Saros yang diagung-agungkan oleh penganut FE. Siklus Saros yang 18 tahun 11 hari tersebut menghitung gerhana yang akan terjadi lagi di tempat yang sama. Jadi jika tahun 2016 terjadi gerhana matahari total di Indonesia, maka gerhana yang sama akan terjadi lagi tahun 2034. Kenyataannya, gerhana matahari terjadi tiap tahun di tempat yang berbeda-beda. Dan itu tidak bisa diprediksi dengan tepat memakai siklus Saros.


Quote:
Menit 25:25
Klaim FE : Pernyataan Prof. Paul Doherty, PH.D dan Matt Parker, Gerhana sangat jarang terjadi dan sangat tidak sederhana. Jadi tidak mungkin dihitung secara matematika dengan data skala jarak-ukuran bumi matahari bulan.

Jawaban : Untuk kesekian kalinya QUOTE MINING
Silahkan baca definisi tentang quote mining :
Quote Mining
Video hanya dipotong-potong dan diambil sebagian yang seolah-olah mendukung argumen Flat Earth. padahal kalau dilihat videonya secara keseluruhan, maka anda akan tahu kenyataannya tidak seperti itu.
Silahkan lihat sendiri videonya secara utuh :
video lengkap

Quote mining adalah senjata andalan video-video konspirasi. Dan yang percaya dengan quote mining adalah orang-orang yang malas untuk melakukan kroscek.











Lanjutan Video Episode 11

Quote:
Menit 27:09
Klaim FE : Jika ada yang ingin berdebat soal Flat Earth, tak perlu diladeni.Kembalikan kepada 3 fokus gugatan ini:
-Jarak&Diameter matahari salah
-Gravitasi dan lengkungan bumi
-Cabut Larangan Antartika
Ajak Profesor Doktor dan Akademisi untuk meverivikasi dogma bulan dan matahari yang selama ini diajarkan di sekolah.

Jawaban : Dari pernyataan ini terlihat jelas bahwa pembuat video FE 101 sadar bahwa argumen-argumen Flat Earth sangat lemah, sehingga menolak berdebat, berdiskusi, bertukar pikiran atau apapun itu namanya. Padahal yang namanya fakta ilmiah harus bisa diuji dan dibuktikan. Ini menunjukkan bahwa argumen-argumen seperti jalur penerbangan, proyeksi peta, drone google dan sebagainya adalah kebohongan kebohongan sehingga jika didiskusikan pasti akan terbongkar. Akibatnya, bossdarling si pembuat FE 101 tak pernah mau berdiskusi secara fair. Kolom komentar di Youtube ditiadakan. Kolom discussion diawasi ketat, jika ada yang berseberangan langsung dihapus sehingga orang-orang yang membaca melihat seolah-olah semua orang mendukung Flat Earth. Di forum FE, grup FE facebook, Instagram juga sama. Berbeda, pasti di-banned.
Kemudian mengenai 3 fokus gugatan :
-Jarak dan Diameter matahari : Ini melibatkan perhitungan dari yang sederhana (dengan hasil kurang akurat) hingga perhitungan yang rumit (dengan hasil yang lebih akurat). Memang tidak semua orang menguasai hal ini. Nah, pertanyaannya, apakah kaum FE memiliki modal ilmu matematika yang mumpuni untuk menghitung bersama profesor dan akademisi? Jika matematika yang anda kuasai hanya aljabar, maka anda sama sekali tidak punya kompetensi untuk berdiskusi mengenai perhitungan matematis jarak matahari, bulan. Apalagi menghitung orbit yang lintasannya melengkung.
Sadari dan ukur dulu kemampuan diri sendiri sebelum sok-sok an beraksi. Ibaratnya orang baru belajar kickboxing dua pertemuan, sok mau melawan juara dunia MMA. Mati Konyol.
-Gravitasi dan lengkungan bumi : Gravitasi adalah sesuatu yang tak dapat dilihat, namun sangat nyata. Kita merasakannya setiap saat. Saya tidak habis fikir bagaimana orang bisa sedemikian bodohnya mengatakan gravitasi tidak ada. Apalagi melontarkan pertanyaan-pertanyaan bodoh seperti "Kalau gravitasi ada, mengapa balon bisa terbang?"
Jika menanyakan mengenai matematika gravitasi, silahkan tanyakan ke guru fisika SMA. Ada pelajaran tentang gerak jatuh bebas, gerak parabola dan lain-lain yang semuanya memakai faktor gravitasi.
Kalau mau membuktikan lengkungan bumi, datang saja ke pelabuhan. Lihat kapal BESAR yang menjauh lama-lama terlihat tenggelam karena tertutup lengkungan bumi.
-Cabut Larangan ke Antartika : Silahkan berdemo menuntut pecabutan larangan ke Antartika jika anda ingin ditertawai ayam. Itu sama anehnya seperti dulu ada orang berdemo agar Indonesia memutus hubungan diplomatik dengan Israel. Apanya yang mau diputus, sejak dulu Indonesia memang tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel.
Ribuan orang sudah ke Antarktika baik sebagai peneliti maupun turis. Tahun 2017 Peneliti dan dosen UGM Bpk. Nugroho Imam Setiawan ikut penelitian di Antarktika. Dua mahasiswi Unpar Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang (23) dan Mathilda Dwi Lestari (23), berhasil mencapai puncak Vinson Massif, puncak tertinggi di Antarktika pada tanggal 4 Januari 2017. Mereka masih hidup, tinggal di Indonesia, punya akun facebook, twitter dan instagram. Anda bisa tanya sendiri apakah ada pasukan penjaga antarktika atau tidak. Apakah ada gunung es atau tidak.


Quote:
Menit 00:31:00
Klaim FE : Sifat bayangan. Semakin jauh sumber cahaya, semakin besar bayangan
[gambar]

Jawaban : SALAH BESAR!
Justru semakin dekat sumber cahaya dengan objek, bayangan akan semakin besar.
Silahkan anda melakukan percobaan sendiri di rumah, dengan menggunakan lilin atau lampu. lakukan percobaan di dalam ruangan. Sediakan sumber cahaya, misalnya lilin atau lampu. Matikan lampu. Atur posisi agar bayangan jatuh di tembok.

Percobaan Pertama :
Jarak sumber cahaya ke tembok tetap, sedangkan jarak objek ke sumber cahaya berubah.

Letakkan lilin di tengah ruangan, misal di atas meja. Berdirilah dekat tembok. Perhatikan bayangan tubuh anda. sekarang berjalanlah mendekati lilin (sumber cahaya). Maka anda akan melihat bayangan anda semakin membesar.
Artinya, semakin dekat dengan sumber cahaya, bayangan semakin membesar.

Percobaan kedua:
Jarak objek ke tempat jatuh bayangan tetap. Jarak sumber cahaya ke objek berubah.

Berdiri kira-kira 1 meter dari tembok. Letakkan lilin agak jauh misalnya 3 meter dari anda. Perhatikan bayangan tubuh anda di tembok.
Sekarang minta teman anda untuk menggeser lilin semakin dekat dengan tubuh anda. Posisi anda tetap. Perhatikan lagi bayangan anda. Semakin dekat lilin dengan tubuh anda, semakin besar bayangan anda di tembok. artinya, lagi-lagi semakin dekat sumber cahaya, semakin besar bayangan.

Kesimpulannya, klaim FE 101 bahwa semakin jauh sumber cahaya, semakin besar bayangan adalah SALAH BESAR! TIDAK TERBUKTI!


Quote:
Menit 00:31:28
Klaim FE : Dalam teori gerhana versi bumi bola, mataharinya sangat jauh, bayangan bulan sangat kecil. Sebaliknya, ketika gerhana bulan atau fase bulan, bayangan bumi menutupi seluruh permukaan bulan. Padahal menurut versi mereka (GE), bulan besarnya 1/4 diameter bumi. Bayangan bumi menutupi seluruh bulan. Sedangkan bulan yang diameternya 1/4 diameter bumi jatuhnya kecil sekali. Ini adalah nonsense!

Jawaban : Entah bagaimana logika berfikir bossdarling ini. Hal yang sangat wajar seperti diatas dibilang nonsense. Bumi lebih besar dari bulan. maka wajar jika bayangan bumi bisa menutupi seluruh bulan. Bulan yang ukuranya lebih kecil dari bumi tentu saja bayangannya tidak menutupi seluruh bumi.
Dan satu hal yang perlu dikoreksi, fase bulan sama sekali tidak disebabkan oleh bayangan bumi. Fase bulan disebabkan karena posisi bulan, matahari dan bumi. Sinar matahari yang menyinari bulan, menyebabkan separuh permukaan bulan menjadi terang dan terlihat bersinar dari bumi. Namun posisi bulan terhadap bumi dan matahari menyebabkan bagian terang yang terlihat dari bumi berbeda-beda. Itulah mengapa ada fase-fase bulan. Ada bulan mati, bulan sabit, bulan separuh dan bulan purnama.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3


Quote:
Menit 00:31:57
Klaim FE : Percobaan yang dilakukan University of Montana. Dalam percobaan itu nggak ada bayangan bulan mengecil seperti yang anda lihat ini :
[gambar]

Jawaban : Percobaan itu tidak berdasarkan skala. Hanya untuk memberikan pemahaman saja. Sumber cahayanya sangat kecil dan dekat. Demikian juga jarak model bulan sangat dekat. Tentu saja tidak akan memberikan hasil seperti kenyataan. Karena tidak berdasarkan skala yang sesungguhnya.



Quote:
Menit 00:32:26
Klaim FE : animasi diambil dari web NASA. Coba Anda perhatikan pola pergerakan bayangan bulan saat terjadi gerhana. Bagaimana mungkin bayangan bulan bisa zig zag seperti itu? Sejak kapan bumi goyang goyang?
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Jawaban : Sekali lagi, penganut bumi datar harus memahami apa itu proyeksi! Apa akibatnya jika permukaan sebuah bola dijadikan sebuah bidang datar. Lintasan pergerakan bulan yang terlihat zig zag itu disebabkan digambar pada peta dengan proyeksi mercator. Jika animasi itu digambar pada bumi bola, maka lintasannya tidak akan aneh.
Lintasan bayangan bulan pada saat gerhana matahari biasanya tidak sejajar garis khatulistiwa. Lintasannya agak serong.
Pada proyeksi mercator, garis yang tetap lurus adalah adalah garis yang sejajar garis lintang dan bujur. Sedangkan garis atau lintasan yang menyerong, kalau diproyeksikan ke proyeksi mercator, akan miring. Kalau garisnya serong melingkari bumi, maka akan menjadi zig zag.
Hal ini juga terjadi pada pembagian siang dan malam jika diproyeksikan ke peta mercator.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Sebenarnya, jika lintasan bayangan bulan itu digambar pada peta proyeksi azimuthal equidistant yang diklaim FE sebagai peta bumi datar, lintasanya juga akan menjadi aneh. Lintasan bayangan bulan akan menjadi lonjong tidak bulat. Sejak kapan garis edar bulan versi FE menjadi lonjong?


Quote:
Menit 00:33:00
Klaim FE : Silahkan buka keterangan tentang gerhana yang dibuat oleh NASA. Disitu tercantum "Geocentric Coordinates". Artinya pola gerhana itu dibuat dengan asumsi buminya diam.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Jawaban : Geocentric Coordinates System adalah sistem koordinat untuk menentukan posisi benda dalam tata surya dengan koordinat tiga dimensi (sumbu X, Y dan Z) dengan bumi sebagai acuannya.
sistem koordinat ini digunakan agar mempermudah. Karena kita sebagai pengamat tinggal di bumi, maka kita menggunakan bumi sebagai acuannya.
Ada juga horizontal coordinates system yang menggunakan pengamat sebagai acuan/patokan. Itu hanyalah sistem koordinat saja. Bukan berarti buminya benar-benar diam atau seorang pengamat benar-benar pusat alam semesta.
Untuk posisi bintang-bintang yang dekat, digunakan heliocentric coordinates dimana matahari sebagai titik acuan/patokan. Lagi-lagi, bukan berarti matahari benar-benar pusat alam semesta.
Analoginya sama dengan arah menggunakan clock position. Tanpa sadar kita sering menggunakan sistem koordinat clock position pergaulan. Misal kita memberi tahu temen kita kalo ada cewk cantik di arah samping kanan kita. Maka dia bilang, "Bro, ada cewek cakep arah jam 3". Dalam sistem itu, kita adalah sebagai acuannya. Namun bukan berarti posisi kita harus selalu diam. Kita bisa bergerak ke arah manapun dan "sistem clock position" itu akan menyesuaikan dengan sendirinya.


Quote:
Menit 00:34:40
Klaim FE : Cuplikan video Profesor Michio Kaku tentang kemungkinan Einstein Salah.
"Sebuah berita dari Jenewa, Swiss bahwa Einstein mungkin salah. Semua orang di komunitas fisika gempar karena teori relativitas adalah landasan dari fisika modern. Ini sungguh suatu bencana. Berarti, landasan dari fisika modern harus dipertanyakan kembali"
Intinya jika landasan teori ini ternyata salah, maka terjadi efek domino dimana semua ilmu sains harus direvisi.

Jawaban : Untuk kesekian kalinya, Flat Earth 101 memotong-motong dan hanya menampilkan sebagian dari video. Silahkan tonton sendiri video lengkapnya :

Dalam video tersebut adalah Profesor Michio Kaku, dia adalah Profesor Fisika Teoritis di City University of New York. Dan memfokuskan diri dalam penelitian tentanng String Field Theory.
Pernyataan lengkap Profesor Kaku dalam video tersebut adalah sebagai berikut:
Profesor Kaku menceritakan bahwa banyak fisikawan terkena "Serangan Jantung" ketika mendengar berita dari Jenewa, swiss, bahwa Einstein mungkin salah.
Apa yang mereka temukan di jenewa adalah, neutrino dari atom smasher di Jenewa, Swiss, ditembakkan melewati pegunungan dari Swiss ke Italia yang berjarak 454 mil. Neutrino itu jika dibandingkan dengan data kecepatan cahaya, neutrino tersebut mendahului cahaya dengan selisih jarak 60 kaki. Selisih 60 kaki dalam jarak 454 mil sepertinya tidak banyak. Tapi bagi fisikawan, itu adalah BENCANA!
Artinya landasan dasar fisika modern harus dipertanyakan ulang.
Lalu apa yang sebenarnya terjadi? Yang sebenarnya terjadi adalah ada kesalahan dalam percobaan itu. Ada sistematik error.
Pertama, bagaimana kita tahu bahwa jarak antara sumber neutrino di Swiss dan sensor di italia adalah 454 mil? Jarak tersebut didapat dari pengukuran GPS. Tetapi ingat, GPS adalah sistem relativistik, artinya juga menggunakan konsep relativitas. Ada kesalahan kecil kalibrasi antara sensor GPS di Swiss dengan satelit GPS, dan satelit dengan sensor di Italia. Kesalahan ini berakibat ada kesalahan pengukuran jarak akurat Swiss Italia dan berakibat hasil eksperimen tidak valid.
Mengingat GPS adalah sistem relativistik, maka ketika menggunakan pengukuran GPS untuk percobaan itu artinya menggunakan relativitas untuk mengukur relativitas. Ada semacam lingkaran setan disitu.

Mungkin anda belum paham sepenuhnya yang disampaiakan Profesor Michio Kaku diatas. Intinya begini :
Ada percobaan di swiss dengan menembakkan neutrino dari swiss ke Italia. Berdasarkan jarak dan waktu tempuh neutrino, jika dibandingkan dengan kecepatan cahaya, tenyata neutrino itu lebih cepat dari cahaya. Padahal teori einstein adalah tidak ada yang lebih cepat dari kecepatan cahaya. Jika ternyata ada yang lebih cepat dari kecepatan cahaya, maka berarti teori einstein salah. Jika teori itu salah, maka berarti semua teori sains modern salah dan harus diteliti ulang.
Namun setelah di teliti, ternyata ada kesalahan dalam percobaan itu. Kesimpulannya, teori Einstein masih tetap berlaku. Belum ada yang membuktikannya salah.


Quote:
Menit 00:35:45
Klaim FE : Banyak yang sudah mencoba menghitung siklus gerhana dengan menggunakan jarak-kecepatan-diameter bumi, bulan matahari. Memang nggak nyambung
atau penelitian akademik ini : (dalam video ditunjukkan paper oleh Fabio A.C.C Chalub "The Saros cycle : obtaining eclipse periodicity from Newton's Law")
Terbukti nggak nyambung, secara matematis terbukti salah.

Jawaban : Sebenarnya, menghitung siklus gerhana (siklus Saros) memang tidak perlu menggunakan data jarak, kecepatan dan diameter bumi,bulan matahari. Analogi seperti ini ;
Quote:
Di sebuah pasar malam ada permainan bianglala dengan sangkar berwarna-warni (merah, hijau, kuning dll). Di sebelah bianglala ada komidi putar. Pada salah satu tempat duduk komidi putar dipasang senter/lampu sorot yang mengarah keluar. Bianglala dan komidi putar sama-sama berputar. Bianglala menyelesaikan satu putaran dalam 1 menit 15 detik (75 detik), sedangkan komidi putar hanya membutuhkan waktu 40 detik untuk satu putaran.
Pada saat tertentu, sinar dari bianglala itu tepat mengenai sangkar warna hijau. Hal itu hanya bisa terjadi saat dua kondisi terpenuhi yaitu:
-Sinar mengarah ke arah bianglala
-Sangkar warna hijau berada di posisi paling bawah.
Nah, untuk menghitung siklus terjadinya sangkar hijau terkena sorotan senter dari bianglala, kita sama sekali tidak perlu memakai data diameter bianglala dan komidi putar, jarak atau ukuran sangkar, apalagi kekuatan mesin penggerak. Yang dibutuhkan hanyalah periode putaran keduanya. Siklus diatas dapat dihitung dengan mencari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari kedua periode putaran, yaitu 40 detik dan 75 detik. KPK dari 45 dan 75 adalah 600. Jadi siklus diatas akan terjadi berulang setiap 600 detik atau tiap 10 menit.

Contoh diatas adalah contoh yang sangat sederhana karena hanya ada dua variabel. Sedangkan gerhana matahari variabelnya banyak
-Periode bumi berputar pada porosnya, poros bumi tidak tegak lurus terhadap matahari.
-Periode bulan berputar mengelilingi bumi
-Lintasan orbit bulan miring beberapa derajat
-Bumi mengelilingi matahari, lintasannya tidak lingkaran sempurna , tetapi elips.
dll
Bangsa Babylonia mendapatkan siklus gerhana dari catatan pengamatan langit. Catatan yang ditulis setiap hari dan dalam kurun waktu ratusan tahun secara turun temurun. Tidak perlu matematika untuk bisa mendapatkan siklus ini. Yang dibutuhkan hanya kesabaran mengamati selama puluhan atau ratusan tahun.
Siklus Saros sendiri yang merupakan periode gerhana 18 tahun 11 bulan 8 jam ditemukan oleh Edmond Halley tahun 1691 dihitung berdasarkan periode Bulan Sinodis, Drakonis dan Anomalistik. Masing-masing periodenya adalah
Sinodis : 29,530589 hari
Drakonis : 27,212221 hari
Anomalistik : 27,55455 hari
Siklus Saros terjadi dalam Kelipatan Persekutuan terkecil tiga periode diatas yaitu : 6585,3 hari (18 Tahun, 11 hari, 8 jam).
Namun siklus saros hanya memprediksi siklus gerhana yang sama di tempat yang sama. Kenyataannya gerhana terjadi setiap tahun, hanya tempatnya yang berbeda-beda. Siklus Saros tidak bisa digunakan untuk menghitung ini.
Sangat banyak perhitungan gerhana. Nasa dalam websitenya menggunakan perhitungan oleh Fred Espenak, Chris O'Byrne and Stephen McCann (ilmuwan NASA).
JavaScript Solar Eclipse Explorer
Solar Eclipse Page
Banyak juga di internet kalkulator perhitungan gerhana, salah satunya yang dishare oleh agan Widya Poetra
Kalkulator perhitungan gerhana
Perhitungan gerhana modern bisa memprediksi sangat tepat hingga ketepatan detik dan jenis gerhana baik itu sebagian, total maupun gerhana cincin. Gerhana cincin terjadi ketika ukuran bulan yang terlihat dari bumi lebih kecil daripada ukuran penampakan matahari. Untuk dapat menghitung ini jelas harus tahu posisi jarak bulan dan matahari yang berubah-ubah.
Jadi klaim FE 101 yang mengatakan tidak mungkin menghitung gerhana dengan data diameter, jarak bulan-bumi-matahari adalah klaim yang tak berdasar. FE 101 juga mengatakan paper Fabio itu salah dan nggak nyambung, tetapi sama sekali tidak bisa menjelaskan apa yang salah dan apa yang tidak nyambung. Padahal terbukti perhitungan itu berhasil menghasilkan siklus Saros.


Harapan buat dirumah baru ini:
Semoga ada kaum FE yg bisa ngasih bukti semua klaim klaimnyaemoticon-Shakehand2
Quote:
Menit 00:37:00
Klaim FE : yang tercatat pertama mengukur jarak dan diameter matahari berdasarkan bayangan yang ada di bumi adalah Dr. Rowbotham. Hasilnya, matahari jaraknya +/- 5000km dan diameternya +/-50 km.
Banyak yang melakukan verifikasi jarak matahari misalnya Dr. Zack, Mr. ThriveAndSurvive dll. Hasilnya sama.
Selain itu hasil perhitungan dari member FE 101 yaitu Adji dan M.Sihabudin hasilnya sama +/-5000 km.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Jawaban : Samuel Rowbotham, Dr. Zack dan ThriveAndSurvive adalah penganut FE. Oke, kita tidak mempermasalahkan itu. Asal metode yang dipakai tepat dan rumus perhitungannya benar, akan kita terima.
Pengukuran yang dilakukan oleh mereka adalah menghitung sudut matahari di dua tempat yang berbeda. Sudut matahari diukur dengan bayangan tongkat yang berdiri tegak. Setelah sudut matahari di kedua tempat pada waktu bersamaan diketahui, dan jarak kedua tempat itu diketahui, maka dengan rumus trigonometri dapat dihitung jarak matahari.
Dari percobaan diatas, metode mengukur sudut matahari dengan tongkat tidak ada masalah. Itu juga dilakukan oleh ilmuwan jaman dulu. Rumus trigonometrinya juga benar. lalu mengapa hasilnya berbeda dengan sains modern? Yang salah adalah asumsinya. Mereka mengasumsikan bahwa bumi itu DATAR, bukan bulat. Dua tongkat di dua kota yang berjauhan tidak akan sejajar karena adanya lengkungan bumi. Namun mereka mengasumsikan kedua tongkat itu sejajar dan permukaan buminya datar.
Stop disini, pasti penganut FE akan membantah dan mengatakan bahwa bumi bulat dan lengkungan bumi juga asumsi. Lalu bagaimana kita tahu mana asumsi yang benar?
Bukti kesalahan perhitungan FE diatas adalah hasilnya tidak akan konsisten jika pengukuran dilakukan di tempat yang jaraknya berbeda-beda. Semakin dekat, semakin jauh jarak matahari hasil perhitungan. Semakin jauh, semakin rendah hasilnya.
Mari kita buktikan :
Kita akan mengukur dengan patokan kota Pontianak yang berada di khatulistiwa, pada saat matahari tepat di atas ubun-ubun saat equinox. Kota-kota lain yang diukur yang letaknya garis lintangnya sama (sama-sama di khatulistiwa), atau garis bujurnya sama sehingga mudah dan tidak miring-miring.
Data sudut matahari diambil dari website Suncalc. Panganut FE juga sering menggunakan data dari suncalc, sehingga kita sama-sama percaya data dari website ini.
Sekarang mari kita hitung berdasarkan data dari Suncalc. Agar lebih mudah kita ambil posisi salah satu kota yang mataharinya berada tepat diatas kepala. Untuk ini kita ambil Kota Pontianak pada tanggal 21 Maret 2017 tengah hari. Data menunjukkan posisi matahari sangat mendekati 90 derajat (89,74). Waktunya adalah jam 11:50 terdapat keterangan UTC +7 artinya zona waktu di Pontianak adalah 7 jam lebih dari UTC. Sehingga waktu patokan kita adalah UTC saat itu yaitu jam 04:50 UTC
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Kota lainnya adalah Elgeyo-Kenya. Waktunya bersamaan yaitu tanggal 21 Maret 2017 jam 04:50 UTC, artinya waktu setempat adalah 07:50 (waktu Kenya). Pada saat itu sudut matahari adalah 16,02 derajat.
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Jarak antara Pontianak dan Kenya adalah 7466 km
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Dengan rumus trigonometri dapat kita hitung tinggi matahari
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3
Tingi matahari (t)=7466 km x Tan 16,02
=7466 km x 0,2871
= 2.143,66 km
Ternyata jika wilayah yang digunakan untuk mengukur sangat berjauhan, hasilnya tidak 5000an km. Jika diukur Pontianak dan Kenya hasilnya 2000an km. Semakin jauh, semakin rendah ketinggian mataharinya.
Artinya, metode pengukuran yang dilakukan oleh "ilmuwan" flat earth semacam Rowbotham dan "Dr." Zack tidak valid karena asumsinya salah.



Quote:
Menit 00:40:33
Klaim FE : Propaganda Penyembah Iblis + Atheist
-Matahari besar
-Alam semesta maha luas
-Bumi adalah sebutir debu
-Anda cuma debu dalam debu
-Anda tidak unik
-Anda tak berdaya di galaksi mati yang tak bertuhan
Inilah strategi 500 tahun terakhir untuk menjauhkan Anda dari ketuhanan. Memecah belah umat beragama yang dilakukan oleh sekte penyembah iblis yang berkolaborasi dengan kaum atheist
[gambar]

Jawaban : Kaum FE selalu mengecilkan kuasa Tuhan. Mereka menganggap kekuasaan Tuhan begitu kecilnya hanya terbatas bumi datar berdiameter 4oribu km ditutupi kubah tujuh lapis dan diluarnya ada surga dan neraka yang agak lebih luas dari bumi. Sekecil itu.
Tuhan maha kuasa, sampai sekarang umat manusia belum tahu seberapa batasan alam semesta ini. Itulah bukti ke maha kuasaan Tuhan.
Lalu apa gunanya Tuhan menciptakan bintang-bintang dan galaksi teramat besar dan jauh? Kegunaan bintang yang diketahui hanya sebagai penunjuk arah untuk navigasi orang-orang jaman dulu. Apakah Tuhan tidak rugi membuat milyaran bintang sangat besar dan jauh kalau hanya untuk penunjuk arah? Apakah itu bukan pemborosan? Apakah Tuhan tidak rugi?
Tentu saja Tidak! Karena Tuhan Maha Kaya
Mungkin kaum FE yang menganggap Tuhan miskin dan kalau menciptakan sesuatu harus berhitung efisiensi biaya produksi berbanding manfaatnya.

Dan lagi-lagi, jika anda menuduh orang lain sebagai penyembah iblis dan kaum atheis, siapkan pertanggungjawabkan tuduhan anda di akhirat kelak!


Quote:
Menit 00:35:45
Klaim FE : Cuplikan video Lawrence Krauss
"Malam ini saya ingin menekankan bahwa sains selama 500 tahun ini telah menunjukkan bahwa Tuhan, -kepercayaan yang tidak jelas itu- bukan pencipta alam. Adalah tidak rasional jika percaya Tuhan"
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 3

Jawaban : Lawrence Krauss adalah seorang Antitheist, bukan hanya Atheist. Seorang atheist hanya tidak percaya Tuhan, namun dia oke-oke saja dengan kepercayaan orang lain. Seorang Antitheist menganggap bahwa agama dan kepercayaan adanya Tuhan adalah sesuatu hal yang buruk dan berbahaya. Dan dia menentang keras agama-agama di dunia.
Lalu apakah semua ilmuwan itu memusuhi agama? adalah hal yang sangat naif jika anda menggeneralisasi seluruh ilmuwan di dunia sama seperti Lawrence Krauss. Seperti halnya jika ada satu orang anggota TNI terlibat perampokan, lalu anda mengatakan bahwa TNI adalah kumpulan para perampok.
Ilmuwan di seluruh dunia datang dari berbagai agama dan keyakinan. Ada Islam, Kristen, Hindu, Budha dll. Ada penganut deisme, atheisme dan antitheisme. Itu adalah pandangan pribadi masing-masing.


Quote:
Menit 00:41:00
Klaim FE : Coba anda renungkan jika ada orang mengatakan ia melihat ada semut 1 cm pas menutupi gajah 4 meter berulang-ulang lewat tiap tahun, apakah anda percaya?
[gambar]

Jawaban : Menganalogikan peristiwa gerhana dengan gerakan semut dan gajah adalah hal yang sangat "mengherankan Bukan"
Peristiwa gerhana adalah akibat gerakan objek tata surya yang konsisten dan periodik.
Semut dan gajah adalah makhluk hidup yang gerakannya random semaunya berdasarkan insting. Sama sekali tidak periodik. Mungkin bossdarling menganggap semut tiap hari berjalan di rute yang sama persis, demikian juga gajah.


Quote:
Menit 00:42:26
Klaim FE : Bulan dan Matahari, dua benda langit yang besarnya sama tapi sifatnya bertolak belakang. Yang satu datangnya siang, yang satu datangnya malam.
[gambar]

Jawaban : Apakah pembuat video ini tidak pernah keluar rumah? Tidak tahu kalau tanggal muda (bulan komariah) bulan terbenamnya awal malam. Artinya bulan terbit siang hari. Semakin mendekati purnama, terbitnya semakin sore hingga pada saat purnama bulan betul-betul terbit sore terbenam pagi. Setelah purnama, bulan terbit semakin malam, dan terbenam semakin siang. Waktu terbit dan terbenamnya bulan selalu berotasi secara periodik.
Intinya bulan sering terlihat di siang hari. Sesekali, keluarlah dari kamar dan lihat langit dengan mata kepala sendiri..
Summon warjing ladiput kobassus dkk. emoticon-Ngakak
Episode 12 aja dua bagian masing-masing sat setengah jam. Nggak tahu nanti banhahannya berapa panjangnya. Pesen tempat dulua ah...
Sains yg sekarang kita pahami justru jauh dari ajaran2 ketuhanan... Berapa banyak orang menjadi ateis karena sains menihilkan penciptaan dalam kajian2 pendidikan? Bagaimana bisa alam semesta tercipta secara kebetulan yang berekspansi tanpa peran tuhan? Hingga ketika ilmu pengetahuan yang kita pelajari selama ini menyingkirkan peran agama yang impikasinya menjauhkan hubungan makhluk yang mulia dengan tuhannya... Apakah sains yang asalnya dari barat itu netral? Jika benar berarti kita benar-benar masih terjajah tanpa kita sadari... Justru FE berangkat dari apa yang difirmankan tuhan melalui kitab2 suci agama2... FE mendasari apa yang tuhan ciptakan ini tidak ada yang sia-sia... Justru sains sekarang membodohi manusia tentang bahaya pancaran sinar matahari yang membawa sinar ultraviolet dan berbahaya bagi kulit sebagian orang padahal justru dimulainya produk-produk perawatan kulit semacam sunblock justru menambah pasien2 kanker kulit... Itu satu contoh saja bagaimana sains justru membodohi kita, tapi kita tidak sadar... Ingatlah perjuangan FE justru mau meruntuhkan elite global yang saat ini mengendalikan sistem dunia, FE mengajak kita kembali kepada ajaran ketuhanan dan bukan sebaliknya seperti GE yang mengajarkan tuhan tidak ada... Siapa yang mengontrol dan mengarahkan kita makin menjauh dari ajaran agama? Siapa lagi jika bukan pembenci agama2 yakni kerjasama dajjal si antichrist dan pasukan iblis laknatullah...
Siapa tahu nanti bossdarling bikin episode 13. Kira-kira FE 101 sampai berapa episode ya?
Pokoknya page 2 Ane amanin dulu.