alexa-tracking
kaskus-logo
KASKUS ×
Get the App View in App
KATEGORI kategori N icon-buat-post BUAT POST
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a28da4c92523348238b457a/sri-mulyani-incar-pajak-dari-generasi-millennial

Sri Mulyani Incar Pajak dari Generasi MillennialPast Hot Thread


Sri Mulyani Incar Pajak dari Generasi Millennial

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkembangan ekonomi digital membawa pengaruh besar terhadap toko ritel konvensional. Pemerintah pun menyoroti banyaknya sumber pajak baru yang bisa dipungut melalui transaksi belanja online.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui banyak transaksi belanja online tidak hanya dari dalam tetapi juga luar negeri. Hal itu yang menjadi fokus Sri Mulyani dalam membuat regulasi untuk memungut cukai dari belanja barang impor secara online.

"Fenomena inilah yang kita pelajari," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Kehadiran e-commerce seperti Amazon dan Alibaba membuat derasnya barang impor masuk.

Karena itu Sri Mulyani ingin mencari cara mengambil pajak dari para generasi millennial yang porsinya paling banyak belanja online.

"Karena millennial sekarang, melalui smartphone iPad banyak spending (belanja)," kata Sri Mulyani.

Mantan Managing Director Bank Dunia itu dalam waktu dekat menerbitkan regulasi terkait pajak dan cukai dari transaksi online

================================

NEGARA TOLOL, PUNYA MENTERI ANTEK LUAR, TAPI TAK TAHU

emoticon-Christmasemoticon-Christmasemoticon-Christmas
JAKARTA - Bicara soal utang memang selalu menjadi bahan perbincangan yang menarik perhatian khalayak, apalagi berbicara seputar utang pemerintah baik Utang Luar Negeri (ULN) maupun penerbitan surat berharga negara (SBN) yang terus meningkat sejak pemerintahan dijalankan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Belakangan ini sorotan terhadap utang pemerintah semakin tajam sampai Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani merasa jengah untuk memberikan penjelasan setiap saat.

Belum lama, pemerintah melakukan transaksi penjualan Surat Utang Negara (SUN) dalam denominasi dolar AS atau Global Bonds sebesar USD4 miliar atau setara Rp54 triliun (kurs Rp13.500 per USD) untuk kebutuhan pembiayaan tahun anggaran 2018 (prefunding).

Baca Juga: Sri Mulyani Tarik Utang Rp54 Triliun di Awal 2018, Untuk Apa Saja?

Menurut Ekonom Institute for Development of Economics & Finance (Indef) Bhima Yudhistira utang tersebut untuk keperluan infrastruktur di Indonesia. Akan tetapi, fakta yang terjadi, hanya di bawah 10% yang sudah terealisasi.

Selain itu, penyerapan tenaga kerja infrastruktur juga belum terlalu bagus, dan tidak berpengaruh bagi perekonomian dan industri pengolahan di Indonesia, di mana terakhir tumbuh pada angka 4,8%.

“Saya juga bingung mengapa harus mengutang lagi. Itu kan untuk infrastruktur, tetapi faktanya baru terealisasi di bawah 10%, penyerapan tenaga infrastruktur juga belum bagus, dan tidak berpengaruh terhadap ekonomi dan industri pengolahan,” ucap Bhima kepada Okezone.

Baca Juga: Pembangunan Digencarkan, Utang Luar Negeri Terus Bertambah

Selain itu, kekhawatiran yang menghantui adalah utang sebesar USD4 miliar tersebut akan tambah membengkak karena kenyataannya saja infrastruktur sedang terus berjalan, namun uang tidak ada, dan belum ada dampak yang diberikan bagi ekonomi di Indonesia.

“Menurut saya itu ambisi yang salah karena infrastruktur sudah jalan, tetapi uangnya tidak ada, dan dampak kepada ekonomi di Indonesia juga belum terlihat,” ungkapnya.

(dni)
upeti emoticon-Ultah
siap-siap kena palak, emoticon-Shutup pajak ama nih emak-emak emoticon-Leh Uga
buset banyak belanja dari amazon atau alibaba... ya ga mungkin lah. yang nama nya belanja itu uang keluar, padahal income segitu2 aja.
apa lagi belanja online seperti kucing dalam karung.
harusnya incar pajak dari alumni 212, masa bolak balik pake monas buat cari nafkah g dipajakin?
lho dianya sendiri yg naikkin bebas cukai dr 50 USD jadi 100 USD

skrg malah mau malakin milennial yg pake tuh perubahan aturan buat belanja brg dr luar negeri

emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
itu koruptor2 ditembak dulu lah.. terutama yang bilang oli pembangunan lah.. korupsi gak papa lah..
kayak auditor senior BPK, korupsinye aja 10M.. kalau gw bayar pajak 50 jeti setaun, harus 200 taun baru bayarin si kampret seorang. itu baru korupsi seorang. juga PNS2 bangke tukang rapat.. presiden baru nyindir soal pemulangan TKI rapat2nya 3M, sedang biaya pemulangannya sendiri cuma 500 jeti.. itu termasuk korupsi terselubung.. tembak aja lah.
Quote:Original Posted By Coolzzz
lho dianya sendiri yg naikkin bebas cukai dr 50 USD jadi 100 USD

skrg malah mau malakin milennial yg pake tuh perubahan aturan buat belanja brg dr luar negeri

emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga

Mangkanya jangan belanja online....
Wah gak kebayang kalau kencing di pajak in terus di cap lunas wkwkwk

Lama lama Rakyat kaya sapi perah aja
Ada gigit jari deh

Eh ini emak satu yo iling toh kasus Century selaisaikan 7.2 T tuh
Gw bayar pajak ikhlas, asal baliknya jelas dan ga dipake buat yg enggak2.
Quote:Original Posted By hattori hanzo
itu koruptor2 ditembak dulu lah.. terutama yang bilang oli pembangunan lah.. korupsi gak papa lah..
kayak auditor senior BPK, korupsinye aja 10M.. kalau gw bayar pajak 50 jeti setaun, harus 200 taun baru bayarin si kampret seorang. itu baru korupsi seorang. juga PNS2 bangke tukang rapat.. presiden baru nyindir soal pemulangan TKI rapat2nya 3M, sedang biaya pemulangannya sendiri cuma 500 jeti.. itu termasuk korupsi terselubung.. tembak aja lah.


Setuju, matiin dulu yg kyk gitu.
Banyak yang kejang2 goblok

makanya 2019 jgn pilih die lagiemoticon-Big Grin

kalo hidop lo makin susah sekrngemoticon-thumbsup
Quote:Original Posted By kingkrule
Banyak yang kejang2 goblok

makanya 2019 jgn pilih die lagiemoticon-Big Grin

kalo hidop lo makin susah sekrngemoticon-thumbsup


S 7
TS klo merasa pintar maju capres saja
Woy!!!kurang apa apalagi pajak 30% kalo beli barang dari luar?

Solusinya tagih yang gak bayar pajak, bukannya malah naikin pajak. Itungannya jadinya yg bayar pajak bayarin yg ga bayar pajak...

Jadi inget masa penjajahan, bedanya kita itu dijajah bangsa sendiri, yaitu yg ga bayar pajak
Pengalihan isue

PIYE TOH SRI CENTURY ..KHABARE
Quote:Original Posted By pisangkepok008
Wah gak kebayang kalau kencing di pajak in terus di cap lunas wkwkwk

Lama lama Rakyat kaya sapi perah aja
Ada gigit jari deh

Eh ini emak satu yo iling toh kasus Century selaisaikan 7.2 T tuh


Emak yg ini kan mmg terlibat century
Quote:Original Posted By hattori hanzo
itu koruptor2 ditembak dulu lah.. terutama yang bilang oli pembangunan lah.. korupsi gak papa lah..
kayak auditor senior BPK, korupsinye aja 10M.. kalau gw bayar pajak 50 jeti setaun, harus 200 taun baru bayarin si kampret seorang. itu baru korupsi seorang. juga PNS2 bangke tukang rapat.. presiden baru nyindir soal pemulangan TKI rapat2nya 3M, sedang biaya pemulangannya sendiri cuma 500 jeti.. itu termasuk korupsi terselubung.. tembak aja lah.


percuma bayar pajak untuk dikorupsi
Quote:Original Posted By marwoto..


Emak yg ini kan mmg terlibat century

GAN di usut dong wkwkwk