alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
3 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5a1dfa9b9a0951980e8b4568/sandi-pkl-tanah-abang-pencari-nafkah-mereka-tak-bisa-digusur
Lapor Hansip
29-11-2017 07:08
Sandi: PKL Tanah Abang Pencari Nafkah, Mereka Tak Bisa Digusur
Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut pihaknya belum bisa menerapkan hasil temuan Ombudsman untuk menegakkan Perda DKI Jakarta tentang Ketertiban Umum.

Penegakan Perda Nomor 8 Tahun 2007 itu, imbasnya akan melarang keberadaan PKL di ruang publik. Menurut Sandiaga, Pemprov DKI tidak bisa melarang PKL liar di Tanah Abang karena ia punya pandangan lain.

"Cara kami berpikir adalah lapangan kerja, lapangan kerja sekarang yang bisa diserap itu adalah usaha mikro usaha kecil, dan banyak teman-teman PKL itu mencari nafkah," kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Pemprov DKI, kata Sandiaga Uno, akan mencari solusi lain untuk PKL Tanah Abang selain menggusur.

"Karena ekonomi sekarang melambat, jadi kami memastikan, bukan hanya ditertibkan, tapi juga dicari solusi, jadi di sinilah bagaimana kebijakan itu harus dihadirkan jadi policy mix,” ucap dia.

Meski demikian, Sandiaga Uno mengapresiasi saran dari Ombudsman. Dia mengakui masalah PKL liar di Tanah Abang masih menjadi PR besar Pemprov DKI.

"Itu masukan buat kami, dan ini menjadi sarana perbaikan bagi kami ke depan. Bukan hanya penertiban, tapi juga penataan yang menjadi PR buat kami," kata dia.

Sandi mengatakan tak ingin berpolemik dengan Ombudsman. Menurutnya, saran dari Ombudsman sangat baik.

Dia juga mengaku tidak tersinggung dengan masukan yang disampaikan Ombudsman.

"Kami menerima masukan dan kita enggak baperan kita enggak korban perasaan kita pastikan masukan (Ombudsman) menjadi masukan kami agar lebih baik ke depan," Sandiaga Uno menandaskan.

”mix policy” yang membiarkan pelanggaran peraturan emoticon-Big Grin

JKT58 Trims ya emoticon-Ultah


http://news.liputan6.com/read/317802...k-bisa-digusur
0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 5 dari 5
29-11-2017 10:04
Pejalan kaki yg lo bilang sebagai biang kemacetan dan kesemrawutan di Tanah Abang juga nyari nafkah No emoticon-Cape d... (S)
0
29-11-2017 10:04


Quote:Original Posted By alter
berarti yang kerja di alexis (yang digusur) kemaren diitung hobi yach emoticon-Leh Uga

si sandi ngomong panjang-panjang (yang intinya dia tersungging gini) emangnya ombudsman ngomong apaan sih? (dia bego?)

Yang ngomong dia bego masyarakat gan bukan ombudsman emoticon-Traveller
0
29-11-2017 10:17
Ngemplang pajak juga mempertahankan nafkah..................kayak panama paper dan paradise paper.
0
29-11-2017 10:28
Jadi skrg kalo alasannya cari nafkah bisa seenaknya ya..
0
29-11-2017 11:36
mbulet koyok jemb*t emoticon-Najis
0
29-11-2017 11:41
Ganti aja semua spanduk Wellcome to Jakarta itu, ganti jadi Wellcome to Mumbai ala Indonesia..
0
29-11-2017 12:07
Saracen juga cari nafkah...
Pegawai Alexis juga cari nafkah...

ah elah, lawakan baru tiap hari... emoticon-Leh Uga
0
29-11-2017 12:18
Penasaran yang diomongin baca forum ginian ga ya, emoticon-Leh Uga
0
29-11-2017 12:43
Quote:Original Posted By khayalan
uzbek, Thai, Latin, Panlok, impor, lokal yg di Alexis juga ccari NAFKAH!


Ini omongan wagub buat emosi aja pagi2!!

Bisa bedain NAFKAH halal ato kaga ga sih ni wagub??

Siapa sih YANG MILIH?


Jkt58 gan
0
29-11-2017 14:46
mefasilatasi pelanggaran. super wagabener emoticon-Ngakak
Diubah oleh omargede
0
29-11-2017 14:59
Astajim emoticon-Kagets
0
Halaman 5 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.