Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1001
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a090676902cfee14a8b4567/perjalanan-sang-pemimpin-yang-berusaha-mengayomi-dengan-payung-sakti
Payung adalah perangkat sederhana yang bentuk ujungnya menyerupai kubah atau tudung tutup saji. Payung biasa digunakan untuk melindungi diri dari guyuran derasnya air hujan, ...
Lapor Hansip
13-11-2017 09:41

Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Quote:
Politik Payung Dan Perjalanan Sang Pemimpin


Payung adalah perangkat sederhana yang bentuk ujungnya menyerupai kubah atau tudung tutup saji. Payung biasa digunakan untuk melindungi diri dari guyuran derasnya air hujan, atau cipratan gerimis yang melanda. Oleh karena itu sering kita dengar istilah sedia payung sebelum hujan. Tujuannya ya agar tiada kebasahan saat sedang di Landa hujan. Payung juga berpungsi sebagai pencegah teriknya mentari di siang hari bagi penggunanya. Oleh karena itu kita juga sering mendengar istilah payung teduh. Artinya payung berfungsi sebagai peneduh diri agar tiada terpapar panasnya sinar mentari secara berlebihan.

Ada juga yang membuat payung jadi bermakna bukan kepada hal sebenarnya. Contohnya saat muda mudi di Landa asmara sering berkata seperti ini.:
- Bang dirimu seperti membawa payung kesejukan di tengah hari adek yang sedang kepanasan
- Dek ijinkan Abang menjadi payung hatimu dikala panas dan saat hujan merindu
Nah payung di sini tiada memberikan arti atau makna benda. Melainkan makna yang sulit untuk di jelaskan dengan kata kata. Begitulah.

Berbicara menyoal payung dalam pengertian payung yang sebenarnya Tantu kita masih ingat dengan beberapa momen presiden Jokowi dan payung. Momen momen tersebut sempat menjadi viral dan menjadi bahan pembicaraan di sosial media hingga bahan pemberitaan media dalam dan luar negeri. Berikut ini beberapa momen presiden Jokowi dan payungnya yang di cuplikan dari berbagai momen dalam waktu yang berbeda beda. Mari kita lihat satu persatu:

1. Presiden Korsel di istana kepresidenan Bogor
Quote:Kemarin menemani Presiden Korea Selatan, Moon Jae-In, menanam pohon Gaharu. Beliau pegang sekop, presiden jokowi pegang payung biar nggak kena hujan.
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti

Kerjasama RI-Korea Selatan sangat erat. Kita juga bekerjasama degan negara lain dengan prinsip yang sama: saling menghormati dan mendukung -Jkw. 10 Nov 2017
https://twitter.com/jokowi/status/928831761022296064


2. Kunjungan kerja ke Pontianak
Quote:Presiden Jokowi hadir di tengah gerimis hujan menerpa Pontianak degan membawa sendiri payung hitam
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti

17 Okt 2016 (foto ini hasil bidikan peliput Humasprov Kalbar) https://twitter.com/humasprovkalbar/status/787943016715517952

3. Meninjau saluran air di Sleman
Quote:
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti

IMG: Dokumentasi Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Kepresidenan . Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat meninjau pembangunan saluran resapan air hujan di Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Senin (10/10/2016) sore. http://www.tribunnews.com/nasional/2016/10/10/bawa-payung-sendiri-jokowi-tinjau-penggunaan-dana-desa-di-sleman

4. Kunjungan Raja Salman
Quote:
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti

IMG: Saat Jokowi Memayungi dan Menggandeng Raja Salman https://news.detik.com/berita/3435709/saat-jokowi-memayungi-dan-menggandeng-raja-salman

5. Payung 212
Quote:
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti

IMG; https://www.timesindonesia.co.id/read/137938/20161202/181017/hadiri-aksi-212-dengan-payung-biru-jokowi-jadi-perbincangan-netizen/
Payung warna biru yang dipakai Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat perhatian dari kalangan netizen, khususnya di Twitter dan beberapa media sosial lainnya, di jumat aksi damai 212

6. Kunjungan kerja di Aceh
Quote:
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti

Sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi, Presiden Jokowi transit ke Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Sabtu (20/5/2017). Sore itu, cuaca mendung dan hujan gerimis.
https://www.kanalaceh.com/2017/05/20/diguyur-hujan-di-bandara-sim-jokowi-milih-pegang-payung-sendiri/

7. Kunjungan kerja di Papua
Quote:
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti

IMG: Kunjungan Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan ke Papua, Presiden Jokowi seakan memegangi payung kepada Gubernur Papua Lukas Enembe, Heboh Media Sosial http://medan.tribunnews.com/2016/10/18/video-presiden-jokowi-payungi-gubernur-papua-buat-heboh-media-sosial

Masih banyak lagi momen payung dan presiden Jokowi yang tidak disebutkan di sini. Ketujuh momen presiden Jokowi dan payungnya tersebut sempat menjadi pembicaraan hangat di linimasa sosial media dan juga pemberitaan media cetak maupun elektronik.

Beberapa momen presiden dan payung tersebut mungkin saja merupakan simbol tersirat dari pesan yang mengharuskan bahwa pemimpin haruslah bisa memayungi (melindungi) yang dipimpin dan di layani serta keadaan sekitarnya. Namun beberapa cuplikan momen payung ini bisa pula hanya sekedar kejadian yang kebetulan belaka. Walaupun banyak di antara kita berasumsi bahwa presiden kita saat ini secara tidak langsung membentuk citra sebagai seorang pemimpin yang berupaya mengayomi semua lapisan masyarakat yang di layani nya.
1
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 50 dari 51
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
28-09-2018 23:03
*Serahkan Sertifikat di Yogyakarta, Presiden Jokowi: Tugas BPN itu Cepat Melayani Rakyat*

Presiden Joko Widodo terus mengingatkan jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mempercepat penerbitan sertifikat hak atas tanah milik rakyat.

"Di seluruh Tanah Air itu ada 126 juta bidang tanah yang harus bersertifikat. Tetapi di 2015 akhir saya lihat baru 46 juta bidang yang bersertifikat. Artinya apa? Masih 80 juta bidang tanah yang belum bersertifikat," ujar Presiden di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Yogyakarta, pada Jumat, 28 September 2018.

Oleh karena itu, sejak 2015, Presiden Joko Widodo meminta Kementerian ATR/BPN untuk menyiapkan sebuah sistem yang dapat mempercepat penerbitan sertifikat.

"Tahun 2015 saya minta siapkan sistem yang baik. Saya minta 2017 dimulai, saya minta 5 juta sertifikat harus keluar dari Kantor BPN. Nyatanya bisa. Alhamdulillah 5 juta keluar tahun kemarin. Tahun ini target saya 7 juta terus keluar di seluruh Tanah Air," kata Presiden.

Percepatan penerbitan sertifikat yang gencar dilakukan Presiden Joko Widodo tentu mensyaratkan kerja cepat Kementerian ATR/BPN pula. Karena itu Kepala Negara selalu menekankan pemberian target pada pekerjaan yang dilakukan jajarannya.

"Bekerja harus diberi target. Tugasnya kantor BPN itu mempercepat sertifikat dan cepat melayani masyarakat," tuturnya.

Di JEC sendiri, Kepala Negara menyerahkan 5.000 sertifikat hak atas tanah milik rakyat. Ribuan sertifikat itu diberikan kepada 100 orang dari Yogyakarta, 1.400 orang dari Kabupaten Bantul, 1.500 orang dari Kabupaten Sleman, 1.000 orang dari Kabupaten Kulon Progo, dan 1.000 orang dari Kabupaten Gunung Kidul. Adapun jumlah keseluruhan sertifikat yang siap dibagikan kepada masyarakat lima kabupaten/kota tersebut adalah 247.459 sertifikat.

Dalam kesempatan ini, Presiden juga memberikan target bagi Menteri ATR agar seluruh bidang tanah yang ada di Yogyakarta telah bersertifikat pada tahun 2020 mendatang.

"Tadi sudah saya sampaikan ke Pak Menteri, di Daerah Istimewa Yogyakarta 2020 harus sudah selesai sertifikat semuanya," kata Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengakui persoalan biaya menjadi salah satu hambatan bagi masyarakat untuk memperoleh sertifikat sebagai tanda bukti hukum atas tanah yang mereka miliki.

"Oleh karena itu saya meminta kepada Pak Menteri untuk dianggarkan agar masyarakat pegang sertifikat," tandasnya.

Yogyakarta, 28 September 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
2 0
2
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
Lapor Hansip
28-09-2018 23:08
Balasan post andymastara
*Presiden: Wartawan Sahabat Saya*

Sudah menjadi kelaziman bahwa ke mana pun Presiden Joko Widodo pergi, selalu ada staf dari Istana yang ikut menyertainya, baik itu ajudan, Paspampres, maupun staf protokol. Namun, ada yang bukan staf Istana Kepresidenan tetapi juga selalu mengikutinya, yaitu para wartawan.

Saat memberikan sambutan di acara peresmian pembukaan Kongres XXIV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jumat, 28 September 2018, Presiden Joko Widodo bercerita mengenai hubungannya dengan para wartawan.

"Saya ingin mengatakan bahwa wartawan itu sahabat saya. Sejak saya di Solo, coba ditanyakan wartawan yang dari Solo, kemudian masuk ke Jakarta, kemana-mana diikuti terus," kata Presiden di The Sunan Hotel, Kota Surakarta.

Presiden menuturkan bahwa dirinya juga sudah sering makan siang atau malam dengan para wartawan. Ataupun berkunjung ke ruang wartawan yang ada di Istana. Hal tersebut ia lakukan ketika dirinya ingin mendapatkan masukan, kritikan, saran, ataupun jika ada hal yang ia ingin tanyakan.

Tak hanya itu, Presiden juga mengungkapkan bahwa ia selalu takjub dengan para wartawan ini. Ia bercerita bahwa setiap dirinya turun dari mobil, para wartawan selalu sudah ada di depannya.

"Apa ini mendahului saya, atau mungkin di belakang saya tapi lari kemudian di depan saya?" ucapnya.

Kepala Negara juga bercerita bahwa dirinya beberapa kali main futsal atau sepakbola dengan para wartawan ini. Sambil berkelakar ia menuturkan bahwa para wartawan ini tidak pernah menang ketika bertanding dengannya.

Kedekatannya dengan para wartawan ini membuat dirinya mendengar bahwa ia dijuluki _media darling_. Apapun itu, ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah agar berita yang ditulis itu faktual.

"Banyak yang mengatakan saya ini _media darling_. Banyak yang mengatakan itu. Saya enggak ngerti, benar enggak itu? Menurut saya yang paling penting, berita itu yang berdasarkan fakta," tandasnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara ini antara lain, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Surakarta, 28 September 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
1 0
1
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
Lapor Hansip
29-09-2018 18:48
Balasan post arbib
*Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Bencana Gempa di Sulawesi Tengah*

_Pemerintah langsung bergerak cepat lakukan penanganan darurat atas musibah ini_


Presiden Joko Widodo menyampaikan dukacita mendalam atas bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah, tepatnya di Kabupaten Donggala, Kota Palu, dan sekitarnya. Hingga saat ini, Kepala Negara juga masih terus memantau perkembangan terkini dari daerah terdampak gempa itu.

"Saya dan kita semua ikut berduka cita atas terjadinya gempa dan tsunami yang terjadi di Donggala, di Palu, dan sekitarnya. Tadi saya sudah mendapatkan informasi dari Kepala BNPB meskipun informasi itu belum semuanya ada karena memang sulit untuk telepon ke sana," ujar Presiden dalam pernyataan resmi di kediamannya di Solo, pada Jumat, 28 September 2018, pada pukul 23.10 WIB.

Presiden mengatakan, sedari sore tadi telah mencoba menghubungi Gubernur Sulawesi Tengah untuk mengetahui keadaan di sana. Namun, upaya tersebut masih belum berhasil karena sambungan komunikasi yang terganggu.

Presiden Joko Widodo langsung bergerak cepat dengan memerintahkan Menkopolhukam untuk mengkoordinasikan jajarannya baik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan TNI untuk melakukan penanganan darurat atas peristiwa ini.

"Saya telah perintahkan Menkopolhukam untuk mengkoordinasikan BNPB. Saya sudah telepon tadi ke panglima TNI untuk bersama-sama menangani terutama yang berkaitan dengan penanganan darurat baik pencarian korban, evakuasi, dan menyiapkan kebutuhan-kebutuhan dasar yang diperlukan," tuturnya.

Saat ini, para jajarannya itu sedang dalam perjalanan menuju ke lokasi terdampak gempa dan tsunami. Ia berharap agar esok hari pihaknya sudah mendapatkan informasi yang lebih detail mengenai kondisi di lapangan.

"Setiap menit, setiap jam, saya selalu mengikuti peristiwa yang terjadi dari sini. Saya berharap setelah mendapat penjelasan secara penuh baru menentukan rencana," ucapnya.

Kepala Negara juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun senantiasa menjaga kewaspadaan terhadap gempa susulan yang mungkin saja terjadi. Dirinya berdoa agar musibah ini dapat dilalui dan diselesaikan bersama.

"Seluruh masyarakat terutama yang berada di Donggala, Palu, dan sekitarnya agar tetap tenang tetapi juga tetap waspada. Kita berharap ini segera bisa diselesaikan bersama-sama," ujar Presiden mengakhiri pernyataan.


Solo, 28 September 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
1 0
1
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
Lapor Hansip
29-09-2018 20:04
Balasan post arbib
https://drive.google.com/file/d/1ppAI40QNoYU47AsP7jhdReEiISNc3CGG/view?usp=drivesdk


Peresmian Pembukaan Kongres ke-24 Persatuan Wartawan Indonesia, Surakarta, 28 September 2018
http://video.istanapresiden.go.id/index.php/s/XXVZUPwD6pxkCB1

Keterangan Pers Presiden RI, Surakarta, 28 September 2018
http://video.istanapresiden.go.id/index.php/s/ECqaYJXoAbGIEqW


Temen² yg punya saudara atau rekan² di Palu, Donggala dan sekitarnya mohon sebarkan link asessment online agar bisa terdata untuk segera di response ... 👇

https://indonesianreliefbox.org/general-assessment-form/
Diubah oleh arbib.m
1 0
1
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
30-09-2018 20:21
*Presiden Bertolak ke Palu Tinjau Daerah Terdampak Gempa dan Tsunami*

Dua hari pascabencana, Minggu, 30 September 2018, Presiden Joko Widodo memutuskan bertolak ke Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk meninjau langsung daerah terdampak gempa dan tsunami. Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang juga menyebabkan tsunami mengguncang wilayah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat, 28 September petang.

Saat mendengar gempa dan tsunami terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah, Presiden memerintahkan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melaksanakan operasi tanggap darurat.

Untuk itu, Menko Polhukam, Panglima TNI, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Sosial, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kepala BNPB, Wakapolri telah tiba di Palu, Sabtu, 29 September 2018.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Sabtu malam (29/9) menjelaskan bahwa Presiden memutuskan meninjau langsung ke Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu untuk mengetahui kondisi pascabencana saat ini.

“Presiden akan memberikan arahan terkait prioritas yang harus dilakukan, serta keputusan yang diperlukan terkait dengan dampak bencana di lapangan. Fokus utama saat ini adalah evakuasi korban dan juga pengiriman bantuan,” ucap Pratikno.

Selain itu, sulitnya melakukan koordinasi dalam menangani dampak gempa dan tsunami akibat terputusnya jalur komunikasi menjadi faktor lain yang membuat Kepala Negara bersegera meninjau langsung ke daerah terdampak gempa dan tsunami.

Dalam kunjungan ke Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah ini, Presiden dan rombongan menggunakan Pesawat Boeing 737-400 TNI AU melalui Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Surakarta. Rombongan Presiden lepas landas pada pukul 10.07 WIB.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan penggunaan Boeing 737-400 TNI AU dalam kunjungan kali ini dikarenakan kondisi landasan pacu Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu.

“Landasan pacu yang bisa digunakan hanya sepanjang 2.000 meter dari 2.400 meter landasan pacu yang ada dan kemarin saya bersama rombongan menggunakan jenis pesawat Boeing 737-400,” ucap Hadi.

Setibanya di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Presiden dan rombongan direncanakan akan meninjau beberapa lokasi yang terkena dampak gempa dan tsunami, yaitu Pantai Talise, Perumahan Balaroa, dan Rumah Sakit Wira Buana.

Dalam penerbangan ke Palu ini Presiden didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakya Basuki Hadimuljono, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Surakarta, 30 September 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
1 0
1
Lihat 3 balasan
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
Lapor Hansip
30-09-2018 20:22
Balasan post tgenim
*Tiba di Palu, Presiden Langsung Pimpin Ratas*

Setibanya di Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Kota Palu, pada Minggu, 30 September 2018, Presiden Joko Widodo langsung memimpin rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah jajarannya terkait bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah.

Tiba pada pukul 13.06 WITA, Presiden disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Selain itu tampak juga Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Kapolda Sulteng Brigjen Pol Ermi Widyatno, dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang.

Presiden kemudian menuju ruangan yang berada di bandara dan langsung ratas bersama Gubernur Sulteng, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Willem Rampangilei, dan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI M Syaugi.

Setelah ratas, Presiden yang mengenakan jaket loreng hijau-hitam TNI, kemudian memberikan arahan kepada prajurit TNI di pelataran atau teras bandara. Secara khusus, dirinya meminta kesiapan para prajurit TNI untuk bekerja keras dalam tahapan evakuasi.

"Saya minta saudara-saudara semuanya siap untuk bekerja siang dan malam menyelesaikan yang berkaitan dengan evakuasi, siap?" kata Presiden.

“Siap!” jawab prajurit TNI serempak.

Selain evakuasi, Kepala Negara juga meminta kesiapan para anggota TNI untuk membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Sulawesi Tengah ini.

"Juga bekerja keras bersama-sama dengan masyarakat, dengan seluruh komponen Polri, masyarakat dan seluruh lembaga dan kementerian agar kita semuanya bisa segera menyelesaikan persoalan yang ada di provinsi Sulawesi Tengah ini," ujarnya.

Dari bandara, Presiden dan rombongan langsung bergerak untuk meninjau sejumlah titik yang terdampak bencana.

Titik pertama yang dituju adalah Perumnas Balaroa dan tiba pada pukul 13.55 WITA. Di lokasi ini, Presiden meninjau lokasi reruntuhan bangunan dan menyerahkan bantuan.

Setelah itu titik berikutnya yang akan ditinjau Presiden adalah Pantai Talise. Pantai ini merupakan tempat wisata utama di Palu dan terdampak tsunami paling parah.

Selanjutnya Presiden akan menuju Rumah Sakit Undata dan terakhir Presiden akan meninjau posko pengungsi di Lapangan Vatulemo.

Palu, 30 September 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
1 0
1
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
Lapor Hansip
30-09-2018 20:25
Balasan post tgenim
*Pemerintah Gerak Cepat Atasi Dampak Gempa Palu*

Kompleks Perumnas Balaroa yang merupakan salah satu kelurahan yang terdampak gempa cukup parah menjadi tempat pertama yang dikunjungi Presiden Joko Widodo di Palu, Minggu, 30 September 2018.

Masyarakat yang melihat kedatangan Presiden di lokasi pun langsung mengerubunginya. Presiden pun menyempatkan berbincang dengan warga.

"Jadi ini memang keadaan darurat karena jalan banyak yang terputus, bandara. Listrik dari 7 gardu baru yang hidup‎. (Suplai) BBM juga (terhambat karena) jalan tertutup," kata Presiden di lokasi.

Terkait pasokan bahan bakar minyak (BBM), Presiden memperkirakan dalam dua hari akan sampai ke lokasi. Alat berat dari Mamuju, Gorontalo menurutnya juga sudah bergerak menuju lokasi bencana.

"Kita berdoa semoga lancar alat-alat berat sampai ke sini nanti malam‎," lanjutnya.

Demikian juga terkait bahan pangan dan air yang terhambat. Presiden mengatakan hal ini dikarenakan kondisi bandara yang belum siap 100 persen untuk dipakai pesawat mendarat.

"Saya harap masyarakat sabar semua. Saya tahu banyak persoalan yang harus diselesaikan dalam waktu dekat, termasuk berkaitan dengan komunikasi," ujarnya.

Mengutip rilis resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kondisi listrik padam menyebabkan jaringan komunikasi di Donggala dan sekitarnya tidak dapat beroperasi karena pasokan listrik PLN putus.

Terdapat 276 _base station_ yang tidak dapat dapat digunakan. Operator komunikasi terus berusaha memulihkan pasokan listrik secara darurat. Kemkominfo telah melakukan langkah-langkah penanganan untuk memulihkan komunikasi yang putus tersebut.

Di penghujung percakapan, Kepala Negara mengatakan dirinya akan terus mengikuti setiap perkembangan terkait penanganan pascabencana gempa dan tsunami ini.

"Ini akan terus saya ikuti, semua akan kembali. Setelah normal baru tahap rehabilitasi dan rekonstruksi rumah-rumah seperti ini‎," tandasnya.

Palu, 30 September 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
1 0
1
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
Lapor Hansip
30-09-2018 23:09
Balasan post tgenim
*Presiden Tekankan Evakuasi Korban Jadi Prioritas Pertama*

Presiden Joko Widodo menekankan jajarannya untuk memprioritaskan evakuasi korban sebagai langkah pertama penanganan bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah. Hal tersebut disampaikan Presiden kepada para jurnalis seusai meninjau langsung sejumlah titik terdampak bencana sepanjang hari ini, Minggu, 30 September 2018.

"Yang pertama yang paling penting tadi saya tekankan pada seluruh kementerian, TNI, Polri, juga Pak Gubernur, agar penanganan yang dilakukan pertama adalah yang berkaitan dengan evakuasi," kata Presiden di Bandara Mutiara Sis Al Jufri.

Terkait proses evakuasi ini, Presiden mengatakan ada beberapa desa yang masih belum bisa dievakuasi karena keterbatasan alat berat.

"Besok pagi insyaallah Pak Menteri PU sudah mengerahkan alat berat dari Mamuju, dari Gorontalo, dari Poso, menuju ke sini dan nanti malam ini datang jadi besok pagi mulai evakuasi di tempat-tempat yang masih kita perkirakan ada korban yang belum bisa kita ambil," tuturnya.

Sementara itu, untuk membantu mendistribusikan suplai air dan makanan, Presiden mengatakan pemerintah akan menyiapkan pesawat khusus. Hal ini mengingat kondisi bandara yang belum bisa beroperasi secara normal.

"Karena _airport_ masih darurat belum bisa didarati, nanti kami siapkan pesawat khusus supaya makanan bisa masuk ke sini," katanya saat meninjau Pantai Talise.

Saat berbincang dengan warga di Pantai Talise, masyarakat mengkhawatirkan perihal surat-surat penting yang hilang. Kepala Negara mengatakan agar masyarakat melapor terlebih dahulu kepada pihak yang berwenang.

"Nanti lapor dulu ke kepolisian‎. Dua minggu saya ke sini lagi untuk memastikan," ujarnya.

Pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki fasilitas publik yang terdampak gempa dan tsunami. Proses rekonstruksi dan rehabilitasi menurut Presiden akan dilakukan setelah tahapan evakuasi selesai.

"Termasuk jembatan yang ambruk, rumah sakit yang rusak, bandara yang rusak, sekolah rusak, dikerjakan pemerintah," katanya.

Setelah meninjau empat titik terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu hari ini, Presiden dan rombongan langsung bertolak kembali ke Jakarta. Melalui Bandara Sis Al Jufri Presiden lepas landas sekira pukul 17.05 WITA dan tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta sekira pukul 18.20 WIB.

Jakarta, 30 September 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
1 0
1
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
01-10-2018 11:14
*Tiba di Palu, Presiden Langsung Pimpin Ratas*

Setibanya di Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Kota Palu, pada Minggu, 30 September 2018, Presiden Joko Widodo langsung memimpin rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah jajarannya terkait bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah.

Tiba pada pukul 13.06 WITA, Presiden disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Selain itu tampak juga Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Kapolda Sulteng Brigjen Pol Ermi Widyatno, dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang.

Presiden kemudian menuju ruangan yang berada di bandara dan langsung ratas bersama Gubernur Sulteng, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Willem Rampangilei, dan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI M Syaugi.

Setelah ratas, Presiden yang mengenakan jaket loreng hijau-hitam TNI, kemudian memberikan arahan kepada prajurit TNI di pelataran atau teras bandara. Secara khusus, dirinya meminta kesiapan para prajurit TNI untuk bekerja keras dalam tahapan evakuasi.

"Saya minta saudara-saudara semuanya siap untuk bekerja siang dan malam menyelesaikan yang berkaitan dengan evakuasi, siap?" kata Presiden.

“Siap!” jawab prajurit TNI serempak.

Selain evakuasi, Kepala Negara juga meminta kesiapan para anggota TNI untuk membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Sulawesi Tengah ini.

"Juga bekerja keras bersama-sama dengan masyarakat, dengan seluruh komponen Polri, masyarakat dan seluruh lembaga dan kementerian agar kita semuanya bisa segera menyelesaikan persoalan yang ada di provinsi Sulawesi Tengah ini," ujarnya.

Dari bandara, Presiden dan rombongan langsung bergerak untuk meninjau sejumlah titik yang terdampak bencana.

Titik pertama yang dituju adalah Perumnas Balaroa dan tiba pada pukul 13.55 WITA. Di lokasi ini, Presiden meninjau lokasi reruntuhan bangunan dan menyerahkan bantuan.

Setelah itu titik berikutnya yang akan ditinjau Presiden adalah Pantai Talise. Pantai ini merupakan tempat wisata utama di Palu dan terdampak tsunami paling parah.

Selanjutnya Presiden akan menuju Rumah Sakit Undata dan terakhir Presiden akan meninjau posko pengungsi di Lapangan Vatulemo.

Palu, 30 September 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
2 0
2
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
01-10-2018 11:15
*Pemerintah Gerak Cepat Atasi Dampak Gempa Palu*

Kompleks Perumnas Balaroa yang merupakan salah satu kelurahan yang terdampak gempa cukup parah menjadi tempat pertama yang dikunjungi Presiden Joko Widodo di Palu, Minggu, 30 September 2018.

Masyarakat yang melihat kedatangan Presiden di lokasi pun langsung mengerubunginya. Presiden pun menyempatkan berbincang dengan warga.

"Jadi ini memang keadaan darurat karena jalan banyak yang terputus, bandara. Listrik dari 7 gardu baru yang hidup‎. (Suplai) BBM juga (terhambat karena) jalan tertutup," kata Presiden di lokasi.

Terkait pasokan bahan bakar minyak (BBM), Presiden memperkirakan dalam dua hari akan sampai ke lokasi. Alat berat dari Mamuju, Gorontalo menurutnya juga sudah bergerak menuju lokasi bencana.

"Kita berdoa semoga lancar alat-alat berat sampai ke sini nanti malam‎," lanjutnya.

Demikian juga terkait bahan pangan dan air yang terhambat. Presiden mengatakan hal ini dikarenakan kondisi bandara yang belum siap 100 persen untuk dipakai pesawat mendarat.

"Saya harap masyarakat sabar semua. Saya tahu banyak persoalan yang harus diselesaikan dalam waktu dekat, termasuk berkaitan dengan komunikasi," ujarnya.

Mengutip rilis resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kondisi listrik padam menyebabkan jaringan komunikasi di Donggala dan sekitarnya tidak dapat beroperasi karena pasokan listrik PLN putus.

Terdapat 276 _base station_ yang tidak dapat dapat digunakan. Operator komunikasi terus berusaha memulihkan pasokan listrik secara darurat. Kemkominfo telah melakukan langkah-langkah penanganan untuk memulihkan komunikasi yang putus tersebut.

Di penghujung percakapan, Kepala Negara mengatakan dirinya akan terus mengikuti setiap perkembangan terkait penanganan pascabencana gempa dan tsunami ini.

"Ini akan terus saya ikuti, semua akan kembali. Setelah normal baru tahap rehabilitasi dan rekonstruksi rumah-rumah seperti ini‎," tandasnya.

Palu, 30 September 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
2 0
2
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
01-10-2018 11:17
[30/9 22.20] Breaking News: https://drive.google.com/file/d/1pMZXCFwUWp8j9gqJPihhRxz7lRS9dKHT/view?usp=drivesdk
[30/9 22.53] Breaking News: https://drive.google.com/file/d/1a_TmIHZuZKTM1F3p82YDpsDRQJ7-1xAH/view?usp=drivesdk
[1/10 10.42] Breaking News: *Live Streaming*
@ Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 1 Oktober 2018, Pk. 10.45 WIB

*Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur Masa Jabatan Tahun 2018-2023 oleh Presiden Republik Indonesia*


http://web-streaming.istanapresiden.go.id
_____________________________________________
*Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden*
2 0
2
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
02-10-2018 22:07

*Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel serta Kaltim*

*Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel serta Kaltim*

Presiden Joko Widodo memimpin langsung pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur. Keempatnya dilantik Presiden di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 1 Oktober 2018.

Gubernur Sumatera Selatan terpilih dalam Pilkada serentak beberapa waktu lalu ialah Herman Deru yang dilantik bersama wakilnya Mawardi Yahya. Keduanya dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 173/P Tahun 2018 tanggal 14 September 2018.

Adapun Isran Noor dan Hadi Mulyadi masing-masing dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur. Keduanya dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 174/P Tahun 2018 tanggal 14 September 2018.

Sebelum pelantikan dilakukan, para calon gubernur dan calon wakil gubernur menerima petikan Surat Keputusan Presiden dari Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.

Setelahnya, Presiden dengan didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bersama para gubernur dan wakil gubernur terpilih melakukan prosesi kirab dengan berjalan kaki dari Istana Merdeka menuju tempat pelantikan di Istana Negara. Mereka diiringi oleh pasukan kehormatan Paspampres selama berjalan menuju lokasi.

Saat prosesi pelantikan, Kepala Negara mengambil sumpah keempatnya dengan meminta para gubernur dan wakil gubernur untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

"Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur, sebagai wakil gubernur, dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara RI tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa," demikian Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

Setelah dilantik, keempatnya akan langsung mengemban amanah sebagai gubernur dan wakil gubernur untuk masa jabatan tahun 2018 sampai dengan 2023 mendatang.

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla di akhir acara menyempatkan diri memberikan ucapan selamat untuk kemudian diikuti oleh tamu undangan yang hadir.


Jakarta, 1 Oktober 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
1 0
1
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
02-10-2018 22:09
Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur, Istana Negara, 1 Oktober 2018. http://video.istanapresiden.go.id/index.php/s/dki5ekh2lSZO5yw
2 0
2
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
Lapor Hansip
04-10-2018 11:51
Balasan post dhede23
*Presiden Harap Ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Promosikan Produk Unggulan Indonesia*

Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas yang keempat untuk membahas tentang persiapan penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia tahun 2018.

"Saya ingin memastikan perkembangan persiapan pertemuan ini dan saya ingin pertemuan ini bisa kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk menempatkan Indonesia dalam _spotlight_ dunia," ujar Presiden mengawali arahannya di Kantor Presiden, Jakarta, pada Selasa, 2 Oktober 2018.

Untuk diketahui, rapat pembahasan pertemuan tahunan ini sudah dimulai sejak bulan Maret 2017 lalu. Dalam setiap pembahasan itu, Presiden Joko Widodo selalu menekankan kepada jajarannya bahwa kesempatan ini merupakan momentum untuk membangun citra positif Indonesia.

Demikian halnya dengan rapat terbatas kali ini. Beragam keunggulan yang dimiliki Indonesia memiliki kesempatan untuk unjuk diri dalam ajang itu.

"Baik dalam menampilkan ekonomi kita, produk-produk unggulan Indonesia di pasar global, dan mempromosikan investasi kita di internasional, serta destinasi-destinasi wisata menarik yang kita miliki," kata Presiden.

Penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia juga dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menggerakkan roda perekonomian, terutama di Bali selaku tuan rumah. Apalagi Bali dikenal sudah memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan event-event internasional.

"Kita juga ingin memanfaatkan kehadiran kurang lebih 18 ribu peserta sehingga bisa memberikan dampak ekonomi yang baik bukan hanya untuk Bali tapi juga daerah-daerah lain di negara kita," ucapnya.

Oleh karenanya, Kepala Negara berharap betul kepada jajarannya untuk dapat memanfaatkan peluang ini dengan memastikan segala perencanaan yang sudah dijalankan dapat terlaksana sebagaimana mestinya.

"Saya minta dipersiapkan secara detail di lapangan sehingga penyelenggaraan acara pertemuan tahunan ini bisa berlangsung dengan lancar dan memberikan dampak yang positif bagi negara kita," ujarnya mengakhiri arahan.


Jakarta, 2 Oktober 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

Rapat Terbatas Perkembangan Asian Para Games, Kantor Presiden, 2 Oktober 2018. http://video.istanapresiden.go.id/index.php/s/mPVUzwfGMt3kSPs
1 1
0
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
04-10-2018 11:51
Rapat Terbatas Perkembangan Persiapan Pertemuan Tahunan World Bank-IMF, Kantor Presiden, 2 Oktober 2018. http://video.istanapresiden.go.id/index.php/s/mPVUzwfGMt3kSPs
1 1
0
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
Lapor Hansip
04-10-2018 18:43
Balasan post arbib

Pindahan postingan dari Post #20

Quote:*Presiden Jokowi Harapkan Krisis Kemanusiaan di Rakhine State Segera Diselesaikan*
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
"Kita semua sangat prihatin dengan krisis kemanusiaan di Rakhine State dan juga paham akan kompleksitas masalah di Rakhine State, namun kita juga tidak dapat berdiam diri,” pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika berbicara pada Pleno KTT ASEAN ke-31 yang diselenggarakan di Philippines International Convention Center Manila, Filipina pada hari Senin, 13 November 2017.

“Krisis kemanusiaan ini tidak saja menjadi perhatian negara-negara anggota ASEAN namun juga dunia,” ucap Presiden.

Untuk mengatasi krisis kemanusiaan ini harus ada kepercayaan dan solidaritas di antara negara-negara anggota ASEAN. Semakin lama masalah ini dibiarkan maka akan berdampak pada keamanan dan stabilitas kawasan termasuk munculnya radikalisme dan trafficking in person.

“Kita harus bergerak bersama. Myanmar tidak boleh tinggal. ASEAN juga tidak boleh tinggal diam,” ucap Presiden.

Indonesia sendiri telah turut membantu mengatasi krisis kemanusiaan tersebut dengan berkontribusi memberikan bantuan kemanusiaan. “Indonesia telah menyampaikan usulan formula 4+1 untuk Rakhine, termasuk mendukung implementasi rekomendasi Kofi Annan,” tutur Presiden.

Indonesia juga mencatat pidato “Report to the People” dari State Counsellor Myanmar. Presiden mengharapkan agar tiga butir dalam pidato tersebut yaitu repatriation and humanitarian assistance; resettlement and rehabilitation; dan development and durable peace dapat diimplementasikan.

“Indonesia mengharapkan pembicaraan antara Bangladesh dan Myanmar mengenai repatriasi dapat segera diselesaikan dan diimplementasikan.,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi juga berharap agar The ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on disaster management (AHA Centre) dapat diberikan akses secara penuh untuk dapat membantu.

“Kegiatan AHA Centre di Myanmar akan baik bagi Myanmar dan bagi ASEAN,” ucap Presiden.

Di akhir pidatonya, Presiden menegaskan sekali lagi bahwa krisis kemanusiaan di Rakhine State perlu segera diselesaikan.

“Dan akan baik jika ASEAN menjadi bagian penyelesaian masalah. Kita harus buktikan kepada masyarakat kita dan dunia bahwa kita mampu menangani masalah kita,” kata Presiden Jokowi.

*ASEAN Bermanfaat Bagi Dunia*

Di awal sambutannya, Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa ASEAN telah berdiri selama 50 dan telah mampu menciptakan ekosistem stabilitas, perdamaian dan kesejahteraan di Asia Tenggara.

“Namun kita tidak boleh puas dengan capaian ini. Tantangan kita ke depan tetap sangat lah berat,” ucap Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, ASEAN harus kuat, bersatu dan mampu menjaga sentralitas kita.

“Kita harus mampu menjadikan ASEAN sebuah Asosiasi yang tidak saja dihormati masyarakatnya namun juga dihormati dunia,” tutur Presiden Jokowi.

Jika ASEAN ini maju lebih cepat dan relevan dengan perkembangan dunia maka diperlukan collective leadership yang kuat dan tanggung jawab yang tinggi. “Kta dapat merespon perkembangan dengan cepat,” ujar Presiden Jokowi.

“Mari bersama kita jadikan ASEAN sebuah asosiasi yang kokoh dan bermanfaat bagi rakyatnya dan bermanfaat bagi dunia,” ujar Presiden.

Manila, 13 November 2017
Deputi Protokol Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

Menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-31, Manila, 13 November 2017
http://video.istanapresiden.go.id/in...Ue5eZ8fhWwLh1B

*UMKM Kunci Perekonomian ASEAN*

UKM memegang peran sangat penting bagi perekonomian ASEAN. 96 persen ASEAN terdiri dari UMKM. “Jika kita berbicara mengenai integrasi ekonomi ASEAN maka tugas kita membawa UMKM dalam integrasi kita,” ucap Presiden Joko Widodo ketika berbicara pada ASEAN Leaders‘ Interface With ASEAN Business Advisory Council (ABAC) di Philippine International Convention Center (PICC), Manila, Filipina pada Senin, 13 November 2017.

Presiden Jokowi memberikan apresiasi kepada Dewan Penasehat Bisnis ASEAN karena melihat pentingnya keberpihakan ASEAN terhadap UMKM. Selain itu, perhatian juga perlu diberikan untuk memberdayakan perempuan dalam UMKM.

“Saya sambut baik upaya menghubungkan perusahaan multinasional dengan UMKM melalui ASEAN Mentors for Entrepreneurship Network (AMEN),” kata Presiden.

Indonesia sudah sejak lama mengembangkan usaha inklusif yang menghubungkan perusahaan besar dengan UMKM di berbagai sektor.

“Indonesia memiliki Gugus Tugas yang bertugas mensinergikan kepentingan Pemerintah, pihak bisnis dan masyarakat berpenghasilan rendah dalam bidang keuangan inklusif. Saya harap ASEAN dapat merumuskan formula kerja sama alternatif pembiayaan bagi UMKM,” ujar Presiden.

Manila, 13 November 2017
Deputi Protokol Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

*Kemitraan ASEAN dan AS Harus Tingkatkan Kesejahteraan Dunia*

Presiden Joko Widodo berharap kemitraan strategis ASEAN dan Amerika Serikat (AS) dapat lebih memberikan kontribusi bagi perdamaian dan kesejahteraan dunia. Mengingat kemitraan strategis ASEAN dan AS meliputi sejumlah bidang, mulai dari politik, keamanan, hingga perekonomian.

Harapan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat menghadiri KTT Peringatan 40 Tahun Kerja Sama Kemitraan ASEAN-AS, yang digelar Senin, 13 November 2017, di Philippine International Convention Center (PICC), Manila, Filipina.

"Bagi ASEAN, Amerika Serikat merupakan salah satu mitra penting kita. Saya yakin Amerika Serikat juga memandang penting ASEAN, baik dengan alasan politik, keamanan, maupun dalam kaitan dengan kerja sama ekonomi," ujar Presiden Jokowi.

Lebih lanjut menurut Presiden Jokowi, ASEAN juga memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan kawasan lain. Dengan penduduk sekitar 640 juta jiwa, kawasan yang cukup stabil, dan pertumbuhan ekonomi rata-rata diatas pertumbuhan ekonomi dunia, maka ASEAN akan dapat menjadi mitra strategis AS.

"Saya yakin Presiden Trump akan melihat kerja sama ekonomi dalam konteks yang lebih luas dengan hasil _win-win cooperation_," ungkap Presiden.


Manila, 13 November 2017
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

The 5th ASEAN-U.S. Summit to Commemorate the 40th Anniversary ASEAN-U.S. Dialogue Relations, Manila, 13 November 2017
http://video.istanapresiden.go.id/in...JNeVt3B84ifIbU

*Presiden Jokowi Mengharapkan Perundingan CoC Dapat Segera Diselesaikan*

Presiden Joko Widodo meminta negara-negara ASEAN dan Tiongkok bekerja sama untuk segera memulai dan menyelesaikan proses negosiasi Code of Conduct.

Hal ini penting dilakukan guna membuktikan kepada dunia bahwa ASEAN dan Tiongkok memiliki komitmen yang tinggi untuk segera memiliki Code of Conduct.

"Kita semua menginginkan agar Laut China Selatan menjadi laut yang stabil, damai, menopang kegiatan ekonomi, serta merekatkan kawasan bahkan dunia," ujar Presiden Jokowi saat menghadiri pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-20 ASEAN-RRT, yang digelar pada Senin, 13 November 2017, di Philippine International Convention Center (PICC), Manila, Filipina.

Di samping itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan pentingnya upaya meningkatkan kerja sama ekonomi yang menguntungkan kedua pihak. Apalagi saat ini ASEAN mengalami defisit perdagangan yang cukup besar sehingga defisit perdagangan perlu ditekan dan sejumlah hambatan perdagangan juga harus dikurangi.

"Perdagangan harus saling menguntungkan dan harus ditingkatkan dari angka USD368 milyar pada tahun lalu," ungkap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi pun berharap agar sinergi kerja sama infrastruktur dan konektivitas antara inisiatif Belt and Road dan Masterplan ASEAN untuk konektivitas dapat segera dilanjutkan.

"Saya yakin hubungan baik antara ASEAN and Tiongkok akan dapat diperkuat dan membawa manfaat bagi kedua pihak," ucap Presiden Jokowi.


Manila, 13 November 2017
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

*Presiden Minta ASEAN-Korsel Saling Jaga Keterbukaan Ekonomi Menguntungkan*

ASEAN-Korea Selatan harus mampu menjaga sentimen keterbukaan ekonomi yang saling menguntungkan. Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam KTT KE-19 ASEAN-Korea Selatan yang diselenggarakan di Philippine International Convention Center (PICC) Manila, Filipina pada hari Senin, 13 November 2017.

Presiden Jokowi menilai Korea Selatan merupakan salah satu mitra ASEAN yang paling aktif kembangkan kerja sama.

“ASEAN-Korea Free Trade Area (AKFTA) harus dioptimalkan. Kita juga perlu dorong agar perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership dapat segera diselesaikan,” ucap Presiden.

Selain itu, ASEAN-Korea Selatan harus mampu menjadi mitra untuk menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan kita.

Untuk itu Presiden menegaskan bahwa semua negara anggota ASEAN sangat mengkhawatirkan situasi di Semenanjung Korea. Sikap tegas telah diambil oleh negara anggota ASEAN.

“Saya hargai posisi Presiden Moon untuk terus mengupayakan penyelesaian damai melalui dialog. Indonesia siap berkontribusi dalam upaya menjaga stabilitas dan keamanan di Semenanjung Korea,” tutur Presiden.


Manila, 13 November 2017
Deputi Protokol Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

*Presiden Jokowi Apresiasi Peran Jepang terhadap AHA Centre*

Presiden Jokowi sampaikan apresiasinya terhadap Jepang yang telah banyak berkontribusi kepada ASEAN. Demikian ia sampaikan pada pidatonya dalam KTT ke-20 ASEAN-JEPANG di Philippines International Convention Center (PICC), Manila, 13 November 2017.

“Jepang adalah salah satu mitra strategis dan mitra wicara pertama ASEAN. Secara khusus saya ingin sampaikan apresiasi atas kontribusi Jepang terhadap AHA Centre,” kata Presiden Jokowi.

AHA (ASEAN Humanitarian Assistance) Centre telah bergerak membantu pemulihan kota Marawi dan membantu mengatasi krisis kemanusiaan di Rakhine State.

Untuk itu, Presiden mendorong agar organisasi tersebut terus diperkuat termasuk ketersediaan sumber dayanya dan berharap Jepang tetap akan memberikan dukungan bagi AHA Centre.

Selain itu, Presiden Jokowi juga berharap Jepang tetap menjadi mitra utama ASEAN dalam memajukan keterbukaan ekonomi yang saling menguntungkan.

“Negosiasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) harus segera diselesaikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan bahwa peran Jepang dalam memelihara stabilitas dan keamanan di Semenanjung Korea sangat penting untuk menghindari terjadinya perang terbuka.

“Untuk itu, saya harap peran Jepang dalam mengupayakan terus dibukanya jendela bagi penyelesaian secara damai,” ucap Presiden Jokowi.

Manila, 13 November 2017
Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

The 20th ASEAN-China Summit, Manila, 13 November 2017
http://video.istanapresiden.go.id/in...5g9RSuPBYjOIDl
Diubah oleh arbib
1 0
1
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
05-10-2018 08:52
Diskusi media #FMB9 dengan tema " Update Tanggap Bencana Sulteng"


YouTube https://youtu.be/NorRmYY6xZI

Facebook https://www.facebook.com/FMB9.ID/videos/999398210247797/

Instagram https://instagram.com/fmb9.id?utm_source=ig_profile_share&igshid=1s8lnwpaxofb8
1 0
1
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
09-10-2018 05:08

*Kunker ke Sumut, Presiden Akan Buka MTQ Nasional XXVII Tahun 2018*

*Kunker ke Sumut, Presiden Akan Buka MTQ Nasional XXVII Tahun 2018*

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo pagi ini, Minggu, 7 Oktober 2018 bertolak ke Provinsi Sumatra Utara guna melakukan kunjungan kerja. Rombongan Presiden lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 07.30 WIB.

Tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara pada pukul 09.40 WIB, Presiden disambut oleh Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, dan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto.

Presiden kemudian menuju Istana Maimon, Kota Medan, untuk menerima penganugerahan gelar adat dari Kesultanan Deli.

Petang hari nanti, Presiden diagendakan untuk meresmikan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII tahun 2018 di Arena Utama MTQ Nasional XXVII, Kota Medan.

Presiden dan rombongan kemudian menuju hotel di Kota Medan untuk bermalam dan melanjutkan agenda kerja keesokan harinya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Sumatra Utara ini yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Deli Serdang, 7 Oktober 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
0 0
0
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
09-10-2018 05:09

Penganugerahan Gelar Kesultanan Deli kepada Presiden RI, Medan, 7 Oktober 2018

*Presiden Jokowi Dianugerahi Gelar Adat oleh Kesultanan Deli*

Presiden Joko Widodo menerima gelar Tuanku Sri Indera Utama Junjungan Negeri dari Kesultanan Deli. Penganugerahan gelar ini dihelat di ruang utama Istana Maimoon, Minggu 6 Oktober 2018. Gelar adat ini merupakan gelar bangsawan tertinggi di Kesultanan Deli.

Prosesi pemberian gelar dimulai sekira pukul 11.00 WIB. Prosesi penganugerahan diawali dengan pemasangan Tengkulok oleh Pemangku Sultan Deli Tengku Hamdy Osman Delikhan Al-Haj.

Setelah itu, prosesi dilanjutkan dengan penyematan pin dan keris oleh Sultan Deli, Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam. Sultan kemudian menandatanganani Surat Ceri yang kemudian diserahkan kepada Presiden Jokowi.

Prosesi Tepung Tawar menjadi rangkaian prosesi berikutnya. Prosesi ini melibatkan 4 unsur perwakilan, yaitu Sultan Deli, perwakilan Raja-raja Nusantara, Gubernur Sumatera Utara, dan perwakilan Alim ulama.

Saat memberikan sambutan, Presiden pun berpantun untuk mengucapkan terima kasih atas kehormatan yang diberikan Kesultanan Deli kepadanya.

_Buah cempedak bentuknya bujur_
_Sangat disuka oleh semua_
_Adat Deli sangatlah luhur_
_Mari kita jaga bersama_

"Di dalam gelar adat ini saya merasakan terkandung amanah, terkandung tugas berat yang diberikan kepada saya untuk mewujudkan harapan dari Kesultanan Deli, harapan dari kerajaan-kerajaan se-Nusantara, harapan dari para pemangku adat Indonesia, harapan dari para ulama untuk terus bekerja keras bersama-sama dengan semua elemen bangsa membawa Indonesia bergerak maju, bergotong royong mewujudkan Indonesia yang _baldatun thayyibatun wa rabun ghafur_," kata Presiden.

*Energi Utama Kemajuan Bangsa adalah Kebudayaan*

Kepala Negara percaya bahwa di dalam kemajuan Indonesia ada tradisi dan kebudayaan bangsa yang menjadi sumber energi besar. Kebudayaan Nusantara yang sangat beragam, sangat kaya nilai-nilai luhur, dan sangat kaya kearifan lokal menurut Presiden, menjadi kepribadian bangsa dan modal untuk meraih kemajuan.

"Banyak yang berpikir bahwa yang namanya kemajuan itu mengesampingkan budaya, meminggirkan adat istiadat. Tapi bagi Indonesia, bagi kita justru energi utama kemajuan kita adalah kebudayaan," lanjutnya.

Presiden menuturkan banyak bangsa yang menjadi maju karena mengakar kuat pada budayanya. Ia pun mencontohkan beberapa negara seperti Korea Selatan dan India yang bergerak maju tanpa melupakan budayanya.

"Lihat India yang sudah maju dengan berbagai teknologi tapi budayanya tidak ditinggal, bahkan budaya India sudah sangat dikenal di berbagai belahan dunia. Mereka juga bergerak maju dengan mengakar pada budaya," ujarnya.

Oleh karena itu, Presiden mengajak semua pihak Keraton, Kesultanan, Raja, Pemangku Adat se-Nusantara untuk bersama-bersama memajukan kebudayaan Indonesia.

"Kita mengarungi perjalanan zaman yang panjang dengan bermodalkan kapal budaya kita dan saya yakin Indonesia akan sampai di tempat tujuan, yaitu Indonesia maju dengan tetap mempertahankan nilai-nilai luhur asli bangsa Indonesia," ucapnya.


Medan, 7 Oktober 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

Penganugerahan Gelar Kesultanan Deli kepada Presiden RI, Medan, 7 Oktober 2018. http://video.istanapresiden.go.id/index.php/s/Yt9jI4d0AR3qYJs
0 0
0
Perjalanan sang pemimpin yang berusaha mengayomi dengan payung sakti
Lapor Hansip
13-10-2018 07:22
Balasan post kuburberdarah
Peluncuran Program Bank Wakaf Mikro Mawaridussalam Deli Serdang, 8 Oktober 2018. http://video.istanapresiden.go.id/index.php/s/gvilcwcF8gskpBx
0 0
0
Halaman 50 dari 51
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia