KASKUS ×
Get the App View in App
KATEGORI N icon-buat-post BUAT POST
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/597c6f2c902cfe182f8b458f/sejarah-perancang-lambang-garuda-pancasila

Sejarah Perancang Lambang Garuda PancasilaPast Hot Thread

Sejarah Perancang Lambang Garuda Pancasila

Ada cerita yang cukup menarik mengenai tokoh di balik rancangan lambang Garuda Pancasila. Berbeda
dari tokoh-tokoh perumus Pancasila yang namanya cukup dikenal, tokoh satu ini justru nyaris dilupakan.
Dialah Sultan Hamid II, putra sulung Sultan Pontianak ke-VI yang memiliki darah keturunan Arab-Indonesia.


Berikut ini adalah sejumlah fakta menarik di balik proses
perangan lambang negara, Garuda Pancasila:


Spoiler for #1

Pada Desember tahun 1949, Sultan Hamid II menjabat sebagai Menteri Negara Zonder Portofolio. Selama jabatan menteri negara itu pula dia ditugaskan Presiden Soekarno untuk merencanakan, merancang, dan merumuskan lambang negara.


Spoiler for #2

Sultan Hamid II membentuk panitia perancang lambang negara, dimana ia bertindak sebagai ketuanya.
Ide lambang dasar negara tidak semata-mata lahir dari Sultan Hamid II, tapi para anggota dalam kepanitiaan seperti Muhammad Yamin, Ki Hajar Dewantoro, M. A. Pellaupessy, Mohammad Natsis, dan R. M. Ngabehi Poerbatjaraka pun boleh mengajukan rancangan.
Sejarah Perancang Lambang Garuda Pancasila
sketsa awal


Spoiler for #3

Sultan Hamid II mencari ide lambang negara dengan berkunjung ke Sintang dan Putus Sibau. Di Sintang, ia tertarik dengan patung burung garuda yang menghiasi gantungan gong yang dibawa Patih Lohgender dari Majapahit. Patung Garuda tersebut lantas dipinjam dan dibawa pulang dengan tempo peminjaman selama 1 bulan.


Spoiler for #4
.
Burung Garuda adalah burung mistis yang berasal dari mitologi Hindu. Mitologi ini datang dari India dan
berkembang di Indonesia sejak abad ke-6. Burung Garuda berarti kekuatan, dan warna emas pada burung tersebut
berarti kemegahan dan kejayaan.


Spoiler for #5

Terpilihlah dua rancangan lambang negara terbaik, yakni karya Muhammad Yamin dan Sultan Hamid II.
Namun, rancangan yang diterima oleh pemerintah dan DPR adalah karya Sultan Hamid II. Saat itu juga dilakukan
perbaikan rancangan, yakni dengan mengganti pita merah putih yang dicengkeram Garuda dengan pita putih
berisi semboyan Bhinneka Tunggal Ika.


Spoiler for #6

Pada 15 Februari 1950, Presiden Soekarno memperkenalkan lambang negara untuk yang pertama kalinya kepada rakyat Indonesia di Hotel Des Indes, Jakarta.


Spoiler for #7

Ketika itu Burung Garuda dalam lambang negara karya Sultan Hamid II kala itu memiliki kepala botak (belum
berjambul seperti sekarang). Atas masukan Presiden Soekarno kala itu, cengkraman burung terhadap pita
yang semula menghadap ke belakang diganti menghadap ke depan.


Spoiler for #8

Sultan Hamid II mendapat tuduhan terlibat dalam Kudeta Westerling pada tahun 1950 dan dihukum 10 tahun penjara. Akibatnya, sejarah resmi Indonesia melupakan sosoknya yang berjasa dalam rancangan lambang negara. Selain itu, fakta mengenai perbaikan rancangan Sultan Hamid II ini dikatakan tidak banyak diungkap setelah tuduhan terhadapnya menjadi santer saat itu.


Spoiler for #transformasi garuda dari waktu ke waktu

Sejarah Perancang Lambang Garuda Pancasila


Spoiler for #9

Pada tanggal 20 Maret 1950, bentuk akhir gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi
Presiden Soekarno. Ia kemudian memerintahkan pelukis istana bernama Dullah untuk melukis lambang negara
sesuai bentuk rancangan akhir. Rancangan inilah yang kemudian dipergunakan secara resmi sampai saat ini.
Sejarah Perancang Lambang Garuda Pancasila
rancangan garuda pancasila versi Dullah


Spoiler for #10

Di dalam UU Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan,
nama WR Supratman disebut dengan jelas, tetapi tidak ada nama Sultan Hamid II. Disinilah ada diskriminasi hukum. Tidak satu pun pasal yang menyatakan bahwa lambang negara adalah rancangan Sultan Hamid II.
Turiman Fachturrahman Turiman Fachturrahman, staf pengajar FH Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat dan penulis buku "Sultan Hamid II, Sang Perancang Lambang Negara"


Spoiler for #11

Desain yang telah disahkan pada 1950 ini rupanya masih disempurnakan kembali oleh Sultan Hamid II, yaitu
dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara. Hasil karya otentik tersebut diserahkan
kepada H. Masagung pada 18 Juli 1974, sedangkan lambang negara yang mendapat disposisi Presiden Soekarno pada tahun 1950 lalu tetap tersimpan di Istana Kadriyah, Pontianak.
Sejarah Perancang Lambang Garuda Pancasila
desain garuda yang diserahkan kepada Masagung


masih banyak sebenarnya kebenaran sejarah negara yang diselewengkan oleh pemerintah yang berkuasa dari waktu ke waktu. Pencaharian terhadap kebenaran sejarah yang otentik harus selalu dilakukan demi kebaikan dan perbaikan pola pikir dan wawasan dalam melihat dan memandang sejarah sebagai proses kemajuan suatu bangsa.

Sumber: http://iscreative.com//
Quote:Original Posted By ryan.manullang
Sejarah Perancang Lambang Garuda Pancasila

Ada cerita yang cukup menarik mengenai tokoh di balik rancangan lambang Garuda Pancasila. Berbeda
dari tokoh-tokoh perumus Pancasila yang namanya cukup dikenal, tokoh satu ini justru nyaris dilupakan.
Dialah Sultan Hamid II, putra sulung Sultan Pontianak ke-VI yang memiliki darah keturunan Arab-Indonesia.


Berikut ini adalah sejumlah fakta menarik di balik proses
perangan lambang negara, Garuda Pancasila:


Spoiler for #1

Pada Desember tahun 1949, Sultan Hamid II menjabat sebagai Menteri Negara Zonder Portofolio. Selama jabatan menteri negara itu pula dia ditugaskan Presiden Soekarno untuk merencanakan, merancang, dan merumuskan lambang negara.


Spoiler for #2

Sultan Hamid II membentuk panitia perancang lambang negara, dimana ia bertindak sebagai ketuanya.
Ide lambang dasar negara tidak semata-mata lahir dari Sultan Hamid II, tapi para anggota dalam kepanitiaan seperti Muhammad Yamin, Ki Hajar Dewantoro, M. A. Pellaupessy, Mohammad Natsis, dan R. M. Ngabehi Poerbatjaraka pun boleh mengajukan rancangan.
Sejarah Perancang Lambang Garuda Pancasila
sketsa awal


Spoiler for #3

Sultan Hamid II mencari ide lambang negara dengan berkunjung ke Sintang dan Putus Sibau. Di Sintang, ia tertarik dengan patung burung garuda yang menghiasi gantungan gong yang dibawa Patih Lohgender dari Majapahit. Patung Garuda tersebut lantas dipinjam dan dibawa pulang dengan tempo peminjaman selama 1 bulan.


Spoiler for #4
.
Burung Garuda adalah burung mistis yang berasal dari mitologi Hindu. Mitologi ini datang dari India dan
berkembang di Indonesia sejak abad ke-6. Burung Garuda berarti kekuatan, dan warna emas pada burung tersebut
berarti kemegahan dan kejayaan.


Spoiler for #5

Terpilihlah dua rancangan lambang negara terbaik, yakni karya Muhammad Yamin dan Sultan Hamid II.
Namun, rancangan yang diterima oleh pemerintah dan DPR adalah karya Sultan Hamid II. Saat itu juga dilakukan
perbaikan rancangan, yakni dengan mengganti pita merah putih yang dicengkeram Garuda dengan pita putih
berisi semboyan Bhinneka Tunggal Ika.


Spoiler for #6

Pada 15 Februari 1950, Presiden Soekarno memperkenalkan lambang negara untuk yang pertama kalinya kepada rakyat Indonesia di Hotel Des Indes, Jakarta.


Spoiler for #7

Ketika itu Burung Garuda dalam lambang negara karya Sultan Hamid II kala itu memiliki kepala botak (belum
berjambul seperti sekarang). Atas masukan Presiden Soekarno kala itu, cengkraman burung terhadap pita
yang semula menghadap ke belakang diganti menghadap ke depan.


Spoiler for #8

Sultan Hamid II mendapat tuduhan terlibat dalam Kudeta Westerling pada tahun 1950 dan dihukum 10 tahun penjara. Akibatnya, sejarah resmi Indonesia melupakan sosoknya yang berjasa dalam rancangan lambang negara. Selain itu, fakta mengenai perbaikan rancangan Sultan Hamid II ini dikatakan tidak banyak diungkap setelah tuduhan terhadapnya menjadi santer saat itu.


Spoiler for #transformasi garuda dari waktu ke waktu

Sejarah Perancang Lambang Garuda Pancasila


Spoiler for #9

Pada tanggal 20 Maret 1950, bentuk akhir gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi
Presiden Soekarno. Ia kemudian memerintahkan pelukis istana bernama Dullah untuk melukis lambang negara
sesuai bentuk rancangan akhir. Rancangan inilah yang kemudian dipergunakan secara resmi sampai saat ini.
Sejarah Perancang Lambang Garuda Pancasila
rancangan garuda pancasila versi Dullah


Spoiler for #10

Di dalam UU Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan,
nama WR Supratman disebut dengan jelas, tetapi tidak ada nama Sultan Hamid II. Disinilah ada diskriminasi hukum. Tidak satu pun pasal yang menyatakan bahwa lambang negara adalah rancangan Sultan Hamid II.
Turiman Fachturrahman Turiman Fachturrahman, staf pengajar FH Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat dan penulis buku "Sultan Hamid II, Sang Perancang Lambang Negara"


Spoiler for #11

Desain yang telah disahkan pada 1950 ini rupanya masih disempurnakan kembali oleh Sultan Hamid II, yaitu
dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara. Hasil karya otentik tersebut diserahkan
kepada H. Masagung pada 18 Juli 1974, sedangkan lambang negara yang mendapat disposisi Presiden Soekarno pada tahun 1950 lalu tetap tersimpan di Istana Kadriyah, Pontianak.
Sejarah Perancang Lambang Garuda Pancasila
desain garuda yang diserahkan kepada Masagung


masih banyak sebenarnya kebenaran sejarah negara yang diselewengkan oleh pemerintah yang berkuasa dari waktu ke waktu. Pencaharian terhadap kebenaran sejarah yang otentik harus selalu dilakukan demi kebaikan dan perbaikan pola pikir dan wawasan dalam melihat dan memandang sejarah sebagai proses kemajuan suatu bangsa.

Sumber: http://iscreative.com//


Transformasi awal ke akhir beda banget emoticon-Mewekemoticon-Wow
lambang burung Garuda dan lambang burung lainnya seringkali terpengaruh sentimen filosofis kanan itu benar/baik dan kiri itu salah/buruk.

Right --> Kanan --> Benar/Baik
Left --> Kiri --> Salah/Buruk (dalam bahasa Inggris Left berarti past tense dan past perfect tense dari Leave tapi bisa juga berarti ditinggalkan, kata sifat atau bentuk pasif dari Leave)

tapi itu hanya filosofis

CMIIW
Quote:Original Posted By 442tactician
lambang burung Garuda dan lambang burung lainnya seringkali terpengaruh sentimen filosofis kanan itu benar/baik dan kiri itu salah/buruk.

Right --> Kanan --> Benar/Baik
Left --> Kiri --> Salah/Buruk (dalam bahasa Inggris Left berarti past tense dan past perfect tense dari Leave tapi bisa juga berarti ditinggalkan, kata sifat atau bentuk pasif dari Leave)

tapi itu hanya filosofis

CMIIW


ya dalam membuat sebuah paham edeologis psti ad landasan fisolofis agar dpat menyentuh kajian ilmu dan sosial yang ingin dicapai dalam konteks ini adalah peradaban.
kupikir cukup masuk akal hehe
Sejarah Perancang Lambang Garuda Pancasila
Ternyata bukan hanya rupiah saja yang berubah
Sejarah Perancang Lambang Garuda Pancasila
Gan TS...
Cerita soal Hari Kesaktian Pancasila donk...
emoticon-Mewek
Jasmerah gan!
Jangan sekali2 melupakan sejarah
Oh, jadi lambang negara dibentuknya zaman RIS.
sumber tulisan tidak bisa di klik emoticon-Nohope
kayaknya uda pernah yg buat tritnya tuh...ht juga
Quote:Original Posted By adolfsbasthian
Gan TS...
Cerita soal Hari Kesaktian Pancasila donk...
emoticon-Mewek


Baiklah..........
Pada suatu hari, ada seorang anak yang bernama.......... emoticon-Leh Uga
Wah menarik. Jadi inget jaman demo besar besaran ada ustad bilang garuda bikinan orang arab emoticon-Bingung
HT sepi emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By adolfsbasthian
Gan TS...
Cerita soal Hari Kesaktian Pancasila donk...
emoticon-Mewek


Trit lama ternyata emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By ritsco
Baiklah..........
Pada suatu hari, ada seorang anak yang bernama.......... emoticon-Leh Uga


Sakti!
Dia bertemu 2 perempuan kembar bernama Panca dan Sila!
Lalu..... emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By pangeran2013
Sakti!
Dia bertemu 2 perempuan kembar bernama Panca dan Sila!
Lalu..... emoticon-Malu (S)


Menikah dan punya 2 anak kembar juga yg dinamakan Kesaktian dan Pancasila emoticon-Embarrassment

Merekapun hidup bahagia selamanya emoticon-army

Tamat
pancasila sebuah perisai di burung garuda emoticon-Hansip
Quote:Original Posted By adolfsbasthian
Gan TS...
Cerita soal Hari Kesaktian Pancasila donk...
emoticon-Mewek


Quote:Original Posted By ritsco
Baiklah..........
Pada suatu hari, ada seorang anak yang bernama.......... emoticon-Leh Uga


Quote:Original Posted By pangeran2013
Sakti!
Dia bertemu 2 perempuan kembar bernama Panca dan Sila!
Lalu..... emoticon-Malu (S)


Quote:Original Posted By ritsco
Menikah dan punya 2 anak kembar juga yg dinamakan Kesaktian dan Pancasila emoticon-Embarrassment

Merekapun hidup bahagia selamanya emoticon-army

Tamat


Kisah yg indah...
Ane terharu lho...
emoticon-Angel

Btw, happy sunday yah semua...
emoticon-Selamat