Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
672
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/573d35dbdc06bdd3428b456e/true-story--semua-yang-disembunyikan-pengalaman-kerja-di-hotel
Cerita ini pengalaman ane sendiri dan beberapa cerita teman se-kerjaan. Tahun kejadian sekitar 3-4 tahun lalu. Semua yang bersangkutan dengan Hotel akan ane sembunyikan dan ane pastikan tidak akan memperburuk citra Hotel tersebut. Quote: INDEX #1 - Something That We Cannot See With Our Eyes #2 - Dead People (Friend's Story) #3 - Dead Body Inside Bed (Friend's Story) #4 - I
Lapor Hansip
19-05-2016 10:41

TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)

Past Hot Thread
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
Source: Google


Intro

Cerita ini pengalaman ane sendiri dan beberapa cerita teman se-kerjaan. Tahun kejadian sekitar 3-4 tahun lalu. Semua yang bersangkutan dengan Hotel akan ane sembunyikan dan ane pastikan tidak akan memperburuk citra Hotel tersebut.

Quote:
INDEX

#1 - Something That We Cannot See With Our Eyes
#2 - Dead People (Friend's Story)
#3 - Dead Body Inside Bed (Friend's Story)
#4 - Is It Clean Enough?
#5 - Two-way Mirror
#6 - Tony (Friend's Story)
Hotel Dekat Daerah Dago (Kaskuser's Story)
By: 69away69 (Kaskuser's Story)
By: nextreme.. (Kaskuser's Story)
By: ufoterbang (Kaskuser's Story)
By: Dachun (Kaskuser's Story)
By: rizky14 (Kaskuser's Story)
By: verysatan (Kaskuser's Story)
By: juan.juancok (Kaskuser's Story)
By: gustifelix (Kaskuser's Story)
By: suroglogok (Kaskuser's Story)
By: darkside.moon (Kaskuser's Story)
By: eomma (Kaskuser's Story)
By: mariobesiway (Kaskuser's Story)
By: dhanndy (Kaskuser's Story)
By: fafary (Kaskuser's Story)
By: ninche (Kaskuser's Story)
By: sakamekmek (Kaskuser's Story)
By: xaichai (Kaskuser's Story)
By: tummy (Kaskuser's Story)
By: boyzenberry (Kaskuser's Story)
By: apsmegabutt (Kaskuser's Story)
By: be2kz (Kaskuser's Story)
By: andregunawan99 (Kaskuser's Story)
By: appolia (Kaskuser's Story)
By: blazer17147 (Kaskuser's Story)
By: mistergingin (Kaskuser's Story)
By: faizrazak (Kaskuser's Story)
By: tipatria (Kaskuser's Story)
By: finozang (Kaskuser's Story)
By: kolaksendal (Kaskuser's Story)
By: FREIA (Kaskuser's Story)
#7 - Emma Stone. Not Horror. LOL
#8 - Is It Clean Enough Pt.2


Diubah oleh adrian42
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ramlanid dan 27 lainnya memberi reputasi
24
icon-close-thread
Thread sudah digembok
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 12:01

#2 - Dead People (Friend's Story)

My Friend's POV


Saat itu aku masih harus ngerapiin beberapa kamar lagi karena besok kamar akan digunakan untuk tamu lainnya. Tengah malam adalah saat yang paling nyaman untuk merapikan kamar yang baru check-out. Entahlah, aku merasa nyaman saja berkeja saat orang-orang sedang tidur. Aku sudah membersihkan tiga kamar dan jatahku tinggal beberapa kamar lagi. Setelah itu aku tinggal sign dan bisa pulang untuk beristirahat.

Beberapa kamar lainnya itu berada di lantai paling atas. Aku harus menggunakan tangga khusus pekerja untuk sampai disana. Setelah aku sampai di lantai tiga, aku mulai masuk ke kamar pertama dan mulai membersihkan semuanya. Kamar pertama itu bernomor 61. Setelah kamar pertama selesai, aku melanjutkan ke kamar kedua. Tak banyak yang bisa aku harapkan dari membersihkan kamar. Walaupun ada sesuatu yang tertinggal milik tamu, kami sudah pasti harus mengembalikannya, namun ada juga beberapa temanku yang terkadang mengambil dan menyimpannya, meski itu illegal dan dilarang oleh pihak Hotel.

Ku kumpulkan tenaga untuk yang terakhir "Ini kamar terakhir" Ucapku dalam hati. Setelah aku menggesekkan kartu untuk membuka pintu dan pintu terbuka. Aku langsung mencium bau yang sangat aneh dan keras. Perlahan aku membuka pintu dan melihat seseorang menggantung dirinya tepat di dalam kamar hotel dengan seutas tali.

Aku tidak berteriak dan mencoba tidak panik. Disini kami ada peraturan tak tertulis dimana kami harus bersikap tenang jika sesuatu yang tak diinginkan terjadi. Jika aku berteriak dan panik, aku sudah pasti akan membuat tamu lainnya menjadi sadar akan apa yang terjadi di kamar sebelah mereka. Kami tidak ingin membuat mereka pergi meninggalkan hotel dan memberikan review buruk nantinya.

Dengan jantung yang berdebar-debar aku kembali menutup pintu dan turun ke lantai bawah untuk memberitahukan apa yang terjadi di lantai atas. Manejer hotel lekas menelfon polisi. Percayalah, setiap hotel pasti punya koneksi yang sangat kuat dengan pihak kepolisian.

Setelah menunggu beberapa menit lalu polisi datang dari pintu belakang dengan non-pakaian polisi. Manejer memberitahukanku sebelumnya jika tamu sampai tahu polisi ada di Hotel, pasti sesuatu yang buruk sedang terjadi. Dua orang polisi berpakaian biasa.

Aku dan dua polisi itu kemudian naik ke lantai tiga. Aku menunjukkan kamar itu. Kami bertiga masuk ke dalam kamar dan menutup pintu serapat mungkin. Salah satu polisi itu lalu mengeluarkan body-bag dari tasnya.

"Turn on the TV, please" Ucap polisi itu. Tapi kenapa?

"Make it loud" Sambung polisi satunya

Aku hanya bisa menurut lalu menyalakan TV dan mengeraskan suaranya. Mereka mulai memotong tali dan menurunkan mayat itu. Astaga, wajahnya sangat putih. Bau kamar ini juga tercium sangat aneh. Ketika tali terpotong, mayat itu langsung terjatuh ke lantai bawah dan suara tulang yang terbentur lantai sangat keras. Kini aku mengerti kenapa mereka ingin aku menyalakan TV. Setelah mayat dimasukkan ke dalam body-bag mereka menemukan satu tas berisi cocaine yang berada di dalam lemari. Saat itu mereka memberitahukanku kalau dia membunuh dirinya karena stress akan sesuatu atau dia sedang di incar oleh seseorang. Mereka belum bisa memastikan.

Tak lama akhirnya ambulance datang. Dan lagi, mereka mengenakan pakaian biasa.

Hotel manapun tidak akan mau memberitahukan jika dikamar itu pernah ada seseorang yang mati atau dibunuh. Hanya pihak Hotel dan Polisi yang tahu. Segala pihak terkait sudah pasti akan menyembunyikannya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aansatrianii dan 18 lainnya memberi reputasi
19 0
19
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 12:26

#3 - Dead Body Inside Bed (Friend's Story)

Saat itu tahun 2007, kejadian bukan di hotel dimana ane bekerja. Teman ane cerita jika saat itu dia pernah diceritakan oleh seseorang yang merupakan temannya. Temannya sendiri merupakan Housekeeping dari hotel tersebut. Sebut saja namanya A.

Saat itu dua orang sedang berbulan madu di salah satu Hotel yang ada di Florida. Mereka menginap disalah satu Hotel yang tidak terlalu mahal. Di kamar hanya ada satu kamar tidur dengan kualitas yang sangat buruk, untungnya sprei bisa menutupinya. Seperti pasangan baru lainnya, mereka melakukan sesuatu yang sudah seharusnya untuk dilakukan malam itu.

Keesokan paginya mereka berdua mengeluh kepada resepsionis karena ranjang mereka terasa sangat keras dan tidak beraturan. Karena terlalu bersikeras untuk dipindahkan ke kamar lain, akhrinya mereka bisa dipindahkan ke kamar lain. Setelah mendapat perintah, si A lalu mendatangi kamar itu untuk memastikan apakah benar kasur itu sudah rusak atau mereka hanya bermain-main saja. Si A lalu masuk dan merasakan semuanya. Dia sadar tempat tidur itu memang agak sedikit kasar dan aneh.

Si A lalu kembali ke bawah untuk memberitahukan.

Singkat cerita, si A dan beberapa orang lainnya disuru untuk mengeluarkan kasur itu dan mengganti yang baru. Jumlahnya ada empat orang. Ketika mereka mencoba mengangkat kasur, rasanya terlalu berat untuk ukuran sebuah tempat tidur. Mereka mencoba mencari sesuat yang membuat kasur itu terasa berat. Namun mereka tetap tidak bisa menemukannya.

Karena dikejar waktu, mereka lalu mengankat kasur itu sebisa mungkin dan meletakkannya di belakang Hotel yang nantinya akan di angkut untuk di buang. Setelah meletakkan kasur ke belakang, mereka mengambil segala yang masih bisa digunakan, sprei dan lain-lain. Saat itu mereka di awasi oleh menejer hotel.

"What is this?" Menejer itu melihat sesuatu yang aneh di permukaan kasur, seperti bekas jahitan.

Setelah itu semua housekeeping dipanggil untuk ditanyakan tentang bekas jahitan itu, termasuk si A. Semua dari mereka mengira kasur itu memang berbentuk seperti itu. Jahitan itu memang tertata sangat rapi. Menejer lalu menyatakan jika kasur itu tidak dibeli dengan jahiran diatasnya. Ke-empat orang yang mengangkat kasur tadi lekas terkejut. Menejer itu menyuru salah satu dari keempat orang itu untuk menyobek dan melihat apa yang membuat kasur itu sangat berat.

TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)

Mereka terkejut dan langsung memanggil pihak polisi. Yang lebih parahnya, seseorang telah bercinta di atas orang mati.

Teman ane bilang kalau cerita seperti ini sudah seperti urban legend yang bisa dipercaya atau tidak. Dia juga bilang kejadian itu dialami temannya sendiri, si A. Dan dia juga bilang kalau pelaku sudah ditemukan. Entahlah, hard to believe, isn't it?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Suminten. dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
20-05-2016 10:35

#5 - Two-way Mirror

Kejadian ini terjadi tepatnya summer tahun lalu. Waktu itu ane dan pacar udah gak sabaran lagi pengen liburan ke California. Kami udah ngatur jadwal jauh-jauh hari, bahkan sudah berbulan-bulan. Ane terus janji-janji ke Alyssa agar nantinya bisa membawanya untuk berlibur dan berjemur di tepian pantai. Ketika ane dan dia dapat kesempatan, akhirnya kami berangkat.

Pertama kali kami mendarat, ane jauh seperti orang kebingungan ketika mencari hotel karena harganya yang lumayan mencekik. Ane coba terus cari di aplikasi tapi hasilnya masih gak ada. Cewe ane lalu memberikan ane hpnya dan nunjukin ke ane kalau ada hotel yang murah, tapi sayang lokasinya sangat jauh dari pantai. Karena udah gak ada pilihan, kami langsung berangkat ke lokasi dengan berjalan kaki.

Setelah sampai di lokasi, tampak depan hotel cukup meyakinkan dengan segala pernak-perniknya. Tapi tetap saja, dimana-mana hotel murah juga sudah pasti kelihatan. Alyssa ane suru buat berurusan dengan resepsionis. Setelah kami mendapatkan kamar, kami lekas berangkat ke lantai dua yang mana itu adalah lantai terakhir di hotel kecil ini. Suasana koridornya seperti tidak meyakinkan. Lampu-lampu yang terjajar di atas tak berwarna cerah melainkan kuning. Cewe ane bilang kalau kamar di hotel ini sudah terisi semua dan cewe di resepsionis bilang kalau kami adalah tamu yang beruntung karena bisa mendapatkan kamar saat musim summer ini.

Tak banyak yang bisa ane lakukan di dalam kamar karena ane sendiri emang udah letih. Ane dan cewe ane ngabisin sore itu dengan tidur.

Skip - Skip–

Saat itu jam delapan malam. Cewe ane masih tidur di samping ane. Sengaja gak ane bangunin karena ane tau dia pasti capek. Aku masuk ke kamar mandi buat sekedar nyuci muka dan membersihkan diri, rencananya ane mau keluar buat makan malam. Ane coba buat bangunin cewe ane untuk ngajak dia cari makan, tapi dia malah nolak dan bilang kalau dia capek.

Karena dia udah nolak, mau gak mau ane harus keluar sendiri buat cari makan dan nantinya bawaain dia makanan. Sebelum ane keluar, ane ngaca di depan kaca yang ada di sebelah TV. Kaca itu besar, tapi anehnya kaca itu langsung tertempel di dinding. Ane nganggap hal itu biasa-biasa saja dan langsung keluar.


Lalu ane pulang ke hotel dengan makanan yang udah ane beli untuk Alyssa. Ane terkejut pas ngeliat pintu kamar hotel ane terbuka. Coba saja bayangin. Ane baru jalan di koridor hotel, tinggal beberapa langkah lagi sampai di kamar ane, ane bahkan udah bisa ngeliat pintu kamar ane. Semakin ane mendekat, ane ngeliat pintu itu terbuka. Tidak lebar memang, tapi terbuka. Cahaya dari lampu yang berwarna kuning itupun menambah perasaan was-was ane. Tidaka ada satu orangpun yang sedang berada di koridor. Ditambah kamar ane berada di ujung.

Ane lalu masuk dengan sigap, yang ane khawatirkan cuman Alyssa yang ada di dalam. Setelah ane masuk, ane masih ngeliat cewe ane masih tertidur. Ane mencoba melihat sekeliling untuk mencari sesuatu yang aneh. Tepat di atas meja TV itu tergeletak sebuah alat yang biasanya digunakan untuk menyapu kaca yang kotor.

TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)


Alat itu tergeletak begitu saja dan entah dari mana datangnya. Perasangka ane disini udah gak enak. Ane lalu mencoba berpikir apa yang orang itu gunakan dengan benda ini. Lalu ane ngeliat kaca yang ada di depan ane. Memang kaca itu sepertinya terlihat baru saja dibersihkan, tapi kenapa?

Ane lalu ngambil powerbank punya cewe ane yang ada senternya. Cahaya dari powerbank itu bisa dibilang sangat teramat terang. Ane lalu mengarahkan senter itu ke kaca. Buram dan tak bisa dijelaskan, tapi ada yang ganjal. Ane lalu mematikan lampu dan kembali melakukan hal yang sama. Ane ngeliat ada sebuah ruangan di seberang sana, tak besar memang.

Ane langsung bangunin Alyssa dan packing kembali barang-barang dan lekas pergi dari hotel terkutuk itu. Akhirnya ane mau gak mau ngambil Hotel yang ada di dekat pantai dengan biaya yang tak murah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fatqurr dan 11 lainnya memberi reputasi
12 0
12
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 12:40

#4 - Is It Clean Enough?

Ane sudah pernah bekerja di Hotel dan ane juga berteman dengan para pekerja Hotel lainnya.

"Terkadang kami tidak pernah mengganti selimut"

"Kami juga jarang sekali mengganti sprai"

"Jika kasur basah, biasanya kami hanya menjemurnya lalu memasukkannya kembali"

"Jika bisa mengganti covernya, kenapa kita harus mengganti bantalnya"

Memang saat kita tidur di Hotel itu rasanya sangat nyaman. Tapi ane gak tau pasti gimana dengan Hotel lain, ini adalah keterangan yang ane dapat dari teman ane dimana ane bekerja.

Kita gak tau berapa orang yang sudah tiduran di atas kasur itu dan berapa banyak kotoran yang sudah hinggap. Jika kalian tamu dan kalian mendapati kasur atau sprai yang tidak nyaman atau bagaimana. Lebih baik minta pihak hotel untuk menggantinya, mereka pasti mau.

Teman ane pernah cerita saat itu dia mendapatkan kamar untuk dibersihakan karena tamu baru saja check-out. Setelah dia masuk ke dalam kamar dia melihat sprei sudah basar, lalu teman ane sadar kalau kasur itu baru saja kena ompol. Dia sadar jika yang mengompol pasti anak dari tamu itu sendiri. Dan satu kamar menjadi bau pesing.

Teman ane lalu mengambil sprei yang terkena ompol dan meletakkannya di keranjang yang nantinya bakal di bawanya untuk di cuci. Setelah itu, dia menyemprot bekas ompol dengan cairan pengharus pakaian sebanyak mungkin lalu membalikkan kasur itu sehingga yang terkena ompol menempel ke bawah. Teman ane lalu memberi kasur itu dengan sprei baru dan tak lupa beberapa semprotan lainnya agar kasur menjadi harum.

Dan jangan lupa untuk mencuci tangan setelah memegang remot saat di hotel. Remot adalah salah satu benda paling jorok yang ada di kamar hotel.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Suminten. dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
23-05-2016 11:43
Bekerja sebagai market researcher, mengharuskan ane untuk jalan-jalan ke beberapa kota di Indonesia. Enaknya jalan-jalan dan akomodasi di bayar kantor semua. Gak enaknya kadang harus nerima dengan keadaan hotel yg akan ane tempati selama beberapa hari untuk menyelesaikan pekerjaan, karena hotel akan di booking oleh kantor jauh-jauh hari. Awalnya sangat excited karena bisa melakukan bisnis trip dan makan tidur di hotel berbintang. In the end, ane sampai pada titik sangat muak dengan hotel dan makanannya. Yang awalnya enak, jadi hambar semua. Disini ane pengen cerita tentang pengalaman ane nginep di salah satu Hotel di kota Cirebon. Untuk TSnya mohon ijin ya, nanti ada share lagi pengalaman ane tidur beberapa hotel yg agak spooky.

Ast*n Cirebon
Ane dapat tugas bulanan untuk bikin analisa pasar kota Cirebon. Pagi-pagi sekali kereta membawa ane dan temen ane (cewek) dari Gambir ke Cirebon. Di stasiun sudah menunggu PIC yang akan membantu untuk mendapatkan data-data yang kami butuhkan. Biasanya ane dapat waktu 3 hari untuk menyelesaikan report ini, karena udah lumayan fasih ane biasanya padatkan menjadi 1 hari untuk ngambil data, sisanya ane habiskan untuk explore kota yang ane datengin.

Setelah seharian ngumpulin data, jam 9 malem ane check in di hotel. Kesan pertama sama hotel ini ane suka karena sepertinya bangunan baru dan pencahayaanya bagus sekelas a*ton lah pokoknya. Kamarnya luas banget untuk tipe standart. Ane mandi lalu siap-siap tidur karena badan udah capek banget. Ane tidur sekamar dengan temen ane yg cewek. Kasurnya ada dua kok dan ane gak pernah kurang ajar sama perempuan. emoticon-Wink Temen ane juga udah siap-siap tidur, biasanya kita ngobrol sebentar sambil nonton tv dulu.

Karna udah cape ane matiin lampu, tv dan siap-siap tidur. Keanehan dimulai dari sini. Saat ane berusaha untuk memejamkan mata, ane denger ada beberapa anak kecil main lari-larian. Ane masih mikir positive disini, mungkin kamar sebelah ada keluarga lagi nginep. Oiya posisi kamar ane di pojok ya. Lama-lama makin kenceng aja suara anak-anak ini mainnya. Mereka lari-larian ketawa-ketawaa. Awalnya di depan lorong kamar. Terus masuk ke kamar sebelah.

Dan makin lama, mereka kayak lari-larian di dinding kamar tepat diatas kepala ane. Karna ane gak tahan, akhirnya ane bangun gak jadi tidur. Temen ane juga ikut bangun dan bilang suara anak-anak main di sebelah berisik banget. Jadilah kita nyalain tv dan suara anak-anak itu hilang ketika TV dan lampu baca dinyalakan.

Karna dirasa udah tenang, ane kembali siap-siap tidur. Udah masuk ke dalam selimut dan mulai terjadi lagi suara-suara anak main lagi. Ah kampret pikir ane nih orang tuanya kemana bocah-bocah jam 11 malem masih main lari2an aja. Besok rencananya ane mau complain dan minta tuker kamar. Sampe akhirnya ane hiraukan dan bisa tidur jam 12an.

Pagi-pagi ane udah bangun karna hari ini masih ada 1 responden yg harus ane datengin ke rumahnya. Lanjut jalan-jalan kuliner dan main ke keraton kesepuhan Cirebon. Skip-skip ane selesai explore kota Cirebon sekitar jam 9 malem. Ane dan temen lupa kalo mau minta pindah kamar, alhasih masih di kamar yang sama.

Masuk kamar mandi bersih-bersih lalu siap2 tidur. Kejadian yg sama kemarin terulang kembali. Dimulai dengan suara anak kecil main di lorong hotel, masuk ke kamar sebelah dan lari-larian di dinding kamar. Kali ini lebih keras sampe dinding bergetar getar dan beberapa kali ada ketukan di dinding sambil diiringi suara cekikikan anak kecil. Karena capek banget ana gak mau ambil pusing, pasang headset lanjut tidur. Temen ane entah kenapa ketakutan gitu dan minta pindah kamar tengah malem. Posisi tidurnya masuk kedalam selimut semua dan kayak orang tremor. Gw pikir karena kedinginan kali karna gw set ACnya 21 derajat. Karna ane ngantuk banget ane suruh dia pasang headset aja dengerin music biar gak keganggu sama kamar sebelah.

Pagi2 sarapan di hotel dan hari ini kita rencananya mau beli oleh2 khas Cirebon buat orang kantor. Udah jadi kebiasaan klo habis dari luar kota orang2 kantor yang tahu kita lagi ke luar kota pasti nagihin oleh2. Lokasi tempat jual oleh-olehnya gak terlalu jauh dari hotel, jadi kita minta anter mobil hotel mumpung gratis.

Kita rencana check out jam 10.00. Jam 8 udah jalan lah kita ke tempat oleh-oleh. Skip-skip kita udah selesai beli oleh. Pulangnya kita mutusin naik becak karena tidak terlalu jauh kata abangnya. Okelah kita setuju. Mang-mang becaknya ramah dan dia cerita-cerita tentang kota Cirebon. Karna ane orang ciamis jadilah kita ngobrol campur-campur bahasa indonesia dan bahasa sunda. Sampe pada pembahasan tentang hotel kami.

“Jang, nginep di hotel A*ston itu?” sambil nunjuk ke arah hotel yang emang bangunannya lumayan tinggi dan kelihatan dari jaun.

“Iya mang. Hotelnya baru? Soalnya bangunannya masih bagus. Kayaknya ini hotel paling bagus disini.” Jawab ane seadanya

“punten, memang baru hotelnya baru 6 bulanan.” Mangnya agak ragu-ragu buat ngelanjutin. Sambil senyum-senyum kecut dia ngelanjutin. “Sebelumnya disana sanes hotel kang, bangunannya dipake buat Rumah Sakit. Tapi kayaknya teu laku terus berubah jadi hotel.”
Jleeeb ane senyum2 sendiri. Jadi yang 2 malem lari2an itu siapa… Gw membulatkan hati untuk nanya ke pihak hotelnya nanti dan gak mau cerita dulu ketemen cewek gw takutnya nanti dia panic loncat dari becak.

“Oh kitu nya mang.. pantes semalem seur budak letik lulumpatan, jurig mereun. Hehehe” (Pantes semalem banyak anak kecil lari-larian, setan kali ya.)

Mangnya Cuma senyum-senyum sambil ngayuh becaknya sekuat tenaga karena jalannya agak nanjak. Sampe hotel ane langsung ngambil barang ke kamar. Temen ane nunggu di lobby karena dia males atau mungkin takut buat balik ke kamar padahal ane belum cerita kalo hotel ini bekas Rumah Sakit. Karna siang di kamar gak terlalu spooky dan kebetulan lagi ada room boy yang bersih bersih jadi ane gak begitu takut.

Sampe di lobby ane ketemu temen ane yang udah check out.

“Lo udah complain masalah anak kecil yang berisik?”
“Udah. Yuk langsung aja nanti gw ceritanya di mobil aja. Males lama2 disini”

Di mobil temen gw cerita, ternyata kata mbak resepsioninya kamar sebelah kita Kosong tidak ada tamunya. Asu kata gw dalam hati. Dan temen gw cerita, semalem dia minta pindah kamar karena ada kepala bocah gundul keluar dari dinding kamar sebelah. Matanya putih. Dia ketakutan sampe gak bisa teriak. Jadi bocah-bocah yang lari-lari 2 malem tadi siapa ..... ?
Diubah oleh Dachun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mycatmikey dan 9 lainnya memberi reputasi
10 0
10
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
19-05-2016 11:31

#1 - Something That We Cannot See With Our Eyes

Saat itu masih baru beberapa hari ane bekerja di salah satu Hotel yang ada di New York. Tempatnya sangat teramat strategis dan gak jauh dari Time Square. Ane kerja sebagai CCTV Security yang udah dapat pelatihan selama tujuh hari berturut-turut. Pekerjaan ane sendiri gak terlalu berat karena ane cuman harus duduk di depan sepuluh monitor real-time. Pekerjaannya sendiri makan waktu gak lebih dari setengah hari. Shift dibagi dari jam 00.00-08.00, 08.00-16.00, 16.00-24.00.

Pertama kali ane dapat pelatihan itu ane di tuntun sama cowok yang udah pengalaman kerja. Walaupun posisinya sama-sama CCTV Security, tapi pangkatnya lebih tinggi. Dia botak tingginya sekitar 180 dan badannya sangat besar. Ane juga bisa dapat pekerjaan ini karena bantuan paman ane atau kata lainnya pakai bantuan orang dalam. Gak di Indo gak di sini, sama aja susah cari kerja walaupun udah tamat kuliah.

Hari pertama pelatihan ane diantar sama paman ane ke Hotel. Kami masuk dari pintu belakang khusus pekerja. Setelah di kenalin sama hotel manager dan cowok botak itu, paman ane langsung ngelepas ane sendirian. Ane lalu dituntun masuk ke dalam sebuah ruangan yang dipenuhi oleh monitor-monitor. Di dalam ruangan itu ada seorang cowok lainnya sedang duduk dengan kopi di tangannya. Pas ane masuk dia lekas ngeliat ane dan langsung ngajak salaman.

"This's Walter, he's also new in here" Ucap pria botak yang ane belum tahu namanya itu.

"Hey"

"Hey i'm Adrian, just call me ad" Balas ane

Setelah chit-chat yang lumayan panjang karena mereka berdua secara teknis sedang menjelaskan ini itu, akhirnya ane ditinggal berdua dengan Walter. Ane dikasi arahan cara menjalankan CCTV, zoom-in, zoom-out, dll. Suasana di dalam ruangan itu bisa ane bilang sangat nyaman karena semuanya sudah lengkap. Ada toilet, dispenser, alat untuk buat kopi, dll.

Yah, kerjaan yang sangat santai. Ane cuman duduk sambil mantau monitor. Ane gak tau kenapa Walter dari tadi sibuk bongkar-bongkar kardus yang ada di dalam lemari penyimpanan yang ada di belakang ane. Dia lalu datang dan nunjukin sebuah kaset rekaman.

"Do you believe ghost?" Matanya natap fokus ke ane, ujung bibirnya terangkat sedikit seperti dia berharap ane akan menjawab 'no'

"I don't know. Why are you asking that question?"

"Here, let me show you something"

Dia lalu memasukkan kaset rekaman itu ke dalam sesuatu yang ane yakini adalah DVD Player. Tak lama disalah satu layar yang berada ditengah mulai memulai isi dari kaset rekaman itu.

"Don't ask, just Watch" Tegasnya sambil menyedu kopi

Yang ane lihat cuman tampilan Lobby hotel, koridor, pintu masuk, pintu belakang dan berbagai koridor/lorong dari tiga lantai lainnya. Semuanya terus menampilkan tampilan yang berbeda tiap lima detik. Tidak ada suara, hanya rekaman. Dimenit pertama ane gak bisa menyimpulkan apa yang ane lihat karena semuanya berlalu sangat cepat dan ane juga gak bisa fokus dalam satu tampilan dalam lima detik.

Menit kedua dia men-stop lalu nanya ke ane "Did you see something weird?"

"No"

Dia kembali memutar ulang rekaman tadi lalu memberhentikannya tepat di detik 40-an "See?"

"No" Ane terus mencoba mencari apa yang salah di rekaman itu.

Yang bisa ane lihat cuman koridor di lantai dua. Seperti biasa, hanya pintu-pintu yang saling berhadapan dan hal biasa lainnya.

"Look closely" Ucapnya

Jujur, ane terkejut bukan main. Di situ tepat di belakang pot bunga ane ngeliat kepala yang mencoba menutupi diri dari pandangan kamera, tapi bisa dilihat dari selip-selip daun. Ane cuma bisa lihat kepala dan badan yang seperti sedang menyandar di dinding. Memang menyandar, tapi kakinya sama sekali gak bisa ane liat.

"I know right?" ucapnya

Dia terus melanjutkan dengan mempercepat rekaman hingga ke menit lima. Yang ane lihat koridor di lantai tiga. Yang ane lihat masih sama kaya apa yang ane lihat tadi, hanya koridor biasa.

"See this" katanya kepada ane

Ane lihat anak perempuan sedang lari-lari di koridor dan sesekali meloncat.

"You'll get used to it"

Detik itu juga pandangan ane dengan Hotel tak lagi sama.

Diubah oleh adrian42
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Suminten. dan 17 lainnya memberi reputasi
16 2
14
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
23-05-2016 03:20

#6 - Tony (Friend's Story)

A little bit explanation about last story.

Banyak yang nanya kenapa ane kok langsung check-out dari hotel ketika mendapati ada kaca dua arah di kamar ane dan lainnya. Jadi kamar ane itu tepat banget berada di ujung – udah paling mentok. Walaupun kamar ane paling ujung, tapi letak posisi pintunya itu gak di ujung, melainkan di tempat terjauh dari ujung.

TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)


Pas ane mau masuk kamar, ane kaya ngeliat ada pintu disudut sana (nomor 3) tapi pandangan ane dihalang oleh vas bunga dengan tanaman yang sangat besar (nomor 2). Pas ane nyenter make powerbank, ane bisa ngeliat disebelah ada ruangan. Bisa dilihat dari ilustrasi kalau ruangan itu cukup kecil. Jadi ya, ane ngeliatnya juga lumayan kecil dari kamar ane.

Yang ane liat sendiri sih kayanya ruangan itu ruangan gudang atau bagaimana, karena ane ngeliat kaya ada keranjang, tumpukan pakaian, dll. Tapi satu yang gak ane paham, kenapa ada kursi yang udah stand-by menghadap ke arah kaca? apakah ada orang yang dari tadi menyaksikan cewe ane tidur atau bagaimana?

Pas ane check-out mereka juga kaya terkejut gitu. Kayanya mereka tau kenapa ane pergi dari hotel itu.

* * *


Masih di hotel yang sama dimana ane bekerja, tapi kejadian ini terjadi sekitar tahun 2000 dan diceritakan langsung oleh temen ane.

Waktu itu ada seorang wanita yang sedang menginap disalah satu kamar. Malam itu dia sangat lelah dan hampir tidak bisa bangun dari tempat tidurnya. Seketika, dia merasakan sesuatu yang aneh. Tepat di samping tempat tidurnya. Dia merasakan jika seseorang sedang tidur dibawah bersamanya. Dengan perasaan yang tidak yakin, wanita itu lalu membuka matanya dan melihat seorang pria dengan pakaian yang rapi sedang tidur di lantai. Matanya pria itu tidak tertutup dan memandang langit-langit secara lebar.

Wanita itu tidak tau harus bagaimana, dia bahkan tidak bisa berteriak. Disela-sela keheningan, pria yang entah dari mana datangnya itu tiba-tiba berteriak. Wanita itu lekas spontan ikut berteriak dan lari keluar kamar.

Malam itu, hampir semua yang sedang menginap mengetahui hal itu. Manajer hotel mengatakan jika wanita itu mengalami Sleep Paralysis. Wanita itu tak setuju dan mengatakan semua yang dilihat dan didengarnya asli. Namun sayang, tak ada yang mau percaya dan semuanya kembali ke kamar masing-masing.

Wanita itu kembali masuk ke dalam kamarnya dengan manajer. Lalu manajer mengatakan "See? it's just a dream" Wanita itu dengan perasaan ragu "Yeah, i think so". Manajer lalu keluar dari kamar itu dan meninggalkan wanita itu sendirian.

Belum lama setelah manajer itu menutup pintu kamar, dia mendengar suara teriakan. Dia lekas kembali kedalam kamar untuk memastikan. Dia melihat jendela kamar terbuka dan mendapati wanita itu sudah tidak ada.

TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)


Beberapa hari kemudian polisi menemukan sebuah gambar aneh di dalam kamar. Pihak polisi lalu menanyakan gambar itu kepada pihak manager.

TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)


Sang manajer terkejut. Dia mengatakan kepada polisi dia sama sekali tidak mengetahui apapun tentang gambar itu. Tapi yang sebenarnya adalah, gambar itu sama persis dengan gambar yang pernah di lukis anaknya. Beberapa bulan setelah dia menjabat sebagai manajer, dia selalu membawa anaknya untuk bermain di loteng atap hotel.

Anak itu suka bermain di lantai paling atas karena dia berkata "Tony is here dad"

"Whos Tony?"

"My friend"

Lalu anak itu menggambar sebuah gambar yang membuat ayahnya terkejut. Singkat cerita, keesokan harinya anak itu kedapatan tak bernyawa di kamar nomor 53. Konon, kamar itu adalah kamar dimana 'Tony' dulunya pernah bunuh diri. Dan di kamar itu juga wanita itu tewas.

Quote:A\N:

Kalau kalian punya cerita seputar hotel atau tempat penginapan yang seram, boleh kok saling berbagi. Ntar ane pajang di page one biar kita bisa sama-sama baca.
Diubah oleh adrian42
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fatqurr dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
26-05-2016 15:16
jadi inget dulu pernah nginep di hotel sktar puncak, bukan ane sih yg digangguin tapi suami ane.
critanya ane ama suami ane abis ke tempat maen aer di daerah mekarsari, waktu itu gak ada rencana mau nginep2an soalnya kita dari jakarta en jakarta ama mekarsari ga jauh2 amat, tapi diluar rencana krna masih sore suami bilang kita terusin aja jalan2 yuk ke puncak, biar kayak anak gaul gitu katanya. yaudah kita jalan2 dah kepuncak. pas udah puas menikmati suasana di puncak suami ane minta balik tapi ane putusin deh buat nginep gajadi balik langsung ke jakarta. pikir ane kasian ah ama suami ane, biar istirahat dulu.
singkat cerita udah nih kita nyampe di hotel jam 1 pagi. nyampe kamar ane lgsg mandi bentar biar enakan tidurnya trus ane lanjut tidur. kira2 baru setengah jam ane tidur , suami ane bangun trus dia ke kamar mandi, ane cman ngintip dikit doang trus ane merem lagi. gak lama suami ane nyolek2 ane nyuruh ane bangun n cepet2 cabut. lah ane bingung dah knp ko minta pulang , udah mana ane juga cape ngantuk bgt lagi, ane tanya kenapa ko pulang, kata dia ntar aja critanya di mobil cepet aja kita pulang yuk. yaaudah ane bangun n checkout skitar jam 2an pagi.
dah cabut dari hotel ane lgsg nanya ama suami ane kenapa kok minta pulang. kata dia tadi pas tidur baru 10menitan dia denger suara ' krek krek' suara orang buka kran shower di kamar mandi, dia kirain ane yg di kamar mandi tapu pas nengok ane lagi bobo cantik ngadep tembok. yaudah dia bodoamat coba lanjutin merem lagi. ga lama dia brasa kaya ada yg lewat2 di atas dia sekelabatan gitu, tapi mondar mandir katanya kliatan si wujudnya cewek. dia coba merem2in tapi gabisa. sampe katanya dia liat di atas mejarias ada jam yg nunjukin di jam 3 nongol disitu. dia jelasin lagi trus tu jam ngilang. gak lama dari liat jam itu dia denger ada yg muter keran shower lagi trus bunyi suara air showernya, dia braniin dah nengok ke kamar mandi, dan pas dia buka kamar mandi dia liat ga ada siapa2 n ga ada air yg netes dari shower, biasanya kan kalo baru dimatiin masih ada air yg netes2 gitu, ini gak ada. jadilah ngibriit k kasur nyoba buat merem lagi. eh mulai lagi ada bayangan lewat2 katanya d atas kepala ane, tapi dia tetep aja brani2in diri sambil usaha mau merem lagi. dan sama kaya tadi abis tu bayangan ilang ada jam yg nunjukin jam 3 lagi nongol di atas meja rias dan yg kali ini ada suara cewe, dia bilang ada suara yg nyuruh dia cepet kluar batas waktu jam 3. makanya dia lgsg buru2 bangunin ane suru cepet2 cabut dari situ. gatau dah maksudnya aoaan tu penghuni nyuruh kita balik sblom jam 3.

hauhauauha tapi asli dah untung bukan ane yg di gangguin kaya gitu. jangan sampeee hiiiyyy
profile-picture
profile-picture
profile-picture
safefem dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
25-05-2016 20:04
boleh share cerita..kan....
cerita ini bukan ane yg ngalamin, tp tante ane yg cerita.. jadi ceritana gini, kan tante ane itu salah satu wanita karir tersibuk yg ane kenal dan kerjanya keliling" indo gitu, jadi pasti nginapnya di hotel kalo lg tugas, nah, pas lagi ditugasin ke jogja, tante ane ama teman"nya nginap disalhsatu hotel bintang 5 disana, mereka nyampe di hotel malam gan, otomatis capek kan, trus masuk kamr dan langsung istirahat, di kamar itu cuma ada tante ane doang, pas malamnya tante ane gak tenang tidurnya krna kyak ada suara orang lg mandi di kamar mandi dan suara kran air yg jalan terus, pas di cek ngga ada apa".. tante ane tidur lagi dan ada lagi suara kayak orang bolak-balik jalan depan tempat tidur..
skip skip
besok malamnya lagi setelah balik dr tugas, tante ane masuk ke kamarnya, nah tante ane itu orangnya rapih banget, jadi tempat tidurnya kalo dirapihkan udah kayak abis disetrika.. mulus tanpa lipatan" emoticon-Belo tp pas masuk kamar, tempat tidurnya jadi kusut kyak ada orang yg lagi tidur diatasnya, tante ane berpikiran postif aja yah, trus rapihin lg tempat tidurnya, abis itu tante ane mandi.. selesai mandi, tante ane liat lagi tempat tidurnya kusut kayak tadi lagi.. tante ane pun mulai curiga kalo tuh kamar emang ada penunggunya...
pas tante ane mau tidur.. dia berdoa dulu.. tp katanya selama dia berdoa dia ngerasa kayak ad orang yg lagi merhatiin dia, trus pas selesai berdoa dia ngomong sendiri, katanya gini "Kamu, duduk diam disana!" emoticon-Roll Eyes (Sarcastic) sambil nunjuk kursi diujung tempat tidur, "Dunia kamu beda sama dunia ku!! orang mau tidur malah digangguin"emoticon-Big Grin tante ane pun narik selimut dan tertidur..
skip skip
besoknya pas sarapan, temannya yg tidur diseblah cerita kalo semalam dia digangguin sama penunggu kamarnya, kayak ada orang mandi dan bolak balik dikamar..tante ane diam aja.. soalnya dia tau ternyata hantunya pindah ke sebalah setelah ditegur ama tante ane..emoticon-Big Grin
jadi ngga perlu takut gan kalo ada kayak gituan.. ajak ngomong aja meskipun ngga bisa dilihat, minta baik" supaya ngga ganggu..emoticon-Big Grin
sekian..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
safefem dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
25-05-2016 14:22
Quote:Original Posted By adrian42
TRUE STORY – Semua Yang Disembunyikan (Pengalaman Kerja di Hotel)
Source: Google


Intro

Cerita ini pengalaman ane sendiri dan beberapa cerita teman se-kerjaan. Tahun kejadian sekitar 3-4 tahun lalu. Semua yang bersangkutan dengan Hotel akan ane sembunyikan dan ane pastikan tidak akan memperburuk citra Hotel tersebut.


Sip..ternyata agan nepatin janji jangan ada kentang diantara kita kemaren..hehehe emoticon-2 Jempol

Saya boleh share juga ga gan, ini pengalaman saya nginap di hotel di kota Medan. Kalo dirasa menarik, boleh masukin ke index.

Kejadian ini tahun 2004 pas saya kuliah di Medan. Tetangga saya (cewek) ngajak saya untuk nemenin dia mata-matain cowoknya. Mulailah misi kami, tu cowok kami ikutin diam2 dari dia keluar kampus, trus mkn ke Medan Mall. Disana tu cowok janjian ma cewek lain. Kami ikutin terus, sampe agak magrib di daerah pajak/pasar sikambing, nah tu dua sejoli akhirnya masuk ke hotel murahan gitu, yang cuma dua tingkat kaya ruko.
Dari sini udah jelas kayanya, dan saya sarankan tetangga saya yang udah mulai nangis ini buat pulang aja. Tapi dia ngotot mau masuk juga, dia bilang kalo saya mo pulang ya silahkan. Waduh, ga mungkin kan tu cewek cakep saya tinggalin sendirian, setidaknya dada ini siap buat nampung air mata dia ntar..hihihi
Skip,kami pun ikutan check in. Tapi dia nanya dulu ma resepsionis nya, minta kamar disebelah pasangan yang barusan. Dapatlah kami kamar no.7
Saya tanya trus kamu abis ni ngapain, dia jwb ga tau. Yaudah kami diam2an aja. Lampunya atasnya kayanya rusak, ga bisa hidup, yang nyala cuma lampu dekat meja. Saya duduk di dkt kursi, tu cewek di tmpt tidur,sambil mencoba meredakan tangisnya. Jujur,saya agak horny liat posisi dia, tapi iman saya ngalangin gan.
Ga lama kok saya kayak nyium bau kapur barus gitu, nyengat banget. Trus semilir kaya bau menyan juga. Wah, saya merinding gan! Dedek bawah yang berdiri mulai turun,gantian bulu yang berdiri. Bulu roma maksudnya gan,ah-elah agan kok mikir bulu apaan.
Saya kok ga bisa fokus ya, seperti bingung rasanya. Trus saya dengar tetangga cewek saya mulai nangis lagi. Tapi gan nangisnya itu loh, kok berat. Saya panggil dong dia. Namanya Sri.
Sri, kita pulang aja yok, aku ada janji malam ni. Sengaja bohong gan, krn perasaan saya udah mulai ga enak. Eh dia malah ketawa! Gila aja gan, pas dia ketawa bau menyannya makin kuat, trus ketawa nya itu bukan kaya suzanna yang HIII HI HI HI HI...gitu, suaranya kayak berat dan tertawa pelan. Pelan dan seram! Ya tambah takut saya.
Trus ketawanya berhenti, dan dia ngeliat saya gan! Sambil ngangguk-ngangguk gitu.
Ya Allah, badan saya ikut bereaksi. Ikut angguk2 juga. Tapi saya masih sadar gan, saya ambil hp,trus mak bapaknya saya telfon.
Sampailah ortunya datang menjemput kami. Saya juga tadi minta bawain ustad atau orang yang bisa lah pokoknya.
Ada nenek2 yang dibawa sama bapaknya. Nenek itu baca2 trus ditiupin ke Sri ini sampai dia sadar. Trus kami pulang. Saya jelasin pas dijalan kronologi nya.
Skip, sampe rumah Sri, tu nenek ga mau pulang gan, padahal dah ditawarin bpk nya Sri buat antar. Dia bilangnya jin yang ngerasuki Sri ikut ma kami gan, jd mo dipagari beliau dulu.
Besoknya saya disuruh antar tu nenek ma bpk nya Sri. Diperjalanan saya nanya tentang kejadian semalam.
Dia bilang, hotel2 melati gitu emang sarangnya segala jin hantu demit gan, krn tempat tsb selalu dipake buat mesum, dan satu lagi beliau bilang dulu ada bapakbapak yang mati dibunuh disitu. Kebetulan batinnya Sri juga waktu itu lagi lemah dan sedih. Nenek itu bilang, orang yang lagi terguncang, lagi emosi itu yang paling gampang dirasuki. Hiii emoticon-Takut.
Amit amit deh gan, saya kapok masuk hotel beginian...
emoticon-Shakehand2

profile-picture
anonymcoy02 memberi reputasi
4 0
4
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
antara-rasa-dan-logika
Stories from the Heart
part-5-akdam-aku-dan-kamu
Stories from the Heart
everytime
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Personal
Stories from the Heart
kisah-sang-pendekar
Stories from the Heart
koin-nasib-fontana-di-trevi
Stories from the Heart
jodoh-pilihan
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia