Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1497
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57037fb498e31b984a8b4567/rediscovering-memories
Setiap orang pasti memiliki kenangan. Entah itu pahit atau pun manis. Semua yang kita alami setiap detiknya akan terekam dengan sendirinya didalam kepala kita, beberapa begitu membekas dalam ingatan entah itu karena hal baik atau buruknya, seberapa besarnya perubahan yang terjadi dalam kehidupan kita tidak akan pernah bi
Lapor Hansip
05-04-2016 16:04

Rediscovering Memories

Past Hot Thread
Rediscovering Memories


A truly amazing cover design thanks to quatzlcoatl


Rediscovering Memories


Setiap orang pasti memiliki kenangan. Entah itu pahit atau pun manis. Semua yang kita alami setiap detiknya akan terekam dengan sendirinya didalam kepala kita, beberapa begitu membekas dalam ingatan entah itu karena hal baik atau buruknya, seberapa besarnya perubahan yang terjadi dalam kehidupan kita tidak akan pernah bisa merubah apa yang sudah tertanam dalam bentuk ingatan itu. Disini gue akan mencoba menelusuri kembali ingatan gue selama beberapa tahun ke belakang, memproyeksikan kembali kenangan kenangan yang begitu membekas dalam ingatan gue dalam sebuah bentuk tulisan tangan. Kenangan tentang seseorang yang begitu berarti untuk gue..seseorang yang selalu mengisi hari hari gue..seseorang yang selalu ada disamping gue, melukiskan senyumnya untuk menghangatkan hari hari gue, menitihkan air matanya untuk menangisi gue, sebuah kenangan yang selamanya akan selalu mengiringi langkah gue.


"Good times come and go, but the memories wont seem to let me walk away"






"The only reason people hold on to memories so tight is because memories are the only things that don't change when everything else does"

Diubah oleh fastestracer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ndsteam dan 8 lainnya memberi reputasi
7
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 75
Rediscovering Memories
09-04-2016 23:40
Part 7

Deringan hp yang tak kunjung berhenti berhasil membangunkan gue pagi ini, dengan mata yang masih tertutup, gue coba raih hp gue di meja samping tempat tidur.

"Haloo.."

dengan mata masih terpejam dan suara parau gue coba menjawab telfon masuk pagi ini

"Basssss!! bangunn!! udah jam setengah 7!!!" cecar wanita diseberang sana

"hee..? siapa ini? jam berapa tadi lo bilang?" jawab gue setengah sadar

"Lexaaa!! yaampun, belom melek lo ya?!"

"ehhh..udah udahh nih gue bangun" seperti doping, kata "Lexa" langsung membuat gue segar bugar

"Cepet siap siap ya! gue juga kesiangan bangun nih..dadahhh"

Telfon nya terputus, nampaknya Lexa sedang buru buru akibat kesiangan bangun. Gue pun segera bersiap siap dengan secepat kilat. 10 menit kemudian gue udah menyusuri jalan menuju ke kampus sambil kembali mengecek segala atribut yg diperlukan untuk ospek hari ini.

hari ini nampaknya semua orang dijalan bersekongkol untuk membuat gue datang terlambat ke kampus, mulai dari angkot ngetem, bus mogok, sampe pengendara motor yg ribut karna saling senggol. semua gangguan itu sukses membuat gue tiba dikampus jam 8.15 atau telat 45 menit dari waktu semestinya. seperti yang sudah gue duga, kedatangan gue disambut dengan 'hangat' oleh para senior.

"Eh elo yang baru dateng..sini dulu!" kata senior berjilbab yg muka dan suaranya gak cocok untuk membentak

"Lo tau ngga ini jam berapa?!" sahut seorang lagi, seorang cowok berewokan

"kenapa lo baru dateng jam segini?!" timpal seorang cewek yg menurut gue imut

"Macet kak..tadi ada bus mogok dijalan" jawab gue kalem

Jawaban gue agaknya tidak membuat mereka puas, gue diserang dari berbagai sudut, yaah namanya juga ospek pikir gue. setelah puas memarahi gue, rupanya masih ada penderitaan yg menanti gue. yak..kurang afdol kalo cuma dimarahi, harus dihukum.

Semua orang pasti tau gimana kuda kuda Naruto kalo lagi lari ala ninja nya itu kan? hukuman yang gue terima adalah harus lari muterin barisan dengan style naruto sambil berteriak mencari keberadaan sasuke. gak sakit sih hukuman nya, malu nya ituloh..subhanallah!! gue melihat Lexa di barisan yg sedari tadi menutup mulutnya berusaha menahan tawa.

"Sasuke kamu dimana??!!" teriak gue berusaha menghayati peran ini, bersama dengan 4 orang lainnya yg sama sama terlambat

Puas mengerjai gue pagi pagi, akhirnya gue dipersilahkan masuk ke barisan dan acara hari ini resmi dimulai. gak ada yang spesial, hanya pengenalan ekstrakurikuler fakultas hari ini.

Tiba jam istirahat, kami dipersilahkan untuk makan dan beribadah. gue duduk diluar aula untuk mencari udara segar karna keadaan didalem sangat pengap. sedang asik duduk sendirian tiba tiba ada yg mencolek pundak gue

"Aku disini naruto.." kata kata yg terucap ketika gue menoleh

"Yaelah...gue tau Lex, lo seneng banget kan liat gue dihukum" gue mencibir

"Hahaha udah gue bilang jangan telat, bandel sihhhh" Lexa tertawa puas sekali

"Ya mau gimana lagi..macet bgt asli"

"hahahaha sukurinnn!" masih blm puas menghina gue

Gue cuman bisa ngedumel pelan.

"Tuh gitu aja ngambek..ga asik ah"

anak ini belum puas juga menggoda gue rupanya.

"Ohiya..lo pasti belom makan kan? gabawa bekel kan?"

gue menggeleng pelan.

"Nih gue bawa bekel..sengaja gue buat 2 roti, satu buat lo.." sambil mengeluarkan tempat makan dari tas nya dan menyerahkan 1 roti lapis ke gue

"Udududu udah ya jangan ngambek, kan udah mama kasi roti hahaha" nada nya seperti ibu yg bicara sama balita nya.

"Beliin iPhone ma..baru deh berenti ngambek"

"Yeee maunya! udah cepetan makan..keburu masuk lagi" sahut Lexa

Jam makan siang pun usai, gue dan Lexa pun kembali ke barisan kelompok masing masing. sore ini gue janji untuk nganter Lexa pulang, dengan alasan karna dia udah bawain gue bekel, alasan sesungguhnya adalah karna gue pengen lebih sering menghabiskan waktu dengan dia. sekali lagi gue berfikir, mungkin gue jatuh hati sama dia...

"Bas...gue yang nyetir boleh gak? pliiissss plisss plisssssss" kata Lexa sesaat sebelum masuk ke mobil dengan suara seperti anak kecil lengkap dengan tangan yg dirapatkan sejajar dengan dagu nya

"Emang lo bisa? ini manual loh.." tanya gue sedikit ragu

"Bisaaa kokk..yah yah yahhh?" sambil menarik narik lengan baju gue "gue mau nyobain nyetir di jakarta" Lexa memelas

"iya iya..nih kuncinya" gue menyerahkan kunci mobil gue

"Yeaaayyy!! Makasi bas!" Nampaknya dia girang sekali

Di perjalanan gak hentinya gue membaca doa demi keselamatan kami berdua. nyatanya tampang cantik nan anggun seperti Lexa ini nyetirnya kaya supir kopaja! keringet dingin gue dibuatnya. gue hanya berharap bisa sampai tujuan dengan bagian tubuh yang masih utuh tanpa kekurangan satu apapun.

"Tegang banget sih bas..santai aja lagi bentar lagi sampe nihh" dengan ekspresi polos

"Elu nyetirnya kaya supir kopaja!! gimana gak tegang gue"

"hahaha..tuhkan sampe juga kita..lo mau mampir dulu ngga?"

Gue mengucap syukur dalam hati karna sampai dengan selamat dengan badan yg utuh!

"Boleh dehhh..sambil nunggu macet hehe.." jawab gue

"yaudah yukkk masuk.." dia ngeloyor didepan gue, sementara gue mengekor.

selang beberapa menit gue udh sampe dikamarnya, apartemen Lexa bukan tipe studio, melainkan berisi 2 kamar, 1 kamar mandi, ruang tengah serta dapur kecil. gue langsung merebahkan badan disofa.

"Lex, gue nyalain tv nya ya" gue meminta persetujuan

"Nyalain aja, anggap aja rumah sendiri hehe.."

"Gue mandi dulu ya bas, lo kalo mau minum ambil aja di kulkas" lanjutnya, sambil berjalan menuju kamar mandi.

Karna suasana yg nyaman dan sofa yg empuk, gue tiba tiba merasa mengantuk, dan tidak butuh waktu lama buat gue sampai akhirnya betul betul terlelap...
profile-picture
profile-picture
phntm.7 dan fitrijunita memberi reputasi
2 0
2
Rediscovering Memories
10-04-2016 07:14
keep update gan. makij kesini makin menarik
0 0
0
Rediscovering Memories
10-04-2016 09:45
Quote:Original Posted By kandadwipa
keep update gan. makij kesini makin menarik


Makasihhh gann emoticon-Big Grin

ditunggu updatean nya sore nanti gan emoticon-2 Jempol
0 0
0
Rediscovering Memories
10-04-2016 10:07
ok ane akan tetap pantau ini Thread
0 0
0
Rediscovering Memories
10-04-2016 10:47
Jangan ada kentang diantara kita gan , maju terus lanjut ceritanya emoticon-Ngakak
0 0
0
Rediscovering Memories
10-04-2016 12:38
Quote:Original Posted By kandadwipa
ok ane akan tetap pantau ini Thread


monggo gan, ditunggu mas gan emoticon-Shakehand2

Quote:Original Posted By ultramengila
Jangan ada kentang diantara kita gan , maju terus lanjut ceritanya emoticon-Ngakak


Gak kentang gak asik gan emoticon-Ngakak
profile-picture
ainulyaqin14 memberi reputasi
1 0
1
Rediscovering Memories
10-04-2016 20:25
Part 8

"Bas...bastian...heii.." suara lembut yang membuat gue membuka mata perlahan

Gue membuka mata perlahan dan menemukan sosok pemilik suara tersebut, masih samar-samar dipandangan gue namun wangi parfumnya menyeruak kedalam hidung gue.

"Bas...makan dulu yukk..lo kan belum makan malem"

Gue mulai sadar..sosok yang membangunkan gue adalah Lexa, tapi kenapa dia ada dikamar gue? gue coba mengingat ingat..eh,ini bukan kamar gue..melainkan gue ketiduran di sofa apartemen nya Lexa.

"Eh Lex...gue ketiduran ya? sorry yaaa" kata gue seraya membetulkan posisi duduk gue.

"hehehe iya gapapa bas..gue liat tadi kayanya lo cape banget jadi gue diemin aja" jawabnya sambil tersenyum manis sekali

Lexa terlihat cantik banget malem ini dengan sweater merah yang sedikit kebesaran kontras dengan warna kulitnya yang putih bersih dipadukan dengan celana jeans pendek nya. rambutnya dikuncir namun menyisakan sedikit yang tergerai menutupi telinganya. Gue melamun sendiri mengaggumi keindahan yang ditawarkan mata gue malam ini, sampai akhirnya suaranya membuyarkan lamunan gue.

"heh! malah bengong..udah yuk makan dulu, gue buatin ramen lohhh" dia nyengir lebar

"wahh ramen? lo bisa masak rupanya?" tanya gue antusias, selain karna laper tapi juga jarang aja gue menemukan cewe yg mau repot-repot masak.

"Bisa dooongg! ramen nya instan sih gue beli di mini market..tapi gue bisa masak yg lain juga kokkk hehe"

"Emangnya apalagi yang bisa lo masak selain ramen?" tanya gue

"Hem...chicken nugget, mi instan, sama sosis goreng hehehe" dia nyengir malu

"Hahaha dasar..instan semua itu namanya"

"Eh tapi gue bisa bikin pasta kok! nanti gue bikinin deeehh! sumpah enak!" dia mengacungkan jempol untuk meyakinkan gue

"Bener yaaa...senin bawain yaaa?"

"Eh...eh..jangan senin juga dong..nanti aja kalo gue mood hehehe"

"Ah bilang aja mau belajar dulu dari youtube lo" goda gue

"Enggaaaaaaaakkkkk baassssss!! gue bisaaaaaa!!" dia teriak

"shhhhhh..udah malem jangan teriak teriak" tangan kanan gue menyekap mulutnya

"hehehe makanya percaya aja sama gue" katanya pede

Gue sebetulnya gak terlalu peduli dengan jenis makanan apa yang dia masak, yg gue pedulikan adalah perhatian dia terhadap gue,bahkan gue sendiri gak begitu memperhatikan keadaan gue saat itu..senang rasanya mengetahui ada orang yang memperhatikan keadaan kita. Plus orang yang memperhatikan gue saat ini begitu menawan..

Gak butuh waktu lama buat gue dan Lexa menghabiskan ramen di mangkuk kami masing masing, dia pasti laper juga setelah seharian cuman makan roti, itupun dibagi dua sama gue. setelah selesai makan, gue berinisiatif mencuci mangkuk dan alat alat masak yg kotor, Lexa berinisiatif untuk nontonin kegiatan mencuci gue dan berkomentar.

"kurang bersih tuhh...gosok pake spons itu..tambahin sabun nya dulu"

"iya ibu Lexa..nihh..tuhhh.." jawab gue menuruti semua perintahnya.

Semua sudah rapih seperti semula..jam di tangan gue menunjukan pukul 23.45, artinya sudah hampir pergantian hari. Gue dan Lexa masih melanjutkan obrolan kami di sofa dengan tv yang dibiarkan menyala untuk mengusir kesunyian pada saat kita berdua diam untuk mencari topik yg akan kita obrolin selanjutnya. Lexa sudah mulai menguap berulang kali sampai matanya berair tapi dia tetep bersikeras masih ingin terus mengobrol dan beralasan kalo dia belum ngantuk. gue menyanggupi untuk terus mendengar celotehan nya malam ini yang lama lama mulai gak nyambung dan slow respon.

"Lex..lo udah ngantuk banget tuh, sampe riyep riyep gitu matanya, tidur gih.." kata gue disela sela pembicaraan

"hemm..enggakk...belumm...ngantuk.." jawabnya dengan mata yg setengah terpejam

"heh pake ngeles lagi..udah yah, lo tidur sana..istirahat..gue pulang dulu ya"

"hufff..yaudah dehhh..gih gih sanah pulang" sahutnya dgn mata yg sudah tepejam dan lambaian tangan mengusir gue

"Yaudah gue pulang dulu yah..bye Lex, makasih ya buat hari ini, jangan lupa dikunci pintunya nanti"

Lexa mengangguk pelan.

Gue beranjak dari sofa dan berjalan menuju pintu, gue memutar gagang pintu dengan perlahan untuk meminimalisir suara yang ditimbulkan. Gue berjalan melalui pintu kemudian menutup pintunya dengan perlahan. Sebelum pintu menutup dengan sempurna, tiba tiba ada yang menahan laju nya. Gue kaget dan melihat Lexa sudah berdiri di balik pintu dan kembali membuka nya.

"Kalo udah sampe rumah, jangan lupa kabarin gue ya bas.." dia menatap gue sayu

"Iya..nanti gue kabarin begitu sampe dirumah" balas gue tersenyum.

"Makasih ya untuk hari ini.." dia tersenyum manis sekali "hati hati ya dijalan bas, jgn ngebut"

"Siapp bu! saya selalu berhati hati" sambil menaruh tangan kanan gue di posisi hormat "Dadah Lex..."

"Dah bas...." Sambil meraih gagang pintu dan bersiap menutupnya

"Eh Lex..."

"Hemm?" dia menaikan alisnya

"Goodnight..." gue tersenyum

Lexa berhenti sejenak dan tersenyum..senyuman yang begitu damai yang pernah gue lihat.

"Goodnight bas.."

'Click!'

Pintu kamarnya kini sudah tertutup rapat. Gue pun berjalan menyusuri koridor apartemen yang sepi dan sunyi, gue kembali melihat jam ditangan gue yang kini sudah menunjukan pukul 2 pagi. gue memacu mobil gue santai sambil menghembuskan asap rokok gue keluar jendela. Gue gak bisa berhenti memikirkan Lexa, gue teringat semua tingkah lakunya, cara nya merengek ke gue meminta untuk menyetir mobil gue, teriakan teriakannya yg Cumiakan telinga, senyuman nya yg begitu damai membuat gue kehilangan fokus menyetir. radio malam ini memutarkan lagu If You're Not The One nya Daniel Bedingfield, menemani gue menyusuri jalan pulang kerumah.

If you're not the one, why does my soul feel glad today?
If you're not the one, then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine, then why does your heart return my call?
If you are not mine, would I have the strength to stand at all


Pikiran gue sepenuhnya terpusat ke Lexa sampai gue tidak menyadari kalo gue udah tiba dirumah. Gue bergegas menuju kamar gue, membersihkan diri dan bersiap untuk tidur. Gue mengambil hp gue dan merebahkan diri ke kasur. Gue inget janji gue untuk mengabari Lexa sesampai nya dirumah, walaupun gue yakin kalo dia udah terlelap dibalik selimut yang menjaganya tetap hangat.

-Hey..gue cuman mau ngabarin kalo gue udh sampe rumah-

-Goodnight Alexandra..selamat istirahat emoticon-Smilie -

I never know what the future brings
But I know you're here with me now
We'll make it through and I hope
You are the one I share my life with...
Diubah oleh fastestracer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lenovoreog25 dan 5 lainnya memberi reputasi
5 1
4
Rediscovering Memories
11-04-2016 19:31
Part 9

-Selamat pagi bastian emoticon-Smilie -

-Btw, Jogging yuk!-

-Seger nih pasti jogging pagi-pagi-

-Eh lo masih tidur yah bas?-

-bas! bangunnn..ayuk olahraga!!-

-PING!!-

-iihhhhh kang tidur dasar!!-

-Kalo lo tidur depan gue, udah gue siram lo! Banguuuuunn!!-

Kira kira itulah deretan pesan yang gue liat di hp gue begitu gue membuka mata pagi ini, cuma ada 1 pengirim...siapa lagi kalo bukan Lexa. Gak cuman sampe situ teror yang gue terima, ada sekitar 3 panggilan tak terjawab yg mencoba membangunkan gue. Gue balas pesan nya setelah gue merasa cukup kuat untuk mengetik.

-Pagi pagi udah ribut aja lo..gue baru bangun nih-

-ayoo, katanya mau lari pagi?- balas gue.

Gaperlu menunggu waktu lama, tanda 'D' segera berubah menjadi 'R' dan terlihat Lexa sedang menulis pesan balasan.

-IHHH INI UDAH JAM BERAPA BASTIAN?!!-

-JAM 1 SIANGG!! LO AJA SANA LARI SENDIRI- Jawabnya sewot, gue ngebayangin ekspresinya diujung sana, pasti lucu sekali.

-hahahaha..ya kan gue abis begadang semalem nemenin nona Lexa-

-ohiya bener juga yahh hehehe..-

-tapi ya gak bangun jam 1 siang juga kaliiii!- lanjutnya

-shhh udah ah, masih pagi jangan marah-marah- sahut gue

-UDAH SIANG!!-

Tingkah Lexa pagi ini (atau lebih tepatnya siang ini) betul betul menghibur gue, terbayang bayang ekspresi wajahnya yang sewot meladeni gue. Akhirnya gue mengajukan jalan damai, melalui perdebatan panjang yang tiada akhir, akhirnya Lexa mau mau berdamai dengan gue dgn syarat gue harus beliin dia eskrim goreng dan permen marshmallow isi strawberry, gue menyanggupi.

-Udah ya sekarang damai yah? Minggu depan kita jogging deh- bujuk gue

-hemm...tapi bener yah, marshmallow nya yg strawberry yah, besok pagi harus udah ada!- Lexa mengultimatum

-Siaaappp nona Lexaa! Hehe-

Hari ini gue menghabiskan waktu untuk beristirahat dirumah, beberapa kawan gue mengajak untuk sekedar nongkrong diluar, tapi gue tolak karena gue merasa weekend ini adalah waktunya bermalas malasan dirumah, sebagian besar waktu gue, gue habiskan dengan menonton hbo atau dvd bareng Niva dan Bang Alvin yang juga kebetulan gak pergi kemana mana, gue hanya sempet keluar rumah untuk membeli syarat damai Lexa. Gak ada satupun dari kami yg beranjak dari sofa ruang tengah..makan siang dan malam pun kami memilih untuk delivery order restoran fastfood..yah namanya juga libur, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dong hehe..

*****

Hari senin pada dasarnya adalah hari yang gue kurang sukai, alasannya adalah karna kondisi jalanan yang lebih macet dari biasanya, gatau kenapa, padahal kan orang kerja sama anak sekolah berangkat setiap hari, tapi kalo senin entah kenapa selalu macet pake banget..

Gue berniat untuk berangkat lebih pagi hari senin ini, namun apadaya kalo Tuhan menghendaki gue tertidur lagi saat sedang sarapan di meja makan..entah bagaimana itu bisa terjadi, namun gue percaya karna Niva sempet mengambil foto gue yg sedang tidur dikursi meja makan sambil memegang roti di tangan gue..sial..it really happened...

Gue datang terlambat (lagi) pada acara apel pagi di kampus..rangkaian dari ospek jurusan. Kegiatan ini merupakan level terakhir dari rangkaian ospek, dan juga merupakan yang 'ter-usil' ketimbang ospek universitas dan fakultas, ditambah lagi dengan kegiatan perkuliahan yang sudah dimulai.

Gue yang masih mengantuk tidak terlalu mempedulikan omelan omelan dari senior-senior gue, gue cuman sesekali menjawab tanpa mengetahui persis apa yang ditanyakan. Seketika rasa kantuk gue hilang karna gue melihat sesosok wanita yang gue kenal baru datang dengan polosnya dan bergabung di barisan anak anak yg terlambat, nampak muka nya ketakutan saat beberapa senior mencecar nya dengan nada tinggi, dia hanya menunduk dan sesekali menjawab pertanyaan senior. Ya, Lexa lah sosok wanita itu..gue geli sendiri ngeliat dia kali ini dimarahin abis abisan. Dia sesekali menoleh ke arah gue dengan tatapan nanar, mengisyaratkan meminta perlindungan dari gue, tentu saja gue bales dengan tersenyum dan menggelengkan kepala gue..gue tertawa dalam hati melihat raut muka nya yang ketakutan..

Seperti yg gue bilang sebelumnya, belum afdol rasanya kalo yang terlambat gak dihukum. Kali ini hukuman nya dilakukan berpasangan, entah jodoh atau gimana, gue dipasangkan dengan Lexa. Masing masing dari kami disuruh berdiri di ujung lapangan parkir yang berbentuk persegi itu, gue diposisikan di ujung sebelah kanan, dan Lexa diujung satunya, didepan para mahasiswa yang gak terlambat sebagai penontonnya. Kami disuruh berlari dengan gaya slowmotion sampai akhirnya bertemu ditengah2 sambil berperan sebagai romeo & juliet yang sama sama mengingatkan untuk tidak telat

"Julieeett....jangan..terlambat...lagi..." Gue berteriak kepada Lexa sambil lari slowmotion menuju ke arahnya

"Iya...romeooo..kamu...jugaaa...." Lexa menyahuti gue berdasarkan instruksi yg diberikan sebelumnya.

Sesekali gue mendengar anak anak yang lain cekikikan melihat aksi kami berdua. sekali lagi gue tegaskan, hukumannya gak sakit..tapi malunya....Subhanallaaahh!!! Terlebih lagi untuk Lexa yang biasanya tampil anggun dan menawan,kini sedang mempermalukan dirinya sendiri bersama gue didepan satu angkatan. Gue lihat muka nya daritadi memerah seperti udang rebus, sampai tiba waktu kami berhadapan dan saling berpegangan tangan, kali ini mukanya lebih mirip tomat segar.

"Juliet...janji yah jangan telat lagi" kata gue mengikuti instruksi senior tadi

"Iya romeo...kamu juga yah.." Jawabnya tertunduk malu

Satu angkatan pun menyoraki kami berdua layaknya tukang ojek liat cewek cantik lewat depan pangkalan. Gue rasa aksi kami berdua barusan cukup sukses, gue lihat beberapa senior tampang sangar pun ikut tertawa. Gue dan Lexa pun disuruh bergabung dengan barisan kelompok masing masing. Acara hari ini hanyalah sambutan serta maksud diadakannya acara ini yg disampaikan oleh ketua panitia, serta pemberian tugas tugas ospek pada umumnya.

Setelah melihat jadwal, ternyata hari ini gue kelas pagi, tepat setelah acara apel pagi selesai. Gue beranjak dari tempat gue duduk dan berjalan menuju gedung tempat mata kuliah gue diadakan, tanpa gue sadari, Lexa berada tepat disamping gue.

"Bikin kaget aja lo lex..gue kira siapa.." Kata gue yg baru menyadari kehadiran nya

"Ehehe..bareng dooong jalannya, kita kan sekelas" sahutnya

"Lah? Emang kita sekelas? Lo aja kali pengen deket deket gue terus hahaha.." Goda gue

"Ihhhhh liat nihhh..tuh, kita sekelass" katanya sambil memperlihatkan secarik kertas absensi mahasiswa kelas B

"Wahhh iya..seru dongg kita sekelas"

"Tuhkan...inimah elo kan yang gakbisa jauh jauh dari gue, gue mah biasa aja haha" Lexa mencibir sambil menjulurkan lidahnya

"Ke pedean lo ah.." Jawab gue singkat

"Tuhhh ngambekk lagi.." Lexa mencubit cubit lengan gue "ehh!! Mana marshmallow gue?!"

"Masih pagi udah nodong aja lo..ada ditas guee nih"

Tanpa gue komando,dia berpindah posisi dan berdiri dibelakang gue, langsung membuka tas gue dan mengambil 3 pack permen marshmallow.

"Weyy..ngerampok inimah namanya, tutup lagi tas nya"

"Hihihi banyak banget permen nya, makasih yaaa" dia tersenyum lebar dan tidak menggubris omongan gue sebelumnya

"Heh...tutup tas gue, kalo ngga gue jual lagi nih permen nya"

"Gamauuu..tutup aja sendiri hihi" jawabnya sambil sibuk membuka bungkus permen nya.

Gue jitak kepalanya pelan.

"Aduuuhhh...sakit baasss" tangan nya mengusap usap kepalanya sendiri

"Hehehe sukurinnnn"

Lexa cuman ngedumel sambil terus makan permen nya. Gue pun akhirnya mengalah dan menutup tas gue sendiri. Gue memandangi Lexa yang sedang asik dengan permen nya, gue gak pernah bermimpi bakal bertemu dengan seseorang seperti Lexa yang mengisi hari hari gue belakangan ini, dan untuk saat ini hanya bersyukur bisa mengenal Lexa seperti sekarang ini...

Lexa mencolek colek lengan gue, membuyarkan semua lamunan gue barusan. Gue menoleh dan mengangkat alis gue sebagai isyarat bahwa gue siap mendengarkan.

"Bas.....eskrim gorengnya mana?" Dia bertanya dengan muka polosnya







profile-picture
profile-picture
profile-picture
fitrijunita dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Rediscovering Memories
11-04-2016 19:56
Seru bgt nih ceritanya
0 0
0
Rediscovering Memories
11-04-2016 23:54
Quote:Original Posted By fastestracer


Weeetssss..ikhlasin gan ikhlasin udah mantan :'(
Monggoo silahkan gan..insyallah tiada kentang diantara kita emoticon-Big Grin


bolak balik ane check ternyata kentang mulai bertebaran

0 0
0
Rediscovering Memories
12-04-2016 09:30
Quote:Original Posted By bp25
Seru bgt nih ceritanya


pantau teruss gann emoticon-Shakehand2

Quote:Original Posted By redcrow
bolak balik ane check ternyata kentang mulai bertebaran


ampun gaann emoticon-Frown tp makasih gan, ini jadi masukan buat ane untuk buat tulisan yg lebih baik lagi emoticon-Big Grinemoticon-thumbsup
0 0
0
Rediscovering Memories
12-04-2016 17:33
Quote:Original Posted By fastestracer
pantau teruss gann emoticon-Shakehand2


siipp gan,ane ksh emoticon-Toast biar lancar updatenya emoticon-Shakehand2
0 0
0
Rediscovering Memories
12-04-2016 19:36
bantu rate biar TS nya smngat update
0 0
0
Rediscovering Memories
13-04-2016 09:30
Quote:Original Posted By bp25
siipp gan,ane ksh emoticon-Toast biar lancar updatenya emoticon-Shakehand2



Quote:Original Posted By kandadwipa
bantu rate biar TS nya smngat update



thankyou agan agan emoticon-Toast ane usahakan update nanti malam, ane lg penugasan di pelosok emoticon-Frown susah sinyal gan
0 0
0
Rediscovering Memories
13-04-2016 09:32
Quote:Original Posted By fastestracer






thankyou agan agan emoticon-Toast ane usahakan update nanti malam, ane lg penugasan di pelosok emoticon-Frown susah sinyal gan


utamakan RL dulu gan. ad wktu luang baru update
0 0
0
Rediscovering Memories
14-04-2016 09:28
Part 10

Pagi ini kelas pertama gue dimulai, gue berjalan berdampingan dengan Lexa, memasuki kelas yang sudah hampir terisi penuh, di bagian kanan adalah barisan yang berisi anak cowok dan disebelah kiri dipenuhi dengan anak cewek nya. Lucu nya adalah hampir semua anak cowok terbelalak melihat Lexa saat kami berjalan menuju ke bangku di barisan belakang yang belum terisi, gue gak begitu heran dengan tingkah mereka karena gue mengalami hal yang sama saat pertama kali bertemu dengan Lexa.

Gue dan Lexa duduk bersebelahan di baris belakang bagian kanan, yang artinya adalah gue berada di barisan cowok-cowok. Kami berkenalan dengan beberapa anak dibaris depan kami yaitu ada Ryan, Seno, Putu dan Rhesa. Lexa nampaknya masih malu-malu dan tak banyak bersuara.

Dosen pun memasuki ruangan, semua anak hening dan memerhatikan dengan seksama. Dia memperkenalkan diri sebagai permulaannya, namanya Mas Arief, dari gaya berpakaian nya yang trendy dan pembawaannya yang santai, gue taksir usianya baru sekitar 30 awal.

"Bas..dosennya gaul banget ya hihi" Lexa berbicara setengah berbisik

"Anak gaul jakarta kayanya nih doi" timpal gue

"Ohiya bas..eskrim goreng nya nanti yah pas pulang yah"

"Hemm..nih anak, masih aja mikirin makanan.."

"Janji adalah hutang bassss..hutang dibawa mati"

"Kita mulai dari mas yang dibelakang yah perkenalan nya, silahkan maju kedepan kelas dan memperkenalkan diri" belum sempat gue membalas omongan Lexa, gue sudah dikagetkan dengan suara lantang Mas Arief, semua anak menoleh ke arah gue, dan gue baru menyadari bahwa gue lah 'Mas' yang dimaksud

"Saya mas?" Kata gue sambil menunjuk diri gue sendiri

"Iya..kamu..silahkan maju kedepan" sahutnya

"Hihihi...silahkann mas bas" Lexa cekikikan sambil menutupi mulutnya

Gue maju ke depan kelas dan memperkenalkan diri, semua gue sebutkan disitu berdasarkan instruksi Mas Arief, termasuk alamat, asal sekolah dan tanggal lahir. Satu anak cewek diperintahkan untuk mencatat yang gue sebutkan.

"Sudah mas itu aja?" Tanya gue

"Hemm..status apa status? Single kah atau udah punya pacar? Hahaha"

Waduh...maksudnya apanih, apakah kalo gue single dia mau deketin gue, pertanyaan yg cukup aneh dari seorang dosen.

"Saya single mas.." Jawab gue halus

"Ohhh..mbak, masa kamu ngga diakuin sama mas bastian ini mbak, jangan mauu" katanya dengan nada bercanda sambil menunjuk ke arah Lexa

"Eh..iya pak..eh mas" kata Lexa gugup, muka nya memerah diiringi dengan riuh tawa anak satu kelas

"Hahaha..yaudah silahkan kembali ke tempat duduknya mas, sekarang gantian mbaknya yg ke depan sini"

Lexa mulai memperkenalkan diri, dia terlihat begitu malu berada didepan kelas, sesekali tertunduk dan mukannya memerah. Anak anak cowok dikelas pun memerhatikan dengan khusyuk atau mungkin mupeng ngeliat Lexa.

"Mbak Lexa statusnya apa sama Mas Bastian?" Kata Mas Arief jahil

"Ehmm...temen aja kok pak.." Lexa tertunduk dan tersenyum malu

"Hahaha..kok malu malu gitu?" Godanya lagi

"Eh engga kok pak, gak malu..." Muka nya sekarang persis tomat segar

"Yaudah mbak Lexa silahkan kembali ke tempat duduknya hehehe.."

Sekarang giliran anak anak yang lain yang memperkenalkan diri didepan kelas, tapi anehnya gak semuanya ditanya statusnya, gue curiga Mas Arief memang sengaja mengerjai gue karna gue tadi ngobrol sama Lexa dan gak memperhatikan dia.

"Kok yang lain gak ditanya sih bas? Kok kita doang yg ditanya status?" Tanya nya dengan raut wajah penasaran

"Ya gatau..lo sih ngajak ngobrol, jadi ditanya dikerjain kan tuh kita"

"Yeeee jadi gueee..lo juga nanggepin kan" sahutnya sewot

"Shhh udah udah nanti kita dikerjain lagi" tangan gue mendekap mulut Lexa karna meninggikan volume bicaranya

-krauk-

"Hmpff..." Nafas gue tertahan..tangan gue digigit Lexa, gue melepaskan dekapan gue, dan melihat ada cetakan gigi nya ditelapak tangan gue

"Hehh..sakit, main gigit gigit aja lo kaya hamster" gue sewot, Lexa cuman nyengir lebar tanpa rasa bersalah dan mengangkat kedua tangannya menirukan seekor hamster.

"Maaf bas gue reflekk hihihi"

Gue jitak kepalanya pelan. Kini gantian, dia yang mengusap usap kepalanya sambil menggerutu pelan dan gue yang nyengir penuh kemenangan.

Dua mata kuliah gue hari ini hanya sekedar perkenalan dengan dosen dan teman teman sekelas serta gambaran umum perkuliahan ke depannya, kelas pun usai pukul 12 siang. Gue segera keluar dari ruangan dengan Lexa yang mengekor gue kemanapun gue pergi. Gue memutuskan untuk duduk diselasar gedung sejenak, malas rasanya kalo langsung pulang toh baru jam 12 siang juga.

"Enaknya kemana dulu ya? Masih siang gini gue males pulang.." Tanya gue

"Hemm...main timezone aja yuk!" Jawab Lexa antusias

"Boleh deh yuk..sekalian makan siang ya"

Lexa mengangguk mantap

"Sama eskrim goreng juga ya bass.." Timpal nya, rupanya anak ini isi kepalanya cuman camilan-camilan manis aja..pantesan Lexa manis banget (lohh?)

"He euhhh nona Lexa" gue mengangguk.

Siang ini gue dan Lexa memutuskan untuk main timezone di margo city, karna jaraknya yang paling dekat dengan kampus, gak sampe 30 menit gue dan Lexa udah didepan kasir timezone dan membeli powercard untuk dapat bermain. Lexa begitu antusias saat itu, dia menarik tangan gue menuju permainan permainan yang dia suka.

Permainan pertama yg kami mainkan adalah semacam roulette yang berhadiah ticket sejumlah dengan angka dimana jarum berhenti. Di layar tertulis bahwa jackpot berhadiah sekitar 650 tiket. Lexa semakin antusias.

"Gue jago loh bas main ini" katanya pede "liat nih gue pasti dapet jackpot!"

"Masa sihh? Coba kalo jago..gue mau liat" tantang gue

-Click-

Jarum berhenti di angka 50, tepat disebelah tulisan jackpot. Jago juga nih anak, batin gue. Gue bahkan gak yakin kalo bisa dapet angka 25.

-Click-

Jarum berhenti di angka 50, nyaris lagi, tiket yang keluar dari mesin sudah menyentuh lantai.

"Sekali lagi nih yah bass..kalo gak dapet, kita main yg lain"

"Sok atuh dicoba" jawab gue

-Click-

Lampu permainan itu menyala berkelip kelip, tiket yang keluar tidak habis habis, kali ini Lexa betul betul memberhentikan jarum di tulisan jackpot.

"TUHKAN BASSSS..GUE JAGO KANNN??!! WIIWWW!" Lexa kegirangan sendiei seperti anak kecil

"Yaa yaa..gue akui deh kehebatan lo main roulette ini haha..sini foto dulu Lex"

gue mengambil hp gue dari saku, Lexa berpose mengenakan kalung dari tiket yg baru dia menangkan, wajahnya gembira sekali.

"Eh bas..ada photo booth, kita foto yuk..langsung jadi tuh buat kenang-kenangan" sambil menarik narik lengan baju gue

Gue hanya tersenyum dan mengangguk pelan melihat kelakuan nya yg seperti anak kecil.

Gue dan Lexa berfoto 4x dan satu cetakan berisi 4 foto yang dijadikan 1 frame, Lexa bolak balik melihat foto foto itu dan menyerahkan 2 lembar ke gue.

"Ini lo yang pegang, nah sisanya gue..gaboleh ilang loh ya.." Katanya diiringi dengan senyuman yg merekah diwajahnya

"Iya..nanti fotonya gue pajang dikamar dehhh"

"Nah gitu lebih bagus..awas lo kalo ilang!"

"Ibu satu ini bawel yah rupanya yah.."

"Hehe..yaudah yuk main lagi bas, lo mau main apa?"

"Gimana kalo balapan mobil..berani nggak? Kalo takut sih gapapa.." Gue menantang Lexa si Sopir Kopaja

"Ayokk siapa takut!" Raut mukanya dibuat sok serius

"Kalo gue menang lo beliin gue eskrim, kalo lo kalah lo beliin gue eskrim, gimanaa?"

"Siapa takuuttt! Ehtapi tadulu tadulu...itu bukannya sama aja ya bas?" Lexa terus menerus mengulang kata kata gue

"Iyahh itumah sama aja dodolllll" katanya setelah meyakinkan dirinya sendiri

"Hahaha dasaar lemot lu" cibir gue "udah ayok kita mulai" lanjut gue

"Yoook!!" Jawabnya antusias

Balapan pun dimulai, Lexa si Sopir Kopaja nampaknya sulit untuk mengejar gue di lintasan, cara nyetirnya di game dan dunia nyata kalo gue perhatikan sama persis, ugal-ugalan banget. Gue berhasil memenangkan balapan dengan mudah, Lexa yang gak terima kekalahannya meminta gue tanding ulang, dengan senang hati gue terima ajakan itu. dan bisa dipastikan bahwa gue menang mutlak kali ini, membuat Lexa gerutu sendiri dengan muka cemberut yg dibuat buat dan menuduh gue curang. Gue hanya balas mengejeknya karna dia bermain dengan payah.

Hari ini kami hampir mencoba semua permainan di timezone, dari basket, tembak-tembakan dan banyak lainnya, tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 3 sore dan kami memutuskan untuk makan karna perut yg sudah berteriak-teriak minta diisi. Kami memutuskan untuk makan di restoran mi ayam yg cukup terkenal, sambil menunggu makanan datang, Lexa sibuk sendiri merapihkan tiket yang dia menangkan tadi, gue hanya memerhatikan dengan seksama. Lexa nampak ceria sekali hari ini, dia terus menerus membahas tentang semua yg kami mainkan di timezone tadi, sesekali dia tertawa geli sendiri dan gue hanya menikmati semua keindahan itu.

Selesai makan, gue dan Lexa langsung bergegas untuk pulang, jalanan macet seperti biasanya dan gue pun hanya mengobrol ringan dengan Lexa sampai akhirnya suaranya meredup, gue menoleh dan mendapati Lexa tertidur pulas di sisi kiri gue, nampaknya dia kelelahan setelah tadi pecicilan main di timezone, wajahnya begitu damai seirama dengan hembusan nafasnya, gue menyikap rambut nya perlahan ke belakang telinga nya agar tidak mengganggu pemandangan gue. Dia tetap diam tak bergeming..

"Bas....." Nampaknya Lexa mengigau dan menyebut nama gue dalam tidurnya. Entah apa yang sedang dia alami didalam alam bawah sadarnya itu.

Gue hanya bisa tersenyum melihat seorang yg tadi begitu bersemangat berlarian kesana kemari kini larut dalam mimpi mimpinya...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fitrijunita dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Rediscovering Memories
14-04-2016 09:30
Quote:Original Posted By kandadwipa
utamakan RL dulu gan. ad wktu luang baru update



monggo gan, ane sudah update..sorry kalo kepanjangan emoticon-Big Grin
0 0
0
Rediscovering Memories
14-04-2016 12:27
Quote:Original Posted By fastestracer



monggo gan, ane sudah update..sorry kalo kepanjangan emoticon-Big Grin


thx untuk update an nya gan
0 0
0
Rediscovering Memories
15-04-2016 00:44
yoo dilanjut yooo om ts emoticon-Toast

btw ane penasaran sm kaka lexa, kek mana rupanya?? emoticon-Sorry
0 0
0
Rediscovering Memories
15-04-2016 03:02
lucu ya kayaknya kalo lexa lagi tidur hehe
0 0
0
Halaman 2 dari 75
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
surat-terbuka-untuk-mama
Stories from the Heart
kasih-tak-semampai
Stories from the Heart
3-gadis-di-seberang-pantai
Stories from the Heart
pertarungan-melawan-tulisan
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia