Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
8
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56758186947868d52d8b457f/bukan-puisi-cinta
Bukan Sebuah Pertobatan Malam menyiapkan mimpi untukmu Maka tidurlah, di luar dingin begitu jahat Bila menghantam tubuhmu, kau akan terjatuh Pada gigil yang menyayat “aku tak pernah memesan mimpi pada malam, bahkan kepada Tuhan!” Katamu sambil menatap bulan yang perlahan dilumat mendung deru angin dan suara jangkrik mengisi ruang yang berjarak antara mataku dan matamu kunang-kunang paham bagai
Lapor Hansip
19-12-2015 23:10

Bukan Puisi Cinta

Bukan Sebuah Pertobatan

Malam menyiapkan mimpi untukmu
Maka tidurlah, di luar dingin begitu jahat
Bila menghantam tubuhmu, kau akan terjatuh
Pada gigil yang menyayat

“aku tak pernah memesan mimpi
pada malam, bahkan kepada Tuhan!”
Katamu sambil menatap bulan
yang perlahan dilumat mendung

deru angin dan suara jangkrik
mengisi ruang yang berjarak
antara mataku dan matamu
kunang-kunang paham
bagaimana perangaimu
kau tergila-gila pada kesunyian

“Izinkan aku begadang,
mungkin ini jalan penebusan dosa-dosaku
pada malam-malam yang aku khianati.”

Sudahlah, bila itu kau anggap pertobatan
Aku akan berhenti memohon kepadamu
Untuk memejamkan mata
Tapi, dengarkan perselingkuhanmu dengan siang
Bukanlah sebuah dosa
Kesunyian pun akan mengerti
Hidupmu ada untuk menunjuk satu jalan
Bila tidak matimu sia-sia

2014
Diubah oleh durrahman07
0
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Bukan Puisi Cinta
20-12-2015 15:02
Quote:Original Posted By durrahman07
Bukan Sebuah Pertobatan

Malam menyiapkan mimpi untukmu
Maka tidurlah, di luar dingin begitu jahat
Bila menghantam tubuhmu, kau akan terjatuh
Pada gigil yang menyayat

“aku tak pernah memesan mimpi
pada malam, bahkan kepada Tuhan!”
Katamu sambil menatap bulan
yang perlahan dilumat mendung

deru angin dan suara jangkrik
mengisi ruang yang berjarak
antara mataku dan matamu
kunang-kunang paham
bagaimana perangaimu
kau tergila-gila pada kesunyian

“Izinkan aku begadang,
mungkin ini jalan penebusan dosa-dosaku
pada malam-malam yang aku khianati.”

Sudahlah, bila itu kau anggap pertobatan
Aku akan berhenti memohon kepadamu
Untuk memejamkan mata
Tapi, dengarkan perselingkuhanmu dengan siang
Bukanlah sebuah dosa
Kesunyian pun akan mengerti
Hidupmu ada untuk menunjuk satu jalan
Bila tidak matimu sia-sia

2014


Apa itu cinta
Membuatmu meneteskan air mata
Membuatmu terbata-bata
Tak mampu tuk berkata
Apa itu cinta
Membuatmu merana
Diawali terpesona
Diakhiri air mata
----------------------
Hai durrahman selamat bergabung di SF Poetry teruslah berkarya walau apapun jadinya. emoticon-Toast keep posting gan jangan lupa add line official account SF Poetry di @mtu4444u emoticon-Toast
0 0
0
Bukan Puisi Cinta
24-12-2015 18:39

Yang ke dua #

Dari Pemilik Lapak Tua yang Sudah Tua Pula


Selalu saja kau mengira sejumput laba dari lapak tua akan mengantarmu pada sebuah drama tentang surga. Air mineral, botol botol minuman soda yang kau susun rapi tapi berdebu menjadi saksi betapa bebalnya kau menerima gelisah. Ini jalanku, katamu dengan nada yang dipaksa pasrah. Hatimu telah kau masukkan ke kotak pendingin, berharap panas hidupmu tersamarkan. Mungkin benar surga itu janji agung, tapi menderita karena kebohongan adalah kebodohan yang terlalu. Namun, kerut di wajahmu begitu ikhlas dan lugu.

Lihat, di ujung sana, sebuah raksasa yang bertubuh baja, yang tangannya dihujamkan ke bumi, yang tiap hari menyedot laba dengan serakah tak memberimu sebuah waktu untuk menikmati hari tua. Kau terus dibakar kekurangan dan anehnya senyummu itu. Sungging indah dari kekalahan. Aku rakyat yang baik, katamu. Seperti biasa orang sepertimu menjadi luka pada punggung nusa, di mana kepala hanya memikirkan syahwat belaka.

Langkahmu tergerak untuk pulang. Rumah adalah tempat piknik yang paling murah dari rasa lelah. Istri yang seperti awan, akan meneduhkan tubuhmu yang terbakar terik nasib. Entah kenapa cinta begitu rimbun di ladangmu, padahal kau tak mampu membeli pupuk, petisida untuk membunuh hama. Tuhan telah menyempurnakan sifat air di matamu, ditanganmu, di dadamu, di relung hatimu. Kegersangan adalah cara untuk menemukan mata air, ingatkah kisah Ibrahim dan Siti Hajar.

Salamku pada hidupmu, untuk belajar menafsirkan jalanmu yang menegaskan bahwa surga ada di sana, di mana tubuh hanyalah debu.

Cirebon, 2014
0 0
0
Bukan Puisi Cinta
26-12-2015 00:16

Yang Ke Tiga #

Aku Sebut Kau

Aku sebut kau penimbang gelisah
Keyakinan yang berbatas adalah dusta
Sunyi tidak pernah bisa membuatmu terluka
Apalagi godaan jenaka bunga -bunga

Aku sebut kau penabung duka
Wasiat daun daun gugur kau simpan sempurna
Bisik angin kau dengar dengan seksama
Apalagi nanah yang mengalir dari bisul asmara

Aku sebut kau penenun waktu
Menulis puisi bagi hati yang piatu
Saksi bagi musim musim yang ngilu
Apalagi nama yang bisa kusematkan untukmu?
0 0
0
Bukan Puisi Cinta
26-12-2015 00:20

Yang Ke Empat #

Untitle


bila sunyi mengungkit pahit di masa lalu
jangan biarkan hantu-hantu mengisi kepalamu
kalau tidak, ia akan mecuci isi kepala
hingga kamu lupa dari bagaimana cahaya tercipta

kalau kamu benar biru oleh rindu
lihatlah daun mangga kering jatuh
pahamilah bagaimana daun-daun itu
merelakan hijau yang segar
dan ikhlas terkapar di atas tanah
lalu waktu akan memudarkan jasadnya
mengabadikan harumnya untuk bumi

selalu saja ada yang menetas dalam kesunyian
mungkin,  kalimat yang menetes dari mata
seorang ibu
atau aroma keringat seorang ayah sepulang kerja
aku, dan kamu juga harus berjuang untuk tangan yang bisa direngkuh
dan berdoa bagi yang tak bisa diraba namun selalu begitu muda terasa ada
0 0
0
Bukan Puisi Cinta
26-12-2015 00:26

Yang Ke Lima #

Kota Itu Makin Merah

Matamu yang merah
Jalan menuju terminal asing
Di mana cinta serupa debu yang terbang
Dengan gugup mengitari angkasa

Bagai seorang rahib yang berdusta
Aku memasuki tubuhmu
Bersekutu dengan darah
Untuk meleburkan gumpal misteri di hatimu

Tetap saja aku gagal
Kau selalu menjadi kota rentah
Dengan senyum binal
Keriputmu segan memahami dosa

Kau memuntahkanku kembali
Di antara tumpukkan sesaji
Bunga tujuh rupa
Dan janji janji para raja

Sejak itu, mataku tak sanggup menatap matamu
Merahnya makin menyala
Membara begitu megah
Takut rinduku terbakar
Lantas yang tersisa hanya abu

2014
0 0
0
Bukan Puisi Cinta
26-12-2015 00:34

Yang Ke Enam#

Sihir Biduan Dangdut

Gairah ini begitu samar
Saat pinggulmu mulai memutar
Menggetarkan dingin

Hentakan dada
Yang bercampur suaramu
Benar-benar memkoplokan
Keyakinan di kepala

Tubuhmu menjadi badai
Menghantam hantan syahwat

Indramayu, 2013
Diubah oleh durrahman07
0 0
0
Bukan Puisi Cinta
02-01-2016 22:54
Quote:Original Posted By irturhamun
Apa itu cinta
Membuatmu meneteskan air mata
Membuatmu terbata-bata
Tak mampu tuk berkata
Apa itu cinta
Membuatmu merana
Diawali terpesona
Diakhiri air mata
----------------------
Hai durrahman selamat bergabung di SF Poetry teruslah berkarya walau apapun jadinya. emoticon-Toast keep posting gan jangan lupa add line official account SF Poetry di @mtu4444u emoticon-Toast



Gan inturhamun, mohon maaf ane blm bisa aktif di line official account SF Poetry, ntar kalau lagi ada waktu senggang ane share tentang proses kreatif penulisan puisib
0 0
0
Bukan Puisi Cinta
03-01-2016 09:02
Quote:Original Posted By durrahman07
Gan inturhamun, mohon maaf ane blm bisa aktif di line official account SF Poetry, ntar kalau lagi ada waktu senggang ane share tentang proses kreatif penulisan puisib



Gpp gan nyantai aja kita mah yang penting mah kita enjoy aja disana gan emoticon-Toast
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
sad-story-ombak-tak-bersuara
Stories from the Heart
sebelum-reda
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Heart to Heart
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia