others
Batal
link has been copied
1201
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5666802a9e7404a2028b456a/pengalaman-saya-bersama-honda-hrv-18-prestige
UPDATE 18 Januari 2016 1000 km sejak mobil masuk bengkel dan diperbaiki oleh teknisi HPM langsung dari Jakarta, suara2 di kaki hilang total. Dan suspensi sekarang terasa lebih empuk. Kenyamanan meningkat jauh. Suspensi yang semakin empuk ini juga dirasakan oleh teman saya di thread sebelah. Semoga bisa terus bebas masalah. Untuk masalah kabin bocor, saya tidak bisa komentar dulu karena belum menga
Lapor Hansip
08-12-2015 14:00

Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige

UPDATE 18 Januari 2016

1000 km sejak mobil masuk bengkel dan diperbaiki oleh teknisi HPM langsung dari Jakarta, suara2 di kaki hilang total. Dan suspensi sekarang terasa lebih empuk. Kenyamanan meningkat jauh. Suspensi yang semakin empuk ini juga dirasakan oleh teman saya di thread sebelah. Semoga bisa terus bebas masalah. Untuk masalah kabin bocor, saya tidak bisa komentar dulu karena belum mengalami hujan lebat lagi. Terima kasih.


UPDATE 12 Januari 2016

Menanggapi beberapa pemberitaan di detik mengenai HRV saya dan teman2 senasib lain serta beberapa tudingan miring terhadap saya yang menganggap bahwa saya menjelek2kan HRV, HPM dll.. saya akan membuat pernyataan berikut.

1. Saya memang menulis "case closed", karena saya tahu jawaban HPM adalah tidak ada kompensasi apapun untuk saya sebagai pembeli mobil baru yang sudah rugi waktu dan biaya, kecuali bolak balik bengkel selama masa garansi 3 tahun. Ketika saya menulis tentang bocornya kabin saya, CS HPM atas nama Bu Eny menelepon saya, dan "meminta" saya untuk ke bengkel. Dan hingga hari ini, HPM melalui Honda Jember juga masih "mendesak" saya untuk datang ke bengkel.
Tunggu dulu, saya tidak habis pikir.. sedemikian mudahnya HPM menyuruh2 saya untuk membawa HRV saya ke bengkel. Belum juga ada 3 minggu sejak terakhir menginap di bengkel, sekarang saya "setengah dipaksa" lagi ke bengkel hanya gara2 saya upload foto kabin saya bocor. Saya tahu, mungkin HPM merasa "tertohok" bahwa car of the year mereka mengalami masalah beruntun yang sedemikian parahnya, dan HPM tidak ingin saya mengekspos ini. Maaf, saya tidak ada kepentingan apapun untuk menjatuhkan HPM atau lain2nya. Identitas asli saya sudah terbuka, jadi sangat bodoh kalau saya melakukan hal2 yang bisa diancam oleh UU ITE. Saya meminimalisir "opini dan asumsi" saya, dan semua keluhan saya sertai bukti. Misal seperti video bocornya kabin di bawah ini (silahkan dilihat versi HD nya supaya terlihat jelas rembesan air di karet pintu mobil).



Jadi, saya sangat menghargai HPM masih berusaha care dengan masalah saya, tapi jangan kemudian memaksa saya untuk mengikuti kemauan anda terus, dan ketika saya tidak bisa melakukan hal itu, seakan2 saya tidak kooperatif. Karena sekarang hujan juga jarang turun, saya juga masih harus mengevaluasi sendiri masalah kebocoran ini, dan HRV akan saya bawa sendiri ke bengkel kalau memang saya ada waktu luang. (atau kalau memang bocor parah, misal lewat sunroof).


2. Mengenai pernyataan Pak Jonfis di: http://oto.detik.com/read/2016/01/12...d772204topnews
Pak Jonfis "menantang" bahwa "cuma" ada 6 orang yg bermasalah. Silakan lihat screenshot data berikut. Saya sensor nama, dan data penting lain. Mereka yg ada di daftar ini baru saya kumpulkan <24 jam akhir desember lalu. Perhatikan komponen2 kaki2 yang diganti, semua hampir sama bahkan hampir semua komponen kaki2 sudah mengalami penggantian. Silakan join di grup HCI (HRV club Indonesia) di FB, dan anda akan melihat sendiri berapa orang yang mengalami keluhan seperti saya.

daftar pemilik HRV bermasalah


3. Pada akhirnya, (sekali lagi) karena posisi saya sebagai konsumen sangat lemah, dan tidak ada niat sedikitpun untuk menjelek2kan HRV atau HPM pada khususnya, saya akan tetap sharing pengalaman saya dengan HRV 1.8 saya, baik ataupun buruk (seperti judul thread ini). Saya tekankan lagi, "sharing pengalaman" bukan menghasut, menjelek2kan dan kata2 lain sejenisnya. Semua pernyataan saya upayakan se-obyektif mungkin disertai bukti2, sehingga tudingan2 miring bisa dicegah.

Terima kasih.



UPDATE 6 Januari

Sekedar ingin membantu teman seperjuangan saya sesama pemilik HRV bermasalah, silakan klik link berikut untuk membaca pengalamannya:
http://www.kaskus.co.id/thread/568d3...ge---part-two/

UPDATE 4 Januari 2016

Setelah bertemu HPM tanggal 28 (hasil pertemuan bisa dibaca di bagian bawah post ini), sebenarnya saya sudah tidak berniat utk membawa mobil ke beres. Kemudian setelah saya pikir2 lagi, mobil juga susah dijual dalam kondisi bermasalah, dan mempertimbangkan teknisi HPM sudah datang di Jember, maka mobil saya masukkan beres. Berikut hasilnya:

1. Saat dilakukan test drive oleh manajer dan teknisi, bunyi2 di kaki hilang total. Saya dan manajer beres juga tidak mengerti kenapa ini bisa terjadi, untung sebelumnya tanggal 12 Desember, manajer beres Jember dan mekaniknya sudah test drive bersama saya untuk mengkonfirmasi bahwa bunyi2 tsb ada dan jelas sekali terdengar.
2. Akhirnya dilakukan segala pengecekan ulang, dan hanya ditemukan bunyi di kaki2 belakang yg tidak signifikan. Secara umum hanya dilakukan pengendoran dan pengencangan baut saja.
3. Untuk masalah fog lamp, itu salah saya, saklarnya tdk sengaja off, jadi tidak ada masalah.
4. Untuk masalah wiper bunyi juga tidak muncul lagi.
5. Spare part yang sudah datang di Jember saya minta untuk ditinggal dulu untuk jaga2 kalau ada masalah lagi.

6. Pertanyaan terakhir saya ajukan ke perwakilan HPM saat itu:

Memang sekarang bunyi2 di kaki sudah hilang mendadak, tapi bagaimana seandainya muncul lagi? karena dulu saat bunyi krucuk2 di kaki2 belakang, itu juga sempat hilang timbul sebelum dilakukan penggantian rear axle.
Jawabannya tetap sama: hanya jaminan garansi 3 tahun dari HPM. tidak ada ganti rugi berupa apapun ke konsumen, meski sudah membeli mobil baru dan dirugikan secara materi/non materi. Jadi saya harus mau bolak balik beres..

7. Tanggal 31 Januari, posisi saya didalam mobil diluar sudah mendung tapi belum hujan. Beberapa menit kemudian hujan deras 5-10 menit. Setelah itu hujan agak mereda. Dan mendadak ada tetesan air di tangan kanan saya. Silakan dinilai sendiri foto berikut ini. Saya no comment aja emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

bocor gan


8. Pada akhirnya saya sangat memahami posisi saya sebagai konsumen, yang sangat lemah, kecuali saya maju ke jalur hukum. Dan meskipun saya sangat ingin melakukan somasi, tapi saya tidak bisa lagi membuang waktu dan pikiran hanya untuk sebuah mobil. Jadi semoga mobil ini baik2 saja terus dan tidak ada masalah lagi, dan cukup jadi pelajaran bagi saya untuk tidak memilih merk ini lagi. Dan semoga sharing dari saya ini berguna untuk konsumen lain yang akan menentukan pilihannya.

9. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar2nya terhadap manajer bengkel resmi Honda Istana Jember, beserta para mekanik dan SA nya.
Terima kasih juga untuk teman2 sesama pemilik HRV yang sudah bersedia juga untuk membagi pengalamannya, dan semoga yang senasib dengan saya bisa segera mendapatkan penyelesaian juga.
Terima kasih yg terakhir untuk perwakilan HPM dan teknisi HPM yang sudah bersedia datang ke Bondowoso.

CASE CLOSED.



Sejak awal launching HRV di Indonesia, saya sudah membulatkan tekad untuk memilikinya, karena sangat tertarik dengan model dan fitur2-nya yang wah. Bulan Juni HRV 1.8 datang, dan di awal2 saya cukup menikmatinya.
Setelah 300 km, saya baru menyadari, karet pintu mobil depan putus. Saya klaim ke bengkel resmi, tapi katanya masih harus diteliti salahnya dimana. Tapi untunglah akhirnya diganti tanpa harus bayar.
Setelah 500 km, ada bunyi getar yang sangat mengganggu di dashboard kiri. Setelah kira-kira 3x bolak balik ke bengkel, akhirnya suara getar ini hilang juga.
Setelah 1000 km, muncul suara gluduk-gluduk di kaki depan setiap melewati jalan tidak rata. Ditambah suara seperti air (krucuk2) di kaki2 belakang. Mobil harus menginap selama beberapa hari, dan diganti racksteer/modul EPS seharga 14 juta. Untung masih garansi, sehingga saya tidak perlu bayar apa2.
Namun, suara krucuk2 di kaki2 belakang belum ada solusinya. Jadi beberapa minggu kemudian, saya harus meluangkan waktu lagi untuk ke beres, karena ada teknisi HPM yang datang dari Jakarta. Setelah test drive, disimpulkan masalahnya ada di rear axle. Anehnya, spare part tidak langsung disiapkan oleh HPM, jadi kedatangan saya saat itu hanya buang waktu di hari kerja, dan saya masih harus kembali lagi beberapa minggu kemudian sambil menunggu spare part datang. Padahal, laporan mengenai suara krucuk2 yang khas ini sudah banyak di berbagai beres, dan sudah ada beberapa contoh kasus penggantian rear axle yang menyelesaikan masalah.
Saya masih tetap mengikuti aturan main HPM. Singkat cerita beberapa minggu kemudian, mobil saya menginap lagi selama beberapa hari. Dan setelah penggantian spare part, suara krucuk2 hilang total.
Belum ada 1000 km sejak penggantian rear axle, ada suara klotok klotok di kaki depan kanan. Saya bawa lagi ke bengkel, dan beres menyatakan memang ada masalah. Akhirnya dilakukan penggantian lower arm dan drive shaft. Setelah menginap beberapa hari, akhirnya suara2 itu hilang.
Sekarang, belum ada 1000 km sejak penggantian lower arm, muncul suara klotok2 lagi di kaki depan kanan dan belakang, fog lamp mati, door trim bergetar dan wiper depan bunyi saat hujan. Mobil saya baru berjalan kurang lebih 8200 km. Namun tidak terhitung sudah berapa kali saya bolak balik ke bengkel, dan menginap.
Secara pribadi saya berterima kasih sekali dengan beres Honda Istana Jember, yang sudah sangat responsif terhadap keluhan2 saya, bahkan mereka meminjamkan mobil sementara HRV saya menginap. Saya hanya mempertanyakan komitmen HPM terhadap konsumennya. Apakah memang demikian kualitas HRV Indonesia yang sudah beberapa kali menyabet penghargaan? Dan sekarang HRV saya bermasalah lagi untuk kesekian kalinya, berarti saya harus meluangkan (membuang) waktu lagi untuk ke bengkel, bukankah ini sudah suatu pelanggaran terhadap hak2 saya sebagai konsumen (yang dilindungi oleh UU no 8 tahun 1999), yang sejak mobil ini datang saya tidak pernah bisa menikmati karena terlalu banyak keluhan yang muncul. Coba kita pikir dengan akal sehat. Mobil baru, km 8000an, bolak balik bengkel > 10x, menginap total > 2 minggu. Wajar tidak? Saya tekankan, saya sudah sangat kooperatif mengikuti aturan HPM untuk menyelesaikan semua masalah lewat beres, dan nanti beres yg akan kontak HPM, dan ini sudah saya lakukan dengan sabar terbukti dari faktur2 dibawah ini. Tapi pertanyaannya.. sampai kapan? apakah kalau nanti dilakukan perbaikan, 1 bulan kemudian bermasalah lagi, saya harus bersabar juga?

bukti faktur servis/penggantian spare part


FYI, meski jumlah faktur cuma 7, tapi sudah lebih dari 10x saya bolak balik beres. Karena seperti kasus karet pintu yg lepas, awalnya sempat tidak di acc oleh bengkel untuk ganti, dan saya masih diminta kembali lagi. Atau kasus dimana teknisi HPM datang dari jakarta, saya harus meluangkan waktu di hari kerja mulai jam 10 pagi sampai 5 sore tanpa hasil apa2.


Update. 10/12/15 pkl 16.00
Saya sangat menghargai itikad baik dari beres Honda Istana Jember yang masih terus berupaya mencari solusi. Saya juga tidak mau terkesan membabi buta menuntut ini itu.
Jadi inti dari surat ini bukan untuk meminta ganti unit baru atau meminta uang saya dikembalikan. saya cuma minta HPM profesional dan tidak memperlakukan konsumen dengan semena mena. Mobil baru 8000 km, bolak balik bengkel > 10 kali, menginap total lebih dari 2 minggu. Wajar tidak?
Sudahlah, saya bisa menerima kalau kenyataannya mobil saya bermasalah, tapi saya meminta HPM untuk tidak mempermainkan saya dengan menyuruh saya bolak balik ke beres, kemudian test drive bersama teknisi HPM, kemudian masih disuruh pulang lagi dan menunggu spare part datang. Kalau memang ada itikad baik, HPM harus menyediakan semua spare part di beres Jember dulu, baru saya mau datang kesana. Saya rasa, saya juga sudah sangat toleran terhadap kasus ini, saya masih bersedia kok mobil saya dibongkar pasang asal benar2 ada solusi.

Update 2. 11/12/15 pkl 11.00
Hingga detik ini, beres Honda Istana Jember masih terus proaktif berusaha membantu saya untuk menyelesaikan masalah. Saya sangat menghargai komitmen mereka dari awal. Yang harus disadari adalah beres memiliki keterbatasan. Contoh: di awal ada suara deg saat stop n go, saya ke beres Mandalasena di Malang. Saya bilang, banyak kasus di internet yg diselesaikan dengan memberi grease di driveshaft. Tapi jawaban beres: tidak berani bongkar driveshaft kl belum ada instruksi dari HPM. Jadi, sekeras apapun usaha beres Jember untuk membantu saya, tidak ada gunanya kalau tidak ada respon dari HPM. Tuntutan saya saat ini ada 2:

1. Meminta HPM datang ke Jember, bukan hanya teknisi tapi juga dari manajemen, beserta segala spare part yg dibutuhkan, jadi saat saya masukkan mobil ke beres, tidak usah bolak balik lagi hanya utk menunggu spare part dikirim.
2. Meminta jaminan dari HPM, kalau sudah dilakukan penggantian spare part dan ada masalah lagi dalam beberapa minggu/bulan kedepan, apa yg bisa mereka lakukan untuk ganti rugi waktu saya selama ini?


UPDATE 3. 13/12/2015
Dimuat di: http://otodriver.com/article/view/hr....PTE3XoTk.dpbs dan http://autonetmagz.com/kualitas-hond...nternet/37373/
Kenyataanya, belum ada satupun pihak HPM pusat yg menghubungi saya untuk janji ketemu. terakhir CS HPM bernama Dewi telpon saya 3 hari lalu, itupun "memaksa" saya utk ke beres agar bisa diperiksa. FYI, Dewi ini juga yg "memaksa" saya untuk ke beres beberapa minggu lalu ketika lower arm sy bermasalah. Saat itu sebenarnya saya sudah malas dan mau tulis di media, tapi Dewi terus menelepon dan membujuk supaya saya ke beres. Saat itu saya sudah meminta jaminan, apa yg akan dilakukan HPM jika mobil masih bermasalah, karena saya sudah turuti terus permintaan HPM selama ini, tapi Dewi ini terus berkelit. Makanya 3 hr lalu, saya ngomong ke Dewi, saya tidak mau berhubungan dengan CS lagi. Saya minta manajemen HPM dengan jabatan yg jelas, yg kontak saya.
Kemarin pagi 12/12/2015, Manajer Beres Jember datang bersama mekanik, dan kami test driver bersama. Kesimpulannya: suara di kaki2 depan saat jalan tidak rata sangat jelas terdengar, tidak perlu deteksi lagi dengan noise catcher. Kaki2 belakang2 kadang bunyi, kadang tidak.


UPDATE 4 17/12/2015
Saya ditelepon CS HPM, dan tanggal 28 Desember senin depan, manajemen HPM dari jakarta beserta manajer beres Jember akan menemui saya.


Update 28-12-2015

Pkl 14.00 lebih saya bertemu dengan manajer beres jember, bersama 3 orang perwakilan HPM, Pak Arif (manajer CS), satu lagi manajer teknisi, dan seorang teknisi. Sebenarnya mereka sudah memberi kartu nama, tapi waktu pulang lupa sy bawa karena sudah keburu ditunggu pasien di meja operasi. Berikut poin2 hasil pertemuan.

1. Mengenai permintaan saya yg pertama supaya perwakilan manajemen HPM datang dan semua spare part disiapkan di Jember, sudah terpenuhi. Saya mengucapkan terima kasih kepada HPM.

2. Mengenai mengenai permintaan yg kedua tenang kepastian dari HPM jika mobil bermasalah lagi setelah diperbaiki, ganti rugi/kompensasi apa yg saya terima.

Respon Pak Arif

Sementara ini, jaminan hanya berupa warranty 3 tahun. dan misal ada masalah setelah 3 tahun, beres akan membantu.

Respon saya:
Saya memegang data 5 orang pemilik HRV lain yang juga sudah menjalani penggantian hampir semua komponen kaki2, tapi masih bermasalah. Bahkan terakhir, senin kemarin tanggal 28/10 salah seorang diantara mereka menjalani penggantian link stabilizer namun suara masih muncul, dan beres menyerah.
Saya sampaikan ke Pak Arif, saya tidak mau bernasib sama dengan 5 orang teman saya ini. Dan kalau jawabannya hanya jaminan garansi 3 tahun, apakah berarti kalau mobil bermasalah lagi terus menerus, solusinya cuma bolak balik bengkel? Bagaimana dengan hak saya sebagai konsumen yg membeli mobil baru? Hak saya untuk menikmati mobil baru sudah hilang.
Memang sudah ada itikad baik dari beres Jember untuk menjemput mobil saya di Bondowoso, dan memberi pinjaman mobil, tapi saya tetap harus meluangkan waktu. Bahkan ketika terakhir manajer datang untuk test drive, terpaksa beliau harus menunggu 1 jam karena saya ada pasien gawat di UGD.
Karena itu, maaf saya tidak bisa lagi menyempatkan waktu luang lagi hanya untuk mengurusi mobil saya tanpa kepastian yang jelas dari HPM.

Satu lagi, menurut Pak Arif, HPM sedang mengusahakan perbaikan spare part (saya kurang paham, apakah maksudnya secara desain atau lainnya). Kalau memang demikian, artinya HRV saya jadi bahan percobaan dong.. kalau ada spare part baru kan seharusnya ada unit uji cobanya. Mungkin tidak banyak yang tahu juga, bahwa desain lower arm HRV produksi massal berbeda dengan desain lower arm yang digantikan ke beberapa HRV yg bermasalah. Desain lower arm yg baru memiliki karet/bushing yg lebih tebal.

Lower arm HRV lama dan baru



2. Masalah HRV teman2 lain. Pak Arif menjawab: suara kaki2 bervariasi, bisa berbeda2, subyektif, tidak bisa disamakan antar satu hrv dengan hrv lain.

3. Saya tadi diajak test drive bersama, tapi waktu saya tidak memungkinkan, lagipula saya sudah test drive bersama manajer beres dan mekanik tanggal 12 lalu, dan mereka mengkonfirmasi suara di kaki2 depan dan belakang ada. Jadi buat apa lagi saya harus membuang waktu untuk test drive?

Sementara itu dulu. Nanti kalau ada tambahan lagi saya update.
Diubah oleh bedahtulang
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 61
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 14:04
Update keluhan pemilik HRV lain. sebenarnya saya tergabung di grup WA, dimana banyak juga pemilik HRV lain bermasalah. tapi untuk menghindari tuduhan hoax, black campaign dsb, saya hanya post yg datanya lengkap saja.

Keluhan lain:

Buka
Diubah oleh bedahtulang
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 14:59
Quote:Original Posted By bedahtulang

Sejak awal launching HRV di Indonesia, saya sudah membulatkan tekad untuk memilikinya, karena sangat tertarik dengan model dan fitur2-nya yang wah. Bulan Juni HRV 1.8 datang, dan di awal2 saya cukup menikmatinya.
Setelah 300 km, saya baru menyadari, karet pintu mobil depan putus. Saya klaim ke bengkel resmi, tapi katanya masih harus diteliti salahnya dimana. Tapi untunglah akhirnya diganti tanpa harus bayar.
Setelah 500 km, ada bunyi getar yang sangat mengganggu di dashboard kiri. Setelah kira-kira 3x bolak balik ke bengkel, akhirnya suara getar ini hilang juga.
Setelah 1000 km, muncul suara gluduk-gluduk di kaki depan setiap melewati jalan tidak rata. Ditambah suara seperti air (krucuk2) di kaki2 belakang. Mobil harus menginap selama beberapa hari, dan diganti racksteer/modul EPS seharga 14 juta. Untung masih garansi, sehingga saya tidak perlu bayar apa2.
Namun, suara krucuk2 di kaki2 belakang belum ada solusinya. Jadi beberapa minggu kemudian, saya harus meluangkan waktu lagi untuk ke beres, karena ada teknisi HPM yang datang dari Jakarta. Setelah test drive, disimpulkan masalahnya ada di rear axle. Anehnya, spare part tidak langsung disiapkan oleh HPM, jadi kedatangan saya saat itu hanya buang waktu di hari kerja, dan saya masih harus kembali lagi beberapa minggu kemudian sambil menunggu spare part datang. Padahal, laporan mengenai suara krucuk2 yang khas ini sudah banyak di berbagai beres, dan sudah ada beberapa contoh kasus penggantian rear axle yang menyelesaikan masalah.
Saya masih tetap mengikuti aturan main HPM. Singkat cerita beberapa minggu kemudian, mobil saya menginap lagi selama beberapa hari. Dan setelah penggantian spare part, suara krucuk2 hilang total.
Belum ada 1000 km sejak penggantian rear axle, ada suara klotok klotok di kaki depan kanan. Saya bawa lagi ke bengkel, dan beres menyatakan memang ada masalah. Akhirnya dilakukan penggantian lower arm dan drive shaft. Setelah menginap beberapa hari, akhirnya suara2 itu hilang.
Sekarang, belum ada 1000 km sejak penggantian lower arm, muncul suara klotok2 lagi di kaki depan kanan dan belakang, fog lamp mati, door trim bergetar dan wiper depan bunyi saat hujan. Mobil saya baru berjalan kurang lebih 8200 km. Namun tidak terhitung sudah berapa kali saya bolak balik ke bengkel, dan menginap.
Secara pribadi saya berterima kasih sekali dengan beres Honda Istana Jember, yang sudah sangat responsif terhadap keluhan2 saya, bahkan mereka meminjamkan mobil sementara HRV saya menginap. Saya hanya mempertanyakan komitmen HPM terhadap konsumennya. Apakah memang demikian kualitas HRV Indonesia yang sudah beberapa kali menyabet penghargaan? Dan sekarang HRV saya bermasalah lagi untuk kesekian kalinya, berarti saya harus meluangkan (membuang) waktu lagi untuk ke bengkel, bukankah ini sudah suatu pelanggaran terhadap hak2 saya sebagai konsumen (yang dilindungi oleh UU no 8 tahun 1999), yang sejak mobil ini datang saya tidak pernah bisa menikmati karena terlalu banyak keluhan yang muncul.




bantu jawab kebetulan bulan Mei 2015 HRV Prestige saya juga datang. keluhan yang saya rasakan dari HPM:
1. Maticnya memang saya akui nyaman dan responsif tapi kualitas drivingnya terasa keras (entah shocknya atau apa).
2. Kaca kanan jika ditutup dan dibuat jalan terasa bergetar (drrr drrrrr, jika ditekan pakai tangan suara hilang).
3. Pernah saya mengalami ada plastik yang sepertinya terlepas dari bagian dalam, entah apa itu.

Harusnya, dari harga 360jutaan harusnya HPM lebih memperhatikan kualitas. Saya akui kualitas Honda sudah tidak se premium dulu (keluarga kita pakai honda sejak 1988 sampai sekarang). Entah kenapa bisa seperti ini, sangat disayangkan tapi memang berikutnya saya sendiri sudah tidak akan memakai merek ini dan beralih ke merek lain.
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
2 0
2
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 15:02
Quote:Original Posted By lunar1980


bantu jawab kebetulan bulan Mei 2015 HRV Prestige saya juga datang. keluhan yang saya rasakan dari HPM:
1. Maticnya memang saya akui nyaman dan responsif tapi kualitas drivingnya terasa keras (entah shocknya atau apa).
2. Kaca kanan jika ditutup dan dibuat jalan terasa bergetar (drrr drrrrr, jika ditekan pakai tangan suara hilang).
3. Pernah saya mengalami ada plastik yang sepertinya terlepas dari bagian dalam, entah apa itu.

Harusnya, dari harga 360jutaan harusnya HPM lebih memperhatikan kualitas. Saya akui kualitas Honda sudah tidak se premium dulu (keluarga kita pakai honda sejak 1988 sampai sekarang). Entah kenapa bisa seperti ini, sangat disayangkan tapi memang berikutnya saya sendiri sudah tidak akan memakai merek ini dan beralih ke merek lain.


keluhan kaca yg bergetar itu jg saya alami. saya rasa saya sudah cukup sabar untuk menahan diri tidak menulis surat pembaca, saya ikuti aturan main HPM untuk membawa semua keluhan ke beres. tapi masak mau terus2an dipermainkan seperti ini. Saya juga sudah tulis ke jawa pos, kompas dan detik, tinggal tunggu dimuat dimana.
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 15:05
Quote:Original Posted By bedahtulang


keluhan kaca yg bergetar itu jg saya alami. saya rasa saya sudah cukup sabar untuk menahan diri tidak menulis surat pembaca, saya ikuti aturan main HPM untuk membawa semua keluhan ke beres. tapi masak mau terus2an dipermainkan seperti ini. Saya juga sudah tulis ke jawa pos, kompas dan detik, tinggal tunggu dimuat dimana.


saya pernah berhadapan dengan HPM untuk klaim garansi kaca mika speedometer crv saya yang jelas2 mengalami cacat ketika proses produksi (ada jamur di bagian dalam mika), sempat saya masukkan koran dan ditolak oleh HPM. walau akhirnya dibantu approval sama teman saya yang kerja di BeRes.
jujur saya tertarik mau tau bagaimana respon HPM atas surat anda ini. mau diservis terus sampai kita menyerah ataukah ganti unit ?
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 15:09
Quote:Original Posted By lunar1980


saya pernah berhadapan dengan HPM untuk klaim garansi kaca mika speedometer crv saya yang jelas2 mengalami cacat ketika proses produksi (ada jamur di bagian dalam mika), sempat saya masukkan koran dan ditolak oleh HPM. walau akhirnya dibantu approval sama teman saya yang kerja di BeRes.
jujur saya tertarik mau tau bagaimana respon HPM atas surat anda ini. mau diservis terus sampai kita menyerah ataukah ganti unit ?


saya pernah ngobrol dengan manajer beres, kebijakan ganti unit dari hpm selama ini tidak ada. saya juga ingin tau sampai sejauh apa nanti respon terhadap masalah ini. semoga surat pembaca sy bisa dimuat di kompas. terima kasih responnya ya.

profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 15:09
Hi Bro

Kebetulan saya adalah pengguna HRV tipe 1.5 E-CVT, problem yang saya alami kurang lebih sama, bahkan ketika mobil serah terima dari dealer, problem seperti suara gluduk-gluduk (seperti besi beradu) di bagian kaki-kaki depan sudah muncul. Tak lama pada saat kilometer di angka 3000, muncul suara baru seperti bunyi air di kocok pada bagian kaki-kaki belakang. Belom lagi ketika kita mainin gas (pada saat kecepatan lumpsum di 20km/jam kita akan gas ke kecepatan 40km/jam) muncul bunyi seperti suara deg pada bagian kopel kaki-kaki depan. Kualitas eksterior cukup parah, seperti contoh ada bagian list body belakang yang agak renggang dan bunyi reot-reot pada bagian pintu mobil sebelah depan.

Overall, langkah yang harus saya tempuh kurang lebih sama:

- bolak balik ke bengkel untuk komplain dan sempat diganti beberapa spare-part seperti drive shaft (kopel), dengan digantinya spare part ini bunyi deg pada saat injak gas sudah hilang sampai sekarang.

- penggantian rear axle beam assy bagian belakang dan menghilangkan bunyi krucuk-krucuk, sampai sekarang bunyi tersebut sudah hilang.

- penggantian part rack steer dan lower arm untuk menghilangkan bunyi gluduk-gluduk/gubrak-gubrak pada saat melewati jalan rusak, aspal tambalan atau speed trap sampai sekarang belum menyelesaikan masalah. Per hari ini saya juga sudah datang lagi ke bengkel untuk komplain kenapa dengan penggantian spare part tersebut bunyi-bunyian masih belum hilang.

Overall saya kecewa dengan kualitas HRV mengingat mobil ini digembar-gemborkan meraih banyak penghargaan di beberapa majalah otomotif.
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 15:25
sama mobil bokap bunyi bunyi juga gan, dari beli sampe sekarang.. udh mw 3 tahun..
gk bisa nyelesaiin honda..
crv gen 4, jd kalo gigi 1 ke 2 ditarik gas kyk ada bunyi glek dibelakang..
udh dtng ke 2 bengkel resmi berbeda gk bisa juga, minta sampein komplain ke honda pusat gk bisa juga katanya gk bisa deteksi bunyi dimananya jd gk bisa bikin laporan ke pusat kerusakannya dimana emoticon-Nohope
Diubah oleh toytrains
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 15:30
Waduh rencana mo ambil hrv s mt...
Untung baca nih sp, positif hrv langsung ane coret dr daftar wishlist dah....
Memang benar merk honda interiornya ga sepremium tahun 2000 an....makin tambah jelek bahan plastiknya, ane cm tertarik sm teknologinya...
Bye bye honda....

profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 15:42
Waduh apalagi B-RV ya... sekelas HRV aja bnyk mslh... ortu sy ke pengen B-RV, tapi jadi ragu juga.. mending pakai CRV gen 2 aja gan... tahan banting, di pake jalan mulus nyaman, di pakai jalan berlubang n bebatuan aman.. hehehhe..... cm ya karna dah berumur pelan2 ada part yang memang harus waktunya ganti.. tapi puas lah...
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 16:20
Quote:Original Posted By RaptorGlow2010
Waduh rencana mo ambil hrv s mt...
Untung baca nih sp, positif hrv langsung ane coret dr daftar wishlist dah....
Memang benar merk honda interiornya ga sepremium tahun 2000 an....makin tambah jelek bahan plastiknya, ane cm tertarik sm teknologinya...
Bye bye honda....



lirik Yaris TRD. bagus
0 0
0
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 16:32
Ane mntau aja, punya ane vios limo emoticon-Malu (S)
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 16:33
Quote:Original Posted By csh
Hi Bro

Kebetulan saya adalah pengguna HRV tipe 1.5 E-CVT, problem yang saya alami kurang lebih sama, bahkan ketika mobil serah terima dari dealer, problem seperti suara gluduk-gluduk (seperti besi beradu) di bagian kaki-kaki depan sudah muncul. Tak lama pada saat kilometer di angka 3000, muncul suara baru seperti bunyi air di kocok pada bagian kaki-kaki belakang. Belom lagi ketika kita mainin gas (pada saat kecepatan lumpsum di 20km/jam kita akan gas ke kecepatan 40km/jam) muncul bunyi seperti suara deg pada bagian kopel kaki-kaki depan. Kualitas eksterior cukup parah, seperti contoh ada bagian list body belakang yang agak renggang dan bunyi reot-reot pada bagian pintu mobil sebelah depan.

Overall, langkah yang harus saya tempuh kurang lebih sama:

- bolak balik ke bengkel untuk komplain dan sempat diganti beberapa spare-part seperti drive shaft (kopel), dengan digantinya spare part ini bunyi deg pada saat injak gas sudah hilang sampai sekarang.

- penggantian rear axle beam assy bagian belakang dan menghilangkan bunyi krucuk-krucuk, sampai sekarang bunyi tersebut sudah hilang.

- penggantian part rack steer dan lower arm untuk menghilangkan bunyi gluduk-gluduk/gubrak-gubrak pada saat melewati jalan rusak, aspal tambalan atau speed trap sampai sekarang belum menyelesaikan masalah. Per hari ini saya juga sudah datang lagi ke bengkel untuk komplain kenapa dengan penggantian spare part tersebut bunyi-bunyian masih belum hilang.

Overall saya kecewa dengan kualitas HRV mengingat mobil ini digembar-gemborkan meraih banyak penghargaan di beberapa majalah otomotif.


teman seperjuangan emoticon-shakehand

Quote:Original Posted By toytrains
sama mobil bokap bunyi bunyi juga gan, dari beli sampe sekarang.. udh mw 3 tahun..
gk bisa nyelesaiin honda..
crv gen 4, jd kalo gigi 1 ke 2 ditarik gas kyk ada bunyi glek dibelakang..
udh dtng ke 2 bengkel resmi berbeda gk bisa juga, minta sampein komplain ke honda pusat gk bisa juga katanya gk bisa deteksi bunyi dimananya jd gk bisa bikin laporan ke pusat kerusakannya dimana emoticon-Nohope


bunyi deg ya? saya juga mengalami hal serupa, awalnya cuma diberi grease di driveshaft tp tdk menyelesaikan masalah. akhirnya malah diganti, dan sekarang hilang total.

Quote:Original Posted By RaptorGlow2010
Waduh rencana mo ambil hrv s mt...
Untung baca nih sp, positif hrv langsung ane coret dr daftar wishlist dah....
Memang benar merk honda interiornya ga sepremium tahun 2000 an....makin tambah jelek bahan plastiknya, ane cm tertarik sm teknologinya...
Bye bye honda....



betul, memang teknologinya seperti brake hold, epb, memanjakan kita. tapi suara di kabin yang mengganggu melenyapkan itu semua.




profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 16:39
Wah..baru aja ane batalin beli HRV gara2 indentnya lama banget...emoticon-Ngakak (S)

Ternyata banyak banget yang komplain.emoticon-Cape d... (S)

skrg ane udah pesen kijang reborn. 2 minggu lagi mobilnya nyampe di garasi....emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 16:40
Quote:Original Posted By shan-ni
Wah..baru aja ane batalin beli HRV gara2 indentnya lama banget...emoticon-Ngakak (S)

Ternyata banyak banget yang komplain.emoticon-Cape d... (S)

skrg ane udah pesen kijang reborn. 2 minggu lagi mobilnya nyampe di garasi....emoticon-Ngakak (S)


iceberg phenomenon.
banyak yang belum tau juga kalau mobilnya bermasalah. atau ada yang sadar kalau ada bunyi2, tapi memilih cuek.

profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 17:57
wah ternyata banyak masalh nya juga ya
ga jadi refresh deh tetep setia ama jazz ge8 aja
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 19:32
Quote:Original Posted By lunar1980


lirik Yaris TRD. bagus


New yaris trd bagus gan, lagi bimbang mo ambil itu ato new jazz rs
Atau money value si chevy spin aktiv....
Binunggg
0 0
0
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 19:45
mazda 2 aja gan emoticon-Toast
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 19:47
Quote:Original Posted By bedahtulang
teman seperjuangan emoticon-shakehand



bunyi deg ya? saya juga mengalami hal serupa, awalnya cuma diberi grease di driveshaft tp tdk menyelesaikan masalah. akhirnya malah diganti, dan sekarang hilang total.



betul, memang teknologinya seperti brake hold, epb, memanjakan kita. tapi suara di kabin yang mengganggu melenyapkan itu semua.



jdnya sampai skrg mobil masih menginap di BeRes? keterlaluan sekali HPM, mobil sekelas rush dihargai sekelas xtrail tapi kualitasnya ga lebih bagus dari rush.. update terus om perkembangan kasusnya, penasaran saya akhirnya gimana..
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 20:02
Quote:Original Posted By rextrav24



jdnya sampai skrg mobil masih menginap di BeRes? keterlaluan sekali HPM, mobil sekelas rush dihargai sekelas xtrail tapi kualitasnya ga lebih bagus dari rush.. update terus om perkembangan kasusnya, penasaran saya akhirnya gimana..


Setelah masalah terakhir muncul, saya telpon ke CS HPM, dan diminta untuk ke bengkel resmi lagi. Saya bilang, saya bukan orang pengangguran yang gak punya pekerjaan, dan mobil saya sudah capek mobil dibongkar pasang sampai lecel semua interiornya. Kita tunggu aja dulu bagaimana respon HPM.
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Pengalaman Saya bersama Honda HRV 1.8 Prestige
08-12-2015 20:19
Quote:Original Posted By bedahtulang
Setelah masalah terakhir muncul, saya telpon ke CS HPM, dan diminta untuk ke bengkel resmi lagi. Saya bilang, saya bukan orang pengangguran yang gak punya pekerjaan, dan mobil saya sudah capek mobil dibongkar pasang sampai lecel semua interiornya. Kita tunggu aja dulu bagaimana respon HPM.


Suruh mereka proses cat ulang, lecetnya karena mereka ini
profile-picture
shortdistance memberi reputasi
1 0
1
Halaman 1 dari 61
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Berita dan Politik
maria-vania-ketat-banget
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia