Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
28
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/565b0504de2cf2a82e8b4568/dia
Cerita ini gue tulis ulang. Jadi selamat membaca:D :Paws: Prolouge "Panas, cih" . mata gue mulai tertutup karena silaunya matahari. Dan saat itu, "Auch! kalo lagi jalan liat - liat dong mas nya! Jangan main tubruk - tubruk aja. Ntar saya tuntut loh!!". Lelaki itu terus berjalan. Gue mulai kesel dan berjalan mengejarnya,lalu dia mulai berhenti memalingkan badannya condong ke ara
Lapor Hansip
29-11-2015 21:00

Dia

Cerita ini gue tulis ulang.

Jadi selamat membacaemoticon-Big Grin
emoticon-Paw




Quote:
Prolouge




"Panas, cih" . mata gue mulai tertutup karena silaunya matahari. Dan saat itu,




"Auch! kalo lagi jalan liat - liat dong mas nya! Jangan main tubruk - tubruk aja. Ntar saya tuntut loh!!".
Lelaki itu terus berjalan. Gue mulai kesel dan berjalan mengejarnya,lalu dia mulai berhenti memalingkan badannya condong ke arah gue dan berkata




"………"


Pria itu tersenyum dan mulai berlari
Gue mulai ikut tersenyum.



--



profile-picture
anasabila memberi reputasi
1
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Dia
29-11-2015 21:01
Diubah oleh Silvvvyy
0 0
0
Dia
29-11-2015 21:01
Quote:
Part1




Sambil berjalan menulusuri lorong sekolah. tidak menemukan siapa - siapa. Hari ini libur, tapi beberapa orang selalu punya kepentingan sendiri buat datang lagi libur sekolah. Termasuk gue yang harus cepat menyelesaikan tugas walaupun itu cuman satu ataupun dua. Walaupun datang tapi tak di kerjakan. 'Huff. How foolishly.'


"Lo sendirian aja? Yang lain kemana?" Seseorang bertanya kepada gue badannya tinggi kurus dengan nada yang lembut dan sangat ramah.


"eh iya, yang lain telat kayaknya. Nama lo? Siapa ya..." Baru sadar kalo gue baru kenal anak ini.


"lho. Lo ko gatau? Kitakan mulai sekelas. coba deh tebak siapa! Jahat banget si lo sampe gatau nama gue. Gue aja bisa hafal nama lo!"



Eh iya. Ko gue mulai bodoh gini si. " bentar aduh siapa yaaaaa. Ko gue yang bingung sendiri gini yaa aduuh pliss kasih tau ajaa. Itu salah satu
kelemahan gue suka lupa! Maafin" yep gue baru saja memberitahunya satu dari sekian ribu keburukkan diri sendiri kepada orang yang baru gue kenal.




"Waah. Jadi nama lo riri ya! Siap riri salam kenal. Gue devi. maafin gue suka susah ngafal in nama orang soalnya hahahah" . wanita ini membalas sapaan gue dan berkata

"lain kali kalo lo lupa gue getok lo beneran gue ga bohong!"

"haha" gue tersenyum. gue liat jam tangan gue menunjukkan pukul 11.27pm. jadwalnya sih jam 11. gue sengaja ngaret biar gue dateng udah pada kumpul ternyata belum.

"lo sendirian aja ri?"

"eh. iya emangnya kenapa? yang lain ngaret nih! lo juga!"

"hehe.." *tinung* suara khas line* gue intip muncul pop up pesan yang tertulis 'pulang jam berapa' gue tersenyum 'belum tau kak. ntar gue kabarin yaak' . eh iya gue lagi deket sama salah satu kaka kelas yang mulai memperhatikan gue kali - kali ini. Baper.

"eh iya kita bagi tugasnya dulu deh dev. lo jangan mainan hp dulu dong" riri langsung liat gue dengan sinis

"iyaiya nih udah gue kerjain setengahnya kemaren"

"nah bagus gitu dong. sini gue rekap sambil nunggu yang lain"




gue masih asik dengan obrolan 'personal chat' ini. akhirnya selesai juga, gue langsung excited 'kak gue dah selesai ni' 'ok. tunggu ya' gue cuma bisa senyam senyum sendiri.




"dev lo balik sama siapa"

"gatau nih kayanya gue di jemput. emangnya kenapa rob"

"engga gue sama si gita mau main dulu lo mau ikutan gak? gue udah ajak riri dia bawa motor juga soalnya"

"ah. gasusah maaf ya gue ngga bisa ikut sekarang"

"okedeeh. kita mau otw sekarang. yuk kedepan"



oh iya gue lupa. gue satu kelompok dengan 4 orang lainnya jadi ber5, gue , riri, robby pacarnya robby gitta, sama nurul. nurul gabisa ikut karena ada acara. skip

"kita duluan yaa!"

"iyaaa" gue menjawab sambil memperhatikan jam tangan gue. udah jam 3 huft. gue masih menunggu kabar... 10... 20.. sampe 30 menit gue nunggu. rgh kemana sih ni orang. lalu, sebuah motor berhenti dihadapin gue



"nungguin siapa neng"



sambil membuka kaca helmnya. gue tersenyum. sebenarnya ini pertama kali kita ketemu bener bener setelah 'chattingan' intensif berminggu minggu.
Diubah oleh Silvvvyy
0 0
0
Dia
29-11-2015 21:06
Hai cantik godain aku dong emoticon-Smilie
0 0
0
Dia
29-11-2015 21:06
Satu lagi deh lol
0 0
0
Dia
29-11-2015 21:11
Quote:
Part 2



itu kejadian tepat tahun lalu. sekarang gue sedang merayakan hari jadi kami yang ke setengah taun. orang ini lagi duduk disebelah gue sibuk menceritakan apa saja yang ia lakukan untuk mempersiapkan hari ini. gue sibuk mengulik handphone nya.



lalu muncul chat 'kamu lagi dimana? gimana sukses? kapan kamu mau bilang sama cewe kamu? mungkin begitu singkat isi pesannya.


gue terdiam. wondering apa yang mau dibilang.. kita kan masih sma? ato dia udah siap siap mau kuliah di luar kota..



"kenapa? ada yang masuk? coba liat sini"

"hah." gue panik-_-

"sini hp nya" ngerebut hpnya dari tangan gue. wajahnya pucat setika.

"gue anter lo pulang ya sekarang" gue mengangguk. nggak mau bilang apa apa spechlees. penasaran ini campur aduk banget.
dia bukain pintu mobilnya. gue masuk duduk terdiam. gue hampir mencucurkan air mata sambil melihat mukanya.

'this is our anniversarry' gue berguman.

'yes and u're still the one' membalasnya sambil melihat mata gue dalam dalam.



----




"Slrup" sambil menyeruput satu mangkuk mie kocok khas bu kantin yang wuenaknya gaada main. Tiba - tiba seorang melewati belakang badan gue. Seperti menggeser, saat gue mau tengok seorang wanita ber suara cempreng berlari sambil memanggil nama gue



"Devii!" Gue hampir keselek ni anak kenapa.



"loh lo kok kaya jomblo banget si sampe makan di kantin sendirian gini. pacar lo mana dev? Kan gue bilang tunggu gue abis kumpul sosis dulu baru makan! Nah mumpung gue temenin. Bayarin dulu gue mie kocoknya, ntar gue ganti. Tapi kan lo berhati baik nih, di teraktir juga gue rela."



Hmph gue menengok saku gue yang tipis. Duh cukup ga yah. Orang ini aja belum di bayar.

"Lho ko lo diem aja. That's a yes for me yay!"

"Pacar gue ri?" Wanita itu berlari memasuki stan ibu kantin. Gue cuma bisa meratapi nasip.



Riri datang dengan membawa sebuah mangkuk mie "Iya pacar lo. jangan - jangan kalian berantem lagi deh haduh! kalian kan abis 'anniversarry' an kamareen" gue diem.


"Gue capek. bisa ganti topiknya gak?"

"Btw ri, hari - hari gini ko lo tumben bawel gini. ko bisa?" Riri mulai berhenti menyeruput mienya dan berkata.

"lo kan tau gue abis pms kemaren kemaren. jadi gue puas puasin sekarang hahaha. da ah gue mau makan"



Riri asik dengan headset yang dipakainya. ia bilang kalo mau mulai jadi k-pop ers harus mulai banyak banyak dengerin lagu korea yang lagu hitszz. dengan tidak memperdulikannya gue duduk melamun. gue fokus liat kedepan, masih terbayang chat kemarin.. dari siapa ya. kok namanya kaya nama cewe gitu. lalu, ada kerumunan cowo lagi nongkrong sambil gosip mata gue tertuju pada satu arah. seseorang dengan buku ditangannya. dia mulai menaikan kepalanya dan tersenyum ke arah gue

'ha' gue memalingkan arah dan berhenti melihatnya.

"kenapa lo dev? ko kaget gitu?"

"ah engga, masa si?"

"lo liat siapa emang?" riri melihat kearah sekitar dan tertuju pada satu arah.

"ohh itu, itukan kumpulan geng gitu. apaya namanya haduh gue lupa. kenapa? ganteng - ganteng ya? hahaha. jangan jangan lo selingkuh ya Dev!" ia tertawa sampai tersedak.

"makanya lo jangan banyak ngomong Ri. kenal aja kagak gue emang se-terkenal itu ya mereka? riri mengangguk dan menepuk nepuk dadanya yang kesakitan.

gue memalingkan arah "eh ri ada yang dateng tuh. kayanya nyariin lo"

"lho siapa?" riri menoleh kearah kanan "geng cabe"



Kita manggil mereka "geng cabe" kenapa? ya karena isinya cabe semua.. dari yang keriting warna merah ijo sampe yang gendot juga ada! mereka terkenal nyebelin banget di sekolah kalo kemana mana bareng dan berisik kalo engga kalo pulang waktu pulang sekolah mereka udah pada nangkring di depan gerbang dengan bibir yang merah mempesona. rambut yang jangan dipikirin besok juga ganti warna. jadi mereka itu salah satu penerus geng ** milik nya kaka kelas dulu. ya kaka kelas dulu wajahnya sangar semua..... lah ini-_-


"haduh semenjak kapan gue ngajak ribut sama geng cabe itu" riri sambil ngedumel.

"gatau tuh bukan nyanperin kita kali" dan untungnya mereka ga nyamperin kita. cuma ada satu, salah satu dari mereka bisik bisik dan nunjuk ke arah kita. huft,

"Ri mereka nunjuk nunjuk ke arah kita tuh." gue lalu berdiri mengambil mangkuk dan terjadi jeng jeng jeng. saat gue mendekat mereka bisik bisik. haduh risih dasar.

"bu ini uangnya punya saya sama temen saya yang itu ya" sambil menyodorkan uang.

"iya makasih neng" .

'eh itu tuh.' 'iya itu' . gue memandang ke arah mereka. sangat sangat lama, berharap mendapat penjelasan. gue jalan melewati kerumunan orang itu tiba - tiba seseorang nyeletuk

"eh devi kan?" gue memalingkan arah memfokus kan diri pada seorang cewe yang gue mulai kenal. gue curigai berapa hari ini.

"iya kenapa?" cewe itu berjalan mendekati gue

"nama gue Annisa. panggil aja ica" menjulurkan tangannya. jir jijjk gue


"lo pacarnya adityakan?" gue menatap matanya, lalu gue turunin pandangan gue ke tangannya. "iya gue devi. pacarnya ka adit. emang kenapa?" dia memalingkan diri dan melihat teman temanya yang bersorak.


"yaudah gue doain lo cepet putus ya" dia tersenyum sinis. gue gatau harus gimana lagi. ingin rasanya gue tampar tapi banyak orang disini.
gue senyum "kita liat jalannya permainan ya" gue memalingkan diri, mata gue berkaca kaca gue nggak kuat lagi. ternyata bener dia yang chat pacar gue kemarin. Riri teriak manggil nama gue terus dia bilang


"lo cape dev. take a break" badan gue lemes. beberapa hari itu gue harus mengurus segalanya. pacar gue yang gamau gue anggap selingkuh ini beneran melakukan hal hina ini gue pusing Riri pusing liat gue.

"lo kalo mau nangis, nangis aja tapi gak sekarang. lo harus ngumpulin diri lo sendiri lagi dev sekarang, lo gaboleh keliatan lemah" gue tau semuanya tapi gue pura pura buta dan tuli. segala hal gue tutupin sama pacar gue.

"gue mau pulang aja Ri."

"yaudah lo ga dianterkan? nih ambil tas lo"

"dianter lah. gue mau telfon ke rumah dulu. gue duluan yaa"

"iyaaa take care" gue berdiri mengambil tas dan tidak memperdulikan apa apa lagi.

gue sibuk mencari kontak kaka gue yang baru di hp. "duh manasih"
*bruk*
Diubah oleh DeviLQueen
0 0
0
Dia
29-11-2015 21:18
Quote:Original Posted By ChocoTop
Hai cantik godain aku dong emoticon-Smilie


Ka eki gak kopdar nyebelin aseli
0 0
0
Dia
29-11-2015 21:18
Quote:
Part 3



handphone gue jatuh. duh. gue berpapasan mata dengan nya.



"eh maaf lo gapapkan?" dia lalu jongkok mengambil batre dan tutup hp gue

"gapapa kok. haduh masih bisa idup gak ya hpnya aah" gue panik sambil me ngecek kali aja ada yang lecet

"duh gapapakan handphonenya. " dia ngasih tutup dan batrenya ke gue.

"yaah bisabisa. gapap kok cuma lecet sedikit" padahal emang sedikit sih tapikan..

"wah gue minta maaf ya."

"gapapa ini salah gue juga kok"



"tunggu sini ya" ia berlari menuju kerumunan cowo geng tadi. tiba tiba hp gue bunyi *adiitt* dia telfon gue ga gue angkat. sebenernya dari kemarin adit selalu mencoba menghubungi gue tapi gue mulai sadar buat ini harus gue biarin dulu. bisa mati kalo gue terus terusan ngurusin hal ini dalam hati gue. cowo itu dateng lagi, waktu gue perhatiin



'loh kok inikan-_-' yep cowo yang td gue perhatiin dia bawa selembar kertas gitu.

"nih sebenernya gue mau ngasih ini dari kemarin. lo devikan?"


Badannya tidak terlalu tinggi. Walaupun tinggi badan gue cuma sebahu dirinya. rambutnya rapih. senyum nya manis....


"eh iya gue devi. loh ini apa?".


dia tersenyum "invitation, dateng ya"


dia pergi berlalu. gue bingung ini apa.. fikir gue yaudah ntar gue buka di rumah deh. gue berjalan sendiri lagi, gue berharap adit bener bener minta maaf sekarang. gue takut dia nunggu gue diluar. gue belum sanggup melihatnya sekarang.


-----



waktu itu minggu pagi. gue lagi nyantai sambil dengerin lagu.



setelah berhari - hari gue enggan ngasih kabar adit akhirnya gue menyerah. dia minta ketemu gue, gue juga cape butuh penjelasan akhirnya kita ketemu. sebuah mobil behenti di depan gue



"masuk"

"mau apa?".

"udah masuk aja ntar gue jelasin semua. kita makan dulu ya."

gue diem dieman. ga mau ngomong apa apa

"lo kemana ajasi kok susah dihubungin" sambil ngelus kepala gue.

gue tetep diem dan memalingkan muka. damn

"yaudah" kita sampe. gue turun terus dia bilang

"tunggu sini ya" gue mengangguk. gak lama dia dateng lagi

"sini ikut"


gue ngikut. pelayan mempersilahkan gue duduk dan menanyakan apakah gue butuh yang lain. gue bilang engga dan memberikan menu nya. sebenernya gue gak enak makan tapi yasudahlah.



adit tetep diem di depan gue. mulai pembicaraan tapi cuma gue iya in aja. tetep ngelus kadang cubit pipi gue. so sad.
selesai makan kita masuk mobil lagi. gue tetep duduk terdiam

"ada yang mau gue omongin sama lo dev"

"bicara aja." gue menundukan kepala

dia melihat muka ge dan berkata

"jadi gini maafin gue dulu dev gue ga bilang sama lo. sebenernya gue udah lama jenuh punya hubungan gini sama lo." gue liat keatas dan mulai memandangnya

"jadi lo maunya apa?"

"kita putus aja. Maafin gue dev ga bisa jadi yang terbaik buat lo"



gue minta diturunin. gue diturunin di pinggir jalan gaes. gue nangis mulai hujan kenapa pas banget suasananya. sekarang gue bingung harus kemana. gue telfon kaka nggak gue jelasin kenapa gue nangis.....



gue gatau harus ngapain sekarang.









Hari berganti yeps. gue mulai harus ngelupain hari itu. apapun caranya, gimanapun rasa sakit yang gue rasain. gue denger mereka suka main ga bener ya gue juga harus ga peduli. walaupun setiap hari gue pasti liat mereka ngumbar ngumbar kemesraannya di sekolah. hal yang harus gue sadarin sekarang adalah mantan gue ini ternyata melakukan hal yang sama ke semua cewe. jadi inget ya ga semua yang dia lakuin semua ke lo itu special. bisa aja sekarang lo special buat dia. eh nanti siapa yang taukan haha~
Diubah oleh DeviLQueen
0 0
0
Dia
29-11-2015 21:20
sori sil asli disuruh main keyboard dadakan dari jam 12 jadi kudu standby hahhaa
0 0
0
Dia
29-11-2015 21:21
pejwan hanya milik kita berdua ya sil emoticon-Embarrassment
0 0
0
Dia
29-11-2015 21:23
Quote:Original Posted By ChocoTop
pejwan hanya milik kita berdua ya sil emoticon-Embarrassment


tauk ah awas tar kalo ketemu
0 0
0
Dia
29-11-2015 21:26
Quote:Original Posted By Silvvvyy


tauk ah awas tar kalo ketemu


gimana kalau ketemu? emoticon-Smilie
0 0
0
Dia
29-11-2015 21:41
Quote:
Part 4




Kejadian itu berlalu. suatu saat Riri tiba tiba nanya gue ada undangan. eh iya gue baru inget kalo gue dapet undangan sweet17th gitu. dari seseorang kemaren.


"coba cek" kata Riri



"kemaren orang yang punya acara nanya lo bisa dateng gak katanya"



gue penasaran gue buka isinya. covernya simple mungkin karena yang ulangtaun ini cowo. tertuliskan to: devi. orang yang ulangtaun namanya Andhika.

"loh yang ulangtaun Andika? berarti yang ngasihin undangannya ke gue andika ya Ri?"

"yakali"


"hari apasi sabtukan? gue usahain deh soalnya papa gue mau dateng"


"loh papa lo dateng minggu ini? yaudah salam dari gue yaa dev"

"iya okaai. btw sebenernya gue penasaran loh sama cowo ini" sambil nunjuk namanya

"waah. beda nih kalo udah single"

"iya dong guekan harus move on! haha"




kita berdua tertawa bersama. gue bahagia punya Riri, karena gue ga perlu temen banyak buat luangin waktu gue. selain gue Riri juga sering nyapa orang. berapa kali katanya kalo kita mau ketemuan di mall dia salah nyapa, sanking seringnya kadang gue suka pura pura kalo dia bukan temen gue hahaha. but she's really cute. tingginya gak beda jauh sama gue. dia mungil rambutnya item sebahu dia bilang selalu pengen punya pacar tapi gak kesampaian kadang gue suka ngenalin cowo buat anak ini tapi apa daya orangnya susah.


"hm. menurut lo yang bagus yang mana ri?"


"semua juga bagus kok. gue gak pinter beginian dev"

"ohiyaya."

"eh emang lo beneran mau dateng dev? kitakan gak kenal samaa yang punya acara"

"gapapa kali. kayanya dia orang baik juga"


Gue sambil membereskan baju yang telah gue keluarin dari isi lemari. hm kayanya udah lama semenjak gue memakai pakaian ini.

"Ri yang ini aja ya?"

"nah itu bagus. gih cari heels lo"

"siap kapten"

"eh entar lo kesana mau naik apa emangnya" tanya riri sambil nyisir rambut gue

"ntah taxi aja ya ri. biar deh gue yang bayar. ntar baliknya minta jemput aja deh gimana?"

"boleh deh. eh, gue baru keingetan sesuatu."

"apaan"

"gajadi, lupa"

"ye, banyak dosa sama emak lu ya ri"

"hehe"


Kita berdua udah siap. Taxi depan rumah udah nungguin daritadi, setelah pamit sama mamah gue dan Riri berangkat. Dan btw papah gue pesawatnya delay jadi mungkin besok pagi baru nyampe.



Kita pake taxi karena gatau jugasi tempatnya dimana haha. Dilihat dari undangannya tempatnya di hotel gitu gak gede juga hotelnya. Mungkin hotel berbintang empat. Warna cat hotel ini dominan gold. Dan banyak pepohonan sekitarnya.

“dev, kayanya si Andikha ini anak yang punya ni hotel deh”

“Haduh Riri, norak banget si lo, ini kan bisa disewa. Gimanasi”

“oh gitu ya dev, kok gue gatau. Gue kira cuma bisa buat kimpoian doang”

“Ya si Riri. Dah cepet kita cari lobby sama toilet dulu. Tuh benerin dulu lipstiknya”



Setelah masuk lobby hotel dan menanyakan apakah ada yang sedang berulang tahun disini gue dan Riri di arahkan ke bagian kolam renang. Sebelumnya kita udah liat beberapa temen satu sekolah bahkan sekelas berjalan lalu lalang. Reaksi mereka Cuma ‘eh Devi sama Ririkan? Loh kalian di undang juga?’ mungkin seperti itu di karenakan gue dan Riri mana tau acara ginian -_-.



“Devi! Riri!”

Seseorang manggil nama kita

“Dev tuh Gitta tuh sama si Robby”

Gue memang melihat mereka dari pertama gue menginjakan kaki di tempat ini. Ciri khas kedua pasangan ini adalah selalu bersama. Ya! Kalo liat dua orang manusia selalu bersama pasti itu mereka. Robby mengenakan kemeja rapih dengan dasi berwarna merah marun gitta memakai dress senada dengan hijab ala zaman sekarang.

“tumben kalian berdua dateng acara beginian” kata robby sambil meminum jus buahnya. Fyi aja disini gue belum menemukan alkohol..hm

“Tauk tuh si Devi mau tebar pesona kayaknya” riri nyosor

“Enggasi rob, sebenernya gue juga gatau siapa yang ulangtahun hari ini hahahaha”

“kocak lo dev masa gatau si? Ini si Andikha looh anak kelas sebelah. Kita kan udah tiga tahun dev sekolah masa lo masi gatau aja si hahaha” gita terbahak

“beneran, kayanya si riri juga gatau siapa”

“gue tau dev siapa. Makanya gue bisa di undang” sambil nunjukin idungnya. Dia biasa melakukan itu kalo ngeledek gue-_-

“Yaaa jadi yang ulangtahun yang mana rob” gue sambil nepuk pundak robby yang daritadi kerjaannya merhatiiin cewe – cewe sekitar.

“Oh lo gatau dev? Ntar gue kenalin deh”

“ye, makanya gue nanya sama lo juga gimanasi rob”

“terus gimana caranya lo bisa di undang dev? Kan kalian gak saling kenal gimanasi”

“waktu itu gue ketemu dijalan terus dia kasiin aja deh tuh surat undangannya”

*teng-teng* suara gelas dipukul sendok

“tuh dev orangnya,” sambil nunjuk

Ohitu orangnya. mungkin rambutnya rapih mengkilau sedikit berbeda saat waktu itu. Memakai jas hitam dan berdasi. Sebelahnya mungkin ibunya dan satu lagi..

Adit!



Ya! Adit kok ada adit sih? Haduh kacau.

“Dev, liat itu siapa!!!”
Gue memanyunkan bibir

“Iya gue diem”


Kita melihat mereka, mengucapkan banyak terimakasih buat orang – orang yang udah dateng. Menyanyikan lagu ulangtahun tiup lilin dan potong kue. Gue masih syok. Kenapa bisa ada adit disini? Sebenarnya apa yang terjadi-_-

Gue akhirnya sibuk mencari celah – celah untuk kabur #eh. Tapi orang – orang ini malah menyapa gue dan menanyakan hal – hal yang lumrah buat anak kelas tiga ‘ntar mau kuliah dimana?’ ‘ohiya emang jurusannya bagus ya?’ ‘loh kenapa mau nyoba di luar kota’ blablabla dan membicarakan impian mereka.

Tiba – tiba seseorang nubruk punggung gue. Haduh adit ini pasti. Gue gak berani menoleh dan berjalan pelan. Orang itu memanggil gue dan meminta maaf, gue ga peduli dan terus jalan. Dia tiba – tiba pegang tangan gue. Ni orang sarap apa gimanasi.

“lo gak kenapa – kenapakan?”

“Iya gue gak kenapa – kenapa kok” oh bukan adit.

“ohiya lo devi kan? Gue kira lo gabakal dateng”

“iya, haha gaenak dong udah di undang masa gak datengsi”

“eh makasih ya udah dateng.”

“iya sama – sama” dia lalu tersenyum lalu meninggalkan gue disini. Duh seharus nya tadi gue Tanya adit itu siapanya dia.

Acaranya berjalan cukup lancar. Walaupun rata – rata yang dateng anak – anak yang menganut hedonisme semua. Gue masih bisa berbaur dan kehiangan riri. Dia ga berenti berenti muji cowo ganteng disini.

“Ri kita pulang yuk udah malem”

“Gamauuuuuuu! Tuh liat lagi seru – serunya tuh si Andika mau diceburin”

“Ya bodoamat gue ngantuk ri. Ntar mama gue kemaleman jemputnya”

“gue kan nginep tempat lo dev. Yuk bentaran lagi.”

Ya gue nurut aja, padahal gue udah gak enak disini. Adit mengumbar kemesraannya depan gue. HAAAA














Akhirnya gue sampe kasur dan

‘ada apa ya’
0 0
0
Dia
29-11-2015 21:41
Quote:Original Posted By ChocoTop


gimana kalau ketemu? emoticon-Smilie


harus traktir eskrim
0 0
0
Dia
29-11-2015 22:45
Quote:Original Posted By Silvvvyy
harus traktir eskrim


Bener ya?
0 0
0
Dia
30-11-2015 10:20
Quote:Original Posted By ChocoTop


Bener ya?


iya asli traktir aku eskrim
0 0
0
Dia
30-11-2015 14:36
Quote:Original Posted By Silvvvyy
iya asli traktir aku eskrim


Berdua aja ya tapi emoticon-Embarrassment
0 0
0
Dia
30-11-2015 15:13
Quote:Original Posted By ChocoTop


Berdua aja ya tapi emoticon-Embarrassment


maunya bedua aja ntr nyang ketiganya setan gimana emoticon-Frown
0 0
0
Dia
01-12-2015 18:22
Tandain dulu... emoticon-Paw
0 0
0
Dia
01-12-2015 18:23
Tutup Dulu deh
0 0
0
Dia
01-12-2015 18:39
Sabna ayam emoticon-Mad
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
you-stole-my-heart-true-story
Stories from the Heart
bastard-hotelier
Stories from the Heart
natsu-no-hanami-n2h---fiksi
Stories from the Heart
you
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Collections
Heart to Heart
Heart to Heart
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia