News
Batal
KATEGORI
link has been copied
2
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55b557141ee5df55718b4567/gak-ada-kerjaan-pemerintah-anjurkan-pns-mengantar-anak-di-hari-pertama-msk-sekolah
KOMPAS.com - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai negeri sipil dan aparatur pemerintah lainnya dianjurkan untuk meluangkan waktu untuk mengantarkan anak-anaknya berangkat sekolah pada hari pertama masuk sekolah, baik di SD, SMP, maupun SMA, Senin (27/7/2015). "Mengantarkan anak di hari pertama masuk sekolah, memberinya motivasi untuk percaya diri dan berperilaku baik di sekolah ad
Lapor Hansip
27-07-2015 04:54

[Gak ada kerjaan] Pemerintah Anjurkan PNS Mengantar Anak di Hari Pertama Msk Sekolah

Quote:KOMPAS.com - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai negeri sipil dan aparatur pemerintah lainnya dianjurkan untuk meluangkan waktu untuk mengantarkan anak-anaknya berangkat sekolah pada hari pertama masuk sekolah, baik di SD, SMP, maupun SMA, Senin (27/7/2015).

"Mengantarkan anak di hari pertama masuk sekolah, memberinya motivasi untuk percaya diri dan berperilaku baik di sekolah adalah bagian dari pembangunan karakter anak," tutur Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Yuddy Chrisnandi dalam pernyataan resmi, Minggu (26/7/2015).

Anjuran tersebut merupakan upaya meningkatkan budi pekerti anak, membangun kepercayaan diri anak, serta sebagai bentuk komitmen yang kuat dari orang tua terhadap lingkungan sekolah anak-anaknya.

Yuddy juga meminta agar para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di setiap instansi pemerintah memberikan izin atau dispensasi kepada pegawai yang memiliki anak usia sekolah untuk terlambat masuk kerja karena mengantarkan anaknya di hari pertama masuk sekolah.

Ia menyatakan, masa depan Indonesia terletak pada budi pekerti anak. Untuk itu, aparat pemerintah sebagai pemimpin di tengah-tengah masyarakat harus menjadi contoh dan teladan dalam melahirkan dan mendesain anak Indonesia yang berbudi pekerti dan berkarakter kuat.

Oleh karena itu, ia minta agar keterlambatan tersebut tidak dicatat sebagai pelanggaran disiplin selama dilakukan atas izin dan dalam batas waktu yang proporsional.

Himbauan tersebut disampaikan Yuddy setelah berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Anies Baswedan di Jakarta. Anies meminta bantuan Yuddy untuk memberikan himbauan kepada segenap ASN agar menjadi teladan dalam membangun budi pekerti anak yang diawali dengan mengantarnya ke sekolah.

Menurut Anies, saat ini sedang ada antusiasme orang tua untuk menghantar anak di hari pertama sekolah, terutama yg masuk jenjang baru, yakni SD kelas 1 dan SMP kelas 1.

"Kami merespon positif jika ada lampu hijau dari Menteri PANRB untuk memberi kesempatan kepada ayah/ibu yang PNS, ikut mengantar sekolah anaknya di hari pertama," kata Anies.

Menemani anak di saat paling bersejarah yakni masuk sekolah pertama kali, tutur Anies, sangat berarti sebagaimana mereka hadir kelak saat anaknya diwisuda.

Di sisi lain, menurutnya, mengantar anak di hari pertama itu juga dapat mendorong interaksi positif antara orang tua dengan guru.

http://edukasi.kompas.com/read/2015/07/26/21184341/Pemerintah.Anjurkan.PNS.Mengantar.Anak.di.Hari.Pertama.Masuk.Sekolah?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Khlwp



Urusan mengantar anak itu urusan keluarga, masak mentri ikut campur, ga ada kerjaan banget nih mentri, ke laut ajalah emoticon-Busa
0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
[Gak ada kerjaan] Pemerintah Anjurkan PNS Mengantar Anak di Hari Pertama Msk Sekolah
27-07-2015 05:03
Imbauan ya yud? Mending kagak usag bacottt..langsung terbitin inpres atau keppres biar greget dan langsung di patuhi...

Menteri kok dungu.....
0 0
0
[Gak ada kerjaan] Pemerintah Anjurkan PNS Mengantar Anak di Hari Pertama Msk Sekolah
29-09-2020 13:02
Yaa kalau dijam kerja jangan lah...bisa anter anak tapi yaa terlambatnya jangan terlalu lama nantii bisa menjadi sebuah rasa iri daripada temen yang lainnya..yang sama sama bekerja,
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia