News
Batal
KATEGORI
link has been copied
937
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/557e80651a997508288b4568/berkarir-di-sales-atau-marketing
Oleh Dino Martin CEO karir.com Selepas kuliah dulu, saya yakin sekali saya ingin berkarir di bidang apa. Marketing! Marketing lebih banyak memikirkan strategi, planning, duduk santai di menara ga
Lapor Hansip
15-06-2015 14:36

Berkarir di Sales atau Marketing?

Past Hot Thread
Berkarir di Sales atau Marketing?
Oleh Dino Martin CEO karir.com


Selepas kuliah dulu, saya yakin sekali saya ingin berkarir di bidang apa.
Marketing! Marketing lebih banyak memikirkan strategi, planning, duduk santai di menara gading. Ah... betapa salahnya asumsi saya itu.


Selain asumsi tersebut, bekerja di Marketing juga nampaknya menyenangkan.
Kalau penjualan tidak masuk target, itu bukan salah marketing.
Tapi, salah teman-teman di sales.
Kalau terjadi pengurangan karyawan, yang kena duluan, teman-teman produksi, sales, dan mungkin setelahnya baru marketing.
Kenapa?
Karena team marketing dipercaya dapat mengembalikan situasi yang sulit dengan strategi mereka. Intinya, marketing itu idaman saya bingit.


Sebelum berkarir di Jakarta, saya pernah berbisnis rental laser disc di Yogyakarta.
Disini pula saya menyadari pentingnya branding untuk membangun sebuah bisnis yang sukses.
Branding adalah inti dari marketing. Marketing itu pada dasarnya adalah aktifitas untuk membangun brand Anda, reputasi Anda. Bisnis rental Laser Disc pada pertengahan 90an memang sedang booming dan saya bukan pemain pertama.
Jika bukan menjadi yang pertama, maka jadilah yang pertama di kategori lain.
Atau dengan kata lain, carilah pembeda yang relevan dan stick to it alias konsisten dengan pembeda itu. Nah, pembeda brand saya (Disc House) waktu itu cukup simple ; Disc House adalah rental laser disc yang tidak menerapkan sistem denda apapun juga.
Nekad ya? Untuk menghindari atau meminimalkan nilai kerugian dari para pelanggan yang hobinya telat mengembalikan, saya menerapkan sistem insentif buat pelanggan yang mengembalikan tepat waktu. Namanya kupon tertib. Ide sederhana yang hasilnya cukup dahsyat. Dengan mengumpulkan kupon tertib, pelanggan bisa mendapatkan beragam hadiah dan yang paling sederhana adalah bisa meminjam lagi secara Cuma-Cuma. Mantap kan? Saya juga menawarkan money-back guarantee. Artinya, kalau sudah pinjem film-nya, lantas ternyata tidak suka dengan filmnya, atau salah judul, atau alasan apa pun juga, jika dikembalikan dalam waktu 3 jam, dapat tukar dengan film lain tanpa biaya tambahan. Hasilnya? Brand Disc House cepat dikenal, dan reputasinya demikian cepat terbangun.


Berangkat dari pengalaman sederhana itu, saya memutuskan untuk berkarir di bidang Marketing. Karena marketing adalah titik awal dari perjalanan panjang sebuah brand.

Ternyata di dunia korporasi yang demikian besar, penerapan marketing menjadi semakin kompleks. Tidak hanya sebatas satu toko saja. Hahaha. Masuk dunia perbankan, saya bergabung dengan Bank Universal, salah satu bank swasta nasional yang waktu itu cukup ternama dan terkenal dengan inovasi produk dan teknologinya. Kalau dulu saya berurusan dengan staf toko yang hanya berjumlah 8 orang, bekerja di Bank sekelas Universal, karyawannya ribuan. Bayangkan... bagaimana coba caranya menyatukan visi kepada orang sebanyak itu dengan beragam latar belakang pendidikan dan kultur yang berbeda? Karena inti dari Marketing tetap sama, yaitu bagaimana bisa membangun Brand yang kuat. Sementara, Brand itu amat sangat diwakili oleh para pelaku brand yang tidak lain dan tidak bukan ya tentunya adalah para karyawan perusahaan. Kalau cuman sekelas toko yang 8 orang, gampanglah di aturnya. Nurut semua pula, lah wong, saya pemiliknya? Bagaimana dengan korporasi besar? Dimana saya hanyalah seorang kroco yang baru saja lulus?

Quote:
Membangun sebuah brand yang kuat itu bagaikan membuat dan memainkan sebuah simfoni berkelas yang para pemainnya adalah seluruh karyawan.

Barulah saya sadar bahwa berkarir di Marketing tidak akan semulus yang saya bayangkan.
Pengalaman membangun Brand saya rasakan betul ketika saya berkarir di perusahaan - perusahaan hebat seperti
Bank Universal, British American Tobacco, Ericsson, L’Oreal dan BMW.


Saya baru bertanggung jawab secara de facto terhadap fungsi sales ketika saya berada di BMW. Direkrut sebagai Head of Marketing, saya menutup karir saya di BMW sebagai VP Sales and Marketing di tahun 2008.
Tapi, peran saya di Sales ya sudah ada sejak saya berkarir pertama kali di Bank Universal.
Marketing dan Sales itu ibarat orang pacaran kali ya? Pasangan yang kadang berselisih pendapat, berantem, tapi saling sayang? Hahaha.


Sebagai seorang marketing yang baik, jangan mimpi bisa menjual Brand kamu ke pasar kalau kamu tidak bisa meyakinkan konsep brand kamu kepada team sales terlebih dahulu.
Namun, bukan berarti, team sales adalah core central untuk pengembangan ide. Ini salah.
Semua tetap harus berfokus kepada pasar dan target market kita. Peranan team sales adalah memberikan input dan masukkan. Dan seringkali memang input dan masukkan dari mereka tidak sesuai dengan yang diharapkan. Disini biasanya ‘ribut’ dimulai. Akhirnya team sales tidak setuju dengan ide marketing dan menjalankan program atau aktifitasnya dengan ogah-ogahan.
Ketika program gagal, “Tuh khan. Ide konyol dipaksakan, jadinya gak jalan. Gagal!”
Padahal mungkin implementasi-nya yang kurang baik (karena tidak percaya dari awal itu) sehingga programnya gagal.


Mari sekarang kita melirik dunia sales. Sales ini adalah dunia yang unik dan penuh karakter. Kalau banyak yang bilang orang marketing itu adalah orang yang kreatif, saya agak kurang setuju. Anak sales tidak kalah kreatif. Apalagi menjelang akhir bulan dan target mereka belum kesampaian. Saya jamin otak kreatif mereka bakalan keluar. Ada kreatif yang baik, tapi gak jarang juga kreatif ngaco yang akhirnya berbuah kepada kerugian.

Sejak awal berkarir, saya selalu ingin menciptakan hubungan kerja profesional yang harmonis, dan itu harus saya lakukan dengan ‘partner’ paling dekat dari team marketing,
yaitu team sales. Banyak melakukan koordinasi dengan mereka, mendengarkan segala masukkan dan dijadikan pertimbangan dalam menciptakan program marketing yang efektif.


Jadi, sedikit banyak saya memahami dunia sales juga. Dan semakin akrab dengan dunia sales ketika akhirnya fungsi ini menjadi tanggung jawab saya juga.
Berbeda dengan Marketing, saya menemukan berkarir di Sales merupakan salah satu pilihan yang mewajibkan pelakunya untuk menjadi super dinamis dan kreatif.
Pilihan karir ini juga memberikan kesempatan untuk belajar banyak ilmu-ilmu seperti negosiasi, komunikasi, customer relationship management, handling complaint, conflict management dan lain-lain yang juga amat sangat berguna di kehidupan sehari-hari.

Peranan sales sekarang pun telah banyak bergeser dari pola traditional sales yang cuman kenal kejar target menjadi seorang konsultan yang bisa memberikan solusi kepada pelanggan mereka. Tidak melulu hanya jualan.


Quote:
Berikut penjabaran saya mengenai bedanya seorang pelaku sales tradisional dan sales yang modern yang memberikan solusi secara konsultatif.

Berkarir di Sales atau Marketing?


Dunia Marketing sering dilihat sebagai dunia yang lebih glamor daripada sales.
Padahal, kalau teman-teman sales mencapai target penjualan, biasa banget yang namanya jalan-jalan ke luar negeri.


Berkarir di Marketing akan banyak melibatkan analisa, market understanding, bertemu dengan beragam agency, mulai dari riset sampai agency public relation, terlibat di production seperti photo shooting, video shooting. Pulang malam sudah biasa buat team marketing.

Berkarir di Sales banyak bertemu orang dengan beragam latar belakang,
kesempatan meilihat beragam budaya karena besar kemungkinan sales yang berprestasi akan dirotasi ke daerah lain, banyak menjamu klien atau customer.
Beberapa industri, team salesnya rasanya harus cukup akrab dengan dunia malam. Hahahaha...


Ketika saya sudah menjadi head hunter, banyak anak sales yang meminta saya untuk memindahkan mereka ke marketing, karena merasa capek dan ingin mendapatkan suasana baru. Sayangnya tidak semudah itu bung! Bukan karena Anda tidak bisa berkarya di marketing. Tapi lebih kepada skill set yang sudah Anda bangun itu sayang sekali kalau tidak terus dikembangkan. Saya terus terang jarang sih permintaan dari kandidat marketing yang ingin pindah ke sales.
Quote:
Seorang Sales adalah seorang people person yang juga kini dituntut mahir memberikan konsultasi yang baik bagi klien mereka.

Sementara seorang marketing adalah seorang analis yang mengerti betul tentang kondisi pasar dan customernya. Itu pendapat singkat saya.


Jadi, sekarang ingin berkarir dimana? Sales or Marketing?
Apapun pilihanmu. Jalankan dengan sepenuh hati.



Diubah oleh karir.com
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rajiv.fkhrr dan 16 lainnya memberi reputasi
11
Masuk untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 50
Berkarir di Sales atau Marketing?
15-06-2015 14:59
pertamax diamankan!
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:16
keduax dah....
mumpung ini lagi sepi....


==========

tp om, yg jadi masalahnya itu ...
abe belom juga diterima.... emoticon-Frown
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:17
Oke deh ane cermati dulu
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:18
Kalo markwting harus pinter omong emoticon-Frown
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:18
kalo marketing faarmasi jadi medrep gitu bukan yaa?
apa jadi sales obat? emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
Diubah oleh azani.kiddrock
profile-picture
Ramadhandarmadi memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:20
Kalo memenuhi target itu enak gan, cuma kalo targetnya ga penuh ya puyeng emoticon-Hammer
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:20
Ane di bidang pendidikan aje gan.. emoticon-Cool
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:20
Quote:Original Posted By ghitsty
Ane di bidang pendidikan aje gan.. emoticon-Cool


Wah semoga sukses sis emoticon-Shakehand2
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:21
Karir yah gan,.
Ane ga punya jiwa sales,
Marketing aja dah,
Diubah oleh adhiny01
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:21
Yaaaah emoticon-Frown
aku mah apa atuh. ga bisa jualaan
orangnya ngga tegaaan emoticon-Frown
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:22
Quote:Original Posted By aboc-aboc


Wah semoga sukses sis emoticon-Shakehand2


Aamiin thanks gan emoticon-Kiss emoticon-Malu


0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:23
kalo temen aku kebanyakan jangker
itu bisa ga ya masuk marketing?
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:24
Quote:Original Posted By adhiny01
Karir yah gan,.
Ane ga punya jiwa sales,
Marketing aja dah,


Terbaik #alaboboiboy
Diubah oleh ghitsty
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:24
Mesti cerewet dulu kali yak jdi marketing
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:24
ane sastra jawa gan
kalo terjun ke dunia marketing cocoknya ngapain ya?
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:26
kalo marketing harus pinter ngomong ya?
apalah dayaku yang cuma bisa menikat hati seseorang emoticon-Frown
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:26
Memarketingkan hatiku padamu aja deh
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:27
jual mantan laku kali ya gaes emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:29
Quote:Original Posted By ghitsty


Terbaik #alaboboiboy


Yuhuu beibeh emoticon-Peluk
=====
Silahkan post di pej selanjutnya gaes
Gembok duyu yah emoticon-Peluk
Diubah oleh adhiny01
0 1
-1
Berkarir di Sales atau Marketing?
16-06-2015 08:31
Quote:Original Posted By adhiny01


Yuhuu beibeh emoticon-Peluk
=====
Silahkan post di pej selanjutnya gaes
Gembok duyu yah emoticon-Peluk


Yah pejtu emoticon-Mewek
0 0
0
Halaman 1 dari 50
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia