alexa-tracking
Kembali ke Versi Lama
Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.88 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/552c98e89e740453318b4598/kucing-busok-ras-asli-indonesia
14-04-2015 11:34
Kucing Pulau Raas, Madura: Busok atau Buso dan Kecubung - Ras Asli Indonesia
Website resmi Kucing Raas: http://kucingraas.com/

Kucing Busok, Ras Asli Indonesia


MADURA or KUCING BUSO (RA'AS CAT)


The Madura or Buso cats are a closed colony of bobtailed blue cats with green eyes which live on the tiny and isolated island of Ra'as about 15 km off the coast of the Indonesian island of Madura (it is a 6 hour ferry ride from Madura to Ra'as). There are reckoned to be less than 100 of these cats and they are in danger of extinction, in part due to local beliefs that prevent the exportation of fertile cats. The Madura breed and its decline have been documented by Lesley Morgan and Dr Ronny Rachman Noor (Faculty of Animal Science, Bogor Agricultural Universtity). The cats are known to the islanders as "Kucing Buso" (grey cat) and the true Madura cat is blue self, suggesting they may have come from Korat (to use the Thai system of classifying their native breed - blue-grey Maew Boran) stock taken to the island on trading ships. Some are a cinnamon colour and are known as Kucing Kecubung.

Kucing Busok, Ras Asli Indonesia

The cats' posture and the triangular facial shape are similar to the wild cat and leopard. The cats are large with a medium length tail with a visible bend or kink at the end. The fur is relatively thick. The true Madura cat is solid grey known as "buso" often with lavender nose leather. A few so-called Madura cats on Madura can be found with the brown sepia, mink and colourpoint patterns as well as blue bicolours due to matings with local cats. A brown mink "Madura cat" exhibited at a cat show in Surabaya was of Japanese Bobtail type.

There is some mythology surrounding the breed, just as there was about the "Royal Siamese". The true Madura cat, originating from Ra'as, may only be kept by high-ranking people such as religious leaders, high rank government officials and informal leaders. Anyone attempting to smuggle a cat from Ra'as will find their boat sinking. Cats brought out from Ra'as are castrated due a local belief that the fertile Buso cat may only be kept at the Ra'as island (castration in itself may pose dangers of infection). To preserve this cat as a distinct type and avoid extinction, breeders would need to establish breeding lines which would mean obtaining unneutered cats. The restriction on who may own a true Madura cat also limits ownership and controlled breeding. The declining numbers appear due to people trying to export the cat out of the island and to a high mortality rate among breeding cats, both on Ra'as and on Madura, suggesting a high degree of inbreeding.

In August 2015 I received a number of pictures of Madura cats from Didy who lives in Jakarta, Indonesia. Lesley Morgan had already seen one of the bobtailed Kecubung (mink) variants and Didy and two friends provided additional photos to Lesley and myself to help identify Madura cats. All of these cats came straight from Ra'as Island. One resembles Burmese, one resembles a Korat, one looks like a Tonkinese (mink) and the fourth looks like a traditional style Siamese. All four have kinked tails and live in Bogor. A further photo shows a Busok/Buso (Korat-like) female with 4 kittens. One of the the kittens looks like a colourpoint. The male parent was also a Busok cat. Both parents have long (normal) tails. These cats live in Sumenep, Madura, near Ra'as Island.
Kucing Busok, Ras Asli Indonesia



Sepasang Kucing Busok di Sumenep by agan AhmadFan

Indukan Kucing Busok bersama 4 anaknya yang baru lahir di Sumenep by agan Ahmad Fan

Pelangi Warna Kucing Raas

Cekidot juga threadnya di Kucing Kita yang Terasingkan di Negeri Sendiri oleh agan AhmadFan yang berdomisili di Madura.

Berikut ini adalah foto-foto koleksi pribadi dari agan dar.setyabudi:

Seekor bayi imut dari pasangan asli kucing Busok, Pulau Raas


Quote:Original Posted By dar.setyabudi
Kalo ada yg tertarik untuk melihat dan diskusi langsung kucing raas dan posisi di jabodetabek silahkan main ke gubug kami:
Darmawan Setyabudi
Kompleks Taman Yasmin Sektor 6
Jln. Pinang Raya no 36
Kota Bogor
HP 08159212091 atau 081389317779
Yg ready adopt juga ada tp kami lebih senang untuk ketemu langsung.


1.
Busok (abu-abu) mirip Korat:


2.
Kecubung (coklat) mirip Burmese (atau lebih tepat mink sesuai pendapat Lesley Morgan):


3.
Variasi dari Kecubung yang mirip Tonkinese (atau lebih tepat Old Siamese menurut saran Lesley Morgan) dan Siamese:


Sekilas tentang beberapa F.A.Q


Pengalaman Pribadi Seputar Kucing Busok:
Kalau bukan kita, lalu siapa lagi? Demikian pertanyaan dibenak saya yang akhirnya membuat saya mewujudkan tekad untuk memelihara sepasang kucing berwarna abu-abu keperakan yang mirip sekali dengan kucing ras Korat yang berasal dari Thailand.

Berawal dari adopsi sepasang kucing persia tradisional (populer dengan istilah persia medium) di bulan Agustus 2014 kemarin, saya tertarik untuk mengetahui berbagai jenis kucing ras yang ada di dunia. Saya cukup berbangga ketika mendapati nama Javanese dan Balinese terdapat di antara nama-nama jenis kucing ras tersebut. Namun ketika membaca penjelasan dari kedua ras tersebut, kebanggaan saya menjadi sedikit pudar karena ternyata kedua ras tersebut hanyalah sekedar nama belaka, bukan berasal dari ras asli Indonesia ataupun kreasi persilangan cattery Indonesia.

Hal ini semakin memancing saya untuk mencoba mencari informasi lebih banyak mengenai kucing peliharaan asli Indonesia. Dari berbagai sumber di internet, akhirnya saya mendapatkan keterangan tentang adanya kucing asli Indonesia yang mempunyai beberapa ciri unik sehingga layak untuk mendapatkan pengakuan sebagai ras murni apabila diurus dengan tata cara tertentu sesuai dengan standar ketentuan sebuah organisasi pecinta kucing ras. Kucing ini berasal dari Madura tepatnya dari Pulau Raas, disana biasa disebut sebagai kucing Busok atau Buso yang berarti abu-abu dalam bahasa setempat.

Sedikitnya informasi yang bisa didapatkan mengenai kucing Busok, bagi saya menandakan sedikitnya minat dari pecinta kucing di Indonesia untuk mengembangbiakkan atau sekedar mempopulerkan jenis ras ini. Apalagi berusaha untuk mendapatkan pengakuan dari sebuah organisasi pecinta kucing yang tentu saja membutuhkan waktu yang lama dan modal yang cukup besar disertai dengan keahlian perawatan dan ketekunan. Dari tulisan terdahulu yang saya baca, minat ini sempat ada tapi tidak ada informasi terbaru tentang berhasil atau tidaknya. Mudah-mudahan dengan saya menulis disini, akan mengingatkan kembali akan keberadaan kucing Busok yang kebetulan saat ini saya pelihara sendiri, karena kebanyakan tulisan yang beredar saat ini hanyalah saduran dari tulisan sebelumnya, nyaris tanpa tambahan keterangan terbaru.

Beberapa sumber bacaan dan berita yang menurut saya otentik dan sangat berguna adalah:
1. Kucing Raas | Triakoso's Vetblog
(posting paling awal yang saya temukan)

2. MEMBURU KUCING MADURA!
(sangat lengkap, sayangnya file pdf dan foto-foto sudah tidak dapat diakses)
Update: Terima kasih untuk mas Irawan Nostrad di facebook yang telah menunjukkan file yang sempat saya kira lenyap ini:
Madura-breed-article.pdf

3. Mistis di Balik Kucing Busok

4. Kucing Busok Terancam Punah

5. Perjuangkan Kucing Busok Madura

6. Mengungkap Mitos Kucing Madura

7. Kucing Raas - wikipedia

8. BREEDS ORIGINATING FROM SOUTH-EAST ASIA - messybeast
(dalam bahasa inggris, uraian tentang kucing yang berasal dari ASEAN termasuk raas)

9. BOBTAILED AND CURLY TAILED CATS - messybeast
(dalam bahasa inggris, uraian tentang bentuk dan ukuran ekor kucing termasuk raas)

10. CAT BREED LIST (M) - messybeast
(dalam bahasa inggris, di bagian "madura cat")

Kucing yang saya pelihara saat ini:
1. Jantan, usia lebih dari 1 tahun. Berwarna abu-abu polos dengan sedikit warna putih di dada dan di bagian perut. Warna mata sedikit hijau dengan buntut pendek dan bengkok. Diadopsi dari seseorang di daerah Tambun, Bekasi.
jantan


2. Betina, usia tidak jelas. Menurut keterangan pemilik sebelumnya usia 1 tahun 2 bulan, namun dari ukuran kucing tersebut yang agak kecil membuat saya meragukan informasi ini. Kucing ini tiba dari Yogyakarta melalui jasa pengiriman Herona Express sekitar 10 jam perjalanan. Setelah saya cek kondisinya di rumah, tampak seperti kucing yang tidak terawat dengan bulu yang rontok parah dan tubuh yang sangat kurus. Kucing ini berwarna abu-abu polos juga dengan sedikit warna putih di dada dan perut. Mata berwarna hijau dan buntut sangat pendek (bobtail).
betina

Update: hanya bertahan sebulan di rumah saya emoticon-Sorry sekarang hanya tersisa yang jantan ditemani seekor kucing siam betina.
siam betina


Karena asal-usul kucing yang saya pelihara tidak dapat dibuktikan secara langsung berasal dari Pulau Raas atau Madura, saya tidak berani menyebutnya sebagai kucing Madura dari Pulau Raas. Namun karena ciri-ciri fisiknya (fenotip) mirip sekali dengan kucing madura, saya beranikan untuk tetap menyebutnya sebagai kucing Busok yang secara bahasa pun sesuai yaitu warna abu-abu. Sayangnya belum ada database genetik kucing Busok asli dari Pulau Raas sendiri, hingga mustahil untuk mendapatkan perbandingan secara pasti.

Sedangkan kucing-kucing agan dar.setyabudi adalah asli didatangkan langsung dari Pulau Raas, Madura. Mudah-mudahan breeding ex-situ rintisan ini berhasil dan mendapatkan dukungan dari Cat Lovers lainnya, terutama yang berpengalaman memelihara kucing pedigree.

Mimpi saya dengan adanya tulisan ini, kelak ada sebuah usaha serius yang melibatkan para ahli di bidangnya serta dukungan dari pihak-pihak terkait untuk mencoba mengembangbiakkan dan melestarikan kucing asli Indonesia. Lebih baik lagi apabila nantinya usaha tersebut menghasilkan pengakuan dari satu atau beberapa organisasi pecinta kucing internasional sebagaimana anjing ras kintamani dari Pulau Bali.

Sumber inspirasi:
1. http://www.timba.org/welcome-to-timba.html
(Pelestarian kucing domestik Thailand)

2. http://messybeast.com/singapura-debate.htm
(Perdebatan tentang asal kucing ras Singapura)

3. http://messybeast.com/angora-debate.htm
(Perdebatan tentang kucing ras Anggora)

4.http://messybeast.com/ethics-origins-index.htm
(Koleksi tulisan Sarah Hartwell)

5. http://www.showcatsonline.com/tc-sco...eeds-sco.shtml

6. http://pictures-of-cats.org/grey-cat-breeds.html
(5 dan 6, Perbedaan kucing ras berwarna abu-abu)

Note:
1. Bila agan/sis punya informasi tambahan, koreksi atas kesalahan, sekedar saran atau lainnya silakan pm atau hubungi saya secara personal di kontak pribadi emoticon-Smilie
2. Awalnya thread ini dibuat berdasarkan pengalaman saya sendiri yang mengadopsi sepasang kucing Busok yang tidak bisa dipastikan asal-usulnya. Berkat agan dar.setyabudi dan ahmadFan, informasi & foto-foto di sini berkembang menjadi lebih luas tidak hanya busok saja dan lebih akurat yaitu bisa dilacak/dipastikan asal-usul kucing mereka asli dari Pulau Raas.
3. Saya mencoba untuk menjawab atau membalas semua pertanyaan atau pernyataan di thread ini, biar terus update, menarik & open for discussion. Ini sudut pandang pribadi saya:
* Pandangan soal kucing secara umum biasanya merupakan interpretasi pribadi dari tulisan Sarah Hartwell.
* Soal kucing raas khususnya, rujukan saya adalah Ronny R Noor dari link ipb di atas disusul link yang lain sebagai tambahan.
* Untuk personal review soal kucing raas, saya mengangkat agan darmawan setyabudi dan ahmad fannani fudhaly sebagai narasumber terbaik, karena telah hadir di thread ini & bisa dibuktikan keaslian kepemilikan kucing raasnya.
* Untuk masa depan kucing raas, saya lebih condong untuk mendahulukan realisasi konsep pelestarian & pengembangan ala timba.org (maew boran) ketimbang mencari pengakuan pure breed dari tica, cfa, fife dan lainnya yang kemungkinan lebih sulit tahapannya.

Kontak pribadi:
Didy
0811-93.89.93 (whatsapp)
0816-93.89.93
0818-93.89.93
Diubah oleh didhiy
0
Kutip
Balas
Urutan
Terlama
Halaman 1 dari 8
14-04-2015 12:02
Setahu saya, membawa keluar kucing busok dari pulau madura dilarang oleh adat setempat..
Itulah yg menyebabkan kucing busok sulit dikembak biakan.
Kucing di luar pulau madura yg secara fisik mirip dengan kucing busok kebanyakan campuran kucing kampung dengan kucing persia abu2, mengingat warna abu2 tidak terdapat di kucing jenis domestik/kampung.
0
Kutip
Balas
14-04-2015 12:18
Quote:Original Posted By mastercat
Setahu saya, membawa keluar kucing busok dari pulau madura dilarang oleh adat setempat..
Itulah yg menyebabkan kucing busok sulit dikembak biakan.
Kucing di luar pulau madura yg secara fisik mirip dengan kucing busok kebanyakan campuran kucing kampung dengan kucing persia abu2, mengingat warna abu2 tidak terdapat di kucing jenis domestik/kampung.

Betul gan, yang paling ideal menurut ane pelestarian dan pengembangan di habitat aslinya. Pulau Raas sendiri atau minimal di Madura atau Surabaya.
Kalau memang masih sulit, alternatif menurut ane mungkin ada cattery expert yang bisa cross breeding kucing lokal dengan ras lain supaya bisa sama persis seperti kucing busok secara fenotip. Kalau disebut cara ini tidak masuk akal, menurut kesimpulan ane setelah baca2 sejarah kucing ras... Hal ini wajar aja, rujukan ane tulisan2 sarah hartwell yang cantumin di atas.
Ras yang paling konsisten menurut ane cuma korat, siam tradisional dan turkish van kedishi (bukan versi asosiasi kucing).
Diubah oleh didhiy
0
Kutip
Balas
13-05-2015 13:00
wah, keren gan,,
Thanks untuk infonya emoticon-Smilie
0
Kutip
Balas
28-06-2015 18:59
Alhamdulillah ada perkembangan signifikan untuk peminat kucing raas baik busok maupun kecubung emoticon-Smilie setelah mendapat kabar dari agan dar.setyabudi yg telah bersusah payah untuk mendapatkan beberapa kucing langsung dari pulau raas. Mungkin tak lama lagi akan ada kucing raas asli yang dikembangbiakkan secara ex-situ (di luar habitat asli).
Bagi agan yang minat untuk informasi lanjut mengenai kucing raas silakan kontak mas darmawan via pm.
Diubah oleh didhiy
0
Kutip
Balas
18-07-2015 09:38
​​​الْحَمْدُ لِلهِ رَب الْعَالَمِين, tgl 9 kemaren telah lahir seekor kucing busok. Kedua induknya jenis busok semua. Mhn do'ka dan dukungannya agar semua lancar...
0
Kutip
Balas
18-07-2015 22:18
Quote:Original Posted By mastercat
Setahu saya, membawa keluar kucing busok dari pulau madura dilarang oleh adat setempat..
Itulah yg menyebabkan kucing busok sulit dikembak biakan.
Kucing di luar pulau madura yg secara fisik mirip dengan kucing busok kebanyakan campuran kucing kampung dengan kucing persia abu2, mengingat warna abu2 tidak terdapat di kucing jenis domestik/kampung.


Quote:Original Posted By destinefelicia1
wah, keren gan,,
Thanks untuk infonya emoticon-Smilie

Pejwan updated dengan foto-foto dari mas darmawan, plus foto dari kabar gembira di bawah ini:
Quote:Original Posted By dar.setyabudi
​​​الْحَمْدُ لِلهِ رَب الْعَالَمِين, tgl 9 kemaren telah lahir seekor kucing busok. Kedua induknya jenis busok semua. Mhn do'ka dan dukungannya agar semua lancar...


الحمد لله رب العالمين
Semoga terus sukses program breeding-nya 😊👍👏 dan mendapatkan dukungan dari Cat Lovers lainnya.
Saya bantu sebisa mungkin utk publishing, paling tidak bila ada yg googling ttg kucing madura atau raas akan menemukan info yg lebih update.
0
Kutip
Balas
19-07-2015 10:47
ane bingung, kalo emang kucing buso ga boleh keluar pulau madura, kenapa agan dar.setyabudi bisa dapet ya
0
Kutip
Balas
19-07-2015 11:55
Quote:Original Posted By Betapedrosa
ane bingung, kalo emang kucing buso ga boleh keluar pulau madura, kenapa agan dar.setyabudi bisa dapet ya


Secara umum mungkin gak boleh, gan... Tapi bukan berarti gak bisa emoticon-Big Grin
Coba baca komen2 di artikel ini:
https://triakoso.wordpress.com/2008/...5/kucing-raas/
Atau berita yang lumayan baru:
http://m.news.viva.co.id/news/read/6...n-ulama-madura
Note: foto kucing di viva news itu ngaco, kayaknya asal comot.
Ane tertarik soal kucing madura baru 6 bulanan, dari awal browsing udah nemu bbrp link iklan kucing busok. Dua udah ane adopt. Baru2 ini di olx juga ada kok yg iklan.
Kalo agan darmawan ane rasa punya kontak yg cukup dihormati di sana, karena yg ane baca kucing ini lebih sering jadi hadiah penghormatan gitu.
Satu lagi tantangan yang dihadapi, cost buat pengiriman kucingnya lumayan mahal (buat kantong ane) hehe
0
Kutip
Balas
19-07-2015 13:30
Quote:Original Posted By didhiy


Secara umum mungkin gak boleh, gan... Tapi bukan berarti gak bisa emoticon-Big Grin
Coba baca komen2 di artikel ini:
https://triakoso.wordpress.com/2008/...5/kucing-raas/
Atau berita yang lumayan baru:
http://m.news.viva.co.id/news/read/6...n-ulama-madura
Note: foto kucing di viva news itu ngaco, kayaknya asal comot.
Ane tertarik soal kucing madura baru 6 bulanan, dari awal browsing udah nemu bbrp link iklan kucing busok. Dua udah ane adopt. Baru2 ini di olx juga ada kok yg iklan.
Kalo agan darmawan ane rasa punya kontak yg cukup dihormati di sana, karena yg ane baca kucing ini lebih sering jadi hadiah penghormatan gitu.
Satu lagi tantangan yang dihadapi, cost buat pengiriman kucingnya lumayan mahal (buat kantong ane) hehe


gitu toh, ane juga pengen punya soalnya. kalo misalkan ke madura terus nemu tuh kucing dan culik bawa pulang ke jawa bisa ga ya?
0
Kutip
Balas
19-07-2015 14:15
Quote:Original Posted By Betapedrosa


gitu toh, ane juga pengen punya soalnya. kalo misalkan ke madura terus nemu tuh kucing dan culik bawa pulang ke jawa bisa ga ya?

Tanya2 dulu gan emoticon-Big Grin kan takutnya nanti kucing punya orang yg agan bawa emoticon-Stick Out Tongue hehe
Info yg ane tau, di Madura sendiri lebih gampang cari persia daripada kucing busok emoticon-Frown
Kalo gak percaya, coba aja tanya agan AhmadFan
Cekidot juga thread-nya di sini
Diubah oleh didhiy
0
Kutip
Balas
19-07-2015 15:28
Quote:Original Posted By didhiy

Tanya2 dulu gan emoticon-Big Grin kan takutnya nanti kucing punya orang yg agan bawa emoticon-Stick Out Tongue hehe
Info yg ane tau, di Madura sendiri lebih gampang cari persia daripada kucing busok emoticon-Frown
Kalo gak percaya, coba aja tanya agan AhmadFan
Cekidot juga thread-nya di sini


gitu toh, ane pikir bakal sesuai ama mitosnya kalo ga jodoh maka kapal yg dinaikin bakalan tenggelam pas bawa kucing buso keluar madura.
emoticon-Malu (S)
0
Kutip
Balas
19-07-2015 19:11
Iya, memang susah2 gampang bawa keluar kucing busok atau kecubung dari pulau raas, saya sendiri mencari link hampir 1 tahun.
Tp ​​​الْحَمْدُ لِلهِ رَب الْعَالَمِين, skrg dpt link yg bagus dari sana. Sehingga relatif masih bisa membawa kucing tersebut kelluar pulau raas.
Saat ini ada 5 ekor kecubung dan 7 ekor busok dirumah kami di Bogor.
Kalo memang ada yg tertarik untuk melihat silahkan datang ke rumah kami
0
Kutip
Balas
19-07-2015 19:19
Mitos bahwa jika dibawa keluar pulau akan tenggelam dll saya rasa itu hanya kearifan lokal agar tdk sembarang org membawa keluar kucing ini dari pulau raas.
Sama dgn mitos kucing ini membawa keberuntungan bagi yg cocok atau sebaliknya, kucing ini akan mati kalo dipelihara yg tdk cocok.
Setahun ini kami memelihara kucing raas di dampingi oleh 2 org dokter hewan yg kebeneran teman kuliah saya di IPB dl. Dari hasil kesimpulan setahun kami memelihara, memang kucing raas pada usia kitten sangat rentan terhadap penyakit. Kemungkinan ini terjadi karena perkimpoian sedarah. Sehingga tinggat kematiannya tinggi. Tp pada saat usia dewasa kucing ini sangat kuat imunitasnya berbanding terbalik pada waktu kitten.
Logikanya mhn maaf kalo org awan kucing sakit didiemkan, sehingga kemungkinan besar mati dan dianggap tdk cocok.
Tp kalo dipelihara oleh org yg mungkin lebih mampu dari pengetahuan dan finansial maka kucing sakit akan dibawa kedokter dan dirawat sampai sembuh dan tumbuh sampai besar maka dianggap jodoh.
Kalo kucing raas dianggap sebagai lambang keberuntungan saya melogikakan seekor binatang yg rentan sakit tingkat kematian tinggi, tp bisa sampai besar, bagus, cantik dan langka.
Inilah kenapa dia dianggap sebagai lambang keberuntungan.
0
Kutip
Balas
19-07-2015 20:29
Quote:Original Posted By dar.setyabudi
Iya, memang susah2 gampang bawa keluar kucing busok atau kecubung dari pulau raas, saya sendiri mencari link hampir 1 tahun.
Tp ​​​الْحَمْدُ لِلهِ رَب الْعَالَمِين, skrg dpt link yg bagus dari sana. Sehingga relatif masih bisa membawa kucing tersebut kelluar pulau raas.
Saat ini ada 5 ekor kecubung dan 7 ekor busok dirumah kami di Bogor.
Kalo memang ada yg tertarik untuk melihat silahkan datang ke rumah kami


itu bawanya gimana? pake kapal kah? terus proses bawanya pake upacara adat atau kagak gan
0
Kutip
Balas
19-07-2015 23:56
izin nyimak ane gan emoticon-Big Grin/
0
Kutip
Balas
20-07-2015 00:11
Kalo dari raas ya pakai kapal, transit sumenep, sumenep baru ke surabaya, transit surabay baru ke jakarta. Wah.. kalo pakai adat ngak lah... ngak segitunya...
0
Kutip
Balas
20-07-2015 00:47
Wah kucingnya kayak pernah liat di Jakarta jdi pengen miara kucing emoticon-Matabelo
0
Kutip
Balas
20-07-2015 01:17
Quote:Original Posted By tompsky
izin nyimak ane gan emoticon-Big Grin/

Quote:Original Posted By veryhartanto
Wah kucingnya kayak pernah liat di Jakarta jdi pengen miara kucing emoticon-Matabelo

Makasih udah mampir and nyimak, gan emoticon-Smilie
Mudah2an makin banyak yang tertarik & care sama kucing endemik madura yg eksotis & unik ini emoticon-I Love Indonesia

0
Kutip
Balas
20-07-2015 03:10
Klo menurut ane kucing busok itu aslinya berekor panjang,krn ada yg berekor panjang. Tp ada jg yg berekor pendek ( bundel ). Kemungkinan yg berekor pendek itu dari hasil kimpoi sedarah ( inbreeding ). Krn di tempat asalnya cuma sbg hewan rumahan,makanya inbreeding tidak bisa dihindari. Fungsi ekor sebenarnya buat keseimbangan waktu berlari / berburu. Jd yg berekor panjang tentunya lebih gesit dr yg berekor pendek.
Ane salut dgn apa yg sudah dilakukan agan dar.setyabudi n agan didhiy yg sudah melakukan breeding kucing busok diluar tempat aslinya. Krn breeding ras murni itu tidak mudah. Memilih indukan bagus jg tidak mudah. Apalagi ini termasuk jenis langka. Dan butuh waktu lama pastinya. Klo breeding dilakukan dgn benar aja butuh waktu paling tidak pada generasi ke 6 - 8 ,baru menghasilkan kucing yg sempurna.
Ane sendiri sebetulnya tertarik , tp krn kucing ane sendiri dah banyak, mungkin lain waktu....ini masih dipikir karo mlaku...........emoticon-Big Grin

Ane cuma bisa bantu saran, ada baiknya fokus di ekor panjang , krn kebanyakan kucing ras yg sudah diakui itu berekor panjang. Dan mudah2an bisa mendapat pengakuan dari organisasi perkucingan baik di Indonesia maupun Internasional.
0
Kutip
Balas
20-07-2015 09:58
Dari diskusi saya sama teman2 kedokteran hewan dan Bu shanty (salah satu juri cat show nasional) ekor pendek dan bengkok memang ciri khas dari kucing lokal kita, memang bisa saja terjadi karena faktor in breeding.
Tdk harus kucing ekor panjang yg diakui oleh asosiasi pecinta kucing.
Mencari kucing raas ekor panjang sangat sulit, malah yg ekor panjang ini masih dipertanyakan kemurnian darahnya. Karena beberapa teman2 mensilangkan raas dgn kucing ras persia untuk mendapatkan warna busok tp ekor panjang.
Malah ada satu kesimpulan kami tentang kemurnian kucing raas terutama jenis busok adalah, semakin gelap warnanya, semakin sedikit warna putih di perut atau dada, semakin jangkung kakinya dan semakin pendek ekornya maka kucing tersebur semakin murni gen raasnya.
Kucing dgn ciri2 ini biasanya masa kitten semakin rentan penyakit, tp setelah dewasa menjadi kucing yg sangat bangus dan kuat daya tahan tubuhnya.
Benar atau salah wallahu'alam
0
Kutip
Balas
Halaman 1 dari 8
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2018 Kaskus – The Largest Indonesian Community