News
Batal
KATEGORI
link has been copied
25
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55064c091cbfaac8148b4578/gaji-pns-dinaikin-berlipat2-pengamat-nilai-banyak-keanehan-apbd-dki-versi-ahok
:takuts TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pengamat politik anggaran Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan banyak keanehan dalam APBD tahun 2015 versi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tahaja Purnama (Ahok) yang telah dievaluasi Kementrian Dalam Negeri. Menurutnya, APBD di tangan Ahok banyak mengalami penurunan yang sangat memprihatinkan dan sangat berpihak kepada Pegawai Negeri Sipil (
Lapor Hansip
16-03-2015 10:20

[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok

emoticon-Takut (S)
Quote:TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pengamat politik anggaran Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan banyak keanehan dalam APBD tahun 2015 versi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tahaja Purnama (Ahok) yang telah dievaluasi Kementrian Dalam Negeri.

Menurutnya, APBD di tangan Ahok banyak mengalami penurunan yang sangat memprihatinkan dan sangat berpihak kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Misalnya belanja modal atau belanja pembangunan seperti infratruktur yang pada tahun 2014 sebesar Rp25,5 triliun atau 40,1 persen namun pada tahun 2015 APBD belanja modal mengalami penurunan 7,4 persen. Sedangkan biaya kesehatan mengalami 3,7 persen penurunan.

"Yang paling jengkel belanja makan-minum sebesar Rp 809 M kalau dibagi jumlah PNS se-DKI, PNS dapat 10 Juta pertahun," kata Uchok dalam diskusi bertajuk 'Kisruh APBD DKI Siapa Silumannya' di kawasan Tebet, Jakarta, Minggu (15/3/2015).

Uchok menjelaskan, dalam APBD versi Ahok ada anggaran kematian untuk PNS sebesar Rp 55 Miliar. Dari hal tersebut dijelaskan Uchok, Gubernur Ahok kalau diibaratkan orang yang akan membangun sebuah bangunan tentunya harus mengeluarkan biaya material.

Namun sayangnya Ahok bukan memperbesar biaya material tersebut melainkan memperbesar pengeluaran untuk para tukang bangunannya.

"Dari total belanja, sampai puluhan juta itu lebih diutamakan TKD Rp 10,8 Triliun, jadi ini agak jomplang, mau bangun rumah, Ahok ini tidak perduli. Ternyata ahok tidak membelli bahan material, tapi dia malah mempebesar gaji tukangnya. Jadi gak pembangunna itu? gak akan jadi pembangunan itu," katanya.

Lebih lanjut Uchok juga menjelaskan bahwa ada penurunan anggaran pendidikan dalam APBD DKI Jakarta versi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tahun anggaran 2015 yang telah dievaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurutnya, penurunan anggaran fungsi pendidikan sebesar 3,7 Persen dan belanja modal sebanyak 7,4 persen ini disebabkan keberpihakan Ahok kepada anggaran dalam kepentingan PNS.

"Dari total belanja, sampai puluhan juta itu lebih diutamakan. TKD Rp 10,8 Triliun, jadi ini agak jomplang,padahal untuk anggaran banjir saja hanya Rp 5,3 Triliun,'' kata Uchok.

Selain itu Uchok membeberkan adapun beberapa indikasi penurunan anggaran pendidikan ini adalah pertama tunjangan penghargaan pegawai Rp. 60,1 Miliar. Kedua adalah tunjangan transport pejabat Rp 414,8 miliar. Ketiga tambahan penghasilan bendahara Rp 26 Miliar.

"Keempat uang duka wafat atau tewas Rp 134 juta. Kelima biaya kematian PNS sebesar Rp 44 Miliar," katanya.
http://www.kaskus.co.id/playground
"Ini Ahok mau bangun satu bangunan bukan biaya materialnya yang dibesarkan tapi biaya tukangnya yang digedein, gak jadi ini bangunan," tambahnya.
source: http://www.tribunnews.com/metropolit...si-ahok?page=2


Ini penjelasan tentang Gaji Pegawai yang baik:
Quote:APBD DKI Habis untuk Gaji Pegawai

Liputan6.com, Jakarta: Calon Wakil Gubernur dari jalur independen Achmad Riza Patria yang berpasangan dengan Hendardji Supandji mengaku Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebanyak Rp 36 triliun tidak cukup membangun infrastruktur di Ibu Kota. Sebab, sebanyak 40 persen dari Rp 36 triliun dihabiskan untuk belanja pegawai. Hanya 20 persen dari APBD yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

"Besar kecilnya nominal APBD itu relatif. Dibilang besar ya gak juga. Ternyata dari Rp 36 triliun itu sebanyak 40 peersennya untuk belanja pegawai. Sedangkan untuk pembangunan hanya 20 persen saja. Jadi tidak cukup Rp 36 Triliun itu. Karna habis belanja pegawai," kata Riza dalam diskusi paparan Strategis Cides (Center For Information and Development Studies) dengan tema Mimpi Masa Depan Jakarta, di Jakarta, Selasa (12/6).

Untuk itu, lanjut Riza, pola tersebut harus diubah. Artinya, yang ditingkatkan bukan belanja pegawai tapi belanja modal ekonomi, infrastruktur, investasi, dan sebagai macamnya. Ditambah, tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk pegawai Pemda DKI juga harus dihentikan lantaran jumlahnya saat ini tidak sesuai dengan porsi kerjanya.

"Kita harus zero untuk pegawai. Harus ada peningktan belanja modal seperti itu, maka akan terjadi pembangunan, akan ada penambahan penendapatan, masyarakat sejahtera tapi juga bersinergi dengan daerah lain," tuturnya.

"Tidak bisa membangun Jakarta sendiri. Tidak bisa. Dan harus bekerja sama dengan daerah lain. Pemerintah pusat dan Pemerintah daerah termasuk pihak ketiga yaitu swasta," pungkasnya.(ALI/ULF)

sumber: http://news.liputan6.com/read/411553...k-gaji-pegawai

Jelas ada udang dibalik bakwan

bukti di bulan mei tahun 2014 :

Quote:Ahok tegaskan ingin jadi presiden 2019

Merdeka.com - Setiap manusia pasti memiliki ambisi yang ingin diwujudkannya. Demikian juga dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Pria yang biasa disapa Ahok itu blak-blakan soal ambisi yang ingin dicapainya. Ahok mengakui memiliki ambisi menjadi Presiden RI.

Ahok mengaku memiliki rencana mencalonkan diri menjadi presiden pada Pilpres 2019.

"Saya mau jadi presiden. Karena kunci (menata negara menjadi baik dari semua sisi) semua ada di presiden. Supaya bisa kontrol semua pejabat," kata Ahok saat berdiskusi dengan awak redaksi merdeka.com di kantor merdeka.com, Jakarta, Kamis (28/5).

Menurut Ahok salah satu cara agar Indonesia bebas korupsi adalah dengan menerapkan pembuktian terbalik terhadap harta kekayaan yang dimiliki para pejabat. Hal itu bisa dilakukan oleh seorang presiden dengan cara meneken peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu).

"Banyak pejabat yang ngomong sama gue ngaku bersih, anti- korupsi, tapi berani gak mereka lakuin pembuktian terbalik, berapa harta mereka punya dan dari mana mereka dapatin. Gue tantang," kata Ahok.

Ahok menegaskan, untuk memperbaiki kondisi bangsa ini salah satunya di bidang hukum bergantung kepada presiden. Sebab, presiden memiliki kekuasaan tertinggi di negara. Presidenlah yang memilih Jaksa Agung dan Kapolri.

"Yang berkuasa presiden," kata Ahok.

Ahok mengaku layak menjadi presiden. Sebab, secara pengalaman dirinya sudah kenyang di pemerintahan.

"Secara pengalaman saya banyak. Saya pernah jadi anggota DPRD tingkat dua (di Belitung Timur), jadi bupati Belitung Timur, anggota DPR, wagub DKI," katanya.

"Kalau detik saya ditawari, saya mau jadi presiden," pungkasnya.
source: http://www.merdeka.com/jakarta/ahok-...iden-2019.html


Quote:http://www.republika.co.id/berita/na...bernur-jakarta
Di 2017, Ahok Mau Jadi Gubernur Jakarta


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berkeinginan mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada periode 2017 mendatang. Ahok menilai dirinya selalu dibayangi oleh sosok Jokowi.

"Selama ini kan orang nilai saya numpang Jokowi," ujar Ahok saat memberikan kuliah umum mahasiswa Psikologi Universitas Indonesia di Balai Kota, Jumat (13/6).

Ia juga ingin mengetahui sejauh apa penerimaan warga Jakarta selama ia menjabat sebagai wagub dan Plt Gubernur. Tak hanya itu, ia juga penasaran dengan kinerjanya di mata publik.

Karena itu, ia berkeinginan menjadi gubernur DKI Jakarta periode mendatang untuk menakar kinerjanya selama ini.

"Kalau pak Jokowi jadi presiden, saya ingin ikut Pilgub lagi. Saya mau tes, kira-kira orang Jakarta bisa terima saya enggak jadi Gubernur? Itu obsesi saya," ujar Ahok.
Diubah oleh hyperfuck
0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 10:21

gubernur TOLOL

Daftar Gaji PNS DKI 2015, ga kerja aja di gaji 9 Juta, apa maksudnya coba ? gubernur tolol, ga memperhatikan kesenjangan sosial

Quote:
Daftar Lengkap Gaji PNS Pemprov DKI Jakarta 2015
Gaji Pejabat Struktural Pemprov DKI Jakarta
Pemprov DKI Jakarta resmi menghapus honorarium untuk PNS mereka. Sebagai kompensasi, PNS yang menempati jabatan struktural akan mendapatkan gaji yang lebih besar. Biasanya, jabatan struktural diisi PNS eselon II. Saat merombak 6.500 PNS DKI, beberapa dinas juga diisi wajah baru.
Menurut Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, prediksi besaran total gaji diterima (take home pay) pejabat struktural Pemprov DKI Jakarta sebagai berikut :

Gaji Lurah DKI Jakarta: Rp 33.730.000. (Gaji Rp 2.820.000, Tunjangan Jabatan Rp 540.000, TKD Statis Rp 13.185.000, TKD Dinamis Rp 13.185.000 dan Tunjangan Transport Rp 4.000.000)
Gaji Camat DKI Jakarta : Rp 44.284.000. (Gaji Rp 3.064.000, Tunjangan Jabatan Rp 1.260.000, TKD Statis Rp 19.980.000, TKD Dinamis Rp 19.980.000 dan Tunjangan Transport Rp 6.500.000)
Gaji Kepala Biro DKI Jakarta : Rp 70.367.000. (Gaji Rp 3.542.000, Tunjangan Jabatan Rp 2.025.000, TKD Statis Rp 27.900.000, TKD Dinamis Rp 27.900.000 dan Tunjangan Transport Rp 9.000.000)
Gaji Kepala Dinas DKI Jakarta : Rp 75.642.000. (Gaji Rp 3.542.000, Tunjangan Jabatan Rp 3.250.000, TKD Statis Rp 29.925.000, TKD Dinamis Rp 29.925.000 dan Tunjangan Transport Rp 9.000.000)
Gaji Kepala Badan DKI Jakarta : Rp 78.702.000. (Gaji Rp 3.542.000, Tunjangan Jabatan Rp 3.250.000, TKD Statis Rp 31.455.000, TKD Dinamis Rp 31.455.000 dan Tunjangan Transport Rp 9.000.000)

Gaji Pejabat Fungsional / Pelaksana Pemprov DKI Jakarta

Gaji Tenaga Pelayanan Pemprov DKI Jakarta : Rp 9.592.000. (Gaji Rp 1.402.000, Tunjangan Jabatan Rp 180.000, TKD Statis Rp 4.005.000 dan TKD Dinamis Rp 4.005.000)
Gaji Tenaga Operasional Pemprov DKI Jakarta : Rp 13.606.000. (Gaji Rp 1.816.000, Tunjangan Jabatan Rp 180.000, TKD Statis Rp 5.805.000 dan TKD Dinamis Rp 5.805.000)
Gaji Tenaga Administrasi Pemprov DKI Jakarta : Rp 17.797.000. (Gaji Rp 2.317.000, Tunjangan Jabatan Rp 180.000, TKD Statis Rp 7.650.000 dan TKD Dinamis Rp 7.650.000)
Gaji Tenaga Teknis Pemprov DKI Jakarta : Rp 22.625.000. (Gaji Rp 2.735.000, Tunjangan Jabatan Rp 180.000, TKD Statis Rp 9.855.000 dan TKD Dinamis Rp 9.855.000)

Ahok juga memberikan insentif yang untuk staf dinas yang bekerja dengan baik. Tak tanggung-tanggung, dia bakal menggaji mereka Rp 14 juta. Ahok tak mau anak buahnya kerja main-main. Tapi bila itu terjadi, Ahok akan mencopot jabatan fungsional mereka dan itu akan berpengaruh pada pendapatannya.

"PNS yang tidak kerja Rp 9 juta," kata Ahok di Balai Kota Jakarta.
sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2...ilainya.Tinggi
Diubah oleh hyperfuck
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 10:26
makanya ahok nyerang dprd dki duluan, biar keganjilan apbd versi dia gak diliput orang
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 10:27
good...ane dukung jadi presiden... udah lebih dari pantes...pengalaman di eksekutip dan legislatip...mulai dari bawah...
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 10:28
bukalah mata kalian, hai pemuja hoax
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 10:35
tuh pengamat ngamatinnya cuma lewat berita media, kurang dalam, pdhl pemprov sangat transparan. lihat sendiri rapat saat ahok ketemu dengan mentri PAN.



pernah jadi pertanyaan agan2, bgm pegawai negri dan pejabat pemerintah bisa banyak duit pdhal gaji kecil? pernah tny knp bnyk org bersedia nyogok demi jadi pns? jadi tryt, selain gaji, banyak penghasilan2 lain yg disembunyikan dibalik proyek. penghasilan2 resmi tapi tdk terlihat oleh masyarakat ini jumlahnya besar, pendapatan dan honor ini mrpkan prosentase dr proyek fisik. juga ada banyak honor2 kegiatan lain. yg bila dijumlahkan, jumlahnya sangat besar, hanya saja yg menikmati honor2 tsbt adalah org2 diposisi tertentu. honor2 kegiatan ini yg dihapus oleh ahok dan post itu dilebur dalam TKD dinamis. sehingga skrg, siapapun dan apapun posisinya akan menikmati hasil selama dia kerja benar. krn bsran honor ini tergantung dr kinerja real mereka, bgm penilaiannya, selain dari atasan, penilaian masyarakat juga berpengaruh. shg baiknya masy ikut partisipasi dlm pengawasan, melaporkan penyelewengan/kemalasan PNS. gitu
tp mmg saat ini bgs kita lbh suka hal2 yg ditutup2i dr pd yg transparan, mengapa? krn saat ditutup2i, kalau nyolong g terlalu kelihatan. baik oleh masyarakat atau sesama PNS.
Diubah oleh itocondro
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 10:41
sundul lagi bro emoticon-Sundul:
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 10:43
lah...jadi yg bneer siapa neh...Uchok, Ahoax ato TohPig???

emoticon-Bingung (S)
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 10:49
tipu muslihat ahoax biar dana silumanya gak bochorrrrr emoticon-Stick Out Tongue

jok temen lu tu jd siluman gmn sih emoticon-Stick Out Tongue
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 10:51
Itu gaji fantastis banget .... coba liat kerjanya PNS berubah apa enggak

Kalah perusahaan BUMN

emoticon-Mewek
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 10:54
yang ane pahami APBD versi ahok itu emang buat belanja pegawai sangat tinggi .. akhirnya yang digunakan untuk pembangunan jadi kecil .. terus bagaimana mau maju ?
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 10:55
Salah jokowi bukan nihemoticon-Cape d...
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 10:56
Simple : Kalo ahok mau curang, ngapain dia buka apbd versi dia ke khalayak ?

coba si ucok suru jawab dulu pertanyaan di atas

emoticon-Malu (S)
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 11:09
naik lagi gan emoticon-Sundul:
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 11:11
Quote:Daftar Lengkap Gaji PNS Pemprov DKI Jakarta 2015
Gaji Pejabat Struktural Pemprov DKI Jakarta
Pemprov DKI Jakarta resmi menghapus honorarium untuk PNS mereka. Sebagai kompensasi, PNS yang menempati jabatan struktural akan mendapatkan gaji yang lebih besar. Biasanya, jabatan struktural diisi PNS eselon II. Saat merombak 6.500 PNS DKI, beberapa dinas juga diisi wajah baru.
Menurut Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, prediksi besaran total gaji diterima (take home pay) pejabat struktural Pemprov DKI Jakarta sebagai berikut :

Gaji Lurah DKI Jakarta: Rp 33.730.000. (Gaji Rp 2.820.000, Tunjangan Jabatan Rp 540.000, TKD Statis Rp 13.185.000, TKD Dinamis Rp 13.185.000 dan Tunjangan Transport Rp 4.000.000)
Gaji Camat DKI Jakarta : Rp 44.284.000. (Gaji Rp 3.064.000, Tunjangan Jabatan Rp 1.260.000, TKD Statis Rp 19.980.000, TKD Dinamis Rp 19.980.000 dan Tunjangan Transport Rp 6.500.000)
Gaji Kepala Biro DKI Jakarta : Rp 70.367.000. (Gaji Rp 3.542.000, Tunjangan Jabatan Rp 2.025.000, TKD Statis Rp 27.900.000, TKD Dinamis Rp 27.900.000 dan Tunjangan Transport Rp 9.000.000)
Gaji Kepala Dinas DKI Jakarta : Rp 75.642.000. (Gaji Rp 3.542.000, Tunjangan Jabatan Rp 3.250.000, TKD Statis Rp 29.925.000, TKD Dinamis Rp 29.925.000 dan Tunjangan Transport Rp 9.000.000)
Gaji Kepala Badan DKI Jakarta : Rp 78.702.000. (Gaji Rp 3.542.000, Tunjangan Jabatan Rp 3.250.000, TKD Statis Rp 31.455.000, TKD Dinamis Rp 31.455.000 dan Tunjangan Transport Rp 9.000.000)

Gaji Pejabat Fungsional / Pelaksana Pemprov DKI Jakarta

Gaji Tenaga Pelayanan Pemprov DKI Jakarta : Rp 9.592.000. (Gaji Rp 1.402.000, Tunjangan Jabatan Rp 180.000, TKD Statis Rp 4.005.000 dan TKD Dinamis Rp 4.005.000)
Gaji Tenaga Operasional Pemprov DKI Jakarta : Rp 13.606.000. (Gaji Rp 1.816.000, Tunjangan Jabatan Rp 180.000, TKD Statis Rp 5.805.000 dan TKD Dinamis Rp 5.805.000)
Gaji Tenaga Administrasi Pemprov DKI Jakarta : Rp 17.797.000. (Gaji Rp 2.317.000, Tunjangan Jabatan Rp 180.000, TKD Statis Rp 7.650.000 dan TKD Dinamis Rp 7.650.000)
Gaji Tenaga Teknis Pemprov DKI Jakarta : Rp 22.625.000. (Gaji Rp 2.735.000, Tunjangan Jabatan Rp 180.000, TKD Statis Rp 9.855.000 dan TKD Dinamis Rp 9.855.000)

Ahok juga memberikan insentif yang untuk staf dinas yang bekerja dengan baik. Tak tanggung-tanggung, dia bakal menggaji mereka Rp 14 juta. Ahok tak mau anak buahnya kerja main-main. Tapi bila itu terjadi, Ahok akan mencopot jabatan fungsional mereka dan itu akan berpengaruh pada pendapatannya.

"PNS yang tidak kerja Rp 9 juta," kata Ahok di Balai Kota Jakarta.
sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2...ilainya.Tinggi (megapolitan.kompas.com)


Quote:Original Posted By hyperfuck
Daftar Gaji PNS DKI 2015, ga kerja aja di gaji 9 Juta, apa maksudnya coba ? gubernur tolol, ga memperhatikan kesenjangan sosial



Itu ngutipnya kok beda sama di berita aslinya? Ini yg dari berita aslinya:

Quote:JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menerapkan tunjangan kinerja daerah (TKD) dinamis kepada seluruh pegawainya. Siapa pun yang memiliki kinerja baik akan mendapat penghasilan yang optimal. Tak tanggung-tanggung. Untuk jabatan lurah saja, mereka sudah bisa membawa pulang gaji sebesar Rp 33 juta.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerapkan kebijakan ini untuk menghindari adanya permainan proyek di dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dan memberantas penarikan pungutan liar maupun komisi. Seluruh pegawai pun berfungsi sebagai pejabat fungsional bukan lagi pejabat struktural, atau yang lebih mengedepankan pelayanan kepada warganya.

Adapun besaran gaji PNS DKI yang jumlahnya fantastis itu sudah termasuk gaji pokok, tunjangan jabatan, TKD statis (kehadiran pegawai), TKD dinamis (tunjangan kinerja), dan tunjangan transportasi bagi para pejabat struktural seperti lurah atau kepala dinas.

Sedangkan pejabat fungsional di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hanya mendapatkan gaji pokok, tunjangan jabatan, TKD statis, dan TKD dinamis tanpa tunjangan transportasi.

Untuk besaran take home pay, pejabat struktural tahun ini seperti lurah yakni Rp 33.730.000, naik sekitar Rp 20 juta dari tahun lalu yang hanya Rp 13 juta. Dengan rincian gaji pokok Rp 2.082.000, tunjangan jabatan Rp 1.480.000, TKD Statis Rp 13.085.000, TKD Dinamis Rp 13.085.000, dan tunjangan transportasi Rp 4.000.000.

Kemudian, Camat Rp 44.284.000 juga naik sekitar Rp 20 juta dari tahun 2014. Dengan rincian gaji pokok Rp 3.064.000, tunjangan jabatan Rp 1.260.000, TKD Statis Rp 19.008.000, TKD Dinamis Rp 19.008.000, dan tunjangan transportasi Rp 6.500.000.

Sementara wali kota gaji pokok nya Rp 3.542.000, tunjangan jabatan Rp 3.250.000, TKD Statis Rp 29.925.000, TKD Dinamis Rp 29.925.000, dan tunjangan transportasi sebesar Rp 9.000.000. Sehingga total take home pay yang diterima Rp 75.642.000.

Sedangkan Kepala Biro Rp 70.367.000 dengan gaji pokok sebesar Rp 3.542.000, tunjangan jabatan Rp 2.025.000, TKD Statis Rp 27.900.000, TKD Dinamis Rp 27.900.000 dan tunjangan transportasi sebesar Rp 9.000.000.

Untuk Kepala Dinas Rp 75.642.000 dengan rincian gaji pokok Rp 3.542.000, tunjangan jabatan Rp 3.250.000, TKD Statis Rp 29.925.000, TKD Dinamis Rp 29.925.000 dan tunjangan transportasi sebesar Rp 9.000.000.

Sementara Kepala Badan mendapat Rp 78.702.000. Dengan rincian gaji pokok sebesar Rp 3.542.000, tunjangan jabatan Rp 3.250.000, TKD Statis Rp 31.455.000, TKD Dinamis Rp 31.455.000 dan tunjangan transportasi sebesar Rp 9.000.000.

Besaran take home pay yang diterima oleh Kepala Biro, Kepala Dinas, dan Kepala Badan jumlahnya meningkat Rp 30-40 juta dari tahun lalu.

Untuk jabatan pelayanan, besaran take home pay maksimal Rp 9.592.000 atau meningkat Rp 5 juta dari tahun sebelumnya. Jabatan operasional Rp 13.606.000 meningkat sekitar Rp 8 juta. Jabatan administrasi Rp 17.797.000 meningkat Rp 10 juta, dan jabatan teknis Rp 22.625.000 atau meningkat Rp 15 juta dari take home pay yang diterima pada tahun 2014.

Hapus honorarium

Basuki menjelaskan, tingginya TKD yang diterima PNS DKI harus sebanding dengan kinerja yang dilakukan. Lebih lanjut, ia mengatakan, tingginya nilai TKD dinamis ini karena disesuaikan dengan kebijakannya mencoret anggaran honorarium senilai Rp 2,3 triliun.

"Sebenarnya gaji PNS itu bukan naik, tapi karena saya potong uang honorarium dan uang pengawasan teknis. Jadi, kami bagi jadi gaji TKD dinamis," kata Ahok, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Ahok mengatakan, para PNS DKI, mulai dari staf hingga pejabat eselon wajib mengisi kerja harian di website bkd.jakarta.go.id. Basuki bakal menilai kinerja serta pemberian TKD dari aktivitas yang dilakukan sehari-hari.

Apabila PNS enggan menuruti saran Basuki itu, maka ia tak segan menjadikan staf para pejabat DKI. Ia memiliki prinsip, untuk tidak pernah takut menjadikan staf para pejabat DKI daripada memberi kesempatan kepada orang yang salah untuk duduk di posisi tertentu.

Menurutnya, masih banyak pejabat DKI yang menganggap gaji ini kecil. Sebab, apabila pejabat itu "bermain" dengan anggaran maupun proyek, maka komisi yang didapat jauh lebih besar dibanding gaji yang diterima.

"Mungkin (pejabat) senior yang biasa curi anggaran enggak puas dengan gaji ini. Tapi (PNS) junior yang bawah merasakan gaji seperti ini akan senang asal kerjanya bagus dan berani melaporkan pimpinannya kalau enggak benar. Makanya kami sengaja mau kasih gaji ini ke orang yang merasa gaji segitu cukup," kata Ahok.

Ahok menjelaskan, bagi pejabat yang tidak bisa mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik akan diturunkan menjadi seorang staf. Apabila saat menjadi staf, dia masih dilaporkan kerap bermain dengan anggaran maupun berkinerja buruk, ia akan ditempatkan di analisis kebijakan (anjak) pendidikan latihan (Diklat) DKI. Tugasnya hanya membaca berita Pemprov DKI dan menganalisisnya.

Menurut dia, staf ini saja bisa membawa pulang gaji sebesar Rp 9 juta. Staf yang mampu bekerja dengan baik dan rajin bisa membawa pulang gaji Rp 13 juta.

"PNS yang bekerja di bidang teknis seperti Dinas Pelayanan Pajak dan pengadaan barang paling rendah mendapat gaji Rp 25 juta," kata Basuki.

TKD

Kepala Bidang Kesra dan Pensiun Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Etty Agustijani menjelaskan, semakin rajin PNS maka semakin besar pula TKD dinamisnya. Selain dilihat dari banyaknya pekerjaan yang dikerjakan setiap hari, PNS juga dinilai dari kehadirannya yang disebut TKD statis.

TKD Statis, menurut dia, dikoreksi berdasarkan kehadiran. PNS DKI yang terlambat datang ke kantor, cepat pulang, alfa, izin, dan sakit, TKD nya akan dipotong. Besarannya, alpa 5 persen, izin 3 persen, sakit 2,5 persen, datang terlambat dan cepat pulang kumulatif perhitungannya sekitar 3 persen.

"Kalau TKD dinamis itu dibayarkan berdasarkan pekerjaan. Berapa persen dia dapat menyelesaikan pekerjaannya. Nilai honorarium dialihkan ke TKD dinamis," kata Etty. Pemberian TKD ini telah diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 207 Tahun 2014 yang ditandatangani Basuki pada 29 Desember 2014 dan berlaku mulai Januari 2015.


Di situ kan ada penjelasannya. Yg besar itu TKD utk menaikkan kinerja.
Diubah oleh sdia
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 11:19
gedean pendapatan/gaji ucok sang pengamat atau satpol pp dki?
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 11:43
Masyarakat ketepu ama omongan si hoax emoticon-Ngakak (S), media emang marktop dalam mengelabui
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 11:56
Quote:Original Posted By sdia




Itu ngutipnya kok beda sama di berita aslinya? Ini yg dari berita aslinya:



Di situ kan ada penjelasannya.


Susah gan ngejelasinnya ke hater yang always be hater...
Ini ada perkataan dari org bijak...
"Fake news made by HATER, spreaded by GOSSIPER and accepted by IDIOT"...
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 11:59
Quote:Original Posted By itocondro
tuh pengamat ngamatinnya cuma lewat berita media, kurang dalam, pdhl pemprov sangat transparan. lihat sendiri rapat saat ahok ketemu dengan mentri PAN.



pernah jadi pertanyaan agan2, bgm pegawai negri dan pejabat pemerintah bisa banyak duit pdhal gaji kecil? pernah tny knp bnyk org bersedia nyogok demi jadi pns? jadi tryt, selain gaji, banyak penghasilan2 lain yg disembunyikan dibalik proyek. penghasilan2 resmi tapi tdk terlihat oleh masyarakat ini jumlahnya besar, pendapatan dan honor ini mrpkan prosentase dr proyek fisik. juga ada banyak honor2 kegiatan lain. yg bila dijumlahkan, jumlahnya sangat besar, hanya saja yg menikmati honor2 tsbt adalah org2 diposisi tertentu. honor2 kegiatan ini yg dihapus oleh ahok dan post itu dilebur dalam TKD dinamis. sehingga skrg, siapapun dan apapun posisinya akan menikmati hasil selama dia kerja benar. krn bsran honor ini tergantung dr kinerja real mereka, bgm penilaiannya, selain dari atasan, penilaian masyarakat juga berpengaruh. shg baiknya masy ikut partisipasi dlm pengawasan, melaporkan penyelewengan/kemalasan PNS. gitu
tp mmg saat ini bgs kita lbh suka hal2 yg ditutup2i dr pd yg transparan, mengapa? krn saat ditutup2i, kalau nyolong g terlalu kelihatan. baik oleh masyarakat atau sesama PNS.


mana kuat buffer mereka emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 12:02
Silahkan diusut sampai tuntas klo perlu jd serangan jg buat ahok spy diubah tuh kebijakan, emg ga realistis jg klo ninggian gaji2 org yg bnyakan ga jelas jg apa kerjanyaemoticon-Hammer2

"PNS yang tidak kerja Rp 9 juta," kata Ahok di Balai Kota Jakarta.
emoticon-thumbsupemoticon-I Love Indonesia:
Diubah oleh baratayudha17
0 0
0
[Gaji PNS dinaikin berlipat2] Pengamat Nilai Banyak Keanehan APBD DKI Versi Ahok
16-03-2015 12:03
Quote:Original Posted By hyperfuck
Masyarakat ketepu ama omongan si hoax emoticon-Ngakak (S), media emang marktop dalam mengelabui

Agan blg media ngelabui? Lah yg agan pajang di sini apa? Bukan dari media? Oh apa mksd Agan yg isinya Agan ubah itu ya?

Quote:Original Posted By wishy


Susah gan ngejelasinnya ke hater yang always be hater...
Ini ada perkataan dari org bijak...
"Fake news made by HATER, spreaded by GOSSIPER and accepted by IDIOT"...

Iya Gan. Mrk manfaatin kebiasaan bbrp org yg mls baca tulisan banyak2. Mlh byk yg cm baca judul dah komentar macem2 emoticon-Big Grin
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia