News
Batal
KATEGORI
link has been copied
252
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55041b845074100a178b456b/oh-kamu-ketauanbpkp-temukan-ahok-center-mitra-csr-proyek-dki
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan Ahok Center menjadi mitra kerja bantuan CSR dalam pengerjaan berbagai proyek di DKI Jakarta. Salah satunya adalah proyek pembangunan Rumah Susun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. “Dari laporan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Perumahan DKI mencatat nama Ahok Center menjadi mitra kerja bantuan CSR dari 18 perusahaan untuk p
Lapor Hansip
14-03-2015 18:29

[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI

Quote:
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan Ahok Center menjadi mitra kerja bantuan CSR dalam pengerjaan berbagai proyek di DKI Jakarta. Salah satunya adalah proyek pembangunan Rumah Susun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

“Dari laporan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Perumahan DKI mencatat nama Ahok Center menjadi mitra kerja bantuan CSR dari 18 perusahaan untuk proyek pembangunan Rumah Susun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara,” ujar Kepala BPKP DKI, Endang Widjajanti, dalam rilis yang diterima Media Indonesia, Sabtu (14/3/2015)

Endang menjelaskan, ke-18 yang memberikan bantuan CSR adalah PT Asuransi Jasindo, PD Pembangunan Sarana Jaya, PT Jakarta Propertindo, PD Pasar Jaya, Bank DKI, PT Jakarta Tourisindo, PT Jawa Barat Indah, PT Barito Pasific, PT Landmark, PT. Jeunesse Global Indonesia, PT Duta Pertiwi, PT Zaman Bangun Pertiwi, Bapak Wahyu, PT Changbong, PT DUFO, PT HAIER, dan Grup Golf. Adapun bantuan yang diberikan berupa perabotan kamar, televisi, kulkas hingga tempat duduk dan penyediaan Dana.

Berikut rincian ke-18 nama perusahaan yang menjadi mitra Ahok Center dalam proyek pembangunan Rusun Marunda, Cilincing.

1. PT Asuransi Jasindo (MoU gub DKI Nomor 51 Tahun 2012 No.MoU.04/AJI/XII/2012)Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Kriteria masalah sosial : Korban bencana banjir.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 25 unit lemari, 25 unit tempat tidu + kasur busa, 30 unit kompor gas dua tungku + selang + regulator + tabung gas 3 kg.

2. PD Pembangunan Sarana Jaya (Mou DKI Nomor 54 tahun 2012 No.856/072.6)
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 20 unit springbed (120×200 cm), 30 unit kompor gas dua tungku + selang + regulator + tabung gas 3 kg.

3. PT Jakarta Propertindo (MoU gub DKI No. 53 tahun 2013 No.001/UT2000/105/XI/2012)
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 20 unit TV LCD, 20 unit kulkas satu pintu, 20 unit kompor gas dua tungku + selang + regulator + tabung gas 3 kg.

4. PD Pasar Jaya (sedang proses verbal MoU Gub DKI)
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 2 unit TV LCD, 2 unit kompor gas satu tungku + selang + regulator + tabung gas 3 kg.

5. Bank DKI (Mou Gub DKI No. 55 tahun 2012, No.7.1/MoU/DIR/121/2012)
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 25 unit lemari, 20 unit kasur busa (120x200cm), 25 unit kompor gas + selang + regulator + tabung gas 3 kg.

6. PT Jakarta Tourisindo (sdg proses verbal MoU dgn Gub DKI)
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 40 set tempat tidur tingkat, 30 karung beras, 20 unit kompor gas dua tungku + selang + regulator + tabung gas 3 kg.

7. PT Jawa Barat Indah (tak ada keterangan)
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 30 unit kompor gas dua tungku + selang + regulator + tabung gas 3 kg.

8. PT Pembangunan Jaya
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 40 unit tv LED, 40 unit kulkas satu pintu, 40 unit kompor gas satu tungku + selang + regulator + tabung gas 3 kg, 40 unit springbed (120×200 cm), 40 unit meja makan, 40 set peralatan makan + 30 unit rak piring plastik.

9. PT Barito Pasific
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 200 unit TV LED, 200 unit kulkas satu pintu, 20 unit kompor gas satu tungku + selang + regulator + tabung gas 3 kg, 200 set tempat tidur (120×200 cm), 200unit meja makan, 200 unit rak tv, 200 unit lemari, 200 unit rak piring plastik, 800 unit piring plastik, 800 unit sendok steanlis steale.

10. PT Landmark
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 200 unit tv, 200 unit kulkasintu, 240 unit springbed, 200 unit meja makan + kursi 4, 400 unit lemari, 200 set peralatan makan.

11. PT. Jeunesse Global Indonesia
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 50 unit TV LED, 50 unit kulkas satu pintu, 50 unit kompor gas satu tungku + selang + regulator + tabung gas 3 kg, 50 unit tempat tidur, 50 unit meja makan, 50 unit lemari, 50 set peralatan makan.

12. PT Duta Pertiwi
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 40 unit tempat tidur (2 in 1), 14 unit lemari pakaian, 14 unit kompor gas dua tungku + selang + regulator + tabung gas 3 kg.

13. PT Zaman Bangun Pertiwi
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai 400 unit kompor dua tungku + regulator.

14. Bapak Wahyu
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : TV LCD 19 inc, 19 set peralatan dapur.

15. PT Changbong
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 175 unit TV LED 19 inc.

16. PT DUFO
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 50 unit bangku napolly.

17. PT HAIER
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 250 unit kulkas Sanyo.

18. Grup Golf
Lokasi : Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakut.
Jenis keg : CSR Kesejahteraan sosial, pemberian bantuan, perlengkapan unit hunian rusunawa.
Mitra kerja : Ahok Center
Target : warga waduk pluit
Nilai : 1.000 unit bangku plastik, 250 unit meja makan lipat
Sumur:http://www.mediaindonesia.com/misiang/read/482/BPKP-Temukan-Ahok-Center-mitra-CSR-Proyek-DKI/2015/03/14

Mana nih yg bilang si tukang ngeles hoax bersih?

Katanya hoax ga mengelola dana, apa arti berita di bawah ini:

Sanusi Minta Ahok Center Diaudit, Ini Kata Relawan Ahok
JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator dan Penanggung Jawab Relawan Ahok, Natanael Oppusunggu, membantah tudingan politisi Partai Gerindra M Sanusi mengenai adanya dana CSR yang masuk melalui Ahok Center. Menurut Natanael, Relawan Ahok tidak pernah mengelola dana CSR seperti yang dituding Sanusi.

"Enggak ada kita terima uang CSR," kata Natanael, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (8/3/2015).

Menurut Natanael, pihaknya bekerja menyalurkan bantuan yang dananya berasal dari uang pribadi Gubernur yang akrab disapa Ahok tersebut. Hal ini juga, lanjutnya, tertera pada website mereka dan juga Ahok. Ia mengatakan, Ahok melarang pihaknya untuk berhubungan dengan partai dan juga perusahaan.
[Bold]
"(Dana kami) Ini dari tunjangan operasional Pak Gubernur. Dan semuanya juga diketahui oleh BPKD, bisa cek ke BPKD dan Sekda," ujar Natanael.
[/bold]
Mengenai CSR, lanjutnya, bantuan itu masuk melalui BPKD DKI. Dari BPKD, bantuan CSR itu diteruskan kepada Dinas Sosial DKI, yang kemudian menyalurkan kepada yang membutuhkan. Di sini, lanjutnya, peran Relawan Ahok kadang dimintai bantuannya oleh Basuki untuk mengecek.

"Kita hanya dimintai tolong Pak Ahok, coba dilihat dong, anak buah gw PNS udah bener enggak ngasih bantuannya," ujar Natanael.

Masalah ini, lanjutnya, juga pernah mencuat di tahun 2012. Kala itu, Faisal Basri menggarai bahwa dana CSR dikelola oleh LSM tersebut. Dia mengaku heran hal ini muncul kembali melalui pernyataan Sanusi yang meminta agar dilakukan audit terhadap relawan Ahok.

"Apa yang mau diaudit, kalau mau diaudit silakan saja," ujar Natanael.

Natanael menambahkan, saat ini, Relawan Ahok masih melaksanakan tugas yakni membantu Gubernur Ahok untuk menyalurkan bantuan pribadi, baik untuk sekolah, dan bantuan sosial lainnya. Relawan ini juga masih membantu Ahok mengawasi kinerja PNS DKI.

Sebelumnya, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Mohammad Sanusi meminta agar dilakukan audit terhadap lembaga swadaya masyarakat (LSM) "Ahok Center". Sanusi menuding ada sumbangan corporate social responsibility (CSR) yang masuk ke LSM yang berafiliasi dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama itu.

http://megapolitan.kompas.com/read/2015/03/09/06000061/Sanusi.Minta.Ahok.Center.Diaudit.Ini.Kata.Relawan.Ahok
Diubah oleh hyperfuck
0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 13
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:31
Mo bacot apalagi? Hai pemuja hoax

Berita 2013 :
Basuki Gelontorkan Rp 30 Juta untuk Operasional Ahok Center

JAKARTA, KOMPAS.com - Center For Democracy and Transparency (CDT) atau lebih dikenal Ahok Center dibiayai oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Setiap bulan, diperlukan dana sekitar Rp 30 juta untuk operasional lembaga swadaya masyarakat itu. Dana itu diambilnya dari kocek pribadi Basuki.

"Berkisar Rp 30 jutaan lebih per bulan untuk biaya operasionalnya," kata Koordinator dan penanggung jawab CDT Natanael Oppusunggu saat ditemui di kantornya, Apartemen Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2013).

Ia mengatakan, gaji tujuh anggota CDT dibayar sesuai upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta, yaitu Rp 2,2 juta. Sebelum Basuki menjabat sebagai anggota legislatif di DPR RI, lembaga itu telah resmi terbentuk, yakni pada 2007.

Sebagai pendiri bersama Basuki, Natanael mengatakan bahwa tujuan awal pembentukan CDT adalah melatih orang-orang jujur dan bersih yang bercita-cita menduduki kursi legislatif maupun eksekutif. Semua itu dibiayai oleh Basuki.

Tak sedikit dari mereka yang berhasil, banyak pula yang gagal. Setelah Basuki maju menjadi calon wagub pada Pilkada DKI Jakarta 2012 dengan berpasangan bersama Joko Widodo, LSM itu beralih fungsi menjadi posko pemenangan, selain posko yang berada di Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat.

Kini, setelah Basuki menjadi Wagub DKI, LSM itu bertugas mengawal dan mengawasi program-program Pemprov DKI yang sedang berjalan. Tak hanya itu, mereka juga menerima keluhan-keluhan warga dengan berbagai syarat. Laporan warga itu harus disertai KTP DKI, kartu keluarga, dan surat kelurahan. Mereka kemudian membantu memberikan pelayanan sosial kepada warga.

Natanael menyebutkan, karena selama ini masyarakat tidak tahu dan lebih tahu nama Ahok, maka CDT pun disebut dengan Ahok Center. "Sebenarnya sama, cuma masyarakat bingung CDT itu apa. Ada ibu-ibu, nenek minta bantuan, Ahok-Ahok saja lah, Ahok Center. Ya itu nama populer," kata Natanael.

Natanael menegaskan bahwa Ahok Center tidak berada di bawah bendera partai politik tertentu. Tempat yang dijadikan kantor ini merupakan bekas markas relawan Jokowi-Basuki. Mereka baru pindah ke Apartemen Juanda Lantai Dasar pada Mei 2012 atas pemberian seorang relawan Jokowi-Basuki bernama Hendry. Sebelumnya, markas mereka berada di depan Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, yang kini menjadi markas PKPI, partai politik pimpinan Sutiyoso.
http://megapolitan.kompas.com/read/2013/08/15/2053465/Basuki.Gelontorkan.Rp.30.Juta.untuk.Operasional.Ahok.Center

Ahoax berdusta demi podomoro?

Belum usai catatan merah warga Jakarta tentang pembiaran Ahok pada dugaan kolusi dan korupsi fasos/fasum taman BMW dengan Agung Podomoro, kini Ahok kembali menunjukan dustanya, dengan memberikan izin ilegal reklamasi pantai pada Agung Podomoro dalam reklamasi 17 pulau di Utara Jakarta. Izin yang sarat dugaan KKN itu dikeluarkan Ahok pada tanggal 23 Desember 2014 dengan Nomor izin : 2238 Tahun 2014 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau kepada PT Muara Wisesa Samudra, anak usaha PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN).

Ketika isu izin ilegal reklamasi 17 pulau di utara Jakarta mencuat ke publik pada November 2014, Ahok kembali berkilah, bahwa izin yang diberikan untuk reklamasi 17 pulau, adalah tindak lanjut dari proses izin Gubernur DKI sebelumnya Fauzibowo. Namun apa lacur, Ahok kembali berbohong, izin tersebut baru dikeluarkannya pada 23 Desember 2014. Izin era Foke sudah kadaluarsa !
Dusta Ahok berikut adalah, janjinya bahwa 5% dari proyek reklamasi tersebut untuk lahan pertanian di atasnya, namun nyatanya untuk pemukiman mewah milik Podomoro Land (baca : http://iorg.merdeka.com/peristiwa/reklamasi-di-pantai-utara-dki-5-persen-lahan-untuk-pertanian.html.) Terkait izin Reklamasi ini, memang sudah terjadi pada era Foke, tapi ia hanya mengizinkan reklamasi satu pulau, bukan 17 pulau seperti yang disampaikan Ahok. Itupun izin di era Foke sudah expired pada September 2013. Dengan fakta ini, lagi-lagi Ahok diduga berbohong penuh dusta.
Di pertengahan perjalanan pemerintahan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, kedekatannya dengan Agung Podomoro sudah terendus publik dan media. Upaya pembiaran Ahok terhadap kasus kewajiban pengembang pemukiman untuk penyediaan fasum/fasus taman BMW yang berpotensi merugikan negara Rp.737 miliar pun sudah diungkit publik dan media.
Publik mulai tahu, pembiaran Ahok terhadap kolusi dan korupsi fasos/fasum taman BMW, masih berkaitan dengan posisi masa lalu Ahok sebagai konsultan keuangan PT Agung Podomoro Land tbk, sekaligus merangkap sebagai konsultan keuangan Gubernur DKI Sutioso pada tahun 2006-2007.
Terbongkarnya borok dan dusta Ahok ini sudah disadarinya. Ahok panik, ia memancari momentum untuk mengalihkan isu agar perannya dalam pembiaran kolusi dan korupsi fasum/fasos taman BMW antara Podomoro dengan Pemda DKI era Sutioso tertutupi. Demikian pun izin ilegalreklamasi 17 pulau di utara Jakarta pada Podomoro yang sarat kolusi dan manipulasi terkelabui.
Celah yang dicari Ahok adalah ribut dengan DPRD DKI. Dan Ahok menemukan momentum pada kisruh pembahasan APBD DKI 2015. Di pertengahan februari 2014, mestinya isu Ahok dan kolusi reklamasi 17 Pulau Pantai teluk Jakarta sudah membuncah ke publik. Tapi isu berbalik, menjadi Ahok vs DPRD. Ahok memanfaatkan emosi publik yang cetar melawan Budi Gunawan (Polri) vs KPK. Ahok berhasil menipu idealisme media mainstream dengan merekayasa dirinya sebagai pahlawan anti korupsi. Media tertipu membela pahlawan koruptor; Ahok ?
Terkait izin reklamasi 17 pulau, lagi-lagi Ahok melampaui kewenangannya. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ahok melampaui kewenangannya dalam memberikan izin reklamasi 17 tersebut. Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil Sudirman Saad pada Selasa, 10 Februari 2015 mengatakan izin reklamasi itu bukan merupakan kewenangan kepala daerah, karena Laut pesisir Jakarta merupakan kawasan strategis nasional, namun oleh Kementerian Kelautan, reklamasi yang dilakukan Ahok pada 17 pulau belum pernah ada izin dari kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Menanggapi keberatan KKP, Ahok berdalih, bahwa kewenangannya mengeluarkan izin reklamasi 17 pulau di bagian utara Jakarta, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 52 tahun 1995 tentang Reklamasi Pantai Utara. Namun karena balas budi dan pembelaannya pada Podomoro, Ahok lupa, bahwa Setelah cikal bakal Kementerian Kelautan dan Perikanan dibentuk Mantan Presiden Abdurrahman Wahid pada 1999, muncul Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah
Diubah oleh hyperfuck
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:34
Itu CSR dlm bntuk duit atau apa? Peran ahok centre nya dalam hal apa? Belanjain duit jd peralatan atau gmn? emoticon-Bingung (S)
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:35
Ini cuma kerjaan relawan tuk gaya gayaan kok, ahok clean

emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:39
pemprov DKI tertipu... melakukan kegiatan dengan organisasi fiktif a.k.a gaya-gayaan doang emoticon-Ngakak
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:39
tinggal laporin emoticon-thumbdown
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:40
sekarang ketahuan kan siapa yang KOTOR
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:41
pesen tempat di pekiwan ah ..
sepertinya bakalan HT neh ..



btw, udah baca berita nya belom ?? emoticon-Malu (S):


Quote:Original Posted By hyperfuck

“Dari laporan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Perumahan DKI mencatat nama Ahok Center menjadi mitra kerja bantuan CSR dari 18 perusahaan untuk proyek pembangunan Rumah Susun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara,” ujar Kepala BPKP DKI, Endang Widjajanti, dalam rilis yang diterima Media Indonesia, Sabtu (14/3/2015)


dan ini lah kepala bpkp dki , yang "katanya" bernama endang :

[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Diubah oleh kutuaer
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:42
ada apa ini rame2?
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:43

.

emoticon-Belo Itu mesti salah BPKP sama relawan gans, ahox mah berciiihh.. cling dah pokonya.. kalo ga percaya tanya deh sama nastak emoticon-Ngakak (S):
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:44
Di usut dong, buktiin kotornya dimana biar banyak masyarakt tau emoticon-Big Grin
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:44
csr itu apa seh ? masih ga ngerti saya

smua perusahaan kasi bantuan buat rusun trus masalah nya apa?
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:45
Ooww... Makin seru
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:46
Akibat kebanyakan gaya gaya an. emoticon-Ngakak
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:46
Numpang post dipage 1
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:47
hayo...buka semua
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:48
Tinggal nunggu relawan gegayaan vs yang namanya dipake maen jambak-jambakan emoticon-Big Grin
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:49
kalo ngubah berita yg pintar, bu endang udah pensiun tuhemoticon-Ngakak panik banget sih
Diubah oleh La Viola
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:49
wah .. kenapa berita ini gak ada di website bpkp dki yah ?
coba intip : http://www.bpkp.go.id/berita.bpkp

atau search pake kata kunci ahok.
kamu ketahuan .. emoticon-Malu (S):
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:50
nyimak plus ngikutin aja
masih bingung mna yg bersih mna yg kotor mna yg SOK BERSIH
0 0
0
[Oh kamu ketauan]BPKP Temukan Ahok Center mitra CSR Proyek DKI
14-03-2015 18:52
HOAX bersih??? TILLL...!!!!
0 0
0
Halaman 1 dari 13
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia