Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
261
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5405ba01507410541e8b4567/komunitas-fobia-sosial-kaskus
Apa Itu Fobia Sosial? Social anxiety is a discomfort or a fear when a person is in social interactions that involve a concern about being judged or evaluated by others. It is typically characterized by an intense fear of what others are thinking about them (specifically fear of embarrassment, criticism, or rejection), which results in the individual feeling insecure, not good enough for other peop
Lapor Hansip
02-09-2014 19:37

Komunitas Fobia Sosial Kaskus

Apa Itu Fobia Sosial?
Quote:
Social anxiety is a discomfort or a fear when a person is in social interactions that involve a concern about being judged or evaluated by others. It is typically characterized by an intense fear of what others are thinking about them (specifically fear of embarrassment, criticism, or rejection), which results in the individual feeling insecure, not good enough for other people, and/or the assumption that peers will automatically reject them.
Sumber


Lebih Lanjut Mengenai Fobia Sosial
Quote:Gina awalnya mengira bahwa tidak memiliki terlalu banyak teman adalah sesuatu yang normal. Ia berfikir bahwa mungkin dirinya terlalu membosankan hingga tidak ada seorangpun yang mau melakukan suatu hal bersama dengannya. Walaupun Gina termasuk siswa yang cukup pandai, kenyataannya ia sangat benci dengan sekolah. Ia merasa sangat takut saat diminta untuk menjawab pertanyaan dari gurunya. Gina akan merasa gugup dan mendadak bisu saat hal ini terjadi.

Bagi Gina, makan siang merupakan saat-saat terburuk di sekolah. Ia selalu duduk menyendiri dan merasa gugup saat makan. Kehidupan Gina di sekolah sangat menyedihkan. Ia sering mendadak sakit perut lalu memohon untuk tetap tinggal di rumah.

Ibu Gina menjelaskan bahwa setiap masalah yang dialami Gina tersebut disebabkan hanya karena ia terlalu pemalu. Namun saat Gina dewasa, dia mempunyai masalah yang sama di tempat kerja. Gina takut jika masalah yang ia alami ini bisa membuatnya menjadi gila.

Salah satu teman kerja Gina pada akhirnya menyadari bahwa apa yang dialami Gina Bukan hanya karena ia pemalu. Tentu saja sangat normal bagi setiap orang jika merasa gugup saat harus memberikan pidato dihadapan orang banyak atau merasa canggung saat kencan pertama. Reaksi seperti ini tentu saja sangat lumrah terjadi pada setiap orang namun tatap saja tidak separah yang dialami oleh Gina. Penjelasan ilmiah untuk ketakutan dalam menghadapi situasi sosial seperti yang dialami oleh Gina disebut sebagai gangguan keemasan sosial atau fobia sosial.

Berikut adalah sebuah tes sederhana untuk mengetahui apakah anda seorang penderita fobia sosial. Perlu diingat bahwa pemeriksaan dari profesional diperlukan untuk hasil diagnosa yang lebih pasti.


Situasi Berikut Ini Sering Memicu Kecemasan Sosial Saya
1


Apakah Anda Menggunakan Cara-cara Di Bawah Ini Untuk Menghindar Dari Masalah Anda?
2


Gejala Fisik Berikut Ini Terjadi Saat Saya Sedang Mengalami Kecemasan DI Dalam Situasi Sosial
3


Kata-kata Berikut Ini Sering Terlintas Di Pikiran anda
4


Pertanyaan Berikut Ini Menggambarkan Seberapa Parah Fobia Sosial yang Anda Alami
5


Sekarang lihat kembali jawaban anda. Semakin banyak jawaban "ya", maka semakin besar kemungkinan anda memiliki gangguan kecemasan sosial.

Berdasarkan DSM-V (panduan terbaru mengenai gangguan mental), seseorang bisa didiagnosa mengalami fobia sosial jika ketakutan dan kecemasan yang dialami sudah sulit dikendalikan dan konsisten terjadi paling tidak selama enam bulan.

Sumber
profile-picture
grg. memberi reputasi
1
Masuk untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 13
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 19:38
Index Thread "Komunitas Fobia Sosial Kaskus"

Quote:
Penyebab Fobia Sosial
Penyembuhan Fobia Sosial: CBT (Cognitive Behavioral Therapy)
Diubah oleh almaric
profile-picture
f.wulandari memberi reputasi
1 0
1
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 19:38
Penyebab Fobia Sosial
Quote:Paling tidak ada tiga faktor utama yang bisa menjadi penyebab munculnya fobia sosial pada seseorang, yaitu karena pengaruh genetik, otak, serta pengalaman individu. Ketiga faktor ini saling berkaitan sehingga hampir tidak mungkin hanya satu faktor saja yang menjadi penyebab munculnya fobia sosial.

Pengaruh Genetik
1

Pengaruh Otak
2

Pengalaman Sosial Individu
3

Gangguan kecemasan sosial juga bisa disebabkan karena pengalaman buruk seperti menjadi korban bullying, mengalami penolakan sosial, sering diacuhkan, serta berada di lingkungan sosial yang tidak cocok dengan kepribadiannya. Perilaku bullying yang diterima oleh seseorang saat kanak-kanak memiliki korelasi positif terhadap kemungkinan anak tersebut menjadi social phobic saat remaja dan dewasa. Seorang korban bullying sering menerima evaluasi negatif dari orang lain dan membuatnya sering menarik diri dari lingkungan sosial.

http://en.wikipedia.org/wiki/Social_...al_experiences
http://www.socialanxietysupport.com/...sorder/#causes
Diubah oleh almaric
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 19:39
Terapi CBT Untuk Penyembuhan Fobia Sosial
Quote:Cognitive Behavioural Therapy (CBT) merupakan jenis terapi yang paling banyak digunakan pada penderita fobia sosial. Tujuan umum dari terapi ini yaitu untuk menciptakan kondisi baru untuk belajar. Dengan asumsi bahwa pembelajaran dapat memperbaiki masalah perilaku individu.

Berikut adalah garis besar dari CBT yang diterapkan pada penderita gangguan kecemasan sosial. Silahkan kalau ada yang sukarela mau nerjemahin emoticon-Smilie

  1. CBT is collaborative - the client and therapist work together as a team. The therapist does not simply tell you what to do or think. Together, you and your therapist develop strategies for overcoming anxiety.

  1. CBT includes a focus on developing new skills. You will learn several strategies for counteracting Social Phobia.

  1. CBT is brief and time-limited. You and the therapist will set specific goals and remain focused on these goals throughout treatment, which generally lasts 12 to 16 sessions. The ultimate aim is to assist you in becoming your own "therapist."

  1. CBT is focused on the present. While a CBT therapist is likely to agree that the roots of Social Phobia may be due, in part, to experiences during childhood, the emphasis of treatment is on uncovering the current cognitive and behavioral patterns that are maintaining symptoms and on making changes in your present life.

  1. CBT is structured. Each session, as well as the overall course of treatment, has specific objectives and agendas that you develop in cooperation with your therapist.

  1. CBT emphasizes between-session exercises (often referred to as homework) that you complete on your own. These tasks are planned with your therapist and are intended to provide you with actual, "real-life" experience working with new ways of thinking and behaving.

  1. CBT is research-based. The strategies used in CBT to address symptoms of Social Phobia have been subjected to numerous clinical studies and have been shown to be effective.

Diubah oleh almaric
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 19:40
Reserved
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 20:46
Masuk dulu gan emoticon-Big Grin

Ane ga tau apa masuk kategori fobia sosial ato tdk, yg pasti ane pendiam skali dan ga suka bergaul. Kalo mo ngomong selalu sperti ada beban berat di mulut, sehingga susa skali membuka mulut.
Kalo ngomong pun sebentar jg uda merasa capek/lelah.
Alhasil, rata2 sehari ane ngomong kurang dr 100 kata... justru ngetik kata2 di komputer jauh lebi banyakemoticon-Ngakak (S)
Ane jg super demam panggung, ga ketulungan gelisah nya kalo di dpn byk org... jg kalo diliatin org merasa malu, tapi skrg uda ga gitu malu lagi sih
2 0
2
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 21:24
Quote:Original Posted By Traex
Masuk dulu gan emoticon-Big Grin

Ane ga tau apa masuk kategori fobia sosial ato tdk, yg pasti ane pendiam skali dan ga suka bergaul. Kalo mo ngomong selalu sperti ada beban berat di mulut, sehingga susa skali membuka mulut.
Kalo ngomong pun sebentar jg uda merasa capek/lelah.
Alhasil, rata2 sehari ane ngomong kurang dr 100 kata... justru ngetik kata2 di komputer jauh lebi banyakemoticon-Ngakak (S)
Ane jg super demam panggung, ga ketulungan gelisah nya kalo di dpn byk org... jg kalo diliatin org merasa malu, tapi skrg uda ga gitu malu lagi sih


Intinya sih kalau satau ane, seseorang baru bisa disebut fobia sosial kalau merasa takut dihakimi/dievaluasi secara negatif oleh orang lain saat berinteraksi sosial. Gak semua orang pendiam bisa dikategorikan fobia sosial, soalnya banyak juga kan orang pendiam yang tetep enjoy dan PD waktu gaul sama orang lain.

Kalau mau tau pastinya mending konsul ke psikolog aja gan. Gak harus nunggu gila dulu kok untuk pergi ke psikolog emoticon-Big Grin
Diubah oleh almaric
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 21:30
pejwan dulu ya emoticon-Embarrassment
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 21:35
Quote:Original Posted By almaric


Intinya sih kalau menurut pengetahuan ane, ente baru bisa disebut fobia sosial kalau merasa takut dihakimi/dievaluasi secara negatif oleh orang lain saat berinteraksi sosial. Gak semua orang pendiam bisa dikategorikan fobia sosial, soalnya banyak juga kan orang pendiam yang tetep enjoy dan PD waktu gaul sama orang lain.

Kalau mau tau pastinya mending konsul ke psikolog aja. Gak harus nunggu gila dulu kok untuk pergi ke psikolog emoticon-Big Grin


Ane cuman perna konsul ke psikolog utk tes personaliti... kebetulan psikolog nya anak kenalan ane.
Ane sering nya itu pergi ke psikiater dlm 4,5 taon terakhir... dan didiagnosa depresi amat berat, psikosis, ama schizophrenia thn 2010 dan 2011. Waktu itu memang parah sih kena delusi, halusinasi, pikiran2 yg ga keruan, dll sampe ga bisa makan ama tidur.. masuk RS mental/jiwa 2x selama total sebulan, sampe butuh disetrum/ECT.
Skrg masi konsumsi obat2an dr psikiater, dan katanya mungkin harus terus menerus... psikiater sih bilang ane bukan Asperger/autis. Tapi ga perna nyebut apa2 ttg fobia sosial.
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 21:37
Buat yang fobia aja ya ganemoticon-Bingung
Met ngeblog dehemoticon-Angkat Beer
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 21:38
wah iya nih kek nya ane rada ada gejala pobia sosial..

ane kalo mau masup toko gitu suka gerogi, mau nanya nanya gitu juga segen, padahal pengen tapi mau keluar suara susah bener..
ngajakin orang ngobrol (orang yang ga kenal ya) juga ga pernah kayanya.. paling di tanya orang itu juga jawab seadanya dan ga nanya balik emoticon-Nohope

gimana ya gan biar ilang tu penyakit ? emoticon-Frown
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 21:50
Cara yang tepat untuk menyembuhkan fobia sosial selain terapi ke psikiater/psikolog apa ya? Supaya mendatangkan positive thinking di dalam otak.

Jujur saya mengidap fobia sosial. Memang saya belum mencoba check ke psikiater/psikolog. Banyak gejala yang disebutkan di atas saya alami dan saya selalu cenderung menghindar dari interaksi dengan orang lain. Beberapa kelakuan yang menurut saya bahwa saya terindikasi terkena fobia sosial:
  • Takut berbicara di telepon
  • Tidak mau membukakan pintu, dengan dalih pura-pura tidak dengar atau tidur
  • Mengambil jalan yang berbeda hanya agar tidak berpapasan dengan orang lain
  • Saat dosen memberi tugas presentasi di akhir semester, pasti selalu gelisah dan kepikiran dari awal semester
  • Takut masuk ke toilet, selalu menunggu saat sepi atau mencari toilet lain yang sepi. Saya berani cuma ketika ada teman atau sudah terpaksa karena tak tahan lagi.
  • Saat di dalam bilik toilet, jika mendengar langkah atau suara orang lain, saya pasti menunggu di dalam bilik toilet hingga mereka keluar toilet atau masuk ke dalam bilik juga.
  • Pernah saking takutnya disuruh akting di depan teman-teman, saya kabur dengan alasan mama saya menjemput dan mendesak
  • Merasa rendah kepercayaan diri
  • Tidak berani bertanya kepada SPG, pelayan resto, dll. Biasanya menyuruh teman saya. Sekali lagi, kecuali terpaksa.


Fobia ini cukup mengganggu saya karena menghambat kemajuan saya di akademik dan semakin lama semakin parah. Semakin saya memikirkannya, maka semakin depresilah saya.

Awalnya saya pikir normal untuk sedikit memiliki teman dan gugup saat presentasi. Tapi saya selalu pura-pura sakit saat presentasi, kecuali kepepet. Kalaupun terpaksa, saya pasti akan terbata-bata dalam berbicara dan otak saya tidak bisa berpikir.

Saya ingin sembuh layaknya manusia normal lain. Ingin ikut banyak kegiatan dan memiliki banyak teman.
Diubah oleh fullalchemist
profile-picture
oikawasgf memberi reputasi
1 0
1
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 21:57
sundul emoticon-Sundul Gan (S)
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 22:03
Quote:Original Posted By Traex


Ane cuman perna konsul ke psikolog utk tes personaliti... kebetulan psikolog nya anak kenalan ane.
Ane sering nya itu pergi ke psikiater dlm 4,5 taon terakhir... dan didiagnosa depresi amat berat, psikosis, ama schizophrenia thn 2010 dan 2011. Waktu itu memang parah sih kena delusi, halusinasi, pikiran2 yg ga keruan, dll sampe ga bisa makan ama tidur.. masuk RS mental/jiwa 2x selama total sebulan, sampe butuh disetrum/ECT.
Skrg masi konsumsi obat2an dr psikiater, dan katanya mungkin harus terus menerus... psikiater sih bilang ane bukan Asperger/autis. Tapi ga perna nyebut apa2 ttg fobia sosial.


weh, skizofrenia ya. Sekarang bisa sembuh pake terapi apa aja gan? Soalnya ane pernah denger kalau penderita skizo harus konsumsi obat seumur hidup kalau gak mau kumat.

Biar gak oot, bisa dibabar disini gejala yang ente anggap sebagai fobia sosial seperti apa saja?
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 22:13
Quote:Original Posted By fullalchemist
Cara yang tepat untuk menyembuhkan fobia sosial selain terapi ke psikiater/psikolog apa ya? Supaya mendatangkan positive thinking di dalam otak.

Jujur saya mengidap fobia sosial. Memang saya belum mencoba check ke psikiater/psikolog. Banyak gejala yang disebutkan di atas saya alami dan saya selalu cenderung menghindar dari interaksi dengan orang lain. Beberapa kelakuan yang menurut saya bahwa saya terindikasi terkena fobia sosial:
  • Takut berbicara di telepon
  • Tidak mau membukakan pintu, dengan dalih pura-pura tidak dengar atau tidur
  • Mengambil jalan yang berbeda hanya agar tidak berpapasan dengan orang lain
  • Saat dosen memberi tugas presentasi di akhir semester, pasti selalu gelisah dan kepikiran dari awal semester
  • Takut masuk ke toilet, selalu menunggu saat sepi atau mencari toilet lain yang sepi. Saya berani cuma ketika ada teman atau sudah terpaksa karena tak tahan lagi.
  • Saat di dalam bilik toilet, jika mendengar langkah atau suara orang lain, saya pasti menunggu di dalam bilik toilet hingga mereka keluar toilet atau masuk ke dalam bilik juga.
  • Pernah saking takutnya disuruh akting di depan teman-teman, saya kabur dengan alasan mama saya menjemput dan mendesak
  • Merasa rendah kepercayaan diri
  • Tidak berani bertanya kepada SPG, pelayan resto, dll. Biasanya menyuruh teman saya. Sekali lagi, kecuali terpaksa.


Fobia ini cukup mengganggu saya karena menghambat kemajuan saya di akademik dan semakin lama semakin parah. Semakin saya memikirkannya, maka semakin depresilah saya.

Awalnya saya pikir normal untuk sedikit memiliki teman dan gugup saat presentasi. Tapi saya selalu pura-pura sakit saat presentasi, kecuali kepepet. Kalaupun terpaksa, saya pasti akan terbata-bata dalam berbicara dan otak saya tidak bisa berpikir.

Saya ingin sembuh layaknya manusia normal lain. Ingin ikut banyak kegiatan dan memiliki banyak teman.


Quote:
  • Tidak mau membukakan pintu, dengan dalih pura-pura tidak dengar atau tidur

kalo saya tdk mau buka pintu krn takut ketemu tamuemoticon-Berduka (S)

Quote:
  • Mengambil jalan yang berbeda hanya agar tidak berpapasan dengan orang lain
  • Saat dosen memberi tugas presentasi di akhir semester, pasti selalu gelisah dan kepikiran dari awal semester
  • Merasa rendah kepercayaan diri
  • Tidak berani bertanya kepada SPG, pelayan resto, dll. Biasanya menyuruh teman saya. Sekali lagi, kecuali terpaksa.

persis kayak saya emoticon-Berduka (S)


Diubah oleh apaajalahbole
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 22:26
Quote:Original Posted By almaric


weh, skizofrenia ya. Sekarang bisa sembuh pake terapi apa aja gan? Soalnya ane pernah denger kalau penderita skizo harus konsumsi obat seumur hidup kalau gak mau kumat.

Biar gak oot, bisa dibabar disini gejala yang ente anggap sebagai fobia sosial seperti apa saja?


Masuk RS dan di-ECT (electro convulsive therapy). Makan obat (risperidone, fluoxetine, ama olanzapine). Dan betul kata dokter obat nya mesti terus menerus, gawat.

Gejala2 fobia ane itu sperti kalo ngomong ama org suka menghindari tatap mata. Dan jg gugup dan suara nya sering bergetar kalo lagi ngomong, ada perasaan takut yg menyertai.
Ane jg super demam panggung, sangat gelisah, takut dan suka tdk bisa ngomong kalo di dpn byk org. Segan skali rasanya utk menerima telpon, dan takut kalo mo telpon org.
Padahal ane perna jadi sales 1,5 taon dan telemarketing 2,5 taon, tapi tetep aja sifat2 itu ga ilang.emoticon-Nohope
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 22:31
nyimak dulu gan
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 22:32
Quote:Original Posted By Morning Glory
Buat yang fobia aja ya ganemoticon-Bingung
Met ngeblog dehemoticon-Angkat Beer

Silahkan kalau mau ikut nimbrung gan. Enih trit terbuka untuk umum asalkan yang dibicaraain gak melenceng terlalu jauh dari topik utama emoticon-2 Jempol

Quote:Original Posted By shilhammiy
wah iya nih kek nya ane rada ada gejala pobia sosial..

ane kalo mau masup toko gitu suka gerogi, mau nanya nanya gitu juga segen, padahal pengen tapi mau keluar suara susah bener..
ngajakin orang ngobrol (orang yang ga kenal ya) juga ga pernah kayanya.. paling di tanya orang itu juga jawab seadanya dan ga nanya balik emoticon-Nohope

gimana ya gan biar ilang tu penyakit ? emoticon-Frown


Kebalik sama ane dong. justru ane malah lebih tenang kalau gaul sama orang asing daripada sama orang yang udah ane kenal. Ane mikirnya bahwa orang asing gak bakalan ketemu lagi jadi ane gak bakalan dicap negatif sama orang asing tersebut.

Sedangkan kalau gaul sama temen atau orang lain yang udah ane kenal, selalu muncul ketakutan bahwa orang tersebut akan mencap ane secara negatif lalu menjauhi ane dalam pergaulan.

Susah ngejelasinnya, intinya fobia sosial yang ane alami ini bisa diibaratkan kek lingkaran setan: Saya selalu grogi setiap melakukan interaksi sosial karena saya khawatir bila orang yang sedang saya ajak berinteraksi tersebut menyadari betapa gugupnya diri saya saat sedang bicara/berinteraksi dengan orang tersebut.

Atau kalau mau disederhanakan lagi ya intinya ane takut mengalami penolakan dari orang lain gara-gara sifat ane yang mudah gugup
Diubah oleh almaric
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 22:49
fobia sosial yaemoticon-Matabelo

apakah semacam penyakkit???
apa bisa disembuhkan????

mungkin ane salah satu nya ganemoticon-Matabelo
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
02-09-2014 23:08
anti sosial ya gan
0 0
0
Komunitas Fobia Sosial Kaskus
03-09-2014 07:34
Quote:Original Posted By apaajalahbole


kalo saya tdk mau buka pintu krn takut ketemu tamuemoticon-Berduka (S)

persis kayak saya emoticon-Berduka (S)


Iya, saya pura-pura tidak dengar bel pintu rumah atau pura-pura tertidur sehingga ga perlu membukakan pintu untuk tamu karena saya ga mau ketemu orang lain.


Quote:Original Posted By almaric

Kebalik sama ane dong. justru ane malah lebih tenang kalau gaul sama orang asing daripada sama orang yang udah ane kenal. Ane mikirnya bahwa orang asing gak bakalan ketemu lagi jadi ane gak bakalan dicap negatif sama orang asing tersebut.

Sedangkan kalau gaul sama temen atau orang lain yang udah ane kenal, selalu muncul ketakutan bahwa orang tersebut akan mencap ane secara negatif lalu menjauhi ane dalam pergaulan.

Atau kalau mau disederhanakan lagi ya intinya ane takut mengalami penolakan dari orang lain karena fobia sosial ane tersebut


Persis seperti saya juga gan, saya terkadang mengalami dilema kalau sedang kuliah. Di satu sisi saya ingin bersama teman dekat saya untuk sekelas, tapi tugas presentasi akan selalu ada di setiap kuliah dan membuat saya takut mendapat penilaian negatif dari teman dekat saya ketika saya tidak bisa seperti mereka yang biasa saja dalam berpresentasi. Karena saya pasti akan terbata-bata dalam berbicara, kemudian seperti banyak kalimat yang hilang dari otak saya. Saya tidak mau terlihat ketakutan di depan mereka.

Ketika presentasi di depan orang asing, walaupun saya pasti terbata-bata juga namun saya tidak peduli dengan mereka karena saya sudah pasti tidak akan bertemu dengan mereka lagi. Mereka pun tidak akan mengingat saya. Dilema yang datang adalah saya benar-benar merasa sendirian di kelas karena tidak ada teman dekat saya. Apalagi ketika ada tugas kelompok, saya pasti tidak akan mendapat kelompok karena saya tidak berani untuk berkenalan terlebih dahulu. Dilema yang selalu saya alami ketika memasuki semester baru.


Quote:Original Posted By maspenewu
fobia sosial yaemoticon-Matabelo

apakah semacam penyakkit???
apa bisa disembuhkan????

mungkin ane salah satu nya ganemoticon-Matabelo


Saya sempat baca dari beberapa artikel dan nonton social phobia anxiety documentary dari freedom for fear, social phobia katanya merupakan penyakit mental ke-3 terbesar yang menyerang penduduk AS.

Pasti bisa diobati, tapi yang saya tau dengan cara CBT yang disebutkan TS di atas, melalui terapi psikolog/psikiater. Bisa juga diredam sementara dengan obat anti-depresan. Kalau ingin sembuh tanpa bantuan ahli dan obat-obatan, kemungkinan bisa kalau kita mampu mendatangkan pikiran positif di dalam otak kita dan mengghadapi rasa takut itu.

Cuma saya sebagai seseorang yang merasa terkena social phobia, selalu berusaha melarikan diri dari hal-hal yang membuat saya takut untuk berinteraksi dengan orang lain. Pikiran positif di dalam otak saya selalu kalah oleh pikiran negatif saya, kalah oleh kecemasan saya akan penilaian orang lain, akan penolakan dari lingkungan sekitar.

Diubah oleh fullalchemist
profile-picture
oikawasgf memberi reputasi
1 0
1
Halaman 1 dari 13
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Stories from the Heart
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia