others
Pencarian Tidak Ditemukan
link has been copied
22
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53bb5db5c0cb17615c8b4628/capres-ini-disukai-detikcom
Pemilu Capres akan diadakan besok dan kita dihadapkan pada masa tenang sampai esok namun pertarungan sengit di media sosial dan elektronik masih belum usai, lihatlah bagaimana media TV, Koran dan media sosial rame-rame memprediksi siapa pemenang pemilu tahun ini. Detik adalah salah satunya, jika melihat halaman muka detik.com kita akan melihat kembali survei beberapa lembaga survei yang pernah dit
Lapor Hansip
08-07-2014 09:55

Capres ini disukai Detik.com

Pemilu Capres akan diadakan besok dan kita dihadapkan pada masa tenang sampai esok namun pertarungan sengit di media sosial dan elektronik masih belum usai, lihatlah bagaimana media TV, Koran dan media sosial rame-rame memprediksi siapa pemenang pemilu tahun ini. Detik adalah salah satunya, jika melihat halaman muka detik.com kita akan melihat kembali survei beberapa lembaga survei yang pernah ditampilkan pertengahan bulan lalu yang menunjukkan persentase keterpilihan Jokowi jauh diatas prabowo, padahal sejak akhir bulan lalu saya tidak melihat iklan ini namun kenapa kini ditampilkan lagi?. emoticon-Bingung (S)

Capres ini disukai Detik.com

Kini kebanyakan lembaga survei menunjukkan trend berbeda dari awal-awal minggu kampanye dengan Persentase prabowo yang mengungguli Jkw, alih-alih memasang survei terbaru yang lebih valid, detik.com malah memajang hasil survei usang beberapa waktu lalu, ada apa gerangan? Apakah detik.com begitu semangatnya ingin menunjukkan bahwa Jokowi masih Raja survei walaupun surveinya sudah tidak fresh lagi. Padahal seharusnya sebagai media elektronik dengan salah satu trafik pengunjung terbanyak mampu menampilkan berita-berita terbaru sesuai dengan motonya detik.com, berita terbaru tiap detiknya.

Capres ini disukai Detik.com

Apakah ini tanda-tanda kepanikan dari detik.com sebagai media yang mempunyai kepentingan dengan Jokowi akan merosotnya elektabilitas sang jagoannya tersebut karena walaupun banyak diberitakan oleh media-media mainstream seperti detik dan kompas tetap saja Jokowi masih bisa kalah disurvei oleh pesaingnya Prabowo. Mungkin saja Detik.com ingin sekali menggiring opini publik dengan menampilkan survei lama tersebut sehingga swing voter atau pemilih pemula yang cenderung ikut-ikutan kebanyakan orang cenderung akan memilih sesuai hasil survei yang ditampilkan dihalaman muka Detik.com ini.

Pertanyaannya adalah apakah detik.com atau media-media mainstream seperti kompas.com yang memberitakan Jokowi lebih banyak porsinya daripada capres sebelah dapat sukses menggiring pembacanya untuk memilih Anak emasnya itu pada Pilpres besok?. Well kita lihat saja nanti.


Biasakanlah komen cerdas dan santun, no saraemoticon-No Sara Please apalagi kata-kata dari taman safari.

Hanya menerima emoticon-Blue Guy Cendol (L) semoga amalnya diterima dibulan puasa.

Tidak menerima komentar berbau alayemoticon-Mad (S)
1. Paling panasbung 2,5 juta
2. Bocor Bocor
3. Kalpataru
4. Lihat aja nanti paling nabi lu kalah (Mewek)
5. Antek pembunuh, penculik.
6. Sirik lu ya…



0
icon-close-thread
Thread sudah digembok
pilih-capres--caleg
Pilih Capres & Caleg
2.9K Anggota • 22.1K Threads
Halaman 1 dari 2
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 09:56
Capres ini disukai Detik.com


Buat yang nampiliin Quint count ato Exit poll buat propaganda ni jawabannya

Quote:JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum diminta bersikap tegas terhadap beredarnya exit poll atau survei terkait hasil pemilu presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2014 di luar negeri. Desakan itu datang dari Kuasa hukum Partai Gerindra, Mahendradatta.

"Exit poll yang beredar dimasyarakat keluar dari masing-masing tim sukses dan memenangkan calon masing-masing. Itu liar dan meresahkan masyarakat," ujar Kuasa hukum Partai Gerindra, Mahendradatta, Minggu 6 Juli 2014.

Mahendradatta menegaskan, banyak masyarakat yang mungkin mengira bila exit poll itu sama seperti quick count (Hitung cepat). Padahal, kata dia, exit poll dilakukan dengan cara menanyakan kepada setiap pemilih yang keluar dari bilik TPS.

Dan exit poll di luar negeri, lanjut dia, tidak menjamin keakuratan data pilihan pemilih. "Pemilihan di luar negeri bisa dilakukan secara tidak langsung. Bisa menggunakan surat, jadi tidak ada jaminan akurasi, ini digunakan hanya untuk mempengaruhi publik yang akan memilih tanggal 9 mendatang," tuturnya.

Mahendradatta berpendapat, pihak yang pertama kali menyebarkan exit poll itu telah melakukan penyesatan. Selain tidak memberikan penjelasan, mereka juga hanya menampilkan salah satu pasangan capres dan cawapres saja yang unggul di salah satu kota di luar negeri.

"Hal ini bisa menyesatkan dan mempengaruhi publik. Exit poll tidak bisa dipastikan kebenarannya. Oleh karena itu kami mengecam dan protes dimuatnya pemberitaan tersebut," tuturnya.

Dia juga menyayangkan hal demikian terjadi. Menurut dia, lembaga atau organisasi yang berhak melakukan quick count adalah yang terakreditasi dan terdaftar di KPU.

"Kami akan tuntut Bawaslu mengeluarkan pernyataan terkait munculnya exit poll hari ini. Bawaslu dan KPU harus menegaskan bahwa belum ada hasil quick count dari pemungutan suara di luar negeri," pungkasnya.

Seperti diketahui, pada Sabtu 5 Juli 2014 soang, beredar pesan berantai dari Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) melalui BlackBerry Messenger (BBM) yang menyebut pasangan Jokowi-JK telah memenangkan pemungutan suara pilpres di Arab Saudi.

Berikut isi pesan tersebut : "Kabar gembira ! hari ini, (5/7/14) Pilpres di Arab Saudi telah selesai. Hasil sementara hitung cepat: Prabowo Hatta 20%, Jokowi JK 75%. Total suara sah 95%, Merdeka sebarkan," bunyi pesan berantai tersebut.


Sumber

So fixed ya jangan percaya hasil cepat sebelum waktunya sesuai ketentuan KPUemoticon-Jempol
Diubah oleh sienori
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 09:57
NGAPAIN PAKE SURVEY KALO UDAH ADA QUICK COUNT NYA KOK HA,,HA

Capres ini disukai Detik.com






emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh hackerit
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:00
Capres ini disukai Detik.com

yg pintar, omongannya 100% bisa d percaya
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:00
hanya orang bodoh yg menjadikan media sebagai bahan rujukan utama dlm hal memilih capres&cawapres
maka jangan heran jika banyak org bodoh yg berhasil dibodohi oleh media masa.

don't fight switch indonesia bangkit emoticon-Request
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:01

Hasil Exit Poll di 6 Negara

Quote:Original Posted By nofairytale
Latar belakang:
Exit poll ini menggunakan aplikasi yang dikembangkan oleh salah satu relawan Jokowi di Singapura, kebetulan temen ane. Para pengambil data menggunakan smartphone untuk memasukkan jawaban para responden. Setelah jam pemungutan suara ditutup, pengumpulan data juga dikunci. Aplikasi ini lalu digunakan sama relawan-relawan di negara lain. Sementara tabulasi di bawah ane yang bikin, ditambahin persentase kalau pilihan "Rahasia" ikut dihitung.

Waktu pileg kemarin, temen ane timses salah satu caleg PAN. Bikin exit poll juga. Di pilpres ini, mereka beda pilihan tapi tetep temenan.

InsyaAllah, ane percaya sama integritas temen ane, gak berniat tipu-tipu, tapi di sini ane gak akan memberi jaminan keakuratan data atau metode survei (karena emang bukan ane pengsurveynya). Silakan agan nilai masing-masing berdasarkan data-data yang disajikan, ya.

Capres ini disukai Detik.com
Capres ini disukai Detik.comCapres ini disukai Detik.com

Data: (harap maklum kalo kadang down karena heavy load)
http://is.gd/hasilSG - Singapore
http://is.gd/hasilTH - Thailand (TPS Bangkok)
http://is.gd/hasilEG - Egypt (Mesir)
http://is.gd/hasilHK - Hongkong
http://is.gd/hasilKR - Korea
http://is.gd/hasilUS - United States (cuma TPS Houston sayangnya)

Sumber:
https://www.facebook.com/ainunnajib/...52128265641436
https://www.facebook.com/khairul.ans...1349759&type=1

Diubah oleh swearslow
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:03
Quote:Original Posted By 4.988.966
hanya orang bodoh yg menjadikan media sebagai bahan rujukan utama dlm hal memilih capres&cawapres
maka jangan heran jika banyak org bodoh yg berhasil dibodohi oleh media masa.

don't fight switch indonesia bangkit emoticon-Request


bener nih juragan atu
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:06
Sumurnya ga ada . . .
Tanda-tanda #HOAX
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:09
Gak ngaruh ama gue gan detik gua unfolow smentara sejak mei lalu , hati ane udah di stempel pak PS-HT emoticon-Malu (S)
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:12
Pak Jokoooo, aku padamu...
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:13
Quote:Original Posted By sienori
Pemilu Capres akan diadakan besok dan kita dihadapkan pada masa tenang sampai esok namun pertarungan sengit di media sosial dan elektronik masih belum usai, lihatlah bagaimana media TV, Koran dan media sosial rame-rame memprediksi siapa pemenang pemilu tahun ini. Detik adalah salah satunya, jika melihat halaman muka detik.com kita akan melihat kembali survei beberapa lembaga survei yang pernah ditampilkan pertengahan bulan lalu yang menunjukkan persentase keterpilihan Jokowi jauh diatas prabowo, padahal sejak akhir bulan lalu saya tidak melihat iklan ini namun kenapa kini ditampilkan lagi?. emoticon-Bingung (S)

Capres ini disukai Detik.com

Kini kebanyakan lembaga survei menunjukkan trend berbeda dari awal-awal minggu kampanye dengan Persentase prabowo yang mengungguli Jkw, alih-alih memasang survei terbaru yang lebih valid, detik.com malah memajang hasil survei usang beberapa waktu lalu, ada apa gerangan? Apakah detik.com begitu semangatnya ingin menunjukkan bahwa Jokowi masih Raja survei walaupun surveinya sudah tidak fresh lagi. Padahal seharusnya sebagai media elektronik dengan salah satu trafik pengunjung terbanyak mampu menampilkan berita-berita terbaru sesuai dengan motonya detik.com, berita terbaru tiap detiknya.

Capres ini disukai Detik.com

Apakah ini tanda-tanda kepanikan dari detik.com sebagai media yang mempunyai kepentingan dengan Jokowi akan merosotnya elektabilitas sang jagoannya tersebut karena walaupun banyak diberitakan oleh media-media mainstream seperti detik dan kompas tetap saja Jokowi masih bisa kalah disurvei oleh pesaingnya Prabowo. Mungkin saja Detik.com ingin sekali menggiring opini publik dengan menampilkan survei lama tersebut sehingga swing voter atau pemilih pemula yang cenderung ikut-ikutan kebanyakan orang cenderung akan memilih sesuai hasil survei yang ditampilkan dihalaman muka Detik.com ini.

Pertanyaannya adalah apakah detik.com atau media-media mainstream seperti kompas.com yang memberitakan Jokowi lebih banyak porsinya daripada capres sebelah dapat sukses menggiring pembacanya untuk memilih Anak emasnya itu pada Pilpres besok?. Well kita lihat saja nanti.


Biasakanlah komen cerdas dan santun, no saraemoticon-No Sara Please apalagi kata-kata dari taman safari.

Hanya menerima emoticon-Blue Guy Cendol (L) semoga amalnya diterima dibulan puasa.

Tidak menerima komentar berbau alayemoticon-Mad (S)
1. Paling panasbung 2,5 juta
2. Bocor Bocor
3. Kalpataru
4. Lihat aja nanti paling nabi lu kalah (Mewek)
5. Antek pembunuh, penculik.
6. Sirik lu ya…






biarlah prabowo jadi presiden survey2an, kalo jokowi jadi orang PKI (Presiden Ketujuh Indonesia) #jkwjk
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:29
yang punya detik kan pengen jadi mentri di kubu sebelah emoticon-Malu (S)
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:33
yaudah gan... ente beli koran aja wkwkwk

udah tinggalkan semua media online seprti detik kompas
yg slama ini udah byk kontribusinya ngasi info buat masyarakat wkwkwk
masih mending media2 tsb masih eksis ngasih info slain masalah capres

drpd ente.. yg ga ada gunanya sama skli
modal koar2 ga jelas aja, salah ini salah itu wkwkwkwk


emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:36
Quote:Original Posted By sienori
Pemilu Capres akan diadakan besok dan kita dihadapkan pada masa tenang sampai esok namun pertarungan sengit di media sosial dan elektronik masih belum usai, lihatlah bagaimana media TV, Koran dan media sosial rame-rame memprediksi siapa pemenang pemilu tahun ini. Detik adalah salah satunya, jika melihat halaman muka detik.com kita akan melihat kembali survei beberapa lembaga survei yang pernah ditampilkan pertengahan bulan lalu yang menunjukkan persentase keterpilihan Jokowi jauh diatas prabowo, padahal sejak akhir bulan lalu saya tidak melihat iklan ini namun kenapa kini ditampilkan lagi?. emoticon-Bingung (S)

Capres ini disukai Detik.com

Kini kebanyakan lembaga survei menunjukkan trend berbeda dari awal-awal minggu kampanye dengan Persentase prabowo yang mengungguli Jkw, alih-alih memasang survei terbaru yang lebih valid, detik.com malah memajang hasil survei usang beberapa waktu lalu, ada apa gerangan? Apakah detik.com begitu semangatnya ingin menunjukkan bahwa Jokowi masih Raja survei walaupun surveinya sudah tidak fresh lagi. Padahal seharusnya sebagai media elektronik dengan salah satu trafik pengunjung terbanyak mampu menampilkan berita-berita terbaru sesuai dengan motonya detik.com, berita terbaru tiap detiknya.

Capres ini disukai Detik.com

Apakah ini tanda-tanda kepanikan dari detik.com sebagai media yang mempunyai kepentingan dengan Jokowi akan merosotnya elektabilitas sang jagoannya tersebut karena walaupun banyak diberitakan oleh media-media mainstream seperti detik dan kompas tetap saja Jokowi masih bisa kalah disurvei oleh pesaingnya Prabowo. Mungkin saja Detik.com ingin sekali menggiring opini publik dengan menampilkan survei lama tersebut sehingga swing voter atau pemilih pemula yang cenderung ikut-ikutan kebanyakan orang cenderung akan memilih sesuai hasil survei yang ditampilkan dihalaman muka Detik.com ini.

Pertanyaannya adalah apakah detik.com atau media-media mainstream seperti kompas.com yang memberitakan Jokowi lebih banyak porsinya daripada capres sebelah dapat sukses menggiring pembacanya untuk memilih Anak emasnya itu pada Pilpres besok?. Well kita lihat saja nanti.


Biasakanlah komen cerdas dan santun, no saraemoticon-No Sara Please apalagi kata-kata dari taman safari.

Hanya menerima emoticon-Blue Guy Cendol (L) semoga amalnya diterima dibulan puasa.

Tidak menerima komentar berbau alayemoticon-Mad (S)
1. Paling panasbung 2,5 juta
2. Bocor Bocor
3. Kalpataru
4. Lihat aja nanti paling nabi lu kalah (Mewek)
5. Antek pembunuh, penculik.
6. Sirik lu ya…


Haha kan dari dulu detik emang kya gitu gan masak baru tau sih gan..
Lagian masang survey yang lama haha bilang aja takut kalah..
Bahkan lembaga ciyuus aja gak brani noh ngeluarin survey haah
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:39
Contoh serangan darat OWI....emoticon-thumbdown emoticon-Tai

Capres ini disukai Detik.com
https://www.facebook.com/ida.nuraini[/CENTER]

source
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:39
Quote:Original Posted By sienori
Pemilu Capres akan diadakan besok dan kita dihadapkan pada masa tenang sampai esok namun pertarungan sengit di media sosial dan elektronik masih belum usai, lihatlah bagaimana media TV, Koran dan media sosial rame-rame memprediksi siapa pemenang pemilu tahun ini. Detik adalah salah satunya, jika melihat halaman muka detik.com kita akan melihat kembali survei beberapa lembaga survei yang pernah ditampilkan pertengahan bulan lalu yang menunjukkan persentase keterpilihan Jokowi jauh diatas prabowo, padahal sejak akhir bulan lalu saya tidak melihat iklan ini namun kenapa kini ditampilkan lagi?. emoticon-Bingung (S)

Capres ini disukai Detik.com

Kini kebanyakan lembaga survei menunjukkan trend berbeda dari awal-awal minggu kampanye dengan Persentase prabowo yang mengungguli Jkw, alih-alih memasang survei terbaru yang lebih valid, detik.com malah memajang hasil survei usang beberapa waktu lalu, ada apa gerangan? Apakah detik.com begitu semangatnya ingin menunjukkan bahwa Jokowi masih Raja survei walaupun surveinya sudah tidak fresh lagi. Padahal seharusnya sebagai media elektronik dengan salah satu trafik pengunjung terbanyak mampu menampilkan berita-berita terbaru sesuai dengan motonya detik.com, berita terbaru tiap detiknya.

Capres ini disukai Detik.com

Apakah ini tanda-tanda kepanikan dari detik.com sebagai media yang mempunyai kepentingan dengan Jokowi akan merosotnya elektabilitas sang jagoannya tersebut karena walaupun banyak diberitakan oleh media-media mainstream seperti detik dan kompas tetap saja Jokowi masih bisa kalah disurvei oleh pesaingnya Prabowo. Mungkin saja Detik.com ingin sekali menggiring opini publik dengan menampilkan survei lama tersebut sehingga swing voter atau pemilih pemula yang cenderung ikut-ikutan kebanyakan orang cenderung akan memilih sesuai hasil survei yang ditampilkan dihalaman muka Detik.com ini.

Pertanyaannya adalah apakah detik.com atau media-media mainstream seperti kompas.com yang memberitakan Jokowi lebih banyak porsinya daripada capres sebelah dapat sukses menggiring pembacanya untuk memilih Anak emasnya itu pada Pilpres besok?. Well kita lihat saja nanti.


Biasakanlah komen cerdas dan santun, no saraemoticon-No Sara Please apalagi kata-kata dari taman safari.

Hanya menerima emoticon-Blue Guy Cendol (L) semoga amalnya diterima dibulan puasa.

Tidak menerima komentar berbau alayemoticon-Mad (S)
1. Paling panasbung 2,5 juta
2. Bocor Bocor
3. Kalpataru
4. Lihat aja nanti paling nabi lu kalah (Mewek)
5. Antek pembunuh, penculik.
6. Sirik lu ya…




capres ente aja ga percaya sama survei, ngapain ente ngurusin survei ? emoticon-Ngakak

http://m.merdeka.com/pemilu-2014/ele...il-survei.html
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:44
iya pilpres ini parah banget medianya gak ada yg netral jd beritanya gak proporsional, lebih ngedepankan kebaikan jagoan dan kebruukan lawan, parah pilpres x ini, indonesia blm siap punya 2 capres, uda kyk mau perang aja, mau aja di adu domba, byk yg liat berita tp gak dicerna dl beritanya, gak di cek dl kebenarannya
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:45
Quote:Original Posted By rosche
Contoh serangan darat OWI....emoticon-thumbdown emoticon-Tai

Capres ini disukai Detik.com
https://www.facebook.com/ida.nuraini[/CENTER]

source

waah fitnah nih.....emoticon-Big Grin
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:55
Quote:Original Posted By googler78
Sumurnya ga ada . . .
Tanda-tanda #HOAX


Buka detik.com

0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:58
Quote:Original Posted By Tr4nCeZ

capres ente aja ga percaya sama survei, ngapain ente ngurusin survei ? emoticon-Ngakak

http://m.merdeka.com/pemilu-2014/ele...il-survei.html


Ane ngga ngurusin survei bro cuma heran aja kenapa buka detik.com pollingnya poling capres usang, kalo pake yg sekarang walaupun hasilnya Jokowi menang anemah ngga apa2, yg ane mau media besar kaya gitu harus konsisten ama pemberitaannya, jangan sesuatu yg udah kadaluarsa ditampilin lagi demi pencitraan.
0 0
0
Capres ini disukai Detik.com
08-07-2014 10:59
Quote:Original Posted By hackerit
NGAPAIN PAKE SURVEY KALO UDAH ADA QUICK COUNT NYA KOK HA,,HA

Capres ini disukai Detik.com






emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)


ASIA OCEANIA???
Belajar lagi Geografi tuh TS..
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia