alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.9 stars - based on 386 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/532af8ba17cb17d8118b4742/illusi
Lapor Hansip
20-03-2014 21:18
ILLUSI
Past Hot Thread
Quote:


Quote:
Introduction


perkenalkan nama gw Adi. Gw mempunyai banyak nama, untuk kalian, panggil saja gw padang. seperti nama gw, gw berasal dari Sumatera Barat, lebih tepatnya Solok. Walaupun begitu gw sebenernya lahir di Jakarta, namun karena pekerjaan Orang Tua gw, gw jadi pindah ke Padang.

Gw dibesarkan oleh Bokap gw, karena Bokap Nyokap cerai saat gw umur 5-6 tahun. walaupun begitu gw bukan tergolong anak yang kurang kasih sayang dan terus jadi labil, malah sebaliknya, gw bersyukur banget dibesarkan oleh bokap yang paling seru sedunia.

Gw disini berusaha menceritakan kisah gw. mungkin kalian yang berharap akan menemukan cerita romance akan kecewa. disini mungkin kalian akan menemukan persahabatan, kekeluargaan, aksi, romance, komedi, tragedi, dan sejarah.

apakah ini fiksi atau fakta? gw kembalikan ke kalian, anggap ini fiksi dan kalian akan melihat betapa buruknya gw menulis fiksi. atau anggap ini fakta dan kalian akan menganggap betapa buruknya gw sebagai manusia.

so..

shall we start?



Quote:
INDEX

ILLUSI: The Illusion Around The Reality


*TS jarang update Indeks,, jadi diharapkan cek page belakang, tenang aja thread ini ga banyak comment spam, jadi di setiap page ada part nya *

Cheers,
emoticon-Angkat Beer
Polling
1,120 Suara
menurut penghuni kos disini.. kalian mau kisah gw kaya gimana? (bisa milih banyak!!) 
Diubah oleh open.minded
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adhie.bayou dan 36 lainnya memberi reputasi
31
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 207
20-03-2014 21:54
(Mungkin) ane yang pertama nenda disini gan... Yoook 3...2...1 action.
Ditunggu ceritane
1
20-03-2014 22:02
kedatangan
Quote:JUNI, 2007

"Kita sebentar lagi akan mendarat di bandara Soekarno-Hatta...." begitulah pengumuman yang membangunkan gw dari tidur gw yang nyenyak, ya ga nyenyak nyenyak banget si karena dikelas ekonomi menurut gw kursi penumpang itu terlalu kecil, untuk orang yang (termasuk) tinggi seperti gw ini membuat kaki gw mentok, tidak nyaman emoticon-Nohope

pesawat pun telah mendarat dan masuklah gw ke terminal kedatangan dan menunggu tuk mengambil koper dan ransel gw. lanjut, gw mencari cari, counter hape, ya counter hape, gw ingin membeli hape untuk komunikasi di Jakarta ini... dan sampailah gw ke sebuah counter pulsa yang terletak di temat pengambilan bagasi.

"maaf mbak, jual HP E*ia gak?"

"wah ada mas ada, harganya 250 rb mas" sambil menyodorkan kotak hape baru

"oh oke, boleh boleh, saya ambil mbak, mmh inisudah sama nomornya kan mbak?" gw sodorkan uang 250 rb itu ke embaknya

"iya mas nanti saya aktifin"

sambil menunggu hape saya diaktifkan, saya melihat kearah luar, saya tertegun karena bandara ini rame sekali, dan padat, ga seperti bandara di Padang yang sepi dan teratur, dan juga tentunya banyak rumah makan murah untuk mengisi perut emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

"ini mas sudah saya aktifin" memberi hape nya ke gw

"mmh terima kasih mbak emoticon-Ngacir"

gw pun berjalan menuju arah keluar bandara, sambil merogoh kantong gw, dan dapatlah secarik kertas yang memang sudah gw bawa dari Padang, gw buka secarik kertas itu yang berisi beberapa nomor telefon yang harus gw hubungi sesampainya gw di Jakarta. Gw dapatkan nama "Nenek" disitu, gw masukan nomor itu ke hape gw sekalian gw save dan telepon.

*tuuut* *tuuuut* *klik*

"Assalamu'alaikum"

"Wa'alikumsallam, Nek, ini Adi, la sampai di Jakarta"

"Alhamdulillah lancar di?"

"Alhamdulillah lancar nek, yaudah Adi tutup ya telepon nya mau nyari teksi buat ke nenek"

"Ya sudah, hati hati nak, Assalamu'alaikum"

"Wa'alaikum Sallam"

gw pun langsung menggandeng ransel gw dan menyeret ransel gw dan menyeret koper gw lalu berjalan menuju sebuah taksi putih berplang kuning. nenek gw selalu bilang gw harus naik taksi putih itu, saat gw bertanya kenapa? ia hanya menjawab "yang lebih mahal banyak emoticon-Big Grin" emoticon-Hammer dasar padang!, gw buka taksi tersebut,

"bang, antarin saya ke alamt ini bang"

"oh bisa bisa naik dek"

"oke bang" gw masukkan barang barang gw ke taksi tersebut

jalanlah taksi tersebut ke arah ciganjur, bagi yang tau ciganjur, ini deket daerah brigif, pondok labu, jagakarsa, dan srengseng sawah. diperjalanan gw hanya terkagum kagum dengan sumpek nya kota Jakarta ini. Banyak orang ingin pergi ke Jakarta, mengadu nasib, katanya, gw pun jadi tertantang, bisa ga gw survive di Jakarta ini.

Sampai lah gw di rumah nenek gw, bukan rumah lebih ke Kosan, rumah ini bentuknya memanjang, dan ada 2 tingkat, rumah ini terbagi jadi 2, rumah utama dan rumah kos, yang tentunya rumah utama ditempati oleh nenek gw. nenek gw menawarkan gw untuk tinggal di rumah utama, namun darah padang gw bergejolak, untuk tidak bergantung pada orang lain emoticon-Nohope ya dapatlah gw di kamar kos lantai atas itu.

setelah gw bayar taksi yang harganya sampai 100 rb ++ itu, muahhal banget emoticon-Nohope langsung gw ketok pagar rumah nenek gw, lama gw ngetok, ga di buka buka, tiba tiba ada seorang cewek keluar dari rumah sebelah, rumah yang sangat besar buat gw, rumahnya mewah 2 lantai, pagarnya berwarna coklat keemasan (gatau itu emas beneran atau cuman warna emoticon-Hammer), dan kita saling bertatap muka, cantik ya cewek itu cantik, dnegan tinggi sebahu gw, yang gw taksi kira kira 165 cm an lah, kulit putih, rambut lurus bergelombang, yah kaya di sinetron sinetron lah emoticon-Genit:

"mmh halo" ucap gw, berinisiatif duluan emoticon-Malu (S) emoticon-Malu (S)

"...." dia hanya melirik gw diam, dan dingin

*bbrrmm* *bbrrrm* *bbbbrrrrm* datenglah seekor motor, menurut gw itu ninja ya, yang dikendarai oleh seorang cowok berhelm

"hey, beib, sudah lama nunggu?" cowok itu membuka helm sambil berbicara ke cewek itu

"engga kok, yaudah jalan yuk cepet" ya cewek yang nyuekin gw tadi menjawab jawaban cowok itu dengan manja

pergilah mereka entah kemana, meninggalkan gw yang jengkel didepan pager kosan ini emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin, datenglah nenek gw, gw langsung salim ama dia, gw peluk dia, karena dialah keluarga gw satu satunya yang tersisa di dunia ini, nenek gw pun mengundang gw ke rumah utama dulu untuk menikmati teh, dan ayam pop emoticon-Genit:, banyak yang gw bicarakan dengan nenek gw, masalah nilai akhir SMP gw dipadang, masalah SMA gw disini.

"Kamu kenapa gak milih SMA XX aja di? itu SMA favorit loh, semua pelajar ingin kesana"

"tak usah lah nek, adi gak perlu SMA terkenal, lagian kan SMA yang adi pilih ini bagus juga kok masih 15 besar jakarta, murah dan deket lagi spb nya emoticon-Big Grin"

"yah terserah kamu lah di, yang penting kamu sekolah yang bener, ga boleh nakal"

"siap nekemoticon-Big Grin"

lalu ditunjukanlah gw ke kamar gw, letak kamar gw terletak di pojok kiri lantai dua, saat gw buka kamar ini lumayan bagus dan cukup menurut gw, ada kursi, ada meja laci, tapi gak ada kasur emoticon-Hammer, gw beres beres baju, tetek bengek di kamar itu, dan ada jendela, jendela itu menghadap ke rumah cewek yang tadi, letak rumah cewek tadi dan rumah nenek gw itu sangat berekatan, bahkan hampir menyatu, jika tidka dipisahkan oleh sebuah tembok, dan saat gw buka jendela gw, ternyata jendela gw berhadapan langsung ama jendela rumah tersebutemoticon-Hammer sebuah kamar gw kira, tapi yasudahlah gw kesini bukan buat main main kok, syukur syukur tuh kamar punya cewek, jadi bisa ada hiburan dikit emoticon-Genit : hahaaha

Diubah oleh open.minded
2
20-03-2014 22:04
Flashback
Quote:siang sudah menjadi malam, hari yang panjang ini pun akhirnya sudah mau berakhir, gw hanya duduk terdiam di kursi memandangi jendela yang berhadapan dengan jendela rumah sebelah itu. lamunan gw tersadarakan oleh gumaman adzan maghrib. gw oun bergegas untuk mengambil wudhu. gw pun keluar dari kamar gw, menuju wc yang ada di pojok kanan lantai 2 itu. saat gw ingin masuk wc untuk mengambil wudhu, terlihat sebuah tangga menuju ke atap. penasaran, gw pun naik dan melihat atap kosong yang berisi tiang jemuran yang belum di ambil oleh nenek gw.

gw pun menunaikan ibadah magrib dulu, lalu bergegas ke atap lagi untuk menurunkan jemuran yang belum diambil itu. gw ketok ketok pintu rumah utama, ga ada yang buka, lalu gw coba untuk membuka pintu itu, dan benar saja, ga dikunci emoticon-Nohope, gw taruh jemuran di ruang tamu dan gw melihat nenek sudah ketiduran dikamarnya yang masih terbuka. gw pun cuman tersenyum dan berucap "sudah tua" di batin gw. gw kecup nenek gw dan gw tutup pintu kamarnya.

gw pun bergegas menuju atap, tidak lupa gw bawa sarung dan bantal dari nenek gw (dikasih bantal, tapi gak dikasih kasur emoticon-Hammer), lalu gw taruh bantal tersebut di atap, dan tiduran lah gw disana sambil mengenakan sarung untuk menahan dingin, gw pandangi seccarik kertas di tangan gw yang gw pegang tadi saat di bandara. gw lihat ada nama Frans. gw pun tersenyum emoticon-Betty (S) gw masukan nomor gw ke hp E*IA gw , dan gw sms, dia

"Assalamu'alaikum Frans, awak la sampai di jakarta"

ya sepenggal sms, untuk sahabat terdekat gw, Frans, Frans adalah sahabat gw dari padang, dan bagi agan agan yang bertanya kok namanya keren banget Frans?, ya itulah uniknyaa orang Padang, mereka suka yang anti-mainstream, menamai anak mereka lain dari yang lain, seperti, contohnya, Alex, Frans, Julio, Mariana, Adriana, yah itulah common name anti-mainstream di Padang emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

lalu gw melihat lagi secarik kertas, dan melihat nama dibawah Frans, disana ada nama yang sudah hitam gw coret-coret, ya hitam, taak terbaca, gw terheran heran, siapa ini orang?, kenapa gw coret?, kenapa gw masukin dia di kertas ini?, gw gak bisa mengingat hal itu. gw pun termenung memperhatikan kertas itu lama, sampai gw ketiduran diatap kosan, ditemani bintang yang berkilau menyinari gw dari jutaan tahun cahaya jaraknya.

"hiks hiks huuu" gw menangis, kenapa gw menangis?

lalu ada seorang cewek menghampiri gw, cantik rupanya, dan gw ga tau kenapa hati gw berdegup kencang

"Maaf, maaf, maaf, Adi, jangan pergi..." cewek itu menangis juga, wajahnya yang ayu berlinang air mata

"hiks hiks huu" gw tetep menagis, gw gak bisa berbicara maupun bergerak sekehendak gw

tiba tiba latar berpindah kesebuah pasar, ya pasar, pasar tradisional dimana orang orang berbelanja, dan gw disitu seperti anak hilang kebingungan, seperti biasa gw gak bisa berbicara maupun bergerak.

"...." gw sedang melirik lirik, kesemua anak yang bergandengan tangan ke orang tua mereka

"adi" ada suar seorang laki-laki dan perempuan memanggil gw dan menggandeng tangan gw seperti anak-anak yang gw lihat.

"emoticon-Smilie" itulah perasaan gw saat itu, senang

"..." tiba-tiba tangan gw dilepas oleh wanita yang menggandeng gw, dia pergi meninggalkan gw dan laki-laki sendirian

gw berjalan berjalan terus menyusuri pasar tersebut, sampai ketika gw merasakan tangan gw basah, ya basah, gw ga pedulikan, lalu gw terus jalan, dan jalan terus, sampai suatu ketika sosok laki-laki itu menghilang, dan gw melihat tangan gw, merah, tapi merah apa?, sosok gw pun berlari entah kemana, memutari pasar tersebut, menangis, sedih, rapuh itu yang gw rasakan namun tetap gw tidka bisa berbicara dan bergerak sesuai dnegan kehendak gw, tiba tiba ada chaya putih menyinari gw dari depan, terang sekali, terang, hangat, dan menentramkan

"haaah haaah haaah" gw bangun gw lihat keadaan sekitar dan ini masih malam, tengah malam, gw pun teringat gw belom shalat isya

gw pegang tangan gw, basah, basah oleh keringat dingin, namun ada yang aneh, pipi gw lengket, pegang pipi gw, dan ternyata basah, menangis? apakah gw menangis?, ya gw menangis, sudah biasa gw merasakaan mimpi itu, memimpikan orang tua gw, ya kisah tragis keluarga gw yang bikin gw trauma dan tidak mempercayai cewek, yang bikin gw benci dengan cewek

namun... siapakah wanita yang muncul pertama kali didalam mimpi gw?

ps: gw normal kok, gak maho emoticon-Betty (S)
Diubah oleh open.minded
2
20-03-2014 22:10
MOS day
Quote:skip skip skip emoticon-Ngacir

masa ajaran baru pun dateng, sekedar info aja gw sekolah di SMA Negeri yang berlokasi di dekat UI (Universitas Indonesia). sekolah gw ini ga gede, bisa dibilang ukurannya menengah kebawah deh emoticon-Malu (S), cuman prestasinya juga ga kalah ama sekolah gedong tempat anak anak orang kaya berlabuh.

gw siapkan barang barang yang harus gw bawa, nametag berwarna ungu (janda emoticon-Genit) bertuliskan Adiansyah *Censored* kelas X-3. Sekaleng greensands, dan 1 bauku tulis dan peralatan tulis lainnya. gw pun bergegas menuju ke sekolah tentunya selepas pamit dengan nenek gw tercinta emoticon-Kiss (S). gw ke sekolah menggunakan angkot. kenapa gak pake motor? karena ada kesadaran dari diri gw, gw masih dibawah umur (ceilah emoticon-Hammer) dan gak etis kalo pengangguran kaya gw punya motor emoticon-Malu (S).

skip skip skip emoticon-Ngacir

gw sudah sampai kedepan kelas gw, ngos-ngosan, karena hampir telat, gw lupa ini hari pertama sekolah dan ini Jakarta, pasti macet emoticon-Hammer. gw ketok pintu dan mendapatkan seorang guru sedang berbicara dan tersenyum kepada gw.

"ha! hampir telat ya~~" goda guru gw yang tersenyum, melihat gw masih ngos-ngosan,

"he eh maaf pak, tapi saya belum telat kok, masih 5 menit lebih kan" bela gw ke guru tersebut

",,,,,," diam~ ya sekelas diam, melihat ke arah gw emoticon-Malu (S)

"okeh, karena sudah datang semua, kita mulai perkenalan nya, kamu, mmm, perkenalkan diri kamu" perintah guru itu dengan tegas nan ramah, tidak lupa gw menilai muka dia itu agak mesum emoticon-Betty (S), overall dia termasuk guru muda, punya berjenggot rapih, dan lumayan ganteng emoticon-Betty (S)

"sekarang pak emoticon-Bingung (S)"

"iya lah sekarang,masak besok ~"

"mmmhh" gw pun berjalan ketengah dan menghadap ke arah temen temen tercinta emoticon-Betty (S)

"halo, nama saya Adiansyah, saya lulusan SMPN XX Bukit Tinggi, Sumatera Barat"

"waw, rantau man nih ya, panggilan kamu Adi dong berarti ya?" sahut guru gw

"ah, bisa dibilang begitu pak emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin, mm panggilan sya......." tiba tiba ada suara yang gw kenal menyauti gw dari belakang

"panggil aja dia Padang pak, hahahaha" ya benar saja dia Frans, kaget gw ternyata dia sekelas ama gw

"heh kamu ada aja Frans, kamu aja dipanggil Kikir apa teman teman kamu emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin" bales guru gw

"hahahaha" sahut sekelas pun tertawa

"yasudah duduk Dang emoticon-Big Grin" emoticon-Hammer inilah cikal bakal panggilan Padang melekat di tubuh gw emoticon-Hammer

gw pun mencari tempat duduk, niat nya sih gw mau duduk di sebelah Frans a.k.a Kikir namun syang dia sudah berpaling ke orang lain emoticon-Betty (S), gw pun mendpaati kursi kosong, dan melihat bahwa sebelah kursi itu sudah ditempati oleh seorang cewek, Familiar, itulah kesan gw pertama kali ketemu dia, tapi dimana, tapi masa bodo lah, toh dia bakal jadi chairmate gw emoticon-Genit, gw pun duduk menaruh tas, dan berkata.

"hay gw Adi, kita bakal jadi chairmate nih kayaknya, salam kenal ya" saut gw mebuka keran obrolan

"....." dia melirik gw lalu senyum, tapi datar lagi mukanya, kayaknya gw pernah liat nih muka emoticon-Nohope

"salam kenal juga" ketus gw jengkel

acara pun dilanjutkan, dari sini gw tau identitas tuh guru, namanya pak Deden, guru ganteng disekolah ini gw rasa, dan memang dia menyenangkan, dia adalah guru MTK dan Sejarah, hebat kan? 2 pelajaran yang bertolak belakang dia kuasai.

kegiatan MOS pun dimulai, kediktaktoran OSIS mulai menebar teror ke junior, yang mana ini gak mempan ke gw emoticon-army, begitu juga ke si Kikir emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin, si cewe chairmate gw itu dia ternyata terbuka ke sesama cewe, dan ga bisa dipungkiri muka yang cantik dan badan yang aduhai, bikin dia langsung jadi primadona angkatan sekaligus incaran senior emoticon-Betty (S)

akhirnya kita sekelas dibagi kebeberapa kelompok beranggotakan 5 orang, intinya Gw dan Kikir, dan 3 orang yang pendiam. Senang, itulah yang gw rasakan karena gw belum sempet melapas kerinduan ke sahabt lama gw ini emoticon-Betty (S).

"oi Kikir emoticon-Big Grin, lama gak berjumpa kita" gw menyodorkan tangan gw, sambil tersenyum

"aih, bisa saja kau Padang emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin" dia menyambut tangan gw dan berjabat tangan, yang berubah jadi genggaman dan pelukan emoticon-Betty (S)

"kemarin itu nomor kau?, baru? pantes gw sms gak dibales bales" lanjut si kikir

"ho'oh kir, ada masalah ama tuh HP )" senyum gw kecut

lanjut~, jadi intinya kelompok gw itu bisa dinilai kelompok biasa, dan kelompok yang terkenal ya yang ditempatin chairmate gw itu, jelas, teman kelompok dia adalah cowok cowok, yang menurut gw calon eksis emoticon-Nohope, gw ama kikir mah masa bodo emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

kelompok kelas gw dikasih tantangan, untuk membuat miniatur apa aja dari kaleng greensands itu, gw kaget emoticon-Kagets berarti gw harus ngebuang isinya dong, daripada mubazir gw minum aja tuh greensands, walaupun gw ga suka dengan rasanya emoticon-Busa, singkat cerita dimulailah game itu.

"hey sebelum kita mulai permainannya, lebih baik kita kenalan dulu, gw Adi emoticon-Big Grin" kata gw membuka percakapan

"mmhh, gw Abdul, panggilan gw adul emoticon-Big Grin emoticon-Malu (S)" ucap bocah semi-gendut nan lembut ini emoticon-Betty (S)

"nama gw Doni, panggilan gw ya Doni emoticon-Cool" lanjut bocah yang tinggi, namun semi-kurus itu

"kenalin gw Frans, lo udah tau kalo gw dipanggil Kikir kan? emoticon-Big Grin" sahut sohib gw ini emoticon-Betty (S)

"mmm, kenalin, nama aku Alena, panggil aku Lena aja emoticon-Malu (S)" ucap gadis , yang lumayan tinggi berkulit putih, dan berkacamata ini, tubuhnya langsing, dengan seragam yang sopan, dan mukanya ituloh cantik nan imut emoticon-Genit

"okeh comrades, kita disuruh buat miniatur ada usul kita mau buat apa?" tanya gw ke kelompok

"........" hening emoticon-Hammer

"bagaimana kalau buat ginian, pas tuh ada 1 botol yang ga kosong, nanti bisa jadi efek muncratnya emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin" si kikir menunjukan jari ke arah selangkangannya emoticon-Hammer

"gila lu kir, tuh ada cewek ga malu luh emoticon-Kagets gimana kalo buat ini aja" jawab gw sambil membuat miniatur toilet duduk emoticon-Hammer

berargumen lah gw ama si kikir, parahnya lagi argumen gw masih sekitar tentang bentuk mesum emoticon-Hammer, yang lain pun akhirnya tertawa, dan gak nyangka yang si Lena juga tertawa juga. ternyata obrolan mesum itu ampuh untuk mencairkan suasana, dan kejadian yang ga gw percaya pun terjadi...

"mmm eh aku pikir sih idenya si Frans boleh juga tuh" ujar Lena

"hah?! emoticon-Kagets, lo... yakin?! gw mah gapapa secara gw laki laki" jawab gw

"eh emoticon-Kagets ga... maksud ku bukan itu emoticon-Malu (S), kita memakai ide effect muncrat itu loh bisa jadi nilai tambah" balas lena sambil emoticon-Malu (S) hahaha

"bagaimana jika kita buat senapan aja?" usul adul

"wah boleh tuh di, kir emoticon-Big Grin" ujar doni

"okeh, ide bagus, ayo kita buat"

bekerjalah kita mebikin prototype sebuah senapan, si Adul dan Doni bekerja mengumpulkan dan menyusun kalengnya, si Lena bertugas menempelkan kalengnya karena cewek biasanya rapih, dan gw dan Kikir bertugas menyusun mekanisme tembakannya, dengan menggunakan kawat dan tali emoticon-Cool

*tiiiiiiit* peluit berbunyi tanda waktu habis, judgement pun dimulai, overal banyak miniatur yang mainstream, pedanglah, botollah emoticon-Hammer, dan ada juga yang bagus, ya si kelompok anak eksis tersebut, membuat sebuah miniatur robot, boleh juga pikir gw, saat yang dinanti pun dimulai...

"ya peragakan karya kalian" perintah juri

"siap kir" ujar gw ke kikir

"siap" jawab kikir

" *kocok2 senapan* *tembak*" air greensands pun terbuka dan keluar seperti lasser

siswa yang lain hanya bisa tercengang dan melihat, sedangkan anggota kelompok gw yang lain tepuk tangan, seneng gw ngeliat mereka seneng, mengingat mereka tadi sangat pendiam sekali. dan pastinya kelompok gw jadi juara miniatur tsbt. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

sesampainya dikelas lagi, gw mendapati chairmate gw sudah duduk duluan, gw pun menyusul dia tuk duduk, diam, itulah yang kita lakukan, gw sudah tidak ada nafsu untuk membuka obrolan, bikin pegel hati, gw pun membuka buku tulis bagian belakang dan menggambar, untuk membunuh kebosanan dan waktu

"gambar lo bagus juga ya..." ucap dia membuka kebisuan

"......" gw diem ga menjawab, males dan memang lagi serius

"tadi miniatur greensands lo juga bagus" lanjut dia

"....." gw maasih terdiam terlarut dalam keseriusan gw

"di.. dii... ADIIII" teriak dia mengguncang gw

"apasiii, gw lagi serius gambar juga emoticon-Mad (S)" ucap gw ketus

"lo juga nyuekin gw emoticon-Mad (S)" balas dia cemberut, yang membuat gw ingin ketawa

"enak ga? dicuekin" gw lanjut menggambar lagi

"...." kami terdiam lagi

"sorry deh" ucap dia

"...."

"... nama gw Andisti, sorry gw dah nyuekin lo 2 kali.." lanjut gw lagi

"2 kali? perasaan baru sekali gw nyapa lo emoticon-Bingung (S)"

"ih minggu kemaren kan lo nyapa gw" balas dia sambil cemberut

"oh yang sama ninja boy itu ya.... ehh lo penghuni rumah sebelah dong!?emoticon-Kagets"

"iyaak emoticon-Smilie, hah ninja boy?"

"iya cowok lu yang bilang beiiib beiib hahaha" tawa gw memecah susasan diantara kita ber dua

Diubah oleh open.minded
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
2
20-03-2014 22:13
judulnya ilusi?
jadi kepo nih cerita asli atau karangan
rajin update ye gan,numpang buka tenda deh
1
20-03-2014 22:57
Quote:Original Posted By diditblue19
(Mungkin) ane yang pertama nenda disini gan... Yoook 3...2...1 action.
Ditunggu ceritane


cepet banget lo gan emoticon-Belo

Quote:Original Posted By rf.ice
judulnya ilusi?
jadi kepo nih cerita asli atau karangan
rajin update ye gan,numpang buka tenda deh


True story gan silahkan nikmati emoticon-Smilie
emoticon-Cendol (S)

Quote:Original Posted By vallendusk

Ga usah kebanyakan reserved bro..
Mending di index ajaemoticon-Embarrassment


sorry bro, minimal 5 part ada di page one hahah dah terppenuhi tuh kuota nya emoticon-Malu (S)

Diubah oleh open.minded
1
21-03-2014 01:33
Ekskul
Quote:keesokan harinya gw dan Kikir berdua ngaso di masjid, ya di masjid sekolah tepatnya. waktu itu gw dan Kikir habis dikerjain ama senior, kita disuruh mereka untuk mencari secarik kertas yang sudah ditandai oleh mereka dan tersebar di semua kelas disekolah dalam waktu 30 menit, gimana gak ngos- ngosan coba? emoticon-Mad (S)

"gila dang, tuh kaka kelas kayaknya dendam ama lo"

"hah? kenapa ama gw?"

"ya elo lagian udah satu tempat duduk ama si Disti, trus kemaren ngobrol lagi sambil teriak teriakan segala, udah tau kita lagi di bimbing ama kakak kelas pantek tu emoticon-Betty (S) "

"lah bukan salah gw kir, dia duluan teriak teriak ke gw duluan, laagian tuh cewek juga dingin banget ke gw"

"perhatian banget lo dang emoticon-Betty (S), suka lo ya ama dia"

"cewek mulu pikiran lo kir, kanciang ja belum luruy"

"hahahaha kan lo jagonya ngegaet cewek dang, tuh si Lisa gimana?"

"...." degg muka gw langsung pucat, si Kikir pun sadar kalo muka gw dah berubah emoticon-Betty (S)

"lo mau masuk ekskul apaan dang?" ucap Kikir mengalihkan topik

"gak tau, futsal, dah biasa banget, basket, gak bisa, pecinta alam, rame, Rohis kali ya?"

"hmmm, bener juga kata lu, bosen dari smp itu itu doang, Boleh deh Rohis denger denger Rohis kita ada jalan jalannya lo emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin"

"siip lah" ujar gw

kita pun sepakat berdua untuk mengikuti Rohis (Rohani Islam), bagi yang berpikir ini adalah ekskul membosankan, berarti kalian benar, itulah tujuan kami memasuki ekskul ini, untuk memberi pencerahan, dan tentunya mempromosikan ekskul ini nanti emoticon-Big Grin

kita pun ketiduran saking capeknya dikerjain senior senior laknat itu emoticon-Mad (S), tiba tiba ada yang nepok nepok pipi gw, gw ppun amsih setengah bangun, dia lanjut menepok pipi gw terus makin lama makin keras.. dan gw pun akhirnya terbangun....

"adii, ehh bangun... Adiiiii" teriak dia sambil menampar gw berkali kali dan semakin keras

"addooh" teriak gw kesakitan

"banguun"

"hhmmmm" gumam gw mengumpulkan nyaawa

"ah elo Lena ada apaan lagi enak ngaso juga emoticon-Malu (S)"

"udah dzuhur tuh, adzan gih" ucap dia dengan manis

"kir, kir, kirr.." gw tampar dia seperti Lena menampar gw, tapi lebih keras emoticon-army di bokongnya emoticon-Big Grin

"Gila lo dang, pantat gw panas nih emoticon-Mad (S)" marah dia

"dzuhur, wudu dulu kir"

kita pun bergegas mengambil wudhu, dan gw mengumandangkan adzan dzuhur di masjid sekolah itu, gw pun menunggu jamaah yang lain datang, dan gw sekilas melihat Lena memakai kerudung, luluh hati ini rasanya, paras mukanya itu putih dan lebih cerah, bibirnya yang merah, pipinya yang chubby
(udah udah mesum lagi tar jadinya emoticon-Big Grin)

sehabis dzuhur adalah jamnya istirahat kita masih mengenakan baju smp, harus bercampur berebut makanan dengan senior senior yang sedang istirahat, tapi sayangnya gw gak jajan bos, gw bawa bekeal bawaan nenek tercinta emoticon-Kiss (S), jadi gw kekantin cuman nebeng tembat duduk sedangkan si Kikir susah susah ngantri emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin, si Kikir pun akhirnya mendapatkan makanannya, dan kita duduk bareng di kursi memanjang, kita duduk berhadap hadpan ya, gak berduaan kaya emoticon-Betty (S) emoticon-Big Grin

"mmm, kosong kan dek?" tanya sesorang yang gak gw kenal dengan ramah dan lembut

"ah?! iya kak, kosong silahkan" sambil gw begeser meminggir sambil curi pandang ke kakak itu

benar saja, kakak yang ramah dan lembut itu emoticon-Betty (S) adalah seorang cewek, cantik, kulitnya putih kekuningan, rambutnya sebahu, dan berbadan ideal menurut gw, gw dan Kikir pun melanjutkan kegiatan makan memakan kita emoticon-Bingung (S), sambil menguping ke pembicaraan kakak yang tadi dengan tmennya, gw simpulkan, dia adalah anak kelas 11 IPA, mengikuti ekskul musik, menurut ilmu intelijen gw gw dapet namanya adalah Vina.

"Dang, ikut ekskul apaan lo?" ucap Adul sambil menghampiri kami berdua

"eh lo Dul, gw ama Kikir ikut Rohis"

"yah ga seru itu mah, napa ga ikut musik aja? tar ketemu kakak2 cantik dang emoticon-Big Grin"

"ah cantik mah relativ dul, gw ama Kikir nyari tantangan, bikin Rohis jadi asik dan terkenal" ucap gw melupakan bahwa sebelah gw ada kak Vita si anak musik

"iya Dul, lagian ngapain sih ikut musik? tar juga ada pelajaran seni budaya disuruh ngemusik kita emoticon-Big Grin" ucap Kikir memperparah statement gw emoticon-Hammer

"mmmm maaf ya..........." kak Vita pun menyerobot pembicaraan kami, emoticon-Hammer

Diubah oleh open.minded
2
21-03-2014 01:34
Unjuk Kemampuan
Quote:"mmm maaf ya, maksud kalian apa? musik itu asik lohhh" ujar kak Vita dengan halus emoticon-Genit

"eh mmhh, iya kak musik emang asik kok emang siapa yang bilang ga asik?emoticon-Bingung (S)" jawab gw

"lo tadi bilang, seakan akan musik itu ga asik, kita sering konser lohh"

"haha kak, gw ama padang juga sering konser kok dulu ye gak dang?" si Kikir menyulut api lebih besar

"alahh bisa apa anak kecil kaya kalian? paling juga amatir" ujar temennya kak Vita mencerca kita

"...." gw hanya saling melirik dnegan Kikir emoticon-Betty (S) pengen ketawa gara gara ungkapan temennya kak Vita itu

"iya kan lo sebenarnnya ga bis main apa apaan kan? basi lo" ujar temennya kak Vita lagi mencerca kita

"emoticon-Nohope emoticon-Mad (S)" gw dan Kikir mulai tersulut emosi nya

"mmhh udah udah Shell, kasian masih kecil tar trauma lagi emoticon-Big Grin" wadezig, emoticon-Kagets ternyata kak Vita juga ngeremehin kita, dan gw jadi tau kalo nama temn dia itu Sheyla

"ssst ssst ssst, gimana kalo kita adu kemampuan, band kakak, ama duo kita berani" Kikir yang sudah tersulut emosinya mengajukan proposal tantangan ke kak Vita

"ha!! oke!! gw tunggu lo diruang musik" balas kak Sheyla masih meremehkan

"gw tunggu ya emoticon-Smilie" kak Vita senyum ke gw, mengacak acak rambut ikal gw lalu pergi dari bangku kantin

gw dan Kikir pun saling bertatapan, dan kami pun tertawa terbahak bahak, sedangkan Adul hanya melihat kami keheranan, mungkin dia berpikir "nih anak nyari mati", iya juga sih, secara musik itu kan sarangnya anak eksis, :nohohope: dan gw, Kikir dan Adul pun beranjak ke kela untuk melanjutkan kegiatan MOS kita

Tidak ada yang spesial di dalam kelas, gw dan Disti kembali diem dieman, emang ga ad ayang mau dibicarain, gw pikir mungkin karna kita beda kasta, dia anak kota yang popular, sedangkan gw anak rantau, yang kampungan dan juga boke emoticon-Nohope, tiba tiba si Lena datang menghampiri gw ....

"dii"

"hmm?"

"kata Kikir kamu berdua ditantang adu musik nanti ya?"

"mmh iya Len, Kenapa" tanya gw ke Lena

"mmhh, kamu .. mau gak... mmhh.. ituu"

"mau apa Len emoticon-Bingung (S)" dalam hati gw berbicara "nih anak ngomong apooo emoticon-Bingung (S) emoticon-Big Grin"

"gini, aku bisa main piano, mungkin aku bisa bantu kamu"

"Really?! wahh ngebantu banget itu Len, Thanks, Thank you" sambil reflek gw pegang tangannya

"mmm u you're welcome emoticon-Malu (S)" sambil menarik tangannya dan gw liat mukanya memerah

akhirnya gw, Kikir, dan Lena mendiskusikan lagu apa yang cocok untuk dimainkan secara gw bermain Drum, si Kikir Guitar, dan si Lena bermain Piano.. lama kita memikirkan kira kira lagu apa yang menonjolkan ke 3-3 instrument tersebut dan muncul sebuah lagu yang cocok, gw memutuskan ke Lab komputer, mencari chord guitar dan piano untuk lagu tersebut dan gw print lalu gw berikan kepada Lena dan Kikir untuk mereka pelajari. dan mereka setuju

akhirnya bel terakhir pun berbunyi, dan gw, Kikir dan Lena bergegas menuju ruang Musik sesuai perjanjian yang telah disepakati. Ruang musik ini terletak dibelakang, terpisah dengan gedung utama, agak serem emang, namun lebih tenang dan memang kedap suara. kita temuilah itu kak Vita dan Sheyla, tidak lupa mereka membawa segerombolan senior, yang pastinya udah siap untuk menantang kami.

"kalo mau mundurin diri sekarang dek, nanti malu loh" ujar kak Sheyla

"hihihihihi" tawa kak Vita

"oh ini bocah yang nantang lo" ujar senior yang gw tau bernama Rio

"Bisa apa loh?" ujar senior yang bernama Gio meremehkan kita

"haahaha hihihihi" tawa senior penonton yang lain

masuklah kita keruang musik yang luas itu, perlengkapannya cuku lengkap gw pikir untuk sukuran sekolah negeri, keyboard, guitar, Bass, amp ,Drumset, nah khusus Drumset, gw cuman bisa ketawa aja settingannya ancurr, jadi harus gw setting lagi senarnya. dimulailah duel kita yang dimulai oleh senior dulu. dari sini gw liat posisi kak Vita sebagai penyanyi, Kak Sheyla sebagai keyboardist, kak Rio dan Gio sebagai guitarist dan Bassist, dan satu orang cabutan jadi drummer mereka emoticon-Hammer (meremehkan pentingnya drummer mereka emoticon-Mad (S))

mereka menampilkan lagunya PADI berjudul "MAHADEWI"


gw akuin suara kak Vita itu bagus banget, namun kualitas musik mereka kurang bagus, yah lo tau kan Mahadewi lagu galau dan memang ga cocok buat adu kualitas musik, dan sekarang giliran kami Junior yang menantang, gw, Kikir, dan Lena menyiapkan alat alat kami,, yang tentunya habis dipakai para senior. gw cuman tertawa betapa hancurnya settingan drumset ini, jadi gw harus re-set ulang senar drumnya

"Dang, ancur?" tanya Kikir

"Iyo Kir, hahaha, Len lo gimana? cocok? siap? emoticon-Big Grin" ujar gw

"mmh, Aku sudah set di, siap" ujar Lena gugup, lalu gw bisikin dia

"tenang Len, gw percaya ama lo, jangan khawatir, kalo kita kalah, ada Kikir emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin" ujar gw menyemangati Lena

"ih, ada ada aja kamu di hahaha" tawa Lena

"bang, sticknya mana emoticon-Bingung (S)" ujar gw ke senior karena stick drumnya ga ada

"inih" kak Vita memberi gw sepasang stick drum + senyuman emoticon-Genit

"siip, okeh, ladies n gentlemen, our Band which formed by Adi, Frans, and Lena will show you all a performance, which you will never forget" ujar gw ke penonton

"tak tak tak tak" dentum gw menyilangkan stick drum gw sebagai acuan tempo

"Warmness on the soul"



Your hazel green tint eyes watching every move I make.
And that feeling of doubt, it's erased.
I'll never feel alone again with you by my side.
You're the one, and in you I confide.

And we have gone through good and bad times.
But your unconditional love was always on my mind.
You've been there from the start for me.
And your love's always been true as can be.
I give my heart to you.
I give my heart, cause nothing can compare in this world to you.

And we have gone through good and bad times.
But your unconditional love was always on my mind.
You've been there from the start for me.
And your love's always been true as can be.
I give my heart to you.
I give my heart, cause nothing can compare in this world to you.

I give my heart to you.
I give my heart, cause nothing can compare in this world to you.


dentuman pianonya Lena sangat perfect ssekali diikuti oleh petikan gitar si Kikir dan harmony Drum gw, disini Kikir sebagai Main Vocal, sedangkan gw dan Lena jadi Back Vocal atau apalah namanya itu, dan sudah gw duga, penonton terkagum kagum, karena emang, gw dan Kikir udah pengalaman banget sama konser, dan untung ada Lena yang ga diduga adalah seorang pro Keyboard/Piano.

"gimana kak?" ucap gw dan Kikir menghampiri kak Sheyla dankak Vita

"hhmm, eh..mmm bagus kok bagus emoticon-Malu (S)" mukanya kak Sheyla memerah ingin ketawa gw melihat raut mukanya

"iihhh kalian bagus banget, masuk musik yah yah yah" ujar kan Vita kegirangan

"maaf kak emoticon-Cool kita fix di Rohis" ujar gw dan Kikir ke kak Vita

"yaaah" kak vita cemberut, lain dengan kak Sheyla, kak Vita kalo cemberut jadi lucu emoticon-Genit

"yaudah kak kita pulang dulu ya" ujar gw dan Kikir lagi ke senior yang masih melongo

"gimana Len, aman kan? emoticon-Big Grin" ujar gw ke Lena

"eh, mm iya emoticon-Malu (S) maksih ya diii" bals Lena memerah mukanya

"emang Padang bilang apaan Len ke elo" tanya Kikir

"katanya kalo kita gagal, ada lo yang bisa nanggung malu emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin" tawa Lena

"ANJIANG KAU!!" kejar kejaran lah kami sambil menunggu angkot emoticon-Big Grin



Diubah oleh open.minded
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
3
21-03-2014 01:36
Quote:Original Posted By open.minded
reserved emoticon-Cendol (S)

Ga usah kebanyakan reserved bro..
Mending di index ajaemoticon-Embarrassment
0
21-03-2014 06:07
First Encounter
Quote:sepulangnya sehabis "ber duel" dengan anak musik, gw pun merebahkan badan gw di tikar (maklum belum beli kasur, ga ada duit gan emoticon-Malu (S)), gw mengingat kejadian hari ini, lucu juga, sehabis konser kecil kita di gedung musik, gw dan Kikir naik angkot barengan, namun akhirnya Kikir turun pindah angkot untuk ke Sawangan, sedangkan gw menuju Ciganjur. Lena tadi dijemput oleh supirnya, gw dan Kikir setia nemenin dia kira kira 30 menit, jaga jaga biar ga di apa apain tuh cewek kece yang satu itu.

terdengar teriakan nenek "Adi!!!, Adi!!!", bergegaslah gw turun kebawah untuk menemui nenek, dan ternyata gww disuruh betulin WC nya yang mampet emoticon-Hammer. sehabis membetulkan WC yang mampet gw diajak makan abreng dengan nenek, tentu saja dengan ayam pop emoticon-Genit kesenangan gw. malam pun semakin larut, gw pun bergegas ke atas, shalat, lalu bergegas untuk menikmati bintang di balkoni atas, namun baru setengah tangga gw mendengar suara tangisan...

"hiks hiks huuuuuu hiks hiks" seperti itulah yang gw denger

"emoticon-Kagets" reaksi pertama gw, gw udah mikir yang engga engga, bersenjatakan bantal yang gw bawa gw beranikan naik ke atas

ya setelah gw sampai di balkoni, gw melihat sesosok wanita berambut panjang melewati bahu sedikit, lurus bergelombang sedang menangis, gw berpikir ini adalah kuntilanak ato sejenisnya tapi kok bajunya ga putih melainkan hitam dan memakai celana putih emoticon-Hammer gw beranikan untuk mendatangi "spot" yang gw tiduri biasanya.

"hiks hiks huuuuu" wanita itu masih sesenggukan

"...." gw meletakkan bantal gw dan rebahan lalu kecewa karena hari ini berawan sehingga bintangnya ga kelihatan

"hiks hiks huuuuu hiks hiks" wanita itu masih menangis

"nangis berlebihan ga baik loh, cuman bikin depresi aja" gw membuka pembicaraan

"hiks hiks huuuuu hiks hiks"

"nangis gabakal menyelesaikan apa apa, apapun masalah yang lo hadapin lo harus hadapin itu, jangan biarkan ilusi kesedihan ini memperdayai lo" gw ngomong seadanya dan saat bersamaan terang bulan mulai terlihat yang tadinya tertutup awan

"hiks hiks huuuu....."

"liat.. bulan aja dah minjemin sinarnya ke lo biar lo bangun dari kesedihan lo"

"hiks..... hiks" dia mulai tenang

"....." sinar bulan yang begitu indah membuat gw tertidur tanpa sadar meningggalkan wanita misterius itu

sinar bulan menerangi lelapnya tidur gw, lalu gw merasakan hal aneh , ya gw bermimpi seperti sebelumnya, lalu terbangun lah gw, seperti biasa, badan gw basah oleh keringet dingin dan pipi gw basah karena airmata... "mimpi itu lagi" ujar gw didalam hati, tetapi ada yang aneh, paha gw terasa berat, dan benar saja wanita tadi tidur di paha gw emoticon-Hammer karena posisi yang kurang enak dan gw takut dia masuk angin, gw gendong lah dia, nah ini masalahnya gw ga tau kamar dia yang mana emoticon-Hammer emoticon-Nohope jadilah gw rebahin dia dikamar gw, gw selimutin dia dengan sarung gw, dan gw menutup pintu kamar gw dan bergegas tidur di balkoni emoticon-Frown

paginya sekitar jam 4, gw sudah bangun tuk shalat subuh, dan siap siap sekolah, gw pun mandi dan berganti baju, sedangkan perempuan itu masih pulas tidur di tiker dengan mengenakan sarung gw emoticon-Hammer, gw buka lemari gw gw ambil 2 buah roti, dan gw taruh di meja kecil sebelah tiker gw, tidak lupa gw taruh aqua gelas, dan notes agar tidak ada salah paham diantara kita emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

lalu berangkatlah gw kesekolah dengan gembira (ceilah emoticon-Betty (S))
Diubah oleh open.minded
2
21-03-2014 07:23
Lanjut gan ceritanya seru ! Perantauan emang kisah yang paling aasik untuk diceritakan emoticon-Cendol (S) .. Ninggal jejak dlu gan emoticon-Paw
Diubah oleh anology.nerx
0
21-03-2014 07:37
Quote:Original Posted By open.minded
Halo gan,
lama berkutat di forum sejarah dan xenology
akhirnya gw tertarik untuk berbagi cerita tentang pengalaman gw waktu ABG dulu emoticon-Big Grin (ceileh skrg juga masih muda kok emoticon-Cape d... (S))



Itu forum sebelah yang udah nga keurus banget ya gan?
Yang forumnya bisa dibilang hidup segan matipun tak mau? emoticon-Ngakak (S)

Btw ini cerita kok mirip bener sama yang judulnya Kisah merantau si Padang?
Serasa deja vu gitu bacanya?
0
21-03-2014 07:47
Quote:Original Posted By luckyismine


Itu forum sebelah yang udah nga keurus banget ya gan?
Yang forumnya bisa dibilang hidup segan matipun tak mau? emoticon-Ngakak (S)

Btw ini cerita kok mirip bener sama yang judulnya Kisah merantau si Padang?
Serasa deja vu gitu bacanya?

hu'uh ga ada apdetan forumnya gan emoticon-Frown

gw dah baca itu tritnya si padang, dan iya aja hampir mirip, bedanya, disini gw punya nenek, dan kakek gw wafat, di dia, dia punya kakek, ga tau neneknya kemana emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin



2
Lihat 1 balasan
21-03-2014 07:48
Quote:Original Posted By anology.nerx
Lanjut gan ceritanya seru ! Perantauan emang kisah yang paling aasik untuk diceritakan emoticon-Cendol (S) .. Ninggal jejak dlu gan emoticon-Paw


terima kasih gan emoticon-Cendol (S)

2
21-03-2014 08:23
16 Agustus 2007
Quote:cewek misterius itu pun hilang entah kemana dari kamar gw sepulang gw dari sekolah, ingin gw menannyakan kabarnya, gimana posisinya, sama siapa, sedang berbuat apa (alah, napa jadi kanjen band emoticon-Betty (S)), sayangnya gw ga tau di kamar mana tuh cewek tinggal emoticon-Hammer. Masa bodo lah, seenggaknya dia gak ngelaporin gw atas pencabulan, gara gara gw taruh dia di kamar gw kemarin emoticon-Big Grin.

semenjak "duel" dengan anak musik itu gw, Kikir dan Lena menajdi suatu kesatuan yang ga bisa dipisahkan, ada gw pasti ada Kikir, ada Lena pasti ada gw, ada Kikir belum tentu ada siapa siapa emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin, akibat dari itu, gw, Lena dan Kikir sering main ke kosan gw sekedar buat main, main apa aja, monopoli, catur, poker emoticon-Hammer,UNO, sampai nyanyi nyanyi di balkon.

malam tanggal 15 Agustus 2007 seperti malam malam, biasa, si Lena di antar Kikir pulang selepas bernyanyi nyanyi ria di balkon, gw pun masih di balkoni termenung, merenungi nasib, merenungi tugas, merenungi duit yang semakin menipis di bank emoticon-Frown, seperti biasa gw ketiduran dibawah sinar bulan, entah mengapa setiap terkena sinar bulan gw ga bisa tahan rasa kantuk ini. namun mimpi buruk itu datang lagi, terus dan terus, setiap gw tidur dibawah sinar bulan ini, seperti biasa gw terbangun terkaget kaget.

"haaah haaah" desah gw emoticon-Genit gw usap tangan gw yang berkeringat dingin

" *stap* *stap*" gw mendengar suara orang menuju ke balkoni, sambil mengusap airmata yang berlinang di mata gw gw melihat sesosok wanita

"eh elo" sahut gw ke dia, ternyata dia cewek yang nangis waktu itu

"mmm, kamu kenapa?" tanya dia lembut, lega hati gw, gw kira dia adalah jelmaan mahluk gak jelas

"huh?"

"matamu... kamu nangis?" tanya dia lembut sekali, suaranya yang khas,

"eh? enggak, ini air mata doang kok abis...." jawab gw namun terpotong dia sambil tersenyum manis

"kamu suruh aku ga nangis, tapi kamu sendiri nangis emoticon-Smilieemoticon-Big Grin" ledek dia sambil tersenyum

"enak aja lo, gw abis mimpi buruk tau"

"masa? mimpi apa emang?"

"mimpiin elo, gw kira kuntilanak" bales gw emoticon-Big Grin

"ihhh jahatt" balas dia sambil menyenggol bahuku

"udah ga sedih lo?" tanya gw selidik

"ga dong emoticon-Big Grin," jawab dia sumringah

"oooooh" gw menjawab singkat

"........" diam, tak ada yang bicara, hanya suara jangkrik dan sinar bulan yang tau apa yang kita berdua masing masing pikirkan

"ihh!! gitu aja" teriak dia sambil nyubit gw

"emoticon-Kagets adooou, kok gw dicubit sih emoticon-Kagets" protes gw bingung, perasaan gw ga pernah salah apa apa ama nih anak

"tanya apa kek, nama kek,... uuh emoticon-Mad (S)" ucap dia sambil cemberut

"lah, napa gw harus nanya emoticon-Bingung (S) emoticon-Kagets???"

"uhhhh" gerutu dia sambil cemberut

abis itu gw diam, tak ada sepatah kata keluar dari mulut gw, gw bingung, nih cewek mau nya apaa coba?emoticon-Bingung (S), dan gw menelaah dari logatnya dia itu seperti anak manja, dan dari parasnya yang emang cantik dan bodinya yang mungkin membuat cowok cowok ngelirik gw simpulkan dia adalah tipe cewek yang biasa merasakan perhatian laki-laki yang suka "ngalus" ke dia a.k.a pusat perhatian.

"mmmhh nama lo siapa?" tanya gw ragu, dan terpaksa emoticon-Hammer

"Safira emoticon-Smilie, kamuu?" tanya dia balik

"gw... Adi, sekolah dimana fir?" lanjut gw

"oh Adi emoticon-Smilie gw udah lulus kalii emoticon-Big Grin gw sekarang kuliah di UI"

"emoticon-Kagets eh sorry gw ga tau lo lebih tua, maaf mbak, eh kak, eh mbak emoticon-Kagets" ujar gw tergagap gagap

"ih gausah gitu, cukup panggil aku Fira aja emoticon-Smilie" ucap dia manis

"eh mmh, oke, mba Fira" ucap gw kaku

"jangan pake Mbak dong emoticon-Mad (S)"

"i iya Fir, gak pake mbak" keringat dingin telah mengucur di seluruh badan gw

malem itu gw ngobrol ama Fira, dia ternyata berasal dari bandung, lulus tahun 2007, berarti terpaut kira kira 3 taun sama gw dan dia baru di semester 1 di masa kuliahnya. overal Fira itu orangnya baik, enak diajak ngomong, nah masalahnya itu suaranya, suara dia tuh mendesah desah gitu kalo ngomong emoticon-Genit, dan ini beraat sekali buat gw emoticon-Frownemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

lalu kami pun turun menuruni tangga balkoni, dan gw baru tau ternyata dia menempati kamar no 7, sebelah kamar gw kamar no 6, "yaah sebelahan ternyata emoticon-Hammer" ucap gw dalam hati, dan akhirnya gw dan dia pamit untuk tidur karena memang sudah larut malam, gw pun seperti biasa tidur beralaskan tikar, dan kali ini "sedikit mewah" karena gw dah beli selimut emoticon-Hammer

pagi sekitar jam 4 alarm gw bunyi, dan gw masih dalam posisi tidur, masih setengah nyawa baru terkumpul sepertinya. tapi gw merasakan ada yang aneh, sperti nya gw memeluk sebuah guling, aneh... gw kan belum belli guling!!!emoticon-Bingung (S)... gw simpah selimut gw dan gw dapatkan si Fira tidur lelap disamping gw!! ya disamping, dia hanya mengenakan tanktop, dan celana yang lebih mirip kancut dari apda celana emoticon-Hammer emoticon-Kagets

"FIR!!! FIR!!" ucap gw panik

"mmmmmhh"

"BANGUN WOII!!!"

"ihh apa sihh kan masih pagiii" ucap dia manja

"LO KENAPA TIDUR DI KAMAR GW!!!"

"mmmhhh, gpp kan? gw gak bisa tidur adii, takut sendirian" balas dia dengan manja dan matanya sudah berlinang air mata

"GA!!!! ga boleh gini lagi kita bukan Muhrim!! ga boleh begini!!, kalo lo takut kan bisa nyalain lampu... pindah sana Fir, Subuh dulu Subuh" suruh gw ke Fira

"uuuhh, RIBET!!!" teriak dia, lalu lari keluar

gw cuman bisa bilang "What The Fuck?!" dalam hati, cewek aneh, dan kelakuan anehnya, kejadian itu menyita pikiran gw dan bikin gw pusing sampai gw memutuskan. Bodo Amat ah... gw harus sekolah, dan seperti biasa gw mengambil bekal bikinan nenek tercinta dulu emoticon-Kiss (S)

gw pun melihat tanggalan, hari ini 16 Agustus 2007, jadi hari paling absurd di hidup gw emoticon-Bingung (S) emoticon-Frown emoticon-Big Grin
Diubah oleh open.minded
profile-picture
beby48 memberi reputasi
4
21-03-2014 08:43
Quote:Original Posted By open.minded

hu'uh ga ada apdetan forumnya gan emoticon-Frown

gw dah baca itu tritnya si padang, dan iya aja hampir mirip, bedanya, disini gw punya nenek, dan kakek gw wafat, di dia, dia punya kakek, ga tau neneknya kemana emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin





Ahahahaha, iya tuh, kagak pernah ada update-an sama sekali diforum sebelah.
Kayaknya yang ngurus itu forum pada kabur kali gan emoticon-Ngakak (S)

Kalo menurut gwa sih malah banyakkan miripnya gan, sampe setingan dan lokasinya cuma beda2 seangin aja emoticon-Ngakak (S)
Sori no offense ya emoticon-Smilie

0
21-03-2014 09:19
Quote:Original Posted By open.minded


terima kasih gan emoticon-Cendol (S)



Btw tuh cewe namanya mirip sama mantan ane gan T_T begitu pula dengan sikapnya T_T ah TS mencii aku mencii denganmu karena sudah membuatku mengingat kembali akan dirinya emoticon-Betty
Diubah oleh anology.nerx
0
21-03-2014 09:33
Quote:Original Posted By luckyismine


Ahahahaha, iya tuh, kagak pernah ada update-an sama sekali diforum sebelah.
Kayaknya yang ngurus itu forum pada kabur kali gan emoticon-Ngakak (S)

Kalo menurut gwa sih malah banyakkan miripnya gan, sampe setingan dan lokasinya cuma beda2 seangin aja emoticon-Ngakak (S)
Sori no offense ya emoticon-Smilie



Baru ngeh gw,pantesan kayak mirip mirip emoticon-Embarrassment
0
21-03-2014 09:38
izin bangun kontrakan gan
0
21-03-2014 11:35
dapet walik emoticon-Hammer

temenya om saman ya berarti emoticon-Embarrassment
0
Halaman 1 dari 207
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
sebenarnya-cinta
Stories from the Heart
prekuel-sebelum-karma
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.