others
Batal
link has been copied
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
2996
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51360e1c1cd7190e4c000000/banyuwangi-lare-oseng-banyuwangi---sunrise-of-java
Selamat Datang Di BANYUWANGI 1. Bebas clon / prime, silahkan menyeragamkan avatar / identitas bagi yang memakai clone 2. Pendatang baru / Pengunjung wajib mengisi buku tamu terlebih dahulu 3. Usahakan multiple quote atau @ID-yang-dituju (bagi pengguna WAP) 4. Dilarang posting 3x atau lebih dalam waktu yang berurutan 5. Bagi ID klon harap melampirkan identitas avatar dan atau di location-nya 6. Dil
Lapor Hansip
05-03-2013 22:24

۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩

Selamat Datang Di BANYUWANGI


۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩


1. Bebas clon / prime, silahkan menyeragamkan avatar / identitas bagi yang memakai clone
2. Pendatang baru / Pengunjung wajib mengisi buku tamu terlebih dahulu
3. Usahakan multiple quote atau @ID-yang-dituju (bagi pengguna WAP)
4. Dilarang posting 3x atau lebih dalam waktu yang berurutan
5. Bagi ID klon harap melampirkan identitas avatar dan atau di location-nya
6. Dilarang keras membuat Thread ataupun post spam, referral
7. Dilarang posting monolog
8. Melanggar point 1-7 akan dikenakan sangsi delete post / banned id


۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
Diubah oleh wicaxvaganza
0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 151
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:25
Quote:
SEJARAH KABUPATEN BANYUWANGI

۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩

Merujuk data sejarah yang ada, sepanjang sejarah Blambangan kiranya tanggal 18 Desember 1771 merupakan peristiwa sejarah yang paling tua yang patut diangkat sebagai hari jadi Banyuwangi. Sebelum peristiwa puncak perang Puputan Bayu tersebut sebenarnya ada peristiwa lain yang mendahuluinya, yang juga heroik-patriotik, yaitu peristiwa penyerangan para pejuang Blambangan di bawah pimpinan Pangeran Puger ( putra Wong Agung Wilis ) ke benteng VOC di Banyualit pada tahun 1768.

Namun sayang peristiwa tersebut tidak tercatat secara lengkap pertanggalannya, dan selain itu terkesan bahwa dalam penyerangan tersebut kita kalah total, sedang pihak musuh hampir tidak menderita kerugian apapun. Pada peristiwa ini Pangeran Puger gugur, sedang Wong Agung Wilis, setelah Lateng dihancurkan, terluka, tertangkap dan kemudian dibuang ke Pulau Banda ( Lekkerkerker, 1923 ).
Berdasarkan data sejarah nama Banyuwangi tidak dapat terlepas dengan keajayaan Blambangan. Sejak jaman Pangeran Tawang Alun (1655-1691) dan Pangeran Danuningrat (1736-1763), bahkan juga sampai ketika Blambangan berada di bawah perlindungan Bali (1763-1767), VOC belum pernah tertarik untuk memasuki dan mengelola Blambangan ( Ibid.1923 :1045 ).

Pada tahun 1743 Jawa Bagian Timur ( termasuk Blambangan ) diserahkan oleh Pakubuwono II kepada VOC, VOC merasa Blambangan memang sudah menjadi miliknya. Namun untuk sementara masih dibiarkan sebagai barang simpanan, yang baru akan dikelola sewaktu-waktu, kalau sudah diperlukan. Bahkan ketika Danuningrat memina bantuan VOC untuk melepaskan diri dari Bali, VOC masih belum tertarik untuk melihat ke Blambangan (Ibid 1923:1046).

Namun barulah setelah Inggris menjalin hubungan dagang dengan Blambangan dan mendirikan kantor dagangnya (komplek Inggrisan sekarang) pada tahun 1766 di bandar kecil Banyuwangi ( yang pada waktu itu juga disebut Tirtaganda, Tirtaarum atau Toyaarum), maka VOC langsung bergerak untuk segera merebut Banyuwangi dan mengamankan seluruh Blambangan. Secara umum dalam peprangan yang terjadi pada tahun 1767-1772 ( 5 tahun ) itu, VOC memang berusaha untuk merebut seluruh Blambangan. Namun secara khusus sebenarnya VOC terdorong untuk segera merebut Banyuwangi, yang pada waktu itu sudah mulai berkembang menjadi pusat perdagangan di Blambangan, yang telah dikuasai Inggris.

Dengan demikian jelas, bahwa lahirnya sebuah tempat yag kemudian menjadi terkenal dengan nama Banyuwangi, telah menjadi kasus-beli terjadinya peperangan dahsyat, perang Puputan Bayu. Kalau sekiranya Inggris tidak bercokol di Banyuwangi pada tahun 1766, mungkin VOC tidak akan buru-buru melakukan ekspansinya ke Blambangan pada tahun 1767. Dan karena itu mungkin perang Puputan Bayu tidak akan terjadi ( puncaknya ) pada tanggal 18 Desember 1771. Dengan demikian pasti terdapat hubungan yang erat perang Puputan Bayu dengan lahirnya sebuah tempat yang bernama Banyuwangi. Dengan perkataan lain, perang Puputan Bayu merupakan bagian dari proses lahirnya Banyuwangi. Karena itu, penetapan tanggal 18 Desember 1771 sebagai hari jadi Banyuwangi sesungguhnya sangat rasional.
Diubah oleh FiVerZ
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:25
Quote:
LEGENDA ASAL USUL BANYUWANGI
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
Konon, dahulu kala wilayah ujung timur Pulau Jawa yang alamnya begitu indah ini dipimpin oleh seorang raja yang bernama Prabu Sulahkromo. Dalam menjalankan pemerintahannya ia dibantu oleh seorang Patih yang gagah berani, arif, tampan bernama Patih Sidopekso. Istri Patih Sidopekso yang bernama Sri Tanjung sangatlah elok parasnya, halus budi bahasanya sehingga membuat sang Raja tergila- gila padanya. Agar tercapai hasrat sang raja untuk membujuk dan merayu Sri Tanjung maka muncullah akal liciknya dengan memerintah Patih Sidopekso untuk menjalankan tugas yang tidak mungkin bisa dicapai oleh manusia biasa. Maka dengan tegas dan gagah berani, tanpa curiga, sang Patih berangkat untuk menjalankan titah Sang Raja. Sepeninggal Sang Patih Sidopekso, sikap tak senonoh Prabu Sulahkromo dengan merayu dan memfitnah Sri Tanjung dengan segala tipu daya dilakukanya. Namun cinta Sang Raja tidak kesampaian dan Sri Tanjung tetap teguh pendiriannya, sebagai istri yang selalu berdoa untuk suaminya. Berang dan panas membara hati Sang Raja ketika cintanya ditolak oleh Sri Tanjung.

Ketika Patih Sidopekso kembali dari misi tugasnya, ia langsung menghadap Sang Raja. Akal busuk Sang Raja muncul, memfitnah Patih Sidopekso dengan menyampaikan bahwa sepeninggal Sang Patih pada saat menjalankan titah raja meninggalkan istana, Sri Tanjung mendatangi dan merayu serta bertindak serong dengan Sang Raja.

Tanpa berfikir panjang, Patih Sidopekso langsung menemui Sri Tanjung dengan penuh kemarahan dan tuduhan yang tidak beralasan.

Pengakuan Sri Tanjung yang lugu dan jujur membuat hati Patih Sidopekso semakin panas menahan amarah dan bahkan Sang Patih dengan berangnya mengancam akan membunuh istri setianya itu. Diseretlah Sri Tanjung ke tepi sungai yang keruh dan kumuh. Namun sebelum Patih Sidopekso membunuh Sri Tanjung, ada permintaan terakhir dari Sri Tanjung kepada suaminya, sebagai bukti kejujuran, kesucian dan kesetiannya ia rela dibunuh dan agar jasadnya diceburkan ke dalam sungai keruh itu, apabila darahnya membuat air sungai berbau busuk maka dirinya telah berbuat serong, tapi jika air sungai berbau harum maka ia tidak bersalah.

Patih Sidopekso tidak lagi mampu menahan diri, segera menikamkan kerisnya ke dada Sri Tanjung. Darah memercik dari tubuh Sri Tanjung dan mati seketika. Mayat Sri Tanjung segera diceburkan ke sungai dan sungai yang keruh itu berangsur-angsur menjadi jernih seperti kaca serta menyebarkan bau harum, bau wangi. Patih Sidopekso terhuyung-huyung, jatuh dan ia jadi linglung, tanpa ia sadari, ia menjerit "Banyu..... ... wangi............... . Banyu wangi ... .." Banyuwangi terlahir dari bukti cinta istri pada suaminya.
Diubah oleh bayigede
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:26
Quote:
Sejarah dan Cikal bakal wong osing/Blambangan

Sejarah Suku Using diawali pada akhir masa kekuasaan Majapahit sekitar tahun 1478 M. Perang saudara dan Pertumbuhan kerajaan-kerajaan islam terutama Kesultanan Malaka mempercepat jatuhnya Majapahit. Setelah kejatuhannya, orang-orang majapahit mengungsi ke beberapa tempat, yaitu lereng Gunung Bromo (Suku Tengger), Blambangan (Suku Using) dan Bali. Kedekatan sejarah ini terlihat dari corak kehidupan Suku Using yang masih menyiratkan budaya Majapahit. Kerajaan Blambangan, yang didirikan oleh masyarakat osing, adalah kerajaan terakhir yang bercorak Hindu-Budha seperti halnya kerajaan Majapahit. Bahkan Mereka sangat percaya bahwa Taman Nasional Alas Purwo merupakan tempat pemberhentian terakhir rakyat Majapahit yang menghindar dari serbuan kerajaan Mataram.

Dalam sejarahnya Kerajaan Mataram Islam tidak pernah menancapkan kekuasaanya atas Kerajaan Blambangan, hal inilah yang menyebabkan kebudayaan masyarakat Using mempunyai perbedaan yang cukup signifikan dibandingkan dengan Suku Jawa. Suku Using mempunyai kedekatan yang cukup besar dengan masyarakat Bali, hal ini sangat terluhat dari kesenian tradisional Gandrung yang mempunyai kemiripan dengan tari-tari tradisional bali lainnya, termasuk juga busana tari dan instrumen musiknya. Kemiripan lain tercermin dari arsitektur bangunan antar Suku Using dan Suku Bali yang mempunyai banyak persamaan, terutama pada hiasan di bagian atap bangunan.Puputan adalah perang terakhir hingga darah penghabisan sebagai usaha terakhir mempertahankan diri terhadap serangan musuh yang lebih besar dan kuat. Tradisi ini pernah menyulut peperangan besar yang disebut Puputan Bayu pada tahun 1771 M. SEJARAH PERANG BAYU ini jarang di ekspos oleh media sehingga sejarah ini seperti tenggelam.

Dalam perkembangan berikutnya, setelah para petinggi Majapahit berhasil hijrah ke Bali dan membangun kerajaan di sana, Blambangan, secara politik dan kultural, menjadi bagian dari Bali atau, seperti yang diistilahkan oleh beberapa sejarawan, “di bawah perlindungan Bali”. Tetapi, pada tahun 1639, kerajaan Mataram di Jawa Tengah menaklukkan Blambangan yang meskipun mendapat bantuan yang tidak sedikit dari Bali menelan banyak korban jiwa; rakyat Blambangan tidak sedikit yang terbunuh dan dibuang (G.D.E. Haal, seperti yang dikutip Anderson, 1982; 75). Di dalam kekuasaan Mataram inilah penduduk Blambangan mulai diislamisasi, suatu perkembangan kultural yang banyak pengaruhnya di kemudian hari dalam membentuk struktur sosial dan kebudayaan. Perebutan Blambangan oleh Mataram dan Bali terus berlangsung dan saling bergantian menguasai hingga berakhir ketika VOC berhasil menduduki Blambangan pada tahun 1765.

Blambangan tampak relatif kurang memperlihatkan kekuatannya, di masa penjajahan Belanda, ia justru menampilkan kegigihannya melawan dominasi VOC. Perang demi perang terjadi antara rakyat Blambangan melawan kolonial Belanda. Hingga akhirnya memuncak pada perang besar pada tahun 1771-1772 di bawah pimpinan Mas Rempeg atau Pangeran Jagapati yang dikenal dengan perang Puputan Bayu. Perang ini telah berhasil memporak-porandakan rakyat Blambangan dan hanya menyisakan sekitar 8.000 orang (Ali, 1993:20). Meski demikian, tampaknya rakyat Blambangan tetap pantang menyerah. Perang-perang perlawanan, meski lebih kecil, terus terjadi sampai berpuluh tahun kemudian (1810) yang dipimpin oleh pasukan Bayu yang tersisa, yaitu orang-orang yang oleh Belanda dijuluki sebagai ‘orang-orang Bayu yang liar’ (Lekkerker, 1926:401-402; Ali, 1997:9). Setelah dapat menghancurkan benteng Bayu, Belanda memusatkan pemerintahannya di Banyuwangi dan mengangkat Mas Alit sebagai bupati pertama Banyuwangi.

Blambangan memang tidak pernah lepas dari pendudukan dan penjajahan pihak luar, dan pada tahun 1765 tidak kurang dari 60.000 pejuang Blambangan terbunuh atau hilang untuk mempertahankan wilayahnya (Epp, 1849:247). Anderson (1982:75-76) melukiskan bahwa betapa kekejaman Belanda tak bertara sewaktu menguasai Blambangan terutama dalam tahun 1767-1781. Dengan merujuk catatan Bosch yang ditulis dari Bondowoso, Anderson mengatakan: “daerah inilah barangkali satu-satunya di seluruh Jawa yang suatu ketika pernah berpenduduk padat yang telah dibinasakan sama sekali…”.

Pendudukan dan penaklukan yang bertubi-tubi itu ternyata justru membuat rakyat Blambangan semakin patriotik dan mempunyai semangat resistensi yang sangat kuat. Cortesao, seperti yang dikutip oleh Herusantosa (1987:13), dengan merujuk pada Tome Pires, menyebut “rakyat Blambangan sebagai rakyat yang mempunyai sifat “warlike”, suka berperang dan selalu siap tempur, selalu ingin dan berusaha membebaskan wilayahnya dari kekuasaan pihak lain”. Scholte (1927:146) menyatakan:

“Sejarah Blambangan sangat menyedihkan. Suku bangsa Blambangan terus berkurang karena terbunuh oleh kekuatan-kekuatan yang berturut-turut melanda daerah tersebut, seperti kekuatan Mataram, Bali, Bugis dan Makassar, para perampok Cina, dan akhirnya VOC. Tetapi semangat rakyat Blambangan tidak pernah sama sekali padam, dan keturunannya yang ada sekarang merupakan suku bangsa yang gagah fisiknya dan kepribadian serta berkembang dengan pesat, berpegang teguh pada adat-istiadat, tetapi juga mudah menerima peradaban baru”. Rakyat Blambangan, seperti yang disebut-sebut dalam berbagai sumber di atas, itulah yang selama ini dinyatakan sebagai cikal-bakal wong Using atau sisa-sisa wong

۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩

Diubah oleh emoticon
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:27
Quote:Kabupaten Banyuwangi terdiri atas 24 kecamatan yang dibagi lagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi terdiri dari:
  1. Pesanggaran
  2. Siliragung
  3. Bangorejo
  4. Purwoharjo
  5. Tegaldlimo
  6. Muncar
  7. Cluring
  8. Gambiran
  9. Tegalsari
  10. Glenmore
  11. Kalibaru
  12. Genteng
  13. Srono
  14. Rogojampi
  15. Kabat
  16. Singojuruh
  17. Sempu
  18. Songgon
  19. Glagah
  20. Licin
  21. Banyuwangi
  22. Giri
  23. Kalipuro
  24. Wongsorejo


Perkotaan Banyuwangi meliputi Kecamatan:
  1. Banyuwangi
  2. Giri
  3. Glagah
  4. Kalipuro
  5. Kabat.


Selain itu terdapat daerah di Kabupaten Banyuwangi yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi adalah
  1. Genteng (Kec. Genteng) Pusat Perdagangan
  2. Rogojampi (Kec. Rogojampi) Pusat Agronomi
  3. Muncar (Kec.Muncar) Pusat Industri Perikanan


Diubah oleh GreenDay
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:27
emoticon-Metal

Quote:Original Posted By wicaxvaganza
Index Warga Osing Banyuwangi
A
adeshaktiRogojampi
agoy_amit2 ► Bwi?
alfianfatihPerum Pakis Asri & bio
arie_peJati Rimba

B
baby_ninjaSrono
baddakBenculuk
balonganWongsorejo
banksonkBwi
bencikecoaBwi?
bl3koq ► Bwi?
blx74Grajagan
brahmana.tntBwi?
bikaiBanyuwangi

C
Coy87Sobo

D
dhavrhaSukowidi
dicki734262Bwi?
djendoelJajag
dulbehek ► Bwi?

E

F
faradas86Muncar
ferysubagdja ► Bwi?
filmarRogojampi
FiVerZBwi?
freaky_juiceGenteng
[http://www.kaskus.co.id/profile/5801913]freddyrsurya[/URL] ► MH.thamrin

G
Gabas Platypus ► Bwi?
gaoshapeMuncar
gendowor22Wadung
GORCOKZBwi?

H
hateisworthless ► Penataran
hoekritzGenteng
hoobachi ► Bwi?

I
iconnyRogojampi
idmmazSobo
ipbhvulKetapang
isvanzeroBwi
iyusnhudiSempu

J
JanusandiPanderejo
jokamindoRogojampi
j4ck_itemPakis

K
kachunggCluring
KakRhoma ► Bwi?
kakunk_2002 ► Bwi?
ketepengKarangrejo
Kimono_Batik ► Bwi?

L
lancingGlenmore
lareosenkBwi
lareusing ► Bwi?
lare.osengMuncar
LeoKristian Banyuwangi


belum masuk list silahkan pm id pelasan

lanjut dibawah emoticon-Embarrassment
Diubah oleh pelasan
0 0
0
Post ini sudah di merge/move
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:28
Diubah oleh pelasan
0 0
0
Post ini sudah di merge/move
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:30
emoticon-I Love Indonesia (S)reserved for update emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-MetalTGJ isn't monologeremoticon-Metal


۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩

۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
Diubah oleh three
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:30
emoticon-I Love Indonesia (S)reserved for update emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-MetalTGJ isn't monologeremoticon-Metal
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:31
emoticon-I Love Indonesia (S)reserved for update emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-MetalTGJ isn't monologeremoticon-Metal
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:32
emoticon-I Love Indonesia (S)reserved for update emoticon-I Love Indonesia (S)
emoticon-MetalTGJ isn't monologeremoticon-Metal
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:33
ikut meramaikan :ilovebanyuwangi
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:34
selamat malam emoticon-I Love Indonesia (S)
buat update sesuai kebutuhan emoticon-Hammer
Diubah oleh vegi
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:35
omah anyar emoticon-Selamat

pekiwan sek ah emoticon-Ngacir
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:36
page one emoticon-Cool
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:36
asem telat
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:37
seulamadh omah new emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 22:54
dikit lagi ayok abisin emoticon-Ngacir
0 0
0
۩۞۩ [Banyuwangi] Lare Oseng Banyuwangi - Sunrise Of Java ۩۞۩
05-03-2013 23:00
nderek page one Banyuwangi emoticon-I Love Indonesia
0 0
0
Halaman 1 dari 151
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia