News
Batal
KATEGORI
link has been copied
74
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016070371/cina-bela-negara---sejarah-cina-peranakan-membela-ibu-pertiwi
Sejarah suku tiong hoa di Indonesia sudah di mulai sejak ratusan tahun yang lalu,jauh sebelum negara Indonesia berdiri. Tapi di thread ini kita tidak akan membahas mengenai sejarah suku tiong hoa datang dan beranak pinak di Indonesia.Tapi kita akan lebih fokus membahas terhadap Individu Individu dan sejarah sejarah yang terkandung di belakangnya,Individu Individu yang ikut mendirikan dan membangun
Lapor Hansip
21-08-2012 18:32

Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi

Sejarah suku tiong hoa di Indonesia sudah di mulai sejak ratusan tahun yang lalu,jauh sebelum negara Indonesia berdiri.

Tapi di thread ini kita tidak akan membahas mengenai sejarah suku tiong hoa datang dan beranak pinak di Indonesia.Tapi kita akan lebih fokus membahas terhadap Individu Individu dan sejarah sejarah yang terkandung di belakangnya,Individu Individu yang ikut mendirikan dan membangun Negara Indonesia.

1.Periode Kebangkitan Nasional



Sedari awal perjuangan kemerdekaan Indonesia dari belanda,ada golongan masyarakat Tiong Hoa yang ikut menentang dan melakukan gerakan anti-belanda.Beberapa dari mereka juga turut di penjarakan oleh belanda dan di asingkan ke digul.Lie Tiong Pik seorang pedagang di daerah cepu semenjak muda sudah mengikuti pergerakan anti-belanda.Pada tahun 1926 beliau di penjarakan di blora dan di buang ke boven digoel bersama sama dengan Tjan Tok Giap dan Tjan Tok Gwan yang bersaudara bersama juga dengan mereka adalah Mohammad Hatta atau Bung Hatta tokoh proklamator Indonesia.

Apalagi ingin di tilik lebih jauh lagi ada nama Nie Hoe Kong yang memimpin pemberontakan terhadap belanda pada abad 18,di mana hasilnya adalah 10.000 orang Tiong Hoa di bunuh dan mayat nya di buang ke kali angke.

Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi

Masyarakat Tiong Hoa di catat juga menjadi peserta dari Sumpah Pemuda pada Tahun 1928,yaitu Keww Thiam Hong,Oey Kay Siang,John Lauw tjoan Hok,Tjio Djien Kwie.Serta patut di catat jug adalah Johan Muhammad Tjia yang berpartisipasi sebagai seorang panitia dalam kongres pemuda yang memprakarsai terjadinya Sumpah Pemuda dimana almarhum mewakili dari Jong Islamieten Bond dan menjabat sebagai Pembantu I.

Selain tokoh tokoh di atas yang ikut membantu pergerakan dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka dari penjajahan belanda,Koran Sin po sebuah koran melayu-tionghoa banyak memberikan sumbangan dalam menyebarkan informasi yang bersifat nasionalis.Harian Sinpo ini adalah harian pertama yang memuat teks lagu kebangsaan Indonesia “Indonesia Raya” dan juga turut mempelopori penggunaan nama Indonesia untuk menggantikan Hindia Belanda sejak Sumpah Pemuda pada tahun 28 oktober 1928.Selain hal hal di atas,Koran sinpo juga mempelopori penggunaan kata bumiputera menggantikan kata Inlander,dan sebagai timbal balik nya semua pers lokal menggantikan kata “tjina”/”cina” dengan kata Tionghoa.



2.Revolusi dan Pra-Kemerdekaan

Pada masa kependudukan Jepang dan dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan Indonesia ada tokoh tokoh dari etnis tiong hoa yang tercatat juga ikut aktif dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.Oei Tjong Tjoei yang salah satu anggota dewan pertimbangan pusat (Chuo Sangi In) yang merupakan sebuah badan dewan bentukan jepang untuk memberikan peran aktif kepada tokoh Indonesia di dalam lembaga pemerintahan,setelah itu Almarhum juga merupakan salah satu anggota dari BPUPKI (Badan Persiapan Usaha Kemerdekaan Indonesia).

Selain Oei Tjong Tjoei tercatat juga ada Liem Koen Hian yang juga merupakan anggota BPUPKI yang di ketuai oleh Bung Karno;Liem Koen Hian meruapakan pendiri Partai Tionghoa Indonesia yang merupakan sebuah partai nasionalis Indonesia yang berdampingan dengan kaum nasionalis Indonesia lainnya untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka.Peran beliau setelah Indonesia merdeka juga sangat banyak yaitu menjadi anggota perundingan Reville yang di pimpin amir sjarifuddin.

Salah satu quote nya yang terkenal adalah;“Jikalau Peranakan Tionghoa dengan mendengar suara hatinya mau lengketkan nasibnya bersama Indonesia ini,ia pun mesti dianggap Indonesia sejati.”.Selain Oei Tiang Tjoei dan Liem Koen Hian ada juga Oei Tjong Hauw dan Tan eng hoa yang juga merupaka anggota BPUPKI.Ada banyak pejuang yang turun kedalam medan perang yang merupakan suku Tiong Hoa tapi hanya sedikit bukti sejarah yang mencatatkan keberadaan mereka secara langsung,sehingga bukti nyata yang di miliki sekarang ini sangat sedikit bahkan hampir tidak ada.

Salah satu yang terkenal dan tercatat ikut turut serta dalam perjuangan fisik memerangi belanda adalah Tony Wen atau Boen Kin To,Boen Kin To terlahir dari sebuah keluarga berada di SungaiLiat Bangka.Dia meneruskan pendidikan hingga bangku kuliah di Cina,tetapi jalan yang di pilihnya bukanlah jalan berdagang ataupun menjadi akademisi.Setelah Jepang menyerah dia memilih untuk menetap dim kota solo untuk memimpin barisan Tionghoa.

Di kemudian hari beliau menjadi pembantu Mukarto kepala Opium en Zoutregie (Jawatan Opium dan garam),di sana beliau sering ke singapura untuk menukar candu/opium dengan senjata yang kemudian di selundupkan ke Republik untuk memperkuat barisan perjuangan,Salah satu aksi terbesar yang di lakukan oleh Tony Wen adalah beliau ikut serta dalam perobekan bendera Belanda di Hotel Oranye (sekarang Hotel Majapahit,di kota Surabaya).

Sumber :
http://booklens.com/sam-setyautama/t...a-di-indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Tionghoa-Indonesia
http://psmti-pusat.org/id/tokoh/
dan berbagai sumber lain

Tambahan :

Periode ORLA

Periode ORBA

Diubah oleh mahasiswapetra
profile-picture
Udupe memberi reputasi
-1
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 5
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
21-08-2012 20:55
Kok ndak ada Geger Pecinan?

Jakartasentrisemoticon-Mad:

Setelah kerusuhan & pembantaian 1740, kaum peranakan & cina totok kabur dari sekitar Batavia menuju Jawa Tengah. Dipimpin oleh Sing Seh (tidak ada nama keluarga, kemungkinan peranakan) mereka melakukan pemberontakan anti VOC yang diam-diam didukung oleh Pakubuwana II via Patih Natakusuma.

Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi


Setelah pengepungan Semarang gagal, Pakubuwana II berbalik ke VOC dan menyerahkan Patih Natakusuma. Di lain pihak Sing Seh mengangkat raden Mas Gerendi cucu Amangkurat III sebagai raja mereka dengan gelar Sunan Kuning. Mereka pun menyerbu Keraton Kartasura, namun akhirnya kembali digagalkan VOC & Mataram.

Pemberontakan Sing Seh ini dilakukan oleh kelas "proletar." Imigran yang tidak punya tuan tanah, tidak punya garapan. Hanya bisa jadi kuli. Meski kekuatannya besar (40 ribu orang) namun dukungan masyarakat pedesaan kurang.
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
21-08-2012 21:28
^^
soalnya kan thread ini gw khususin buat pembangunan negara indonesia nya dan pengaruh tokoh tiong hoa di belakangnya..kalo narik sampe geger pecinan berarti melenceng jauh dari tema awal dong..
gw perkirakan jangka waktu yang bakal ada di thread ini antara 1900-an sampe tahun 1960-an..kejatuhan cina di indonesia (orba)
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
21-08-2012 21:36
Quote:Original Posted By mahasiswapetra
^^
soalnya kan thread ini gw khususin buat pembangunan negara indonesia nya dan pengaruh tokoh tiong hoa di belakangnya..kalo narik sampe geger pecinan berarti melenceng jauh dari tema awal dong..
gw perkirakan jangka waktu yang bakal ada di thread ini antara 1900-an sampe tahun 1960-an..kejatuhan cina di indonesia (orba)


Iya sigh, era tersebut rada kelam. Hanya dalam setengah abad setelah itu orang2 Tionghoa di Jawa jadi terpisah dari suku lainnya. Jadinya orang pribumi diarahkan kebenciannya ke orang Tionghoa emoticon-Nohope

Ditunggu lanjutannya \emoticon-Big Grin/ Besuk ya cendulnya emoticon-Smilie (moga gak cepirit)
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
21-08-2012 21:50
Quote:Original Posted By goed.adit
Iya sigh, era tersebut rada kelam. Hanya dalam setengah abad setelah itu orang2 Tionghoa di Jawa jadi terpisah dari suku lainnya. Jadinya orang pribumi diarahkan kebenciannya ke orang Tionghoa emoticon-Nohope

Ditunggu lanjutannya \emoticon-Big Grin/ Besuk ya cendulnya emoticon-Smilie (moga gak cepirit)


yaah jadi gatel ngetik masalah itu...
brb ngetik deh...
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
21-08-2012 22:50
Karena masalah/tema yang di angkat di thread ini sangat sangat sensitif,dan gw sebagai manusia pasti tidak lepas dari kesalahan baik yang sudah ataupun akan terjadi di penulisan maupun penjelasan.Saya mohon maaf sebesar besarnya apabila nanti akan ada yang tersinggung,dan apabila saya memang salah saya akan mengkoreksi permasalahan itu.Akan tetapi saya sangat sangat tidak menerima adanya junker,flammer ataupun orang yang berusaha merusak isi thread ini.Pasti akan gw lempar bata dan gw laporin ke thread laporan,supaya di ban..jadi jangan coba coba..

ooh ya..kalo comment nya cuma emo : emoticon-No Sara Please ..jangan kaget kalo terima bata melayang!!!


Sejarah singkat rasialisme terhadap etnis Tionghoa di Indonesia

Pada jaman penjajahan belanda suku cina di Indonesia di bagi menjadi dua yaitu : Kiau Seng (warga keturunan yang sudah melupakan budaya dan ajaran nenek moyang,karena sudah berbaur dan berasimilasi)-Cina Benteng dan Hoa-Kiau yang merupakan perantauan yang datang ke Indonesia untuk melakukan perdagangan saja dan mereka masih menganggap bahwa mereka itu orang “cina”.Pada masa penjajahan Belanda status masyarakat di Indonesia akan di bedakan menjadi tiga golongan yaitu :
1.Lapisan atas : Golongan Eropa dan Indo (blasteran)
2.lapisan kedua : Golongan Timur Asing (Arab dan Cina)
3.Lapisan Ketiga/Terakhir : Golongan Pribumi.
Berbeda dengan kelompok arab,kelompok cina lebih susah untuk membaur dengan kelompok bumiputera.Hal ini di sebabkan oleh faktor agama,adat istiadat ,status sosial dll.Hal inilah yang menyebabkan perbedaan status sosial yang membuat masyarakat cina dan pribumi tidak bisa berbaur dengan baik,tidak seperti masyarakat Arab yang memiliki keyakinan sama sehingga lebih bisa berbaur dengan masyarakat Pribumi.
Maju ke tahun 1740 dimana pembantaian masyarakat Cina –Chineezenmoord- oleh pemerintahan kolonial belanda,Hal ini di sebabkan oleh VOC yang menganggap bahwa orang cina di anggap sebagai pesaing paling berat dalam bidang ekonomi di Indonesia.Masyarakat Tionghoa Indonesia pada waktu itu menguasai hampir semua sektor dan aspek perdagangan di Indonesia.
DI buat Time line aja ya biar ga bingung :

1690- Pada jaman itu masyarakat pribumi dan tiong hoa masih terjalin dengan baik,masih banyak orang cina yang menduduki jabatan jabatan penting di kerajaan.Melihat hal tersebut VOC merasa di perlukan adanya pembatasan.VOC memberlakukan yang di namakan kapitan Tionghoa,dimana tugasnya adalah pencatatan para imigran cina yang datang semenjak tahun 1683.Dari sana VOC akan menyaring siapa yang boleh menjadi warga Batavia mana yang tidak boleh.
1706-VOC sedikit melonggarkan peraturan di mana kapal tiong hoa besar boleh mengangkut 100 penumpang dan kapal kecil membawa 50 penumpang,dengan biaya bagi kapal besar 1000 ringgit dan 500 ringgit untuk kapal kecil,dari situ mulai banyak lagi arus imigran cina ke batavia.
1717-Pada masa pemerintahan Van Swol,arus imigrasi masyarakat cina ini bisa di hentikan dengan cara menurunkan harga teh dari pedagang Tiong Hoa.Tapi cara ini bagaikan pisau bermata dua karena cara ini merugikan VOC,karena tidak lagi mendapat pemasukan bea dari imigran Cina.

Ledakan penduduk cina di tionghoa antara rentan waktu tahun 1719 hingga 1739 adalah Jika pada tahun 1719 tercata hanya ada 7550 jiwa warga tiong hoa di batavia pada tahun 1739 tercatat ada 10.574 jiwa.Hal ini menyebabkan banyaknya gangguan di masyarakat dan menimbulkan keresehan bagi VOC karena tidak semuanya masyarakat cina ini memiliki ketrampilan.Sehingga pada rentang waktu tahun 1727 hingga 1739,pemerintahan kolonialis belanda membuat peraturan untuk mendaftarkan mereka mereka yang mau hidup di batavia,dan apabila tidak mendaftarkan akan di deportasi kembali ke asalnya,VOC juga melarang warga etnis cina untuk membuka tempat penginapan,pemadatan candu dan warung baik di dalam maupun di luar bataavia.Sistem izin menetap ini adalah salah satu cara VOC untuk memeras warga Cina.Sejak tahun 1739-1740 warga Etnis tionghoa yang tinggal di batavia berkali kali di suru membayar dan mengajukan izin menetap.Padahal menurut peraturan sebelumnya hanya membayar sekali seumur hidup.Pemerasan ini dan pungutan pungutan liar yang di lakukan belanda ini adalah salah satu cara belanda untuk menutup kerugian kerugian yang di alaminya.Situasi ini bertambah buruk karena para etnis cina yang ketakutan memilih berpangku tangan di rumah dan dengan demikian perdagangan menjadi ambruk,Berita ini pun mulai menyebar di mana para etnis tiong hoa yang tidak memiliki surat izin tinggal akan di deportasi ke negeri asalnya atau di kirim ke sri lanka unttuk di pekerjakan di sana;sedangkan kabar burung yang berhembus ke kalangan warga bumi putra adalah bahwa mereka akan di bunuh oleh warga etnis tionghoa,perempuan akan di perkosa dan menjadikan mereka serta anaknya menjadi budak.

Orang orang cina yang berada di perkampungan (di luar tembok kota batavia) memulai menyusun rencana untuk melakukan perlawanan.Karena belanda semakin beringas,main asal tangkap,penganiayaan dan menyita barang barang (yang di dasari salah tangkap,belanda tidak bisa melakukan pembedaan mana yang sudah membayar dan mana yang belum).Tindak perlilaku kejam belanda terhadap warga etnis tionghoa batavia kian menjadi ketika pada akhir tahun 1739 hingg awal tahun 1740 VOC melakukan penangkapan penangkapan terhadap etnis tionghoa mulai dari bekasi hingga tanjung priok.Pada tahun 1740 bulan februari Gubernur Jendral Valckneier mendapat laporan bahwa beberapa etnis tiong hoa yang bermaksud menyerang penjaga penjara untuk menyelamatkan teman sebangsanya yang di tahan.Melihat aksi ini Gubernur Jendral Valckeneier kemudian meresolusikan penangkapan terhadapa para etnis tiong hoa yang “di anggap” mencurigakan,dan juga bagi yang mereka tidak bisa membuktikan memiliki pekerjaan akan di buang ke sri lanka.

--
Kekerasan yang di laksanakan belanda terhadap etnis tiong hoa semakin membuat para etnis cina ingin membalas perlakuan itu.Di lakukannya gerakan anti-belanda yang semakin meningkat dan menarik banyak simpatisan.Pada akhir september 1740 sudah ada 1000 orang di pabrik gula gandaria.Mereka berniat untuk melakukan perlawana terhadap VOC.Jumlah ini terus berkembang dari awktu ke waktu hingga sampai 5000 orang.Tetapi tidak di sangka ada orang yang berkhianat dan melaporkan kumpulan dan gerakan massa ini ke gubernur jendral.
Singkat cerita (ga usah terlalu detail lah ya...emoticon-Big Grin)
Pada bulan oktober awal di mulai lah pembantaian oleh VOC terhadap para masyarakat cina .Pada hari kedua yaitu tanggal 10 oktober 1740,pembantaian itu bukan tambah mereda tapi malah semakin mengerikan.Gubernur Jendral Valckenier menginstruksikan penghabisan semua etnis tiong hoa yng tersisa,termasuk yang ada di penjara dan rumah sakit.Saat itu Valckenier menjanjikan hadiah 2 dukat per kepala warga etnis cina yang berhasil di pancung (pemberian hadiah ini,karena VOC tidak hanya mengerahkan para tentaranya tapi juga warga pribumi dan budak belian).
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
21-08-2012 23:24
tau tentang etnis tionghoa ....
berperan dalam negara paling cuma mayor john lie .. udh itu aja ...

ditunggu lanjutannya emoticon-Big Grin
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
22-08-2012 12:28
eh beneran klo etnis china susah membaur ma pribumi emoticon-Kagets

jadi diwaktu itu hub etnis china dan pribumi hanya sebatas hub perdagangan saja ya emoticon-EEK!:
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
22-08-2012 13:11
Quote:Original Posted By Jokiez
eh beneran klo etnis china susah membaur ma pribumi emoticon-Kagets

jadi diwaktu itu hub etnis china dan pribumi hanya sebatas hub perdagangan saja ya emoticon-EEK!:


seperti di atas ada 2 jenis masyarakat cina di Hindia Belanda kala itu..kiau seng dan hoa-kiau..
kalo kiau seng itu uda bisa berbaur sedangkan hoa kiau itu mereka mereka yang menganggap bahwa Hindia belanda tidak lebih dari tempat perdagangan dan tetep mempertahankan jati diri mereka.
hal ini di perumit dengan adanya latar belakang yang sangat berbeda antara masyarakat pribumi dengan masyarakat cina..
berbeda denan masy arab yang bisa membaur karena memeluk agama yang sama,kultur budaya masyarakat cina sangat berbeda dengan masyarakat pribumi
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
22-08-2012 14:58
berarti leluhur babeh ane termasuk Kiau Seng emoticon-Big Grin

punye info tentang pacinko gak gan ???
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
22-08-2012 17:00
Quote:Original Posted By mahasiswapetra
seperti di atas ada 2 jenis masyarakat cina di Hindia Belanda kala itu..kiau seng dan hoa-kiau..
kalo kiau seng itu uda bisa berbaur sedangkan hoa kiau itu mereka mereka yang menganggap bahwa Hindia belanda tidak lebih dari tempat perdagangan dan tetep mempertahankan jati diri mereka.
hal ini di perumit dengan adanya latar belakang yang sangat berbeda antara masyarakat pribumi dengan masyarakat cina..
berbeda denan masy arab yang bisa membaur karena memeluk agama yang sama,kultur budaya masyarakat cina sangat berbeda dengan masyarakat pribumi

oOo jadi begitu
nah klo sekarang yg hoa kiau tuh masih seperti yg dulu ataukah gimana ?

nah klo yg kiau seng itu membaurnya gimana sebatas berhubung dagang ataukah udah masuk ke pernikahan segala?
Quote:Original Posted By ampas51
berarti leluhur babeh ane termasuk Kiau Seng emoticon-Big Grin

punye info tentang pacinko gak gan ???

wah bisa dishare nih pengalaman Babehnya gans
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
22-08-2012 17:13
Quote:Original Posted By ampas51
berarti leluhur babeh ane termasuk Kiau Seng emoticon-Big Grin

punye info tentang pacinko gak gan ???


pacinko uda jauh melenceng dari keinginan awal thread ini di buat..
karena thread ini bertema mengenai para suku tiong hoa yang berjuang dalam membela negara dalam periode 1900-1965..


Quote:Original Posted By Jokiez

oOo jadi begitu
nah klo sekarang yg hoa kiau tuh masih seperti yg dulu ataukah gimana ?

nah klo yg kiau seng itu membaurnya gimana sebatas berhubung dagang ataukah udah masuk ke pernikahan segala?

wah bisa dishare nih pengalaman Babehnya gans



Quote:Original Posted By Jokiez

oOo jadi begitu
nah klo sekarang yg hoa kiau tuh masih seperti yg dulu ataukah gimana ?

nah klo yg kiau seng itu membaurnya gimana sebatas berhubung dagang ataukah udah masuk ke pernikahan segala?

wah bisa dishare nih pengalaman Babehnya gans


gw jawab di thread tanya jawab aja ya..
pembahasan mengenai kiau seng hoa kiau mungkin bisa berhenti d sini...
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
22-08-2012 18:29
Quote:Original Posted By mahasiswapetra
pacinko uda jauh melenceng dari keinginan awal thread ini di buat..
karena thread ini bertema mengenai para suku tiong hoa yang berjuang dalam membela negara dalam periode 1900-1965..







gw jawab di thread tanya jawab aja ya..
pembahasan mengenai kiau seng hoa kiau mungkin bisa berhenti d sini...


oke deh emoticon-Big Grin

nah sekarang yg nyambung ma thread
selama masa pra dan saat kemerdekaan orang2 TiongHoa tsb ga punya organisasi kek Budi Utomo, SI atau Jong Sumatranen Bond gitu atau mereka bergabung dg organisasi menurut daerah asal (domisili)

trus saat peristiwa G30S bagaimana kondisi mereka ?
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
22-08-2012 18:47
wah pembahasannya menarik banget

ayo dilanjut lagi Gan emoticon-Smilie

udah ane bukmak nih
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
22-08-2012 19:10
Di share juga gan tentang program ekonomi "Ali-Baba" yang bertujuan buat memajukan kaum pedagang Tionghoa dan Pribumi emoticon-I Love Indonesia (S)


CMIIW emoticon-Peace
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
22-08-2012 23:31
Ternyata bener kata guru sejarah ane yg udah sepuh waktu SMP, rasisme suku Tionghoa sudah ada sejak jaman VOC. Pribumi mindsetnya diarahkan untuk membenci Tionghoa kala itu, padahal realitanya suku Tionghoa selalu dijadikan "tameng hidup" VOC. Politik devide et impera.

Terkutuklah kau, mantan master! emoticon-Mad:

Ane juga baru tau ada orang Tionghoa di tubuh BPUPKI. Di buku sejarah ane ga pernah disebut tuh emoticon-Big Grin

Ohya, gimana nasibnya orang Tionghoa ini pas kedatangan Jepang? Apa mereka masih jadi bulan-bulanan orang Jepang?
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
23-08-2012 00:02
IMO pembantaian 10 Oktober 1740 oleh VOC ini terjadi akibat perlawanan masyarakat Tionghoa yang kurang sporadis dan adanya perlawanan seperti pat tee kwan (delapan pendekar) serta pengikutnya malah membuat VOC murka.

coba kalo semua bersatu padu seperti boxer rebellion mungkin VOC uda jadi sejarah dan ganti para kompeni itu yang hanyut di kali angke.

ada info juga ga Gan republik Lan Fang sumbangsihnya seperti apa aja di Mandor-KalBar?
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
23-08-2012 17:37
Quote:Original Posted By goed.adit
Iya sigh, era tersebut rada kelam. Hanya dalam setengah abad setelah itu orang2 Tionghoa di Jawa jadi terpisah dari suku lainnya. Jadinya orang pribumi diarahkan kebenciannya ke orang Tionghoa emoticon-Nohope

Ditunggu lanjutannya \emoticon-Big Grin/ Besuk ya cendulnya emoticon-Smilie (moga gak cepirit)


Dalam masyarakat agraris (bahkan dalam ajaran Confucianisme), posisi para pedagang itu selalu berada di strata paling bawah. Mereka dianggap seperti benalu yang hanya bisa hidup dari keringat orang lain. Jadi menurut ane kebencian terhadap orang Cina yang rata2 hidup dari berdagang itu sudah ada sejak lama.
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
23-08-2012 20:19
Quote:Original Posted By betara10
Dalam masyarakat agraris (bahkan dalam ajaran Confucianisme), posisi para pedagang itu selalu berada di strata paling bawah. Mereka dianggap seperti benalu yang hanya bisa hidup dari keringat orang lain. Jadi menurut ane kebencian terhadap orang Cina yang rata2 hidup dari berdagang itu sudah ada sejak lama.


Tidak selalu... Pedagang di jawa dulu itu dihargai, mereka yang membawa komoditas2 langka ke pedalaman.

dalam catur warna pedagang juga punya tempat sendiri lho...
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
23-08-2012 21:25
Quote:Original Posted By Jokiez


oke deh emoticon-Big Grin

nah sekarang yg nyambung ma thread
selama masa pra dan saat kemerdekaan orang2 TiongHoa tsb ga punya organisasi kek Budi Utomo, SI atau Jong Sumatranen Bond gitu atau mereka bergabung dg organisasi menurut daerah asal (domisili)

trus saat peristiwa G30S bagaimana kondisi mereka ?


d saat pra kemerdekaan ada juga partai tiong hoa indonesia yang anggotanya termasuka liem kon hian yang tadi uda d sebutin d atas..heheh
bahkan partai ini bisa masuk ke voolksraad (macem dpr jaman itu)

selain partai tiong hoa indonesia yang d diriin tahun 1932 (CMIIW)..orang orang tiong hoa indonesia waktu sumpah pemuda ada yang tergabung dari daerah daerah asal mereka..seperti kwee thiam hong yang anggota jong sumatra



saat pecahnya g30s pki..cina yang terkenal dengan komunis nya juga terkena dampak..pembakaran universitas res republik (sekarang tri sakit),pembakaran rumah rumah orang tiong hoa dan juga penyerangan orang tiong hoa..


Quote:Original Posted By Finkolstein
Di share juga gan tentang program ekonomi "Ali-Baba" yang bertujuan buat memajukan kaum pedagang Tionghoa dan Pribumi emoticon-I Love Indonesia (S)


CMIIW emoticon-Peace


mungkin kalo "ali baba" ntar sesuai dengan berjalannya waktu ya..biar pembahasannya ga loncat loncat..hahaha
kemungkinan besok gw apdet in yang orlanya..


Quote:Original Posted By Thestrategist
Ternyata bener kata guru sejarah ane yg udah sepuh waktu SMP, rasisme suku Tionghoa sudah ada sejak jaman VOC. Pribumi mindsetnya diarahkan untuk membenci Tionghoa kala itu, padahal realitanya suku Tionghoa selalu dijadikan "tameng hidup" VOC. Politik devide et impera.

Terkutuklah kau, mantan master! emoticon-Mad:

Ane juga baru tau ada orang Tionghoa di tubuh BPUPKI. Di buku sejarah ane ga pernah disebut tuh emoticon-Big Grin

Ohya, gimana nasibnya orang Tionghoa ini pas kedatangan Jepang? Apa mereka masih jadi bulan-bulanan orang Jepang?


gw pertama dapat infonya malah dari temen gw..emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

ya soalnya tiong hoa kan bisa jadi sapi peras VOC..mereka yang megang kendali sedangkan orang tiong hoa yang menjadi pedagang..kena banyak pungli..

--
yaa kan maklum soalny ORBA kan emang menekan pengaruh cina di indonesia..bahkan sampe sekarang..


--
waktu jaman penjajahan jepang,koran koran cina yang ada di Indonesia di tekan oleh pemerintahan jepang para jurnalis cina di tangkap,hasil dagangan dan produksi di rampas oleh jepang (gw rasa semua nya deh ga cuma cina doang)..rumah rumah di rampok (ini di alami alm nenek ama alm kakek gw,waktu malam pesta nikahan beliau..jepang datang trus rampok apa aja yang ada;sekali lagi gw rasa ini berlaku buat semua orang bukan cuma cina aja)
0 0
0
Cina Bela Negara : Sejarah Cina Peranakan Membela Ibu Pertiwi
24-08-2012 06:10
minta link pembahasan kiau seng hoa kiau yg lebih detil dung emoticon-Malu
0 0
0
Halaman 1 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia