others
Batal
link has been copied
138
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000010289789/ltgtltgt-all-about-gorontalo-ltgtltgt
Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatu Tempatnya Sharing / bertanya tentang Gorontalo (objek wisata, tempat makan, kuliner, tempat rekreasi,adat istiadat, kebudayaan, dan segala hal tentang gorontalo) bagi agan-agan yang mau share tentang segala hal tentang Gorontalo dipersilahkan,.. Dengan memperhatikan Rules Yang ada > :army: RULES :army: 1. Dilarang Mengeluarkan kata-kata yg tidak pantas
Lapor Hansip
26-08-2011 05:18

<><> All About Gorontalo <><>

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatu


<><> All About Gorontalo <><>

Tempatnya Sharing / bertanya tentang Gorontalo (objek wisata, tempat makan, kuliner, tempat rekreasi,adat istiadat, kebudayaan, dan segala hal tentang gorontalo)

bagi agan-agan yang mau share tentang segala hal tentang Gorontalo dipersilahkan,..

Dengan memperhatikan Rules Yang ada >
Quote:

emoticon-army: RULES emoticon-army:


1. Dilarang Mengeluarkan kata-kata yg tidak pantas dikeluarkan
2. NO SARA..!!!
3. Gambar & video lebih dari 2 harus di spoiler.
4. Hormatilah Newbie.
5. Dilarang Nge-Junk..!!! (Mempost hal-hal yang tidak berguna)
6. Dilarang Menghina User Lain
7. No 4L4Y...!!!
8. Diusahakan untuk user, tidak dopost, threepost, dll. Jikalau terjadi, harap diedit
9. Postingan yang OOT harap di Spoiler / Quote.
10. Budayakan MULTIQUOTE..!!!!
11. PRIME ID ONLY...!!!!
12. Mohon, bertanyalah dengan sopan
13. Dilarang Chit Chat Disini > sudah disediakan tempatnya > Lounge REGGOR
14. Taati Rule yang ada..!!!




thread ini membahas segala hal tentang Culture yang ada di gorontalo,
(objek wisata, tempat makan, kuliner, tempat rekreasi,adat istiadat, kebudayaan, dan segala hal tentang gorontalo),

semoga bermanfaat bagi kaskuser khususnya regional Gorontalo,
apabila ada saran/kritik...dipersilahkan emoticon-Smilie

Quote:
KEPADA AGAN" KASKUSER, yang mempunyai informasi tentang Gorontalo seputar Kuliner,Adat/istiadat,tempat wisata dan kebudayaan...mohon bantuan dan kerja samanya untuk dishare dsni




<><> All About Gorontalo <><>


Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu
profile-picture
profile-picture
Kaskus Support 14 dan lina.wh memberi reputasi
2
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 8
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 05:19

History Of Hulondalo

Gorontalo adalah provinsi yang ke-32 di Indonesia. Sebelumnya, Gorontalo merupakan wilayah Kabupaten Gorontalo dan Kota Madya Gorontalo di Sulawesi Utara. Seiring dengan munculnya pemekaran wilayah berkenaan dengan otonomi daerah, provinsi ini kemudian dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2000 tertanggal 22 Desember 2000.

Provinsi Gorontalo terletak di pulau Sulawesi bagian utara atau di bagian barat Sulawesi Utara. Luas wilayah provinsi ini 11,257.07 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 930,060 jiwa (Data Pilgub 2006), dengan tingkat kepadatan penduduk 83 jiwa/km². Penjabat Gubernur Gorontalo pertama adalah Drs. Tursandi Alwi, yang dilantik pada peresmian Provinsi Gorontalo pada tanggal 16 Februari 2001. Tanggal ini selanjutnya, sekalipun masih kontroversial, diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Provinsi Gorontalo hingga sekarang.

Batas Wilayah :
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Gorontalo, batas wilayah Provinsi Gorontalo adalah sebagai berikut:
Utara: Laut Sulawesi
Timur: Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara
Selatan: Teluk Tomini
Barat: Kabupaten Parigi Moutong dan Buol, Provinsi Sulawesi Tengah

Sejarah :

Gorontalo seperti daerah lainnya di Indonesia pernah lama dijajah oleh Belanda akan tetapi lebih dahulu merdeka ketimbang Indonesia. Gorontalo merdeka pada tahun 1942 ketika penjajah Belanda digantikan oleh Jepang. Pada tanggal 23 Januari 1942 itulah Gorontalo merdeka dengan perjuangan rakyat bersama tokoh pejuang heroiknya yaitu Nani Wartabone dan Kusno Danupoyo

Bahasa Daerah :
Sebenarnya ada banyak bahasa daerah di Gorontalo. Namun hanya tiga bahasa yaitu: bahasa Gorontalo, bahasa Suwawa dan bahasa Atinggola. Dalam proses lahirnya bahasa yang ada khusus untuk bahasa daerah adalah bahasa Gorontalo. Saat ini bahasa Gorontalo telah dipengaruhi oleh bahasa Indonesia, sehingga kemurnian bahasa agak sulit diperoleh di Gorontalo.

Media Cetak :
Hingga saat ini ada 2 buah harian/surat kabar yang terbit di Gorontalo yaitu : Gorontalo Post dan Tribun Gorontalo. Beberapa waktu lalu sempat juga terbit Limboto Express, media milik Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang kemudian sudah tidak terbit lagi. Selain itu, juga pernah terbit Koran Gorontalo yang juga tidak berumur panjang.

Rumah adat :
* Bandayo Po Boibe
* Dulohupa

Senjata tradisional :
* Sabele/Parang

<><> All About Gorontalo <><>


Arti Lambang :
Model pohon kelapa yang melengkung: gerak dinamis dan tidak diam, tetapi selalu berbuat untuk masa depan.
Sayap maleo yang mengembang: dinamika siap untuk tinggal landas dan siap bersaing serta berjumlah 16 helai menandakan tanggal kelahiran Provinsi Gorontalo (16 Februari 2000).
Buku yang terbuka: keinginan masyarakat untuk untuk siap meraih prestasi dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Iman dan Taqwa secara terus menerus.
Bintang: cita-cita yang tinggi dan lambang keagamaan.
Pita: keinginan masyrakat Gorontalo untuk menyerap, merekam, dan memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi.
Padi dan Kapas: kemakmuran dan kesejahteraan (seperti pada Pancasila).
Rantai: pengakuan persatuan dan kesatuan dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika serta berjumlah 23 butir melambangkan tanggal 23 Januari.
Kapas yang berjumlah 19 buah dan padi berjumlah 42 butir melambangkan tahun 1942.


Arti Warna :
Biru keunguan: tenang, setia, dan selalu ingin mempertahankan kebenaran dan harapan masa depan yang cerah.
Hijau: kesuburan.
Kuning: keagungan dan kemuliaan.
Putih: kesucian dan keluhuran.
Merah: keberanian dan perjuangan.
0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 05:26

Kuliner Khas Gorontalo

Quote:

BINTHE BILUHUTA


<><> All About Gorontalo <><>


milu siram atau binthe biluhuta adalah makan khas yang cukup terkenal di gorontalo. Dalam bahasa indonesia artinya jagung yang di guyur (disiram) pake air. Semacam sop jagung. Jagung dalam bahasa gorontalo sehari - sehari disebut milu.

Yang sudah menjadi bahasa yang dikenal didaerah gorontalo adalah milu siram...

resep

bahan :

- 10 biji jagung muda (pipil)
- 1/2 butir kelapa parut
- 1 ekor ikan tongkol
- 250 gr udang kupas
- 10 buah belimbing wuluh
- 10 batang daun kemangi

bumbu :

- 10 buah bawang merah iris-iris
- 4 buah cabe rawit

cara membuat :
rebus jagung sampai masak
rebus terpisah ikan tongkol setelah masak buang tulangnya lalu diiris kecil atau di cuil-cuil
setelah jagung mendidih masukkan udang dan belimbing, masak dengan api kecil
lalu masukkan bumbu dan daun cemangi, didihkan.
Makanan siap disajikan
sambal dihaluskan :
20 buah cabe rawit
1/2 sdt garam

pelengkap :

- irisan daun bawang
- jeruk nipis
- bawang merah
- kecap manis
- sambel



Quote:ada lagu"nya juga lho untuk kuliner ini...emoticon-Smilie

Monga Binthe silahkan di sedot <<<



emoticon-Add Friend (S)emoticon-Add Friend (S) emoticon-Add Friend (S) emoticon-Add Friend (S) emoticon-Add Friend (S) emoticon-Add Friend (S) emoticon-Add Friend (S) emoticon-Add Friend (S) emoticon-Add Friend (S)


NASI KUNING

Quote:

<><> All About Gorontalo <><>


nasi kuning adalah makanan khas gorontalo. Makanan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan kunyit serta santan dan rempah-rempah. Dengan ditambahkannya bumbu-bumbu dan santan, nasi kuning memiliki rasa yang lebih gurih daripada nasi putih. Nasi kuning adalah salah satu variasi dari nasi putih yang sering digunakan sebagai tumpeng. Nasi kuning biasa disajikan dengan bermacam lauk-pauk khas indonesia.

Quote:
tumpeng

dalam tradisi indonesia warna nasi kuning melambangkan gunung emas yang bermakna kekayaan, kemakmuran serta moral yang luhur. Oleh sebab itu nasi kuning sering disajikan pada peristiwa syukuran dan peristiwa-peristiwa gembira seperti kelahiran, pernikahan dan tunangan. Dalam tradisi bali, warna kuning adalah salah satu dari empat warna keramat yang ada, disamping putih, merah dan hitam. Nasi kuning oleh karena itu sering dijadikan sajian pada upacara kuningan,

tapi kalau di gorontalo nasi kuning sudah menjadi makanan sehari-hari yang mudah dijumpai diberbagai warung-warung makan tradisional digorontalo

Quote:"jangan makan nasi kuning pagi-pagi nanti mo bkin manganto" adalah kata" yang sering kita dengar khususnya didaerah gorontalo, emoticon-Bingungapakah nasi kuning mengandung obat tidur ??? emoticon-Ngakak

0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 05:30
resempred emoticon-Malu (S)
0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 05:37

Objek Wisata Gorontalo

OBJEK WISATA PEMANDIAN AIRPANAS LOMBONGO


lombongo


Quote:
Objek wisata Pemandian Air Panas Lombongo atau Lombongo Hot Springs terletak di Desa Duwano, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Gorontalo, kurang lebih 17 km dari Kota Gorontalo (ibu kota provinsi).
Dikawasan ini dapat juga ditemukan Permandian dengan air gunung yang sejuk . dan kadang kadang menjadi iven perbagai atraksi kesenian .
Di samping itu, mereka dapat menikmati hangat air di tempat pemandian (kolam renang) Lombongo yang juga sangat bermanfat untuk menyembuhkan penyakit kulit.
Kolam renang yang berisi air hangat ini berukuran 500 m2 dengan kedalaman 1 hingga 2 meter.



lombongo



lombongo


Quote:
Pemandian Air Panas Lombongo atau Lombongo Hot Springs merupakan salah satu obyek wisata alam andalan Provinsi Gorontalo yang diresmikan oleh Bupati Gorontalo, Drs. P.P. Keppel pada tanggal 6 April 1989. Secara keseluruhan, kawasan obyek wisata ini memiliki luas sekitar 32 ha. Di kawasan ini terdapat dua macam kolam renang, yaitu kolam air panas dan kolam air dingin.



lombongo



lombongo


Quote:Di sekitar pemandian ini terdapat aliran sungai serta berbagai jenis pepohonan yang menyejukkan dan menyegarkan, sehingga tempat ini sangat cocok untuk menghilangkan kepenatan setelah sibuk bekerja.


lombongo




Quote:Keistimewaan

Pemandian Air Panas Lombogo memiliki keunikan yang sangat menakjubkan. Air yang keluar dari mata air di sela-sela bebatuan itu dapat digunakan untuk merebus telur hingga matang. Bahkan, air tersebut dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit. Di samping itu, pengunjung dapat menikmati kehangatan air kolam renang sambil menyaksikan berbagai atraksi kesenian yang sering dipentaskan di tempat ini.


lombongo



Quote:Lokasi

Pemandian Air Panas Lombongo terletak di Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.




Quote:Akses

Obyek wisata ini terletak sekitar 17 km dari pusat Kota Gorontalo. Perjalanan dari Kota Gorontalo menuju lokasi dapat ditempuh dengan menggunakan mobil sewaan maupun ojek.



Quote:Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke lokasi pemandian ini relatif murah, yaitu Rp.3.000 murah meriah emoticon-Ngakak (S)



Quote:Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Pengunjung yang tidak sempat membawa bekal makanan tidak perlu khawatir. Di sekitar lokasi tersedia warung-warung yang menjual makanan dan aneka camilan.


Quote:sumber gambarnya dri om guggle...ane bru 1x kesana...emoticon-Smilie
IALLAH bisa jadi referensi agan" buat milih tempat wisata...murah meriah di gorontalo...emoticon-Ngakak (S)


emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia





Quote:
OBJEK WISATA BENTENG OTANAHA


benteng



Quote:
Selayang Pandang

Benteng Otanaha dibangun sekitar tahun 1522 M oleh Raja Ilato atas prakarsa para nahkoda kapal Portugis yang berlabuh di pelabuhan Gorontalo untuk memperkuat pertahanan dan keamanan negeri dari serangan musuh. Benteng ini dibuat dari bahan-bahan berupa pasir, batu kapur dan telur burung maleo sebagai semen atau bahan perekatnya.

benteng


Menurut cerita, Raja Ilato memiliki dua orang putri dan seorang putra, yaitu Ndoba, Tiliaya dan Naha. Ketika berusia remaja, Naha pergi merantau ke negeri seberang, sedangkan kedua saudara perempuannya tinggal di wilayah Kerajaan Gorontalo. Singkat cerita, tahun 1585, Naha kembali ke negerinya dan memperistri Ohihiya. Hasil perkimpoian mereka melahirkan Paha (Pahu) dan Limonu. Suatu ketika, terjadi perang melawan pemimpin transmigran, Hemuto. Naha dan Paha tewas dalam perang tersebut. Limonu pun menuntut balas atas kematian ayah dan kakaknya.

benteng



Dalam perang melawan Hemuto, Naha, Ohihiya, Paha, dan Limonu memanfaatkan ketiga benteng tersebut sebagai pusat kekuatan pertahanan. Untuk mengenang perjuangan mereka, ketiga benteng di atas diabadikan dengan nama benteng Otanaha, Otahiya, dan Ulupahu. Namun, dalam perkembangannya, benteng ini lebih dikenal dengan nama Benteng Otanaha.

Quote:Keistimewaan


benteng


Benteng Otanaha terletak di atas sebuah bukit. Untuk sampai ke puncak Benteng Otanaha, pengunjung harus mendaki dengan melewati 4 buah tempat persinggahan dan 348 buah anak tangga. Uniknya, jumlah anak tangga pada setiap persinggahan tidak sama. Dari dasar ke tempat persinggahan I terdapat 52 anak tangga, dari persinggahan I ke persinggahan II terdapat 83 anak tangga, dari persinggahan II ke persinggahan III terdapat 53 anak tangga, dan dari persinggahan III ke persinggahan IV terdapat 89 anak tangga. Selanjutnya, untuk sampai ke area benteng terdapat 71 anak tangga.

benteng




Meskipun pendakian tersebut cukup melelahkan, namun begitu tiba di puncak benteng, kelelahan itu segera terobati oleh keindahan alam di sekitar benteng. Pengunjung dapat menikmati keindahan Danau Limboto, sawah-sawah terbentang luas dan hijau, serta keindahan Kota Gorontalo. Selain itu, pengunjung akan merasakan suasana tenang dan hembusan semilir angin yang bertiup sepoi-sepoi.

Quote:Lokasi


benteng


Benteng Otanaha terletak di atas perbukitan Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Gorontalo.

Quote:Akses

Benteng Otanaha terletak sekitar 8 km dari Kota Gorontalo. Untuk sampai ke lokasi, pengunjung dapat menyewa bentor (becak motor), karena tidak tersedia kendaraan umum, dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.

benteng


benteng



Quote:

Sejarah pembangunan Benteng

Sekitar abad ke-15,dugaan orang bahwa sebagian besar daratan Gorontalo adalah air laut. Ketika itu, Kerajaan Gorontalo di bawah Pemerintahan Raja Ilato, atau Matolodulakiki bersama permaisurinya Tilangohula (1505–1585). Mereka memilik tiga keturunan, yakni Ndoba (wanita), Tiliaya (wanita), dan Naha (pria).Waktu usia remaja,Naha melanglang buana ke negeri seberang, sedangkan Ndoba dan Tiliaya tinggal di wilayah kerajaan. Suatu ketika sebuah kapal layar Portugal singgah di Pelabuhan Gorontalo Karena kehabisan bahan makanan, pengaruh cuaca buruk, dan gangguan bajak laut. Mereka menghadap kepada Raja Ilato. Pertemuan tersebut menghasilkan sebuah kesepakatan, bahwa untuk memperkuat pertahanan dan keamanan negeri, akan dibangun atau didirikan tiga buah benteng di atas perbukitan Kelurahan Dembe, Kecamatan Kota Barat yang sekarang ini, yakni pada tahun 1525. Ternyata, para nakhoda Portugis hanya memperalat Pasukan Ndoba dan Tiliaya ketika akan mengusir bajak laut yang sering menggangu nelayan di pantai.Seluruh rakyat dan pasukan Ndoba dan Tiliaya yang diperkuat empat Apitalau, bangkit dan mendesak bangsa Portugis untuk segera meninggalkan daratan Gorontalo.Para nakhkoda Portugis langsung meninggalkan Pelabuhan Gorontalo. Ndoba dan Tiliaya tampil sebagai dua tokoh wanita pejuang waktu itu langsung mempersiapkan penduduk sekitar untuk menangkis serangan musuh dan kemungkinan perang yang akan terjadi.Pasukan Ndoba dan Tiliaya,diperkuat lagi dengan angkatan laut yang dipimpin oleh para Apitalau atau ‘kapten laut’, yakni Apitalau Lakoro, Pitalau Lagona, Apitalau Lakadjo, dan Apitalau Djailani. Sekitar tahun 1585, Naha menemukan kembali ketiga benteng tersebut. Ia memperistri seorang wanita bernama Ohihiya.Dari pasangan suami istri ini lahirlah dua putra, yakni Paha (Pahu) dan Limonu.Pada waktu itu terjadi perang melawan Hemuto atau pemimpin golongan transmigran melalui jalur utara. Naha dan Paha gugur melawan Hemuto. Limonu menuntut balas atas kematian ayah dan kakaknya. Naha, Ohihiya, Paha, dan Limonu telah memanfaatkan ketiga benteng tersebut sebagai pusat kekuatan pertahanan. Dengan latar belakang peristiwa di atas,maka ketiga benteng dimaksud telah diabadikan dengan nama sebagai berikut. Pertama, Otanaha. Ota artinya benteng. Naha adalah orang yang menemukan benteng tersebut. Otanaha berarti benteng yang ditemukan oleh Naha.

Sumber Sejarah >

http://id.wikipedia.org/wiki/Benteng_Otanaha


0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 05:37

Culture / Adat Istiadat Gorontalo

Quote:
Orang Gorontalo hampir dapat dikatakan semuanya beragama Islam (99 %). Islam masuk ke daerah ini sekitar abad ke-16. Ada kemungkinan Islam masuk ke Gorontalo sekitar tahun 1400 Masehi (abad XV), jauh sebelum wali songo di Pulau Jawa, yaitu ditandai dengan adanya makam seorang wali yang bernama ‘Ju Panggola’ di Kelurahan Dembe I, Kota Barat, tepatnya di wilayah perbatasan Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo.
Pada waktu dulu di wilayah Gorontalo terdapat pemerintahan kerajaan yang bernapaskan Islam. Raja Kerajaan Gorontalo yang memeluk agama Islam adalah Sultan Amai (1550—1585), yang kemudiannya namanya diabadikan sebagai nama perguruan tinggi agama Islam di Provinsi Gorontalo, STAIN Sultan Amai Gorontalo, yang kelak diharapkan menjadi UIN (Universitas Islam Negeri) di Gorontalo.


Quote:

<><> All About Gorontalo <><>

Masjid Agung Baiturrahim yang terletak di pusat Kota Gorontalo dewasa ini merupakan masjid tertua yang dibangun di daerah ini. Masjid tersebut didirikan bersamaan dengan pembangunan Kota Gorontalo yang baru dipindahkan dari Dungingi ke Kota Gorontalo, tepatnya Kamis, 6 Syakban 1140 Hijriah atau 18 Maret 1728 M oleh Paduka Raja Botutihe. Belaiu adalah Kepala Pemerintahan Batato Lo Hulondalo atau Kerajaan Gorontalo pada waktu itu. Masjid Baiturrahim Kota Gorontalo adalah masjid yang tua di daerah Gorontalo. Masjid ini didirikan bertalian erat dengan perkembangan Pemerintahan adat di daerah Gorontalo.
Masjid Agung Baiturrahim telah mengalami beberapa kali revoasi. Tahun 1999 dalam masa jabatan Walikotamadya Tingkat II Gorontalo Drs. Hi. Medi Botutihe, masjid direnavasi total dengan menghabiskan biaya sekitar tiga milar rupiah. Kemudian penggunaan masjid ini diresmikan oleh Presiden Baharuddin Jusuf Habibie di Istana Merdeka, Rabu, 13 Oktober 1999 (3 Rajab 1420 H).

Quote:
Gorontalo memiliki rumah adatnya sendiri, yang disebut Bandayo Pomboide dan Dulohupa. Rumah adat ini terletak di tepat di depan Kantor Bupati Gorontalo, Jalan Jenderal Sudirman, Limboto. Dulohupa terletak di di Kelurahan Limba U-2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Akan tetapi, rumah adat Dulohupa yang satu ini kini tinggal kenangan karena sudah diratakan dengan tanah. Rumah adat ini digunakan sebagai tempat bermusyawarat kerabat kerajaan pada masa lampau.


Quote:
Pakaian Adat

pakaian adat

Gorontalo memiliki pakaian khas daerah sendiri baik untuk upacara perkimpoian, khitanan, baiat (pembeatan wanita), penyambutan tamu, maupun yang lainnya. Untuk upacara perkimpoian, pakaian daerah khas Gorontalo disebut Bili’u atau Paluawala. Pakaian adat ini umumnya dikenal terdiri atas tiga warna, yaitu ungu, kuning keemasan, dan hijau.


Quote:
Nuansa Warna bagi Masyarakat Gorontalo

Dalam adat-istiadat Gorontalo, setiap warna memiliki makna atau lambang tertentu. Karena itu, dalam upacara pernikahan masyarakat Gorontalo hanya menggunakan empat warna utama, yaitu merah, hijau, kuning emas, dan ungu. Warna merah dalam masyarakat adat Gorontalo bermakna ‘ keberanian dan tanggung jawab; hijau bermakna ‘kesuburan, kesejahteraan, kedamaian, dan kerukunan’; kuning emas bermakna ‘kemuliaan, kesetian, kebesaran, dan kejujuran’; sedangkan warna ungu bermakna ‘keanggunanan dan kewibawaan’.
0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 06:06

Objek Wisata & Kenderaan Khas Gorontalo

Quote:


Pentadio Resort


Pentadio Resort adalah salah satu obyek wisata andalan provinsi gorontalo. Kata Pentadio diambil dari bahasa gorontalo yang artinya pantai-danau, sedangkan kata resort diambil dari bahasa inggris yang berarti tempat istirahat. Dinamakan Pentadio karena resort ini berada di pinggir danau Limboto yang indah dan mempesona, dan mungkin resort ini juga terletak di desa pentadio kecamatan telaga biru kabupaten gorontalo. Pada awalnya, obyek wisata seluas 14 hektar ini telah diresmikan oleh Pemerintah Belanda sejak tahun 1928, yang ditandai dengan sebuah batu peringatan di sekitar pemandian air panas di kawasan obyek wisata ini. Sejak itu, masyarakat setempat menjadikan tempat ini sebagai saran rekreasi dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.

welcome




grtlo



Objek wisata ini diresmikan oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Drs. Jusuf Kalla pada tanggal 25 Februari 2004. Objek wisata yang dibangun dengan biaya Rp 15 miliar dengan dana APB Kabupaten Gorontalo merupakan objek wisata yang bertaraf internasional, dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, serta dikelola secara profesional. Objek wisata ini terletak di Desa Pentadio, Kecamatan Telagabiru, Kabupaten Gorontalo. Lokasinya sangat menarik dan strategis karena terletak di kawasan Danau Limboto.


grtlo







Quote:
Makam Keramat “Ju Panggola”



Quote:
<><> All About Gorontalo <><>
Gerbang Makam




Makam Keramat Ju Panggola terletak di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, kira-kira 1 km ke arah barat dari lokasi Benteng Otanaha. Makam keramat ini terletak di atas bukit pada ketinggian 50 meter dari jalan raya, tepat di perbatasan Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo. Dari atas bukit ini kita dapat melihat Danau Limboto yang luas, dengan airnya yang makin kritis, dari kedalaman 32 meter kini tinggal 5 hingga 7 meter.

Quote:
grtlo



Ju Panggola adalah sebuah gelar atau julukan. Ju berarti ‘ya’, sedangkan Panggola berati ‘tua’. Jadi, Ju Panggola artinya Ya Pak Tua. Dalam sejarah nama Pak Tua tersebut adalah Ilato, yang artinya kilat. Karena kesaktian dan sifat keramatnya Ilato, mempunyai kemampuan untuk menghilang dan muncul jika negeri dalam keadaan gawat.
Pak Tua atau “Ju Panggola” gelar ini muncul dari masyarakat karena setiap beliau tampil, dengan profil Kakek Tua yang mengenakan jubah putih. Ia mempunyai jenggot putih yang sangat panjang yang melewati lutut. Ia juga dijuluki sebagai “Awuliya” karena beliau adalah penyebar agama Islam sejak tahun 1400, sebelum para Wali Songo berada di Pulau Jawa.

Quote:
grtlo



Aliran yang ditinggalkan oleh Ju Panggola adalah ilmu putih, yang diterapkan lewat “langga” atau ilmu bela diri dalam dunia persilatan. Beliau tidak secara langsung melatih para muridnya, melainkan hanya meneteskan air di mata sang murid, dan secara otomatis para muridnya memperoleh jurus-jurus persilatan secara spontan, baik melalui mimpi maupun melalui gerakan refleks.

Makam tersebut memiliki banyak keajaiban,antara lain, tanah di atas bukit itu berbau harum. Menurut sejarah bahwa bukit tersebut pernah dihuni oleh beliau sebagai tempat bermunajat ke hadirat Alla swt.

emoticon-Matabeloemoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo






Quote:
KENDERAAN KHAS GORONTALO, BENTOR (BECAK MOTOR)



Bentor adalah kendaraan khas masyarakat Gorontalo. Ide kendaraan ini berawal dari becak, yang dahulunya masih menggunakan sepeda, tetapi muncul rasa inovasi, dari masyarakat gorontalo, untuk mengganti tenaga sepeda tadi dengan sepeda motor di bagian belakangnya. Walaupun secara hukum pihak berwajib (DLLAJR) provinsi Gorontalo tidak memberikan izin beroperasinya kendaraan ini, namun jumlah kendaraan ini dari hari ke hari makin bertambah, bahkan pada saat ini sudah membanjiri kota gorontalo. dan merupakan kenderaan yang sangat diminati oleh masyarakat daerah gorontalo.

<><> All About Gorontalo <><>



kepala motor diganti dengan becak yang dirancang dari besi yang lebih kuat, sehingga mampu memuat hingga tiga orang dan barang-barang berat. Saat ini, kendraan bentor menjadi trend di Gorontalo, bahkan menurut bebeberapa sumber, bentor merupakan kendaraan yang paling banyak di Gorontalo.

Quote:Bentor-kendaraan populer gorontalo
Keberadaan bentor sendiri mampu menyaingi mobil angkot atau taksi, karena rancangannya yang kuat maka jarak tempuhnya pun bisa sampai ratusan kilometer. Bahkan, untuk menuju sebuah lokasi wisata dan pusat perbelanjaan, masyarakat Gorontalo lebih dominan menggunakan bentor, karena mudah memasuki akses yang sulit dimasuki mobil angkot.

Quote:
Bila anda melancong ke Gorontalo, maka sangat tepat bagi anda untuk menggunakan kendaraan ini, dan tentunya harganya pun murah meriah, anda bisa membawa barang yang cukup banyak dikendaraan ini. Dan salah salah satu mata pencaharian masyarakat Gorontalo adalah dengan mengemudi bentor atau menyewakan bentor ini untuk kepentingan tertentu, misalnya untuk jalan-jalan seputar Gorontalo, menuju akses pusat perbelanjaan atau ketempat lokasi wisata sekalipun.

Quote:
Kendaraan ini pun tidak sulit didapatkan, ketika anda melancong ke Gorontalo, dan tidak sempat naik angkot anda cukup menggunakan bentor untuk keperluan anda baik jarak dekat maupun jarak jauh. Bahkan tengah malam sekalipun anda mudah menemukan kendaraan ini, karena pengemudinya hingga larut malam melayani penumpangnya.


karena biaya operasional yang murah meriah emoticon-Smilie
berkisar antara Rp 3000 > Rp 5000 (tergantung dari jarak tempuh) emoticon-Blue Guy Smile (S)

terus berinovasi warga hulondalo,....emoticon-I Love Indonesia (S)


Quote:pernah atau mau ke gorontalo ??? blm afdol klu blm naik bentor emoticon-Smilie



Quote:
udah masuk wiki emoticon-Cool
http://id.wikipedia.org/wiki/Bentor


0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 06:11

Kue Khas Gorontalo

Quote:
Kue krawang khas gorontalo


<><> All About Gorontalo <><>


Bahan :
½ kg mentega
2 cangkir gula halus
5 butir telur
100 gr susu dancow
100 gr mentega wysman
50 gr maizena honiq
1 btl kecil vanili
1 kg terigu

Cara membuat :
1. Gosokan mentega + gula halus, setelah dikocok + 5 menit, masukkan 5 butir kuning telur, terus dikocok lagi + 5 menit, masukkan susu Dancow ditambah mentega wysman + maizena + vanili
2. Untuk menjadi 4 macam kue, adonan dibagi 2 yang satu bagian dicampur coklat, sebelum dicetak, masing-masing adonan tersebut dicampur dengan terigu sedikit demi sedikit sampai adonan tidak melekat lagi ditangan. Adonan siap dicetak sesuai model yang diinginkan
3. Setelah dicetak kue dipanggang oven + 15 menit kalau sudah matang kuenya diangkat kemudian diangin-anginkan setelah dingin kuenya direkatkan satu sama lain (untuk perekat memakai gula sir) kue siap untuk dihias

Bahan untuk menghias :

1 cangkir gula halus
2 butir putih telur
Cuka 2 sendok (untuk pemutih

Cara menghias :

Semua bahan dikocok sampai benar-benar berwarna putih, kemudian dibagi menjadi 5 bagian masing-masing warna putih, kuning telur, biru, merah muda, hijau atau sesuai warana yang diinginkan, kemudian bahan tersebut dimasukkan kedalam kertas roti yang berbentuk kerucut, untuk melancarkan keluarnya bahan tersebut ujung kertas digunting ujungnya sedikit. Kue siap dihias sesuai dengan keinginan.




Quote:

KUE LOPES


<><> All About Gorontalo <><>


Kue Lopes demikian nama hidangan menu khas Gorontalo ini. Menu ini hanya dapat ditemukan di Gorontalo saat Ramadhan seperti ini.

Kue ini terbuat dari bahan baku ringan menjadikan kue lopes nikmat ketika disantap ketika waktu berbuka puasa. Bentuknya yang bulat berukuran sedang memberikan rasa yang tidak membosankan.

Ditaburi kelapa menjadikan kue lopes terasa garing. Menunya yang terasa tawar harus ditaburi gula merah yang sudah dicairkan.

"Bahannya hanya tepung beras, santan, penyedap rasa, dan kelapa yang belum terlalu tua,"

Rasanya dapat dibuat sesuai selera. Untuk warna hijau biasanya menggunakan penyedap rasa pondan, warna putih rasa vanila, atau warna merah rasa strowbery.

Khusus untuk gula merah yang ditaburi diatas kue dapat dicampur pula dengan aneka rasa buah-buahan misalnya rasa durian.

Jenis kue ini dapat Anda temukan di pasar atau toko kue yang ada di Gorontalo pada saat bulan suci ramadhan. Harganya sangat terjangkau hanya Rp 1.000 per kue lopes.

0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 06:20

Songkok / Kopiah Keranjang Khas Gorontalo

Quote:

<><> All About Gorontalo <><>


Kopiah atau Songkok atau lazim di sebut penutup kepala pria adalah hal yang umum dikenal di negeri ini, umumnya terbuat dari kain beludru hitam. Penutup kepala pria ini sempat menjadi salah satu ciri busana nasional. Bahkan sempat pula menjadi ciri kemusliman bagi para pria muslim yang memakainya. Memang, penggunaan kopiah hitam seolah tak bisa dilepaskan dari kegiatan ibadah seperti ketika melaksanakan sholat berjamaah di masjid. Demikian gambaran singkat mengenai penutup kepala yang umumnya melekat di benak kita semua. Namun, seperti juga pelengkap busana yang lain, penutup kepala pria inipun tidak luput dari perkembangan mode. Belakangan, penggunaan kopiah hitam sebagai penutup kepala telah pula tersentuh oleh laju perkembangan mode yang tak henti melanda. Hitamnya kopiah tidak lagi polos. Sulaman benang keemasan dengan desain unik yang tak jarang berbau etnis tradisional suatu daerah tampak mulai seringkali digunakan pada acara – acara resmi dan kegiatan keagamaan. Begitupun adanya dengan songkok khas gorontalo yang di kenal dengan nama Upiya Karanji.

Penutup Kepala anyaman khas Gorontalo ini merupakan realita modernisasi yang bernuansa tradisional dan sebuah evolusi dari songkok – songkok yang ada di pasaran umum. Memiliki warna yang khas serta desain sulaman yang memiliki nilai seni pada setiap sisi songkoknya. Kerajinan Kopiah Keranjang khas masyarakat Gorontalo sering di jadikan cendera mata atau oleh – oleh bagi yang pernah mengunjungi gorontalo atau warga gorontalo yang akan berkunjung ke daerah lain. Songkok ini sering dipakai pada acara – acara resepsi kekeluargaan, resepsi kenegaraan dan kegiatan keagamaan.

Songkok Khas Gorontalo yang sering di jadikan cendera mata
bagi yang mengunjungi daerah ini

Apa sih yang menarik dari Kopiah Keranjang (Upiya Karanji) khas Gorontalo ini? Pertama adalah keunikannya yang sangat kuat menampilkan warna etnis tradisional dan seni budaya suku gorontalo. Dan yang Kedua adalah kenyamanan bagi pemakainya, karena terbuat dari anyaman mintu, kopiah keranjang ini tidak terasa panas meski lama dikenakan. Yang ketiga, adalah bahan baku pembuatannya yaitu kulit kayu Pohon Mintu yang konon hanya ada di hutan – hutan Gorontalo.

Pohon Mintu, yang hanya tumbuh di hutan – hutan Gorontalo itu tak ubahnya seperti pohon rotan liar. Berbeda dengan rotan yang keras dan getas, sulur – sulur pohon Mintu tampak lebih lentur dan benyak mengandung air. Untuk membuat kopiah keranjang terlebih dahulu sulur Mintu dikeringkan di bawah matahari sampai warna kulitnya kecoklatan. Lalu dengan sangat hati – hati, kulit tersebut dilepaskan dari batangnya dengan menggunakan pisau khusus. Sedangkan bagian dalam batangnya yang mirip batang bambu dibelah – belah sebesar lidi.

Songkok Khas Gorontalo (Upiya Karanji)
yang bersulamkan Nama Daerah Gorontalo

Selain Songkok, produksi kerajinan lainnya adalah
Topi Keranjang dengan berbagai macam motif

Setelah seluruh proses persiapan bahan selesai, barulah penganyaman kopiah dilakukan. Menggunakan lidi yang terbuat dari bilah – bilah Mintu, Kopiah mendapatkan kerangka yang membuatnya tidak mudah berubah bentuk. Lidi Mintu yang biasanya sangat panjang itu kemudian dianyam dengan kulit batangnya sehingga terbentuklah kopiah seperti yang dikehendaki pengrajin. Bentuk Kopiah Keranjangpun bervariasi, ada yang berbentuk seperti kopiah konvensional ada pula yang berbentuk bulat. Apapun bentuknya, keunikan yang diciptakan oleh gradasi warna kulit Mintu tak pernah kehilangan pesonanya. Inilah yang membuat Kopiah Keranjang (Upiya Karanji) khas Gorontalo sangat digemari oleh pengunjung daerah ini. Untuk proses pembuatan Kopiah Keranjang ini, akan di bahas pada artikel berikutnya secara lengkap dan mendetail.

Seperti kebanyakan kerajinan khas daerah se – Nusantara, Kopiah Keranjang Gorontalo ini tidak terlalu mudah ditemui di pertokoan. Di pasar – pasar tradisional pun agaknya semakin sulit di temukan. Disamping tingkat produksinya sangat tergantung pada semakin sedikitnya jumlah pengrajin (Kebanyakan berada di daerah pelosok), bahan baku yang berasal dari pohon Mintu pun hanya ada di Gorontalo. Pemerintah Daerah Gorontalo pun telah memprogramkan kerajinan ini pada sentra UKM masyarakat guna menunjang kesejahteraan masyarakat Gorontalo dan lestarinya kerajinan khas Gorontalo, Upiya Karanji.

Quote:kupiah keranjang ini pernah dipakai Alm. Mantan Presiden RI Abdul Rahman Wahid, sewaktu berkunjung di gorontalo.


0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 06:23

Pahlawan Gorontalo > NANI WARTABONE

<><> All About Gorontalo <><>


Quote:Nani Wartabone, (lahir 30 Januari 1907 – meninggal di Suwawa, Gorontalo, 3 Januari 1986 pada umur 78 tahun), yang dianugerahi gelar "Pahlawan Nasional Indonesia" pada tahun 2003, adalah putra Gorontalo dan tokoh perjuangan dari provinsi yang terletak di Sulawesi Utara itu. Perjuangannya dimulai ketika ia mendirikan dan menjadi sekretaris Jong Gorontalo di Surabaya pada 1923. Lima tahun kemudian, ia menjadi Ketua Partai Nasional Indonesia (PNI) Cabang Gorontalo.

Tiga tahun sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, ia bersama masyarakat setempat terlebih dulu memproklamasikan kemerdekaan Gorontalo, yaitu pada tanggal 23 Januari 1942.

Setelah tentara Sekutu dikalahkan Jepang pada Perang Asia-Pasifik, Belanda merencanakan pembumihangusan Gorontalo yang dimulai pada 28 Desember 1941 dengan mulai membakar gudang-gudang kopra dan minyak di Pabean dan Talumolo.




Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Nani_Wartabone

<><> All About Gorontalo <><>
0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 06:24

Tarian khas gorontalo

TARIAN SARONDE


<><> All About Gorontalo <><>

Quote:
Tari Saronde adalah tari pergaulan keakraban dalam acara resmi. Tarian ini diangkat dari tari adat malam pertunangan pada upacara adat perkimpoian daerah Gorontalo.

Saronde sendiri terdiri dari musik dan tari dalam bentuk penyajiannya. Musik mengiringi tarian Saronde dengan tabuhan rebana dan nyanyian vokal, diawali dengan tempo lambat yang semakin lama semakin cepat.

Dalam penyajiannya, pengantin diharuskan menari, demikian juga dengan orang yang diminta untuk menari ketika dikalungkan selendang oleh pengantin dan para penari.

Iringan rebana yang sederhana merupakan bentuk musik yang sangat akrab bagi masyarakat Gorontalo yang kental dengan nuansa religius.
0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 09:45
pesan tempat di pekione boleh kan emoticon-Embarrassment
0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 10:34
Share tempat wisata lain di Gorontalo,

Pantai Botutonuo


Terletak kurang lebih +/- 15 Km dari kota Gorontalo. Perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan motor/mobil/bentor kurang lebih menghabiskan waktu +/- 30 menit. Pantai ini menawarkan pesona batu karang yang cukup indah dan spesies2 ikan yang beragam, selain itu pantai ini cukup aman sebagai wahana bermain bagi keluarga..

Penampakan pantainya gan..

pantai 1


pantai 2


pantai 3


pantai 4


pantai 5
0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
26-08-2011 19:42

Tumbilotohe

TUMBILOTOHE DI GORONTALO TAHUN 2011


Tumbilotohe adalah sebuah tradisi yang dilakukan rutin 1 tahun sekali oleh masyarakat Gorontalo,yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan Tanggal 27-30.

meskipun minyak Tanah masih sangat Langkah+mahal.., tetapi semangat warga Gorontalo untuk bisa membuat Tumbilotohe tahun ini sangat besar...emoticon-Smilie
sehingga bisa terlaksana...


tumbilotohe



tumbilotohe


tumbilotohe


tumbilotohe


untuk spot" lokasi" yang terbilang ramai untuk tumbilotohe adalah didaerah, Tanggi Da'a, Jalan Dua Susun, Jembatan Talumolo 1 dan 2, Jalan Bali.

semoga bisa menjadi referensi...




tq untuk agan $tring ane comot foto"nya..
0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
27-08-2011 07:44
Quote:Original Posted By walvhy170709
TUMBILOTOHE DI GORONTALO TAHUN 2011


Tumbilotohe adalah sebuah tradisi yang dilakukan rutin 1 tahun sekali oleh masyarakat Gorontalo,yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan Tanggal 27-30.

meskipun minyak Tanah masih sangat Langkah+mahal.., tetapi semangat warga Gorontalo untuk bisa membuat Tumbilotohe tahun ini sangat besar...emoticon-Smilie
sehingga bisa terlaksana...


tumbilotohe



tumbilotohe


tumbilotohe


tumbilotohe


untuk spot" lokasi" yang terbilang ramai untuk tumbilotohe adalah didaerah, Tanggi Da'a, Jalan Dua Susun, Jembatan Talumolo 1 dan 2, Jalan Bali.

semoga bisa menjadi referensi...




tq untuk agan $tring ane comot foto"nya..



Tumbilotohe yang dalam arti bahasa gorontalo terdiri dari kata “tumbilo” berarti pasang dan kata “tohe” berarti lampu, yaitu acara menyalakan lampu atau malam pasang lampu. Tradisi ini merupakan tanda bakal berakhirnya bulan suci Ramadhan, telah memberikan inspirasi kemenangan bagi warga Gorontalo. Pelaksanaan Tumbilotohe menjelang magrib hingga pagi hari selama 3 malam terakhir sebelum menyambut kemenangan di hari Raya Idul Fitri.

Di tengah nuansa kemenangan, langit gelap karena bulan tidak menunjukkan sinarnya. Warga kemudian meyakini bahwa saat seperti itu merupakan waktu yang tepat untuk merefleksikan eksistensi diri sebagai manusia. Hal tersebut merupakan momentum paling indah untuk menyadarkan diri sebagai fitrah ciptaan Allah SWT.

Menurut sejarah kegiatan Tumbilotohe sudah berlangsung sejak abad XV sebagai penerangan diperoleh dari damar, getah pohon yang mampu menyala dalam waktu lama. Damar kemudian dibungkus dengan janur dan diletakkan di atas kayu. Seiring dengan perkembangan zaman dan berkurangnya damar, penerangan dilakukan dengan minyak kelapa (padamala) yang kemudian diganti dengan minyak tanah.
Setelah menggunakan damar, minyak kelapa, kemudian minyak tanah, Tumbilotohe mengalami pergeseran.
Hampir sebagian warga mengganti penerangan dengan lampu kelap-kelip dalam berbagai warna. Akan tetapi, sebagian warga masih mempertahankan nilai tradisional, yaitu memakai lampu botol yang dipajang di depan rumah pada sebuah kerangka kayu atau bambu.

Saat malam tiba, “ritual” Tumbilotohe dimulai. Kota tampak terang benderang. Nyaris tidak ada sudut yang gelap. Keremangan malam yang diterangi cahaya lampu-lampu botol di depan rumah- rumah penduduk tampak memesona.

Kota Gorontalo berubah semarak karena lampu-lampu botol tidak hanya menerangi halaman rumah, tetapi juga menerangi halaman kantor, masjid. Tak terkecuali, lahan kosong petak sawah hingga lapangan sepak bola dipenuhi dengan cahaya lampu botol. Masyarakat seolah menyatu dalam perasaan religius dan solidaritas yang sama. Di lahan-lahan kosong nan luas, lampu-lampu botol itu dibentuk gambar masjid, kitab suci Al Quran, sampai tulisan kaligrafi.

TUMBILOTOHE menjadi semacam magnet bagi warga pendatang, terutama warga kota tetangga Manado, Palu, dan Makassar. Banyak warga yang mengunjungi Gorontalo hanya untuk melihat Tumbilotohe. Sepanjang perjalanan di daerah Gorontalo maka kita akan menyaksikan Tumbilotohe dari berbagai ragam bentuk. “Sangat indah apabila kita berjalan pada malam hari” itulah ungkapan pada kebanyakan orang yang memanjakan mata sepanjang perjalanan menikmati lampu-lampu setiap rumah, kantor dan masjid.

<><> All About Gorontalo <><>

Beberapa yang menjadi ‘peramai’ dalam tradisi tumbilotohe, di antarnya sebagai berikut :

Kerangka Pintu gerbang (dalam bahasa gorontalo Alikusu)
Alikusu terdiri dari bambu kuning, dihiasi janur, pohon pisang, tebu & lampu minyak yang diletakkan di pintu masuk rumah, kantor, mesjid dan pintu gerbang perbatasan suatu daerah. Pada pintu gerbang terdapat bentuk kubah mesjid yang menjadi simbol utama alikusu. Warga menghiasi Alikusu dengan dedaunan yang didominasi janur kuning. Di atas kerangka itu digantung sejumlah buah pisang sebagai lambang kesejahteraan dan tebu lambang kemanisan, keramahan, dan kemuliaan hati menyambut Idul Fitri.
<><> All About Gorontalo <><>


2. Meriam Bambu (dalam bahasa Gorontalo Bunggo)
Pada masa kecilku permainan favorit di bulan puasa adalah Bunggo. Saling bales, saling adu kerasnya bunyi meriam bambu menjadi khas dalam permainan bunggo. Bunggo terbuat dari bambu pilihan yang setiap ruas dalamnya, kecuali ruas paling ujung, dilubangi. Di dekat ruas paling ujung diberi lubang kecil yang diisi minyak tanah. Lubang kecil itu sebagai tempat menyulut api hingga bisa mengeluarkan bunyi letusan kecil. Sembari menggempur kampung dengan bunyi meriam, para remaja dan anak-anak berseru membangunkan warga agar tidak kebablasan tidur, “Sahur..sahur..”.
<><> All About Gorontalo <><>
0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
27-08-2011 08:19

Pantai Lahilote

PANTAI Lahilote adalah objek wisata pantai di Timur Kota Gorontalo. Kawasan mempunyai garis pantai melengkung membentuk busur panah dengan pasir putih yang membentang. Pantai Lahilote ini tepat berada di Kelurahan Pohe, Kota Gorontalo.

Suasana pantai ini begitu eksotik dengan keindahan pantainya yang telah di tata rapi. Penataan sekitar Pantai Lahilote oleh Pemerintah Kota Gorontalo yang dikerjakan sekitar tahun 2000 bertujuan menahan abrasi pantai akibat pasang surut air laut pantai lahilote.

Lokasi ini kemudian di kenal dengan nama Tangga 2000. Sekilas orang membayangkan jika mendengar nama tangga 2000 bahwa tangga di lokasi ini berjumlah 2000. Padahal tidak Demikian adanya. Nama 2000 merupakan tahun renovasi lokasi pantai dengan penataan bebatuan (boronjong) penahan abrasi yang dibentuk bertangga - tangga

Lokasi ini juga sangat bersejarah bagi masyarakat gorontalo, karena di tempat ini terdapat saksi cerita rakyat atau legenda masyarakat Gorontalo. Botu Liyodu. Di pantai ini terdapat sebuah batu yang berbentuk telapak kaki manusia. Konon dalam legenda Gorontalo, telapak kaki ini adalah bekas pijakan kaki seorang pemuda Gorontalo yang bernama Lahilote yang ketika itu jatuh dari negeri kahyangan.

Karena lokasi Tangga 2000 sangat cocok sebagai tempat berlibur, maka di sekitar area Tangga 2000 terdapat shelter (tempat peristirahatan), Payung-payung dan area parkir yang luas. Di lokasi wisata pun terdapat warung-warung penduduk sekitar, sehingga memungkinkan anda untuk berlama-lama di lokasi tersebut.

aktifitas memancing pun dapat dilakukan di tempat ini. Tak sedikit pengunjung yang datang dengan membawa alat pancing. Waktu yang bagus untuk memancing ikan adalah pagi hari atau sore hari

pantai Lahilote


Quote:sumber: http://travel.okezone.com/read/2011/...antai-lahilotedan http://hulondhalo.com/tangga-2000-%E...ntai-lahilote/
0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
05-09-2011 04:49

Pernikahan Adat Daerah Gorontalo

Quote:
<><> All About Gorontalo <><>



Pernikahan Adat Gorontalo memiliki ciri khas tersendiri. Karena penduduk Provinsi Gorontalo memiliki penduduk yang hampir seluruhnya memeluk agama Islam, sudah tentu adat istiadatnya sangat menjunjung tinggi kaidah-kaidah Islam. Untuk itu ada semboyan yang selalu dipegang oleh masyarakat Gorontalo yaitu, “Adati hula hula Sareati – Sareati hula hula to Kitabullah” yang artinya, Adat Bersendikan Syara, Syara Bersendikan Kitabullah. Pengaruh Islam menjadi hukum tidak tertulis di Gorontalo sehingga mengatur segala kehidupan masyarakatnya dengan bersendikan Islam. Termasuk adat pernikahan di Gorontalo yang sangat bernuansa Islami. Prosesi pernikahan dilaksanakan menurut Upacara adat yang sesuai tahapan atau Lenggota Lo Nikah. Tahapan pertama disebut Mopoloduwo Rahasia, yaitu dimana orang tua dari pria mendatangi kediaman orang tua sang wanita untuk memperoleh restu pernikahan anak mereka. Apabila keduanya menyetujui, maka ditentukan waktu untuk melangsungkan peminangan atau Tolobalango.

Tolobalango adalah peminangan secara resmi yang dihadiri oleh pemangku adat Pembesar Negeri dan keluarga melalui juru bicara pihak keluarga pria atau Lundthu Dulango Layio dan juru bicara utusan keluarga wanita atau Lundthu Dulango Walato, Penyampaian maksud peminangan dilantunkan melalui pantun-pantun yang indah. Dalam Peminangan Adat Gorontalo tidak menyebutkan biaya pernikahan (Tonelo) oleh pihak utusan keluarga calon pengantin pria, namun yang terpenting mengungkapkan Mahar atau Maharu dan penyampaian acara yang akan dilaksanakan selanjutnya.

<><> All About Gorontalo <><>


Pada waktu yang telah disepakati dalam acara Tolobalango maka prosesi selanjutnya adalah mengantar harta atau antar mahar, didaerah gorontalo disebut Depito Dutu yang terdiri dari 1 paket mahar, sebuah paket lengkap kosmetik tradisional Gorontalo dan kosmetik modern, ditambah seperangkat busana pengantin wanita, serta bermacam buah-buahan dan bumbu dapur atau dilonggato.

Semua mahar ini dimuat dalam sebuah kendaraan yang didekorasi menyerupai perahu yang disebut Kola – Kola. Arak-arakan hantaran ini dibawa dari rumah Yiladiya (kediaman/ rumah raja) calon pengantin pria menuju rumah Yiladiya pengantin wanita diringi dengan gendering adat dan kelompok Tinilo diiringi tabuhan rebana melantunkan lagu tradisional Gorontalo yang sudah turun temurun, yang berisi sanjungan, himbauan dan doa keselamatan dalam hidup berumah tangga dunia dan akhirat.

pernikahan adat gorontalo 3Pada malam sehari sebelum Akad Nikah digelar serangkaian acara malam pertunangan atau Mopotilandahu. Acara ini diawali dengan Khatam Qur’an, proses in bermakna bahwa calon mempelai wanita telah menamatkan atau menyelesaikan mengajinya dengan membaca ‘Wadhuha’ sampai Surat Lahab. Dilanjutkan dengan Molapi Saronde yaitu tarian yang dibawakan oleh calon mempelai pria dan ayah atau wali laki-laki. Tarian ini menggunakan sehelai selendang. Ayah dan calon mempelai pria secara bergantian menarikannya, sedangkan sang calon mempelai wanita memperhatikan dari kejauhan atau dari kamar.

Bagi calon mempelai pria ini merupakan sarana menengok atau mengintip calon istrinya, istilah daerah Gorontalo di sebut Molile Huali. Dengan tarian ini calon mempelai pria mecuri-curi pandang untuk melihat calonnya. Saronde dimulai dengan ditandai pemukulan rebana diiringi dengan lagu Tulunani yang disusun syair-syairnya dalam bahasa Arab yang juga merupakan lantunan doa-doa untuk keselamatan.

Lalu sang calon mempelai wanita ditemani pendamping menampilkan tarian tradisional Tidi Daa atau Tidi Loilodiya. Tarian ini menggambarkan keberanian dan keyakinan menghadapi badai yang akan terjadi kelak biila berumah tangga. Usai menarikan Tarian Tidi, calon mempelai wanita duduk kembali ke pelaminan dan calon mempelai pria dan rombongan pemangku adat beserta keluarga kembali ke rumahnya.

Keesokan harinya Pemangku Adat melaksanakan Akad Nikah, sebagai acara puncak dimana kedua mempelai akan disatukan dalan ikatan pernikahan yang sah menurut Syariat Islam. Dengan cara setengah berjongkok mempelai pria dan penghulu mengikrarkan Ijab Kabul dan mas kimpoi yang telah disepakati kedua belah pihak keluarga. Acara ini selanjutnya ditutup dengan doa sebagai tanda syukur atas kelancaran acara penikahan ini.





Quote:
Pernikahan Adat Gorontalo ini perlu di lestarikan, karena mengandung nilai – nilai budaya yang tinggi. Adat Gorontalo ini semakin hari semakin terkontaminasi dengan perubahan zaman. Terlihat dimana – mana pernikahan di Gorontalo tanpa melewati lagi prosesi adat gorontalo. Hal ini di sebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya, banyak pemuda zaman sekarang yang enggan mempelajari adat pernikahan gorontalo. Sehingga warisan leluhur ini semakin terlupakan, karena tidak adanya regenerasi penerus Adati lo Hulondhalo.

Bagi anda yang berencana menikah dengan Adat Gorontalo (Adati lo Hulodhalo) atau Adat Limboto (Adati Lo Limutu) sebaiknya untuk yang wanita harus pandai membaca Al-Qur’an dan menari Tidi sedangkan untuk yang pria harus bisa membawakan tari Molapi Saronde. Dan masyarakat luar daerah Gorontalo yang tertarik mempelajari kebudayaan dan pernikahan adapt Gorontalo bisa datang ke TMII atau membuka situs resmi pemerintah daerah Provinsi Gorontalo.

0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
05-09-2011 05:19

Transportasi gorontalo

Quote:
BANDAR UDARA GORONTALO "JALALUDIN"

<><> All About Gorontalo <><>



Quote:
Sejarah

Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo (Pelabuhan Udara Tolotio) terletak pada jazirah utara pulau Sulawesi yaitu Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo dahulu masuk wilayah provinsi Sulawesi Utara.

Bandar udara ini berjarak 18km dari ibukota kabupaten Limboto dengan koordinat 00 38' 17" LU dan 122 51' 07" BT, dengan ketinggian di atas permukaan laut 18m adalah merupakan pintu gerbang utama transportasi udara yang melayani daerah provinsi Gorontalo dengan ibukota negara dan kota ptovinsi lainnya di wilayah Republik Indonesia.

Pendaratan pesawat terbang pertama kali di daerah Gorontalo pada tahun 1955 dengan pesawat udara jenis ALBATROS di Lapangan Terbang Air Iluta di Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo dalam rangka meninjau pelaksanaan pekerjaan pembangunan lapangan udara di desa Tolotio oleh Direktorat Pekerjaan Umum. Saat itu untuk keperluan transportasi militer dalam menyatukan dan mempertahankan wilayah teritorial NKRI. Selanjutnya seiring dengan selesainya pekerjaan rintisan pembangunan lapangan udara, maka pada tahun 1956 pesawat jenis DC-3 Dakota mendarat dilapangan udara (Konstruksi Pengerasan dasar )Desa Tolotio

Dengan fasilitas sederhana lapangan udara Tolotio yang semula berfungsi sebagai pelabuhan udara militer juga berfungsi sebagai pelabuhan udara komersial yang dikelola oleh Direktorat Jendral Perhubungan Udara. Perubahan nama pelabuhan udara Tolotio menjadi Pelabuhan udara Djalaluddin terjadi pada tahun 1974 berdasarkan usulan fraksi ABRI di DPRD kabupaten Gorontalo tentang perubahan nama Tolotio menjadi Djalaluddin. Nama Djalaluddin diambil dari nama seorang penerbang TNI-AU yang merupakan putra terbaik Indonesia yang berasal dari daerah Gorontalo yaitu Letkol Pnb Djalaluddin Tantu yang dinyatakan gugur dalam operasi Dwikora di Malaysia. Beliau hilang bersama pesawat Hercules yang dikemudikannya, sehingga menjadi Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo.

Quote:
Data dan statistik

Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo memiliki panjang landasan 2500m dengan lebar 45m dan mempunyai kekuatan PCN 41 FCXT. Sedangkan apron memiliki panjang 230m dan lebar 80m. Pesawat terbesar saat ini yang beroperasi di Bandara Djalaluddin adalah Boeing 737-900ER yang dioperasikan oleh maskapai LION AIR yang dapat mengangkut penumpang sebanyak 215 orang dan memiliki beban maksimum pada saat lepas landas (MTOW) mencapai 78 TON.

Pada tahun 2011 direncanakan akan dibangun apron baru dengan panjang 200m dan lebar 100m untuk menunjang terwujudnya Provinsi Gorontalo menjadi embarkasi haji.


Sumber : Wikipedia/Jalaludin


0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
05-09-2011 15:32

Bersepeda Keliling Gorontalo

Nih gan beberapa jepretan kamera HP ane emoticon-Malu setelah mutar2 keliling Gorontalo emoticon-Traveller

emoticon-rainbowTHE HIDDEN PARADISEemoticon-rainbow


pantai indah a.k.a tangga 2000

pelabuhan feri

kapal fery

tunggangan ane

ud itu aja gan emoticon-Big Grin
0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
05-09-2011 22:48
Quote:Original Posted By Bubaf
Nih gan beberapa jepretan kamera HP ane emoticon-Malu setelah mutar2 keliling Gorontalo emoticon-Traveller

emoticon-rainbowTHE HIDDEN PARADISEemoticon-rainbow

"pantai indah a.k.a tangga 2000"

"pelabuhan feri"

"kapal fery"

"tunggangan ane"


ud itu aja gan emoticon-Big Grin


Gak capek ya gan??
Keliling Gorontalo make' sepeda.. Berarti sampe Atinggola dgn Tilamuta Donk emoticon-Ngakak (S) emoticon-Big Grin
Jago mah si agan..!!! emoticon-Big Grin
0 0
0
<><> All About Gorontalo <><>
06-09-2011 16:10

Raja Gorontalo

Gan, silsilah Raja gorontalo ada ga? kan lumayan buat pengetahuan
0 0
0
Halaman 1 dari 8
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia