Tech
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
23
Lapor Hansip
18-11-2022 12:08

Sharding Mechanism: Apakah ini solusi untuk isu skalabilitas jaringan PoW & PoS?

Seperti yang kita ketahui, teknologi blockchain saat ini mulai terintegrasi ke dalam ekonomi global, dengan sifat dan efisiensinya yang terdesentralisasi membuat khalayak ramai tertarik. Namun, tidak peduli seberapa bagus teknologi blockchain terlihat di atas kertas, kemampuan skalabilitasnya ini diuji ketika digunakan banyak orang menggunakannya.

Sharding Mechanism: Apakah ini solusi untuk isu skalabilitas jaringan PoW & PoS?

Mekanisme paling terkenal untuk memvalidasi blok adalah mekanisme Proof-of-Work dari Bitcoin. Meskipun mekanisme Proof-of-Work menawarkan keamanan tingkat tinggi, metode validasi ini kurang efisien. Kecepatan transaksinya lambat dan biayanya juga tinggi. Mekanisme ini menggunakan energi yang tinggi dan para miners atau penambang Bitcoin seringkali membutuhkan peralatan yang mahal untuk menambang.


Berbanding terbalik dengan jaringan Proof-of-Work seperti Bitcoin, jaringan Proof-of-Stake lebih efisien dalam hal mengurangi jumlah aktivitas komputasi yang diperlukan untuk memverifikasi blok dan transaksi. Penggunaan mekanisme Proof-of-Stake memungkinkan blockchain memproses transaksi dengan lebih cepat dan biaya lebih rendah, yang mana merupakan kunci dari skalabilitas. Namun, ada hal lain yang perlu dipertimbangkan dari mekanisme Proof-of-Stake, contohnya para validator yang memiliki stake dalam jumlah besar dapat memiliki pengaruh berlebih dalam verifikasi transaksi blockchain. Di sinilah sharding diperkenalkan.

Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, pernah berkata, “Bayangkan Ethereum dipecah menjadi ribuan pulau. Setiap pulau dapat melakukan hal sendiri. Setiap pulau memiliki fitur uniknya sendiri, dan setiap orang yang berada di pulau itu dapat berinteraksi satu sama lain dan mereka dapat dengan bebas menikmati semua fiturnya.” Dia menjelaskan bagaimana mekanisme sharding bekerja dan memperkenalkannya kepada komunitas, yang mana memberikan sebuah solusi lebih tertata bagi jaringan blockchain.


Faktanya, masalah skalabilitas yang dihadapi blockchain Ethereum sudah bukan hal baru lagi di kalangan komunitas blockchain. Menurut forkast, hal itulah yang membuat membuat Ethereum hanya mampu menyelesaikan sekitar 30 transaksi per detik saja. Selain itu, penuhnya traffic dalam jaringan tidak dapat dihindari karena banyaknya transaksi yang mana mengakibatkan transaksi ter-delay dan  memakan biaya jaringan yang sangat tinggi.

Proof-of-Stake Sharding (PPOSS) adalah sebuah inovasi untuk mengatasi masalah skalabilitas yang dihadapi oleh Ethereum. Untuk meningkatkan skalabilitas jaringan blockchain konsensus Proof-of-Stake, sharding merupakan sebuah solusi. Di saat blockchain lain baru memperkenalkan mekanisme sharding, Everscale telah selangkah lebih maju dalam mengimplementasikan mekanisme tersebut.

Everscale adalah blockchain layer-1 pada generasi ke-5 yang sudah memiliki standar mekanisme sharding untuk industri ini. Multithreading dan sharding storage yang dinamis memungkinkan Everscale untuk melakukan 64k+ transaksi per detik tanpa harus mengorbankan keamanan dan desentralisasi. Beban jaringan juga tidak memengaruhi biaya pemrosesan Everscale, sehingga menjadikannya layak untuk tempat hosting CBDC, GameFi, aplikasi SocialFi, dan proyek intensif lainnya.


Di balik itu semua, Everscale memiliki sejumlah besar developer tools, termasuk dua kompiler yang berbeda, API, SDK, node lokal untuk pengujian dApp dan perpustakaan klien untuk 13 bahasa pemrograman yang berbeda. Semua ini membuat jaringan Everscale menjadi salah satu blockchain tercanggih dan paling menarik yang pernah ada hingga saat ini. Dengan token EVER yang memberi daya  jaringan blockchain PoS layer-1nya, Everscale telah membangun pondasi yang stabil bagi para pengembang untuk membangun berbagai hal di jaringannya. Selain itu, bagi para trader dan investor, mereka dapat memperdagangkan EVER di beberapa bursa yang dapat dikonversi ke banyak mata uang berbeda yang terintegrasi.

Berdasarkan masalah Proof-of-Work dan Proof-of-Stake yang telah dikemukakan di atas, bagaimana menurut Anda? Mana yang lebih Anda percayai, Proof-of-Work atau Proof-of-Stake? Apa pendapat Anda tentang masa depan blockchain dan di mana industri akan berkembang selanjutnya? Berikan pendapat Anda di bawah ini ya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Masuk untuk memberikan balasan
cryptocurrency-kaskus
Cryptocurrency Kaskus
3.1K Anggota • 4.3K Threads
Sharding Mechanism: Apakah ini solusi untuk isu skalabilitas jaringan PoW & PoS?
18-11-2022 17:31
Apa Kelebihan dan kelemahan dari Proof-of-Work dan Proof-of-Stake?
profile-picture
profile-picture
michellaputri dan bundacorla memberi reputasi
2 0
2
profile picture
newbie
25-11-2022 11:04
Kelebihan PoW: Lebih terdesentralisasi (yang mana tujuan utama sebuah blockchain) dan lebih aman.
Kekurangan PoW: Kecepatan transaksi lambat, butuh biaya tinggi untuk validasi transaksi, dan butuh konsumsi energi yang besar.

Kelebihan PoS: Menggunakan energi yang lebih sedikit dan transaksi berjalan lebih cepat.
Kekurangan PoS: Kurang terdesentralisasi dan keamanannya juga kurang kalo dibandingin sama PoW.
1
profile picture
25-11-2022 18:48
Mantul gan, thankiee infonya sangat membantu emoticon-Peluk
0
Memuat data ...
1 - 2 dari 2 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2023, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia