others
Pencarian Tidak Ditemukan
link has been copied
3
Lapor Hansip
29-12-2018 18:40

Pengaruh Kebudayaan Hindu Buddha Dalam Aspek Kehidupan Masyarakat di Indonesia

Dalam hubungan dengan kebudayaan, telah terjadi akulturasi kebudayaan India dan kebudayaan Indonesia. Pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha terjadi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di Nusantara.

Pengaruh Kebudayaan Hindu-Buddha dalam Kehidupan Masyarakat di Indonesia

A). Kepercayaan/Agama

Sebelum masuknya pengaruh India, kepercayaan yang berkembang di Indonesia masih bersifat animisme dan dinamisme.
Masyarakat pada saat itu, melakukan pemujaan pada arwah nenek moyang dan kekuatan-kekuatan benda-benda pusaka tertentu serta kepercayaan pada kekuatan-kekuatan alam.

Dengan masuknya pengaruh Hindu-Buddha, kepercayaan asli bangsa Indonesia ini kemudian berakulrutasi dengan agama Hindu-Buddha.

B). Pemerintahan/Politik

Salah satu contoh yang nyata adalah pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia adalah perubahan sistem pemerintahan. Sebelum pengaruh Hindu-Buddha masuk ke Indonesia, struktur asli sosial masyarakat Indonesia adalah berbentuk suku-suku dengan pimpinannya ditunjuk atas prinsip primus inter pares.

Setelah pengaruh Hindu-Buddha masuk ke Indonesia, sistem pemerintahan ini berubah menjadi sistem kerajaan. Kepemimpinan lalu diturunkan kepada keturunan raja. Raja dan keluarganya kemudian membentuk sebuah kalangan yang disebut dengan Bangsawan.

C). Kebudayaan dan Kesenian

Pengaruh Kebudayaan Hindu Buddha Dalam Aspek Kehidupan Masyarakat di Indonesia
Seni Bangunan (Bangunan bercorak Hindu dan Buddha di Indonesia)


Unsur-unsur kebudayaan India masuk dan memengaruhi perkembangan kebudayaan Indonesia serta berpadu dengan unsur-unsur kebudayaan Indonesia. Perpaduan itu disebut dengan Akulturasi. Hasilnya adalah kebudayaan Indonesia bercorak Hindu dan Buddha, misalnya sebagai berikut.

Kebudayaan Indonesia Bercorak Hindu dan Buddha

1). Seni Bangunan

Adanya candi-candi agama Hindu dan candi-candi agama Buddha.

2). Seni Patung

Seni patung berupa patung dewa agama Hindu dan patung dewa agama Buddha, yang terbuat dari kayu, batu, atau perunggu.

3). Seni Ukir

Ukiran terdapat pada dinding candi yang berwujud relief yang melukiskan cerita tentang Mahabharata, Ramayana, dan riwayat kehidupan Sang Buddha.

4). Bahasa dan Tulisan

Bangsa India ke Indonesia membawa pengaruh bahasa yang dimiliki, yaitu bahasa Sanskerta. Tulisan yang dibawa adalah huruf Pallawa (cikal bakal huruf Jawa).

5). Seni Wayang

Wayang merupakan perpaduan budaya India dan Indonesia terutama isi cerita yang diambil dari buku induk pewayangan India, yaitu buku Mahabharata dan Ramayana.

6). Seni Sastra

Pengaruh sastra India sangat besar karena dengan adanya buku Mahabharata dan Ramayana, bangsa Indonesia telah mampu menghasilkan beberapa karya sastra seperti berikut ini.


  1. Arjuna Wiwaha karya Empu Kanwa.
  2. Bharatayuda karya Empu Sedah dan Empu Panuluh.
  3. Sutasomo karya Empu Tantular.



D). Ilmu Pengetahuan

Di bidang ilmu pengetahuan masyarakat Indonesia mengenal penanggalan tahun Saka. Perbedaan waktu antara tahun Saka dan Masehi sekitar 78 tahun.

E). Pendidikan

Pendidikan dapat membawa pengaruh bagi munculnya lembaga-lembaga pendidikan, meskipun lembaga pendidikan tersebut masih sangat sederhana dan mempelajari satu bidang saja, yaitu bidang keagamaan.

Indonesia (Sriwijaya) pernah menjadi pusat pendidikan dan pengetahuan agama Buddha yang bertaraf Internasional.
Hal tersebut dibuktikan dengan cacatan perjalanan I-Tsing. Selama beberapa bulan di Sriwijaya dia menerjemahkan salah satu kitab agama Buddha bersama pendeta Buddha yang bernama Satyakirti.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai pengaruh kebudayaan hindu buddha dalam aspek kehidupan masyarakat di Indonesia, dan bila Anda ada saran dan kritik Anda dapat menuliskannya pada kolom komentar atau mengirim email ke saya pada halaman kontak saya. Terima Kasih.

Sumber : https://arishahrukh.blogspot.com/201...indonesia.html
0
Masuk untuk memberikan balasan
cinta-indonesiaku
Cinta Indonesiaku
843 Anggota • 4.7K Threads
Pengaruh Kebudayaan Hindu Buddha Dalam Aspek Kehidupan Masyarakat di Indonesia
01-02-2022 08:30
Problematika Buddhisme di masa Orba dan kini
Kultwit by Mettha Dharmasaputra (twitter) sebagai refleksi perayaan Waisak tahun ini:

1. Seorang kawan, bertanya kepada sy. "#Waisak akan ke kelenteng mana?" ujarnya. Ia tak bisa membedakan antara kelenteng dan vihara.

2. Kerancuan itu terjadi, krn di masa Orba, semua hal berkaitan budaya Cina diberangus. Kelenteng dipaksa berganti nama mjd vihara.

3. Akibat pemaksaan itu, kebudayaan dan "religi" Cina terkekang. Kemampuan berbahasa Cina pun, tak lagi dimiliki anak-anak muda.

4. Lucunya anak sy kini harus belajar bhs Cina bukan dari ortunya. Tapi, dari seorang "pribumi" muslim lulusan sastra Cina UI.

5. Ditinjau dari sejarahnya, kelenteng bertautan dng tradisi turun-temurun "religi" Tiongkok kuno atau Chinesse folk religion.

6. Saat Buddhisme Mahayana menyebar dari India lewat jalur utara ke Cina (juga ke Jepang, Korea), percampuran terjadi.

7. Di sinilah muncul kerancuan antara Chinesse Folk Religion dan Buddhisme. Di Indonesia diperparah oleh faktor politik.

8. Di masa Orba, agama yg diakui hanya 5: Islam, Kristen Protestan, Katholik, Hindu dan Buddha. Di luar itu "terlarang".

9. Akibatnya semua pemeluk dan tempat ibadat Kong Hu Chu dan "religi" tradisi Cina "dipaksa" dlm wadah agama Buddha.

10. Adapun tempat ibadat pemeluk Buddha yg sesungguhnya, lebih dikenal dng sebutan vihara atau kuil, yg berbeda dng kelenteng.

11. Kekisruhan kelenteng-vihara ini hanya satu contoh dampak dari campur tangan negara dlm urusan privat.

12. Contoh lainnya, yaitu soal penyeragaman definisi agama menurut negara dlm konsep ketuhanan.

13. Buddhisme dan Hinduisme yg punya akar berbeda dng Islam dan Kristen, "dipaksa" utk punya konsep ketuhanan yg sama.

14. Jika menolak, maka tidak akan diakui sebagai agama "resmi" oleh negara. Lebih para lagi dicap sebagai komunis oleh pem. Orba.

15. Secara filosofis, Buddhisme memang punya konsep ketuhanan yg berbeda dng agama2 wahyu, yg hingga kini jarang dibahas.

16. Non-Theistic memandang Tuhan bukan dlm konteks "personal" yg abadi dan permanen. Tapi, lebih pada hukum semesta raya (dharma).

17. Krn itu dlm Buddhisme sesungguhnya tdk dikenal konsep Tuhan sbg pencipta (Creator-God). Begitu juga dng penciptaan alam semesta.

18. Bumi dan semesta raya tercipta melalui proses abadi "lahir-mati" berdasarkan hkm sebab-akibat (karma).

19. Dng konsep ketuhanan yg berbeda itulah Glasenapp, juga Wilhelm Schmidt, menolak Buddhisme sbg Atheist.

20. Persoalannya, perbedaan konsepsi ketuhanan ini yg tdk bisa dipahami di Indonesia. Berbeda berarti atheis, atau komunis.

21. Akibatnya, agama Buddha di Indonesia dipaksa harus membuat "Tuhan" versi negara yg seragam.

22. Upacara sembahyang dlm Buddhisme dng dangkal diartikan sbg pemujaan berhala kepada patung dng memberikan sesajen.

23. Padahal, patung atau mandala, punya makna lain, yaitu seperti cermin utk mengingatkan umat meniru perilaku Buddha. Bkn disembah

24. Makanan, air, bunga, lilin, dll dlm ritual Buddhisme juga bkn sesajen, tapi simbolisasi rasa syukur dan beragam makna kehidupan

25. Celakanya, sejak SD siswa tak diajarkan pemahaman yg beragam soal ini. Krn negara pun hanya menganut satu definisi Tuhan.

26. Berpuluh tahun kaum Buddhis di Indonesia hrs "rela" dng penyeragaman ini. Di masa Orba, cap Komunis selalu mengintai.

27. Saking takutnya dng wabah Komunis, pemerintah Orba "memayungi" agama Buddha di bawah Badan Koordinasi Masalah Cina (BKMC).

28. Selain BKMC, agama Buddha juga dlm pantauan ketat badan intelijen negara (BAKIN/BIN dan BAIS/BIA).

29. Parahnya, sbg minoritas, sejarah Buddhisme di Indonesia terus diwarnai konflik, bahkan hingga kini. Ladang empuk oknum pejabat.

30. Tak jarang, konflik internal di masa Orba, berlanjut hingga keluar berbagai surat/radiogram para petinggi TNI dan Menteri.

31. Ini krn adanya pandangan bhw pemeluk Buddha kaum berduit, yg memang terdapat sejumlah konglomerat, shg bisa diperas.

32. Pdhl masih banyak pemeluk Buddha di gunung2 dan pedalaman, yg sehari2 menyambung hidup dng mengumpulkan daun jati.

33. Berbagai penindasan pun kerap mereka alami. KTP tak bisa didapat jk mengaku Buddhis. Membangun vihara bukan soal gampang.

34. Thn 90-an, sy trenyuh melihat seorang bocah duduk di sokoguru bangunan vihara sumbangan ortunya yg dibakar di dusun Magetan.

35. Di masa Orba, hampir tak ada ruang gerak utk mengungkap semua fakta dan konsepsi ketuhanan ini. Sy tak tahu kini.

36. Dua buku Stephen W. Hawking setidaknya menarik utk diulas, yg menurut sy, mendekati konsepsi Ketuhanan dlm Buddhisme.

37. Di buku A Brief History of Time; fr the big bang to black holes ('88), Hawking punya ide kontroversial ttg asal-usul semesta.

38. Dlm buku terbarunya, the Grand Design, Hawking kembali menyampaikan ide kontroversial ttg tdk adanya "Sang Pencipta."

39. Akhir kata, sy bkn teolog. Hanya seseorang yg menginginkan kebebasan dan kebhinekaan tumbuh di negeri ini. Salam damai.

http://suramob.blogspot.com/2011/05/...-orba-dan.html

#buddha #tolakpenjajahanbudaya #gerakannasionalbudayanusantara #bangkitagamanusantara
profile-picture
profile-picture
kangkus.atmojo dan pulaukapok memberi reputasi
2 0
2
profile picture
04-06-2022 21:25


emoticon-I Love Indonesia
0
Memuat data ...
1 - 1 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia