LordFaries3.0
TS
LordFaries3.0
BSSN Dijebol Peretas, Roy Suryo: Anggaran Triliunan, Kena Hack Sendiri, Terwelu!
5.4K
75

Sejumlah kalangan mulai dari anggota DPR RI sampai pakar menyangkan kejadian itu mengingat situs Pusat Malware Nasional merupakan garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah potensi serangan siber.

BSSN sendiri adalah lembaga yang justru dibentuk untuk menangani sekaligus melindungi dan memastikan keamanan instansi negara dari serangan siber.

Pengamat Telematika KRMT Roy Suryo salah satu yang menyentil keras kejadian yang menimpa BSSN itu padahal anggaran yang digunakan mencapai triliunan.

"Namanya memang mentereng, BSSN = 'Badan Siber & Sandi Negara' yg Tupoksinya adalah memproteksi & memverifikasi Keamanan instansi-instansi Negara dari segala Serangan siber," tulis Roy Suryo dalam akun Twitter pribadinya, dikutip Kantor Berita RMOLBanten, Selasa, (26/10).



Kata Roy Suryo, sangat ironis justru BSSN yang terkena hack dan jadi korban peretasan, menilik anggaran yang digunakan oleh lembaga tersebut menelan biaya triliunan sejak 2018.

"Terwelu, Padahal Anggaran di th 2018 sudah triliyunan, 2021? AMBYAR." pungkasnya.

Diketahu, situs resmi milik BSSN yakni www.pusmanas.bsssn.go.iddilaporkan mengamali peretasn sejak Senin, 25 Oktober 2021 yang dilakukan menggunakan serangan deface atau merubah tampilan website.

Dalam kasus tersebut sang peretas menamakan diri dengan theMx0nday. Disebutkannya bahwa peretasan itu dilakukan sebagai balasan atas peretas dari Indonesia yang melancarkan aksinya terhadap website asal Brazil. [ars]

https://www.rmolbanten.com/read/2021...welu%3C/i%3E!-

Terwelu! emoticon-Wkwkwk
gmc.yukonprabasdb84x3
db84x3 dan 4 lainnya memberi reputasi
4
Berikan Komentar
Tampilkan semua post
F_U
F_U
#13
Kok heran, sekelas Pentagon yg memiliki keamanan berlapis saja pernah kena hack kok, tp memang BSSN perlu diaudit tuh, orang2nya gimana,apakah ngerti soal beginian, jangan2 baca CTRL+ALT+DEL aja gk ngerti.
gagal.jadi.nabireo_anggorodb84x3
db84x3 dan 5 lainnya memberi reputasi
5
Tutup
Hot Threads