News
Batal
KATEGORI
link has been copied
167
Lapor Hansip
23-10-2021 10:16

Kisah Orang Indonesia Jadi Sopir Truk di Kanada, Gajinya Rp 30 Juta Per Minggu


Kisah Orang Indonesia Jadi Sopir Truk di Kanada, Gajinya Rp 30 Juta Per Minggu

Jakarta - Di luar negeri, profesi sopir truk tidak bisa dipandang sebelah mata. Contohnya seperti yang dialami Bagus Ananda Putra, warga Indonesia asal Pulau Bali itu menjalani profesi sebagai sopir truk di Kanada, Amerika Utara, dengan penghasilan mencapai Rp 30 jutaan per minggu. Seperti apa kisahnya?

Bagus Ananda Putra sudah merantau ke penjuru dunia sejak 2003. Bagus mengaku meninggalkan Indonesia sejak umur 25 tahun untuk bekerja di kapal pesiar. Kemudian sejak 2008 hingga sekarang ia menetap di Kanada, ia bahkan menikah dengan warga lokal dan sudah dikaruniai dua anak.

Kepada detikOto, Bagus bercerita alasannya menekuni profesi sopir truk. Menurut dia, sopir truk merupakan salah satu pekerjaan yang mudah diperoleh dibanding pekerjaan lainnya. Misal untuk memperoleh lisensi pengemudi truk, cukup gampang dan cepat proses kursusnya.

Baca juga:
Bikin Melongo, Gaji Sopir Truk Indonesia di Kanada Bisa Capai Rp 1,7 M Per Tahun
Kisah orang Indonesia jadi sopir truk di Kanada
"Alasan saya pilih profesi sopir truk, satu karena sekolah untuk pengemudi truk itu tidak lama. Beda dengan profesi lain yang sekolahnya agak lama. Jadi saya kursus di truck driving school itu masa sekolahnya cuma 90 jam," kata Bagus kepada detikOto melalui sambungan telepon (12/10).

Dijelaskan Bagus, biaya untuk mendapatkan lisensi kelas 1 di sekolah mengemudi truk mencapai 4.000 CAD (dolar Kanada) atau setara Rp 46 juta. Tapi untuk sekarang, tepatnya sejak 2018 hingga saat ini biaya kursus mengemudi truk di sana sudah tembus 10.000 CAD (Rp 115 juta), tapi dengan waktu kursus lebih lama, yakni 120 jam.

Selain karena proses mendapatkan SIM kelas 1 yang lebih cepat, alasan lain Bagus menekuni profesi sopir truk tentunya karena potensi pendapatan yang besar. "Di sini kalau pekerja kasar kayak kita lebih dihargai dari orang yang kerjanya berdasi. Dari segi penghasilan, kita bukan menang sih, tapi banyak benefitnya," jelas Bagus.

Bagus mengatakan, untuk pengemudi truk pemula bisa menerima upah Rp 264 ribu sampai Rp 276 ribu per jam. Dan jika levelnya sudah pengalaman, maka gajinya lebih besar, bisa mencapai Rp 655 ribu per jam.

"Nggak tentu ya. Kadang-kadang kalau newly graduated itu, sopir baru-baru tamat sekolah itu biasanya tidak bisa dapat perusahaan yang bayar dengan (gaji) standar, itu kira-kira dia dapatnya 23-24 dolar lah sejam," katanya.

"Tapi kalau kita sudah mempunyai pengalaman bagaimana kita drive di winter, bagaimana kita drive di gunung, bagaimana kita nyetir di jalan raya, kita harus punya pengalaman yang kayak begitu juga. Jadi perusahaan yang bagus-bagus itu nyari kita gitu," sambung Bagus.

"Kalau di tempat saya (Martin Brower Company), bawa double trailer itu dibayar 57 dolar per jam. Kalau saya bawa satu trailer, dibayar 46 dolar per jam, pas saya nurunin barang--karena saya delivery driver--kalau saya nggak pegang setir saya dibayar 31 dolar sejam, pas nurunin barang itu".

Baca juga:
Karma Bos Tak Bayar Gaji Karyawan, Ferrari-nya Ringsek Dilindas Truk
"Jadi kalau itu di musim panas atau summer, ini terang-terangan saja, saya dibayar setiap minggu, nggak setiap bulan. Saya dapat kadang-kadang 2.700 dolar (Rp 31 juta) per minggu, bisa juga 2.200 dolar (Rp 25,3 juta), tertinggi saya dapat 2.700 dolar dan terendah 2.100 dolar seminggu (Rp 24,1 juta)," bilang Bagus.

"Ya, lumayan lah. Untuk hidup di sini sebagai truck driver ya masih bisalah kita bergaya. Artinya, nggak perlu berpikir lah kita kalau mau beli barang yang diinginkan. Pengin beli ini, pengin beli itu, nggak usah berpikir lagi," bilang Bagus.bisalah kita bergaya. Artinya, nggak perlu berpikir lah kita kalau mau beli barang yang diinginkan. Pengin beli ini, pengin beli itu, nggak usah berpikir lagi," bilang Bagus.




https://oto.detik.com/berita/d-57788...ta-per-minggu?




profile-picture
profile-picture
profile-picture
gore dan 31 lainnya memberi reputasi
32
Masuk untuk memberikan balasan
Kisah Orang Indonesia Jadi Sopir Truk di Kanada, Gajinya Rp 30 Juta Per Minggu
23-10-2021 12:01
ya jgn di kurs kan ke rupiah lah....disana biaya hidupnya juga tinggi...tmn ane yg tingal disana sekedar beli camilan aja klo di kurs kan bisa ampe i juta Rp
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
profile picture
aktivis kaskus
24-10-2021 18:38
ya emang kecil dan bisa dibilang ga jauh beda sama di indo kalau dibandingkan

tapi kan yang jadi perbedaan besar gajinya dollar, dollar lebih punya power dalam transaksi

dan orang bule kalo mau wisata setiap tahun ke luar negeri 1x dengan cicilan rumah dan mobil masih bisa gan

beda kalo indo ente banting tulang juga mentok2 ya singapur, thailand dah itu2 aja
2
profile picture
kaskus addict
24-10-2021 19:12
Ya tetep aja enak disana selain fasilitas lebih bagus, semisal nganggarin 10% buat nabung dari keseluruhan gaji kan lebih gede ketimbang nganggarin 10% umr dimari.. Udah pensiun pindah lagi ke sini yg biaya idupnya rendah sambil buka2 usaha emoticon-Big Grin
1
profile picture
kaskus addict
24-10-2021 21:06
Biaya hidup tinggi Tapi bisa nabung dan bikin rumah di Indonesia bagus cash ga pake KPR.. disini karyawan mau punya rumah musti KPR RSSS..
2
Memuat data ...
1 - 3 dari 3 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia