News
Batal
KATEGORI
link has been copied
103
Lapor Hansip
22-10-2021 21:09

Haji Lulung: Haram Hukumnya di Tanah Betawi Ada Nama Jalan Ataturk

Haji Lulung: Haram Hukumnya di Tanah Betawi Ada Nama Jalan AtaturkJakarta - Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung menolak keras rencana menjadikan nama Mustafa Kemal Ataturk sebagai penamaan jalan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Bahkan, Haji Lulung yang juga Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi itu mengharamkan nama Mustafa Kemal Ataturk terpampang di tanah Jakarta manapun.

"Haram hukumnya di tanah Betawi ada nama Jalan Mustafa Kemal Ataturk," kata Haji Lulung dalam keterangannya, Kamis (21/10/2021).

Haji Lulung mengatakan sikap penolakan lantaran reputasi Ataturk yang dianggap sebagai tokoh Turki yang kontroversial dengan pemikiran sesat. Ia menyebut Ataturk dikenal seluruh dunia sebagai Islamofobia.

"Dia adalah seorang tokoh sekuler yang kejam dan benci Islam. Sehingga tidak layak namanya di jadikan nama Jalan di tanah yang mayoritas penduduknya beragama Islam," tegas dia.

Oleh karenanya, Haji Lulung meminta pemerintah tidak sembarang menempatkan nama jalan di Jakarta sebelum ditinjau semua aspek sejarah dan geografisnya. Jika rencana tersebut dipaksakan, menurut Haji Lulung, hal ini justru akan mencederai perasaan umat Islam di Indonesia, khususnya umat Islam Betawi sebagai masyarakat yang religius.

Lebih lanjut mantan anggota DPR RI ini mengaku sangat mengapresiasi ide baik pemerintah Indonesia dan Turki yang saling memberikan nama jalan untuk menguatkan hubungan bilateral kedua negara.

Diketahui, KBRI Ankara sebelumnya meminta pemerintah Turki untuk menamai jalan di depan gedung baru mereka dengan nama Sukarno, sementara Turki menurut Dubes RI mengusulkan Mustafa Kemal Ataturk menjadi nama jalan di Jakarta.

Namun, Haji Lulung meminta pemerintah dan Dubes Turki di Indonesia memahami realitas masifnya penolakan terhadap nama Attaturk yang memicu banyak protes di dalam negeri, khususnya kondisi masyarakat Betawi selaku tuan rumah di Ibu Kota.

"Kami sepenuhnya mendukung tukar guling usulan nama yang semangatnya adalah untuk menguatkan hubungan bilateral Indonesia-Turki," ucap Haji Lulung.

Untuk itu, dia lantas mengusulkan nama alternatif lain yaitu dengan penamaan 'Jalan Turki Utsmani' sebagai penggantinya.

"Saya kira, kenapa tidak Turki Utsmani saja, kan banyak juga nama tempat atau daerah yang dijadikan nama jalan di Jakarta. Sebagai simbol peradaban Islam terakhir di dunia, penamaan Turki Utsmani akan menjadi doa dan inspirasi bagi generasi ke depan," tuturnya.

Seperti diketahui, Dinasti Turki Utsmani adalah kerajaan terakhir dalam peradaban Turki. Saat itu, panglima perang sekaligus pemimpinnya adalah Sultan Mehmet II. Runtuhnya Turki Utsmani sekaligus mengakhiri peradaban Islam di dunia.

Haji Lulung melanjutkan dalam waktu dekat pihaknya juga akan segera berkirim surat ke Kedutaan Besar (Kedubes) Turki untuk menyampaikan perihal penolakan tersebut.

"Insyaallah, selanjutnya kami akan mengirim surat resmi tentang keberatan kami agar sebaiknya usulan Attaturk diganti dengan nama lain saja," ujar Haji Lulung.

https://news.detik.com/berita/d-5776...-jalan-ataturk

Kang haram...emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 23 lainnya memberi reputasi
24
Masuk untuk memberikan balasan
Haji Lulung: Haram Hukumnya di Tanah Betawi Ada Nama Jalan Ataturk
22-10-2021 21:28
Tanah Betawi...???!!
emoticon-Leh Uga


Betawi aja cuman suku fiktif, gak ada.
Moyang nya Betawi ya para budak pekerja paksa yang didatangkan VOC dari berbagai daerah buat bangun Batavia.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamarnr dan 34 lainnya memberi reputasi
35 0
35
profile picture
aktivis kaskus
23-10-2021 00:05
suku dan budaya itu ga ada yang fiktif gan

emang bener warga betawi itu campuran, dan karena kemajemukannya itu makanya terlahir suku dan budaya baru

narasi ente bener2 jahad asli
2
profile picture
kaskus maniac
23-10-2021 02:51
Baca sejarah nya...

Yang dibilang si mail "tanah Betawi" adalah wilayah kerajaan Padjajaran, alias Sunda kelapa.
Penduduk aslinya ya orang Sunda.

Wilayah tersebut kemudian direbut oleh Fatahillah pada 22 Juni 1527, nama Sunda kelapa diganti dengan Jayakarta.
Penduduk aslinya mulai bercampur antara Sunda dan Jawa.

Setelah kedatangan VOC pada 1619, penduduk asli Jayakarta (orang Sunda dan Jawa) memilih meninggalkan Jayakarta.
Jayakarta pun jadi kota mati, tak berpenghuni.

Untuk membangun Batavia, JP Coen mendatangkan budak dan tawanan dari berbagai daerah.
Paling banyak dari daerah Manggarai.

Kesimpulan nya,
Yang di klaim sebagai wilayah Betawi sebenarnya wilayah kerajaan Padjajaran (Sunda, Hindu) yang kemudian jatuh ke wilayah taklukkan kerajaan Demak (Jawa, Islam).
Penduduk asli wilayah tersebut adalah suku Sunda, yang kemudian berbaur dengan suku Jawa pasca penaklukan oleh Fatahillah.

Tidak ada yang namanya suku Betawi.
12
profile picture
kaskus geek
23-10-2021 05:04
@baiknyasia728 sbere bukan jahat gan, dari semua cerita dari jaman belanda , tidak ada penyebutan suku betawi, cuma akhir2 ini saja

karena dalamnya orang betawi itu kebanyakan adalah antara orang sunda , jawa., dan suku2 lain dari berbagai daerah.

'''''
Untuk membangun Batavia, didatangkanlah pekerja dalam jumlah besar dari berbagai tempat, termasuk Jawa, Bali, Sumbawa, Sulawesi, Maluku, bahkan dari Cina dan India. Terjadilah interaksi berbagai suku di Batavia.

''''''

8
profile picture
kaskus maniac
23-10-2021 07:52
@baiknyasia728 @TheTenant
Ternyata dari dahulu sudah gangbang creampie antar suku ya akhi, bahkan beda negara. Nikmat ya akhi jadi gak bosan dengan satu pilihan emoticon-Leh Uga
6
profile picture
kaskus maniac
23-10-2021 07:53
Om kang cabul ini juga campuran banyak suku ini @azzamizzulhaq emoticon-Ngakak
3
profile picture
kaskus maniac
23-10-2021 07:55
@b.omat astagfirullah, barakallah ya akhi emoticon-Kagets
5
profile picture
kaskus geek
23-10-2021 07:57
@baiknyasia728 itu fakta... Baiknya mail dan suku betawi mengakui masa lalu mereka... Suku betawi cuma akal"an mereka aja biar punya legitimasi wilayah... Padahal aslinya mereka bukan suku asli.. Jakarta ga ada suku lokalnya....
8
profile picture
kaskus maniac
23-10-2021 07:58
@baiknyasia728 @kily89
Apa harusnya nama sukunya Sunda kelapa atau Sunda pesisir aja ya ? emoticon-Leh Uga
2
profile picture
kaskus maniac
23-10-2021 08:08
@b.omat @baiknyasia728 @kily89

Sunda ngapak ya akhi emoticon-EEK!
4
profile picture
kaskus maniac
23-10-2021 08:10
@azzamizzulhaq
Oh iya ya akhi, pantesan nyablak.
kayak kuwek, Inyong ente ane gue elo emoticon-Leh Ugaemoticon-Ngakak
2
profile picture
kaskus maniac
23-10-2021 10:50
@azzamizzulhaq
Wowok kan melalui pak begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo keturunan Tionghoa kebumen kalau ingat bos tuyul di acara tv tuyul Dan Mbak Yul yang jadi Jamal bulat dulu bilang gagal maning gagal maning son, kalau yang itu gagal maning gagal maning jadi presiden pak emoticon-Ngakak
3
profile picture
kaskus holic
23-10-2021 12:35
Bisa dibilang pada jaman VoC banyak didatangkan pekerja dari tanah sunda, makassa dan jawa.... Jakarta ituh lahan nya paling banyak rawa rawa dan perkebunan maka nya paling banyak daerah dijakarta dikasi nama dari nama
Rawa rawa dan perkebunan...
6
profile picture
aktivis kaskus
23-10-2021 22:16
gan budaya baru bisa terlahir

Budaya merupakan suatu pola hidup menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosial-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia

kalo narasi ente bilang betawi dulu engga ada ya emang bener

tapi sekarang beda, karena betawi lahir karena kemajemukan itu sendiri
2
profile picture
kaskus addict
23-10-2021 23:12
@junaedi1982new emoticon-Jempol Benar banget gan.
0
Memuat data ...
1 - 14 dari 14 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia