Automotive
Batal
KATEGORI
link has been copied
20
Lapor Hansip
24-07-2021 14:44

Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Hallo agan dan sista, apa kabarnya hari ini ? Semoga kalian tetap dalam keadaan baik-baik saja dimanapun agan dan sista berada. Masih semangat kan ditengah masa PPKM ini ? Untuk menemani aktifitas agan dan sista yang kebetulan lagi di rumah saja, ane hadir kembali dengan pembahasan bus. Kali ini masih di Kota Magelang, setelah sebelumnya ane membahas PO Ramayana, kali ini ane akan membahas PO Santoso. Bagi yang belum membaca sejarah PO Ramayana, silakan klik di sini.

Profesi sebagai dokter memang mulia, karena membantu menyembuhkan penyakit orang lain. Namun, jika kita lihat dari segi penghasilan, pendapataan dari dokter tentu cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, ada kisah unik dari suami istri yang berprofesi sebagai dokter dari Lembah Tidar. Selain menjadi dokter, mereka juga membuka jasa transportasi angkutan penumpang berupa bus.

Jika PO Eka dan Mira berawal dari usaha toko kain di Kota Mojokerto, maka PO Santoso didirikan oleh dokter. Bagi agan dan sista yang tinggal di Jogja, Magelang dan Semarang. Pasti sudah tidak asing dengan PO Santoso bukan ? Selain melayani rute menuju Jabodetabek, mereka juga masih aktif melayani rute Jogja - Semarang.


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Santoso berbaju Infinity HD Deluxe buatan karoseri Tri Sakti.

Foto: BITD (Bis Indonesia Tempo Dulu)/Facebook



Pendiri PO Santoso adalah dokter Anwar Sani, bisa dibilang beliau mewarisi usaha bus dari orangtuanya. Pada dekade 1960-1970, orangtua Pak Anwar memiliki sebuah PO bernama Tresno, PO ini dulu punya garasi di Kutoarjo. Memasuki tahun 1970-an, orangtua Pak Anwar mewariskan usaha bus tersebut kepada tiga orang anaknya. Setelah ketiga anak mendapat bagian bus masing-masing, lantas mereka membuat PO baru yaitu sebagai berikut:

1. PO Hidup Baru, garasi di Kutoarjo, Purworejo.
2. PO Kencana Jaya, garasi di Kutoarjo, Purworejo.
3. PO Santoso, garasi di Magelang.


Sayangnya PO. Hidup Baru & PO. Kencana Jaya tidak bertahan lama, kemudian keduanya dibeli PO.Sumber Alam (Kutoarjo) yang masih terhitung saudara. Namun, ada beberapa unit bus Kencana Jaya yang di jual ke PO.Santoso, beberapa tahun sebelum Kencana Jaya tutup total. Sehingga dulu, di jalur Purwokerto-Semarang ada sebutan Kencana Jaya 'cokelat' (milik Santoso) dan Kencana Jaya 'biru' (milik Kencana Jaya).

Sudah umum jika menjual unit bus berikut trayeknya dengan tetap memakai nama PO lama. Setelah Kencana Jaya berhenti beroperasi, armada yang tersisa di ambil alih PO Sumber Alam berikut trayeknya. Setelah seluruh unit Kencana Jaya diganti nama menjadi Sumber Alam, untuk jam dan trayeknya masih dipakai oleh PO Sumber Alam.


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Tempo doeloe emoticon-Big Grin

Foto: busnesia.com


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Ilustrasi: Foto milik Bapak Joko Soenaryo, pengemudi bus Santoso 1971-1996.



Setelah mendapat mandat untuk meneruskan usaha orangtuanya, dokter Anwar Sani beserta istrinya lantas merintis PO bernama Santoso diawal 1970-an. Tidak diketahui mengapa mereka memilih nama Santoso, namun jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, Santoso memiliki arti "Jaya" bisa juga bermakna "Sejahtera atau Kedamaian".

Saat awal berdirinya, PO Santoso  memulai trayek bus Ekonomi non AC Jogja-Magelang-Semarang dan Gombong-Purworejo-Magelang-Semarang. Setelah mengelola PO Santoso, pak dokter lantas tidak membuka praktek lagi dan konsentrasi pada bisnisnya. Namun, sang istri masih praktek dan mengutamakan pelayanan kesehatan pada keluarga karyawannya.

Livery awal Santoso, di domimasi oleh warna putih, dengan tambahan garis horizontal berwarna merah dan hitam pada bagian bawah. Warna livery ini nisa dibilang awet, dan jarang mengalami perubahan. Saat membuka trayek bus Ekonomi, Santoso mengandalkan armada Mitsubishi Fuso T653 dan Mercedes Benz LP 911.



Membuka Trayek Bus Malam Pada Akhir 1980


Awal tahun 1980-a, seiring dengan bertambahnya armada, pemilik bus lantas membangun garasi yang lebih besar di Kupatan, sebuah kampung di ujung utara kota Magelang. Pada saat itu Santoso mulai fokus menggunakan armada Mercedes Benz seiring dengan datangnya tipe baru, yakni OF 1113.

Pada akhir tahun 1980, bus ini mulai mencoba peruntungan di jalur bus malam jurusan Jakarta, dan cukup sukses dalam melayani penumpang di jalur Wonosari, Klaten, Jogja dan Magelang. Ciri khas bus malam Santoso adalah toilet yang lebih besar daripada bus malam yang lainnya. Dan memasuki tahun 1990, seluruh armada bus dipindah ke kantor pusat di Jl. Sukarno Hatta.

Bisa dibilang era 1990-an adalah masa jaya PO Santoso, dengan tagline "Melegenda dan Tetap Terpercaya". Selain bisnis bus AKAP dan AKDP, Santoso juga melayani jasa Pariwisata dan ekspedisi jasa pengiriman paket. Pada masanya, PO Santoso dikenal sebagai bus malam yang menjual ketepatan waktu dan memiliki mekanik dan pengemudi yang handal. PO Santoso termasuk PO yang cukup bagus dalam merawat armadanya, misalnya armada Mercy OH 1521 (Kuler) mereka masih banyak yang beroperasi hingga saat ini.


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Bus paket Santoso.

Foto: Nostalgia Bis Indonesia/Facebook


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Wonosari - Jogja - Jakarta - Bogor.

Foto: deni_asari/Twitter


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Truk paket Santoso.

Foto: Bus Mania Indonesia/Facebook




Banyak Memakai Bodi Bus Buatan Karoseri Tri Sakti


Jika kita membahas Santoso dan melihat bodi busnya, hanya satu karoseri yang terlintas di benak ane, yaitu Tri Sakti emoticon-Big Grin Dari dulu PO Santoso mempercayakan bodi bus mereka kepada karoseri yang juga bermarkas di Magelang. Bodi yang banyak dipakai adalah Joybus dan Infinity. Selain Tri Sakti, mereka juga pernah memakai bodi buatan karoseri New Armada dalam jumlah terbatas. Untuk livery bus, saat ini di dominasi warna merah dan hitam.

Saat ini armada bus PO Santoso di dominasi oleh bus Hino RK (mesin belakang) serta beberapa Hino AK (mesin depan). Selain itu, sampai saat ini mereka juga banyak mengoperasikan chassis bus lawas, seperti OH 1518 dan OH 1521. Dua jempol untuk para mekanik PO Santoso, yang masih bisa merawat bus lawas tersebut di era modern.

Selain garasi di Magelang, Santoso juga punya garasi di Jogja. Tapi ane lupa di mana daerahnya, hanya sekilas lewat dan sempat melihat saja waktu itu. FYI gan sist, bisa dibilang PO Santoso ahlinya ahli dalam merawat bus lawas, terbukti armada lawas mereka masih cukup tangguh untuk diajak bepergian jauh ke Jakarta. Saat ini PO Santoso sendiri berkantor pusat di Jl. Sukarno Hatta No.22, Magelang. Berikut ini beberapa chassis dan bodi milik PO Santoso:


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Hino RK, bodi Sprinter buatan New Armada.

Foto: Juliyus Iyus II


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Mercy lawas, sepertinya OH 1518/OH 1521. CMIIW


Foto: Agung Kurnianto/Facebook


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Hino RK non turbo.

Foto: Sejarah Transportasi/Facebook


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Bodi Marcopolo buatan Tri Sakti, Mercy OH 1521.


Foto: Rio Handoko/Facebook


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter


Bodi Joybus buatan Tri Sakti, Mercy OH 1521.


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Bodi Joybus buatan Tri Sakti, Mercy OH 1518

Foto: ciptonesia.wordpress.com


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Jogja - Semarang, Mercy lawas, kemungkinan OH 1518. CMIIW

Foto: Nostalgia Bus Indonesia/Facebook


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Mercy OH 1521, bodi Infinity HD Deluxe buatan Tri Sakti.

Foto: Sejarah Transportasi/Facebook


Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter

Bodi Infinity single glass buatan Tri Sakti.

Doto: ganes013/Instagram



Saat ini PO Santoso masih melayani rute AKAP dari Klaten - Wonosari - Jogja - Magelang menuju Jabodetabek. Untuk trayek Semarang - Jogja masih ada, tapi bus yang melayani rute tersebut terbatas, tak sebanyak dulu. Di tengah gempuran para pendatang baru, Si Mbah Santoso tetap mencoba bertahan.

Kita berharap PO Santoso tetap bisa mempertahankan eksistensinya, pasalnya PO ini termasuk saksi sejarah berjayanya transportasi umum di Indonesia. Bagaimana gan sist ? Apakah kalian yang tinggal di daerah Wonosari, Jogja, Magelang dan Semarang pernah merasakan naik Sang Legenda ini ?

Demikian sedikit ulasan mengenai sejarah PO Santoso dari Lembah Tidar, semoga apa yang ane bagikan ini bisa bermanfaat sekaligus dapat menambah wawasan baru untuk agan dan sista. Sampai jumpa emoticon-Angkat Beer



Melegenda dan Tetap Terpercaya






Referensi Tulisan: 1.2& Grup Facebook Sejarah Transportasi
Ilustrasi Foto: Facebook, Twitter, Instagram
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
volcom77 dan 17 lainnya memberi reputasi
18
Masuk untuk memberikan balasan
Sejarah PO Santoso - Dirintis Oleh Suami Istri yang Berprofesi Sebagai Dokter
24-07-2021 19:54
Quote:Original Posted By black_robo
PO Santoso rute Jogja - Semarang masih aktif ngga Gan @si.matamalaikat?

Setau ane rute Jogja - Semarang yg terkenal PO Nusantara sama PO Ramayana hehehehe


masih ada gan, tapi amat jarang sekarang, gak kayak dulu. kabarnya armada busnya saat ini hanya jalan dari Magelang, bukan dari Jogja lagi. salah satu bus Santoso yang terkenal di jalur Semarang saat ini ada stiker Nocturnal di kaca belakang, kabarnya ini Mercy lawas. tapi unitnya sendiri jarang jalan, cmiiw. emoticon-Ngacir



Quote:Original Posted By prabas
magelang kota sejuta bunga
emoticon-Angkat Beer


Lembah Tidar penuh kenangan gan, banyak PO bus legend lahir di sini emoticon-Toast


Quote:Original Posted By bunda2411
Sebelum jg ada purwo widodo dr wonosari-jkt lbh murah kelas ekonomi. Tp kemuadian menghilang. Santoso sempat merajai trayek wonsa-jkt dgn metode snack mereka di pool magelang emoticon-Big Grin.
Lambat laun ketenaran nya mulai meredup tergerus PO lain yg mulai buka trip wonsa-jkt. Bahkan PO dr daerah asal saja kalah saing emoticon-Big Grin.


Sinar Jaya sama Rosalia Indah menggempur Wonosari, dua PO ini keberangkatannya paling banyak emoticon-Big Grin
sementara urutan ketiga ada Murni Jaya, armada lumayan banyak juga di jalur selatan emoticon-Big Grin

kalau kata ane, Santoso telat peremajaan armada gan, kalah inovasi juga. selain itu lawan mereka operator bus gede semua dengan jumlah armada banyak, jelas mereka kewalahan. cmiiw

kalau Purwo Widodo saat ini hanya jalan trayek jarak menengah, Baturetno - Jogja dengan bus medium. berangkat paling pagi jam 5 dari Giwangan



Quote:Original Posted By 7900717
Udah ada dari 1970an ternyataemoticon-Matabelo
Lintas generasi


masih eksis sampai sekarang, salut emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
69banditos dan black.robo memberi reputasi
2 0
2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia