Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
202
Lapor Hansip
18-06-2021 14:19

Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai



Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai

Sepertinya para jomblo dimasa depan akan semakin banyak, mereka takut untuk menikah dan punya anak banyak kayak gen halilintar. Bahkan yang sudah menikah, satu anak pun cukup tak ingin menambah beban hidup yang sudah berat.

Kenapa seperti itu? Biaya melahirkan akan semakin tinggi bebannya, pajak untuk ibu hamil mulai mengintai. Pemerintah memang akhir-akhir ini sedang gencar mempertimbangkan untuk memcari dana lewat pajak.

Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai

Bukan tanpa alasan, negara kalau tidak disokong dana yang cukup maka akan gulung tikar. Namun sayangnya dana pajak seringkali masuk kantong pribadi dibandingkan negara, hal yang membuat geram tapi solusinya hanya masuk lapas suka miskin, keluar lapas malah jadi kaya.

Sedangkan yang benar-benar miskin, melakukan tindakan pencurian taruhannya nyawa. Bisa di amuk massa, di tembak polisi hingga babak belur, dan keluar lapas balik lagi mencuri karena gak ada kerjaan, sudah nyaman di penjara, dikasih makan, dikasih tempat tinggal, dikasih fasilitas lainnya.

Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai

Andai saja para koruptor hukuman mati secara live di televisi, mungkin akan beda cerita. Mereka yang tertangkap boro-boro senyum, dan melambaikan tangan seperti pahlawan menang perang. Tapi inilah realita yang terjadi

Okeh, balik lagi dengan ibu hamil adanya rencana pemberlakuan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada kesehatan membuat mereka bingung, dimasa pandemi ketika masyarakat sedang susah kok wacana pajak mencuat? Mau bikin stress masyarakat lantas kena covid massal lalu meninggal untuk mengurangi jumlah penduduk? Jelas, salah satu imun menurun stress menjadi salah satu penyebabnya.

Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai

Kita semua tahu beban negara dengan hutang yang menumpuk dengan angka yang cukup fantastis yaitu menurut data per akhir Maret 2021 mencapai Rp6.445,07 triliun atau setara dengan 41,64 persen dari PDB Indonesia.

Sedangkan untuk melunasi hutang itu butuh dana dan sistem pelunasan berjalan sebagaimana mestinya, tentu saja dimasa pandemi seperti ini negara juga ketar ketir. Belum lagi bobroknya birokrasi, bobroknya moral pejabat, semakin menambah bocornya anggaran negara agar lepas dari jerat hutang.

Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai

Jalan keluar yang simple tapi semua orng gunakan adalah mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada sembako, sekolah, hingga pelayanan kesehatan medis, termasuk rumah bersalin. Rumah sakit swasta tentu menjadi target untuk mendulang pajak, biaya melahirkan akan semakin membengkak.

Quote:

Sedikit kutipan tentang hal ini, agar informasi ini berguna bagi agan dan sista.

Wacana pajak ada di draft Perubahan Kelima Atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Pada Pasal 4A Ayat 3 dijelasakan, jasa pelayanan kesehatan medis yang terdapat dalam poin A dihapus dari jenis jasa yang tidak dikenakan PPN. 

Dan rencana penetapan pajak tersebut akan dibahas oleh pemerintah dan parlemen di tahun ini, karena sudah ditetapkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2021.

Awalnya hal ini tidak kena biaya pajak maka dengan adanya wacana ini jasa medis akan terkena pajak.

Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai

Selain biaya melahirkan kena pajak, terdapat jasa lain yang termasuk dalam pelayanan kesehatan medis berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 49 Tahun 2009, yakni:

Jasa dokter umum, dokter spesialis, dan dokter gigi

Jasa dokter hewan

Jasa ahli kesehatan seperti ahli akupunktur, ahli gigi, ahli gizi, dan ahli fisioterapi

Jasa kebidanan dan dukun bayi

Jasa paramedis dan perawat

Jasa rumah sakit, rumah bersalin, klinik kesehatan, laboratorium kesehatan, dan sanatorium

Jasa psikolog dan psikiater

Jasa pengobatan alternatif, termasuk yang dilakukan oleh paranormal.


sumber kutipan



Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai

Oke, setelah melihat hal ini apakah kamu takut untuk menikah? Butuh persiapan matang kalau ingin menikah, bukan hanya jiwa dan raga tapi uang berlimpah.

Sebab, dari biaya pernikahan, biaya hamil hingga melahirkan, sekolah, sembako, dan kesehatan akan meningkat. Kalau tak punya uang, lebih baik jangan paksakan untuk menikah berdo'a saja ada sugar daddy atau janda kaya melirikmu.

Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai

Asal jangan para jomblo sering keluar lokalisasi, duh menambah masalah baru ini tidak menikah namun sex bebas berkembang.

Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, semoga bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.

emoticon-I Love Indonesia

Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai

"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik, klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star

Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai


Diubah oleh c4punk1950...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anton2019827 dan 39 lainnya memberi reputasi
34
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Ibu Hamil, Pajak Siap Mengintai
18-06-2021 16:20
Tai ajg bener dah ini, semua2 dikenain pajak.
Tapi disini ada positifnya juga, mule sekarang bikin anak cukup 1 orang aja lah, gak usah banyak2. Bikin penuh sesak, belom lagi tanggungannya makin berat kan kalo lebih dari 1, apalgi situasi lagi kayak gini. Mawas diri lah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
14145 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
profile picture
kaskus maniac
20-06-2021 07:21
Jaman lagi susah nyari duit behini tapi malah apa apa serba dipajekin gitu heran anee mah
0
profile picture
kaskus maniac
20-06-2021 10:48
Mangkanya itu, alesan pemerintah mah katanya udah banyak bansos ini itu, sebagai gantinya pajak digencarin emoticon-Ngakak

Padahal bansos aja ditilep juga emoticon-Betty (S)
0
profile picture
kaskus maniac
20-06-2021 11:53
Bansos juga nggak merata gitu kok gn, dan kemaren kan dikorupsi gimaja biaa dibanggain itu bansos
0
Memuat data ...
1 - 3 dari 3 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia