Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
34
Lapor Hansip
17-06-2021 18:10

Terobsesi [END]

Terobsesi
SYNOPSIS
Cerita ini mengisahkan tentang seorang pria yang bernama Jun yang mencintai istri sahabatnya sendiri. Saking cintanya kepada istri sahabatnya, sampai-sampai Jun terObsesi berat.
Sedangkan hubungan persahabatan mereka masih berjalan baik sampai saat ini. Semua berawal dari masa lalunya.

Kenapa Jun bisa terobsesi pada istri sahabatnya? Apa yang terjadi di masa lalunya? Semua akan terjawab dalam cerita ini.


WARNING !
Quote:Cerita ini mengandung konten dewasa, mohon untuk bijak dalam membacanya. Nama tokoh bukan nama asli, latar waktu, tempat juga bukan asli.


JANGAN TANYA CERITA INI FIKSI ATAU REAL ! Baca saja dengan RILEX. Jangan lupa kasih dukungan seperti kasih Rate bagus, cendol, agar TS bersemangat lagi bikin ceritanya.


INDEX STORY
Quote:Eps 1: Hidupku
Eps 2: Misteri Taperwer
Eps 3: Misteri Taperwer Part 2
Eps 4: Misteri Taperwer Terpecahkan
Eps 5: Miniatur Senja
Eps 6: Permen
Eps 7: Tanda Merah Di Leher
Eps 8: Akhir
Eps 9: Takdir
Eps 10: Terobsesi

Pesan dari cerita ini adalah, janganlah terlalu terobsesi dengan pasanganmu, jika dia tidak berjodoh denganmu, relakanlah, dan cobalah ceritakan isi hatimu kepada orang lain. Hindari hal-hal negative lainnya, karena kebahagianmu adalah tujuanmu. Namun cinta tidak bisa di tebak.
Quote:
SESI Q N A !
Q: Apakakah cerita ini akan ada lanjutannya?
A: Yes, di tunggu aja ya gan.
Q: Kenapa Broto tidak di ceritakan lagi? Karena dia kan sahabat Jun juga?
A: Di karenakan Cerita ini hanya berfokus kepada pemeran utama nya saja.
Q: Di cerita selanjutnya, Broto akan muncul ga?
A: Yes.
Q: Cerita lanjutannya akan menceritakan apa?
A: Cerita lanjutannya akan menceritakan lebih ke perselingkuhan antara Jun dengan Viona (spoiler)


Sambil nunggu Season selanjutnya rilis, baca dulu Short story ane gan, dijamin seru !
Short Story

Diubah oleh ihsanjun29
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Rohmatullah212 dan 9 lainnya memberi reputasi
8
Masuk untuk memberikan balasan
Terobsesi
17-06-2021 18:14

Episode 3

Eps 3: Misteri Taperwer Part 2
Quote:Sial, aku jadi dilema, kenapa ini dapat terjadi, lalu siapa wanita yang ku puja itu, kalau dia bukan Viona, berarti dia siapa? Ahh sepertinya aku di kerjain oleh Burhan, aku harus bikin perhitungan sama dia.

Lalu aku mulai mencari keberadaan si Burhan, karena gara-gara dia aku di bikin malu sama wanita itu, ini soal harga diri, akan ku hajar si Burhan.

Setelah ku cari, ternyata si Burhan sudah ga ada di kampus, ku tanya teman-temannya juga mereka ga tau.
Aarrrggghh... Saking kesalnya ku tendang bekas minuman kaleng sekencangnya.


*pletaaaak (suara kaleng jatuh)

"Woyy.. Siapa yang lempar kaleng? " Teriak orang yang tertimpa kaleng minuman.


Wah gawat, tendanganku mengenai sasaran, kaburrrrrrrr..

____________



Di Kosan

Aku menceritakan semua kejadian itu kepada Broto, namun Broto hanya tertawa, seakan dia puas mentertawaiku. Ternyata aku salah, menceritakan kepada orang yang salah, fuxckxkxkxk.

Dari pada kesal di kosan, dan jenuh juga, akhirnya aku memutuskan untuk hijrah dari tempat ini ke tempat lain yang lebih asyik. Tempat itu adalah sebuah mini cafe, biasanya cafe itu di penuhi oleh mahasiswi-mahasiswi yang.. Tentunya cantik lah.

"Bro. Lu mau ikut ga? " Ajak ku ke Broto.


"Kemana jun? " Tanya Broto.

"Mini Cafe. Ikut ga? " Ajak ku lagi.


"Maulah, asal lu traktir ya? " Ucap Broto.


"Sip. Ya udah kuy berangkat ! "


Kami pun berangkat menuju mini cafe.


______________


Di Mini Cafe

Kami sudah di dalam cafe, aku pun mulai mencari tempat duduk, akhirnya kami duduk di dekat kaca. Terlihat ada seorang wanita yang hendak menghampiri ke arah kami. Wanita itu ternyata seorang waitres dan memberikan selembar kertas yang berisi daftar menu di cafe ini.

Kemudian aku membaca daftar menu itu dengan teliti, berharap ada paket makanan yang murah. Ternyata tidak ada promo. Waitres itu terus memandangiku, seakan dia menunggu jawaban atas daftar menu yang ia sediakan.

Lalu ku tanya Broto, " Bro, lu mau pesen apa? " Tanyaku. Dia menjawab " Terserah. " Seakan Broto mempercayakan semuanya kepadaku, aku tau, ia lagi tidak punya uang.

Aku pun berfikir dengan keras, keringat dingin bercucuran, akhirnya aku memberanikan diri bertanya kepada waitres itu.

"Maaf mbak, ada paket hemat ga untuk dua orang? " Tanyaku kepada waitres.

"Oh, ada mas . " Jawab waitres itu dengan tersenyum.


"Alhamdulilah. Apa mbak paket hematnya? " Tanyaku lagi sambil tersenyum lega.

" Warteg mas. Jadi mas nya keluar dulu dari cafe ini, terus lihat deh di sebrang cafe ini, ada warteg. Biasanya hari jumat warteg itu suka bagi-bagi nasi bungkus khusus Duafa. Haha" Jawab waitres itu dengan tertawa.


"Hahaha... (Broto Ketawa lepas) "


"Eh kampret malah ngetawain lu ! "

"Engga mbak makasih. Pesen Black Coffe aja dua gak pake susu. " Ucapku dengan kesal.


"Lah, ya iyalah. Kopi hitam kan emang ga pake susu. Ya udah tunggu ya mas. " Ucap si waitres.

" Jun, kenapa pesen kopi hitam doang? " Tanya si Broto.

"Duit gue dikit lagi ! " Jawabku.

"Kalo cuma pesen kopi doang mah mending di warkop aja samsul ! " Ucap si Broto.

"Udah lu jangan banyak bacot. Yang penting nyaman tempatnya, bisa wifi, adem kagak panas. Terus bisa liat pemandangan. Liat tuh banyak cewek cakep ! " Ucapku.

"Iya sih banyak cewek cakep, tapi password wifi nya apa jun? " Tanya si Broto.

"Lupa gue belum tanya. Entar gue tanyain, nah waitres nya mau kesini. " Jawabku.


Setelah lama menunggu akhirnya pesananku datang.

"Ini mas, silahkan.. " Kata waitres itu sambil meletakan dua gelas kopi.


"Eh mbak, password wifi nya apa ya? " Tanyaku pada waitres.

"Maaf mas, disini untuk dapat wifi harus belanja minimal 50rb. Sedangkan mas pesennya cuma kopi, itupun harganya hanya 40rb. Permisi mas.. " Jawab waitres itu lalu pergi.

"Makan tuh wifi ! " Ucap si Broto.


Dengan wajah yang sedikit kesal, aku pasrah. Sambil aku nikmati segelas kopi ini. Seketika aku teringat kembali dengan taperwer itu, masih menjadi tanda tanya, siapa pemilik taperwer itu sebenarnya.

Dan wanita itu, siapa namanya. Aku penasaran, semoga secepatnya aku mendapat jawaban. Untuk si Burhan, kalo ketemu akan aku hajar dia karena telah mengerjaiku.

Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara wanita yang tak asing, lalu aku menoleh ke sumber suara itu.
Dan tidak di sangka, ternyata itu adalah Viona, tidak dia bukan Viona, maksudku namanya bukan Viona, wanita itu...

"Jun, lihat wanita itu. Kaya pernah liat? Di kampus kalo ga salah. " Ucap si Broto.

"Iya Bro. Dia emang sekampus sama kita. Dia anak baru ! Cantik ya " Kataku.


"Oh anak baru. Kenalan ah ! " Ucap si Broto sambil beranjak ke arah Viona.

"Eh.. " Aku pun tidak bisa mencegahnya, entah kenapa aku jadi malu sama dia.

Rasanya jadi tidak karuan, ada apa dengan perasaan ini, ketika si Broto mau kenalan sama dia, aku jadi merasa cemburu, namun apa daya, aku tidak bisa apa-apa.

Terlihat mereka langsung akrab, ko bisa si Broto langsung akrab gitu aja. Dari sini aku hanya bisa memandang, ingin rasanya menghampiri mereka. Namun aku seperti tidak punya kekuatan, seakan aku terkunci disini.

Saat mereka menoleh kepadaku, aku hanya menunduk terdiam dan membisu.

"Jun ! Sini ayo ! " Ajak si Broto.

Broto mengajak ku kesana, tapi aku malu, aduuhh sial kenapa ini, aku jadi gerogi.


"Jun ! Sini.. (Suara lembut) " Ajak Viona.


Hah, dia juga memanggil ku? I... I-ini baru pertama kalinya dia memanggilku, aku harus memberanikan diri.

"Emm... I-iya bentaar . "

Akhirnya aku memberanikan diri untuk bergabung dengan mereka.


"Lu kenapa jun. Gerogi gitu, biasa aja kalee ! Haha" Ucap si Broto sambil tertawa.


"Iya jun, santai aja. Hehe" Ucap Viona dengan lembut sambil tersenyum.


Kok dia aneh banget ya, pas ketemu di kantin sikapnya jutek dan sombong pula, tapi sekarang jadi baik, ada apa gerangan? Entahlah.

Tapi ini kesempatan untuk menanyakan siapa nama aslinya.

"I-iya.. Eh, kalo kamu bukan Viona, terus nama kamu siapa? "

"Namaku? " Sahutnya.


"Iya.. " Jawabku singkat.


"Namaku emang Viona. Haha" Katanya, sebari tertawa.

"Waktu di kantin, kamu bilang bukan. Berarti, taperwer itu... Punya kamu kan?

" Hah, taperwer? Bukan. "

"Kok tulisannya nama kamu? " Ucapku penasaran.

"Iya tapi.. Taperwer itu emang bukan punya ku. Kamu dapat taperwer itu dimana? " Kata Viona yang mulai penasaran.


"Nemu di kampus. " Kataku. Aku tidak meceritakan kejadian saat menemukan taperwer itu, karena aku malu jika harus ceritain yang sebenarnya. Hehe

"Taperwer aja di permasalahin. Gue disini di anggap cendramata kali ya. " Celoteh Broto.


"DIAM!!! " Teriak ku bersamaan dengan Viona.

"What? Bisa kompak gitu njirr ! " Ucap Broto yang keheranan.

"Eh.. " Ucap Viona dengan wajah yang memerah.

"Emhh.. Ko wajah kamu jadi merah. Hehe" Canda ku. Sebari ketawa kecil.

"Apaan sih! " Ucap Viona tersipu malu.

Melihatnya seperti itu, membuat dirinya semakin cantik dan menarik. Aku jadi tambah suka dengannya. Senyumnya yang menawan seakan gemas melihatnya, ingin rasanya mencubit pipi merahnya.

Kami pun bertiga mengobrol panjang lebar, sampai lupa waktu. Ternyata Viona itu sikapnya memang baik, orang nya mudah bergaul, humble, periang, itu sementara yang aku tau.

Tak terasa, hari sudah sore obrolanpun berakhir. Tak lupa aku meminta kontak Viona, dia pun tidak ragu memberinya.
Katanya, dia baru di daerah sini, jadi belum punya teman, menurutnya aku dan Broto orang nya asyik.

Bersambung...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hakkekkyu dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
profile picture
kaskus geek
18-06-2021 11:40
Hahahahahaha
0
profile picture
kaskus holic
18-06-2021 18:39
@pulaukapok

Kelihatannya agan ini ketawa 😆
1
Memuat data ...
1 - 2 dari 2 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
denting-waktu-dalam-ruang-sepi
Stories from the Heart
tenung-based-on-true-story
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Poetry
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia