Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
106
Lapor Hansip
13-06-2021 13:05

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Banyak orang, terutama mereka yang mencari bacaan berkualitas, sepakat bahwa One Piece (yang disingkat OP) merupakan manga terbaik dari Jepang sedangkan Tower of God (ToG) adalah manhwa terbaik dari Korea. Sudah jadi rahasia umum di internet bahwa jika ada orang Jepang yang membangga-banggakan OP maka orang Korea akan membawa ToG. Sama seperti permusuhan karate dan taekwondo, kedua komik ini juga menciptakan permusuhan tersendiri diantara penggemar masing-masing.

Sebagai salah satu pembaca dari kedua masterpiece ini saya memang menemukan beberapa kemiripan yang membuat keduanya terus dibanding-bandingkan, hal tersebut adalah misteri dan world bulidingnya.

Selain kedua hal itu tentunya ada banyak hal yang membuat kedua karya tersebut digemari banyak orang dan terkenal secara internasional seperti adegan aksi, karakter maupun jokes recehnya. Di thread ini saya ingin membandingkan kedua karya tersebut dari berbagai aspek dan semoga saja di akhir tulisan ini kita bisa mengetahui mana yang lebih baik.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

***


Pertama, mari kita lihat ceritanya terlebih dahulu. OP bercerita mengenai seorang anak yang ingin menjadi raja bajak laut. Dengan mengarungi lautan dia menemui banyak orang dan petualangan yang menegangkan, semua demi menemukan harta karun legendaris One Piece. ToG sendiri bercerita mengenai seorang anak yang memasuki menara demi mencari seorang wanita. Semakin tinggi dia menaiki menara semakin dia sadar bahwa dirinya memang ditakdirkan untuk berada disana. Dia tidak berniat menaiki menara namun menara itu sendirilah yang menariknya keatas.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Kedua karya ini sama sama menyajikan petualangan yang penuh misteri dan aksi. Meski demikian OP adalah sebuah manga yang ditujukan untuk demografi shonen, target pembacanya adalah remaja laki-laki sedangkan ToG memiliki cerita yang penuh dengan pengkhianatan sehingga target pembacanya adalah remaja ke dewasa. Sekali lagi OP adalah manga dari shonen jump sehingga harus tetap berpegangan pada 3 moto yakni persahabatan, kerja keras dan kemenangan sedangkan ToG sebagai webtoon tidak terikat oleh hal itu. Keduanya memiliki target pembaca masing-masing namun populer di semua kalangan.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Kedua karya ini juga dimulai dengan satu tujuan besar. Luffy ingin menjadi raja bajak laut, bagaimana cara dia mencapainya dan siapa yang harus dia kalahkan adalah anak tangga yang akan membawanya pada tujuan tersebut. Bam, disisi lain, tidak berniat untuk menaiki menara namun semua orang disekitarnya ingin mencapai lantai tertinggi sehingga dia juga harus naik kesana. Apa yang ada di lantai tertinggi? Itu masih menjadi misteri.

Kedua karya ini selalu konsisten dengan tujuan pokok mereka yang, meski sangat berbeda, amat mirip satu sama lain. OP menyajikan petualangan besar di setiap pulau yang mereka kunjungi dan ToG memberikan konflik serta ancaman baru setiap kali mereka naik ke lantai yang lebih tinggi. terkadang beberapa misteri akan terpecahkan namun tak jarang misteri-misteri baru bermunculan.

Bagaimana dengan misterinya? Misteri terbesar di OP berpusat pada abad kekosongan yang mana di masa-masa itu sesuatu yang besar sudah terjadi dan merubah seisi dunia. Misteri di OP sama sekali tidak ada hubungannya dengan Luffy (tidak sampai chapter-chapter terbaru) sedangkan dalam ToG keberadaan Bam adalah misteri itu sendiri. Dalam OP misteri tersebut hanya bisa dipecahkan dengan mengumpulkan poneglyph dan sayangnya Luffy sama sekali tidak peduli dengan misteri tersebut. Bam dari ToG sebaliknya, dia sangat ingin tahu dia itu sebenarnya apa. Jawaban dari misteri tersebut terletak pada orang-orang yang ada di puncak menara sehingga sekali lagi dia memang harus menaiki menara.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Dari segi misteri sendiri saya menganggap ToG punya misteri yang lebih kompleks dan membuat penasaran. Kenapa? Dalam OP satu-satunya jawaban hanyalah poneglyph yang artinya tak mungkin ada dua versi dari jawaban yang pembaca inginkan sedangkan dalam ToG jawaban akan misteri tersebut terletak pada orang yang masih hidup entah itu kawan maupun lawan. Apakah orang tersebut mengatakan kebenaran atau memanipulasi jawabannya sendiri, tak akan ada yang tahu. Hal ini membuat misteri ToG hanya membawa spekulasi lain yang tak kalah membingungkan. Belum lagi sumber misterinya buka cabang dimana-mana.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Ada banyak misteri di OP seperti buah iblis, D, ancient weapon dan laugh tale yang mana semuanya saling berkait. Membuka satu rahasia sama artinya dengan memecahkan separoh rahasia yang lain. Bisa dibilang misteri dalam OP adalah satu novel tebal yang terbagi menjadi beberapa bab sedangkan misteri ToG itu lebih mirip…. Jalan raya. Meski terhubung dengan jalan utama namun banyak sekali cabangnya.

Sampai saat ini misteri terbesar dalam ToG adalah Jahad dan 10 keluarga. Bersamaan dengan misteri itu ada juga misteri 13 senjata bulan, putri jahad, lantai 135, outer god dan Bam itu sendiri. Anehnya, setiap misteri ini rasanya malah memancing pembaca pada sebuah misteri yang lebih besar yakni menara itu sendiri. siapa yang menciptakan menara? Apa tujuannya? Meski tidak pernah disinggung namun inilah misteri terbesar di benak para pembaca.

Lalu bagaimana dengan world buildingnya? Sekali lagi menurut saya ToG menang (dari tadi ToG melulu). World building untuk ToG sudah ditulis sejak season pertama (yang mana amat beresiko) sedangkan OP baru memperluas dunia mereka dengan kemunculan shicibukai Mihawk. Baik OP maupun ToG memperkenalkan banyak makhluk dan ras selain manusia dan keduanya dilakukan secara perlahan seiring perjalanan yang semakin aneh dan berbahaya.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

OP memperkenalkan pada kita berbagai pulau dengan panorama unik seperti hujan petir dan badai salju abadi. Setiap pulau yang kru topi jerami kunjungi benar-benar berbau petualangan seperti pulau langit dan pulau manusia ikan. Setiap pulau juga memiliki keunikannya masing-masing sehingga sulit untuk menentukan tempat favorit sedangkan ToG… well, tempat-tempat seperti kereta neraka, lantai kematian dan lantai tersembunyi memang tidaklah buruk, bagus malah, namun tidak sebagus OP.

Meski demikian ada satu hal yang membuat ToG unggul jauh dalam hal world building yakni ruang dan waktu. Menara terdiri dari 134 lantai yang mana satu lantai saja sama luasnya dengan benua Amerika. Sudah jelas menara tempat Bam dan kawan-kawan bermain lebih luas dibandingkan dunia OP. Selain itu ada juga faktor umur dari para penghuni menara. Mereka yang berhasil mencapai puncak menara akan awet muda dan bisa hidup selamanya entah itu seribu maupun 10 ribu tahun. Bahkan mereka yang hanya sekedar kacang goreng saja bisa hidup sampai 300 tahun sehingga di dalam menara umur itu cuma angka. Kebayang nggak kalo orangtuamu ternyata 10 ribu tahun lebih tua darimu? Weww, populasi menara pastilah sangat padat.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Okay, sekarang mari bahas aspek dimana OP unggul, biar fans OP bisa berbangga hati terlebih dahulu. Aspek yang saya maksud disini adalah power system atau ukuran kekuatan di dalam cerita. Di dalam OP ada berbagai jenis kekuatan namun yang paling utama jelas buah iblis. Buah iblis ada banyak macamnya dari yang kuat hingga yang tidak berguna. Selain buah iblis ada juga haki, pedang dan juga kekuatan unik yang dimiliki berbagai ras dalam OP.

Tak ada level kekuatan yang jelas dalam OP, kalaupun ada itu hanya ulah fans yang menggolongkan karakter ke tingkat yonkou, tingkat admiral, tingkat shicibukai dan sebagainya. Meski demikian tingkatan ini sendiri tak jelas batasannya. Power system dalam OP lebih seperti batu-gunting-kertas yang mana batu mengalahkan gunting, gunting mengalahkan kertas dan kertas mengalahkan batu yang mana itu unik dan lebih sulit diprediksi.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Di ToG sendiri power level diatur dengan jelas karna adanya regular rank F, rank E, rank D dst. Lalu ada ranker, advanced ranker, high ranker dan akhirnya axis. Saat seseorang menjadi ranker mereka akan memperolah ranking yang secara kasar menjadi tolak ukur kekuatan mereka. Ada sekitar 100 ribu ranker dan hanya 1000 teratas yang pantas mendapat title high-ranker. Mereka ini adalah makhluk-makhluk yang keberadaannya tidak tergoyahkan dan mereka yang berada di 100 besar adalah dewa itu sendiri. semakin tinggi peringkatnya maka semakin kuat pula orang tersebut. Sesederhana itu, meski terkadang ada monster entah darimana yang merusak aturan tersebut.

Saya pribadi lebih suka power sistem OP karna melibatkan banyak taktik dan juga lebih mendebarkan karna tidak terduga. Lihat aja Usopp, kalau dia serius dan penuh persiapan bukan tak mungkin dia mengalahkan Luffy. Lalu lihat juga kemampuan karetnya Luffy. Dimana lagi ada karakter utama yang punya kekuatan macam itu? meski begitu Luffy memanfaatkan kemampuannya dengan kreatif yang mana kita kenal sebagai gear.

Tapi bukan berarti power sistem di ToG jelek. Regular memang tak punya kesempatan menang melawan ranker namun karakter utama disini adalah Bam si irregular. Bam merupakan perwujudan sempurna dari karakter overpower yang biasa kita lihat di anime-anime isekai atau manhua cina. Dia memang luar biasa kuat untuk ukuran rangkingnya namun masih ada perbedaan yang amat besar antara dia dengan high-ranker. Perbedaan level yang besar ini membuatnya bisa melakukan pembantaian pada regular di levelnya namun juga bisa menyajikan pertandingan yang menegangkan melawan high-ranker. Jadi Bam belum bisa disebut yang terkuat dan ancaman kematiannya masih tinggi.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Okay, mari bahas aspek lain yang tak kalah penting dibanding cerita, karakter. Mari kita mulai dari karakter utama.

Dari apa yang saya lihat Luffy ini adalah karakter yang tidak terlalu pintar dan cenderung masa bodoh dengan perbuatannya. Meski demikian dia memiliki nilai-nilai luhur layaknya seorang karakter utama shonen jump. Dia pemberani, menolong yang lemah, peduli pada teman dan mempercayai siapapun termasuk musuhnya. Karakternya bisa menarik di satu waktu namun tak jarang juga bisa membosankan bagi sebagian orang. Bisa dilihat Oda memilih bermain aman dengan karakter Luffy.

Dan untuk Bam sendiri, dia adalah orang yang polos, terlalu baik dan juga naif. Dia tak suka kompetisi dan sama sekali tak pernah meragukan temannya meskipun teman itu mengkhianatinya. Meski punya beberapa kemiripan dengan Luffy tapi karakter Bam terasa jelek dan tidak mencolok, setidaknya dalam season pertama. Bam mendapatkan pengembangan karakter yang baik di season 2 dan seterusnya sedangkan Luffy… hmm, tak banyak pengembangan karakter yang bisa dilihat dari Luffy namun dia akan baik-baik saja dengan sifatnya itu.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Dan untuk karakter-karakter lain, kedua komik ini sama-sama memperlakukan karakternya dengan baik. Cerita tidak selalu terfokus pada karakter utama dan karakter pendukung pun diberi kesempatan untuk bersinar.

Dari segi keragaman karakter, karakter-karakter OP masih harus memegang moto persahabatan, kerja keras dan kemenangan sehingga bisa kita lihat semua kru kapal Luffy memiliki beberapa sifat yang mirip seperti keberanian dan kesetiaan. Karakter ToG bisa dibilang lebih beragam karna tidak seperti Luffy yang harus berlayar dengan nakamanya, anggota tim Bam selalu berganti dan masing-masing anggota tersebut memiliki sifat dan keahlian mereka masing-masing, tak jarang juga karakter-karakter ini memiliki tujuan dan cara yang bertentangan. Sekali lagi ini hanya perbedaan target pembaca. Untuk anak-anak hingga remaja pasti lebih menyukai kru topi jerami Luffy namun untuk yang menginginkan bacaan lebih berat akan memilih tim ala ToG.

Dan bagaimana dengan antagonistnya? Dalam OP keseimbangan dunia terjaga dengan adanya Yonkou, WG, Marine dan Shicibukai. Marine akan melakukan apa saja untuk mencegah bajak laut menemukan Laugh tale dan karna inilah bentrokan-bentrokan selalu terjadi.

Dalam ToG, pemerintahan Jahad dan 10 keluarga sama sekali tidak menghalangi siapapun untuk menaiki menara. Mereka menerima dengan tangan terbuka kedatangan siapapun. Hal ini menjadikan perselisihan kedua belah pihak menjadi pasif sehingga 2 season pertama lebih banyak diisi dengan konflik internal FUG. Kendati demikian sejak season ketiga perang sudah benar-benar pecah dan menara mulai berguncang.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Tak terasa pembahasan ini sudah sedemikian panjang. Popularitas kedua komik ini memang tidak diragukan lagi namun masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dijadikan bahan perbandingan.

Pertama, OP sudah memiliki jumlah chapter yang lebih dari 1000 sedangkan ToG masih belum menyentuh 500 chapter. SIU sebagai author ToG sering kali harus libur karna kesehatannya dan selalu mengambil break setiap kali menyelesaikan 1 season. Eichiro oda sendiri sebagai author OP memiliki jadwal kerja yang berbeda dengan mangaka lain karna dia diwajibkan mengambil 1 minggu libur setiap 3 atau 4 chapter. Hal ini dilakukan demi kesehatannya juga jadi bisa dibilang kedua author ini memiliki tekanan kerja yang berat dan keduanya juga punya riwayat penyakit serius.

ToG jelas perlu dipuji karna bisa disandingkan dengan OP meski jumlah chapternya baru setengah dari jumlah chapter OP. Namun untuk yang tidak tahu, panjang dari 1 chapter ToG mulai dari season 2 itu bisa 2 sampai 3 kali panjang chapter webtoon biasa sehingga series mana yang lebih panjang itu sulit diputuskan.

Dalam urusan promosi dan pemasaran jelas OP ada diatas awan. Anime, game, novel dan volume cetaknya merajai industri entertaiment jepang dan OP juga memiliki 14 movie yang tayang di bioskop. Belum lagi OP bisa dibaca secara online dan legal di situs mangaplus.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Untuk ToG… ToG memang memiliki beberapa volume cetak, marchendise dan 13 episode anime namun jelas itu tak bisa disandingkan dengan OP. Webtoon jelas belum bisa dibandingkan dengan perusahaan besar seperti Shueisha dan karna itu tak bisa memberikan banyak support pada karya-karya dalam naungan mereka. Dari segi publikasi jelas sebuah keajaiban ToG bisa disandingkan dengan OP.

Dan yang terakhir adalah art atau gambar. Rasanya mudah saja jika kita bilang OP lebih baik dibanding manga manapun karna mereka semua memiliki format yang sama yakni hitam-putih dengan ukuran page yang sudah ditentukan namun jika dibandingkan dengan webtoon rasanya lain. ToG adalah webtoon bertipe long-vertical-strip full color dan gaya gambar yang berbeda ini sungguh-sungguh pengalaman lain bagi mereka yang terbiasa membaca manga. Karna itulah tak adil rasanya jika kita membandingkan keduanya dari segi gambar.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Okay, rasanya saya sudah menulis terlalu banyak. Sebelum selesai saya ingin menambahkan hal-hal yang saya sukai dari kedua komik ini.

One piece:

+ OP seringkali memberikan foreshadow di chapter-chapter awal yang akan membuat pembaca berkata 'Loh?' saat hal itu benar-benar terjadi di chapter kedepan. Foreshadow ini biasanya tersembunyi namun ada saja orang yang selalu berhasil menemukannya.

+ OP sering mengambil kisah berdasarkan sejarah seperti kisah momotaro yang kini sedang berjalan di Wano. Buat yang penasaran tentang referensi-referensi yang dipakai Oda dalam membuat cerita bisa cek ke website Library of Ohara.

+ oda sangat aktif berhubungan dengan para penggemarnya. Di setiap volume cetak terbaru akan selalu ada kolom SBS alias silahkan bertanya sepuasnya yang mana dia menjawab pertanyaan para penggemar dan terkadang juga ada beberapa spoiler disana.

+ forum diskusi manga OP jauh lebih aktif dibanding forum manga manapun

+ Beberapa jokes yang diselipkan Oda terkadang membuat heran sendiri. beberapa jokesnya masuk akal namun ada juga jokes yang terang-terangan mengatakan 'Fuck logic.'

+ kebiasaan Oda yang jarang sekali menjelaskan sesuatu secara detail membuat forum diskusi tetap ramai. Beberapa orang menganggap ini menyebalkan namun saya suka. Kebiasaannya itu sudah memancing master master analisis untuk meletakkan pendapat mereka dalam berbagai media.

+ Oda suka bermain dengan angka angka chapternya. Contoh yang paling terkenal adalah kemunculan gear 2 di chapter 387 lalu kemunculan gear 4 di chapter 783. Kebiasaannya ini menarik karna membuat pembaca menebak-nebak namun juga menjengkelkan karna dia harus membuat arc dressrosa bertele-tele demi angka cantik ini.

+ Oda banyak menggambar karakter berdasarkan artis atau tokoh nyata. Meski saya tak kenal sebagian besar orang-orang itu namun saya suka kebiasaannya ini.

+ Oppai Nami.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Hal yang saya suka dari ToG:

+ ToG memberikan kepuasan bagi mereka yang menyukai MC overpower namun tetap memiliki cerita yang dalam dan solid.

+ ada banyak permainan otak dalam ToG dan saya selalu suka melihat Khun Aguero Agnes mengambil jalan pintas alias cara licik untuk memenangkan game tersebut. Ini sekaligus membuktikan bahwa power bukanlah segalanya.

+ desain karakter atau lebih tepatnya selera fashion SIU sangat menyegarkan. Para karakternya tak pernah memakai pakaian yang itu itu saja dan design fashionnya keren. Membuat karakter disana lebih tampan dan cantik.

+ SIU juga aktif dalam berhubungan dengan penggemarnya. Dia memiliki blog sendiri dan setiap chapter yang rilis dia akan memposting sesuatu disana. Sering kali dia menjelaskan sesuatu yang belum ditampilkan di cerita dan itu membuat rasa antusias fans semakin menjadi-jadi.

+ ada banyak jenis senjata dan peralatan unik di ToG dan kebanyakan belum pernah saya lihat di manga maupun manhwa lain. Contohnya saja lighthouse, dimana lagi ada komputer berbentuk kotak yang bisa dijadikan tempat tinggal sekaligus alat untuk bertarung? Uniknya, senjata dan alat-alat ini juga punya peringkat.

+ SIU sering mengambil nama tokoh dari artis, atlet maupun tokoh sejarah. Meski demikian dia tidak mengangkat penampilan mereka ke dalam manhwa nya.

+ Ada banyak sekali kisah, topik dan rahasia yang muncul seiring berjalannya cerita namun ini tidak membuat cerita menjadi terlalu berat untuk diikuti. Sama seperti Oda, SIU juga lebih banyak membiarkan detail ceritanya mengambang sehingga para pembaca punya lebih banyak hal untuk didiskusikan

+ Meski beberapa karakternya sungguh seksi namun ToG tidak menjual pakaian dalam maupun belahan. Memang jarang webtoon yang menjual hal-hal semacam ini namun itu tidak mengecewakan.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Well, jumlah batas karakter dalam satu thread sudah hampir habis jadi disinilah pembahasan ini berakhir. Apakah anda lebih menyukai ToG atau OP dan tidak setuju dengan tulisan saya marilah kita berperang di kolom komentar. Sekian dari saya mari bertemu di thread saya yang lainnya.
Diubah oleh ih.sul
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ShinYuna4 dan 23 lainnya memberi reputasi
24
Masuk untuk memberikan balasan
One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea
14-06-2021 06:18
Tower of god memang bagus, tapi kalo dari segi kualitas, masih jauh dibawah One Piece yang ceritanya lebih luas, lebih mengalir, lebih kompleks. Belum lagi karakter2nya lebih meninggalkan kesan kuat dipembaca bukan cuma jagoannya aja, tapi villainnya juga. Pertarungan2nya pun epic, bukan cuma keren, tapi juga lucu dan menghibur...

Masih lebih seimbang kalo membandingan tower of god dengan black clover, bukan dengan one piece..

Terlalu naif rasanya membandingkan tower of god dengan manga super masterpiece sekelas One Piece..
profile-picture
Aramina memberi reputasi
1 0
1
profile picture
kaskuser
14-06-2021 06:33
Setuju om...ane baca ToG belasan chapter lsg brasa malas krn critanya ketebak n ga bikin pembaca larut ke dalam...OP mah dibaca ulang gw msh ketawa klo baca2 joke2 lamanya plus sedih pas Ace mati (still broke my heart so bad)...kompleksitas cerita sm penggambaran latar kisah karakter ga cuma tim hero bahkan villains nya...Sensei Oda emg TOP...ToG??cocoklah buat kaum minim budaya baca yg blom paham apa itu kedalaman sebuah cerita dan kekompleksan penggambaran karakter per karakter yg notebene brarti si creator itu jeniuuuusss
0
profile picture
kaskus maniac
14-06-2021 08:44
@Psychoguy betul banget, di one piece, oda sensei juga jenius banget mengaduk2 emosi pembaca. Jangankan kematian ace, mungkin cuma one piece komik yg bisa bikin pembacanya sedih dan menitikkan air mata cuma karena kehilangan sebuah kapal tua yg udah bobrok dan lapuk. One piece jauuuh lebih berkualitas dari tog dari sisi apapun.

Mungkin cuma pecinta kekoreaan atau pembaca komik pemula yg dengan lancang dan sok taunya membandingkan tog dengan one piece
0
profile picture
kaskus geek
14-06-2021 09:30
Really? Udah baca tog sejauh mana?
0
profile picture
kaskuser
15-06-2021 23:53
waduh TS nya nge gas wkwkwk...FYI ya pak TS gw coba baca lg td demi beri benefit of doubt (mungkin gw kurang teliti dulu waktu baca smp bbrp puluh chapter)...hasilnya...chapter 1 aja ga selesai lsg merasa I was right for not continuing with this shit LOL....
0
profile picture
kaskus maniac
16-06-2021 08:22
@Psychoguy terus satu lagi, komik korea selalu mementingkan tampang,hampir semua karakter utamanya good looking dan berkepribadian nyaris sempurna yg bikin cewek kejang2

Beda jauh sama manga, justru mc nya terkesan biasa saja, tampang gak spesial, bodoh, lugu, periang, cengeng, culun, namun mereka mayoritas jujur, setia kawan, dan pekerja keras. Liat aja goku, luffy, asta, naruto, nobita, takemichi, bouya harumichi, tanjiro, itadori, hanamichi sakuragi, dan saitama.

Meskipun gak good looking dan karakternya jauh dari sempurna, justru para mc manga meninggalkan kesan kuat dipembacanya
0
profile picture
kaskus geek
16-06-2021 11:35
@prince.cerberus @Psychoguy manhua cina mungkin gan yang mentingin tampang. Manhwa yang saya baca kebanyakan biasa aja tuh tampang karakternya.
0
profile picture
kaskus maniac
16-06-2021 15:53
@ih.sul @Psychoguy coba sebutin manhwa korea yg gak mentingin tampang dan karakter yg nyaris sempurna?

Weak hero, noblesse, mercenary enrolment (high school soldier), real lessons, ticket hero adalah beberapa manhwa aksi yg mc nya harus selalu good looking dan karakternya nyaris sempurna sebagai jagoan idola

Hampir semua manhwa webtoon sekarang, yg full color, genre apapun mc nya selalu good looking dan manusia sempurna, beda sama manhwa yg dulu yg terbit dalam format komik hitam putih ala manga seperti mystery on cheju island, ruler of the lands, rebirth, air jordan, kungfu komang, shin angyo onsi, etc (ts ada yg pernah baca atau baru kenal manhwa dari webtoon aja?), yg cerita nya lebih variatif dan mc nya lebih "manusiawi", gak selalu sempurna seperti para mc di webtoon
0
profile picture
kaskuser
17-06-2021 10:51
wkwkwk @prince.cerberus udh2 kita selesaikan debat ini...TS @ih.sul jelas msh nubi di dunia Manga-Manhua-Manhwa...jauh dibanding dikau kisanak...asli brbrp manhwa yg agan sebut aja ada yg blom gw sentuh sm skl kwkwkwkwk...oh ya 1 lagi TS sprt nya die hard ToG atau akan menjadi die hard ToG wkwkkw jadi susah berargumen/berdebat positif n mencerahkan klo udh sm fanboys/girls
0
profile picture
kaskus geek
17-06-2021 11:06
@Psychoguy @prince.cerberus wow wow wow. Okay saya emang masih sma. Mana pernah baca manhwa yg namanya aja nggak pernah ke permukaan tapi saya nggak setuju kalo tog dibilang kalah dalam penggambaran karakter dibanding one piece. Seperti yg saya tulis di page one, one piece itu manga shonen, entah gimana pun ceritanya karakternya harus berjiwa baik, bahkan musuh sendiri ujung ujungnya jadi kawan. Kalo di tog karakternya lebih make sense, ujung-ujungnya semua orang memang cuma mikirin diri sendiri dan kalo musuh emang nggak setuju sama mc ya udah, matiin atau jadikan benalu. Persis seperti kehidupan.
0
profile picture
kaskus geek
17-06-2021 11:09
@prince.cerberus @Psychoguy pernah baca sweet home atau tales of unusual? Dari segi art maupun karakter nggak ada yg good looking, mc ampas pecundang goblok tapi mereka dapat karakter development. Lagian emangnya manga nggak gitu? Manga mana yang nggak nampilin paha dada di jaman sekarang?
0
profile picture
kaskus maniac
17-06-2021 11:09
@ih.sul @Psychoguy walah masih anak kecil die hard kekoreaan ternyata, pantesan masih dangkal pemahamannya. Yg baru kenal komik manhwa dari line webtoon.

Sweet home, tales, dice, dll sampe sekarang saya juga masih baca kok...

Ya sudahlah, Mari kita sudahi diskusi ini, wassalamualaikum wr wb

Perluas lagi bacaannya dek, biar wawasan dan pemahamannya lebih luas...

Untukku komikku, untukmu webtoonmu
0
profile picture
kaskus geek
17-06-2021 11:10
@prince.cerberus @Psychoguy uwes. Yasudahlah.
0
profile picture
kaskuser
18-06-2021 11:44
@prince.cerberus @ih.sul aduh adik kecil baca ya di atas kami b2 sudah menjelaskan bahwa penggambaran karakter OP itu jauh lbh komples bahkan Villainnya aja dideskripsikan dengan sngt baik...musuh ujung2nya jd kawan??ya that is how Great People do n think in real life adik kecil...namun pd faktanya di OP ada kok yg selamanya tetap bermusuhan walau dl hal ini lbh krn setiap org punya mimpi dan mencoba meraih mimpinya melalui jalan yg diyakininya (seperti REAL LIFE)...berbeda bukan brarti jahat...itu nilai hidup yg bagus...di OP (klo loe ga nangkap) berbeda bukan berarti jahat atau harus loe paksa ikutin loe atau dimatiin klo ga nurut (gitu kan cara ToG yg baik menurut loe?!)...ITU BARU THE RIGHT REAL LIFE...anyway gw suka loe punya budaya membaca dan mulai coba memahami kedalaman pembacaan...tp jgn prematur sok2 membahas ky kaum2 yg bisa 1-2 ayat lsg ngaku pemuka agama....perbanyak dulu koleksi bacaan loe dan variasikan genre nya buat mempertinggi pengetahuan jadi ga asal opini sepihak kaya thread ini yg isinya td nya gw harap mencerahkan dan tidak berpihak...tp ternyata cuma TS jualan ke-fanboys-annya
0
Memuat data ...
1 - 13 dari 13 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia