News
Batal
KATEGORI
link has been copied
211
Lapor Hansip
09-06-2021 11:03

Utang PLN Capai Rp 649,2 Triliun, DPR Minta Pemerintah Segera Lunasi

Utang PLN Capai Rp 649,2 Triliun, DPR Minta Pemerintah Segera Lunasi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) diketahui memiliki utang sebesar Rp 649,2 triliun berdasarkan laporan keuangan hingga akhir tahun 2020.

Terkait hal tersebut, Komisi VI DPR, mendesak pemerintah segera melunasi utang tersebut.

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Martin Manurung mengatakan, jika pelunasan utang pemerintah kepada PLN tak kunjung dilakukan, kondisinya akan menjadi beban yang berkelanjutan bagi PLN.

"Utang tersebut setahu saya sebagian besar karena penugasan pemerintah kepada PLN. Jadi sebenarnya, pemerintah berkewajiban untuk membayarnya kepada PLN," ujar Martin dalam siaran pers, Selasa (25/5/2021).

Politisi Fraksi Partai NasDem itu juga mengingatkan PLN agar tidak menjadikan masalah utang tersebut sebagai alasan dalam melakukan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang pada akhirnya membebani masyarakat.

"Jangan sampai terjadi kenaikan TDL dalam masa sulit akibat tekanan dampak pandemi Covid-19 sebaiknya dihindari. Karena beban masyarakat dan dunia usaha juga sudah cukup besar. Mereka bisa bertahan saja sudah syukur," kata Martin.

Dalam laporan keuangan PLN, tercatat total utang sebesar Rp 649,2 triliun pada akhir 2020.

Jumlah tersebut terdiri dari utang jangka panjang sebesar Rp 499,58 triliun dan utang jangka pendek Rp 149,65 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan PLN, utang jangka panjang PLN didominasi oleh obligasi dan sukuk sebesar Rp 192,8 triliun, utang bank sebesar Rp 154,48 triliun, utang imbalan kerja Rp 54,6 triliun, liabilitas pajak tangguhan Rp 31,7 triliun, dan penerusan pinjaman Rp 35,61 triliun.

Kemudian, ada pendapatan ditangguhkan Rp 5,6 triliun, utang sewa Rp 14 triliun, utang kepada pemerintah dan lembaga keuangan non bank Rp 3,6 triliun, utang listrik swasta Rp 6 triliun, utang KIK-EBA Rp 655 miliar, utang pihak berelasi Rp 9,4 miliar, dan utang lain-lain Rp 182 miliar.

sumber https://www.google.com/amp/s/amp.kom...-segera-lunasi
Diubah oleh kaskus.infoforum
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 22 lainnya memberi reputasi
23
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Utang PLN Capai Rp 649,2 Triliun, DPR Minta Pemerintah Segera Lunasi
09-06-2021 11:12
Perusahaan monopoli tunggal bisa rugi banyak? emoticon-Bingung

Pecat-pecatin karyawan dong buat efisiensi, takut amat sih! emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 18 lainnya memberi reputasi
17 2
15
Memuat data ...
profile picture
kaskus addict
10-06-2021 07:03
@Bixstar sebenerny lu tau gak kalo di keyboard android itu ada fitur auto corect dan fitur menampilkan recomendasi kata yg sering di ketik?
Ane salah ketik aja lu aja udah ketawa lebar, apalagi otak ane ini yg sedang berpikir keras ada perusahaan monopoli laporanya sering ruginya daripada untungnya tp ada yang berusaha memaklumi
1
profile picture
kaskus addict
10-06-2021 07:08
@mang.jebot brpapun tahunya, perusahaan sebesar BUMN yg kadang disuntik dana dari pajak rakyat, gak ada pemakluman kerugian. agan mau berargumen memaklumin bahwa rugi dan bnyak hutang di sebuah perusahaan adlah wajar?

Cr jwabanya sedri kpn terakhir kali pln rugi.
Sudah sama2 pegang internet masing2 hak usah bertanya hnya untuk retorika
0
profile picture
kaskus maniac
10-06-2021 07:34
@awan.pagi @lupis.manis @satop

Hehehe lo taunya cuma kata evaluasi ya?
Ya kalau orang awam sih pastinya taunya itum

Padahal kalau di audit sistem management itu dilihatnya udah ke PDCA, plan do check action.

Nah PLN ini udah salah di plan nya..
Karena plan nya ini disuruh mengikuti ambisi pemerintah. Dulu rizal ramli ribut2 juga terkait plan PLN yg gak make sense

Kalau plan udah bermasalah. Ya udah pasti tahapan2 selanjutnya juga pasti bermasalah. Kalau pembangkit2 itu udah dibangun swasta dan PLN gak membeli sesuai kontrak, PLN bisa dianggap melanggar kontrak, bisa dituntut ke pengadilan dan impactnya sangat besar

Jadi tolong bedakan jika kontrak outsourcing lo diputus, paling banter implikasinya cuma sisa gajimu di tahun ini berapa bulan?

Anyway emang level pemahamanmu belum sampai untuk membahas hal2 seperti ini.

Lo lamar kerja di BUMN pun juga gak bakal lulus.

Jadi ya mending urus aja kerjaan mu sekarang kayak apa.

Wkwkwk
0
profile picture
kaskus geek
10-06-2021 07:50
itu karyawan pln yg ongkang2 doank tetep digaji, bikin rugi gak tuh emoticon-Big Grin
1
profile picture
kaskus maniac
10-06-2021 08:31
@satop hehe...BPP di kalimantan 2000an, sementara pln jual listrik ke masyarakat 1400an. Belum yg maluku apalagi Papua, ada lho yg BPP 4000an. Dengan kondisi seperti ini ditambah 2020 kita kena pandemi, PLN masih memberikan laba, artinya kan tata kelola perusahaannya bagus.
Lucu aja kalo performa hari ini dinilai dari performa jaman baheula. Pln sekarang udah jauh berubah mas.
0
profile picture
kaskus addict
10-06-2021 08:52
@satop @mang.jebot mohon maaf mas, kasih laba itu udah di kurang utang atau belum ya?
klo hutngnya ratusan trilyun cicilannya aja berapa.
ntar kyk garuda ngomong 2019 masih laba padahal leasing/hutang ga dimasukkan ke kewajiban malah dimasukkan ke capek/OR..gila amat.
gw ga yakin PLN untung dengan hutang segedhe itu..cicilan aja udah makan laba dia byk biaya operasional dan gaji..jangan ngibul deh.
itu proyek pltu aja masih byk hutangnya.
mertua gw juga mantan pejabat di PLN untung dia udah pensiun...junior2 dia byk yang masuk penjara gara2 jadi bawahan sofyan basir kemarin2 sama rini somarno...edan itu proyek pltu byk yang rugi dan kena
0
profile picture
kaskus addict
10-06-2021 09:15
@satop ente cuma paham teori boy kerjaan ane bukan kerjaan yg dikantoran, ketepatan waktu perjalanan transportasi dan kepuasan pnumpang itu ga segampang yg ente pikir, waktu perjalanan ga tepat langsung booming di media dan muncul narasi narasi yg ga sesuai fakta dilapangan
0
profile picture
kaskus maniac
10-06-2021 10:40
@satop @mang.jebot @mblong88

sebenarnya aturan perhitunga laba rugi di BUMN itu pasti udah mengikuti aturan akutansi yang berlaku.

beda dengan swasta yang paling penting bagi mereka kan cash flow, jadi mereka berusaha di laporan itu mengklaim biaya setinggi2 nya untuk mengurangi pajak, walau di laporan laba rugi mereka gak begitu bagus, tapi lebih milih bayar pajak kurang.

kalau di BUMN karena mereka gak ada tendency untuk mengurangi pajak, jadi expense yang kalau di swasta mungkin dikategorikan sebagai OPEX, di BUMN malah dimasukkan sebagai CAPEX, sehingga tidak dihitung dalam stament laba rugi tahunan. Tapi di cash flow report pasti nampak lah.

Kalau PLN ini misalnya dia membangun banyak2 pembangkit dengan utang besar2 an, itu belum akan berdampak pada laporan laba rugi langsung tahun ini.

Tapi akan terlihat bahwa dari cashflownya dia tekor terus sehingga harus terus nambah hutang.

tapi yang jelas hal ini gak akan dipahami pegawai OS yang taunya cuma istilah " evaluasi "


wkwkwkwk
0
profile picture
kaskus addict
10-06-2021 10:45
@sunny.wijaya @awan.pagi @lupis.manis lu sudah cek laba pln di beberapa tahun sebelum pln mengalami kerugian?
Emang pemerintah tidak melihat itu. BUMN itu menjalankan amanat undang2 "hal yg menyangkut hajat hidup org bnyak dikuasai oleh negara dan digunakan untuk kemakmuran rakyat"
Nah ketika ada perintah dari negara untuk melakukan sst, contoh kontrak dan bla bla bla yang lu sebutin tadi, harusnya PLN sudah tahu resiko ini dari awal dan lakukan perubahan besar. Bukan berkutat pada zona nyaman yg akhirnya skrg rugi

Ada Contoh harga satu harga bbm tuh, JKW ngmg keuntungan pertamina dikurangi biar bisa menjalankan program itu.
Ada lagi contoh kapan itu listrik se jawa bali mati. Org2 PLN itu bisa kerja gak sih emoticon-Big Grin kerjaan rutin bertahun tahun kok bisa kecolongan jawa bali padam

Ya lu kan karyawan BUMN sudah nyaman dgn posisi skrg, setiap pagi hari mandi dengan shower hangat fasilitas kantor, makanya alergi dgn evaluasi. Yang lu tahu tu org2 harus maklum kalo PLN rugi karena bla bla bla bla pamer pinter.
Perusahaan negara rugi kok disuruh maklum.
0
profile picture
kaskus addict
10-06-2021 10:47
@mang.jebot bagus dong kalo sudah berubah ke arah yg lebih baik. Emang itu yg seharusnya dan yg diharapkan 👍
0
profile picture
kaskus addict
10-06-2021 10:52
@awan.pagi lha terus gimana? Kalo benefit yg agan dpat sebanding dgn yg kerjaan lu ya sudah kan. Mau apalagi.?
0
profile picture
kaskus addict
10-06-2021 11:16
@satop @mang.jebot @sunny.wijaya makanya gw ketawa ama statement masih laba di PLN ama Pertamina.
hutang segitu ngarep laba....cicilan aja udah jebol.
macam lapkeu WSKT kemarin. orang2 pada kaget koq jauh bgt ruginya ampai trilyunan. lah dolo2 jg rugi tp hutang ga nampak di lapkeunya...tahun2 sebelumnya selalu untung karena hutang masuk cashflow saja..ketika cashflow macet kena pandemi.
langsung muncul minus sekian trilyun..modar...
sama juga case nya d garuda....hutang ga masuk di kewajiban malah masuk di operasional...tiba2 minus 70 trilyun..mampus, tahunya gara2 pandemi..padahal dari dolo2 juga minus tp main di akuntansi aja...CT aja minus 11 trilyun d garuda....
0
profile picture
kaskus maniac
10-06-2021 12:08
@satop @mang.jebot @mblong88

ya lo tanya aja sama kantor akuntan publik dan BPK yang melakukan audit laporan keuangan, kenapa mereka menerapkan standard seeperti itu untuk laporan keuangan BUMN
0
profile picture
kaskus maniac
10-06-2021 12:10
@satop @sunny.wijaya @mblong88

Ckckck luar biasa ente, auditor independen sekelas tanudiredja, wibisana, n partner, PWC, bahkan BPK sekalipun ga lebih benar dari ente...
0
profile picture
kaskus addict
10-06-2021 12:17
@satop @sunny.wijaya @awan.pagi @lupis.manis et dah, udh dikasih penugasan BBM satu harga sama pemerintah tapi ttp untung?? Kayaknya PLN perlu belajar jg biar seperti itu
0
profile picture
kaskus maniac
10-06-2021 12:18
@awan.pagi @lupis.manis @satop

hehe

ya ini yang gw bilang, masalahnya udah di luar kemampuan nalar lo memahami..

jadi lo menganalogikan mungkin kayak kerja di perusahaan mu yang miskin itu...

anyway gw gak bekerja di BUMN, tapi berapa kali jadi konsultan di proyek BUMN.

setiap proyek BUMN raksasa yang nilainya trilyunan itu pasti ada kepentingan politis mulai dari ada yang ingin menjadi kontraktor proyeknya, ada yang ingin jadi suppliernya, ada yang ingin dapat jadi broker asuransinya, ada yang ingin dapat jatah preman aja..
dari level pejabat tinggi sampai pejabat kampung di lokasi proyek itu semua minta jatah.

makanya semakin banyak proyek maka semakin bernilai politis BUMN itu dan makin seksi bagi para pejabat2..

jadi elo, yang cuma sotoy nulis di keyboard. pakai istilah evaluasi bla2...ya paling orang yang ngerjain proyeknya sendiri cuma nyengir aja dengarnya.

masalah BBM satu harga, dari dulu BBM yang dijual di SPBU resmi seluruh indonesia juga udah satu harga.

tapi kalau dari SPBU itu harus ditransport lagi secara eceran ke lokasi2 terpencil ya pasti ada cost tambahan.

Wong aqua gallon aja beda kota beda harga kok.

kalau pemerintah secara resmi nyuruh nanggung rugi ya pasti BUMN itu siap nanggung rugi karena yang pemiliknya pemerintah kok.




1
profile picture
newbie
10-06-2021 12:24
@satop resign bukan kata yg salah.. so alibi auto correct di tolak.. wkwkwkwkw emoticon-Stick Out Tongue
0
profile picture
kaskus addict
10-06-2021 12:36
@satop @mang.jebot @sunny.wijaya nah gw juga kerja di bumn tp bumn gw kecil dan lebih terbuka mereka laporan ke internalnya..diakui emang ada dana2 di belakang layar. karena kita perlu negosiasi ama regulator alias pemerintah...tp untung masih kecil, ga kyk pln dan bumn konstruksi yang emang jadi sapi perah sih...PLN coba tanya ama JK dapat untung berapa di proyek...hampir semua pejabat keqnya ambil d proyek2 bumn.

makanya meski lapkeu secantik apapun gw ga tertarik ikut invest d saham bumn, kecuali sektor bank (audit di bank ketat, dia 2-3 audit. berlapis dari pemegang saham/pemerintah, sampai audit publik jadi prudent lah hasilna) dan telkom...telkom masih ok bgt untuk bumn..
selain itu mehhh, buang duit klo invest di wskt, wsbp, dll...ngeri.
soal bbm satu harga, jangan salah pertamina juga lumayan tekor tuh..makanya jg byk hutang ke vendor.
tanya aja vendor2 kapal yang di kontrak pertamina, mereka di bayar full kagak.
klo bumn macam pelayaran Pelni dll, mereka emang full subsidi buat jembatan laut....klo ga, dah bangkrut dari lama..bayar maintenance kapal aja ga sanggup klo ga ada dana pemerintah
0
profile picture
kaskus addict
10-06-2021 15:53
@Bixstar disitu ane cantumkan autorrect dan recomendasi kata. Kebiasaan kata yg paling sering diketik org berbeda. Mohon lebh teliti lg membacanya. Penolakan diterima silahkan lanjutkan berasumsi.
0
profile picture
kaskus addict
10-06-2021 16:04
@sunny.wijaya @awan.pagi @lupis.manis intinya harus maklum kan?
Pdahal ane berharap lu sebagai wakil PLN dlm diskusi ini bisa jelasin bhwa PLN dgn tugas yg diembannya telah melakukan ini itu bla bla sebgai langkah antisipasi agar tidak rugi, tapi trnyata belum berhasil. Tapi tidak, argumen lu hnya berkutat pada pembelaan teknis dari kebiasaan2 lama yg tidak bisa dirubah oleh PLN. Gak ada penjelasan gebrakan barunya.
Ini yg dr awal ane sebut tidak ada evaluasi.
Tp ya sudahlah, ane maklum aja saja. Toh bukan kali ini aja denger berita BUMN rugi.
Ckckckkc hnya bisa geleng2 kepala, saking gak masuk akalnya.
0
Memuat data ...
41 - 60 dari 68 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia