Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
268
Lapor Hansip
01-06-2021 16:53

Solo Leveling. Outstanding atau Overrated?

Solo Leveling. Outstanding atau Overrated?

Solo Leveling. Saya yakin banyak diantara Anda yang sudah membaca manhwa yang diadaptasi dari sebuah novel berjudul sama ini. Nama solo Leveling terdengar di berbagai kalangan mulai dari daftar manga yang harus dibuatkan animenya, daftar webtoon webtoon terbaik hingga daftar manhwa terbaik sepanjang masa. Well, entah siapa yang sudah membuat daftar-daftar itu tapi disini saya ingin mengajak Anda fans solo leveling garis keras untuk bergelut karna saya tidak setuju dengan daftar yang Anda buat.

Kemarin setelah rewatch anime Tower of God saya tak sengaja menemukan sebuah postingan di facebook tentang 3 komik yang menjadi pilarnya webtoon dan peringkat pertama adalah Solo Leveling dan peringkat kedua adalah Tower of God. Cukup lama saya mengetuk-ngetuk layar smartphone karnanya. Untung saja ponsel saya nggak rusak.

Well, saya baca solo leveling dan saya mengerti kenapa manhwa tersebut mendapat popularitas yang begitu tinggi. Mau tahu alasannya? Mari kita bahas perlahan.

Solo Leveling. Outstanding atau Overrated?

Yang pertama adalah gambarnya. Yep, penampilan adalah kriteria penilaian nomor 1 di masa kini. Artist dari solo leveling adalah Sung Jang-Lak yang mana saya tak bisa menemukan apapun tentangnya namun design yang dia berikan pada gambarnya layak diberi nilai Outstanding.

Di 20 chapter pertama dia menunjukkan kemampuannya dalam membuat adegan sadis dengan detail keputusasaan yang menggetarkan tulang belakang. sekarang setelah cerita berlanjut hingga jauh design ekspresi itu perlahan menghilang digantikan dengan spesial efek dari serangan sihir maupun scene aksi yang pastinya akan sangat mahal jika diadaptasi ke anime.

Desain karakter? Well, biasa aja. Saya malah lebih suka dengan desain monster dan senjata-senjata serta shadow monster yang muncul di setiap chapternya. Meski demikian pakaian tempur para hunter lumayan necis dan berwarna-warni.

Solo Leveling. Outstanding atau Overrated?

Sedikit tambahan untuk battle scene. Untuk orang-orang yang terbiasa membaca manga tipe seperti ini pasti menghadirkan pengalaman baru karna penggunaan long-strip yang lebih bebas dibanding frame manga. Efek tebasan, kilat dan gerakan dinamis dalam perkelahian ala asassin ditambah dengan aura-aura yang glowing cukup untuk membuat bulu kuduk berdiri. Mungkin memang terlalu berkilau dan cukup kasar namun nilainya tetap Outstanding.

Okay, cukup dengan art nya. Ceritanya bagaimana?

Sekali lagi saya paham kenapa cerita-cerita seperti ini bisa populer. Percaya atau tidak ada begitu banyak pembaca yang menyukai tipe cerita Zero to Hero terutama yang punya sistem power rank. Bukankah selalu ada kepuasan tersendiri saat melihat mereka yang rank nya lebih rendah mampu mengalahkan mereka yang rank nya lebih tinggi?

Solo Leveling. Outstanding atau Overrated?

Selain itu orang-orang juga menyukai cerita underdog. Kisah seseorang yang dipandang rendah oleh lingkungan namun ternyata punya kekuatan yang amat dashyat. Dalam petualangan saya di forum novel online sudah ada seribu cerita yang semacam itu dan hal ini tak pernah berakhir memuaskan.

Sang tokoh utama yang berubah dari terlemah menjadi yang terkuat. Lalu sesudah jadi yang terkuat apa? disinilah kunci utamanya. Setelah sang mc berubah jadi yang terkuat segalanya tidak lagi sama dan tensinya menurun. Sangat-sangat jauh.

Musuh datang, hajar. Datangi musuh, hajar. Musuh seorang hunter level nasional? Hajar dalam satu chapter. Segala excitement yang bisa kita dapat di paruh pertama tak bisa lagi kita dapatkan di paruh kedua karna tokoh utama yang sudah jadi terlalu kuat sampai-sampai tak ada lagi yang mampu menandinginya.

Lalu bagaimana dengan karakternya sendiri? ini yang paling parah. Selain MC tak ada karakter yang perlu diperhatikan secara serius. Toh MC bisa menyapu bersih dungeon sendirian jadi untuk apa lagi menaruh perhatian pada karakter lain? Bahkan Hunter top level internasional pun udah jadi badut dihadapan MC. Persis seperti judulnya, main-main aja sendiri~

Solo Leveling. Outstanding atau Overrated?

Tak ada masalah dengan MC super OP. Yang jadi masalah adalah bagaimana cara meraciknya. Ambil One Punch Man sebagai contoh. Meski Saitama bisa menyelesaikan segala masalah dengan satu tinju tapi kita dibuat jantungan dengan perjuangan para karakter sampingan yang jauh lebih menarik dibanding karakter utama itu sendiri. Lalu solo leveling? Sayangnya para karakter sampingan (atau sopannya, karakter pendukung) tidak memiliki 'karakter.' Mereka mudah untuk dilupakan dan tak ada keharusnya untuk mengingat mereka. Ada masalah? Panggil MC. Biarkan dia menyelamatkan dunia dan mari kita tonton aksinya sambil makan kerupuk di tempat tidur masing-masing.

Oaky, cukup pembahasannya. Solo Leveling memang menyenangkan untuk dibaca di awal-awal namun keseruannya berkurang jauh di chapter-chapter terbaru. Untungnya kualitas art dari manhwa ini terus dan terus membaik. Melihat pola ini saya jadi teringat dengan Kimetsu no Yaiba yang dinobatkan sebagai anime terbaik sepanjang masa (Lol) hanya karna adegan aksi yang keren.

Solo Leveling. Outstanding atau Overrated?

Terserah jika Anda menganggap Solo Leveling sebagai manhwa terbaik sepanjang masa tapi tolong jangan jadi bocah toxic yang menginvasi seluruh forum manhwa hanya untuk memancing keributan. Kalau mau ribut itu lapangan kosong. Cari ribut kok di internet. Bruuhh~
Diubah oleh ih.sul
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eleven111 dan 32 lainnya memberi reputasi
31
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Solo Leveling. Outstanding atau Overrated?
02-06-2021 09:23
Cerita nya standard sih bagi yang udah baca banyak manhwa, (sama kayak manhua juga, mayoritas mirip) hanya saja cerita nya gak bertele tele dan banyak drama, itu yang menurut ane banyak orang hooked up
Tapi sekarang jadi overated karena kebanyakaan yang baca dan melebih lebih kan pas kasih review

Ane dah baca novel sampe kelar juga sih, walau skip banyak epilog masih wkwkwk
Bisa coba second coming of gluttony, sss suicide hunter, the beginning after the end juga

Ane yang second coming of gluttony udah baca novel sampe kelar juga, mirip hanya ada beberapa drama nya dibanding solo leveling, si MC anak durhaka yang berusaha benerin sikap nya

Sss suicide hunder ada beberapa psikolog development Dan drama, penulis nya suka baca banyak genre nih

The beginning after the end bergenre reinkarnasi mirip rudeus, ane lupa judul manga si rudeus itu apa, tapi si MC kagak pervert dan more adventure, mirip demonic emperor, MC cerdas
Diubah oleh dicky.farista
0 0
0
profile picture
kaskuser
03-06-2021 00:08
Cobain baca Overgeared sama Moonlight Sculptor gan. Menurut gue lebih baik daripada SSS Suicide Hunter. Dari pengarang yang sama dengan Second Coming of Gluttony coba baca Memorize itu juga cukup bagus karena karakternya walau OP tapi tetap membentuk tim pilihan dia ga sendirian kaya SL.
0
profile picture
kaskus holic
03-06-2021 10:35
Udah baca itu semua gan, overgeared masih hooked up, moonlight sculptor lagi nunggu lanjut season baru nya, SSS suice hunter bakal banyak psikologi pas tower 20 sampe 30 di novel nya jadi agak lambat rasanya...
Memorize dah lama gak update gak tau kenapa, dan novel nya belom nemu ik, btw ada gak lanjut baca manhwa second coming of gluttony, berasa lebay dibanding novel nya ik hehehe

Ada rekomendasi lain gan? Atau link novel memorize kalau ada
0
profile picture
kaskus holic
03-06-2021 10:35
0
profile picture
kaskuser
03-06-2021 11:46
Kalau suka manhwa drama dan komedi coba Medical Return, I Will Die Soon, sama Loser Life. Kalau yang mirip2 SL sama OVG sih The Player Who Can't Level Up masih gue ikutin sekarang.
0
profile picture
kaskus maniac
04-06-2021 00:59
Coba the legend of northern blade bray
0
Memuat data ...
1 - 5 dari 5 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia