News
Batal
KATEGORI
link has been copied
52
Lapor Hansip
17-05-2021 16:56

AS Beber 10 Bentuk Pelanggaran Kebebasan Beragama di RI 2020




Amerika Serikat merilis laporan deretan berbagai bentuk pelanggaran kebebasan beragama di berbagai negara selama 2020, termasuk Indonesia.

Dalam laporan yang dirilis di situs Kementerian Luar Negeri AS pada pekan lalu ini, Gedung Putih juga membeberkan setidaknya sepuluh bentuk pelanggaran kebebasan beragama di Indonesia.

1. Pembunuhan di luar hukum

AS menyoroti setidaknya dua dugaan kasus pembunuhan di luar hukum, salah satunya penembakan enam anggota Front Pembela Islam (FPI) di jalan tol Jakarta-Cikampek oleh anggota kepolisian.

Selain itu, AS juga menyoroti kematian Yeremia Zanambani, seorang pendeta yang merupakan pemimpin Gereja Kristen Evangelis Indonesia di Intan Jaya, Papua.

Aktivis lokal dan para pemimpin agama mendesak penyelidikan independen terkait insiden itu. Mereka menduga personel TNI merupakan dalang di balik kematian Yeremia.

2. Dugaan pelanggaran berdasarkan Undang-Undang Penodaan Agama

Dalam dokumen ini, AS menyoroti laporan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia pada Agustus yang menyebutkan bahwa setidaknya ada 38 kasus penodaan agama pada periode Januari hingga Maret, dua di antaranya melibatkan anak di bawah 18 tahun.

AS juga membahas pernyataan Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, bahwa ketidakjelasan UU Penodaan Agama menyebabkan hukum itu kerap digunakan untuk menargetkan kelompok agama minoritas.

3. Larangan beribadah

Gedung Putih juga menyoroti larangan beribadah bagi kelompok-kelompok agama minoritas di Indonesia. Salah satu isu yang menjadi sorotan besar adalah kesulitan para umat Muslim aliran Syiah untuk beribadah.

AS menjabarkan sejumlah kasus tersebut, salah satunya keputusan Tim Pengawas Aliran Kepercayaan dan Masyarakat (PAKEM) Ternate yang terdiri dari kepolisian, kejaksaan, FKUB, dan MUI.

"Tim PAKEM menerapkan larangan aktivitas kelompok agama Syiah Jafariah di Kota Maluku Utara," tulis Kemlu AS.

Selain itu, AS juga membahas Majelis Desa Adat Bali melarang seluruh aktivitas International Society for Krishna Consciousness (ISKCON). Majelis itu menganggap ajaran ISKCON berbeda dengan ajaran Hindu.

4. Kesulitan izin membangun atau menggunakan tempat ibadah

Beberapa larangan aktivitas keagamaan Kristen juga dibahas dalam laporan ini. Menurut AS, kebanyakan kasus ini berkaitan dengan perizinan.

"Pemerintah lokal, polisi, dan organisasi keagamaan dilaporkan mencoba menutup tempat ibadah kelompok-kelompok minoritas atas dasar pelanggaran izin, sering kali setelah ada protes dari 'kelompok intoleran', meski kelompok-kelompok minoritas itu sudah punya izin resmi," tulis Kemlu AS.

Mereka juga menuliskan, "Pejabat pemerintahan dan kepolisian terkadang gagal mencegah "kelompok intoleran" melanggar kebebasan beragama kelompok lain dan melakukan tindakan intimidasi, seperti menghancurkan rumah ibadah."

5. Penutupan tempat keagamaan lainnya

Selain tempat ibadah, penutupan sejumlah tempat keagamaan lainnya juga disoroti oleh AS, salah satunya penyegelan makam sesepuh Sunda Wiwitan di Kuningan, Jawa Barat.

Setelah Komnas HAM turun tangan untuk memediasi pejabat lokal dengan anggota Sunda Wiwitan, makam itu akhirnya dibuka kembali.

6. Pemaksaan belajar agama di sekolah

Dalam laporan ini, Kemlu AS juga menuliskan, "Kelompok-kelompok minoritas melaporkan banyak sekolah memaksa muridnya untuk mengikuti ajaran agama berdasarkan enam agama yang diakui."

7. Penggunaan parameter keagamaan untuk naik jabatan

Penggunaan parameter salah satu agama untuk menentukan kenaikan jabatan di lingkungan pemerintahan juga tak luput dari perhatian AS.

Mereka membahas keputusan Pemerintah Gowa, Sulawesi Selatan, untuk menerapkan tes baca Alquran untuk ASN yang ingin naik pangkat. 76 orang dites, 14 gagal.

8. Kesulitan akses layanan pemerintah

Berdasarkan penelusuran AS, meski pemerintah Indonesia mengizinkan penduduk untuk mengosongkan kolom agama di KTP, masih ada warga yang mengeluhkan kesulitan mengakses layanan pemerintah jika mereka mengosongkan kolom itu.

9. Kesulitan menikah beda agama

Dalam laporan ini, Kemlu AS juga menuliskan, "Pria dan perempuan beda agama yang ingin menikah masih kesulitan mencari pejabat keagamaan untuk melaksanakan upacara pernikahan."

10. Penerapan Syariah di Aceh

AS menekankan bahwa terdakwa non-Muslim satu kasus di Aceh memang bisa memilih untuk diadili dengan hukum Syariah atau tidak.

Namun, banyak warga non-Muslim dilaporkan memilih untuk mengikuti hukum Syariah karena takut kasus mereka jadi terlalu panjang.

sumber

Rahmat bagi semesta emoticon-Ngakak emoticon-Shakehand2
Diubah oleh pemburu.onta
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riolam dan 9 lainnya memberi reputasi
8
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
AS Beber 10 Bentuk Pelanggaran Kebebasan Beragama di RI 2020
17-05-2021 17:12
cuman orang tolol dan dongok aja yang bilang indon peduli dengan HAM.
0 0
0
profile picture
aktivis kaskus
17-05-2021 18:15
HAM sekarang cm jd tameng sebagian kelompok doang, semua negara juga pernah melanggar HAM, amerika apalagi emoticon-Ngakak
0
profile picture
kaskus geek
17-05-2021 18:22
@Batara.Kresna kagaklah minimal amerika itu fungsi HAM mendasarnya semua dipenuhi. klo unlawful killing selama tidak sering ato ada dasar kemanusiaan yg kuat tak masalah.
0
profile picture
aktivis kaskus
17-05-2021 18:26
@slider88 fungsi HAM mendasar? Ente ga baca berita rasisme lagi memuncak lagi disana? Masalah yg uda berapa abad kaga beres2 disana emoticon-Ngakak
0
profile picture
kaskus geek
17-05-2021 18:30
@Batara.Kresna rasisme? coba loe lihat literature seni dan budaya china jepang korea kususnya ato negara asia secara umum. mana ada orang kulit hitamnya film film mereka isinya kulit putih semua orang kulit hitam sangat sering dianggap jelek. iklan2 china yang mencuc orang kulit hitam supaya jadi putih mengkilap ds. di novel komik anime amerika ato barat banyak tokoh utamanya org kulit hitam dan pasti ada pasangan beda warna kulit. jadi jangan bodoh. mereka bisa vokal bilang rasis padahal minor karena amerika itu ham kebebasan berpendapatnya sangat kuat.
0
profile picture
kaskus geek
17-05-2021 18:37
@Batara.Kresna yg nonton vtuber indon juga kebanyakan org barat. klo mereka rasis mana bisa vtuber indon sering dapat 100 juta setiap sekali streamnya. indon mana bisa ngasih superchat krn mata uang monopoli. palingan pakai vpn dan pakai mata uang argentina. supaya walau nyumbang super sedikit bisa dapat superchat merah.
0
profile picture
aktivis kaskus
17-05-2021 18:37
Ente bahas apa dah, jd ke film ama komik. Rasisme disono kental bgt, amerika dulu memperbudak ras lain, skrg walau ga ada budak tp rasisme masi gila, ente lupa berapa taun kemaren polisi nangkep orang kulit hitam sampai mati sampai rusuh dimana2, polisinya aja jelas2 masi melanggar HAM sampe dipecat dan dituntut.

Jangan bodoh dengan merasa amerika itu HAM nya diatas negara2 lain. HAM bukan cm kebebasan berpendapat gan.
0
profile picture
kaskus geek
17-05-2021 18:38
@Batara.Kresna gw ngomong fakta dilapangan. loe ngomong cuman 1 kasus gak jelas gw ngomong tentang fakta ribuan kasus. jadi jangan tolol
0
profile picture
aktivis kaskus
17-05-2021 18:41
@slider88 wakakakak, ente ga liat kmaren toko2 sampe dijaga masing2 ras biar kaga dijarah, bukti kalo amerika gagal buat ngejaga HAM dinegaranya. Lupa kalau trump yg nyuruh pendukungnya buat nyerbu dan bikin rusuh, mantan presidennya aja ngelanggar HAM, bukti jelas2 masi kaga keliatan emoticon-Ngakak
0
profile picture
kaskus geek
17-05-2021 18:43
@Batara.Kresna goblok itu bedanya negara bebas dan negara tertutup. banyak kasus di bili2 china masukin peran orang negro dalam lakon livestream mereka sebagai budak iklan iklan kosmetik dan pemutih yang menjelekan orang kulit hitam. gw tanya kenapa yang jauh lebih parah gitu gak naik ke permukaan? jadi ya jangan bodoh aja otak dipakai
0
profile picture
kaskus geek
17-05-2021 18:45
@Batara.Kresna loe rasis di bilibili china gak dihapus selama yang buat WN mereka bandingin klo loe buat di youtube gak hanya dihapus video dihapus pulak akun loe dan duit loe di youtube
0
profile picture
aktivis kaskus
17-05-2021 18:46
@slider88 karena orang2 disana uda mendarah daging rasismenya jd ribut. Liat orang2 dijepang, mereka humornya banyak mainin hal rasis kaga ribut malah biasa aja
0
profile picture
aktivis kaskus
17-05-2021 18:47
@slider88 lah banyak kali youtube ngapus video, kemane aja gan emoticon-Ngakak
0
profile picture
kaskus geek
17-05-2021 18:50
@Batara.Kresna orang tolol yang ngomong begitu. sama aja loe bilang batara. kresna sudah biasa diperkosa dan dijadikan budak seks tanpa dibayar makanya bisa nyantai dan enjoy. orang lain dan negara lain tidak. Tepat begitu bukan?
0
profile picture
kaskus geek
17-05-2021 18:51
@Batara.Kresna gw ngomongin bilibili youtube chinak bukan youtube inggris. china google youtube FB dkk gak boleh masuk baca yang bener
0
profile picture
aktivis kaskus
17-05-2021 18:58
@slider88 duh ente contohnya bagus sekali ya ga nyambung bgt emoticon-Big Grin
Mana ente bahas negara lain, sapa juga yg ngomongin tu negara emoticon-Mad

Intinya omongan ente yg bilang indo ga peduli HAM, statement idiot, tiap negara punya kelebihan dan kekurangan masing2 nerapin HAM, amerika juga banyak ngelanggar HAM

Klo indo ga peduli ham uda rata teroris di papua, aceh, dkk. Aneh aja ente yg mikir indo ga peduli HAM emoticon-Embarrassment
0
profile picture
kaskus geek
17-05-2021 18:59
@Batara.Kresna sangat nyambung kok dan sangat membuktikan amerka penegakan hamnya sangat sangat tinggi bahkan film media buku seni dll dipaksa supaya menghargai semua warna kulit mana ada di indon sampai segitunya.
0
profile picture
aktivis kaskus
17-05-2021 19:00
@slider88 filmnya doang, tp orang2nya kaga ye gan emoticon-Big Grin
0
profile picture
kaskus geek
17-05-2021 19:02
@Batara.Kresna livestreamer indon loe pikir bisa dapat seratus juta 1 kali stream darimana kalau bukan dari amrik. vtuber indon juga beberapa kali dapat ucapan selamat dari orang berpengaruh dari amrik padahal cuman livestreamer doang.
0
profile picture
kaskus geek
17-05-2021 19:03
@Batara.Kresna gw tanya kapan ngarab ngasih indon donasi ke livesteamer indon. mana ada arab nganggap indon ras budak mana mau ngasih sumbangan ke streamer ato podcaster indon
0
profile picture
aktivis kaskus
17-05-2021 19:08
@slider88 ente kira HAM cuma seputar donasi ama livestreamer doang. Ane bukan kadrun gan, ga usa bawa2 ngarab emoticon-Ngakak
0
Memuat data ...
1 - 20 dari 23 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia