Tech
Batal
KATEGORI
link has been copied
200
Lapor Hansip
04-05-2021 15:01

Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?



Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?

Perang antara pasukan smartphone asal China saat ini tak bisa diremehkan, mereka berebut kendali siapakah yang nomor satu. Siapa yang telat inovasi, siapa yang telat membuat komunitas mereka akan tersingkir.

Bisnis bukan permainan sembarangan, mereka yang siap bersaing akan melangkah lebih jauh. Yang tak sanggup bersaing pasti akan langsung jatuh tanpa ampun.

Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?



Setelah BBK grup di 2 tahun sebelumnya sukses merebut market penjualan di Indonesia hingga sang jawara Samsung pun harus tertunduk lesu. Kini mereka punya saingan baru, yaitu Xiaomi.

Siapa yang tak kenal dengan brand ini dengan tag "Spek Dewa Harga Murah" membuat BBK Grup harus pasang kuda-kuda, posisinya bisa terancam bila Xiaomi harus dibiarkan tanpa persaingan.

Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?

Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?

BBK grup lewat Oppo dan Vivo, serta Realme dan One plus tentu saja siap untuk mengurung kembali kegilaan Xiaomi dengan pasukan Redmi, Poco dan Mi.

Mereka di tahun 2021 tidak lagi meredam kegilaan smartphone Xiaomi dengan iklan, badut atau sales yang manis. Bisa dibilang trik marketing seperti itu sudah usang, tapi memberikan hal dengan teknologi yang baru orang akan kembali melirik smartphone mereka.

Teknologi Zeiss dan Gimbal Stabilization yang digunakan Vivo membuat brand ini melangkah lebih cepat dari pesaingnya, bahkan Oppo, Realme dan One Plus tak mau kalah mereka telah membuat pengisian daya super cepat berkapasitas 120-125W. Bila itu terjadi maka pengisian baterai 4.000 mAh akan mampu mengisi 20% nya saja dalam waktu tiga menit, teknologi ini yang dibutuhkan pengguna smartphone.

Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?

Bayangkan teknologi yang mereka kembangkan ini tidak maih-main, semakin lama yang terjadi tidak hanya perang harga tapi perang teknologi terbarukan. Karena Xiaomi tak tinggal diam mereka telah membuat juga teknologi pengisian daya 100W dimana dari hasil pengujian mampu mengisi baterai 4.000 mAh dengan waktu yang cukup cepat hanya waktu 17 menit saja sudah full.

Jadi iklan, sales dan badut hanyalah sebagai penggembira karena yang akan menghadang Xiaomi adalah teknologi yang mereka usung. Bukan tak mungkin teknologi Zeiss yang awalnya untuk smartphone flagshipnya diturunkan ke mid range, begitu juga dengan teknologi fast charging yang dalam hitungan menit bisa terisi full.

Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?

Apalagi melihat NFC dan 5G kedepannya sudah semakin ramai digunakan, persaingan mereka menanamkan fitur ini di kelas ponsel murah pasti akan terjadi terutama di kelas entry level.

Apakah Xiaomi akan terdesak dengan teknologi Oppo, Vivo, Realme dan One Pluss?

Yang jelas Samsung makin bingung, walau 2021 tetap menjadi rajanya ponsel dunia dengan market 77 juta unit. Bisa dibilang 23 persen pangsa pasar dunia dikuasai pada kuartal 1 tahun 2021. Sedangkan iPhone hanya 57 juta unit, diikuti Xiaomi 49 juta unit lalu mengekor dibelakangnya Oppo dengan 38 juta unit dan Vivo 37 juta unit. Huawei terpuruk hanya sanggup 20 juta unit saja.

Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?

Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?

Namun di Indonesia BBK grup masih menjadi rajanya juga untuk kawasan Asia tenggara di 2020 yang lalu.

Sansung bila tak berinovasi untuk bertahan, apalagi harus terus mengandalkan layar super amoled yang sudah dianggap biasa. Bahkan harga terkadang sering overprice, karena bisa dibilang saat ini setara kualitasnya dengan produk China, maka kalau hanya mengandalkan User Interface bakalan kena gusur oleh produk China yang bila digabungkan sudah melahap 50% pangsa pasar dunia apalagi kalau Samsung tak segera berbenah, bisa berbahaya.

Namun perang yang dibuat oleh mereka yang diuntungkan adalah konsumen, bisa merasakan teknologi bagus harga murah.

Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?

Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, semoga bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.

emoticon-I Love Indonesia

Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?

"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik, klik, klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star

Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?




Diubah oleh c4punk1950...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
japarina dan 30 lainnya memberi reputasi
31
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Strategi Oppo, Vivo Meredam Xiaomi Lewat Iklan, Sales Dan Badut, Masih Sukseskah?
06-05-2021 01:01
badut?salesnya kalee kek badut..pakai dandan menor menor selalu sok ceria dekat orang yang mampir ke konter...
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan c4punk1950... memberi reputasi
2 0
2
profile picture
KASKUS Plus
06-05-2021 01:08
Aslinya sih mereka kasihan bray,,setiap hari dibayangin target penjualan,gak jualan gak makan.

Ya kita harap maklumin aja deh
0
profile picture
kaskus addict
06-05-2021 05:31
@tokoalshop banyak yang stress cakapnya...jadi banyak yang resign dengan posisi tertekan...
0
profile picture
KASKUS Plus
06-05-2021 09:15
0
Memuat data ...
1 - 3 dari 3 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia